MANAJEMEN STRATEGIK
MANAJEMEN STRATEGIK
“IMPLEMENTASI STRATEGI” “IMPLEMENTASI STRATEGI”Oleh :
Oleh :
KELOMPOK 5
KELOMPOK 5
1.1. JOSHUA JOSHUA GAMALIEL GAMALIEL (10062051(1006205169)69) 2.
2. NI NI PUTU PUTU DEWI DEWI LISTINIASIH LISTINIASIH (1106205026)(1106205026) 3.
3. EKA EKA PURNAMA PURNAMA DEWI DEWI (1106205058)(1106205058) 4.
4. WINDA WINDA YUDIARI YUDIARI (11062051(1106205130)30) 5.
5. KADEK KADEK MARTINI MARTINI (1106205122)(1106205122)
FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS
FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS
UNIVERSITAS UDAYANA
UNIVERSITAS UDAYANA
2013
2013
KATA PENGANTAR KATA PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan kehadirat Ida Sang Hyang Widhi Wasa, yang telah Puji syukur kami panjatkan kehadirat Ida Sang Hyang Widhi Wasa, yang telah memberikan rahmat-Nya, sehingga kami dapat menyusun paper dengan topik memberikan rahmat-Nya, sehingga kami dapat menyusun paper dengan topik “IMPLEMENTASI STRATEGI” tepat pada waktunya.
“IMPLEMENTASI STRATEGI” tepat pada waktunya.
Kami sangat menyadari paper ini tidak akan terselesaikan jika tidak ada bantuan dan Kami sangat menyadari paper ini tidak akan terselesaikan jika tidak ada bantuan dan bimbingan
bimbingan dari dari berbagai berbagai pihak. pihak. Untuk Untuk itu itu pada pada kesempatan kesempatan yang yang baik baik ini ini kami kami inginingin mengucapkan terima kasih kepada para dosen serta teman-teman yang sudah mendorong mengucapkan terima kasih kepada para dosen serta teman-teman yang sudah mendorong kami untuk menyelesaikan paper ini.
kami untuk menyelesaikan paper ini.
Sebagai manusia tidak akan pernah luput dari sebuah kesalahan dan kekurangan, oleh Sebagai manusia tidak akan pernah luput dari sebuah kesalahan dan kekurangan, oleh sebab itu walaupun telah diusahakan dengan segala kemampuan yang ada serta semaksimal sebab itu walaupun telah diusahakan dengan segala kemampuan yang ada serta semaksimal mungkin untuk mencapai suatu hasil yang dikatakan baik, namun disadari bahwa paper ini mungkin untuk mencapai suatu hasil yang dikatakan baik, namun disadari bahwa paper ini tentunya masih banyak kekurangan-kekurangan yang jauh dari sempurna. Maka dari itu tentunya masih banyak kekurangan-kekurangan yang jauh dari sempurna. Maka dari itu penulis
penulis sangat sangat mengharapkan mengharapkan saran-saran saran-saran yang yang bersifat bersifat membangun membangun untuk untuk memperbaikimemperbaiki paper ini. Akhir kata semoga paper ini bermanfaat bagi para pembaca.
paper ini. Akhir kata semoga paper ini bermanfaat bagi para pembaca.
Denpasar, 10 Desember 2013 Denpasar, 10 Desember 2013
Penulis Penulis
10.1DEFINI
10.1DEFINISI DAN SI DAN KONSEP IMPLEMENTASI STRATEGIKONSEP IMPLEMENTASI STRATEGI
Implementasi adalah pekerjaan yang dilakukan setelah merumuskan strategi. Implementasi adalah pekerjaan yang dilakukan setelah merumuskan strategi. Dengan keterampilan intuitif dan analitis yang baik, motivasi, dan kepemimpinan khusus Dengan keterampilan intuitif dan analitis yang baik, motivasi, dan kepemimpinan khusus serta mampu melakukan banyak koordinasi. Implementasi strategi adalah proses di mana serta mampu melakukan banyak koordinasi. Implementasi strategi adalah proses di mana manajemen mewujudkan strateginya dalam bentuk program, prosedur dan anggaran. manajemen mewujudkan strateginya dalam bentuk program, prosedur dan anggaran. Implementasi strategi juga dapat diartikan sebagai pengembangan strategi dalam bentuk Implementasi strategi juga dapat diartikan sebagai pengembangan strategi dalam bentuk tindakan.
tindakan. Implementasi terkadang lebih sulit karena implementasi membawa sebuahImplementasi terkadang lebih sulit karena implementasi membawa sebuah perubahan. Banyak faktor-faktor tak terdug
perubahan. Banyak faktor-faktor tak terduga yang bisa menjadi hambatan.a yang bisa menjadi hambatan.
Hitt, Ireland, dan Hoskisson (2000) menekankan bahwa serangkaian tindakan Hitt, Ireland, dan Hoskisson (2000) menekankan bahwa serangkaian tindakan strategis yang disebut formulasi strategi dan implementasi
strategis yang disebut formulasi strategi dan implementasi strategi harus disatukan denganstrategi harus disatukan dengan hati-hati jika perusahaan ingin mencapai daya saing strategis dan menghasilkan hati-hati jika perusahaan ingin mencapai daya saing strategis dan menghasilkan pendapatan
pendapatan di di atas atas rata-rata. rata-rata. Kesuksesan Kesuksesan persaingan persaingan terjadi terjadi ketika ketika perusahaanperusahaan menggunakan perangkat dan tindakan implementasi secara konsisten dengan menggunakan perangkat dan tindakan implementasi secara konsisten dengan strategi-strategi level-bisnis, level-perusahaan, akuisisi, internasional, dan kerjasama yang strategi level-bisnis, level-perusahaan, akuisisi, internasional, dan kerjasama yang sebelumnya dipilih.
sebelumnya dipilih.
Perumusan strategi dan implementasi strategi harus sesuai dengan tujuan strategis Perumusan strategi dan implementasi strategi harus sesuai dengan tujuan strategis dan misi strategis. Tujuan strategis dan misi strategis disusun berdasarkan informasi yang dan misi strategis. Tujuan strategis dan misi strategis disusun berdasarkan informasi yang diperoleh dari analisis lingkungan eksternal dan lingkungan internal. Perusahaan diperoleh dari analisis lingkungan eksternal dan lingkungan internal. Perusahaan mempelajari lingkungan eksternal dan internal agar dapat mengidentifikasi mempelajari lingkungan eksternal dan internal agar dapat mengidentifikasi peluang- peluang
peluang dan dan ancaman ancaman pasarnya pasarnya serta serta menentukan menentukan bagaimana bagaimana menggunakan menggunakan kompetensi- kompetensi-kompetensi intinya dalam usaha mendapatkan hasil strategisnya yang diinginkan. Dengan kompetensi intinya dalam usaha mendapatkan hasil strategisnya yang diinginkan. Dengan pengetahuan
pengetahuan ini, ini, perusahaan perusahaan membentuk membentuk tujuan-tujuan tujuan-tujuan strategis, strategis, misi misi strategisstrategis mensefisikasi, secara tertulis, produk-produk yang ingin diproduksi oleh perusahaan mensefisikasi, secara tertulis, produk-produk yang ingin diproduksi oleh perusahaan tersebut dan pasar yang ingin dilayani ketika mendayagunakan sumber daya, kapabilitas, tersebut dan pasar yang ingin dilayani ketika mendayagunakan sumber daya, kapabilitas, dan kompetensi-kompetensinya.
dan kompetensi-kompetensinya. 1.
