Efektivitas Iklan SMS Dunkin’ Donuts Di Palembang
SKRIPSI
Diajukan Untuk Memenuhi Persyaratan Mencapai Derajat Sarjana Strata 1 (S1) Ilmu Komunikasi
Konsentrasi Penyiaran
Disusun Oleh:
FUJI ASTUTI
07031181520060
PROGRAM STUDI ILMU KOMUNIKASI FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK
UNIVERSITAS SRIWIJAYA 2019
KATA PENGANTAR
Dengan menyebut nama Allah SWT yang maha pengasih lagi maha
penyayang, sehingga peneliti dapat menyelesaikan penulisan skripsi yang berjudul “Efektivitas Iklan SMS Dunkin’ Donuts Di Palembang” Skripsi ini diajukan sebagai salah satu syarat untuk menempuh gelar sarjana (S1) Ilmu Komunikasi di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sriwijaya.
Dalam penyusunan skripsi ini, peneliti menyadari masih adanya kekurangan dikarenakan keterbatasan dan kemampuan yang peneliti miliki. Namun peneliti selalu memberikan yang terbaik untuk skripsi ini agar bermanfaat bagi banyak pihak. Oleh karena itu peneliti akan menerima segala kritik dan saran yang membangun dalam perbaikan skripsi ini.
Dalam penyusunan skripsi ini peneliti banyak mendapat bimbingan, dukungan dan bantuan dari berbagai pihak sehingga skripsi ini dapat diseslesaikan tepat pada waktunya. Pada kesempatan ini saya sebagai peneliti mengucapkan terima kasih kepada:
1. Bapak Prof. Dr. Anis Saggaf, MSCE, selaku Rektor Universitas Sriwijaya; 2. Bapak Prof. Dr. Kiagus Muhammad Sobri, M.Si selaku dekan Fakultas Ilmu
Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sriwijaya;
3. Ibu Hoirun Nisyak, S.Pd., M.Pd selaku dosen pembimbing I dan Bapak Oemar Madri Bafadhal, S.Ikom, M.Si selaku dosen pembimbing II yang senantiasa membimbing peneliti dengan memberikan ilmu, pengetahuan dan memberikan arahan selama menyelesaikan skripsi ini;
4. Ibu Dr. Retna Mahriani, M.Si dan ibu Nurly Meilinda., S.I.Kom., M.I.Kom selaku dosen penguji proposal penelitian skripsi saya dan yang memberikan ilmu beserta masukan yang sangat berarti dalam penulisan skripsi ini;
5. Seluruh Dosen jurusan Ilmu Komunikasi dan seluruh Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sriwijaya yang telah mendidik dan berbagi ilmu sehingga saya dapat menyelesaikan studi strata satu saya;
6. Kedua orang tua tercinta, bapak Suparto dan ibu Erna Julia yang selalu memberikan doa, semangat serta kasih sayang yang sangat tulus sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini;
7. Kedua adik tersayang, Vivi Aprianty dan M. Nabil Al Fatih yang selalu memberikan dukungan dan semangat.
8. Gerai Dunkin’ Donuts di jalan demang lebar daun yang telah mengizinkan saya melaksanakan penelitian.
9. Kepada keluarga bukan bersahabatku; Ade Indriani S (cici), Amina (mba mina), Gesi Gria P (aak), M Ovi Roni (opik), Monalisa (Jum’s temen seperjuangan skripsiku), Meilan Tri Utami (Mailan) dan Yuni Aziza (Ayuk lehak) kalian kekuatanku untuk menggarap skripsi ini dikampus.
10. Keluarga B-Squad Ilmu Komunikasi Universitas Sriwijaya angkatan 2015. 11. Terima Kasih kepada teman-teman lain yang sudah membantu saya dalam
menyelesaikan skripsi ini; Lili, Sarah, Andi, Dea, Meli dan Caca (Afrisca). 12. Serta semua Pihak yang tidak dapat peneliti tuliskan satu persatu, namun
telah memberikan bantuan secara langsung maupun tidak langsung.
