PENGANTAR AKUNTANSI
2013
TUGAS MANDIRI Page 1
TUGAS MANDIRI
PENGANTAR AKUNTANSI
NAMA : OPIK HIDAYAT
NPM : 130810173
KODE KELAS : 131-AC001-M4
NAMA DOSEN : KRISTINA GULTOM, SE
FAKULTAS EKONOMI
UNIVERSITAS PUTERA BATAM
PENGANTAR AKUNTANSI
2013
TUGAS MANDIRI Page 2
KATA PENGANTAR
Bismillahirrahmanirrahim. Assalamu Alaikum Wr.Wb.
Puji syukur hanyalah untuk Allah SWT, Tuhan semesta alam, atas karunia-Nya selalu dicurahkan kepada kita semua. Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurahkan pada Nabi besar junjungan kita, Muhammad SAW yang telah menyampaikan risalah dan syari’at Islam kepada umat manusia.
Atas rahmat dan petunjuk Allah SWT. Akhirnya bisa menyelesaikan Tugas Mandiri Pengantar Akuntansi. Pada kesempatan ini pula, penulis ingin menyampaikan terima kasih kepada.
1. Dosen Pengantar Akuntansi yang telah membimbing tentang mata kuliah pengantar akuntansi
2. Teman teman Jurusan Akuntansi
Penulis menyadari banyak kekurangan dalam penulisan makalah ini maka dari itu mohon saran dan koreksi untuk perbaikan, Terakhir berharap semoga makalah ini bermanfaat khususnya untuk penulis umumnya kepada semua pihak yang membaca makalah ini
PENGANTAR AKUNTANSI
2013
TUGAS MANDIRI Page 3
DAFTAR ISI Halaman Halaman judul………..i Kata Pengantar………ii Daftar Isi……….iii 1 PENDAHULUAN ... 5 1.1 Latar Belakang ... 5 2 PEMBAHASAN ... 6 2.1 Pengertian Akuntansi ... 6
2.2 Sejarah Perkembangan Ilmu Akuntansi ... 9
2.3 Bidang-bidang Akuntansi ... 14
2.4 Hubungan Akuntansi dengan Bidang Lain ... 15
2.5 Guna dan Pengguna Akuntansi ... 15
2.6 SIKLUS AKUNTANSI ... 17
3 SOAL - SOAL ... 19
3.1 SOAL-SOAL: I ... 19
PENGANTAR AKUNTANSI
2013
PENGANTAR AKUNTANSI
2013
TUGAS MANDIRI Page 5
BAB I
1 PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Akuntansi merupakan suatu ilmu yang di dalamnya berisi bagaimana manusia berfikir sehingga menghasilkan suatu kerangka pemikiran konseptual tentang prinsip, standar, asumsi, teknik, serta prosedur yang ada dijadikan landasan dalam pelaporan keuangan. Pelaporan keuangan tersebut harus berisi informasi-informasi yang berguna dalam memantu pengambilan keputusan bagi para pemakainya.
Dalam kehidupan sehari-hari tanpa kita sadari, sesungguhnya kita telah
menggunakan jasa akuntansi. Ketika seorang pemilik warung mencatat pembelian barag dagangannya, mencatat siapa saja yang berhutang da warungnya,
memisahkan kotak antara uang yang masuk dari hasil penjualan dengan kotak uang yang dialokasikan untuk belanja kebutuhan barang dagangan dan kebutuhan operasional di warungnya. Maka, pada dasarnya pemilik warung tadi telah
menerpkan teknik akuntansi. Penerapan pengetahuan di bidang akuntansi tentu semakin luas dan kompleks jika dihadapkan pada bisnis dengan skala yang lebih besar.
Seperti ilmu-ilmu lainya, ilmu akuntansi juga berkembang sesuai perkembangan teknologi dan peradaban manusia. Selain itu, faktor kebutuhan juga ikut serta dalam perkembangan akuntansi itu sendiri. Akan tetapi, baik akuntansi maupun ilmu-ilmu lain tidak berkembang dengan sendirinya tanpa adanya hal yang cukup berarti yang dapat mendorong akuntansi tersebut berkembang dan bertahan hingga sekarang.
PENGANTAR AKUNTANSI
2013
TUGAS MANDIRI Page 6
BAB II
2 PEMBAHASAN
2.1 Pengertian Akuntansi
Menurut Beberapa ahli Akuntansi Adalah :
1. BP Statement No. 4 dalam Smith Skousen (1995 : 3), akuntansi adalah suatu
aktivitas jasa. Fungsinya adalah menyediakan informasi kuantitatif, terutama yang bersifat dalam pengambilan keputusan ekonomis dalam menetapkan pilihan-pilihan yang logis diantara berbagai tindakan alternatif.
Kesimpulan :
Pengertian akuntansi berarti memerlukan analisis dari transaksi dan dalam pengumpulan dan pengolahan data untuk memberi penjelasan dan argumentasi.
2. American Insitute of Certified Public Accounting (AICPA) dalam Harahap
(2003) mendefinisikan akuntansi sebagai seni pencatatan, penggolongan, dan pengikhtisaran dengan cara tertentu dalam ukuran moneter, transaksi, dan kejadian-kejadian yang umumnya bersifat keuangan termasuk menafsirkan hasil-hasilnya.
Kesimpulan :
Pengertian akuntansi berarti seni pencatatan ( yang harus dicatat dalam buku jurnal maupun laporan ), penggolongan ( yang harus dibedakan menurut golongan apa saja transaksi tersebut ), harus mengikhtisarkan setiap kejadian transaksi agar bias masuk ke dalam laporan keuangan.