1. Cakupan Implementasi StrategiCakupan Implementasi Strategi
Penerapan atau implementasi strategi mencakup (1) penguasaan perusahaan Penerapan atau implementasi strategi mencakup (1) penguasaan perusahaan ((corporate governancecorporate governance), (2) struktur dan kontrol organisasi (), (2) struktur dan kontrol organisasi (organizationa structureorganizationa structure and control
and control ), (3) kepemimpinan strategis (), (3) kepemimpinan strategis ( strategic strategic leadershipleadership), dan (4)), dan (4) kewirausahaan dan inovasi perusahaan (
kewirausahaan dan inovasi perusahaan (entrepreneurship & innovationentrepreneurship & innovation).). 2.
2. Berbagai Kemungkinan Formulasi dan Berbagai Kemungkinan Formulasi dan Implementasi StrategImplementasi Strategii a.
a. Success. Sukses adalah hasil yang paling diinginkan oleh perusahaan. TerjadiSuccess. Sukses adalah hasil yang paling diinginkan oleh perusahaan. Terjadi pada
pada saat saat perusahaan perusahaan mampu mampu melakukan melakukan formulasi formulasi strategi strategi sekaligus sekaligus mampumampu mengimplementasikannya secara baik.
b.
b. Roulette. Situasi dimana strategi yang diformulasikan sesungguhnya kurang baik,Roulette. Situasi dimana strategi yang diformulasikan sesungguhnya kurang baik, akan tetapi hasil yang didapat tidak terlalu mengecewakan karena perusahaan akan tetapi hasil yang didapat tidak terlalu mengecewakan karena perusahaan mampu mengimplementasikan strateginya dengan baik.
mampu mengimplementasikan strateginya dengan baik. c.
c. Trouble. Situasi dimana strategi perusahaan sebenarnya diformulasikan denganTrouble. Situasi dimana strategi perusahaan sebenarnya diformulasikan dengan baik
baik namun namun strategi strategi tersebut tersebut kacau kacau dan dan tidak tidak optimal optimal karena karena manajemenmanajemen perusahaan tidak mengimplementasikannya dangan b
perusahaan tidak mengimplementasikannya dangan baik.aik. d.
d. Failure.Failure. Merupakan hasil yang buruk dan paling tidak diinginkan oleh manajemenMerupakan hasil yang buruk dan paling tidak diinginkan oleh manajemen perusahaan
perusahaan 3.
3. Proses Implementasi StrategiProses Implementasi Strategi Menganalisa perubahan Menganalisa perubahan a.
a. Tahap pertama dalam proses implementasi strategi.Tahap pertama dalam proses implementasi strategi. b.
b. Tujuannya untuk memberikan gagasan yang jelas dan terperinci mengenaiTujuannya untuk memberikan gagasan yang jelas dan terperinci mengenai seberapa banyak perusahaan harus berubah agar berhasil dalam seberapa banyak perusahaan harus berubah agar berhasil dalam mengimplementasikan strateginya.
mengimplementasikan strateginya. c.
c. Terbagi dalam beberapa pola, yaitu:Terbagi dalam beberapa pola, yaitu: a)
a) Tidak adanya perubahan yang signifikan (Tidak adanya perubahan yang signifikan ( continuationcontinuation)) b)
b) Perubahan rutin (Perubahan rutin (routine changeroutine change)) c)
c) Perubahan terbatas (Perubahan terbatas (limited changelimited change)) d)
d) Perubahan radikal (Perubahan radikal (radical changeradical change)) e)
e) Organizational redirectionOrganizational redirection d.
d. Analisis struktur organisasiAnalisis struktur organisasi
Alasan utama mengapa perubahan dalam strategi memerlukan bahkan Alasan utama mengapa perubahan dalam strategi memerlukan bahkan mengharuskan perubahan dalam struktur organisasi, yaitu:
mengharuskan perubahan dalam struktur organisasi, yaitu: a)
a) Struktur biasanya menjelaskan tentang bagaimana kebijakan akan disusunStruktur biasanya menjelaskan tentang bagaimana kebijakan akan disusun b)
b) Struktur biasanya menjelaskan tentang bagimana sumberdaya akan dialokasikanStruktur biasanya menjelaskan tentang bagimana sumberdaya akan dialokasikan Ada 5 jenis struktur organisasi yang biasa digunakan, yaitu:
Ada 5 jenis struktur organisasi yang biasa digunakan, yaitu: a)
a) Struktur organisasi sederhanaStruktur organisasi sederhana b)
b) Struktur organisasi fungsionalStruktur organisasi fungsional c)
c) Struktur organisasi divisionalStruktur organisasi divisional d)
d) Struktur organisasi SBU (Struktur organisasi SBU (Strategic Business Unit StructureStrategic Business Unit Structure)) e)
Analisis budaya organisasi Analisis budaya organisasi
Budaya perusahaan merupakan komponen yang menyebabkan mengapa suatu strategi Budaya perusahaan merupakan komponen yang menyebabkan mengapa suatu strategi dapat diimplementasikan pada suatu perusahaan, sementara strategi tersebut gagal dapat diimplementasikan pada suatu perusahaan, sementara strategi tersebut gagal untuk diimplementasikan pada perusahaan yang lain dengan kondisi yang relatif untuk diimplementasikan pada perusahaan yang lain dengan kondisi yang relatif sama.
sama.
Analisis gaya
Analisis gaya kepemimpinankepemimpinan
Gaya kepemimpinan secara umum, yaitu: Gaya kepemimpinan secara umum, yaitu: 1.
1. Gaya kepemimpinan administratorGaya kepemimpinan administrator a.
a. Kurang inovatif Kurang inovatif dan terlalu kaku pada aturandan terlalu kaku pada aturan b.
b. Sikapnya konservatif, kelihatan takut untuk mengambil resiko (mencariSikapnya konservatif, kelihatan takut untuk mengambil resiko (mencari aman).
aman). 2.
2. Gaya kepemimpinan analitisGaya kepemimpinan analitis a.
a. Pembuatan keputusan didasarkan pada proses analisa, terutama analisa logikaPembuatan keputusan didasarkan pada proses analisa, terutama analisa logika b.
b. Berorientasi pada hasilBerorientasi pada hasil c.
c. Rencana-rencana rinciRencana-rencana rinci dan jangka panjang.dan jangka panjang. 3.
3. Gaya kepemimpinan asertifGaya kepemimpinan asertif a.
a. Sifatnya agresif dan mempunyai perhatian yang sangat besar kepadaSifatnya agresif dan mempunyai perhatian yang sangat besar kepada pengendalian personal
pengendalian personal b.
b. Lebih terbuka pada konflik dan kritikLebih terbuka pada konflik dan kritik c.
c. Gaya kepemimpinan entrepreneurGaya kepemimpinan entrepreneur d.
d. Sangat menaruh perhatian kepada kekuasaan dan hasil akhirSangat menaruh perhatian kepada kekuasaan dan hasil akhir e.
e. Kurang menekankan kerjasamaKurang menekankan kerjasama f.
f. Selalu mencari easingSelalu mencari easing dan menargetkan standar yang tinggi.dan menargetkan standar yang tinggi. Implementas
Implementasi dan i dan evaluasi strategievaluasi strategi
Tahap akhir dalam implementasi strategi. Untuk melakukan tahap ini dengan baik dan Tahap akhir dalam implementasi strategi. Untuk melakukan tahap ini dengan baik dan berhasil, manajemen. Perusahaan perlu mengetahui 4 jenis keahlian dasar, yaitu:
berhasil, manajemen. Perusahaan perlu mengetahui 4 jenis keahlian dasar, yaitu: a.
