• Tidak ada hasil yang ditemukan

Kelompok 4. Konservasi Tanah Dan Air Dengan Metode Vegetatif

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Kelompok 4. Konservasi Tanah Dan Air Dengan Metode Vegetatif"

Copied!
28
0
0

Teks penuh

(1)

KONSERVASI TANAH DAN AIR

KONSERVASI TANAH DAN AIR

DEN

(2)

Disusun oleh :

Disusun oleh :

kelompok 4

kelompok 4

Tengku

T

engku imam

imam saputra

saputra

D1A009044

D1A009044

Chiho

Chih

o abe

abe T

T.

.

D1A00904

D1A009042

2

Pasro Siman

Pasro

Simanjuntak

juntak

D1A009052

D1A009052

Ratih siti

Ratih

siti qhomariah

qhomariah

D1A009054

D1A009054

Riri Nurani

Riri

Nurani

D1A009036

D1A009036

(3)

PENDAHULUAN

PENDAHULUAN

• Konservasi tanah (pengawetan tanah) adalahKonservasi tanah (pengawetan tanah) adalah

penempatan setiap bidang tanah dengan cara penempatan setiap bidang tanah dengan cara penggunaan sesuai dengan kemampuannya dan penggunaan sesuai dengan kemampuannya dan memperlakukan sesuai persyaratan yang

memperlakukan sesuai persyaratan yang

diperlukan supaya tidak terjadi kerusakan lahan. diperlukan supaya tidak terjadi kerusakan lahan.

• konservasi air yaitu penggunaan dan Pemanfaatnkonservasi air yaitu penggunaan dan Pemanfaatn

air yang jatuh ke tanah secara efisien dan air yang jatuh ke tanah secara efisien dan

pengaturan waktu pengaliran, sehingga tidak pengaturan waktu pengaliran, sehingga tidak terjadi banjir di musim hujan dan kekeringan di terjadi banjir di musim hujan dan kekeringan di musim

(4)

Lahan kering adalah tanah yang dapat digunakan Lahan kering adalah tanah yang dapat digunakan

untuk usaha pertanian dengan menggunakan air untuk usaha pertanian dengan menggunakan air secara terbatas dan biasanya hanya

secara terbatas dan biasanya hanya mengharapkan dari adanya hujan. mengharapkan dari adanya hujan.

. Erosi dapat mempercepat rusaknya sifat fisik dan . Erosi dapat mempercepat rusaknya sifat fisik dan

kimia tanah. Akibatnya tanah menjadi tandus dan kimia tanah. Akibatnya tanah menjadi tandus dan kritis.

kritis.

Secara ekoniomis dampak ini ditunjukkan dengan Secara ekoniomis dampak ini ditunjukkan dengan

menurunnya produktifitas lahan dan ketersediaan menurunnya produktifitas lahan dan ketersediaan air.

(5)

Dasar pendekatan konservasi tanah

Dasar pendekatan konservasi tanah

dan air

dan air

-

-

Mempertahankan dan

Mempertahankan

dan menjaga

menjaga kkeadaan

eadaan

tanah agar tahan terhadap erosi.

tanah agar tahan terhadap erosi.

-

-

Melindungi tanah

Melindungi

tanah dari

dari curahan

curahan air

air hujan

hujan

dengan tanaman atau sisa-sisa tanaman

dengan tanaman atau sisa-sisa tanaman

-

-

Memperlambat aliran

Memperlambat

aliran air

air limpasan

limpasan

permukaan tanah sehingga tidak merusak

permukaan tanah sehingga tidak merusak

lahan.

lahan.

(6)

Metode konservasi tanah dan air

Metode konservasi tanah dan air

metode vegetative

metode vegetative

• Metode vegetatif adalah suatu cara pengelolaan lahan miringMetode vegetatif adalah suatu cara pengelolaan lahan miring

dengan menggunakan tanaman sebagai sarana konservasi tanah dengan menggunakan tanaman sebagai sarana konservasi tanah (Seloliman, 1997).