3. American Acounting Association (AAA) dalam Soemarso SR. (1996 : 5)
PENGANTAR AKUNTANSI
2013
TUGAS MANDIRI Page 7
melaporkan informasi ekonomi untuk memungkinkan adanya penilaian-penilaian dan keputusan yang jelas dan tegas bagi mereka yang menggunakan informasi tersebut.
Kesimpulan :
Bahwa akuntansi itu adalah menganalisa data keuangan yang dilakukan dengan cara tertentu dan ukuran moneter yang dapat digunakan dalam pengambilan keputusan ekonomi atau perusahaan.
4. Charles T. Horngren, dan Walter T.Harrison (Horngren Harrison,2007:4)
menyatakan bahwa: Akuntansi adalah sistem informasi yang mengukur aktivitas bisnis, memproses data menjadi laporan, dan mengkomunikasikan hasilnya kepada para pengambil keputusan.
Kesimpulan :
Bahwa akuntansi itu adalah sesuatu yang mengukur bisnis, dari mulai penggolongan transaksi dan pengupulan data lainnya menjadi laporan keuangan, dan setelah selesai menjadi laporan keuangan akan diambil suatu keputusan dari laporan tersebut.
5. Marren dkk (2005:10) menjelaskan bahwa: “secara umum, akuntansi dapat
didefinisikan sebagai sistem informasi yang menghasilkan laporan kepada pihak-pihak yang berkepentingan mengenai aktivitas ekonomi dan kondisi perusahaan”. Kesimpulan :
Bahwa akuntansi adalah sebuah informasi untuk mereka pihak-pihak yang bersangkutan atas suatu transaksi tersebut agar dapat melihat kondisi suatu perusahaan.
6. Littleton (Muhammad, 2002:10) mendefinisikan: “tujuan utama dari akuntansi
adalah untuk melaksanakan perhitungan periodik antara biaya (usaha) dan hasil (prestasi). Konsep ini merupakan inti dari teori akuntansi dan merupakan ukuran yang dijadikan sebagai rujukan dalam mempelajari akuntansi.”
PENGANTAR AKUNTANSI
2013
TUGAS MANDIRI Page 8
Bahwa akuntansi adalah perhitungtan periodik antara biaya dan hasil (prestasi), perhitungan tersebut dijadikan sebagai rujukan dalam mempelajari akuntansi.
7. Rudianto mendefenisikan bahwa akuntansi adalah sistem informasi yang
menghasilkan laporan kepada pihak-pihak yang berkepentingan mengenai aktivitas ekonomi dan kondisi suatu badan usaha.
Kesimpulan :
Bahwa akuntansi adalah sesuatu yang dapat menghasilkan informasi mengenai aktivitas ekonomi dan sebuah laporan yang akan dilaporkan kepada pihak-pihak yang bersangkutan.
8. Suparwoto L (1990 : 2) mendefinisikan akuntansi sebagai suatu system atau
tehnik untuk mengukur dan mengelola transaksi keuangan dan menyajikan hasil pengelolaan tersebut dalam bentuk informasi kepada pihak-pihak intern dan ekstern perusahaan. Pihak ekstern disini terdiri dari investor, kreditur pemerintah, serikat buruh dan lain-lain.
Kesimpulan :
Bahwa akuntansi adalah suatu teknik pengukuran dan pengelolahan transaksi yang menyajikan hasil dalam bentuk informasi kepada pihak dalam dan luar perusahaan.
9. Arnold: Definisi akuntansi dipandang sebagai suatu sistem untuk menyediakan
informasi (terutama keuangan) kepada siapa saja yang harus membuat keputusan dan mengendalikan penerapan keputusan tersebut.
Kesimpulan :
Bahwa akuntansi itu adalah suatu system untuk menyediakan informasi keuangan kepada siapa saja untuk mengendalikan penerapan keputusan yang mereka ambil.
10. C. West Churman:“sebagai pengalaman tertulis yang berguna untuk pengambilan
keputusan. Kesimpulan :
PENGANTAR AKUNTANSI
2013
TUGAS MANDIRI Page 9
Bahwa akuntansi itu sebagai pengalaman tertulis yang berguna untuk mengambil keputusan yang terjadi pada kehidupan kita dan berguna untuk mengambil keputusan suatu perusahaan.
11. Weygant (dalam Yadiati & Wahyudi, 2007) akuntansi adalah suatu sistem informasi yang mengidentifikasi, mencatat, dan mengkomunikasikan kejadian ekonomi dari suatu organisasi kepada pihak yang berkepentingan.
12. Meigs (dalam wikipedia.com, 2008) akuntansi adalah pengukuran, penjabaran, atau pemberian kepastian mengenai informasi yang akan membantu manajer, investor, otoritaspajak dan pembuat keputusan lain untuk membuat alokasi
sumber daya keputusan di dalam perusahaan, organisasi, dan lembaga pemerintah. Akuntansi adalah seni dalam mengukur, berkomunikasi dan menginterpretasikan aktivitas keuangan. Secara luas, akuntansi juga dikenal sebagai “bahasa bisnis”. Dengan demikian, secara singkat akuntansi berarti rekening atau perkiraan. Interpretasi akuntansi terdiri dari tiga bagian yaitu: (1) pengidentifikasian, mengenalai aatu memilah peristiwa-peristiwa ekonomi yang merupakan laporan keuangan/transaksi; (2) mencatat, pencatatan dilakukan secara sistematis,
kemudian pencatatan ini diklasifikasi dan diringkas; (3) pengukuran, menetapkan nilai dari peristiwa yang dipilih tersebut dalam satuan uang; dan (4)
pengkomunikasian, menyajikan informasi berdasarkan transaksi yang sedang atau sudah berlangsung.