a. Kemampuan Kemampuan Berinteraksi Berinteraksi (( Interacting Interacting skillsskills). Kemampuan manajemen). Kemampuan manajemen berinteraksi
berinteraksi dan dan ber-empati ber-empati dengan dengan berbagai berbagai perilaku perilaku dan dan sikap sikap orang orang lain lain untukuntuk mencapai tujuan.
mencapai tujuan. b.
b. Kemampuan Mengalokasi (Kemampuan Mengalokasi ( Allocating Allocating skillsskills). Kemampuan manajemen dalam). Kemampuan manajemen dalam menjadwalkan tugas-tugas, anggaran, waktu, serta sumberdaya-sumberdaya lain menjadwalkan tugas-tugas, anggaran, waktu, serta sumberdaya-sumberdaya lain secara efisien.
c.
c. Kemampuan Memonitor (Kemampuan Memonitor ( Monitoring skills Monitoring skills). Meliputi penggunaan informasi yang). Meliputi penggunaan informasi yang efisien untuk memperbaiki atau menyelesaikan berbagai masalah yang timbul efisien untuk memperbaiki atau menyelesaikan berbagai masalah yang timbul dalam proses implementasi.
dalam proses implementasi. d.
d. Kemampuan Mengorganisasikan (Kemampuan Mengorganisasikan (Organizing skillsOrganizing skills). Kemampuan untuk). Kemampuan untuk menciptakan jaringan atau organisasi informal dalam rangka menyesuaikan diri menciptakan jaringan atau organisasi informal dalam rangka menyesuaikan diri dengan berbagai masalah yang mungkin terjadi.
dengan berbagai masalah yang mungkin terjadi.
10.2 IMPLEMENTASI KEPEMIMPINAN 10.2 IMPLEMENTASI KEPEMIMPINAN
Implementasi strategi
Implementasi strategi biasanya berkaitan biasanya berkaitan erat erat dengan dengan perubahan, oleh perubahan, oleh karena itukarena itu tidaklah mengherankan masalah kepemimpinan merupakan hal yang sangat penting dan tidaklah mengherankan masalah kepemimpinan merupakan hal yang sangat penting dan perlu
perlu dicermati dicermati secara secara teliti teliti dalam dalam implementasi implementasi strategi. strategi. Gaya Gaya kepemimpinanlah kepemimpinanlah yangyang akan berpengaruh terhadap cara-cara berkomunikasi serta proses pengambilan keputusan akan berpengaruh terhadap cara-cara berkomunikasi serta proses pengambilan keputusan di dalam p
di dalam perusahaan di manerusahaan di mana semua itu a semua itu nantinya nantinya akan bermuara pada akan bermuara pada terbentuknyaterbentuknya budaya
budaya perusahaan. perusahaan. Terdapat Terdapat berbagai berbagai teori teori tentang tentang gaya gaya kepemimpinan. kepemimpinan. Namun Namun secarasecara umum teori-teori tersebut dapat diklasifikasikan ke dalam empat kelompok besar,
umum teori-teori tersebut dapat diklasifikasikan ke dalam empat kelompok besar, yaitu:yaitu: 1.
1. Gaya kepemimpinan yang berkesan administrator Gaya kepemimpinan yang berkesan administrator . Gaya kepemimpinan tipe ini. Gaya kepemimpinan tipe ini terkesan kurang inovatif dan telalu kaku pada aturan. Sikapnya konservatif serta terkesan kurang inovatif dan telalu kaku pada aturan. Sikapnya konservatif serta kelihatan sekali takut dalam
kelihatan sekali takut dalam mengambil resiko dmengambil resiko dan mereka cenderung an mereka cenderung mencari aman.mencari aman. Model kepemimpinan seperti ini jika mengacu kepada analisis perubahan yang telah Model kepemimpinan seperti ini jika mengacu kepada analisis perubahan yang telah kita bahas sebelumnya, hanya cocok pada situasi
kita bahas sebelumnya, hanya cocok pada situasi Continuation, Routine changeContinuation, Routine change, serta, serta Limited change
Limited change.. 2.
2. Gaya kepemimpinan analitis (Analytical).Gaya kepemimpinan analitis (Analytical). Dalam gaya kepemimpinan tipe ini, Dalam gaya kepemimpinan tipe ini, biasanya
biasanya pembuatan pembuatan keputusan keputusan didasarkan didasarkan pada pada proses proses analisis, analisis, terutama terutama analisisanalisis logika pada setiap informasi yang diperolehnya. Gaya ini berorientasi pada hasil dan logika pada setiap informasi yang diperolehnya. Gaya ini berorientasi pada hasil dan menekankan pada rencana-rencana rinci serta berdimensi jangka panjang. menekankan pada rencana-rencana rinci serta berdimensi jangka panjang. Kepemimpinan model ini sangat mengutamakan logika dengan menggunakan Kepemimpinan model ini sangat mengutamakan logika dengan menggunakan pendekatan-pendekatan yang masuk
pendekatan-pendekatan yang masuk akal serta kuantitatif.akal serta kuantitatif. 3.
3. Gaya kemimpinan asertif (Assertive)Gaya kemimpinan asertif (Assertive). Gaya kepemimpinan ini sifatnya lebih agresif. Gaya kepemimpinan ini sifatnya lebih agresif dan mempunyai perhatian yang sangat besar pada pengendalian personal dan mempunyai perhatian yang sangat besar pada pengendalian personal dibandingkan dengan gaya kepemimpinan lainnya. Pemimpin tipe asertif lebih dibandingkan dengan gaya kepemimpinan lainnya. Pemimpin tipe asertif lebih terbuka dalam konflik dan kritik. Pengambilan keputusan muncul dari proses terbuka dalam konflik dan kritik. Pengambilan keputusan muncul dari proses argumentasi dengan beberapa sudut pandang sehingga muncul kesimpulan yang argumentasi dengan beberapa sudut pandang sehingga muncul kesimpulan yang memuaskan.
4.
4. Gaya kepemimpinan entepreneur Gaya kepemimpinan entepreneur . Gaya kepemimpinan ini sangat menaruh perhatian. Gaya kepemimpinan ini sangat menaruh perhatian kepada
kepada kekuasaan dan kekuasaan dan hasil akhir hasil akhir serta serta kurang mengukurang mengutamakan tamakan pada kebutuhpada kebutuhan akan akanan kerjasama. Gaya kepemimpinan model ini biasannya selalu mencari pesaing dan kerjasama. Gaya kepemimpinan model ini biasannya selalu mencari pesaing dan menargetkan standar yang tinggi.
menargetkan standar yang tinggi.
Dalam era turbulensi lingkungan seperti sekarang ini, setiap pemimpin harus siap Dalam era turbulensi lingkungan seperti sekarang ini, setiap pemimpin harus siap dan dituntut mampu untuk melakukan transformasi terlepas pada gaya kepemimpinan apa dan dituntut mampu untuk melakukan transformasi terlepas pada gaya kepemimpinan apa yang mereka anut.
yang mereka anut. Pemimpin harus mampu mengPemimpin harus mampu mengelola perubahan, termasuk di dalamnyelola perubahan, termasuk di dalamnyaa mengubah budaya organiasi yang tidak lagi kondusif dan produktif. Pemimpin harus mengubah budaya organiasi yang tidak lagi kondusif dan produktif. Pemimpin harus mempunyai visi yang tajam, pandai mengelola keragaman dan mendorong terus proses mempunyai visi yang tajam, pandai mengelola keragaman dan mendorong terus proses pembelajaran
pembelajaran karena karena dinamika dinamika perubahan perubahan lingkungan lingkungan serta serta persaingan persaingan yang yang semakinsemakin ketat.
ketat.
