• Tidak ada hasil yang ditemukan

Laporan K inerja Instansi Pemerintah (LKjIP)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Laporan K inerja Instansi Pemerintah (LKjIP)"

Copied!
50
0
0

Teks penuh

(1)

Kantor Kecamatan Rimbo Bujang Kabupaten Tebo

Laporan K inerja Instansi

Pemerintah (LKjIP)

2020

KECAMATAN RIMBO BUJANG

KABUPATEN TEBO

Jl. Pahlawan Nomor 1, Kelurahan Wirotho Agung 37553

Website: rimbobujang.tebokab.go.id

(2)

i L a p o r a n K i n e r j a K e c . R i m b o B u j a n g T a h u n 2 0 2 0

Kata Pengantar

Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan Rahmat dan Hidayah-Nya sehingga Laporan Kinerja Kecamatan Rimbo Bujang Kabupaten Tebo tahun 2020 dapat tersusun sebagai bentuk pelaksanaan akuntabilitas dari pelaksanaan tugas dan fungsi yang dipercayakan kepada Kecamatan Rimbo Bujang Kabupaten Tebo atas target kinerja dan penggunaan anggaran tahun 2020.

Laporan Kinerja Kecamatan Rimbo Bujang Kabupaten Tebo merupakan tindak lanjut dari Peraturan Presiden Nomor 29 Tahun 2014 tentang Sistem Akuntabilitas Instansi Pemerintah, Laporan Kinerja ini menggambarkan sejumlah capaian kinerja yang telah dicapai dibandingkan dengan target kinerja yang telah ditetapkan pada tahun 2019 beserta analisisnya. Berbagai pencapaian pembangunan dan pembinaan pada Tahun 2020 perlu dipertahankan dan beberapa capaian kinerja yang belum mencapai target optimal akan dapat diperbaiki di tahun berikutnya.

Kami berharap dengan telah disusunnya Laporan Kinerja Kecamatan Rimbo Bujang Kabupaten Tebo Tahun 2020, akan dapat diperoleh manfaat umpan balik bagi perbaikan dan peningkatan kinerja di seluruh unit kerja Kecamatan Rimbo Bujang Kabupaten Tebo. Masukan dan saran perbaikan yang sifatnya membangun sangat diharapkan untuk penyempurnaan dimasa yang akan datang.

Rimbo Bujang, Januari 2021

CAMAT RIMBO BUJANG,

(3)

L a p o r a n K i n e r j a K e c . R i m b o B u j a n g T a h u n 2 0 2 0 ii

Daftar Isi

Halaman

KATA PENGANTAR i

DAFTAR ISI ii

DAFTAR GAMBAR iii

DAFTAR TABEL iv DAFTAR GRAFIK v BAB I PENDAHULUAN 1 1.1. Latar Belakang 1 1.2. Landasan Hukum 2

1.3. Maksud dan Tujuan 3

1.4. Gambaran Umum Kecamatan Rimbo Bujang 3

1.5. Peran Strategis Kecamatan Rimbo Bujang 13

1.6. Keragaan SDM Kecamatan Rimbo Bujang 14

1.7. Sistematika Laporan 17

BAB II PERENCANAAN KINERJA 19

2.1. RPJMD Perubahan Kabupaten Tebo 2017 – 2022 19

2.2. Renstra Perubahan Kecamatan Rimbo Bujang 21

2.3. Perjanjian Kinerja 2020 27

BAB III AKUNTABILITAS KINERJA 29

3.1. Capaian Kinerja Organisasi 30

3.2. Realisasi Anggaran 36

BAB IV PENUTUP 42

4.1. Kesimpulan 43

4.2. Saran 43 LAMPIRAN

(4)

iii L a p o r a n K i n e r j a K e c . R i m b o B u j a n g T a h u n 2 0 2 0

Daftar Gambar

Halaman

Gambar 1 Struktur Organisasi Kecamatan Rimbo Bujang 5

(5)

L a p o r a n K i n e r j a K e c . R i m b o B u j a n g T a h u n 2 0 2 0 iv

Daftar Tabel

Halaman

Tabel 1 Komposisi PNS Kecamatan Rimbo Bujang Menurut Jenjang 15

Pendidikan Tabel 2 Indikator Kinerja Utama Kecamatan Rimbo Bujang 26

Tabel 3 Perjanjian Kinerja Kecamatan Rimbo Bujang Tahun 2020 28

Tabel 4 Skala Nilai Peringkat Kinerja 30

Tabel 5 Realisasi dan Capaian Indikator Kinerja Utama Tahun 2020 31

Tabel 6 Realisasi dan Capaian Indikator Kinerja Terhadap Renstra 33

Tabel 7 Penyebab Keberhasilan/Kegagalan Tercapainya Indikator Kinerja Persentase Pelaksanaan Pelimpahan Urusan Pemerintah dari Bupati Kepada Camat 34

Tabel 8 Pencapaian Kinerja dan Anggaran Tahun 2020 36

Tabel 9 Efesiensi Penggunaan Sumber Daya 36

Tabel 10 Realisasi Anggaran Per 31 Desember 2020 39

Tabel 11 Realisasi Anggaran Per Program Tahun Anggaran 2020 39

Tabel 12 Alokasi dan Realisasi Anggaran Kecamatan Rimbo Bujang 2017 – 2020 41

(6)

v L a p o r a n K i n e r j a K e c . R i m b o B u j a n g T a h u n 2 0 2 0

Daftar Grafik

Halaman

Grafik 1 Komposisi SDM Berdasarkan Jenis Kelamin 14 Grafik 2 Persentase Pegawai Berdasarkan Jenjang Pendidikan 15 Grafik 3 Komposisi Pegawai Berdasarkan Golongan Ruang dan Terpilah 15

Jenis Kelamin

Grafik 4 Perimbangan SDM Berdasarkan jabatan dan Terpilah Jenis 16

Kelamin.

Grafik 5 Komposisi Pegawai Berdasarkan Usia 16 Grafik 6 Perimbangan SDM Berdasarkan Tingkat Diklat Struktural dan 16

Terpilah Jenis Kelamin

Grafik 7 Tingkat Capaian IKU Kecamatan Rimbo Bujang 32 Kabupaten Tebo 2020

Grafik 8 Realisasi Serapan Anggaran Tahun 2020 40 Grafik 9 Pola Serapan Anggaran tahun 2020 40

(7)

L a p o r a n K i n e r j a K e c . R i m b o B u j a n g T a h u n 2 0 2 0 vi

Ringkasan Eksekutif

Tahun 2020 adalah tahun awal dari Renstra Perubahan Kecamatan Rimbo Bujang dan Kabupaten Tebo Tahun 2017-2022, sesuai dengan fungsinya Kecamatan Rimbo Bujang Kabupaten Tebo melaksanakan satu dari lima agenda program prioritas pembangunan Kabupaten Tebo 2017-2022 yaitu Pengembangan ekonomi rakyat, investasi dan kepariwisataan dengan fokus meningkatkan perekonomian daerah.

Penyelenggaraan pemerintahan yang baik (Good Governance) merupakan amanat yang harus dilaksanakan, terutama oleh aparatur pemerintah sebagai penyelenggara pemerintahan. Melalui Laporan Akuntabilitas Instansi Pemerintah (LAKIP), Kecamatan Rimbo Bujang Kabupaten Tebo berkewajiban untuk mempertanggungjawabkan keberhasilan/ kegagalan serta untuk menilai kinerja pejabat dalam pelaksanaan tujuan dan sasaran untuk mencapai misi Organisasi sebagaimana yang telah ditetapkan dalam

Rencana Strategis Perubahan Kecamatan Rimbo Bujang Kabupaten Tebo Tahun 2017-2022 yang merupakan pedoman dalam pemberian pelayanan kepada masyarakat di

wilayah Kecamatan Rimbo Bujang Kabupaten Tebo selama tahun 2017-2022 dengan mengacu pada RPJMD Kabupaten Tebo pada Misi Ke-3 :” Mewujudkan tata kelola kepemerintahan yang baik (good governance)”.

Analisis akuntabilitas kinerja dilakukan dengan tujuan yang dijabarkan pada 1 (satu) Sasaran Strategis dimana untuk mencapai sasaran tersebut ditetapkan sebanyak 1 (satu) indikator kinerja , dengan didukung 12 (duabelas) program dan 35 (tiga puluh lima) kegiatan dalam mendukung pencapaian sasaran-sasaran tersebut, secara umum dapat dikatakan berhasil dengan Skala Nilai Peringkat Kinerja Sangat tinggi.

Kecamatan Rimbo Bujang Kabupaten Tebo tahun 2020 mengalokasikan anggaran sebesar Rp. 2.584.496.800,- yang telah direalisasi sebesar Rp. 2.569.939.475,- atau realisasi dan capaiannya 99,44 %.

Keberhasilan capaian indikator kinerja sasaran tersebut di atas telah sesuai dengan perjajian kinerja Kecamatan Rimbo Bujang Kabupaten Tebo dan tidak terlepas pula dukungan dari semua pihak yang terkait.

(8)

1 L a p o r a n K i n e r j a K e c a m a t a n R i m b o B u j a n g T a h u n 2 0 2 0

BAB

1

PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang

U

ntuk menjamin penyelenggaraan pemerintahan yang demokratis, transparan, akuntabel, efisien dan efektif, penilaian dan pelaporan kinerja pemerintah daerah menjadi bagian kunci dalam proses penyelenggaraan pemerintahan yang baik. Upaya ini juga selaras dengan tujuan perbaikan pelayanan publik sebagaimana di dimaksud dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah serta berpegang pada Permenpan Nomor 53 tahun 2014 Tentang Petunjuk Teknis Penyusunan Perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja dan Review atas Laporan Kinerja. Untuk itu, pelaksanaan otonomi daerah perlu mendapatkan dorongan yang lebih besar dari berbagai elemen masyarakat, termasuk dalam dalam pengembangan akuntabilitas melalui penyusunan dan pelaporan kinerja .