Akhir kata dengan segala kerendahan hati peneliti mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pihak yang terlibat, dengan harapan penelitian ini bermanfaat bagi semua pihak.
Indralaya, Juli 2019 Peneliti,
Fuji Astuti 07031181520060
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR ... i
ABSTRAK ... iii
ABSTRACT ... iv
DAFTAR ISI ... v
DAFTAR TABEL ... viii
DAFTAR GAMBAR ... ix BAB I PENDAHULUAN ... 1 1.1.Latar Belakang ... 1 1.2.Rumusan Masalah ... 7 1.3.Tujuan Penelitian ... 7 1.4.Manfaat penelitian ... 7
BAB II TINJAUAN PUSTAKA ... 8
2.1 Landasan Teori ... 8
2.2 Penelitian Terdahulu ... 8
2.3 Iklan ... 9
2.4 Efektivitas Iklan SMS ... 14
2.5 Iklan SMS ... 16
2.6 Teori Efektivitas Iklan ... 18
2.7 Kerangka Pemikiran ... 19
2.8 Alur Pemikiran ... 20
BAB III METODE PENELITIAN ... 21
3.1. Desain Penelitian ... 21
3.2. Definisi Konsep ... 21
3.3. Definisi Operasional ... 22
3.5. Data Dan Sumber Data ... 23
3.6. Populasi Dan Sampel ... 24
3.7. Teknik Pengumpulan Data ... 25
3.8. Uji Validitas dan Reliabilitas Instrumen Penelitian ... 26
3.9. Teknik Analisis Data... 28
BAB IV GAMBARAN UMUM OBJEK PENELITIAN... ... ... ... 30
4.1. Gambaran Umum Perusahaan... ... 30
4.2. Visi Dan Misi Perusahaan ... 32
4.3. Prinsip Kerja Dunkin’ Donuts ... 33
4.4. Produk Makanan Di Dunkin’ Donuts ... 33
BAB V PEMBAHASAN ... 35
5.1. Identitas Responden ... 35
5.2.Perngujian Persyaratan Statistik... 35
5.3.Teknik Analisis Deskriptif Kuantitatif ... 38
5.4.Emphati ... 39
5.5.Persuasion ... 47
5.6.Impact... 57
5.7.Communication ... 64
BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN ... 75
6.1. Kesimpulan ... 75
6.2. Saran ... 75
DAFTAR PUSTAKA ... 74 LAMPIRAN
DAFTAR TABEL
Tabel 1.1.Data Pengguna Ponsel Kota Palembang ... 5
Tabel 1.2.TopBrand Award Kategori Toko Donat 2018 Fase Ke-2... 5
Tabel1.3.Jumlah Pengiriman SMS Oleh Dunkin’ Donuts, Starbuks CFC ... 6
Tabel 2.1.Penelitian Tedahulu ... 8
Tabel 3.1.Definisi Operasional ... 22
Tabel 3.2.Tingkat Realibilitas ... 27
Tabel 3.3.Instrumen Skala Likert ... 29
Tabel 3.4.Kriteria Penilaian Skor ... 29
Tabel 5.1.Hasil Uji Validitas ... 36
Tabel 5.2.Hasil Uji Realibilitas ... 38
Tabel 5.3.Kriteria Penliian Berdasarkan Skor ... 39
Tabel 5.4.Iklan SMS Dunkin’ Donuts Merupakan Salah Satu Media Iklan Yang Mudah Dimengerti Oleh Konsumen ... 40
Tabel 5.5. Iklan SMS Dunkin’ Donuts Mudah Untuk Dilingat ... 41
Tabel 5.6.Saya Senang Mendapatkan Iklan SMS Dunkin’ Donuts ... 43
Tabel 5.7.Saya Merasa Iklan SMS Dunkin’ Donuts Mengesankan ... 44
Tabel 5.8.Saya Merasa Iklan SMS Dunkin’ Donuts Menarik Untuk Dibaca ... 45
Tabel 5.9.Rekapitulasi Dimensi Emphati ... 46