10.3 IMPLEMENTASI KEBIJAKAN FUNGSIONAL 10.3 IMPLEMENTASI KEBIJAKAN FUNGSIONAL
Strategi fungsional (
Strategi fungsional ( functional str functional strategyategy) merupakan suatu pendekatan terhadap area) merupakan suatu pendekatan terhadap area fungsional untuk mencapai tujuan perusahaan dan unit bisnis dengan memaksimumkan fungsional untuk mencapai tujuan perusahaan dan unit bisnis dengan memaksimumkan produktivitas
produktivitas sumber sumber daya. daya. Strategi Strategi ini ini dititikberatkan dititikberatkan pada pada pengembangan pengembangan dandan pemeliharaan
pemeliharaan suatu suatu kompetensi kompetensi khusus khusus ((distinctive competencydistinctive competency) untuk menghasilkan) untuk menghasilkan keunggulan bersaing bagi suatu perusahaan atau unit bisnis.
keunggulan bersaing bagi suatu perusahaan atau unit bisnis. 1.
1. Strategi PemasaranStrategi Pemasaran Strategi pemasaran (
Strategi pemasaran (marketing strategymarketing strategy) berkaitan dengan penetapan harga () berkaitan dengan penetapan harga ( pricing pricing ),), penjualan
penjualan (( selling selling ), dan pendistribusian (), dan pendistribusian (distributing distributing ) ) produk. produk. Beberapa Beberapa strategistrategi pemasaran yang dapat digunakan
pemasaran yang dapat digunakan oleh perusahaan atau unit bisnis adalah:oleh perusahaan atau unit bisnis adalah: a.
a. Strategi Pengembangan Pasar (Strategi Pengembangan Pasar ( Market Development Strategy Market Development Strategy))
Dengan menggunakan strategi pengembangan pasar, suatu perusahaan atau unit Dengan menggunakan strategi pengembangan pasar, suatu perusahaan atau unit bisnis dapat:
bisnis dapat: a)
a) Merebut pangsa pasar yang lebih besar dari pangsa pasar saat ini, yaituMerebut pangsa pasar yang lebih besar dari pangsa pasar saat ini, yaitu melalui penyerapan pasar (
melalui penyerapan pasar (market saturationmarket saturation) dan penetrasi pasar () dan penetrasi pasar (marketmarket penetration
penetration). (contoh: unilever menggunakan periklanan dan promosi). (contoh: unilever menggunakan periklanan dan promosi untuk mengimplementasikan strategi penyerapan)
untuk mengimplementasikan strategi penyerapan) b)
b) Mengembangkan pasar baru bagi produk yang ada saat ini (contoh:Mengembangkan pasar baru bagi produk yang ada saat ini (contoh: Perusahaan Arm & Hammer menggunakan strategi ini dengan cara Perusahaan Arm & Hammer menggunakan strategi ini dengan cara menemukan kegunaan baru dari produknya yaitu soda kue)
menemukan kegunaan baru dari produknya yaitu soda kue) b.
a)
a) Mengembangkan produk baru untuk pasar yang telah ada saat ini. SelainMengembangkan produk baru untuk pasar yang telah ada saat ini. Selain dengan merk baru, menggunakan merk produk yang sudah sukses namun dengan merk baru, menggunakan merk produk yang sudah sukses namun untuk jenis produk yang berbeda juga dapat dilakukan sebagai cara untuk jenis produk yang berbeda juga dapat dilakukan sebagai cara pengembangan
pengembangan produk. produk. (contoh: (contoh: Smith Smith & & Wesson Wesson yang yang sudah sudah dikenaldikenal dengan produk senjata api genggam, menggunakan nama yang sama untuk dengan produk senjata api genggam, menggunakan nama yang sama untuk produk parfum pria)
produk parfum pria) b)
b) Mengembangkan produk baru untuk pasar yang baru (Contoh: Arm &Mengembangkan produk baru untuk pasar yang baru (Contoh: Arm & Hammer membuat produk pengurang polusi untuk digunakan pada pabrik Hammer membuat produk pengurang polusi untuk digunakan pada pabrik pembangkit listrik dengan bahan bakar batubara. Berbeda sekali
pembangkit listrik dengan bahan bakar batubara. Berbeda sekali dari bisnisdari bisnis dan produknya selama ini yaitu toko bahan
dan produknya selama ini yaitu toko bahan makananmakanan c.
c. Strategi Dorong dan Tarik (Strategi Dorong dan Tarik ( Push and Pull Strategy Push and Pull Strategy)) a)
a) Strategi mendorong (Strategi mendorong ( push strategy push strategy))
Dilakukan dengan mengeluarkan sejumlah uang yang besar pada promosi Dilakukan dengan mengeluarkan sejumlah uang yang besar pada promosi perdagangan
perdagangan untuk untuk mendapatkan mendapatkan atau atau mempertahankan mempertahankan pajangan pajangan produkproduk di rak-rak pada outlet pengecer. (contoh: pemberian diskon)
di rak-rak pada outlet pengecer. (contoh: pemberian diskon) b)
b) Strategi menarik (Strategi menarik ( pull strategy pull strategy))
Merupakan strategi di mana periklanan “menarik” produk melalui saluran Merupakan strategi di mana periklanan “menarik” produk melalui saluran distribusi. Perusahaan mengeluarkan lebih banyak uang untuk periklanan distribusi. Perusahaan mengeluarkan lebih banyak uang untuk periklanan yang didisain untuk membangun kesadaran merk sehingga pembeli akan yang didisain untuk membangun kesadaran merk sehingga pembeli akan mencari produk tersebut. (contoh: iklan kartu perdana di stasiuin TV)
mencari produk tersebut. (contoh: iklan kartu perdana di stasiuin TV) d.
d. Strategi Penetapan Harga Skim dan Penetrasi (Strategi Penetapan Harga Skim dan Penetrasi (Skimming & Penetration PricingSkimming & Penetration Pricing Strategy
Strategy)) a)
a) Skimming pricing Skimming pricing merupakan penetapan harga produk baru yang merupakan penetapan harga produk baru yang menawarkan peluan
menawarkan peluang untuk “menyendok krim” dari puncak kurvag untuk “menyendok krim” dari puncak kurva permintaan
permintaan dengan dengan suatu suatu harga harga yang yang tinggi tinggi dengan dengan pertimbanganpertimbangan produknya adalah baru
produknya adalah baru dan pesaingnya sedikit.dan pesaingnya sedikit. b)
b) Penetration Penetration pricing pricing merupakan penetapan harga produk baru dengan merupakan penetapan harga produk baru dengan memanfaatkan peluang untuk mendapatkan pangsa pasar dengan harga memanfaatkan peluang untuk mendapatkan pangsa pasar dengan harga yang rendah agar dapat mendominasi industri.
yang rendah agar dapat mendominasi industri. c)
c) Dynamic pricing Dynamic pricing merupakan penetapan harga di mana harga berubah-ubah merupakan penetapan harga di mana harga berubah-ubah berdasarkan permintaan, segmen pasar, dan ketersediaan produk.
berdasarkan permintaan, segmen pasar, dan ketersediaan produk. 2.
2. Strategi KeuanganStrategi Keuangan Strategi keuangan (
Strategi keuangan ( financial financial strategystrategy) ) menguji menguji implikasi implikasi keuangan dari keuangan dari pilihanpilihan strategis suatu perusahaan atau unit bisnis dan mengidentifikasi tindakan keuangan strategis suatu perusahaan atau unit bisnis dan mengidentifikasi tindakan keuangan
yang terbaik. Strategi ini juga dapat menciptakan keunggulan bersaing melalui biaya yang terbaik. Strategi ini juga dapat menciptakan keunggulan bersaing melalui biaya modal atau dana yang lebih rendah dan kemampuan yang fleksibel untuk modal atau dana yang lebih rendah dan kemampuan yang fleksibel untuk meningkatkan jumlah modal demi mendukung suatu strategi bisnis.
meningkatkan jumlah modal demi mendukung suatu strategi bisnis. 3.