2.2 Sejarah Perkembangan Ilmu Akuntansi
Pada awalnya, pencatatan transaksi perdagangan dilakukan dengan cara
sederhana, yaitu dicatat pada batu, kulit kayu, dan sebagainya. Catatan tertua yang berhasil ditemukan sampai saat ini masih tersimpan, yaitu berasal dari Babilonia pada 3600 SM. Penemuan yang sama juga diperoleh di Mesir dan Yonani kuno.
PENGANTAR AKUNTANSI
2013
TUGAS MANDIRI Page 10
Pencatatan itu belum dilakukan secara sistematis dan sering tidak lengkap. Pencatatan yang lebih lengkap dikembangkan di Italia setelah dikenal angka-angka desimal arab dan semakin berkembangnya dunia usaha pada waktu itu.
Perkembangan akuntansi sejalan dengan perkembangan organisasi dan kegiatan suatu usaha, karena kehadirannya memerlukan pencatatan sehingga seluruh kegiatan akan tergambar di dalamnya. Pada abad ke-15 seorang ahli Matematika berkebangsaan Italia Luca Paciolo telah menyusun buku tentang akuntansi dengan judul “Tractatus de Cumputis at Scritorio” buku ini berorientasi pada pembukuan berpasangan. Pembukuan berpasangan (double entry bookkeeping) mencatat kedua aspek transaksi sedemikian rupa yang membentuk suatu pemikiran yang berimbang. Praktek pencatatan akuntansi dalam arti pencatatan kejadian yang berhubungan dengan bisnis sudah dimulai sejak adanya kejadian dalam double entry bookkeeping.
Menurut pendapat Mattessich (dalam Harahap, 1997) bahwa double entry sudah ada sejak 5000 tahun yang lalu. Sedangkan selama ini kita kenal bahwa penemu sistem tata buku berpasangan ini maka dapat dikemukakan sebagai
berikut. Double entry accounting systemtelah disepakati para ahli mula-mula diterbitkan oleh Luca Pacioli dalam bukunya yang berisi 36 bab yang terbit pada tahun 1949 di Florence, Italia dengan judul “Summa de Arithmatica, Geometrica, Proportioni et Proportionalita” yang berisi tentang palajaran ilmu pasti.
Inoue (dalam Harahap, 1997) menyebutkan“Orang yang pertama-tama “menulis” (bukan menerbitkan seperti Pacioli) tentang double entry bookkeeping system adalah Bonedetto Cotrugli pada 1458, 36 tahun sebelum terbitnya buku Pacioli. Namun buku Benedetto Cotrugli ini baru terbit pada tahun 1573 atau 89 tahun setelah buku Pacioli terbit. Dengan demikian penjelasan ini maka pertentangan sebenarnya tidak ada.”
Jika kita kaji sejarah terutama sejarah Islam, sebenarnya pada awal
PENGANTAR AKUNTANSI
2013
TUGAS MANDIRI Page 11
belum banyak menganalisis bagaimana rupa eksistensi akuntansi pada zaman itu (± 570 Masehi). Seperti yang dikemukakan oleh Russel (dalam Rosjidi, 1999) “Sebenarnya orang-orang Italia dalam abad ke-14 baru menerapkan sistem pembukuan berpasangan lengkap setelah terlebih dahulu digunakan oleh saudagar-saudagar Moslem (Moslem Merchants).”
Revolusi indusrti di Inggris pada tahun 1776 juga menimbulkan efek positif terhadap perkembangan akuntansi. Pada tahun 1845 undang-undang perusahaan yang pertama di Inggris dikeluarkan untuk mengatur tentang organisasi dan status perusahaan. Dalam undang-undang tersebut, diatur tentang kemungkinan
perusahaan meminjam uang, mengeluarkan saham, membayar hutang, dan dapat bertindak sebagaimana halnya perorangan. Keadaaan-keadaaan inilah yang menimbulkan perlunya laporan baik sebagai informasi maupun sebagai pertanggungjawaban.
Dalam artikelnya, Herbert (dalam Harahap, 1997) menjelaskan perkembangan akuntansi sebagai berikut.
Tahun 1775 : pada tahun ini mulai diperkenalkan pembukuan baik yang single entry maupundouble entry.
Tahun 1800 : masyarakat menjadikan neraca sebagai laporan yang utama digunakan dalam perusahaan.
Tahun 1825 : mulai dikenalkan pemeriksaaan keuangan (financial auditing).
Tahun 1850 : laporan laba/rugi menggantikan posisi neraca sebagai laporan yang dianggap lebih penting.
Tahun 1900 : di USA mulai diperkenalkan sertifikasi profesi yang dilakukan melalui ujian yang dilaksanakan secara nasional.
PENGANTAR AKUNTANSI
2013
TUGAS MANDIRI Page 12
1. Mulai diperkenalkan teknik-teknik analisis biaya, akuntansi untuk perpajakan, akuntansi pemerintahan, serta pengawasan dana pemerintah; 2. Laporan keuangan mulai diseragamkan;
3. Norma pemeriksaaan akuntan juga mulai dirumuskan; dan
4. Sistem akuntansi yang manual beralih ke sistem EDP dengan mulai dikenalkannya “punch card record”.
Tahun 1950 s/d 1975 : Pada tahun ini banyak yang dapat dicatat dalam perkembangan akuntansi, yaitu sebagai berikut.