Tabel 5.10.Saya Tertarik Pada Produk Dunkin’ Donuts Setelah Mendapatkan Iklan SMS Dunkin’ Donuts ... 47
Tabel 5.11.Saya Mengenal Produk-Produk Dunkin’ Donuts Setelah Mendapatkan Iklan SMS Dunkin’ Donuts ... 49
Tabel 5.12.Saya Mencoba Produk Dunkin’ Donuts Setelah Mendapatkan Iklan SMS Dunkin’ Donuts ... 51
Tabel5.14.Iklan SMS Dunkin’ Donuts Dapat Meyakinkan Konsumen Untuk
Membeli ... 53
Tabel 5.15.Setelah Membaca Iklan SMS Dunkin’ Donuts Saya Merasa Produk Makanan Cepat Saji Lainnya Tidak Lebih Unggul Dibandingkan Produk Dunkin’ Donuts ... 55
Tabel 5.16.Rekapitulasi Dimensi Persuasion ... 56
Tabel 5.17.Saya Terpengaruh Dengan Iklan SMS Dunkin’ Donuts Setelah Mendapatkan Iklan SMS Dunkin’ Donuts ... 58
Tabel 5.18.Saya Mengetahui Promo Yang Dilakukan Produk Dunkin’ Donuts Setelah Mendapatkan Iklan SMS Dunkin’ Donuts ... 59
Tabel 5.19.Iklan SMS Dunkin’ Donuts Lebih Kreatif Dari Produk Lainnya ... 61
Tabel 5.20.Tampilan Dalam Iklan SMS Dunkin’ Donuts Mudah Dipahami ... 62
Tabel 5.21.Rekapitulasi Dimensi Impact ... 63
Tabel5.22.Informasi Dalam Iklan SMS Dunkin’ Donuts Lebih Jelas Dibandingkan Produk Lain ... 65
Tabel 5.23.Saya Merasa Iklan SMS Dunkin’ Donuts Sudah Mempromosikan Produknya Dengan Jelas ... 66
Tabel 5.24.Naskah Dalam Iklan SMS Dunkin’ Donuts Sederhana Dan Mudah Dipahami ... 68
Tabel 5.25.Isi Dalam Iklan SMS Dunkin’ Donuts Memberikan Informasi potongan Harga Pada Konsumennya ... 69
Tabel 5.26. Iklan SMS Dunkin Donuts Dalam Menyampaikan Keunggulannya Mudah Dipahami ... 70
Tabel 2.27.Rekapitulasi Dimensi Communication ... 71
Tabel 2.28.Rekapitulasi Variabel Efektivitas Iklan SMS Dunkin’ Donuts Di Palembang ... 72
DAFTAR GAMBAR
Gambar 1.1.Grafik Jumlah Pengguna Ponsel ... 1
Gambar 2.1.Proses Pengiriman Iklan SMS ... 17 Gambar 4.1.Logo Dunkin’ Donuts ... 32
DAFTAR LAMPIRAN
Lampiran 1. Surat Penunjukkan Pembimbing Skripsi Lampiran 2. Kuesioner Penelitian
Lampiran 3. Hasil Uji Validitas Lampiran 4. Hasil Uji Reliabilitas Lampiran5.Hasil JawabanKuesione
15 BAB I
PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
Media massa adalah salah satu sarana untuk memenuhi kebutuhan manusia akan informasi maupun hiburan. Media massa merupakan hasil produk teknologi modern sebagai saluran dalam komunikasi massa. Saluran yang disebut media massa tersebut diperlukan dalam berlangsungnya komunikasi massa. Berdasarkan bentuknya, media massa dikelompokkan atas: 1. Media cetak (printed media), yang mencakup surat kabar, majalah, buku, brosur, dan sebagainya. 2. Media elektronik, seperti radio, televisi, film, slide, video, dan lain-lain (Vivian, 2008:4).