3. Strategi Penelitian & Strategi Penelitian & PengembangaPengembangann Strategi penelitian dan pengembangan (
Strategi penelitian dan pengembangan ( R&D strategy R&D strategy) berkaitan dengan inovasi dan) berkaitan dengan inovasi dan pengembangan
pengembangan produk produk dan dan proses. Salah proses. Salah satu satu pilihan pilihan dalam dalam strategi strategi R&D R&D adalahadalah apakah perusahaan akan menjadi pemimpin teknologi (
apakah perusahaan akan menjadi pemimpin teknologi ( technological leader technological leader ) yaitu) yaitu menjadi pelopor inovasi, atau menjadi pengikut teknologi (
menjadi pelopor inovasi, atau menjadi pengikut teknologi ( technological follower technological follower )) yaitu meniru produk pesaing.
yaitu meniru produk pesaing. 4.
4. Strategi OperasiStrategi Operasi Strategi operasi (
Strategi operasi (operation strategyoperation strategy) ) menentukan bagaimana menentukan bagaimana dan di dan di mana mana suatusuatu produk
produk atau atau jasa jasa diproduksi, diproduksi, tingkat tingkat integrasi integrasi vertikal vertikal dalam dalam proses proses produksi,produksi, penyebaran sumber daya fisik, dan
penyebaran sumber daya fisik, dan hubungan dengan para pemasok. Strategi ini jugahubungan dengan para pemasok. Strategi ini juga berkaitan dengan tingkat optimalisasi penggunaan teknolog
berkaitan dengan tingkat optimalisasi penggunaan teknologi dalam proses operasi.i dalam proses operasi. 5.
5. Strategi PembelianStrategi Pembelian Strategi pembelian (
Strategi pembelian ( purchasing strategy purchasing strategy) berhubungan dengan perolehan bahan baku,) berhubungan dengan perolehan bahan baku, suku cadang dan perlengkapan yang dibutuhkan untuk melakukan fungsi suku cadang dan perlengkapan yang dibutuhkan untuk melakukan fungsi operasi. Beberapa pilihan strategi pembelian adalah sebagai berikut:
operasi. Beberapa pilihan strategi pembelian adalah sebagai berikut: a.
a. Multiple Multiple sourcing sourcing . . Perusahaan memPerusahaan memesan esan dan dan membeli membeli suatu suatu bahan bahan atauatau komponen tertentu dari beberapa pemasok.
komponen tertentu dari beberapa pemasok. b.
b. Sole sourcing Sole sourcing . Perusahaan hanya bergantung pada satu pemasok untuk bahan. Perusahaan hanya bergantung pada satu pemasok untuk bahan atau komponen tertentu.
atau komponen tertentu. c.
c. Parallel Parallel sourcing sourcing . Merupakan pengembangan dari sole sourcing di mana ada. Merupakan pengembangan dari sole sourcing di mana ada dua pemasok untuk dua bahan atau komponen yang berbeda, namun kedua dua pemasok untuk dua bahan atau komponen yang berbeda, namun kedua pemasok tersebut dapat menjadi pemasok cadangan satu sama lain.
pemasok tersebut dapat menjadi pemasok cadangan satu sama lain. 6.
6. Strategi LogistikStrategi Logistik Strategi logistik (
Strategi logistik (logistic strategylogistic strategy) ) berkaitan dengan berkaitan dengan aliran aliran bahan dan bahan dan produk keproduk ke dalam dan keluar dari proses produksi. Tiga tren yang berhubungan dengan dengan dalam dan keluar dari proses produksi. Tiga tren yang berhubungan dengan dengan strategi ini yaitu:
strategi ini yaitu: a.
a. Sentralisasi (Sentralisasi ( sentralization sentralization), perusahaan melakukan sendiri semua fungsi), perusahaan melakukan sendiri semua fungsi logistik perusahaan seperti pengiriman dan pergudangan.
logistik perusahaan seperti pengiriman dan pergudangan. b.
b. Outsourcing logisticOutsourcing logistic, , menggunakan perusahaan menggunakan perusahaan lain lain untuk melakukan untuk melakukan fungsifungsi logistik. Cara ini dapat mengurangi biaya karena dengan keahliannya di bidang logistik. Cara ini dapat mengurangi biaya karena dengan keahliannya di bidang
tersebut, perusahaan yang menyediakan jasa dapat mencapai efisisiensi biaya tersebut, perusahaan yang menyediakan jasa dapat mencapai efisisiensi biaya dibandingkan jika perusahaan melakukannya sendiri
dibandingkan jika perusahaan melakukannya sendiri c.
c. Penggunaan internet, hubungan antara perusahaan dengan pemasok danPenggunaan internet, hubungan antara perusahaan dengan pemasok dan penyalur produk
penyalur produk dilakukan melaldilakukan melalui ui komunikasi internet, komunikasi internet, dengan sisdengan sistem tem logistiklogistik yang terkoneksi antara perusahaan dengan pemasok dan penyalur tersebut
yang terkoneksi antara perusahaan dengan pemasok dan penyalur tersebut 7.
7. Strategi Manajemen Sumber Daya ManusiaStrategi Manajemen Sumber Daya Manusia Strategi
Strategi ini ini menekankan pada menekankan pada bagaimana bagaimana suatu suatu perusahaan atperusahaan atau au unit unit bisnisbisnis memutuskan cara
memutuskan cara pemilihan dan pemilihan dan pemanfaatan pemanfaatan tenaga kerja. tenaga kerja. Apakah perusahaanApakah perusahaan merekrut sendiri atau menggunakan
merekrut sendiri atau menggunakan outsourcing outsourcing . Kemudian apakah menggunakan. Kemudian apakah menggunakan tenaga kerja yang kurang terampil dengan upah yang murah atau tenaga kerja tenaga kerja yang kurang terampil dengan upah yang murah atau tenaga kerja terampil dengan upah yang tinggi.
terampil dengan upah yang tinggi. 8.
8. Strategi Teknologi InformasiStrategi Teknologi Informasi
Strategi yang berkaitan dengan pemanfaatan teknologi informasi untuk menghasilkan Strategi yang berkaitan dengan pemanfaatan teknologi informasi untuk menghasilkan keunggulan bersaing. Strategi ini dapat memudahkan hampir semua fungsi lain yang keunggulan bersaing. Strategi ini dapat memudahkan hampir semua fungsi lain yang ada di perusahaan dan mendukung strategi yang dilaksanakan oleh unit bisnis dan ada di perusahaan dan mendukung strategi yang dilaksanakan oleh unit bisnis dan perusahaan.
perusahaan. 9.
9. Pilihan Strategis: Memilih Pilihan Strategis: Memilih Strategi Terbaik Strategi Terbaik
Kriteria yang paling penting adalah kemampuan strategi yang diusulkan dalam Kriteria yang paling penting adalah kemampuan strategi yang diusulkan dalam menangani faktor-faktor strategis spesifik yang dikembangkan sebelumnya melalui menangani faktor-faktor strategis spesifik yang dikembangkan sebelumnya melalui analisis SWOT. Pertimbangan penting lainnya dalam memilih suatu strategi adalah analisis SWOT. Pertimbangan penting lainnya dalam memilih suatu strategi adalah kemampuan setiap alternatif strategi untuk memenuhi tujuan dengan sumber daya kemampuan setiap alternatif strategi untuk memenuhi tujuan dengan sumber daya terkecil dan efek samping paling sedikit.
terkecil dan efek samping paling sedikit.