(Seloliman, 1997).

• Metode vegetatif yaitu metode konservasi lahan kritis denganMetode vegetatif yaitu metode konservasi lahan kritis dengan

menanam berbagai jenis tanaman seperti

menanam berbagai jenis tanaman seperti tanaman penutup tanah,tanaman penutup tanah, tanaman penguat teras, penanaman dalam strip, pergiliran

tanaman penguat teras, penanaman dalam strip, pergiliran tanaman, serta penggunaan pupuk organik dan mulsa.

tanaman, serta penggunaan pupuk organik dan mulsa.

 –

 – TTanaman penutup tanah anaman penutup tanah ini selain ini selain untuk mencegah atauuntuk mencegah atau

mengendalikan bahaya erosi mengendalikan bahaya erosi

 –

 – berfungsi memperbaiki struktur tanah,berfungsi memperbaiki struktur tanah,  –

 – menambahkan bahan organik tanah,menambahkan bahan organik tanah,  –

 – mencegah proses pencucian unsur haramencegah proses pencucian unsur hara  –

(7)

METODE VEGETATIF

METODE VEGETATIF

Metode vegetatif untuk konservasi tanah dan air Metode vegetatif untuk konservasi tanah dan air

termasuk antara lain: termasuk antara lain:

• penanaman penutup lahan penanaman penutup lahan (cover crop(cover crop) berfungsi) berfungsi

untuk menahan air hujan agar tidak langsung untuk menahan air hujan agar tidak langsung mengenai permukaan tanah,

mengenai permukaan tanah,

• menambah kesuburan tanah (sebagai pupukmenambah kesuburan tanah (sebagai pupuk

hijau), hijau),

• mengurangi pengikisan tanah oleh mengurangi pengikisan tanah oleh air danair dan

mempertahankan tingkat produktivitas tanah mempertahankan tingkat produktivitas tanah (Seloliman, 1997).

(8)

Usaha-usaha yang dilakukan untuk pengawetan

Usaha-usaha yang dilakukan untuk pengawetan

tanah dan air

tanah dan air menggunakan metode vegetatif 

menggunakan metode vegetatif 

Penanaman tanaman secara berjalur (strip

Penanaman tanaman secara berjalur (strip

cropping).

cropping).

Pergiliran tanaman dengan tanaman

Per

giliran tanaman dengan tanaman pupuk

pupuk

hijau.

hijau.

Penanaman rumput/makanan ternak.

Penanaman rumput/makanan ternak.

Penanaman tanaman tahunan.

Penanaman tanaman tahunan.

Penggunaan sisa-sisa tanaman untuk penutup

Penggunaan sisa-sisa tanaman untuk penutup

tanah.

tanah.

(9)

Keuntungannya adalah mudah tersedia di

Keuntungannya adalah mudah tersedia di

areal pertanian

areal pertanian

fungsinya untuk melindungi permukaan tanah

fungsinya untuk melindungi permukaan tanah

dari pukulan air hujan (rain drops), sehingga

dari pukulan air hujan (rain drops), sehingga

energi kinetis air hujan yang mengakibatkan

energi kinetis air hujan yang mengakibatkan

erosi

percikan

(splah

erosion)

dapat

erosi

percikan

(splah

erosion)

dapat

dipatahkan sebelum membentur permukaan

dipatahkan sebelum membentur permukaan

tanah dan dapat memperlambat aliran

tanah dan dapat memperlambat aliran

permukaan berarti dapat melindungi tanah

permukaan berarti dapat melindungi tanah

dari bahaya erosi permukaan (sheet erosion).

dari bahaya erosi permukaan (sheet erosion).

(10)

2.1 Metode vegetative dengan penanaman tanaman 2.1 Metode vegetative dengan penanaman tanaman

penutup tanah penutup tanah..