Ponsel atau Handphone termasuk dalam bentuk media elektronik yang memiliki banyak manfaat dan dapat memudahkan pekerjaan manusia untuk saling berhubungan. Komponen yang terdapat dalam ponsel selain dipakai menelepon, ponsel juga bisa dipakai untuk mengirim pesan singkat atau SMS (Short Massage
Service) pada orang yang diinginkan. Menyadari jika kini ponsel bukan lagi menjadi
barang asing di Indonesia beberapa perusahaan ponselpun mulai berlomba-lomba untuk mengeluarkan beragam jenis ponsel mulai dari yang bertipe biasa hingga bertipe serbaguna (Smartphone). Menurut survei yang dikemukakan oleh databoks.co.id pada tahun 2017 lalu, jumlah pengguna ponsel yang terdaftar di Indonesia telah mencapai 371,4 juta orang. Karena banyaknya jumlah pengguna ponsel, hal ini mulai dijadikan peluang bagi sebagian perusahaan-perusahaan yang ingin mempromosikan atau mengiklankan produknya dengan cara yang mudah dan cepat yaitu dengan melalui bantuan ponsel. Jumlah pengguna ponsel dapat dilihat dalam tabel 1.1 dibawah ini.
16 Gambar 1.1
Grafik Jumlah Pengguna Ponsel
Iklan sendiri adalah suatu bentuk informasi yang dilakukan oleh seseorang, instansi/lembaga, atau perusahaan yang isinya berupa pesan yang menarik tentang sebuah produk atau jasa yang ditujukan kepada khalayak. Iklan dibuat dengan tujuan untuk membujuk/mendorong masyarakat sehingga menjadi tertarik menggunakan produk/jasa yang ditawarkan. Suatu iklan yang telah disebarluaskan harus sampai pada sasaran sehingga menimbulkan suatu respon pada perusahaan/lembaga yang membuat iklan tersebut. Namun adakalanya suatu iklan tidak menimbulkan efek apapun pada sasarannya. Hal ini pun menjadi tolak ukur bagi para pembuat iklan dalam menentukan keefektifan suatu iklan agar menarik minat beli masyarakat pada produk yang dipasarkannya. Kemudian efektivitas iklan adalah rangkaian yang memusatkan pada iklan itu sendiri, yaitu: pengenalan iklan, mengingat kembali iklan, menyampaikan iklan, dan menyukai serta percaya atas iklan. Ukuran-ukuran ini berkaitan dengan ukuran-ukuran yang dipusatkan pada merek di seluruh gambaran evaluasi iklan karena ukuran tersebut digunakan dalam proses eliminasi untuk menilai apakah iklan itu efektif, dan jika tidak untuk mengurangi apa yang keliru (Sutherland dan Sylvester, 2007:56). Jadi iklan yang efektif adalah iklan yang bisa menarik banyak peminat untuk membeli dan merangsang ingatan seseorang terhadap iklan yang didapat dan dilihat. Cara mempromosikan iklan pun kini sudah beragam. Ada yang melalui online, televisi, radio, surat kabar, internet dan juga melalui SMS.
Iklan SMS atau SMS massal (bahasa Inggris: SMS Broadcast) adalah metode pengiriman SMS ke banyak nomor dari satu sumber/server dengan isi pesan yang
17 sama. Istilah lain untuk SMS massal adalah SMS bulk, Web2SMS, atau SMS lewat internet. Penggunaan metode SMS ini umumnya digunakan oleh korporat atau lembaga untuk mempromosikan produk mereka, atau untuk media penyiaran informasi dari satu individu ke banyak klien. Waktu pengiriman SMS Massal bisa dijadwal secara manual dan bebas. Biaya pengiriman SMS massal dikenakan kepada pengirim. Dari segi teknis, ada dua metode SMS massal yaitu melalui operator seluler dan menggunakan modem GSM dengan kelebihan masing-masing. Keutamaan dari pengiriman melalui operator seluler adalah identitas pengirim dapat berupa nama dan dapat mengirim dalam jumlah besar dan cepat. Keutamaan melalui modem GSM adalah identitas pengirim berupa nomor dan mampu mengirim dengan jumlah besar melalui modem. SMS juga menjangkau semua operator dengan biaya standar dari perusahaan operator si pengirim.(https://id.wikipedia.org, diakses pada 28-02-2019. Pukul 15:45). Periklanan produk melalui SMS (Short Message Service) adalah salah satu bentuk mobile advertising yang populer dan masih digunakan hingga sekarang (Berwise&Amstrong, 2008:67). Beberapa penyedia jasa periklanan melalui SMS ada pada jaringan Telkomsel, XL, dan Indosat. Seperti yang diterapkan pada provider Telkomsel, cara melakukan pemasangan iklan melalui SMS adalah dengan mendaftarkan produk melalui website www.myads.telkomsel.com yang disediakan oleh provider Telkomsel. Setelah meendaftarkan produknya selanjutnya penentuan jumlah SMS yang akan dikirimkan bebas ditentukan oleh pihak pengiklan. Pihak Telkomsel hanya berperan sebagai wadah bagi yang ingin mempromosikan barangnya melalui provider Telkomsel. Hubungan pesan SMS dan iklan begitu saling berkaitan. Selain itu keunggulan menggunakan iklan SMS adalah prosesnya yang cepat, cocok untuk semua jenis ponsel, bersifat personal dan langsung, serta cepat dibaca oleh penerima. Adapun beberapa perusahaan/instansi yang sering mempromosikan barangnya melalui pesan SMS yaitu: Dunkin’ Donuts, Starbuks dan CFC.