10.4
10.4 IMPLEMIMPLEMENTASI ENTASI ORGANISASIORGANISASI
Perubahan strategi perusahaan mungkin akan membutuhkan beberapa perubahan Perubahan strategi perusahaan mungkin akan membutuhkan beberapa perubahan dalam organisasi dan juga keahlian yang dibutuhkan pada posisi-posisi tertentu. Studi dalam organisasi dan juga keahlian yang dibutuhkan pada posisi-posisi tertentu. Studi yang dilakukan Chandler terhadap beberapa perusahaan besar Amerika Serikat seperti yang dilakukan Chandler terhadap beberapa perusahaan besar Amerika Serikat seperti DuPont, General Motors, Sears dan Standard Oil disimpulkan bahwa berbagai perubahan DuPont, General Motors, Sears dan Standard Oil disimpulkan bahwa berbagai perubahan yang terjadi
yang terjadi dalam imdalam implementasi plementasi strategi strategi akan meakan mengarah pada ngarah pada perubahan strukturperubahan struktur organisasi. Berbagai penelitian juga menunjukkan bahwa struktur organisasi yang baik organisasi. Berbagai penelitian juga menunjukkan bahwa struktur organisasi yang baik adalah struktur organisasi yang sesuai dengan strategi. Dengan kata lain struktur adalah struktur organisasi yang sesuai dengan strategi. Dengan kata lain struktur organisasi mengikuti strategi. Oleh karena itu, penetapan
organisasi mengikuti strategi. Oleh karena itu, penetapan stuktur organisasi merupakanstuktur organisasi merupakan salah satu faktor penting dalam
salah satu faktor penting dalam implementasi strategi agar semua aktivitas perusahaanimplementasi strategi agar semua aktivitas perusahaan yang
akan membantu mempertajam aktivitas kunci perusahaan dan memperlihatkan pola akan membantu mempertajam aktivitas kunci perusahaan dan memperlihatkan pola koordinasi yang
koordinasi yang diterapkan dalam menjalankan diterapkan dalam menjalankan strategi. Dalam hal ini, strategi. Dalam hal ini, aspek aspek strategistrategi,, stuktur dan lingkungan harus terpadu
stuktur dan lingkungan harus terpadu dalamdalam satu kesatuan, atau jika tidak, maka kinerjasatu kesatuan, atau jika tidak, maka kinerja perusahaan
perusahaan akan lemah.akan lemah. Berdasarkan
Berdasarkan pemikiran pemikiran di di atas, atas, maka maka para para manajer manajer strategis strategis harus harus memperhatikanmemperhatikan bagaimana
bagaimana perusahaan perusahaan mereka mereka akan akan “distruktur”“distruktur” agar semua aktivitas perusahaan dapatagar semua aktivitas perusahaan dapat dilakukan dengan baik. Haruskah berbagai
dilakukan dengan baik. Haruskah berbagai aktivitas yang ada dikelompokkan? Haruskahaktivitas yang ada dikelompokkan? Haruskah kewenangan untuk
kewenangan untuk membuat keputusan penting dipumembuat keputusan penting dipusatkan di satkan di kantor pusat atau cukupkantor pusat atau cukup didesentralisasikan
didesentralisasikan pada pada manajer-manajer manajer-manajer di di kantor kantor cabang? cabang? Haruskah Haruskah perusahaanperusahaan dikelola secara ketat dengan menerapkan berbagai
dikelola secara ketat dengan menerapkan berbagai peraturan peraturan dan dan pengawasan, pengawasan, atauatau dikelola secara longgar dengan hanya sedikit
dikelola secara longgar dengan hanya sedikit peraturan peraturan dan dan pengawasan? pengawasan? HaruskahHaruskah perusahaan menggunakan str
perusahaan menggunakan struktur organisasi uktur organisasi yang tinggiyang tinggi dengan banyak jenjang dengandengan banyak jenjang dengan alasan untuk memb
alasan untuk memberikan erikan pengawasan yang lebih pengawasan yang lebih baik terhadap karyawan; atau baik terhadap karyawan; atau cukupcukup diorganisasi dalam struktur yang lebih mendatar dengan sedikit tingkatan manajer
diorganisasi dalam struktur yang lebih mendatar dengan sedikit tingkatan manajer dalamdalam upaya memberikan lebih
upaya memberikan lebih banyak banyak kebebasan kebebasan dalamdalam memimpin? Sebagai contohmemimpin? Sebagai contoh,, perusahaan otomotif
perusahaan otomotif Ford memiliFord memilikiki struktur organisasi yangstruktur organisasi yang tinggi dengan 15tinggi dengan 15 tingkatantingkatan manajer,
manajer, sementara Toyota relatif sementara Toyota relatif datar dengan hanya memilikidatar dengan hanya memiliki tujuh tingkatan manajer.tujuh tingkatan manajer. Apakah Toy
Apakah Toyota atau Ford yang ota atau Ford yang memiliki struktur memiliki struktur “yang lebih“yang lebih baik”? baik”? Sebelum menjawab
Sebelum menjawab pertanyaan-pertanyaan pertanyaan-pertanyaan tersebut tersebut dan dan pertanyaan pertanyaan lainnya,lainnya, manajer
manajer strategis harus memahami lebih dahulu berbagai bentuk struktur organisasi,strategis harus memahami lebih dahulu berbagai bentuk struktur organisasi, diantaranya adalah:
diantaranya adalah: 1.
1. Struktur Organisasi SederhanaStruktur Organisasi Sederhana Struktur org
Struktur organisasi sederhana ini anisasi sederhana ini hanya memiliki hanya memiliki dua tingkdua tingkatan, yaitu atan, yaitu pemilik danpemilik dan pekerja.
pekerja. Perusahaan Perusahaan kecil kecil dengan satu dengan satu produk ataproduk atau u beberapa beberapa produk laiproduk lain n yang salyang salinging berhubungan, biasanya
berhubungan, biasanya menggunakan menggunakan struktur ostruktur organisasi rganisasi ini. ini. Perusahaan-perusahaanPerusahaan-perusahaan yang
yang menggunakan menggunakan struktur orgstruktur organisasi anisasi sederhana ini biasanya dsederhana ini biasanya dikelola olehikelola oleh pemiliknya
pemiliknya sendiri sendiri yang yang sekaligus sekaligus menangani menangani pekerjaan pekerjaan lain lain yang yang berhubunganberhubungan dengan sebuah produk. Artinya, dalam struktur sederhana ini, pemilik perusahaan dengan sebuah produk. Artinya, dalam struktur sederhana ini, pemilik perusahaan cenderung mengambil semua keputusan penting secara sendiri, dan terlibat langsung cenderung mengambil semua keputusan penting secara sendiri, dan terlibat langsung dalam setiap tahap
dalam setiap tahap kegiatan perusahaan. kegiatan perusahaan. Untuk lebih Untuk lebih mengetahui format strukturmengetahui format struktur organisasi yang sederhana ini, perhatikan gambar berikut.
Struktur Organisasi Sederhana Struktur Organisasi Sederhana
Sumber :
Sumber : Samuel C. Certo & J.Paul Peter, Strategic Management, McGraw-Hill,Samuel C. Certo & J.Paul Peter, Strategic Management, McGraw-Hill, 1990, p.125.
1990, p.125. Struktur
Struktur organisasi organisasi sederhana sederhana memiliki memiliki beberapa beberapa kelebihan kelebihan dan dan kekurangan.kekurangan. Adapun kelebihan struktur organisasi sederhana adalah :
Adapun kelebihan struktur organisasi sederhana adalah : 1.