Laporan kinerja merupakan bentuk akuntabilitas dan pelaksanaan tugas dan fungsi yang dipercayakan kepada setiap instansi pemerintah atas Penggunaan Anggaran. Hal terpenting yang diperlukan laporan kinerja adalah pengukuran kinerja dan evaluasi serta pengungkapan (disclosesure) secara memadai hasil analisis terhadap pengukuran kinerja.

Proses penyusunan laporan kinerja dilakukan pada setiap akhir tahun anggaran bagi setiap instansi untuk mengukur pencapaian target kinerja yang sudah ditetapkan dalam dokumen perjanjian kinerja. Pengukuran pencapaian target kinerja ini dilakukan dengan membandingkan antara target dan realisasi kinerja setiap instansi pemerintah,

Laporan kinerja yang disusun sebagai salah satu bentuk pertanggung jawaban Kecamatan Rimbo Bujang Kabupaten Tebo dalam melaksanakan tugas dan fungsi selama tahun 2019 dalam rangka pencapaian misi dan visi dan sekaligus sebagai alat kendali dan pemacu kegiatan kinerja setiap unit kerja di Kecamatan Rimbo Bujang Kabupaten Tebo.

Bab 1 Berisi : 1.1. Latar Belakang 1.2. Landasan Hukum 1.3 . Maksud dan Tujuan 1.4. Gambaran Umum Kecamatan Rimbo Bujang Kabupaten Tebo 1.5 Peran Strategis Kecamatan Rimbo Bujang Kabupaten Tebo 1.6. Keragaan SDM Kecamatan Rimbo Bujang Kabupaten Tebo 1.7. Sistematika Penyusunan Laporan

(9)

L a p o r a n K i n e r j a K e c a m a t a n R i m b o B u j a n g T a h u n 2 0 2 0 2 Berdasarkan Hasil Evaluasi Laporan Kinerja Instansi Pemerintah pada Lingkup OPD Pemerintah Kabupaten Tebo Tahun 2020 oleh Inspektorat Kabupaten Tebo, Kecamatan Rimbo Bujang Kabupaten Tebo masih banyak kekurangan sehingga menjadi motivasi tersendiri bagi kami untuk memperbaiki untuk dapat mencapai nilai yang diinginkan dan dapat dinyatakan bahwa nilai Akuntabilitas Kinerja Kecamatan Rimbo Bujang, Kabupaten Tebo menjadi baik.

Hasil penilaian tersebut diatas ini menjadikan dorongan bagi seluruh aparatur Kecamatan Rimbo Bujang Kabupaten Tebo untuk bekerja lebih baik lagi dan meningkatkan kinerja di masa yang akan datang.

1.2. Landasan Hukum

D

asar hukum yang melandasi disusunnya Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LKjIP) Kecamatan Rimbo Bujang Kabupaten Tebo Tahun 2020 antara lain :

1. Undang-undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara yang mengisyaratkan pentingnya Akuntabilitas dalam Perencanaan Anggaran dan Pertanggungjabawaban Anggaran.

2. Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2006 tentang Pelaporan Keuangan dan Kinerja Instansi Pemerintah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2006 Nomor 25, tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4614).

3. Peraturan Pemerintah Nomor 39 Tahun 2006 tentang Tata Cara Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2006 Nomor 96, tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4663). 4. Peraturan Pemerintah Nomor 40 Tahun 2006 tentang Tatacara Penyusunan Rencana Pembangunan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2006 Nomor 97, tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4664).

5. Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tatacara, Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 108, tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4689).

6. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 29 Tahun 2014 tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah.

7. Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 53 Tahun 2014 tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja dan Tatacara Reviu atas Laporan Kinerja Instansi Pemerintah.

(10)

3 L a p o r a n K i n e r j a K e c a m a t a n R i m b o B u j a n g T a h u n 2 0 2 0

1.3.

Maksud dan Tujuan

M

aksud disusunnya Laporan Kinerja (LKj) Kecamatan Rimbo Bujang Kabupaten Tebo Tahun 2020 adalah sebagai bentuk pertanggungjawaban Camat Rimbo Bujang Kabupaten Tebo kepada Bupati Tebo atas pelaksanaan program/kegiatan dan pengelolaan anggaran dalam rangka mencapai sasaran/target yang telah ditetapkan. Penyusunan LKjIP juga menjadi alat kendali untuk mendorong peningkatan kinerja setiap unit organisasi. Adapun tujuan penyusunan LKjIP adalah untuk menilai dan mengevaluasi pencapaian kinerja dan sasaran Kecamatan Rimbo Bujang Kabupaten Tebo selama tahun 2020. Berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan kemudian dirumuskan suatu simpulan yang dapat menjadi salah satu bahan masukan dan referensi dalam menetapkan kebijakan dan strategi tahun berikutnya.

1.4. Gambaran Umum Kecamatan Rimbo Bujang Kabupaten Tebo

K

ecamatan Rimbo Bujang merupakan Eks Proyek Transmigrasi yang penempatan penduduknya pertama kali pada tanggal 9 Desember 1975 di Unit I yang sekarang disebut dengan nama Desa Perintis dengan jumlah kepala keluarga sebanyak 500 KK atau 2.067 jiwa. Penempatan penduduk ini berlangsung hingga tahun 1981 dengan jumlah kepala mencapai 8.156 KK atau 36.134 jiwa yang menempati 20 Unit/Blok Pemukinam.

Pada tahun 1977 terbentuk Perwakilan Kecamatan Rimbo Bujang dan pada tahun 1992 resmi menjadi Kecamatan Definitif. Kemudian berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Tebo Nomor 2 Tahun 2003 Kecamatan Rimbo Bujang dimekarkan menjadi 3 (tiga) Kecamatan yaitu Kecamatan Rimbo Bujang, Kecamatan Rimbo Ulu dan Kecamatan Rimbo Ilir. Kecamatan Rimbo Bujang sendiri membawahi dan membina 7 (tujuh) Desa dan 1 (satu) Kelurahan, yaitu : (1) Desa Perintis, (2) Desa Rimbo Mulyo, (3) Desa Purwoharjo, (4) Desa Tegal Arum, (5) Desa Tirta Kecana, (6) Desa Sapta Mulia, (7) Desa Pematang Sapat dan (8) Kelurahan Wirotho Agung.

Kecamatan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Pemerintahan Daerah adalah merupakan wilayah kerja Camat sebagai Perangkat Daerah Kabupaten/Kota. Sebagai perangkat daerah, berkedudukan sebagai koordinator penyelenggaraan pemerintahan diwilayah kerjanya, berada dibawah dan bertanggung jawab kepada Bupati melalui Sekretaris Daerah dan yang mana Susunan Tata Kerjanya diatur dalam Peraturan Bupati Tebo Nomor 63 Tahun 2016 Tentang Tugas Pokok dan Fungsi Kecamatan. Kedudukan Kecamatan Rimbo Bujang, merupakan unsur perangkat

(11)

L a p o r a n K i n e r j a K e c a m a t a n R i m b o B u j a n g T a h u n 2 0 2 0 4 daerah yang bersifat kewilayahan yang dibentuk dalam rangka meningkatkan koordinasi, pelayanan publik dan pemberdayaan masyarakat desa dan kelurahan yang berkedudukan dibawah dan bertanggung jawab kepada Bupati melalui Sekretaris Daerah dengan tugas pokok dan sebagai koordinator penyelenggaraan pemerintahan, pelayanan publik dan pemberdayaan masyarakat di wilayah kecamatan.

Sesuai Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014, Pasal 225 dan Peraturan Bupati Tebo Nomor 63 Tahun 2016 Tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas Dan Fungsi Serta Tata Kerja Kecamatan dan Peraturan Bupati Tebo Nomor 93 Tahun 2019 Tentang Perubahan Atas Peraturan Bupati Tebo Nomor 63 Tahun 2016 Tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas Dan Fungsi Serta Tata Kerja Kecamatan disebutkan bahwa tugas Camat yaitu :

a. Menyelenggaraan urusan pemerintahan umum;

b. Mengoordinasikan kegiatan pemberdayaan masyarakat;

c. Mengoordinasikan upaya penyelenggaraan ketenteraman dan ketertiban umum; d. Mengoordinasikan penerapan dan penegakan Perda dan Perkada;

e. Mengoordinasikan pemeliharaan prasarana dan sarana pelayanan umum; f. Mengoordinasikan penyelenggaraan kegiatan pemerintahan yang dilakukan oleh

Perangkat Daerah di Kecamatan;

g. Membina dan mengawasi penyelenggaraan kegiatan Desa dan/atau kelurahan; h. Melaksanakan Urusan Pemerintahan yang menjadi kewenangan Daerah

kabupaten/kota yang tidak dilaksanakan oleh unit kerja Perangkat Daerah kabupaten/kota yang ada di Kecamatan; dan

i. Melaksanakan tugas lain sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Tebo Nomor 8 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kabupaten Tebo (Lembaran Daerah Kabupaten Tebo Tahun 2016 Nomor 8); sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2017 tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kabupaten Tebo (Lembaran Daerah Kabupaten Tebo Tahun 2017 Nomor 5) dan Peraturan Bupati Tebo Nomor 63 Tahun 2016 Tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas Dan Fungsi Serta Tata Kerja Kecamatan dan Peraturan Bupati Tebo Nomor 93 Tahun 2019 Tentang Perubahan Atas Peraturan Bupati Tebo Nomor 63 Tahun 2016 Tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas Dan Fungsi Serta Tata Kerja Kecamatan , terdiri dari 2 unit eselon III, 6 unit eselon

(12)

5 L a p o r a n K i n e r j a K e c a m a t a n R i m b o B u j a n g T a h u n 2 0 2 0 IV terdiri dari 1 Sekretariat, 4 Seksi dan kelompok fungsional. Adapun Bagan Organisasinya adalah sebagai berikut :

Gambar 1. Struktur Organisasi Kecamatan Rimbo Bujang Kabupaten Tebo

ja

Tugas pokok sebagaimana yang diatur dalam Peraturan Bupati Tebo Nomor 63 Tahun 2016 Tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas Dan Fungsi Serta Tata Kerja Kecamatan dan Peraturan Bupati Tebo Nomor 93 Tahun 2019 Tentang Perubahan Atas Peraturan Bupati Tebo Nomor 63 Tahun 2016 Tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas Dan Fungsi Serta Tata Kerja Kecamatan adalah sebagai berikut :

1. Camat.

Camat yang mempunyai tugas sebagai koordinator penyelenggaraan pemerintahan, pelayanan publik dan pemberdayaan masyarakat di wilayah Kecamatan.