• Pengelolaan tanah secara vegetatif dapatPengelolaan tanah secara vegetatif dapat

menjamin keberlangsungan keberadaan tanah menjamin keberlangsungan keberadaan tanah dan air karena memiliki sifat memelihara dan air karena memiliki sifat memelihara kestabilan struktur tanah melalui sistem kestabilan struktur tanah melalui sistem perakaran dengan memperbesar granulasi tanah, perakaran dengan memperbesar granulasi tanah, penutupan lahan oleh seresah dan tajuk yang penutupan lahan oleh seresah dan tajuk yang akan mengurangi

akan mengurangi evaporasi evaporasi  dan dan dapatdapat meningkatkan aktifitas mikroorganisme yang meningkatkan aktifitas mikroorganisme yang mengakibatkan peningkatan porositas tanah mengakibatkan peningkatan porositas tanah sehingga memperbesar jumlah

sehingga memperbesar jumlah infiltrasi infiltrasi  dandan mencegah terjadinya erosi.

(11)

Aplikasi

Aplikasi Metode V

Metode Vegetatif :

egetatif :

a)

a) Sis

Siste

tem P

m Per

erta

tana

naman L

man Lor

oron

ong :S

g :Sis

iste

tem

m

pertanaman lorong adalah suatu sistem

pertanaman lorong adalah suatu sistem

dimana tanaman pangan ditanam pada

dimana tanaman pangan ditanam pada

lorong diantara barisan tanaman pagar.

lorong diantara barisan tanaman pagar.

b)

b) Sis

Sisttem

em P

Pert

ertan

anama

aman S

n Stri

trip R

p Rump

umput :

ut :

Konservas

Konservasi lahan

i lahan kritis dengan

kritis dengan sist

sistem

em

pertanaman strip rumput hampir sama

pertanaman strip rumput hampir sama

dengan pertanaman lorong tetapi tanaman

dengan pertanaman lorong tetapi tanaman

pagarn

(12)

Aplikasi Metode Vegetatif :

Aplikasi Metode Vegetatif :

c)

c) T

Tanam

anaman P

an Penu

enutup T

tup Tanah

anah :T

:Tanam

anaman i

an ini

ni

merupakan tanaman yang ditanam tersendiri

merupakan tanaman yang ditanam tersendiri

atau bersamaan dengan tanaman

atau bersamaan dengan tanaman pok

pokok.

ok.

Peranan tanaman penutup tanah adalah mengurangi Peranan tanaman penutup tanah adalah mengurangi

kekuatan

kekuatan disperasi disperasi air hujan, mengurangi jumlah sertaair hujan, mengurangi jumlah serta kecepatan aliran permukaan dan memperbesar kecepatan aliran permukaan dan memperbesar

infiltrasi 

infiltrasi  air ke dalam tanah sehingga mengurangiair ke dalam tanah sehingga mengurangi erosi.

(13)

Syar

Syarat-sy

at-syarat dari

arat dari tanaman

tanaman penutup

penutup

tanah

tanah

1. Dapat berkembang dan daunnya banyak. 1. Dapat berkembang dan daunnya banyak. 2. Tahan terhadap pangkasan.

2. Tahan terhadap pangkasan.

3. Mudah diperbanyak dengan menggunakan biji. 3. Mudah diperbanyak dengan menggunakan biji. 4. Mampu

4. Mampu menekmenekan tanaman pengganggu.an tanaman pengganggu. 5. Akarnya dapat mengikat tanah, bukan

5. Akarnya dapat mengikat tanah, bukan merupakan saingan tanaman pokok. merupakan saingan tanaman pokok. 6. T

6. Tahan ahan terhadap pterhadap penyakit dan enyakit dan kekkekeringan.eringan. 7. Tidak berduri dan bersulur yang membelit. 7. Tidak berduri dan bersulur yang membelit.