1. Pada periode ini akunansi sudah menggunakan computer untuk pengolahan data.
2. Sudah dilakukan Perumusan Prinsip Akuntansi (GAAP). 3. Analisis Cost Revenue semakin dikenal.
4. Jasa-jasa perpajakan seperti kunsultan pajak dan perencanaan pajak mulai ditawarkan profesi akuntan.
5. Management accounting sebagai bidang akuntan yang khusus untuk kepentingan manajemen mulai dikenal dan berkembang cepat.
6. Muncul jasa-jasa manajemen seperti system perencanaan dan pengawasan. 7. Perencanaan manajemen serta management auditing mulai diperkenalkan.
Tahun 1975 : mulai periode ini akuntansi semakin berkembang dan meliputi bidang-bidang lainnya, perkembangan itu antara lain:
1. Timbulnya management scienceyang mencakup analisis proses manajemen dan usaha-usaha menemukan dan menyempurnakan
kekurangan-kekurangannya;
2. Sistem informasi semakin canggih yang mencakup perkembangan model-model organisasi, perencanaan organisasi, teori pengambilan keputusan, dan analisis cost benefit;
PENGANTAR AKUNTANSI
2013
TUGAS MANDIRI Page 13
4. Total system review yang merupakan metode pemeriksaan efektif mulai dikenal; dan
5. Social accounting manjadi isu yang membahas pencatatan setiap transaksi perusahaan yang mempengaruhi lingkungan masyarakat.
Di Indonesia, akuntansi mulai diterapkan sejak 1642, tetapi jejak yang jelas baru ditemui pada pembukuan Amphion Society yang berdiri di Jakarta sejak tahun 1747. Perkembangan akuntansi yang mencolok baru muncul setelah undang-undang mangenai tanam paksa dihapuskan tahun 1870. Dengan dihapuskannya tanam paksa, kaum pengusaha Belanda banyak bermunculan di Indonesia untuk menanamkan modalnya. Sistem yang dianut oleh pengusaha Belanda ini adalah seperti yang diajarkan oleh Luca Pacioli.
Pada Zaman penjajahan Belanda, perusahaan-perusahaan di Indonesia menggunakan tata buku. Akuntansi tidak sama dengan tata buku walaupun asalnya sama-sama dari pembukuan berpasangan. Akuntansi sangat luas ruang lingkupnya, diantaranya teknik pembukuan. Setelah tahun 1960, akuntansi cara Amerika (Anglo-Saxon) mulai diperkenalkan di Indonesia. Jadi, sistem
pembukuan yang dipakai di Indonesia berubah dari sistem Eropa (Kontinental) ke sistem Amerika (Anglo-Saxon).
Fungsi pemeriksaan (auditing) mulai dikenalkan di Indonesia tahun 1907, yaitu sejak seorang anggota NIVA, Van Schagen, menyusun dan mengontrol
pembukuan perusaan. Pengiriman Van Schagen ini merupakan cikal bakal dibukanya Jawatan Akuntan Negara (GAD – Government Accountant Dients) yang resmi didirikan pada tahun 1915. Akuntan public pertama adalah Frese & Hogeweg, yang mendirikan kantornya di Indonesia tahun 1918.
Dalam masa pendudukan Jepang, Indonesia sangat kekurangan tenaga di bidang akuntansi. Jabatan-jabatan pimpinan dib Jawatan Keuangan yang 90% dipegang oleh bangsa belanda, menjadi kosong. Dalam masa ini, atas prakarsa Mr. Slamet, didirikan kusus-kursus untuk mengisi kekosongan jabatab tadi dengan
tenaga-PENGANTAR AKUNTANSI
2013
TUGAS MANDIRI Page 14
tenaga Indonesia. Pada tahun 1874, hanya ada seorang akuntan berbangsa Indonesia, yaitu Prof. Dr. Abutari. Di Indonesia, pendidikan akuntansi mulai dirintis dengan dibukanya jurusan akuntansi di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia tahun 1952. Pembukaan ini kemudian diikuti Institut Ilmu Keuangan (sekarang Sekolah Tinggi Akuntansi Negara) tahun 1960 dan Fakultas-fakultas Ekonomi di Universitas Padjadjaran (1961), Universitas Sumatera Utara (1964), universitas Airlangga (1962), dan universitas Gadjah Mada (1964).
Organisasi profesi yang menghimpun para akuntan Indonesia bediri 23 Desember 1957. Organisasi ini diberi nama Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) dengan pendiri lima orang akuntan Indonesia.profesi akuntan mulai berkembang dengan pesat sejak tahun 1967. Pada tahun itu juga dikeluarjannya undang-undang modal asing yang kemudian disusul dengan undang-undang penanaman modal dalam negeri tahun 1968 yang merupakan pendorong berkembangnya profesi akuntansi. Setelah krisis ekonomi Indonesia tahun 1997, peran profesi akuntan diakui semakin signifikan mengingat profesi ini memiliki peranan strategis di dalam menciptakan iklim transparansi di Indonesia.