Beberapa jenis produk yang banyak diiklankan melalui SMS adalah produk makanan (68.8%), minuman (53.8%), pakaian (51.3%), dan gadget (48.8%), data ini merupakan hasil survei online yang dilakukan oleh pihak SurveyOne tahun 2016 lalu. Jenis iklan SMS makanan yang biasa ditemui saat ini kebanyakan berasal dari restoran-restoran makanan cepat saji atau fast food yang tersebar disekitar tempat
18 tinggal sipengguna ponsel. Karena makanan cepat saji saat ini cukup menjadi tren di Indonesia terutama dikalangan anak muda, jadilah banyak perusahaan yang memanfaatkan kecepatan informasi layanan tersebut untuk mengenalkan produknya pada mereka agar tertarik untuk membeli produk tersebut dengan menampilkan iklan SMS sederhana yang menawarkan barangnya dengan banyak keuntungan seperti potongan harga atau juga buy one get one. Fast food atau makanan cepat saji telah dikenal oleh masyarakat sebagai makanan alternatif yang dapat dibeli dan dikonsumsi dengan cepat dan mudah. Kata makanan cepat saji itu sendiri berarti makanan yang cepat saji dimana konsumennya tidak memerlukan waktu yang lama untuk mendapatkan makanan yang mereka pesan karena prosesnya yang mudah. Makanan cepat saji diciptakan untuk orang-orang yang tidak memiliki banyak waktu karena disibukkan oleh kegiatan maupun pekerjaan sehingga mereka memilih makanan yang cepat saji sebagai alternatif terbaik sebagai asupan tenaga ketika lapar dan harus buru-buru.
Salah satu perusahaan yang sering mengirimkan iklan SMS produknya pada konsumen adalah perusahaan makanan cepat saji Dunkin’ Donuts. Dunkin’ Donuts adalah perusahaan makanan cepat saji yang berdiri dari tahun 1940 yang diberikan nama Open Kettle oleh Bill Rosenberg. Seiring dengan berkembangnya perusahaan yang didirikan pada tahun 1950 Rosenberg memutuskan mengganti nama Open
Kettle menjadi nama yang lebih menjual dan Dunkin’ Donuts adalah pilihannya.
Dunkin Donuts mulai merambah pasar Indonesia pada tahun 1985 dengan gerai pertamanya didirikan di Jalan Hayam Wuruk, Jakarta. Khusus wilayah Indonesia, master franchise Dunkin' Donuts dipegang Dunkin' Donuts Indonesia. Sejak diberi kepercayaan memegang master franchise tersebut, Dunkin' Donuts Indonesia bercita-cita dan bertekad untuk terus membesarkan serta memperkuat awareness dan
positioning Dunkin' Donuts. Tidak hanya di Ibu Kota Indonesia, Jakarta, tetapi juga
di berbagai kota besar lainnya. Itu sebabnya, kegiatan memperluas pasar dengan jalan membuka puluhan gerai permanen terus dilakukan secara berkala. Salah satu cabang yang dimiliki Dunkin’ Donuts berada di kota Palembang, Sumatera Selatan. Ada tiga cabang gerai Dunkin’ Donuts di Palembang yaitu di Jl. Demang Lebar Daun, OPI Mall dan Komplek Bisnis Ruko Bandara Mas, Sukarami. Dunkin’ Donuts yang ada di jalan demang lebar daun adalah salah satu toko donat yang buka selama
19 24 jam dengan jumlah pengunjung yang dapat melampaui 50-200 orang dihari biasa dan bisa lebih di hari libur (weekend).