1. Pengambilan keputusan dapat dilakukan dengan cepatPengambilan keputusan dapat dilakukan dengan cepat 2.
2. Sistemnya (imbalan, Sistemnya (imbalan, pengawasan. dll) pengawasan. dll) tidak rumittidak rumit 3.
3. Tidak mahalTidak mahal
Sedangkan kelemahan dari struktur sederhana adalah: Sedangkan kelemahan dari struktur sederhana adalah:
1.
1. Cenderung berfokus pada pemilik perusahaanCenderung berfokus pada pemilik perusahaan 2.
2. Kesempatan untuk peningkatan karir relatif kecilKesempatan untuk peningkatan karir relatif kecil 3.
3. Dibutuhkan kemampuan yang lebih untuk pemilik perusahaanDibutuhkan kemampuan yang lebih untuk pemilik perusahaan 4.
4. Tidak sesuai untuk organisasi yang besarTidak sesuai untuk organisasi yang besar
2.
2. Struktur Organisasi FungsionalStruktur Organisasi Fungsional Dalam struktur
Dalam struktur organisasi fungsional, organisasi fungsional, setiap manajer yang setiap manajer yang mempunyai mempunyai spesialisasispesialisasi fungsional
fungsional menggantikan menggantikan tempat dtempat dan pan peranan si eranan si pemilik ppemilik perusahaan. erusahaan. TransisiTransisi menuju spesialisasi ini membutuhkan sebuah perubahan substansial dalam gaya menuju spesialisasi ini membutuhkan sebuah perubahan substansial dalam gaya manajemen pimpinan peru
manajemen pimpinan perusahaan. Sebagai organisasi yang sahaan. Sebagai organisasi yang menumbuhkan danmenumbuhkan dan mengembangkan sejumlah produk dan pasar yang berkaitan, struktur organisasi ini mengembangkan sejumlah produk dan pasar yang berkaitan, struktur organisasi ini secara teratur berubah untuk merefleksikan spesialisasi yang lebih besar. Untuk secara teratur berubah untuk merefleksikan spesialisasi yang lebih besar. Untuk mengetahui
mengetahui format struktur organformat struktur organisasi fungsional, lihat gisasi fungsional, lihat gambar berikut.ambar berikut. Struktur Organisasi Fungsional
Sumber :
Sumber : Samuel C. Certo & J.Paul Peter, Strategic Management, McGraw-Hill,Samuel C. Certo & J.Paul Peter, Strategic Management, McGraw-Hill, 1990, p.125.
1990, p.125.
Struktur organisasi fun
Struktur organisasi fungsional ini memgsional ini mempunyai punyai beberapa kelebihan, antara beberapa kelebihan, antara lain:lain: 1.
1. Efisiensi melalui spesialisasiEfisiensi melalui spesialisasi 2.
2. Komunikasi dan jaringan keputusannya relatif sederhanaKomunikasi dan jaringan keputusannya relatif sederhana 3.
3. Mempertahankan tingkat pengendalian strategi pada level manajemen puncakMempertahankan tingkat pengendalian strategi pada level manajemen puncak 4.
4. Dapat mendelegasi keputusan operasional sehari-hariDapat mendelegasi keputusan operasional sehari-hari 5.
5. Mempermudah pengukuran output dan hasil dari setiap fungsiMempermudah pengukuran output dan hasil dari setiap fungsi Sedangkan kekurangan dari struktur organisasi fungsional adalah: Sedangkan kekurangan dari struktur organisasi fungsional adalah:
1.
1. Menyebabkan spesialisasi yang sempitMenyebabkan spesialisasi yang sempit 2.
2. Dapat mendorong timbulnya persaingan dan konflik antar fungsiDapat mendorong timbulnya persaingan dan konflik antar fungsi 3.
3. Mengakibatkan sulitnya koordinasi di antara bidaMengakibatkan sulitnya koordinasi di antara bidang-bidang fungsionalng-bidang fungsional 4.
4. Dapat menyebabkan tingginya biaya koordinasi antar fungsiDapat menyebabkan tingginya biaya koordinasi antar fungsi 5.
5. Identifikasi karyawan dengan kelompok spesialis dapat membuat perubahanIdentifikasi karyawan dengan kelompok spesialis dapat membuat perubahan menjadi sulit
menjadi sulit 6.
6. Membatasi pengembangan keterampilan manajer yang lebih luasMembatasi pengembangan keterampilan manajer yang lebih luas 3.
3. Struktur Organisasi DivisionalStruktur Organisasi Divisional Ketika perusahaan
Ketika perusahaan berkembang, berkembang, perusahaan mulai memfoperusahaan mulai memfokuskan perhatiannykuskan perhatiannya padaa pada pengelolaan
pengelolaan berbagai berbagai lini lini produk produk di di berbagai berbagai industri industri dan dan mendesentralisasikanmendesentralisasikan wewenangnya dalam pengambilan keputusan. Ketika perusahaan mulai melakukan wewenangnya dalam pengambilan keputusan. Ketika perusahaan mulai melakukan akuisisi dan mengembangkan berbagai produk baru dalam industri dan pasar yang akuisisi dan mengembangkan berbagai produk baru dalam industri dan pasar yang berbeda, biasanya mengubah strukturnya menjadi
berbeda, biasanya mengubah strukturnya menjadi struktur organisasi yang terdiri daristruktur organisasi yang terdiri dari beberapa
beberapa divisi. Tiap-tiap divisi. Tiap-tiap divisi dapat divisi dapat beroperasi sendiri-sendiri beroperasi sendiri-sendiri dibawah pengarahandibawah pengarahan seorang manajer divisi yang bertanggungjawab langsung kepada CEO. Dalam struktur seorang manajer divisi yang bertanggungjawab langsung kepada CEO. Dalam struktur organisasi divisional, manajer divisi dapat mengembangkan strategi untuk organisasi divisional, manajer divisi dapat mengembangkan strategi untuk masing-masing divisinya dan mungkin saja mereka menghadapi persaingan yang berbeda masing divisinya dan mungkin saja mereka menghadapi persaingan yang berbeda dengan divisi lainnya sehingga strategi yang ditempuh mungkin juga berbeda dengan dengan divisi lainnya sehingga strategi yang ditempuh mungkin juga berbeda dengan divisi lainnya. Pada organisasi divisional, divisi-divisi tersebut dapat menjadi tempat divisi lainnya. Pada organisasi divisional, divisi-divisi tersebut dapat menjadi tempat yang baik untuk “melatih” para manajer muda. Selain itu juga merupakan tempat yang baik untuk “melatih” para manajer muda. Selain itu juga merupakan tempat yang baik
yang baik dalam mengembangkan “intuisi” kewiraswastaan serta medalam mengembangkan “intuisi” kewiraswastaan serta meningkatkanningkatkan sejumlah pusat inisiatif dalam suatu perusahaan. Untuk mengetahui format struktur sejumlah pusat inisiatif dalam suatu perusahaan. Untuk mengetahui format struktur organisasi d
Struktur Organisasi Divisional Struktur Organisasi Divisional
Sumber :
Sumber : Samuel C. Certo & J.Paul Peter, Strategic Management, McGraw-Hill,Samuel C. Certo & J.Paul Peter, Strategic Management, McGraw-Hill, 1990, p.125.
1990, p.125.
Sebagaimana struktur organisasi yang lain, struktur organisasi divisional ini juga Sebagaimana struktur organisasi yang lain, struktur organisasi divisional ini juga mempunyai beb
mempunyai beberapa kelebihan dan erapa kelebihan dan kekurangan. Adkekurangan. Adapun kelebihan apun kelebihan strukturstruktur organisasi divisional antara lain:
organisasi divisional antara lain: 1.