(14)

contoh tanman penutup tanah yakni

contoh tanman penutup tanah yakni

 Arachis pinto

 Arachis pintoi 

(15)
(16)

 Arachis

 Arachis pintoi pintoi  adalah tanaman yang bentuknya mirip kacangadalah tanaman yang bentuknya mirip kacang tanah. Tanaman ini memiliki kegunaan pokok yaitu:

tanah. Tanaman ini memiliki kegunaan pokok yaitu:

Menahan erosi tanah

Menahan erosi tanah

Menghambat penyebaran peny

Menghambat penyebaran penyakit melalui

akit melalui air

air

Sebagai tempat berlindung musuh air tanah

Sebagai tempat berlindung musuh air tanah

Madu dan serbuk bunga merupakan makanan

Madu dan serbuk bunga merupakan makanan

untuk beberapa macam MA

untuk beberapa macam MA

Sumber nitrogen untuk

Sumber nitrogen untuk tanman poko

tanman poko

(17)

Aplikasi Metode Vegetatif :

Aplikasi Metode Vegetatif :

d

d)) M

Mu

ullssa

a

 –

 – Mulsa adalah bahan-bahan (sisa panen, plastikMulsa adalah bahan-bahan (sisa panen, plastik

dan lain-lain) yang disebar atau digunakan untuk dan lain-lain) yang disebar atau digunakan untuk menutup permukaan tanah. Bermanfaat untuk menutup permukaan tanah. Bermanfaat untuk mengurangi penguapan serta melindungi tanah mengurangi penguapan serta melindungi tanah dari pukulan langsung butir-butir air hujan yang dari pukulan langsung butir-butir air hujan yang akan mengurangi kepadatan tanah. Mulsa dapat akan mengurangi kepadatan tanah. Mulsa dapat berupa sisa tanaman, lembaran plastik dan batu. berupa sisa tanaman, lembaran plastik dan batu.

(18)

Aplikasi Metode Vegetatif :

Aplikasi Metode Vegetatif :

e)

e) P

Peng

engelo

elompo

mpokkan

an T

Tanam

anaman d

an dalam

alam Sua

Suatu

tu

Bentang alam (

Bentang alam (

landscapelandscape

))

Pengelompokan T

Pengelompokan Tanaman daanaman dalam Suatu lam Suatu BentangBentang alam (

alam (landscapelandscape) mengikuti kebutuhan air yang) mengikuti kebutuhan air yang sama sehingga irigasi dapat dikelompokkan

sama sehingga irigasi dapat dikelompokkan sesuai

sesuai kebutuhan tanaman. kebutuhan tanaman. TTeknik eknik konservasikonservasi lahan kritis seperti ini dilakukan dengan cara lahan kritis seperti ini dilakukan dengan cara mengelompokkan tanaman yang memiliki mengelompokkan tanaman yang memiliki kebutuhan air yang sama dalam satu

(19)

Aplikasi Metode Vegetatif :

Aplikasi Metode Vegetatif :

f)

f) PPenenyeyesuasuaian ian JenJenis Tis Tanaanaman man DenDenggan Kan Kararaktakterieriststikik Wilayah

Wilayah

 –

 – TTeknik konsereknik konservasi ini vasi ini dilakukan dengan caradilakukan dengan cara

mengembangkan kemampuan dalam menentukan mengembangkan kemampuan dalam menentukan berbagai tanaman alternatif yang sesuai dengan berbagai tanaman alternatif yang sesuai dengan

tingkat kekeringan yang dapat terjadi dimasing-masing tingkat kekeringan yang dapat terjadi dimasing-masing daerah.

daerah.

g)

g) PPenenenentuatuan Pn Pola Tola Tanaanam Ym Yang Tang Tepepatat

 –

 – Baik untuk areal yang datar maupun berlerengBaik untuk areal yang datar maupun berlereng

penentuan pola tanam disesuaikan dengan kondisi penentuan pola tanam disesuaikan dengan kondisi curah hujan setempat untuk mengurangi devisit

curah hujan setempat untuk mengurangi devisit airair

pada musim kemarau. pada musim kemarau.