Berdasarkan penjelasan diatas, adapun alasan peneliti memilih judul “Efektivitas Iklan SMS Dunkin’ Donuts Di Palembang”, diantaranya sebagai berikut:
1. Meningkatnya jumlah pengguna ponsel di kota Palembang.
2. Dunkin’ Donuts masuk dalam TopBrand Award tahun 2018 fase ke-2 pada kategori Toko Donat.
3. Perbandingan jumlah iklan SMS yang dikirim Dunkin’ Donuts, Starbuks dan CFC untuk wilayah Palembang.
1.1.1. Meningkatnya Pengguna Ponsel Di Kota Palembang Tabel. 1.1
Data Jumlah Pengguna Ponsel Kota Palembang
No. Tahun Jumlah
1. 2017 68.10%
2. 2016 68.03%
3. 2015 65.10%
Sumber:www.bps.go.id
Berdasarkan data yang ada di Badan Pusat Statistik, jumlah pengguna ponsel di kota Palembang setiap tahunnya terus mengalami peningkatan yang signifinkan. Puncaknya terjadi di tahun 2017 yang mencapai 68.10% pengguna. Hal ini terjadi karena semakin meningkatnya jumlah manusia yang bertambah tiap harinya. Dengan jumlah penduduk yang ada dikota Palembang sebanyak 1.623.099 jiwa artinya rata-rata setiap penduduk bisa memakai satu atau lebih telepon seluler karena satu orang terkadang menggunakan 2-3 kartu telepon seluler. Dari data tersebut terdapat peluang yang cukup besar untuk memanfaatkan teknologi seluler sebagai media penyampaian promosi melalui iklan SMS.
1.1.2. Dunkin’ Donuts Masuk Dalam TopBrand Award Fase ke-2 Kategori
Toko Donat Tabel 1.2
20
No. Merek TBI TOP
1. J.CO 46.7 % TOP
2. Dunkin’ Donuts 39.9 % TOP
Sumber:www.topbrand-award.com
Berdasarkan data diatas, terbukti dari survei TopBrand Award pada tahun 2018 fase ke-2, produk Dunkin’ Donuts masuk dalam TopBrand Award dengan posisi ke dua yang memiliki persentase sebesar 39.9%. Meskipun berbeda angka dari produk pesaingnya, Dunkin’ Donuts nyatanya masih masuk dalam penilaian TOP yang artinya masih banyak peminat dan pembelinya.
1.1.3. Perbandingan Jumlah Pengiriman SMS Dari Tiga Perusahaan Makanan Cepat Saji Yang Mengirimkan Sms Promosinya di Wilayah Palembang
Tabel 1.3
Jumlah Pengiriman SMS Oleh Dunkin’ Donuts, Starbuks Dan CFC.
No. Nama Produk Jumlah
1. Dunkin’ Donuts 1500 SMS
2. Starbuks 1500 SMS
3. CFC 1000 SMS
Sumber: diolah oleh peneli.
Berdasarkan data diatas, peneliti melakukan pra survey dengan menghubungi secara langsung gerai-gerai diatas untuk mencari tahu data mengenai pengiklanan yang biasa mereka kirimkan pada pelanggannya. Dari data diatas Dunkin’ Donuts mengirimkan pesan SMS sebanyak 1500 sms tiap melakukan promosi.
