• Tidak ada hasil yang ditemukan

S SEJ 1200028 Chapter5

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "S SEJ 1200028 Chapter5"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

102

Elis Triyani, 2016 PERANG IMJIN 1592-1598

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu BAB V

SIMPULAN DAN REKOMENDASI

4.1Simpulan

Pada bagian ini, penulis akan menyampaikan kesimpulan sebagai

konsekuensi logis serta jawaban dari permasalahan penulis. Jawaban tersebut

telah dideskripsikan dan dianalisis sebebelumnya pada bab IV mengenai Perang

Imjin tahun 1592-1598. Maka simpulan yang akan disampaikan penulis adalah

sebagai berikut:

Pertama, kondisi sosial-budaya, ekonomi, serta politik di Korea dan

Jepang awal abad ke-16. Kondisi sosial-budaya, ekonomi, serta politik di Korea

awal abad ke-16 berdasarkan Konfusianisme. Politik dalam negerinya terdapat

faksi yang mengatur pemerintahan. Hubungan politik antara ketiga kerajaan

tersebut juga berbeda, Korea-Jepang hubungannya sebagai negara tetangga

sedangkan Korea-Cina sebagai negara pinggiran dan negara pusat, lalu

Jepang-Cina seperti negara tetangga. Kondisi sosial-budaya, ekonomi, serta politik di

Jepang awal abad ke-16 sangat dipengaruhi unsur militer dan semangat berperang

serta berdasarkan Bushido. Jepang awal abad ke 16 berhubungan ekonomi dengan

dunia luar selain dengan Cina dan Korea.

Kedua, faktor penyebab terjadinya perang Imjin di Semenanjung Korea

awal abad ke-16 adalah karena adanya keinginan Hideyoshi untuk menguasai

Asia Timur serta pengalihan kekuatan. Namun sumbu pemicunya karena adanya

penolakkan pemerintah Korea untuk mengizinkan Jepang melewati wilayah Korea

sebagai wilayah penghubung agar bisa menaklukan Cina.

Ketiga, mengenai terjadinya perang Imjin di Semenajung Korea berawal

dari tahun 1592 hingga 1598. Tahun 1593 Cina mulai ikut membantu

penyelesaian masalah ini. 1594 dan 1595 merupakan tahun perundingan antara

ketiga kerajaan tersebut. Pada tahun 1593 terjadi pertemuan perdamaian antara

utusan Ming dengan Jepang. Namun karena adanya pelanggaran janji oleh Korea

mengenai salah satu syarat damai, maka pada tahun 1597 Jepang kembali

(2)

103

Elis Triyani, 2016 PERANG IMJIN 1592-1598

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

melakukan invasi. Akhir tahun 1598 invasi berakhir dengan kemenangan pihak

Korea. Banyaknya kemenangan yang diraih oleh pasukan angkatan laut di lautan

dan pelabuhan sangat membantu penyelesaian perang dan didaratan juga terdapat

para gerilyawan yang tangguh serta para pasukan kerajaan.

Keempat, dampak perang Imjin terhadap kondisi sosial-budaya, ekonomi,

serta politik di Korea dan Jepang awal abad ke-17. Bila di Korea terjadi banyak

kerusakan baik materil maupun inmateril. Masyarakat Korea bersatu padu

melawan Jepang tanpa memikirkan kelas sosial mereka merupakan dampak baik

bagi Korea. Setelah perang hubungan ketiga kerajaan mulai membaik serta adanya

pertukaran pemikiran, budaya, pendidikan, dan lainnya. Bagi Jepang perang ini

berdampak terhadap munculnya kekuasaan baru yaitu zaman Edo atau Tokugawa.

Jepang mengambil berbagai macam ilmu dari Cina ataupun Korea dan kemudian

diterapkan dengan penyesuaian tertentu.

4.2 Rekomendasi

Dalam bagian penyampaian saran atau rekomendasi ini, penulis akan

menyampaikan rekomendasi terhadap berbagai pihak pengguna hasil penelitian.