(20)

• Selain dengan penanaman tanaman penutup tanahSelain dengan penanaman tanaman penutup tanah

(cover crop), cara vegetatif lainnya adalah: (cover crop), cara vegetatif lainnya adalah:

1. T

1. Tanaman dengan lajur anaman dengan lajur berselang-selberselang-seling, ing, pada kelerengan 6pada kelerengan 6 – – 10 % dengan10 % dengan tujuan:

tujuan:

• Membagi lereng agar menjadi lebih pendek.Membagi lereng agar menjadi lebih pendek.

• Dapat menghambat atau mengurangi laju aliran permukaan.Dapat menghambat atau mengurangi laju aliran permukaan.

• Menahan partikel-partikMenahan partikel-partikel el tanah yang terbawa oleh tanah yang terbawa oleh aliran permukaan.aliran permukaan. Tipe-tipe tanaman lajur berseling adalah:

Tipe-tipe tanaman lajur berseling adalah:

• Countur strip cropping, adalah penanaman berselang berdasarkan garisCountur strip cropping, adalah penanaman berselang berdasarkan garis kontur.

kontur.

• Field strip cropping,

• Field strip cropping, digunakan untuk kelerengan yang tidak digunakan untuk kelerengan yang tidak bergelombangbergelombang dengan jalur dapat melewati garis kontur, tetapi tanaman tidak melewati dengan jalur dapat melewati garis kontur, tetapi tanaman tidak melewati garis kontur.

garis kontur.

• Wind strip

• Wind strip cropping,cropping, digunakan pada lahan digunakan pada lahan yang datar atau kelerengyang datar atau kelerengan yangan yang tidak tajam dengan jalur tanaman tegak lurus

tidak tajam dengan jalur tanaman tegak lurus arah angin, sehinggaarah angin, sehingga kadang-kadang arah alur

kadang-kadang arah alur searah dengan kelerengan.searah dengan kelerengan.

• Buffer strip cropping,

• Buffer strip cropping, adalah lajur tanaman yang diselingi adalah lajur tanaman yang diselingi dengan lajurdengan lajur rumput atau legume sebagai

(21)

Selain dengan penanaman tanaman penutup tanah (cover Selain dengan penanaman tanaman penutup tanah (cover

crop), cara vegetatif lainnya adalah: crop), cara vegetatif lainnya adalah:

2. Menanam

2. Menanam secar

secara kon

a kontur (Countur

tur (Countur planting),

planting),

dilakukan pada kelerengan 15

dilakukan pada kelerengan 15

 – –

18 % dengan

18 % dengan

tujuan

tujuan untuk memperbesar kesempat

untuk memperbesar kesempatan

an

meresapn

meresapnya air sehing

ya air sehingga run

ga run off berkurang.

off berkurang.

3. Pergiliran tanaman (crop rotation).

3. Pergiliran tanaman (crop rotation).

4. Reboisasi atau penghijauan.

4. Reboisasi atau penghijauan.

5. Penanaman saluran pembuang d

5. Penanaman saluran pembuang dengan

engan

rumput dengan tujuan untuk melindungi

rumput dengan tujuan untuk melindungi

saluran pembuang agar tidak rusak.

saluran pembuang agar tidak rusak.

(22)

2.2 Metode vegetatif dengan pergiliran tanaman 2.2 Metode vegetatif dengan pergiliran tanaman

penghijauan atau penghutanan penghijauan atau penghutanan

• Pergiliran Pergiliran tanaman tanaman adalahadalah

Mengusahakan/menanam berbagai jenis Mengusahakan/menanam berbagai jenis tanaman secara bergilir dalam urutan waktu tanaman secara bergilir dalam urutan waktu tertentu pada sebidang lahan, misalnya pergiliran tertentu pada sebidang lahan, misalnya pergiliran antara tanaman pangan dengan tanaman antara tanaman pangan dengan tanaman penutup tanah atau pupuk hijau.

penutup tanah atau pupuk hijau.