1.2. Rumusan Masalah
Berdasarkan uraian yang telah dijelaskan di latar belakang diatas maka dirumuskan masalah dalam penelitian ini adalah:
1. Seberapa Efektif Iklan SMS Dunkin’ Donuts di Palembang ? 1.3. Tujuan
21 1. Untuk mengetahui seberapa Efektif Iklan SMS Dunkin’ Donuts di
Palembang. 1.4. Manfaat Penelitian
Penelitian ini diharapkan mampu memberikan manfaat teoritis dan manfaat praktis.
1.4.1. Manfaat Teoritis
1. Melalui Penelitian ini diharapkan dapat memberi kontribusi akademis dalam bidang ilmu komunikasi, khususnya komunikasi pemasaran dan periklanan. 2. Hasil dari penelitian mengenai efektivitas Iklan Sms Dunkin’ Donuts Di
Palembang diharapkan dapat dijadikan sebagai bahan referensi untuk penelitian-penelitian sejenis tahap selanjutnya.
1.4.2. Manfaat Praktis
1. Secara praktis, hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memperkaya perkembangan teori-teori manajemen pemasaran dan teori-teori periklanan serta dapat menjadi bahan bagi perusahaan dalam mengembangkan strategi pemasaran serta menarik perhatian konsumennya.
2. Peneliti berharap hasil dari penelitian ini dapat memberikan manfaat baik dari peneliti maupun pembaca mengenai seberapa Efektif Iklan Sms Dunkin’ Donuts Di Palembang.
22 DAFTAR PUSTAKA
Buku:
A, Blech dan E, Blech George. 2011. Advertising And Promotion: An Integrated
Marketing Communications, Perspective, Edisi Ke-5. Boston, Mass: Irwin/Mc Graw Hill.
A, Shimp, Terence. 2003. Periklanan Promosi dan Aspek Tambahan Komunikasi. Jakarta: Erlangga.
Assael, Henry. 2001. Customer behavior 6th Edition. New York: Thompson Learning.
Bilson, Simmamora. 2004. Riset Pemasaran. Jakarta: Gramedia Utama.
Buchari, Alma. 2007. Manajemen Pemasaran Dan Pemasaran Jasa, Edisi Revisi. Bandung: CV Alfabeta.
Dewan Pariwara Indonesia. 2007. Etika Periklanan Indonesia (Tata Krama Dan
Tata Cara Periklanan Indonesia). Jakarta: Prenada Media.
Durianto, dkk. 2003. Invasi Pasar dengan Iklan yang Efektif : Strategi, Program, dan Teknik Pengukuran. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.
Handoko, T. Hani. 2011. Manajemen Personalia Dan Sumber Daya Manusia. Yogyakarta: penerbit BPFE.
Kennedy, John. E. R Dermawan Soemarganagara. 2006. Marketing
Communication. Jakarta: PT Bhuana Ilmu Populer.
Khasali, Rhenard. 1992. Manajemen Periklanan Konsep Dan Aplikasinya Di
Indonesia. Jakarta: pustaka Utama Graffi.
Khasali, Rhenand. 2007. Manajemen Periklanan Konsep dan Aplikasinya di
Indonesia, edisi ke-5. Australia: Jhon Wiley and Sons.
Kotler Amstrong. 2000. Prinsip-Prinsip Pemasran, Edisi Kedua Belas, Jilid I. Jakarta: Erlangga.
Kotler, Philip, dan Gary Amstrong. 2001. Manajemen Pemasaran: Analisa,
Perencanaan, Implementasi, dan Kontrol. Jakarta: PT Prehallindo.
Kotler, Philip, dan Gary Amstrong. 2012. Prinsip-Prinsip Pemasaran. Edisi 13. Jilid
I. Jakarta: Erlangga.
Kustadi Suhandang, 2005, Periklanan: manajemen, Kiat dan Strategi, Penerbit
Nuansa, Bandung.
Lee, Monle and Johnson Carla. 2004. Prinsip-Prinsip Pokok Periklanan Dalam
23
Machfoedz, Mahmud. (2010), Komunikasi Pemasaran Modern. Cetakan Pertama,.
Cakra Ilmu.
Madura Jeff, 2001, Pengantar Bisnis, Edisi Pertama, Jakarta : Salemba Empat.