2.3 Bidang-bidang Akuntansi
1. Akuntansi Keuangan (Financial Accounting) 2. Pemeriksaan Akuntan (Auditing)
3. Akuntansi Manajemen (Management Accounting) 4. Akuntansi Biaya (Cost Accounting)
5. Akuntansi Perpajakan (Tax Accounting) 6. System Informasi (Information System) 7. Anggaran (Budgeting)
8. Akuntansi Pemerintahan (Govermental Accounting) 9. Akrual Basis dan Kas Basis
PENGANTAR AKUNTANSI
2013
TUGAS MANDIRI Page 15
2.4 Hubungan Akuntansi dengan Bidang Lain
Pentingnya pemahaman akuntansi tidaklah terbatas hanya pada dunia usaha semata. Banyak karyawan yang pendidikannya bukan dalam bidang bisnis juga menggunakan data akuntansi dan mereka itu perlu mengetahui prinsip-prinsip serta terminologi akuntansi. Semua orang akan berhubungan dengan transaksi usaha sehingga harus memperhatikan aspek keuangan yang terdapat dalam dirinya sendiri. Dalam dunia bisnis yang semakin modern, akuntansi memainkan peranan penting, dan dalam arti luas semua warga Negara akan berhubungan dengan dunia akuntansi pada kesempatan tertentu
2.5 Guna dan Pengguna Akuntansi
Informasi akuntansi sangat diperlukan oleh para penggunanya untuk membantu mereka mengambil keputusan ekonomik.
Para pengguna informasi akuntansi dapat dikelompokkan ke dalam dua golongan besar.
Para pengguna yang memiliki kepentingan langsung terhadap entitas tertentu. Contohnya, pemilik atau pemegang saham, kreditor, managemen, karyawan, dan pemerintah.
Para pengguna yang memiliki kepentingan tak langsung terhadap perusahaan. Contohnya, analisis dan konsultan keuangan, asosiasi dagang, dan federasi buruh.
1) Pemilik dan Calon Pemilik 2) Kreditor dan Calon Kreditor 3) Managemen
4) Karyawan dan Calon Karyawan 5) Pemerintah
PENGANTAR AKUNTANSI
2013
TUGAS MANDIRI Page 16
Pemilik dan Calon Pemilik
Setiap pemilik perusahaan menghendaki dana yang ditanamkannya dapat terus berkembang, sedangkan calon pemilik akan menggunakannya sebagai tolak ukur tingkat kembalian (rate of return) yang akan diperolehnya jika mereka membeli saham perusahaan tertentu.
Kreditor dan Calon Kreditor
Kreditor adalah para individu atau lembaga yang memasok kredit (pinjaman) kepada suatu perusahaan atau entitas ekonomik. Kreditor berkepentingan terhadap
keamanan dana yang dipinjamkannya dan bunga yang akan diperolehnya. Calon kreditor perlu mengevaluasi laporan akuntansi sebelum memutuskan untuk
memberikan pinjaman
Manajemen
Manajemen memiliki kepentingan langsung, diantaranya: 1. Melindungi aset.
2. Penyusunan rencana.
3. Pengukuran efisiensi, efektivitas, dan keekonomian. 4. Pengawasan.
Karyawan dan Calon Karyawan
Karyawan
Kepentingan langsung karyawan terhadap perusahaan adalah upah yang sesuai dengan kontribusi yang disumbangkannya.
Calon Karyawan
Untuk melihat prospek perusahaan dan bakal karirnya di perusahaan tersebut.
Pemerintah
Pemerintah berkepentingan dalam hal: - Pembayaran pajak - Ketaatan
PENGANTAR AKUNTANSI
2013
TUGAS MANDIRI Page 17
Pelbagai Pengguna Akuntansi lainnya Analisis dan Konsultan Keuangan
- Pemberian saran - Penilaian prospek
- Penentuan kebijakan, misalnya promosi penjualan.
Asosiasi Dagang
- Mengkompilasi statistik industri perusahaan-perusahaan sejenis membuat perbandingan
- Menganalisa pasar industri.
Serikat Pekerja
- Membuat perjanjian kerja yang meliputi sistem pengupahan, keselamatan kerja, kesejahteraan karyawan.
- Memecahkan masalah-masalah perburuhan
2.6 SIKLUS AKUNTANSI
Akuntasi menyediakan informasi keuangan yang berguna untuk pengambilan keputusan ekonomik dan bisnis. Untuk menyediakan informasi tersebut, dibutuhkan data keuangan dan diproses dengan cara tertentu. Tahap-tahap yang dijalani dalam prosese akuntansi disebut siklus akuntansi. Siklus akuntansi meliputi tahap-tahap berikut:
1. Mendokumentasikan transaksi keuangan dalam bukti transaksi dan melakukan analisis transaksi keuangan tersebut.
2. Mencatat transaksi keuangan dalam buku jurnal. Tahap ini disebut menjurnal.
3. Meringkas, dalam buku besar, transaksi-transaksi keuangan yang sudah dijurnal. Tahapan ini disebut posting atau mengakunkan.
PENGANTAR AKUNTANSI
2013
TUGAS MANDIRI Page 18
4. Menentukan saldo-saldo buku besar di akhir periode dan menuangkannya dalam neraca saldo.
5. Menyesuaikan buku besar berdasarkan pada informasi yang paling
up-to-date (mutakhir).
6. Menentukan saldo-saldo buku besar setelah penyesuaian dan
menuangkannya dalam neraca saldo setelah penyesuaian (NSSP). 7. Menyusun Laporan Keuangan berdasar pada NSSP.
8. Menutup buku besar.
9. Menentukan saldo-saldo buku besar dan menuangkannya dalam neraca saldo setelah tutup buku.
PENGANTAR AKUNTANSI
2013
TUGAS MANDIRI Page 19
BAB III
3 SOAL - SOAL
3.1 SOAL-SOAL: I
S5.04. Kantor Akuntan “Djoko dan Achmadi” menyadikan rupa-rupa jasa audit dan konsultasi akuntansi, perpajakan, dan manajemen Kantornya terletak di Jalan Pandanaran No. 12, yang mulai dibuka pada 1 Agustus 2008. Transaksi-transaksi yang terjadi pada bulan Agustus tersebut tampak dalam daftar di bawah ini.