Pihak tersebut diantaranya adalah peneliti lain, mahasiswa jurusan pendidikan

Sejarah, serta guru dan siswa dalam mata pelajaran Sejarah. Perang Imjin ini

merupakan perang yang bisa dikatakan sebagai perang besar yang terjadi di Asia

Timur. Sumber literatur berbahasa Indonesia mengenai sejarah kerajaan di Asia

Timur secara rinci masih kurang. Maka sebenarnya skripsi ini memiliki tujuan

untuk menambah bahan atau sumber bacaan bagi para peminat sejarah. Asia timur

yang kini menjadi wilayah Asia yang mulai menjadi negara maju, mulai

diperhitungkan oleh negara Asia lainnya serta dunia.

Dalam peperangan ini memang terdapat tiga pandangan dalam penelitian

kajian. Selain itu metode studi literatur yang digunakan penulis memang

membantu dalam penyampaian kajian ini. Namun banyak keterbatasan dalam

mencari buku-buku literatur, karena tidak banyak perpustakaan yang memiliki

buku mengenai Perang Imjin 1592-1598 di Semenanjung Korea ini. Sumber–

(3)

104

Elis Triyani, 2016 PERANG IMJIN 1592-1598

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

pemikiran atau pandangan dari kedua negara yaitu Jepang serta Korea. Pandangan

tersebut berpengaruh pula terhadap adanya pemikiran serta sumber yang

digunakan oleh buku-buku tersebut. Terdapat perbedaan tanggal peristiwa

merupakan kesulitan tersendiri bagi penulisan skripsi ini. Maka disarankan bagi

penelitian selanjutnya untuk mengambil sumber dari sumber asli seperti Seonjo

Sillok atau sejarah Seonjo, ataupun catatan para tentara serta pemimpin pasukan

ataupun orang yang terlibat dalam perang Imjin (1592-1598) misalnya catatan

catatan dari Konishi Yukinaga, Jingbilok buku koreksi dari Yu Seong Nyong,

Namjung Ilgi catatan perang Lee Sun Shin, dan lainnya. Penulis mengharapkan

bagi para penulis yang akan membahas perang ini akan bisa menulis karya yang

lebih baik dan dengan pemikiran yang berbeda dengan penulis.

Penulis pada sub-bab ini juga akan menjelaskan saran bagi pembelajaran

sejarah baik di SMA ataupun perguruan tinggi. Bagi perguruan tinggi kajian

penulis ini bermanfaat untuk menjadi dasar pandangan atau tolak ukur materi

dalam mata kuliah yang terkait sejarah Asia Timur. Kemudian untuk

pembelajaran sejarah SMA penulis merekomendasikan materi kajian ini untuk

dibahas sebagai materi pengayaan dalam mata pelajaran sejarah peminatan.

Materi ini bisa berfungsi sebagai materi pengayaan mengenai latar belakang

keinginan Jepang untuk menduduki negara lain, atau pun mengenai perang di Asia

Referensi

Dokumen terkait

Pada Sambutan sekaligus penutupan rangkaian kegiatan ulang tahun Museum geologi oleh Bapak Menteri ESDM, beliau menyambut baik apa yang sudah dilakukan oleh Museum Geologi, Badan

Pelabai, Lebong Atas dan Pinang Belapis Tahun 2013, SKPD Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Lebong, maka dengan ini diumumkan Pemenang Seleksi

diartikan sebagai metode penelitian yang berlandaskan pada filsafat positivisme, digunakan untuk meneliti pada populasi atau sampel tertentu, teknik pengambilan

Berdasarkan Berita Acara Penetapan Peringkat Teknis Nomor DPKP06.12/POKJA~KONSULTAN/XI/2012, tanggal 27 November 2012 untuk Paket Pekerjaaan Jasa Konsultansi

Berdasarkan Berita Acara Penetapan Peringkat Teknis Nomor DPKP05.12/POKJA~KONSULTAN/XI/2012, tanggal 27 November 2012 untuk Paket Pekerjaaan Jasa Konsultansi

Prosem memberikan gambaran perencanaan penyajian KD satu semester denga rincian penyajian tiap minggu dan distribusi ulangan harian. Jumlah alokasi waktu pada prosem diisi

Cluster sampling atau sampling area digunakan jika sumber data atau populasi sangat luas misalnya penduduk suatu propinsi, kabupaten, atau karyawan perusahaan

Po$a Pekerlaan KonsEuksiUnit Layawr Pengadaan (Ut-F) tGbupabn t-ebong dgyqffi inimengurnunrkan hmil Feblangan Umurn dergal Pmcakualiftksi padq Dirrc Peke{Fan Umum