1. Koordinasi antarfungsi menjadi lebih mudah dan cepatKoordinasi antarfungsi menjadi lebih mudah dan cepat 2.
2. Mempunyai fleksibilitas pada struktur perusahaanMempunyai fleksibilitas pada struktur perusahaan 3.
3. Spesialisasi pada setiap divisi dapat dipertahankanSpesialisasi pada setiap divisi dapat dipertahankan 4.
4. Kesempatan karir lebih terbukaKesempatan karir lebih terbuka 5.
5. Menimbulkan kompetisi di dalam organisasiMenimbulkan kompetisi di dalam organisasi 6.
6. Beban rutin CEO berkurang sehingga mempunyai waktu untuk keputusanBeban rutin CEO berkurang sehingga mempunyai waktu untuk keputusan strategis
strategis Sedangkan
Sedangkan kekurangan kekurangan struktur organisasi struktur organisasi divisional antara divisional antara lain:lain: 1.
1. Mengkibatkan turunnya komunikasi antara spesialisasi funsionalMengkibatkan turunnya komunikasi antara spesialisasi funsional 2.
2. Sangat pSangat potensial untuk otensial untuk menimbulkan persaingan menimbulkan persaingan antar antar divisidivisi 3.
3. Pendelegasian yang besar dapat menimbulkan masalahPendelegasian yang besar dapat menimbulkan masalah 4.
4. StrukturStruktur Strategic BusinStrategic Busin eesss s UUnini tt (SBU)(SBU)
Ketika struktur organisasi divisional menjadi sulit
Ketika struktur organisasi divisional menjadi sulit diterapkan karena CEO mempunyaiditerapkan karena CEO mempunyai terlalu banyak divisi y
terlalu banyak divisi yang harus diurus, ang harus diurus, maka salah satu solusinya adalah perusahmaka salah satu solusinya adalah perusahaanaan mengubah struktur organisasinya dalam bentuk
strategic
strategic groupsgroups. Struktur SBU ini mengelompokkan sejumlah divisi berdasarkan. Struktur SBU ini mengelompokkan sejumlah divisi berdasarkan pada
pada beberapa beberapa aspek aspek seperti seperti lini lini produk produk atau atau pasar. pasar. Untuk Untuk mengetahui mengetahui formatformat struktur SBU ini, perhatikan gambar berikut
struktur SBU ini, perhatikan gambar berikut Struktur SBU
Struktur SBU
Sumber :
Sumber : Samuel C. Certo & J.Paul Peter, Strategic Management, McGraw-Hill,Samuel C. Certo & J.Paul Peter, Strategic Management, McGraw-Hill, 1990, p.125.
1990, p.125. Adapun
Adapun kelebihan kelebihan struktur SBU struktur SBU antara lain:antara lain: 1.
1. Tanggungjawab setiap SBU jelasTanggungjawab setiap SBU jelas 2.
2. Memperbaiki koordinasiMemperbaiki koordinasi 3.
3. Sistem pengawasan untuk organisasi yang terdiversifikasi menjadi lebih mudahSistem pengawasan untuk organisasi yang terdiversifikasi menjadi lebih mudah 4.
4. Masing-masing SBU lebih memahami liMasing-masing SBU lebih memahami lingkungan khususnyngkungan khususnyaa Sedangkan kekurangan stuktur SBU antara lain:
Sedangkan kekurangan stuktur SBU antara lain: 1.
1. Struktur lebih tinggiStruktur lebih tinggi 2.
2. Biaya lebih tinggiBiaya lebih tinggi 3.
3. Berpotensi menimbulkan persaingan antar SBU dalam memperebutkanBerpotensi menimbulkan persaingan antar SBU dalam memperebutkan sumberdaya
sumberdaya 5.
5. Struktur Organisasi MatriksStruktur Organisasi Matriks
Struktur organisasi matriks digunakan untuk memudahkan pengembangan Struktur organisasi matriks digunakan untuk memudahkan pengembangan pelaksanaan
pelaksanaan beragam beragam program program atau atau proyek. proyek. Setiap Setiap departemen departemen dikepalai dikepalai oleholeh vicevice precident
precident yang yang mempunyai mempunyai tanggungjawab tanggungjawab fungsional fungsional bagi seluruh bagi seluruh proyek.proyek. Sedangkan setiap manajer proyek mempunyai
Sedangkan setiap manajer proyek mempunyai project project responsibilityresponsibility untuk untuk penyelesaian dan
penyelesaian dan implementasi implementasi strategi. Untuk strategi. Untuk mengetahui format mengetahui format struktur organisasistruktur organisasi matriks, perhatikan gambar berikut.
Struktur
Struktur Organisasi Organisasi MatrixMatrix
Sumber :
Sumber : Samuel C. Certo & J.Paul Peter, Strategic Management, McGraw-Hill,Samuel C. Certo & J.Paul Peter, Strategic Management, McGraw-Hill, 1990, p.125.
1990, p.125.
Sebagaimana struktur-struktur organisasi lainnya, struktur organisasi matriks juga Sebagaimana struktur-struktur organisasi lainnya, struktur organisasi matriks juga mempunyai berbagai kelebihan dan kekurangan. Kelebihan struktur organisasi mempunyai berbagai kelebihan dan kekurangan. Kelebihan struktur organisasi matriks antara lain adalah:
matriks antara lain adalah: 1.
1. Sesuai untuk beban kerja yang fluktuatifSesuai untuk beban kerja yang fluktuatif 2.
2. Tujuan proyek menjadi lebih jelasTujuan proyek menjadi lebih jelas 3.
3. Memungkinkan untuk merespon pada beberapa sektor lingkungan secaraMemungkinkan untuk merespon pada beberapa sektor lingkungan secara serentak
serentak 4.
4. Banyak Banyak jalur untuk jalur untuk melakukan melakukan komunikasikomunikasi 5.
5. Pekerjaan dapat dipahami secara lebih jelasPekerjaan dapat dipahami secara lebih jelas
Adapun kelemahan struktur organisasi matriks antara lain: Adapun kelemahan struktur organisasi matriks antara lain:
1.
1. Strukturnya sangat rumitStrukturnya sangat rumit 2.
2. Biaya Biaya relatif relatif tinggitinggi 3.
3. Memungkinkan timbulnya dualisme kepemimpinanMemungkinkan timbulnya dualisme kepemimpinan 4.
4. Relatif sulit karena terdapat kepentingan ganda sehingga memerlukanRelatif sulit karena terdapat kepentingan ganda sehingga memerlukan koordinasi kuat
DAFTAR PUSTAKA DAFTAR PUSTAKA
David, Freed R. 2009.
David, Freed R. 2009. Manajemen Strategis Konsep Edisi 12. Manajemen Strategis Konsep Edisi 12. Jakarta Salemba Empat.Jakarta Salemba Empat. Certo, Samuel & Paul Peter, 1990,
Certo, Samuel & Paul Peter, 1990, Strategic Management Strategic Management , New York :McGraw Hill., New York :McGraw Hill. David, Fred R, 2005,
David, Fred R, 2005, Strategic Management: Concepts and CasesStrategic Management: Concepts and Cases,10th ed, New Jersey:,10th ed, New Jersey: Prentice Hall
Prentice Hall
Hunger,J.David and Thomas Wheelen, 1996,
Hunger,J.David and Thomas Wheelen, 1996, Strategic Management,Strategic Management, 5th ed, New 5th ed, New York:Addison Wesley
York:Addison Wesley
Purnomo, Setiawan Hari dan Zulkiflimansyah,1999,
Purnomo, Setiawan Hari dan Zulkiflimansyah,1999, Manajemen Manajemen Strategi Strategi : : Sebuah Sebuah KonsepKonsep Pengantar