Agust. 1, Menerima kas Rp 16.000.000 dari tuan Djoko, dan peralatan kantor senilai
Rp15.000.000 dari tuan Achmadi; semuanya sebagai setoran awalnya.
10, Mengeluarkan kas Rp 11.264.000 untuk membayar sewa kantor bulan Mei.
16, Membeli tunai bahan-bahan habis pakai kantor Rp 736.000. 17, Membeli secara kredit kendaraan dengan harga faktur Rp
25.000.000.
18, Menerima kas Rp 12.400.000 dari klien atas jasa review laporan keuangan.
21, Menerima kas Rp 10.504.000 dari klien atas jasa konsultasi perpajakan.
23, Mengeluarkan kas Rp 10.400.000 untuk membayar
langganan majalah olah raga untuk kepentingan pribadi Tuan Djoko.
25, Mengeluarkan kas Rp 2.500.000 untuk membayar uang muka pembelian kendaraan yang timbul dari transaksi 17 Agustus. Untuk sisa utang diterbitkan wesel dengan jangka waktu
PENGANTAR AKUNTANSI
2013
TUGAS MANDIRI Page 20
5 tahun tanpa bunga.
31, Membayar gaji dan upah untuk bulan Agustus Rp 11.350.000.
Diminta:1). Jurnallah transaksi-transaksi di atas.
2). Akunkanlah jurnal di atas ke masing-masing akun bersangkutan.
PENGANTAR AKUNTANSI
2013
TUGAS MANDIRI Page 21
PENYELESAIAN:
1). Menjurnal bukti-bukti transaksi ke dalam buku jurnal umum
Kantor Akuntan “DJOKO dan ACHMADI”JURNAL UMUM
Tanggal
Keterangan
Ref
Debit
Kredit
2008 Agust 01 10 16 17 18 21 23 25 Kas Kendaraan
Modal Tuan Djoko Modal Tuan Achmadi
( mencatat setoran awal Pemilik) Biaya sewa
Kas
(mencatat pembayaran sewa tunai) Bahan habis pakai
Kas
(mencatat pembelian BHP tunai) Kendaraan
Utang usaha
(mencatat pembelian kendaraan kredit) Kas
Pendapatan jasa
(mencatat penjualan jasa tunai) Kas
Pendapatan jasa
( mencatat penjualan jasa tunai) Prive Tuan Djoko
Kas
(mencatat pengambilan kas-Djoko) Utang usaha 16.000.000 15.000.000 11.264.000 736.000 25.000.000 12.400.000 10.504.000 10.400.000 25.000.000 16.000.000 15.000.000 11.264.000 736.000 25.000.000 12.400.000 10.504.000 10.400.000
PENGANTAR AKUNTANSI
2013
TUGAS MANDIRI Page 22
31
Kas
Utang wesel
( mencatat Pelunasan utang usaha) Biaya gaji & upah
Kas
(mencatat pembayaran gaji & upah)
11.350.000
2.500.000 22.500.000
11.350.000
2). Mengakunkan jurnal-jurnal diatas ke masing-masing akun
yang bersangkutan.
Kantor Akuntan “DJOKO dan ACHMADI” BUKU BESAR
Kas No. Akun: 100 Bahan Habis Pakai No. Akun: 130
Tanggal Keterangan Ref Debit Kredit Saldo D/K 2008
Agust.16 Pembelian tunai 736.000 736.000
D
Kendaraan No. Akun: 170
Tanggal Keterangan Ref Debit Kredit Saldo D/K 2008 Agus 01 10 16 18 21 23 25 31
Setoran Tuan Djoko Pembayaran sewa kantor Beli bahan habis pakai Penjualan jasa
Penjualan jasa Prive Tuan Djoko Pelunasan utang usaha Pembayaran gaji & upah
16.000.000 12.400.000 10.504.000 11.264.000 736.000 10.400.000 2.500.000 11.350.000 16.000.000 4.736.000 4.000.000 16.400.000 26.904.000 16.504.000 14.004.000 2.654.000 D D D D D D D D
PENGANTAR AKUNTANSI
2013
TUGAS MANDIRI Page 23
Tanggal Keterangan Ref Debit Kredit Saldo D/K 2008
Agust.01 Setoran Tuan Achmadi
15.000.000 15.000.000 D
Utang Usaha No.Akun: 200 Tanggal Keterangan Ref Debit Kredit Saldo D/K 2008 Agust.17 Kendaraan Pelunasan berupa kas,wesel 25.000.000 25.000.000 25.000.000 0 K
Utang Wesel No. Akun: 210 Tanggal Keterangan Ref Debit Kredit Saldo D/K 2008
Agust.25 Utang usaha brupa wesel
22.500.000 22.500.000 K
Modal Tuan Djoko No. Akun: 250
Tanggal Keterangan Ref Debit Kredit Saldo D/K 2008
Agust,01 Setoran Awal Berupa Kas 16.000.000 16.000.000 K
Modal Tuan Achmadi No. Akun:260
Tanggal Keterangan Ref Debit Kredit Saldo D/K 2008
Agust,01 Setoran Awal Kendaraan 15.000.000 15.000.000 K
PENGANTAR AKUNTANSI
2013
TUGAS MANDIRI Page 24
Tanggal Keterangan Ref Debit Kredit Saldo D/K 2008