2. Sekretariat, membawahkan 2 (dua) Subbagian terdiri dari :

a. subbagian perencanaan, keuangan dan evaluasi; dan b. subbagian umum, kepegawaian dan aset.

CAMAT

SEKRETARIAT

JjjaKELOMPOK JABATAN

KASUBBAG PERENCANAAN, KEUANGAN DAN EVALUASI KASUBBAG UMUM, KEPEGAWAIAN DAN

ASET

SEKSI PEMERINTAHAN

SEKSI KESEJAHTERAAN SOSIAL, KETENTRAMAN DAN KETERTIBAN UMUM

SEKSI EKONOMI PEMBANGUNAN SEKSI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT KELOMPOK JABATAN FUNGSIONAL

(13)

L a p o r a n K i n e r j a K e c a m a t a n R i m b o B u j a n g T a h u n 2 0 2 0 6 Sekretariat mempunyai tugas merencanakan operasional, mengelola, mengoordinasikan, mengendalikan, mengevaluasi dan melaporkan urusan umum, kepegawaian, keuangan, perencanaan, evaluasi dan pelaporan. Sedangkan fungsinya antara lain :

a. perencanaan operasional urusan umum, kepegawaian keuangan serta pengelolaan perencanaan, evaluasi dan pelaporan;

b. pengelolaan urusan umum, kepegawaian, keuangan, perencanaan, evaluasi dan pelaporan;

c. pengendalian, evaluasi dan pelaporan urusan umum, kepegawaian, keuangan serta pengelolaan perencanaan, evaluasi dan pelaporan;

d. pengoordinasian urusan umum, kepegawaian, keuangan, perencanaan, evaluasi dan pelaporan Kecamatan;

e. pengelolaan informasi publik terkait kebijakan Kecamatan;

f. pengoordinasian penyusunan Rencana Strategis (RENSTRA) dan Rencana Kinerja (RENJA) Kecamatan;

g. pengoordinasian pelaksanaan kegiatan Subbagian Umum dan Kepegawaian serta Subbagian Program dan Keuangan;

h. pengoordinasian setiap seksi dalam penyusunan LPPD, LKPJ, LKjIP dan segala bentuk pelaporan lainnya;

i. perumusan program dan kegiatan lingkup secretariat;

j. penyelenggaraan urusan umum, kepegawaian, ketatalaksanaan, kehumasan dan kerumahtanggaan di lingkungan kecamatan;

k. penyelenggaraan administrasi keuangan dan aset daerah di lingkup tugasnya sesuai dengan ketentuan yang berlaku;

l. pengoordinasian, penghimpunan, penganalisaan dan pengevaluasian program dan pelaporan dari setiap seksi;

m. pengoordinasian penyelenggaraan urusan ketatausahaan pada Kecamatan; n. penganalisaan kebutuhan pegawai pada Kecamatan;

o. pembagian jumlah seluruh pelaksana Kecamatan untuk ditempatkan pada setiap seksi sesuai kebutuhan dan keahlian;

p. penganalisaan kebutuhan, pemeliharaan, pendayagunaan serta pendistribusian sarana;

q. pembagian tugas, pemberian petunjuk, penilaian dan pengevaluasian hasil kerja bawahan agar pelaksanaan tugas dapat berjalan lancar sesuai dengan ketentuan yang berlaku;

r. penyampaian laporan hasil pelaksanaan tugas dan/atau kegiatan kepada atasan; dan

s. pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan tugas dan fungsinya;

(14)

7 L a p o r a n K i n e r j a K e c a m a t a n R i m b o B u j a n g T a h u n 2 0 2 0 3. Seksi Pemerintahan.

Seksi Pemerintahan mempunyai tugas merencanakan, melaksanakan, mengevaluasi dan melaporkan pelaksanaan tugas bidang pemerintahan. Sedangkan fungsinya antara lain :

a. menghimpun dan menyusun rencana kerja Seksi Pemerintahan sesuai dengan rencana kerja Kecamatan.

b. menyusun dan menyiapkan bahan dan data dalam rangka perencanaan, pelaksanaan, pengendalian, evaluasi dan pelaporan program dan kegiatan Seksi Pemerintahan;

c. menyiapkan bahan LPPD, LKPJ, LKJIP dan segala bentuk pelaporan lainnya sesuai lingkup tugasnya;

d. melaksanakan fasilitasi pelaksanaan pemilihan umum;

e. menyiapkan bahan dan petunjuk teknis pembinaan terhadap Pemerintah Kelurahan, meliputi :

1. menyiapkan bahan dalam rangka pembinaan terhadap tertib administrasi pemerintahan kelurahan;

2. menyiapkan bahan dalam rangka pemberian bimbingan, supervisi, fasilitasi dan konsultasi pelaksanaan administrasi kelurahan;

3. menyiapkan bahan dalam rangka pembinaan dan pengawasan Perangkat Kelurahan;

4. menyiapkan bahan dalam rangka penyelesaian perselisihan Kelurahan dalam satu wilayah Kecamatan;

5. menyiapkan bahan dalam rangka musyawarah Kelurahan;

6. menyiapkan bahan dalam rangka usulan pemekaran, peningkatan, penyatuan dan/atau penghapusan Kelurahan;

7. menyiapkan bahan dalam rangka pembinaan lembaga kemasyarakatan; 8. menyiapkan bahan dalam rangka kerjasama antar Kelurahan; dan 9. menyiapkan bahan dalam rangka pembinaan batas-batas wilayah.

f. melaksanakan fasilitasi administrasi kependudukan dan fasilitasi instansi terkait pelaksanaan ketenagakerjaan, transmigrasi, sosial, urbanisasi dan emigrasi/imigrasi;

g. mengoordinasikan pemeliharaan prasarana dan fasilitas pelayanan umum sesuai dengan kewenangannya;

h. melaksanakan kegiatan keagrariaan di Kecamatan, meliputi:

1. membantu pendataan tanah;

2. melaksanakan pemeliharaan data pertanahan; dan

3. melaksanakan pengelolaan bahan dalam rangka pembuatan akte tanah dan surat-surat mengenai: peralihan hak atas tanah, keterangan status

(15)

L a p o r a n K i n e r j a K e c a m a t a n R i m b o B u j a n g T a h u n 2 0 2 0 8 dan bukti kepemilikan tanah, keterangan penggadaian tanah, keterangan kewarisan, keterangan peminjaman dimana tanah sebagai jaminan.

i. melaksanakan legalisasi administrasi pertanahan meliputi: 1. surat Keterangan Waris;

2. surat Kuasa Waris; 3. permohonan ukur tanah;

4. surat Pelepasan Hak atas tanah; dan 5. surat persetujuan pembagian hak bersama.

j. mengoordinasikan, evaluasi dan pelaporan urusan kesatuan bangsa dan politik serta penyuluhan hukum;

k. mempelajari, memahami dan melaksanakan peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan lingkup tugasnya sebagai pedoman dalam pelaksanaan tugas;

l. mengevaluasi pelaksanaan tugas dan menginventarisasi permasalahan di lingkup tugasnya serta mencari alternatif pemecahannya;

m. memberikan saran dan pertimbangan teknis kepada atasan;

n. membagi tugas, memberi petunjuk, menilai dan mengevaluasi hasil kerja bawahan agar pelaksanaan tugas dapat berjalan lancar sesuai dengan ketentuan yang berlaku;

o. menyusun standar pelayanan publik dan standar operasional prosedur di Seksi; p. melaksanakan survei kepuasan masyarakat;

q. menyampaikan laporan hasil pelaksanaan tugas dan/atau kegiatan kepada atasan; dan

r. melaksanakan fungsi lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan tugas dan fungsinya.

4. Seksi Kesejahteraan Sosial, Ketentraman dan Ketertiban Umum.

Seksi Kesejahteraan Sosial, Ketentraman dan Ketertiban Umum mempunyai tugas merencanakan, melaksanakan, mengevaluasi dan melaporkan pelaksanaan tugas bidang kesejahteraan sosial, ketentraman dan ketertiban umum, sedangkan fungsinya antara lain :

a. menghimpun dan menyusun rencana kerja Seksi sesuai dengan rencana kerja Kecamatan;

b. menyusun dan menyiapkan bahan dan data dalam rangka perencanaan, pelaksanaan, pengendalian, evaluasi dan pelaporan program dan kegiatan Seksi;

c. menyiapkan bahan LPPD, LKPJ, LKJIP dan segala bentuk pelaporan lainnya sesuai lingkup tugasnya;

(16)

9 L a p o r a n K i n e r j a K e c a m a t a n R i m b o B u j a n g T a h u n 2 0 2 0 d. melaksanakan fasilitasi pelaksanaan ketenagakerjaan dan transmigrasi, sosial,

pendidikan, kesehatan dan keagamaan, lingkungan hidup dan kebersihan; e. melaksanakan fasilitasi penanggulangan permasalahan sosial;

f. menyiapkan bahan kebijakan, bimbingan dan pembinaan serta petunjuk teknis yang berkaitan dengan kelompok sosial masyarakat;

g. melaksanakan fasilitasi pembinaan dan pengembangan sumberdaya manusia untuk pengelolaan lingkungan hidup serta kebersihan sesuai dengan kewenangannya;

h. melaksanakan fasilitasi program ekonomi produktif, bantuan kesejahteraan sosial bagi anak-anak terlantar dan lanjut usia;

i. melaksanakan fasilitasi pelaksanaan pembinaan kegiatan organisasi sosial kemasyarakatan;

j. menyelenggarakan peran Satuan Polisi Pamong Praja secara ex-officio dalam penyelenggaraan ketenteraman dan ketertiban umum di wilayah kecamatan; k. mengoordinasikan dengan Kepolisian Negara Republik Indonesia dan/atau