• Agroforestri adalah salah satu sistem pengelolaanAgroforestri adalah salah satu sistem pengelolaan

lahan yang mungkin dapat ditawarkan untuk lahan yang mungkin dapat ditawarkan untuk mengatasi masalah yang timbul akibat adanya mengatasi masalah yang timbul akibat adanya alih fungsi lahan tersebut dan sekaligus untuk alih fungsi lahan tersebut dan sekaligus untuk mengatasi masalah ketersediaan pangan

(23)

• Agroforestri diharapkan bermanfaat selain untukAgroforestri diharapkan bermanfaat selain untuk

mencegah perluasan tanah terdegradasi, mencegah perluasan tanah terdegradasi,

melestarikan sumberdaya hutan, meningkatkan melestarikan sumberdaya hutan, meningkatkan mutu pertanian serta menyempurnakan

mutu pertanian serta menyempurnakan

intensifikasi dan diversifikasi silvikultur. Sistem ini intensifikasi dan diversifikasi silvikultur. Sistem ini telah dipraktekan oleh petani di berbagai tempat telah dipraktekan oleh petani di berbagai tempat di Indonesia selama

di Indonesia selama berberabad-abad (Michon danabad-abad (Michon dan de Foresta, 1995),

de Foresta, 1995),

• Menurut De Foresta dan Michon Menurut De Foresta dan Michon (1997),(1997),

agroforestri dapat dikelompokkan menjadi dua agroforestri dapat dikelompokkan menjadi dua sistem, yaitu sistem

sistem, yaitu sistem agroforestri sederhanaagroforestri sederhana dandan sistem

(24)

• Sistem agroforestri sederhana adalah suatuSistem agroforestri sederhana adalah suatu

sistem pert

sistem pertanian dimana anian dimana pepohonan ditanampepohonan ditanam

secara tumpang-sari dengan satu atau lebih jenis secara tumpang-sari dengan satu atau lebih jenis tanaman semusim.

tanaman semusim.

• Sistem agroforestri kompleks, adalah suatuSistem agroforestri kompleks, adalah suatu

sistem pertanian menetap yang melibatkan sistem pertanian menetap yang melibatkan bany

banyak jenis tanaman pohon ak jenis tanaman pohon (berbasis pohon)(berbasis pohon) baik sengaja ditanam maupun yang tumbuh baik sengaja ditanam maupun yang tumbuh secara alami pada sebidang lahan dan dikelola secara alami pada sebidang lahan dan dikelola petani mengikuti pola tanam dan ekosistem petani mengikuti pola tanam dan ekosistem menyerupai hutan. Di dalam sistem ini, selain menyerupai hutan. Di dalam sistem ini, selain terdapat beraneka jenis pohon, juga tanaman terdapat beraneka jenis pohon, juga tanaman perdu, tanaman memanjat (liana), tanaman perdu, tanaman memanjat (liana), tanaman

musiman dan rerumputan dalam jumlah besar. musiman dan rerumputan dalam jumlah besar.

(25)

Agroforestri mempunyai banyak bentuk,

Agrofores

tri mempunyai banyak bentuk, bila

bila

ditinjau dari segi ruang dan waktu.

ditinjau dari segi ruang dan waktu.

 –

 – Ditinjau dari segi ruang agroforestri mencakupDitinjau dari segi ruang agroforestri mencakup

dua dimensi yaitu vertical dan horizontal. Pada dua dimensi yaitu vertical dan horizontal. Pada dimensi vertikal, peran agroforestri terutama dimensi vertikal, peran agroforestri terutama

berhubungan erat dengan pengaruhnya terhadap berhubungan erat dengan pengaruhnya terhadap ketersediaan hara, penggunaan dan penyelamatan ketersediaan hara, penggunaan dan penyelamatan (capture) sumber daya alam.