Morissan, 2014. Teori Komunikasi Individu Hingga Massa. Jakarta: Kencana.
Morissan, 2015. Teori Komunikasi Individu Hingga Masa. Jakarta: kencana. Moriarty, Sandra, dkk. 2011. Advertising. Jakarta: Kencana prenada media group.
Mowen, C. John dan Michael Minor. 2001. Perilaku Konsumen. : Erlangga.
Pujiyanto. 2003. Strategi Pemasaran Produk Melalui Media Periklanan. Jurnal.
Nirmana 5 (1), 96-109.
Octaviasari, Sherly. 2011. Analisis Pengaruh Daya Tarik Iklan Dan Efek. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.
Rangkuti, Freddy. 2002. The Power Of Brand. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama. Rangkuti, Freddy. 2009. Strategi Promosi Yang Kreatif dan Analisis Kasus.
Integrated Marketing. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Sadat, Andi M. 2009. Brand Belief Strategi membangun merek berbasis
keyakinan. Jakarta: Salemba Empat.
Schiffman & Kanuk, 2007, Perilaku Konsumen, dialih bahasakan oleh Zulkifli.
Kasip, Edisi Ketujuh.
Sudaryono, 2017. Metodologi Penelitian. Yogyakarta: Rajawali Pers.
Sugiyono, 2016. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan Kombinasi (Mixed
Methods). Bandung: Alfabeta.
Sugiyono, 2017. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung :
Alfabeta,. CV. Santrock,
Sutisna, 2001. Perilaku Konsumen dan Komunikasi Pemasaran. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Sutherland, Max & Alice K. Sylvester, 2007. Advertising and The Mind of Customer.
PPM,. Jakarta.
Tatik Suryani, 2008. Perilaku Konsumen Implikasi Pada Strategi Pemasaran. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Tjiptono, Fandy, 2008. Strategi Pemasaran, Edisi 3, ANDI: Yogyakarta.
Triwulan Tutik, Titik dan Trianto. 2006. Tinjauan Yuridis Hak Serta Kewajiban.
Wells, william, John Burnett, Sandra Moriaty. 2000. Advertising Principles and
24 Widyatama, Rendra. 2005. Pengantar Periklanan. Jakarta: Buana Pustaka.
Karya Ilmiah:
Almossawi, M. 2014. Effectiveness Of SMS Advertising (A Study Of Young
Custumers In Bahrain). Global journal Of Management and Bussiness Research: E-Marketing, Volume 4, Issue 4, 57-71.
Indriarto, Fidells. 2006. Studi Mengenai Faktor Kekhawatiran Dalam Proses
Penyampaian Pesan Iklan, Jurnal Sains Pemasaran Indonesia, Vol. 5, No. 3, Pp.243-268.
Akram, Zakiy Muhammad. 2015. Pengaruh sikap pengguna produk PT. Telkomsel
pada Efektivitas Iklan SMS Di Fakultas Komunikasi Dan Bisnis Universitas Telkom. Skripsi di publikasikan. Bandung: Fakultas
Komunikasi Dan Bisnis, Universitas Telkom.
Laily, Sophia. 2015. Efektivitas Iklan SMS Bebasis Lokasi. Skripsi Ilmu Komunikasi. Depok: Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik, Universitas Indonesia. Purnomo, Tri Atmojo. 2010. Analisis Efektivitas Promosi Melalui SMS Broadcast
Esia pada Sikap Dan Persepsi Mahasiswa Strata Satu Institut Pertanian Bogor. Skripsi dipubliskasikan. Bogor:Fakultas Ekonomi dan Manajemen, Institut Pertanian Bogor.
Halaman Website:
Sumber: http://www.topbrand-award.com, diakses pada 28-02-2018 Sumber: databoks.katadata.co.id, diakses pada 28-02 2019
Sumber:https://id.wikipedia.org, diakses pada 28-02-2019 Sumber:www.bps.go.id, diakses pada 28-02-2019
Sumber:https://id.wikipedia.org, diakses pada 28-02-2019 Sumber: www.dunkindonuts.co.id, diakses: 15 Maret 2019