Tentara Nasional Indonesia mengenai program dan kegiatan penyelenggaraan ketenteraman dan ketertiban umum di wilayah kecamatan;

l. mengoordinasikan dengan pemuka agama dan tokoh masyarakat yang berada di wilayah kerja kecamatan untuk mewujudkan ketenteraman dan ketertiban umum masyarakat di wilayah kecamatan;

m. mengoordinasikan satuan kerja perangkat daerah yang tugas dan fungsinya di seksi penegakan peraturan perundang-undangan dan/atau Kepolisian Negara Republik Indonesia;

n. melaporkan penerapan dan penegakan peraturan perundang-undangan di wilayah kecamatan;

o. melaksanakan pengawasan perizinan yang menjadi kewenangan Kecamatan; p. melaksanakan pengurusan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK),

Surat Jalan dan Surat Keterangan lainya yang berkaitan dengan ketentraman dan ketertiban umum;

q. melaksanakan pengamanan kantor dan barang inventaris kantor;

r. mempersiapkan dan menyusun potensi Hansip/Linmas/Satlakar dalam rangka menghadapi kemungkinan bencana;

s. melaksanakan tugas pembantuan operasional yang berkaitan dengan:

1. melaksanakan penanggulangan bencana baik yang disebabkan oleh faktor alam maupun faktor manusia;

2. melaksanakan penertiban terhadap gelandangan, pengemis dan penyandang masalah sosial lainnya;

3. melaksanakan penertiban dan pencegahan terhadap pelanggaran asusila; dan

(17)

L a p o r a n K i n e r j a K e c a m a t a n R i m b o B u j a n g T a h u n 2 0 2 0 10 4. melaksanakan pemantauan dan membina pelaksanaan Peraturan Daerah,

Peraturan Bupati dan peraturan perundang-undangan lainnya;

t. melaksanakan pengawasan dan pembinaan (non yustisia) terhadap ketaatan masyarakat untuk mematuhi Peraturan Daerah, Peraturan Bupati, Keputusan Bupati dan peraturan perundang-undangan lainnya;

u. melaksanakan pembinaan dan pengawasan keamanan swakarsa;

v. melaksanakan pengawasan dan pemantauan penyelenggaraan pertunjukan dan keramaian di wilayah kecamatan bekerjasama dengan Seksi Ketentraman dan Ketertiban Kelurahan setempat;

w. melaksanakan upaya pengamanan di wilayah kecamatan;

x. melaksanakan pendayagunaan satuan-satuan Hansip/Linmas/Satlakar di wilayah Kecamatan dalam rangka upaya perlindungan masyarakat dari berbagai bentuk ancaman dan bahaya;

y. melaksanakan koordinasi dan kerjasama dengan instansi pemerintah dan instansi lainnya yang berkaitan dengan keamanan, ketentraman dan ketertiban umum di wilayah Kecamatan;

z. mempelajari, memahami dan melaksanakan peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan lingkup tugasnya sebagai pedoman dalam pelaksanaan tugas;

aa. mengevaluasi pelaksanaan tugas dan menginventarisasi permasalahan di lingkup tugasnya serta mencari alternatif pemecahannya;

bb. memberikan saran dan pertimbangan teknis kepada atasan;

cc. membagi tugas, memberi petunjuk, menilai dan mengevaluasi hasil kerja bawahan agar pelaksanaan tugas dapat berjalan lancar sesuai dengan ketentuan yang berlaku;

dd. menyusun standar pelayanan publik dan standar operasional prosedur di Seksi; ee. melaksanakan survei kepuasan masyarakat;

ff. menyampaikan laporan hasil pelaksanaan tugas dan/atau kegiatan kepada atasan; dan

gg. melaksanakan fungsi lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan tugas dan fungsinya.

5. Seksi Ekonomi Pembangunan.

Seksi Ekonomi Pembangunan mempunyai tugas merencanakan, melaksanakan, mengevaluasi dan melaporkan pelaksanaan tugas bidang ekonomi pembangunan. sedangkan fungsinya antara lain :

a. menghimpun dan menyusun rencana kerja Seksi sesuai dengan rencana kerja Kecamatan;

b. menyusun dan menyiapkan bahan dan data dalam rangka perencanaan, pelaksanaan, pengendalian, evaluasi dan pelaporan program dan kegiatan Seksi;

(18)

11 L a p o r a n K i n e r j a K e c a m a t a n R i m b o B u j a n g T a h u n 2 0 2 0 c. menyiapkan bahan LPPD, LKPJ, LKJIP dan segala bentuk pelaporan lainnya

sesuai lingkup tugasnya;

d. menyiapkan bahan masukan dan pembinaan dalam rangka perencanaan dan pemeliharaan dan pengembangan sarana prasarana wilayah kecamatan; e. mengusulkan, menyiapkan bahan dan petunjuk teknis pembinaan dalam

rangka peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari Pajak Bumi dan Bangunan (PBB);

f. melaksanakan pengendalian, monitoring dan evaluasi pendaftaran dan penagihan pajak, penyetoran pajak, retribusi dan pendapatan daerah lainnya; g. melaksanakan pengembangan perekonomian dan pembangunan;

h. mengelola bantuan-bantuan pembangunan dari pemerintah; i. melaksanakan fasilitasi pengembangan perekonomian;

j. melaksanakan fasilitasi penyelenggaraan pelayanan perizinan, meliputi izin mendirikan bangunan dan izin usaha;

k. melaksanakan analisis dan pengembangan kinerja Seksi;

l. mengumpulkan, mengolah data dan informasi, menginventarisasi permasalahan serta melaksanakan pemecahan permasalahan yang berkaitan dengan fasilitasi perekonomian dan pembangunan;

m. melaksanakan fasilitasi pembinaan dalam rangka meningkatkan perkoperasian dan pengusaha ekonomi lemah dan kegiatan perekonomian lainnya dalam rangka meningkatkan kehidupan perekonomian masyarakat;

n. melaksanaan penyusunan surat keterangan yang berkenaan dengan status ekonomi masyarakat;

o. mempelajari, memahami dan melaksanakan peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan lingkup tugasnya sebagai pedoman dalam pelaksanaan tugas;

p. mengevaluasi pelaksanaan tugas dan menginventarisasi permasalahan di lingkup tugasnya serta mencari alternatif pemecahannya;

q. memberikan saran dan pertimbangan teknis kepada atasan;

r. membagi tugas, memberi petunjuk, menilai dan mengevaluasi hasil kerja bawahan agar pelaksanaan tugas dapat berjalan lancar sesuai dengan ketentuan yang berlaku;

s. menyusun standar pelayanan publik dan standar operasional prosedur di Seksi; t. melaksanakan survei kepuasan masyarakat;

u. menyampaikan laporan hasil pelaksanaan tugas dan/atau kegiatan kepada atasan; dan

v. melaksanakan fungsi lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan tugas dan fungsinya.

(19)

L a p o r a n K i n e r j a K e c a m a t a n R i m b o B u j a n g T a h u n 2 0 2 0 12 Seksi Pemberdayaan Masyarakat mempunyai tugas merencanakan, melaksanakan, mengevaluasi dan melaporkan pelaksanaan tugas bidang pemberdayaan masyarakat, sedangkan fungsinya antara lain :

a. menghimpun dan menyusun rencana kerja Seksi Pemberdayaan Masyarakat sesuai dengan rencana kerja Kecamatan;

b. menyusun dan menyiapkan bahan dan data dalam rangka perencanaan, pelaksanaan, pengendalian, evaluasi dan pelaporan program dan kegiatan Seksi Pemberdayaan Masyarakat;

c. menyiapkan bahan LPPD, LKPJ, LKJIP dan segala bentuk pelaporan lainnya sesuai lingkup tugasnya;

d. melaksanakan penyusunan profil kecamatan; e. melaksanakan penilaian kelurahan berprestasi;

f. mengoordinasikan kegiatan pemberdayaan masyarakat;

g. mendorong partisipasi masyarakat untuk ikut serta dalam perencanaan pembangunan lingkup kecamatan dan forum masyarakat perencanaan pembangunan di kelurahan dan kecamatan;

h. melaksanakan pembinaan dan pengawasan terhadap keseluruhan unit kerja baik pemerintah maupun swasta yang mempunyai program kerja dan kegiatan pemberdayaan masyarakat di wilayah kecamatan;

i. melaksanakan evaluasi berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat di wilayah kecamatan baik yang dilakukan pemerintah maupun swasta;

j. mengoordinasikan kegiatan bulan bakti gotong royong masyarakat;

k. memantau, mengawasi dan mengoordinasikan dana bergulir yang dialokasikan pada masyarakat di kelurahan;

l. mengoordinasikan penumbuhkembangan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM);

m. mempelajari, memahami dan melaksanakan peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan lingkup tugasnya sebagai pedoman dalam pelaksanaan tugas;

n. mengevaluasi pelaksanaan tugas dan menginventarisasi permasalahan di lingkup tugasnya serta mencari alternatif pemecahannya;

o. memberikan saran dan pertimbangan teknis kepada atasan;

p. membagi tugas, memberi petunjuk, menilai dan mengevaluasi hasil kerja bawahan agar pelaksanaan tugas dapat berjalan lancar sesuai dengan ketentuan yang berlaku;

q. menyusun standar pelayanan publik dan standar operasional prosedur di Seksi; r. melaksanakan survei kepuasan masyarakat;

s. menyampaikan laporan hasil pelaksanaan tugas dan/atau kegiatan kepada atasan; dan

(20)

13 L a p o r a n K i n e r j a K e c a m a t a n R i m b o B u j a n g T a h u n 2 0 2 0

t.

melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan tugas dan

fungsinya

.