Agust.23 Pengambilan Tunai 10.400.000 10.400.000 D
Pendapatan Jasa No. Akun: 300
Tanggal Keterangan Ref Debit Kredit Saldo D/K 2008 Agust.18 21 Penjualan Tunai Penjualan Tunai 12.400.000 10.504.000 12.400.000 22.904.000 K K
Biaya Sewa No. Akun:400
Tanggal Keterangan Ref Debit Kredit Saldo D/K 2008
Agust.10 Sewa Kantor 11.264.000 11.264.000 D
Biaya Gaji & Upah No. Akun: 410 Tanggal Keterangan Ref Debit Kredit Saldo D/K 2008
Agust.31 Gaji & Upah 11.350.000 11.350.000 D
PENGANTAR AKUNTANSI
2013
TUGAS MANDIRI Page 25
Kantor Akuntan “Djoko dan Achmadi” Neraca Saldo
Per 31 Agustus 2008
3.2 SOAL-SOAL: II
Dibawah ini saldo-saldo akun PT Sempurna pada akhir tahun operasi 2008. Nomor
Akun Nama Akun
Saldo Debit Kredit 100 130 170 200 210 250 260 290 300 400 410 Kas
Bahan habis pakai Kendaraan
Utang usaha Utang wesel Modal Tuan Djoko Modal Tuan Achmadi Prive Tuan Djoko Pendapatan Jasa Biaya sewa Biaya gaji & upah
2.654.000 736.000 40.000.000 10.400.000 11.264.000 11.350.000 0 22.500.000 16.000.000 15.000.000 22.904.000 TOTAL 76.404.000 76.404.000
PENGANTAR AKUNTANSI
2013
TUGAS MANDIRI Page 26
Kas Rp 25.000
Piutang Usaha Rp 11.000 Premi Asuransi Dibayar di Muka Rp 3.400 Bahan Habis Pakai Rp 5.400
Peralatan Rp 24.000
Depresiasi Peralatan Akumulasi Rp 12.000
Utang Usaha Rp 18.000
Modal Saham Biasa Rp 24.800 Pembagian Dividen Rp 18.000 Pendapatan Jasa Rp 64.000 Upah Karyawan Rp 10.000
Biaya Sewa Rp 15.600
Biaya Lain-lain Rp 6.800 Informasi penyesuaian yang di peroleh adalah:
1. Nilai bahan habis pakai yang ditentukan berdasarkan perhitungan fisik adalah Rp2.000.
2. Peralatan ditaksir memiliki umur ekonomis 10 tahun, dan disusut dengan jumlah yang sama tiap tahunnya, tanpa nilai residu.
3. Premi asuransi yang harus di akui sebagai biaya untuk tahun operasi 2008 adalah Rp2.200.
4. Gaji karyawan yang masih terutang dan belum dicatat berjumlah Rp400. 5. Sewa kantor yang masih harus dilunasi Rp1.250.
6. Ditaksir hanya 95% dari piutang usaha dapat ditagih. Diminta: 1). Buatlah jurnal penyesuaian.
2). Buatlah neraca saldo setelah penyesuaian. 3). Susunlah laporan keuangan.
PENGANTAR AKUNTANSI
2013
TUGAS MANDIRI Page 27
1) Jurnal penyesuaian yang diperlukan pada tanggal 31
Desember 2008 serta buku besarnya:
PT. SEMPURNA Jurnal Penyesuaian
31 Desember 2008
Tanggal Keterangan Ref Debit Kredit 2008
Desember
31 Biaya bahan habis pakai Bahan habis pakai
3.400
3.400
BUKU BESAR
Biaya Bahan Habis Pakai No.Akun:520 Tanggal Keterangan Ref Debit Kredit Saldo D/K 2008 Desember 01 31 Saldo (sblm penyesuaian) Penyesuaian 3.400 0 3.400 D
Bahan Habis Pakai No.Akun:106
Tanggal Keterangan Ref Debit Kredit Saldo D/K 2008 Desember 01 31 Saldo (sblm penyesuaian) Penyesuaian 5.400 3.400 5.400 2.000 D D PT. SEMPURNA Jurnal Penyesuaian 31 Desember 2008
Tanggal Keterangan Ref Debit Kredit 2008
Desember
31 Biaya depresiasi peralatan
Depresiasi peralatan akumulasi
2.400
PENGANTAR AKUNTANSI
2013
TUGAS MANDIRI Page 28
BUKU BESAR
Biaya Depresiasi Peralatan No.Akun:525
Tanggal Keterangan Ref Debit Kredit Saldo D/K 2008 Des, 01 31 Saldo (sblm penyesuaian) Penyesuaian 2.400 0 2.400 D
Depresiasi Peralatan Akumulasi No.Akun:105
Tanggal Keterangan Ref Debit Kredit Saldo D/K 2008 Des 01 31 Saldo (sblm penyesuaian) Penyesuaian 12.000 2.400 12.000 14.400 K K PT. SEMPURNA Jurnal Penyesuaian 31 Desember 2008
Tanggal Keterangan Ref Debit Kredit 2008 Desember 31 Biaya asuransi Premi asuransi 2.200 2.200 BUKU BESAR Biaya Asuransi No.Akun:540
Tanggal Keterangan Ref Debit Kredit Saldo D/K 2008 Desember 01 31 Saldo (sblm penyesuaian) Penyesuaian 2.200 0 2.200 D
PENGANTAR AKUNTANSI
2013