(capture) sumber daya alam.

 –

 – Bila ditinjau dari segi waktu, dua komponenBila ditinjau dari segi waktu, dua komponen

agroforestri yang berbeda dapat ditanam agroforestri yang berbeda dapat ditanam bersamaan atau bergiliran.

(26)

Pola Kombinasi tanaman kehut

Pola Kombinasi tanaman kehutanan

anan dan

dan

pertanian sistem agroforestri harus

pertanian sistem agroforestri harus

memperhatikan ketersediaan hara dalam

memperhatikan ketersediaan hara dalam

tanah terutama dari segi pemilihan jenis dan

tanah terutama dari segi pemilihan jenis dan

pergilir

pergiliran tanaman

an tanaman pertanian.

pertanian.

Agar tanah tidak

Agar tanah tidak terkur

terkuras unsur

as unsur hara maka perlu

hara maka perlu

dibuat pergiliran tanaman pertanian yang

dibuat pergiliran tanaman pertanian yang

dikombinasikan dengan tanaman kehutanan.

dikombinasikan dengan tanaman kehutanan.

(27)

KESIMPULAN

KESIMPULAN

• Metode vegetatif yaitu metode konservasi lahan kritisMetode vegetatif yaitu metode konservasi lahan kritis

dengan menanam berbagai jenis tanaman seperti dengan menanam berbagai jenis tanaman seperti tanaman penutup tanah, tanaman

tanaman penutup tanah, tanaman penguat teras,penguat teras, penanaman dalam

penanaman dalam strip, pergilirstrip, pergiliran tanaman, sertaan tanaman, serta penggunaan pupuk organik dan mulsa.

penggunaan pupuk organik dan mulsa.

• Metode vegetatif untuk konservasi tanah dan airMetode vegetatif untuk konservasi tanah dan air

berfungsi untuk menahan air hujan

berfungsi untuk menahan air hujan agar tidak langsungagar tidak langsung mengenai permukaan tanah,

mengenai permukaan tanah, menambah kesuburmenambah kesuburanan tanah (sebagai pupuk hijau), mengurangi pengikisan tanah (sebagai pupuk hijau), mengurangi pengikisan tanah oleh air

tanah oleh air dan mempertahankan tingkdan mempertahankan tingkatat produktiv

(28)

TERIMA=KASIH……

TERIMA=KASIH……

Referensi

Dokumen terkait

Abstract. The objectives of this research are to 1) explore the profile of maize farmer enterprise in Gorontalo regency; 2) to identify the characteristic of

Stadium lll adalah penyakit nodal abdominal dibawah diafragma dan stadium lV merujuk pada keterlibatan yang tersebar dari satu atau lebih lokasi ekstranodal

Analisis bivariat yang dilakukan untuk mengetahui adanya perbedaan efek anestesi lokal pemberian Capsaicin dari ekstrak biji Capsicum dengan jenis dan kadar

Secara umum output pelaksanaan kegiatan pengawasan kedatangan kapal laut dari luar negeri di Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Padang belum seuai dengan SOP karena masih

Berikut ini adalah pertanyaan-pertanyaan yang berkaitan dengan Pemeriksaan Pajak, Penagihan Pajak, Norma Moral dan Kebijakan Sunset Policy terhadap Peningkatan

(1) Perpustakaan umum sebagaimana dimaksud dalam Pasal 13 huruf a yaitu jenis perpustakaan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah, Kecamatan, dan Desa/Kelurahan,

Tujuan utama dari proyek akhir ini adalah merancang dan membuat sebuah battery charger dengan boost converter sebagai regulator tegangan dari sumber solar cell

Istilah (re-) organisasi merupakan istilah yang digunakan Young Yun Kim dalam teori adaptasi lintas-kulturan (Cross- Cultural Adaptation).. imigran, cara berpakaian Mahmud dalam