1.5. Peran Strategis Kecamatan Rimbo Bujang

K

ecamatan Rimbo Bujang Kabupaten Tebo mempunyai peran strategis yaitu melakukan urusan pemerintahan umum sebagaimana tercermin dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah. yang antara lain :

a. pembinaan wawasan kebangsaan dan ketahanan nasional dalam rangka memantapkan pengamalan Pancasila, pelaksanaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, pelestarian Bhinneka Tunggal Ika serta pemertahanan dan pemeliharaan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia; b. pembinaan persatuan dan kesatuan bangsa;

c. pembinaan kerukunan antarsuku dan intrasuku, umat beragama, ras, dan golongan lainnya guna mewujudkan stabilitas kemanan lokal, regional, dan nasional;

d. penanganan konflik sosial sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. e. koordinasi pelaksanaan tugas antarinstansi pemerintahan yang ada di wilayah

Daerah provinsi dan Daerah kabupaten/kota untuk menyelesaikan permasalahan yang timbul dengan memperhatikan prinsip demokrasi, hak asasi manusia, pemerataan, keadilan, keistimewaan dan kekhususan, potensi serta keanekaragaman Daerah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan;

f. pengembangan kehidupan demokrasi berdasarkan Pancasila; dan

g. Pelaksanaan semua Urusan Pemerintahan yang bukan merupakan kewenangan daerah dan tidak dilaksanakan oleh Instansi Vertikal.

Untuk melaksanakan peran strategis tersebut, sampai saat ini masih ditemui beberapa permasalahan yang dihadapi oleh Kecamatan Rimbo Bujang Kabupaten Tebo antara lain :

1. Masih kurang frekuensi kegiatan bimbingan dan pembinaan.

2. Masih kurangnya personil Pegawai Kecamatan Yang memiliki Kompetensi. 3. Kurangnya koordinasi antar instansi antar instansi pemerintahan.

4. Masih tumpang tindihnya pelaksanaan kegiatan antara instansi satu dan lainnya. 5. Masih kurangnya sarana dan prasana di kecamatan.

(21)

L a p o r a n K i n e r j a K e c a m a t a n R i m b o B u j a n g T a h u n 2 0 2 0 14

85 % 15 %

Grafik 1. Komposisi SDM

Berdasarkan Jenis Kelamin

LAKI-LAKI PEREMPUAN Untuk mengatasi pemasalahan tersebut diatas, maka diperlukan beberapa solusi guna meminimalisir permasalahan yang ada, antara lain :

1. Perlunya intensitas pelaksanaan bimbingan dan pembinaan.

2. Mengusulkan penambahan PNS dan meningkatkan jadwal mengikuti pelatihan untuk peningkatan kompetensi.

3. Meningkatkan intensitas koordinasi ke Dinas-Dinas dan intansi teknis lainnya. 4. memenuhi secara bertahap sarana dan prasarana.

1.6. Keragaan SDM Kecamatan Rimbo Bujang

K

ecamatan Rimbo Bujang Kabupaten Tebo memilki kapasitas SDM dalam jumlah dan kualitas yang masih kurang memadai. Per Desember 2020, jumlah PNS di Kantor Camat Rimbo Bujang sebanyak 13 orang dengan rincian sebagai berikut :

Dengan perimbangan laki laki sebanyak 11 orang (85%) dan perempuan sebanyak 2 orang (15%), yang menunjukkan

perimbangan gender yang baik

sebagaimana nampak dalam grafik disamping ini :

Bila dirunut per jenjang pendidikan, maka persentase terbesar adalah jenjang pendidikan S1 sebanyak 8 orang (60 %),

kemudian SLTA sebanyak 5 orang (34 %). Hal ini menunjukkan bahwa dari segi jenjang pendidikan, Kantor Camat Rimbo Bujang Kabupaten Tebo memiliki keragaan sumber daya manusia yang mulai baik. Selanjutnya apabila datanya dipilah menurut tingkat pendidikan dan jenis kelamin, maka datanya menunjukkan perimbangan gender yang baik. Komposisi per jenjang pendidikan adalah sebagai berikut :

(22)

15 L a p o r a n K i n e r j a K e c a m a t a n R i m b o B u j a n g T a h u n 2 0 2 0 Laki-Laki 0 5 10 15 G o l IV/d G o l IV/c G o l IV/b G o l IV/a G o l II I/d G o l II I/c G o l II I/b G o l II I/a G ol II /d G o l II /c G o l II /b G o l II /a Ju m lah Laki-Laki Perempuan Tabel 1. Komposisi PNS Kantor Camat Rimbo Bujang Menurut Jenjang Pendidikan

Sebagian besar SDM Kantor Camat Rimbo Bujang Kabupaten Tebo berdasarkan golongan 60 % adalah golongan III. Untuk pegawai yang bergolongan IV memiliki presentase 13 %. Sedangkan pegawai dengan golongan II memiliki presentase 27 % dari keseluruhan pegawai.

Grafik 2. Persentase Pegawai Berdasarkan Jenjang Pendidikan

S2 S1 D3 SLTA SLTP 38% 62%

No. Pendidikan L P Jumlah

1. S2 0 0 0 2. S1 6 2 8 3, D3 0 0 0 4. SLTA 5 0 4 5. SLTP 0 0 1 JUMLAH 11 2 13

(23)

L a p o r a n K i n e r j a K e c a m a t a n R i m b o B u j a n g T a h u n 2 0 2 0 16 Dikarenakan institusi Kecamatan Rimbo

Bujang Kabupaten Tebo merupakan institusi penunjang yang mengharuskan latar belakang pendidikan tertentu maka pegawai laki-laki dan perempuan di Kecamatan Rimbo Bujang Kabupaten Tebo memperoleh perlakuan yang setara serta memiliki kesempatan yang sama dalam berkarir. Hal ini dibuktikan dengan adanya 2 (satu) pegawai perempuan yang menduduki jabatan eselon IV. Untuk jelasnya komposisi pegawai berdasarkan jabatan dapat dilihat pada grafik disamping :

Pegawai di lingkungan Kecamatan Rimbo Bujang Kabupaten Tebo pada umumnya didominasi di usia antara 36 - 4 tahun dan 46-50 tahun. Komposisi pegawai berdasarkan usia dapat dilihat pada bagan disamping kanan ini

Dari 13 orang SDM Kecamatan Rimbo Bujang Kabupaten Tebo yang sudah mengikuti Diklat

Struktural baru sebanyak 3 orang yaitu DIKLATPIM IV, Beberapa upaya perlu

didorong untuk membuat pengembangan karir perempuan semakin terbuka termasuk dalam posisi-posisi strategis dalam pengambilan keputusan. Eselon II Eselon III Eselon IV Laki-laki 0 1 4 Perempuan 0 0 2 0 0,5 1 1,5 2 2,53 3,5 4 4,5

Grafik 4 . Perimbangan SDM Bedasarkan Jabatan dan Terpilah Jenis Kelamin

0 1 2 PIM II PIM III PIM IV PIM II PIM III PIM IV

Laki-laki 0 0 2

Perempuan 0 0 1

Grafik 6 . Perimbangan SDM Bedasarkan Tingkat Diklat Struktural dan Terpilah Jenis

Kelamin 0 2 4 0 0 2 3 2 4 2

(24)

17 L a p o r a n K i n e r j a K e c a m a t a n R i m b o B u j a n g T a h u n 2 0 2 0

1.7.

Sistematika Pelaporan

L

aporan Kinerja ini, meyajikan pencapaian kinerja Kecamatan Rimbo Bujang Kabupaten Tebo selama Tahun 2019. Pencapaian kinerja diukur dari pencapaian sasaran yang telah ditetapkan dalam dokumen Perjanjian Kinerja Tahun 2019. Sistematika penulisan Laporan Kinerja Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jambi adalah sebagai berikut :

Eksecutive summary (Ikhtisar Eksekutif)

Bab I Pendahuluan,

Pada Bab ini disajikan penjelasan umum organisasi dengan menekankan kepada aspek strategis organisasi serta permasalahan utama (strategic issued) yang sedang dihadapi organisasi.

Bab II Perencanaan Kinerja

Pada Bab ini diuraikan ringkasan / ikhtisar perjanjian kinerja tahun yang bersangkutan.

Bab III Akuntabilitas Kinerja

A. Capaian Kinerja Organisasi

Pada sub bab ini disajikan capaian kinerja organisasi untuk setiap pernyataan kinerja sasaran strategis organisasi sesuai dengan hasil pengukuran kinerja organisasi. Untuk setiap pernyataan kinerja sasaran strategis dilakukan analisis capaian kinerja sebagai berikut :

1. Membandingkan antara target dengan realisasi inerja tahun ini.

2. Membandingkan antara realisasi kinerja serta capaian kinerja tahun ini dengan tahun lalu dan beberapa tahun terakhir.

3. Membandingkan realisasi kinerja sampai dengan tahun ini dengan target jangka menengah yang terdapat dalam dokumen perencanaan strategis organisasi.

4. Membandingkan realisasi kinerja tahun ini dengan standar nasional (jika ada).

5. Analisis penyebab keberhasilan/kegagalan atau peningkatan/penurunan kinerja serta alternative solusi yang telah dilakukan,

6. Analisis program/kegiatan yang menunjang keberhasilan ataupun kegagalan-kegagalan pernyataan kinerja.

(25)

L a p o r a n K i n e r j a K e c a m a t a n R i m b o B u j a n g T a h u n 2 0 2 0 18 B. Realisasi Anggaran

Pada sub bab ini diuraikan realisasi Anggaran yang digunakan dan yang telah digunakan untuk mewujudkan kinerja organisasi sesuai dengan dokumen penetapan/perjanjian kinerja.