TUGAS MANDIRI Page 29
Premi Asuransi No.Akun:106
Tanggal Keterangan Ref Debit Kredit Saldo D/K 2008 Desember 01 31 Saldo (sblm penyesuaian) Penyesuaian 3.400 2.200 3.400 1.200 D D PT. SEMPURNA Jurnal Penyesuaian 31 Desember 2008
Tanggal Keterangan Ref Debit Kredit 2008
Desember
31 Biaya Gaji & Upah Utang Gaji & Upah
400
400
BUKU BESAR
Biaya Gaji & Upah No.Akun:535
Tanggal Keterangan Ref Debit Kredit Saldo D/K 2008 Des, 01 31 Saldo (sblm penyesuaian) Penyesuaian 10.000 400 10.000 10.400 D
Utang Gaji No.Akun:106 Tanggal Keterangan Ref Debit Kredit Saldo D/K 2008 Desember 01 31 Saldo (sblm penyesuaian) Penyesuaian 400 0 400 D K
PENGANTAR AKUNTANSI
2013
TUGAS MANDIRI Page 30
PT. SEMPURNA Jurnal Penyesuaian 31 Desember 2008
Tanggal Keterangan Ref Debit Kredit 2008 Desember 31 Biaya sewa Utang sewa 1.250 1.250 BUKU BESAR
Biaya Sewa No.Akun:510
Tanggal Keterangan Ref Debit Kredit Saldo D/K 2008 Desember 01 31 Saldo (sblm penyesuaian) Penyesuaian 15.600 1.250 15.600 16.850 D D Utang Sewa No.Akun:210
Tanggal Keterangan Ref Debit Kredit Saldo D/K 2008 Desember 01 31 Saldo (sblm penyesuaian) Penyesuaian 1.250 0 1.250 K PT. SEMPURNA Jurnal Penyesuaian 31 Desember 2008
Tanggal Keterangan Ref Debit Kredit 2008
Desember
31 Kerugian piutang
Cadangan kerugian piutang
550
PENGANTAR AKUNTANSI
2013
TUGAS MANDIRI Page 31
BUKU BESAR
Kerugian Piutang No.Akun:530 Tanggal Keterangan Ref Debit Kredit Saldo D/K 2008 Desember 01 31 Saldo (sblm penyesuaian) Penyesuaian 550 0 550 D
Cadangan Kerugian Piutang No.Akun:104
Tanggal Keterangan Ref Debit Kredit Saldo D/K 2008 Desember 01 31 Saldo (sblm penyesuaian) Penyesuaian 550 0 550 K PT. SEMPURNA
Neraca Saldo Setelah Penyusutan
31 Desember 2008
No.Akun Nama Akun Debit Kredit 101 103 104 105 106 150 155 201 205 210 301 310 401 501 Kas Piutang Usaha
Cadangan Kerugian Piutang Premi Asuransi Dibayar Dimuka Bahan Habis Pakai
Peralatan
Depresiasi Peralatan Akumulasi Utang Usaha
Utang Gaji Utang Sewa
Modal Saham Biasa Pembagian Dividen Pendapatan Jasa Biaya Gaji & Upah
25.000 11.000 1.200 2.000 24.000 18.000 10.400 550 14.400 18.400 400 1.250 24.400 64.000
PENGANTAR AKUNTANSI
2013
TUGAS MANDIRI Page 32
505 510 515 520 525 530 Biaya Sewa
Biaya Bahan Habis Pakai Biaya Asuransi
Kerugian Piutang
Biaya Depresiasi Peralatan Biaya Lain-lain 16.850 3.400 2.200 550 2.400 6.800 123.800 123.400 PT. SEMPURNA Laporan Rugi/Laba
Untuk Tahun yang Terakhir 31 Desember 2008 Pendapatan:
Jasa Rp 64.000
Jumlah Pendapatan Rp 64.000
Biaya-Biaya :
Biaya Gaji & Upah Rp 10.400
Biaya Sewa Rp 16.850
Biaya Bahan Habis Pakai Rp 3.400
Biaya Asuransi Rp 2.200
Kerugian Piutang R 550
Biaya Depresiasi Peralatan Rp 2.400
Biaya Lain-lain ah Biaya-Biaya Rp 6.800
Jumlah Biaya-Biaya Rp 42.600 (-) Laba Bersih Rp 21.400
PT. SEMPURNA
Laporan Perubahan Ekuitas
Untuk Tahun yang Berakhir pada 31 Desember 2008
Modal Saham Biasa Rp 24.800
Laba Bersih (+) Rp 21.400
PENGANTAR AKUNTANSI
2013
TUGAS MANDIRI Page 33
Pembagian Dividen (-) Rp 18.000
Modal Nona Adenium per 31 Desember Rp 28.200 PT. SEMPURNA Neraca 31 Desember 2008 ASET Aset Lancar: Kas Rp 25.000 Piutang Usaha Rp 11.000
Cadangan Piutang Usaha (-) Rp 550
Nilai Realisasi Bersih Rp 10.450
Bahan Habis Pakai Rp 2.000
Premi Asuransi Dibayar Dimuka Rp 1.200
Jumlah Aset lancar Rp 38.650 Aset Tetap:
Peralatan Rp 24.000
Depresiasi Peralatan Akumulasi (-) Rp 14.200
Nilai Peralatan Rp 9.800
Jumlah Aset Tetap Rp 9.800 Total ASET Rp 48.450
PASIVA Kewajiban Lancar:
Utang Usaha Rp 18.000
Utang Gaji & Upah Rp 440
Utang Sewa Rp 1.250
Jumlah Kewajiban Lancar Rp 19.690 Ekuitas:
Modal Saham Biasa Rp 28.200 Total PASIVA Rp 47.890