Bab IV Penutup

Pada Bab ini diuraikan simpulan umum atas capaian kinerja organisasi serta langkah di masa mendatang yang akan dilakukan organisasi untuk meningkatkan kinerjanya.

(26)

L a p o r a n K i n e r j a K e c . R i m b o B u j a n g T a h u n 2 0 2 0 19

BAB

2

PERENCANAAN DAN

PERJANJIAN KINERJA

2.1. RPJMD Perubahan Kabupaten Tebo 2017-2022

R

encana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) merupakan kerangka pembangunan strategis Kabupaten Tebo untuk periode 5 tahun. Sebagai dokumen perencanaan yang memuat penjabaran visi, misi dan program Bupati, RPJMD berpedoman kepada Rencana Pembangunan Jangka PanjangDaerah (RPJPD) serta Memperhatikan baik RPJP maupun RPJM Nasional dan RPJMD Provinsi Jambi.

Sebagai penerjemahan kebijakan politik Bupati sebagai Kepala Daerah, RPJMD menjadi pijakan bagi perencanaan strategis baik OPD Kabupaten, termasuk hingga ke level perencanaan tahunan. Bagian berikut akan menguraikan visi dan misi Bupati yang tertuang dalam RPJMD tersebut. adapun Visi Pembangunan yang ditetapkan untuk tahun 2017 – 2022 tersebut, yaitu :

“TEBO TUNTAS 2022

(TEBO TERTIB, UNGGUL, TENTRAM, ADIL DAN SEJAHTERA TAHUN

2022)”

Dalam rangka mewujudkan visi tersebut, ditetapkan 5 (lima) Misi Pembangunan Kabupaten Tebo Tahun 2017 – 2022, sebagai berikut:

1. Meningkatkan kuantitas dan kualitas infrastruktur layanan umum;

2. Meningkatkan kualitas pendidikan, kesehatan serta tatanan kehidupan beragama dan berbudaya;

3. Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance); Bab 2 Berisi : 2.1. RPJMD Perubahan Kabupaten Tebo 2017-2022 2.2. Renstra Perubahan Kecamatan Rimbo Bujang 2017-2022 2.3 . Perjanjian Kinerja 2020

(27)

20 L a p o r a n K i n e r j a K e c . R i m b o B u j a n g T a h u n 2 0 2 0

4. Mendorong tumbuhnya perekonomian daerah dan pendapatan masyarakat berbasis agribisnis dan agroindustri dengan memperhatikan kelestarian lingkungan hidup;

5. Mendorong terciptanya ketentraman dan ketertiban dalam kehidupan bermasyarakat.

Berdasarkan rumusan Visi dan Misi dan mengacu serta selaras dengan arahan tehnis operasional dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Nasional Tahun 2015 – 2019 dan Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) Provinsi Jambi Tahun 2005 – 2025 serta Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) Kabupaten Tebo Tahun 2005 – 2025, maka dalam rangka mewujudkan capaian keberhasilan pembangunan Kabupaten Tebo mendefinisikan fokus utama pembangunan pada program prioritas Kabupaten Tebo 2017-2022 sebagai berikut :

1. Meningkatkan kuantitas dan kualitas infrastruktur layanan umum, dengan fokus :

a. peningkatan kuantitas dan kualitas infrastruktur jalan dan jembatan b. peningkatan kuantitas dan kualitas infrastruktur pendukung

2. Meningkatkan kualitas pendidikan, kesehatan serta tatanan kehidupan beragama dan berbudaya, dengan fokus :

a. Mewujudkan kualitas pendidikan yang merata dan terjangkau bagi seluruh mayarakat b. Mewujudkan kualitas kesehatan yang merata dan terjangkau bagi seluruh mayarakat

serta mengendalikan jumlah pertumbuhan penduduk

c. Mewujudkan tatanan kehidupan beragama dan berbudaya di tengah masyarakat

3. Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance), dengan fokus :

a. Meningkatkan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih serta layanan publik yang berkualitas berbasis teknologi informasi

4. Mendorong tumbuhnya perekonomian daerah dan pendapatan masyarakat berbasis agribisnis dan agroindustri dengan memperhatikan kelestarian lingkungan hidup, dengan fokus :

a. Meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang berkualitas dan inklusif b. Meningkatkan ekonomi kerakyatan berbasis pertanian.

c. Meningkatkan kualitas lingkungan hidup dalam menjamin pembangunan berkelanjutan d. Meningkatkan sumber daya daerah berbasis pemberdayaan masyarakat

(28)

L a p o r a n K i n e r j a K e c . R i m b o B u j a n g T a h u n 2 0 2 0 21

5. Mendorong terciptanya ketentraman dan ketertiban dalam kehidupan bermasyarakat,dengan fokus :

a. Mewujudkan keamanan dan ketertiban daerah

b. Meningkatkan pembangunan sumber daya manusia di bidang olahraga

Berbagai program prioritas tersebut akan didukung oleh rangkaian program sesuai dengan Urusan Wajib dan Urusan Pilihan yang dilaksanakan oleh OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tebo.

2.2. Renstra Perubahan Kecamatan Rimbo Bujang 2017-2022

R

enstra Perubahan Kecamatan Rimbo Bujang Kabupaten Tebo Tahun 2017-2022 merupakan perencanaan jangka menengah yang berisikan tentang gambaran sasaran atau kondisi hasil yang akan dicapai dalam kurun waktu lima tahun oleh Kecamatan Rimbo Bujang Kabupaten Tebo beserta strategi yang akan dilakukan untuk mencapai sasaran sesuai dengan tugas, fungsi dan peran yang diamanahkan.

a. Visi

Besarnya tantangan sebagai konsekuensi dari adanya era reformasi dan peningkatan persaingan di era globalisasi serta tuntutan masyarakat akan pelayanan prima, ditambah kurangnya sumberdaya manusia yang memenuhi persyaratan kualitas, mendorong Kecamatan Rimbo Bujang Kabupaten Tebo mempersiapkan diri dan berupaya menangkap peluang-peluang baru.

Untuk tetap eksis dan unggul dalam suatu tahapan yang konsisten, konsekuen dan berkelanjutan, maka Kecamatan Rimbo Bujang harus meningkatkan akuntabilitas kinerja yang berorientasi pada pencapaian hasil dan manfaat yang dituangkan dalam “Visi”. Dimana Visi adalah suatu gambaran dan harapan yang menantang tentang keadaan masa depan yang berisikan cita dan citra yang ingin diwujudkan oleh suatu organisasi, atau pandangan jauh ke depan, ke mana dan bagaimana suatu organisasi akan di bawa dan berkarya agar tetap eksis, antisipatif, inovatif serta produktif.

Dengan pengertian tersebut, maka visi Kecamatan Rimbo Bujang Kabupaten Tebo yang ingin dicapai yakni :

“MEWUJUDKAN PELAYANAN PRIMA MENUJU MASYARAKAT SEJAHTERA,

YANG BERDAYA DAN BERBUDAYA“

(29)

22 L a p o r a n K i n e r j a K e c . R i m b o B u j a n g T a h u n 2 0 2 0

b. Misi

Misi adalah sesuatu yang harus diemban dan dilaksanakan oleh organisasi agar tujuannya dapat terlaksana dan berhasil dengan optimal serta sesuai dengan visi yang diinginkan. Dengan pernyataan Misi diharapkan seluruh aparatur Kecamatan Rimbo Bujang Kabupaten Tebo dan pihak-pihak yang berkepentingan (costumer dan stakeholders) dapat mengenali tugas pokok dan fungsi organisasi serta dapat mengetahui peran dan program-programnya serta hasil dan manfaat yang akan diperoleh di waktu-waktu mendatang.

Guna mewujudkan Visi tersebut diatas Kecamatan Rimbo Bujang Kabupaten Tebo telah menetapkan 5 Misi yang diemban sebagai berikut :

1. Meningkatkan kapasitas Sumber Daya Aparatur Kecamatan dan Desa yang profesional. 2. Menyelenggarakan koordinasi pengembangan pelayanan dasar bidang pendidikan,

ekonomi, kesehatan masyarakat, kamtibmas dan kemasyarakatan menuju terciptanya kehidupan yang dinamis dan sejahtera

3. Mendayagunakan peran serta masyarakat dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan guna terwujud hasil yang optimal

4. Menciptakan iklim yang kondusif bagi tumbuh dan berkembangnya inisiatif dan inovatif

5. Menjadikan nilai-nilai agama dan budaya sebagai spirit dalam mengelola kegiatan pembangunan

c. Tujuan

Kecamatan Rimbo Bujang telah menetapkan Prioritas Pembangunan Daerah, yang mengarah pada pencapaian sasaran-sasaran pembangunan yang dalam penyusunannya juga memperhatikan program dan kebijakan dari Pemerintah Pusat yang dilaksanakan di daerah. Tujuan tersebut merupakan penjabaran atau implementasi dari pernyataan misi dan tujuan sebagai hasil akhir yang akan dicapai atau dihasilkan dalam jangka waktu 5 (lima) tahun. Tujuan ditetapkan dengan mengacu kepada pernyataan visi dan misi sehingga rumusannya harus dapat menunjukkan suatu kondisi yang ingin dicapai di masa mendatang. Untuk itu tujuan disusun guna memperjelas pencapaian sasaran yang ingin diraih dari masing-masing misi Dengan memperhatikan Visi dan Misi Kecamatan Rimbo Bujang Kabupaten Tebo sebagaimana yang telah ditetapkan diatas, maka Visi dan Misi tersebut perlu dirumuskan kedalam bentuk yang lebih terarah dan operasional berupa tujuan yang hendak dicapai dalam perencanaan strategis Kecamatan Rimbo Bujang Kabupaten Tebo periode 2017-2022 yaitu :

(30)

L a p o r a n K i n e r j a K e c . R i m b o B u j a n g T a h u n 2 0 2 0 23 1. Meningkatkan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih serta layanan publik yang

berkualitas berbasis teknologi informasi.

2. Meningkatkan ekonomi kerakyatan berbasis pertanian.

3. Meningkatkan kualitas lingkungan hidup dalam menjamin pembangunan berkelanjutan 4. Meningkatkan sumberdaya daerah berbasis pemberdayaan masyarakat

5. Mewujudkan keamanan dan ketertiban daerah

6. Meningkatkan pembangunan sumberdaya manusia di bidang olah raga

d. Sasaran

Kondisi Pemerintahan pada lima tahun yang akan datang tidak bisa dilepaskan dari keadaan perekonomian dalam negeri saat ini dan proyeksinya untuk lima tahun mendatang. Seperti telah dijelaskan sebelumnya, ada keinginan kuat untuk lebih meningkat peran Kecamatan. Untuk itu diharapkan terjadinya peningkatan peran Kecamatan pada Tahun 2017 sampai tahun 2022.

Tujuan 1 yaitu MENINGKATKAN TATA KELOLA PEMERINTAHAN YANG BAIK DAN BERSIH SERTA LAYANAN PUBLIK YANG BERKUALITAS BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI

Sasaran yang ingin dicapai antara lain :

1. Meningkatnya akuntabilitas kinerja dan pengelolaan keuangan daerah yang berbasis teknologi informasi;

2. Meningkatnya aspek perencanaan dan pengendalian urusan pemerintahan;

Tujuan 2 yaitu MENINGKATKAN EKONOMI KERAKTYATAN BERBASIS PERTANIAN

Sasaran yang ingin dicapai antara lain:

1. Meningkatnya kemandirian pangan berbasis sumber pangan lokal berbasis IPTEK;

Tujuan 3 yaitu MENINGKATKAN KUALITAS LINGKUNGAN HIDUP DALAM MENJAMIN PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN.

Sasaran yang ingin dicapai antara lain:

1. Meningkatnya kualitas lingkungan

Tujuan 4 yaitu MENINGKATKAN SUMBERDAYA DAERAH BERBASIS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT

Sasaran yang ingin dicapai antara lain:

(31)

24 L a p o r a n K i n e r j a K e c . R i m b o B u j a n g T a h u n 2 0 2 0

Tujuan 5 yaitu MEWUJUDKAN KEAMANAN DAN KETERTIBAN DAERAH

Sasaran yang ingin dicapai antara lain:

1. Meningkatnya stabilitas tibumtranmas, kesadaran politik dan hukum 2. Meningkatnya perlindungan sosial dan masyarakat

Tujuan 6 yaitu MENINGKATKAN PEMBANGUNAN SUMBERDAYA MANUSIA DI BIDANG OLAH RAGA

Sasaran yang ingin dicapai antara lain:

1. Meningkatnya kualitas sumber daya manusia dibidang olahraga

e. Strategi

Strategi adalah langkah-langkah berisikan program indikatif untuk mewujudkan visi dan misi. Untuk mencapai Visi dan Misi Kecamatan Rimbo Bujang Kabupaten Tebo tersebut, maka kiranya perlu disusun strategi yang didalamnya memuat upaya untuk mencapai tujuan dan sasaran yang akan dijabarkan kedalam kebijakan-kebijakan dan program-program serta merupakan faktor penting dalam proses perencanaan.

Strategi sebagai rencana menyeluruh dan terpadu dari kinerja Kecamatan Rimbo Bujang Kabupaten Tebo dalam mencapai tujuannya, yaitu:

1. Peningkatan Kesadaran Masyarakat Akan Pentingnya Hidup Bertoleransi Antar Umat Agama.

2. Peningkatan Kualitas Pelayanan di bidang pemerintahan

3. Peningkatan kemampuan Aparatur Pemerintahan Kecamatan dan Desa/Kelurahan 4. Peningkatan Kapasitas Intern Pemerintah.

5. Pemantapan Ketersediaan Pangan Berbasis kemandirian lokal 6. Peningkatan pengendalian kualitas lingkungan hidup

7. Peningkatan pastisipasi perempuan dalam pembangunan.

8. Peningkatan Partisipasi Masyarakat dalam Menjaga Keamanan dan Ketertiban 9. Peningkatan akses masyarakat terhadap pelayanan sosial dasar melalui institusi dan

lembaga sosial secara transparan

10. Peningkatan dukungan pemerintah daerah terhadap aktivitas kepemudaan dan olahraga.

f. Program Prioritas Untuk Pencapaian sasaran

Berdasarkan visi, misi tujuan, sasaran dan strategi yang telah di tetapakan dalam Renstra, maka upaya pencapainya kemudian di jabarkan secara lebih sistematis melalui perumusan

(32)

L a p o r a n K i n e r j a K e c . R i m b o B u j a n g T a h u n 2 0 2 0 25 program prioritas. Pada tahun 2020 ini program Prioritas yang dilaksanakan oleh

Kecamatan Rimbo Bujang Kabupaten Tebo terdiri dari 7 (tujuh) program dengan rincian sebagai berikut :

a. Program Pembinaan dan Pemasyarakatan Olah Raga

Adapun kegiatan yang akan dilaksanakan antara lain :

1. Penyelenggaraan Kompetensi Olahraga

b. Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur

Adapun kegiatan yang akan dilaksanakan antara lain :

1. Pendidikan dan Pelatihan Formal

c. Program Peran Serta dan Kesetaraan Gender dalam Pembangunan

Adapun kegiatan yang akan dilaksanakan antara lain :

1. Kegiatan Pembinaan Organisasi Wanita

d. Program Peningkatan Promosi dan Kerjasama Investasi

Adapun kegiatan yang akan dilaksanakan antara lain :

1. Penyelenggaraan pameran Investasi

e. Program Pengembangan Keserasian Kebijakan Pemuda

Adapun kegiatan yang akan dilaksanakan antara lain :

1. Peningkatan Keimanan dan Ketaqwaan Pemuda

f. Program Peningkatan Peran serta Kepemudaan

Adapun kegiatan yang akan dilaksanakan antara lain :

1. Pembinaan Organisasi Kepemudaan 2. Pembinaan Anggota Paskibra Daerah

g. Program Pembinaan dan Pemasyarakatan Olah Raga

Adapun kegiatan yang akan dilaksanakan antara lain :

(33)

26 L a p o r a n K i n e r j a K e c . R i m b o B u j a n g T a h u n 2 0 2 0

g. Indikator Kinerja Utama (IKU)

Sebagaimana telah diatur dalam Pasal 3 dan Pasal 4 Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor PER/9/M.PAN/5/2007 tentang Pedoman Penetapan Indikator Kinerja Utama di Lingkungan Instansi Pemerintah, maka Kecamatan Rimbo Bujang Kabupaten Tebo selaku Instansi Pemerintah Daerah perlu menetapkan Keputusan Menteri dimaksud.Hal ini sejalan dengan penyempurnaan Sistem Akuntabilitas Instansi Pemerintah (SAKIP) sebagaimana yang telah di selenggarakan oleh Kecamatan Rimbo Bujang Kabupaten Tebo sesuai amanat Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Akuntabilitas Instansi Pemerintah.

IKU (Key Performance Indikator) adalah ukuran keberhasilan dari suatu tujuan dan sasaran strategis organisasi.Indikator kinerja Utama Kecamatan Rimbo Bujang Kabupaten Tebo

untuk periode waktu tahun 2017-2022 sesuai periode Renstra adalah sebagaimana Tabel 1 dibawah ini :

(34)

L a p o r a n K i n e r j a K e c . R i m b o B u j a n g T a h u n 2 0 2 0 27

2.3. Perjanjian Kinerja Kecamatan Rimbo Bujang Tahun 2020

P

erjanjian kinerja adalah lembar / dokumen yang berisikan penugasan dari pimpinan instansi yang lebih tinggi kepada pimpinan instansi yang lebih rendah untuk melaksanakan program/kegiatan yang disertai dengan indiator kinerja. Melalui perjanjian kinerja terwujudlah komitmen penerima amanah dan kesepakatan antara penerima dan pemberi amanah atas kinerja terukur tertentu berdasarkan tugas, fungsi dan wewenang serta sumber daya yang tersedia. Kinerja yang disepakati tidak dibatasi pada kinerja yang dihasilkan atas kegiatan tahun yang bersangkutan, tetapi termasuk kinerja (outcome) yang seharusnya terwujud akibat kegiatan tahun-tahun sebelumnya. sehingga terwujud kesinambungan kinerja setiap tahunnya.

Tujuan Penyusunan Perjanjian Kinerja antara lain :

1. Sebagai wujud nyata komitmen antara penerima dan pemberi amanah untuk meningkatkan integritas, akuntabilitas, transparansi dan kinerja aparatur.

2. Menciptakan tolak ukur kinerja sebagai dasar evaluasi kinerja aparatur.

3. Sebagai dasar penilaian keberhasilan/kegagalan pencapaian tujuan sasasan organisasi dan sebagai dasar pemberian penghargaan dan sanksi.

4. Sebagaidasar bagi pemberi amanah untuk melakukan Monitoring, evaluasi dan supervisi atas perkembangan/ kemajuan kinerja penerima amanah.

5. Sebagai dasar dalam penetapan sasaran kinerja pegawai.

Agar kinerja dapat tercapai secara maksimal maka untuk mencapai tujuan strategis, Kecamatan Rimbo Bujang Kabupaten Tebo telah menyusun Penetapan/Perjanjian Kinerja sebagai acuan dalam mengimplementasikan kegiatan pada tahun 2020. Sepanjang tahun tersebut Perjanjian Kinerja Kecamatan Rimbo Bujang Kabupaten Tebo telah dibuat sebanyak 1 (satu) kali yaitu pada Penetapan Program/Kegiatan yang didukung melalui Anggaran APBD Tahun 2020.

Rincian Perjanjian Kinerja Tahun 2020 yang meliputi program, sasaran, indikator kinerja, kegiatan serta anggaran selengkapnya dapat dilihat pada Tabel 3 Perjanjian Kinerja dapat diuraikan sebagai berikut :

(35)

28 L a p o r a n K i n e r j a K e c . R i m b o B u j a n g T a h u n 2 0 2 0 Tabel 3.

Perjanjian Kinerja Kecamatan Rimbo Bujang Kabupaten Tebo Tahun 2020 N

O

SASARAN STRATEGIS INDIKATOR KINERJA TARGET PROGRAM/KEGIATAN ANGGARAN

1 2 3 4 5 6

1

Meningkatnya akuntabilitas kinerja dan pengelolaan keuangan daerah yang berbasis teknologi informasi

Persentase Penyelesaian Administrasi Perkantoran 100% PROGRAM PELAYANAN ADMINISTRASI PERKANTORAN

695.190.880 Periode Pembayaran Rekening Listrik, Telpon, PAM, Internet 12 Bulan - Penyedia Jasa Komudikasi, Sumber Daya Air dan Listrik

45.108.800 Jumlah Tenaga SDM Pengelola Keuangan 12 Ob - Penyedia Jasa Administrasi Keuangan

114.120.000 Periode pemakaian jasa kebersihan kantor 12 Bulan - Penyedia Jasa Kebersihan Kantor

34.000.000 Jumlah Alat Tulis Kantor 40 Item - Penyedia Alat Tulis Kantor

17.000.000 Jumlah barang cetakan dan penggandaan 6 Item - Penyedia Barang Cetakan dan Penggandaan

13.500.000 Jumlah komponen instalasi listrik/ penerangan bangunan

kantor 10 Item

- Penyedia Komponen Instalasi Listrik/Penerangan Bangunan

Kantor 5.000.000

Jumlah jenis peralatan dan perlengkapan kantor 7 Item - Penyedia Peralatan dan Perlengkapan Kantor

8.750.000 Jumlah bahan bacaan dan perundang-undangan guna

peningkatan pengetahuan dan wawasan aparatur 48 Eksemplar - Penyedia Bahan Bacaan dan Peraturan Perundang-undangan 10.000.000 Periode rapat/pertemuan yang diberikan snack dan makan

siang 12 Bulan - Penyedia Makanan dan Minuman 30.000.000

Periode aparatur yang mengikuti rapat koordinasi dan

konsultasi yang dilaksanakan 12 Bulan - Rapat Koordinasi dan Konsultasi Keluar Daerah 25.000.000 Periode aparatur yang mengikuti rapat koordinasi dan

konsultasi yang dilaksanakan 12 Bulan - Monitoring dan Evaluasi 45.000.000

Jumlah Tenaga Honorer 12 orang - Penyedia Jasa Tenaga Pendukung Administrasi/Teknis

Perkantoran 136.000.000

Persentase Pemenuhan sarana dan prasarana yang

memadai bagi aparatur 100%

PROGRAM PENINGKATAN SARANA DAN PRASARANA

APARATUR 156.150.000

Jumlah pengadaan Kendaraan Dinas/Operasional 3 Paket - Pengadaan Kendaraan Dinas/Operasional

60.000.000 Jumlah Pemeliharaan Rutin/Berkala Rumah Dinas 1 paket - Pemeliharaan Rutin/Berkala Rumah Dinas

15.000.000 Jumlah pemeliharaan gedung kantor 1 paket - Pemeliharaan Rutin/Berkala Gedung Kantor

42.000.000 Jumlah kendaraan dinas 7 Unit -Pemeliharaan Rutin/Berkala Kendaraan Dinas/Operasional

39.150.000

2

Meningkatkan Profesionalisme sumber daya aparatur bidang pelayanan dan

pemerintahan

Persentase disiplin aparatur 100% PROGRAM PENINGKATAN DISIPLIN APARTUR

9.250.000 Jumlah pengadaan pakaian 1 Paket - Pengadaan Pakaian Khusus hari-hari Tertentu

9.250.000

Nilai SAKIP B PROGRAM PENINGKATAN KAPASITAS SUMBER DAYA APARATUR 0

Jumlah Kursus, Pelatihan, Sosialisasi dan Bimbingan Teknis

yang diikuti - - Pendidikan dan Pelatihan Formal

0 Persentase terlaksananya penataan administrasi

kependudukan 100 % Program Penatan Adminitrasi Kependudukan dan Dana

Kelurahan bantuan Provinsi dan Pusat 1.618.906.000

Jumlah Kegiatan Pembangunan dan Pengoperasian Siak Secara Terpadu

1 Kegiatan - Program Siak Terpadu 1.500.000

Jumlah Kegiatan Pelayananan Administrasi Terpadu Kecamatan

1 Kegiatan - Gaji RT dan RW Kelurahan 383.700.000

Jumlah Kegaiatan Bantuan Keuangan Provinsi 1 Kegiatan - Program Pemberdayaan Masyakat Kelurahan 90.000.000

Jumlah Kegaiatan Dana Kelurahan 2 Kegiatan Pembanguanan Sarana dan Prasarana dan Pemberdayaan

1.160.920.000

3

Terwujudnya Pemberdayaan dan Kesejahteraan Gender

Persentase Pemuda yang terbina 100% PROGRAM PENINGKATAN PERAN SERTA KEPEMUDAAN

20.000.000

Jumlah kegiatan pembinaan 1 Kegiatan - Pembinaan Organisasi Kepemudaan

20.000.000

Jumlah organisasi yang dibina 10 Organisasi

PROGRAM PENINGKATAN PERAN SERTA DAN KESETARAAN GENDER

DALAM PEMBANGUNAN 85.000.000

Jumlah kegiatan pembinaan 12 kegiatan - Kegiatan Pembinaan Organisasi Perempuan

(36)

L a p o r a n K i n e r j a K e c . R i m b o B u j a n g T a h u n 2 0 2 0 29

BAB

3

AKUNTABILITAS

KINERJA

P

endekatan manajemen pembangunan berbasis Kinerja, yang utama adalah bahwa pembangunan diorientasikan pada pencapaian menuju perubahan yang lebih baik. Hal ini menandaikan bahwa fokus dari pembangunan bukan hanya sekedar melaksanakan program/kegiatan yang sudah direncanakan.

Esensi dari manajemen pembangunan berbasis kinerja adalah orientasi untuk mendorong perbaikan, di mana program/kegiatan dan sumber daya anggaran adalah alat yang dipakai untuk mencapai rumusan perubahan, baik pada level keluaran, hasil maupun dampak.

Pendekatan ini juga sejalan dengan prinsip good governance di mana salah satu pilarnya, yaitu akuntabilitas, akan menunjukkan sejauh mana sebuah instansi pemerintahan telah memenuhi tugas dan mandatnya dalam penyediaan layanan publik yang langsung bisa dirasakan hasilnya oleh masyarakat. Sehingga, pengendalian dan pertanggungjawaban program/kegiatan menjadi bagian penting dalam memastikan akuntabilitas kinerja pemerintah daerah kepada publik telah dicapai. Sebagai bagian dari komitmen Kecamatan Rimbo Bujang Kabupaten Tebo untuk membangun akuntabilitas kinerja ini, pengembangan web-monev nantinya menjadi mendorong pengendalian, evaluasi yang transparan dan berorientasi pada perbaikan pelayanan publik.

Laporan akuntabilitas kinerja pemerintah merupakan bentuk akuntabilitas dari pelaksanaan tugas dan fungsi yang dipercayakan kepada setiap instansi pemerintah atas penggunaan anggaran. Hal terpenting yang diperlukan dalam penyusunan laporan kinerja adalah pengukuran kinerja dan evaluasi serta pengungkapan (disclosure) secara memadai hasil analisis terhadap pengukuran kinerja (Permenpan No. 53 tahun 2014 tentang Petunjuk

Bab 3 Berisi : 3.1. Capaian Kinerja Organisasi 3.2. Realisasi Anggaran

Gambar

Gambar 1.  Struktur Organisasi Kecamatan Rimbo Bujang Kabupaten Tebo
Grafik 1. Komposisi SDM  Berdasarkan Jenis Kelamin
Grafik 3.  Komposisi SDM Berdasarkan Golongan Ruang dan Terpilah Jenis Kelamin
Grafik 4 . Perimbangan SDM Bedasarkan  Jabatan dan Terpilah Jenis Kelamin
+7

Referensi

Garis besar

Dokumen terkait

Baharloo dkk (1999) melaporkan distribusi benda asing pada traktus trakheobronkial saat dilakukan bronkoskopi pada dua kelompok yaitu kelompok anak-anak 52,5% benda asing berada

Dari hasil analisis sidik ragam dapat dilihat bahwa interaksi perlakuan kehalusan bahan dan konsentrasi perekat memberi pengaruh beda tidak nyata (P>0,05) terhadap

Media pembelajaran hasil penelitian dan pengembangan ini dapat digunakan Sebagai media pembelajaran yang dapat digunakan siswa pada proses persiapan

Berdasarkan pembahasan teori, hasil penelitian, dan pengujian analisis regresi linear berganda yang dilakukan mengenai pengaruh kecerdasan emosional dan kepuasan

Menimbang : bahwa untuk melaksanakan ketentuan Pasal 4 ayat (3) Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor PER/09/M.PAN/5/2007 tentang Pedoman Umum

Untuk membandingkan variabel mana diantara kompetensi dan independensi yang memberikan kontribusi lebih besar dalam mempengaruhi tingginya kualitas audit yang

yang ketika saya menyelesaikan studi S3 beliau menjabat sebagai Ketua Program Doktoral Pendidikan IPS Sekolah Pascasarjana UPI hingga kemudian menjadi Dirjend Sumber Daya Ilmu

PADA PABRIK DIRECT REDUCTION (Studi Kasus Di PT KRAKATAU STEEL) telah diuji dan dipertahankan dihadapan Dewan Penguji Tugas Akhir sebagai salah satu syarat untuk