• Tidak ada hasil yang ditemukan

LAPORAN Workshop CSR Kalteng 2011

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "LAPORAN Workshop CSR Kalteng 2011"

Copied!
39
0
0

Teks penuh

(1)

Bismillahirrahmanirrahim, Bismillahirrahmanirrahim,

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, Salam sejahtera untuk kita semua,

Salam sejahtera untuk kita semua,

Yang terhormat Gubernur Kalimantan Tengah Bapak A. Teras Narang, SH. Yang terhormat Gubernur Kalimantan Tengah Bapak A. Teras Narang, SH.

Yang Saya Hormati Dekan Fisip UI Bapak Prof. Dr. Bambang Shergi Laksmono, M.Sc Yang Saya Hormati Dekan Fisip UI Bapak Prof. Dr. Bambang Shergi Laksmono, M.Sc Yang Saya Hormati Bapak Agung Pramono PW

Yang Saya Hormati Bapak Agung Pramono PW

Yang Saya Hormati Tokoh masyarakat Kalteng/Dosen Sosiologi UNPAR Bapak DR. Sidik Yang Saya Hormati Tokoh masyarakat Kalteng/Dosen Sosiologi UNPAR Bapak DR. Sidik Rahman Usop, MS

Rahman Usop, MS

Yang Saya Hormati Pimpinan

Yang Saya Hormati Pimpinan Redaksi Radar Sampit Redaksi Radar Sampit Bapak Ajid Kurniawan, Bapak Ajid Kurniawan, S.HutS.Hut Yang Saya Hormati Majelis Anggota JARI INDONESIA Bapak Gunawan Wibisono Yang Saya Hormati Majelis Anggota JARI INDONESIA Bapak Gunawan Wibisono Yang Saya Hormati Pimpinan Lembaga Konsorsium Betang ( Jurusan FISIP Fakultas Yang Saya Hormati Pimpinan Lembaga Konsorsium Betang ( Jurusan FISIP Fakultas Ekonomi UNPAR , FISIP

Ekonomi UNPAR , FISIP Muhammadiah, Yayasan Jari Indonesia Kalteng, dan RadarMuhammadiah, Yayasan Jari Indonesia Kalteng, dan Radar Sampit)

Sampit)

Yang Saya Hormati Kepala SKPD di Seluruh Provinsi Kalimantan Tengah/yang mewakili. Yang Saya Hormati Kepala SKPD di Seluruh Provinsi Kalimantan Tengah/yang mewakili. Yang Saya Hormati Perwakilan PT Sinarmas Group, PT, Agro Group selaku Sponsor dalam Yang Saya Hormati Perwakilan PT Sinarmas Group, PT, Agro Group selaku Sponsor dalam kegitatan ini.

kegitatan ini.

Yang Saya Hormati

Yang Saya Hormati Para Delegasi dan tamu undangan yang hadir dalam Para Delegasi dan tamu undangan yang hadir dalam kesempatan ini.kesempatan ini.

Pertama-tama mari kita mengucapkan puji syukur atas berkah dan limpahan Pertama-tama mari kita mengucapkan puji syukur atas berkah dan limpahan rahmatNya, karena pada saat ini kita bisa hadir dalam agenda Workshop CSR KALTENG rahmatNya, karena pada saat ini kita bisa hadir dalam agenda Workshop CSR KALTENG 2011.

2011.

Bapak Gubernur dan hadirin yang saya Muliyakan Bapak Gubernur dan hadirin yang saya Muliyakan

Perkenakan saya pada kesempatan ini melaporkan rangkain Kegiatan Workshop Perkenakan saya pada kesempatan ini melaporkan rangkain Kegiatan Workshop CSR KALTENG 2011. Dengan tema “

CSR KALTENG 2011. Dengan tema “Mewujudkan praktikMewujudkan praktik Corporate Social Responsibility Corporate Social Responsibility  dalam kerangka pencapaian MDGs, Provinsi hijau dan Pembangunan Berkelanjutan dalam kerangka pencapaian MDGs, Provinsi hijau dan Pembangunan Berkelanjutan Provinsi Kalimantan Tengah”.

Provinsi Kalimantan Tengah”.Workshop CSR KALTENG 2011 ini bertujuan :Workshop CSR KALTENG 2011 ini bertujuan : 1.

1. Menjadikan forum ini sebagai media membangun model penerapan CSR diMenjadikan forum ini sebagai media membangun model penerapan CSR di perkebunan, pertambangan, dan kehutanan dalam rangka meningkatkan perkebunan, pertambangan, dan kehutanan dalam rangka meningkatkan kualitas program CSR dan mendorong terwujudkan praktek

kualitas program CSR dan mendorong terwujudkan praktek Corporate Social Corporate Social  Responsibility 

Responsibility  dalam kerangka pencapain MDGs, Provinsi hijau dandalam kerangka pencapain MDGs, Provinsi hijau dan Pembangunan Berkelanjutan di Kalimantan Tengah

Pembangunan Berkelanjutan di Kalimantan Tengah 2.

2. Menjadi media bertukar informasi dan pembelajaran bagi seluruh peserta dalamMenjadi media bertukar informasi dan pembelajaran bagi seluruh peserta dalam pelaksanaan dan pengembangan program CSR di

pelaksanaan dan pengembangan program CSR di perusahaannya.perusahaannya. 3.

3. Meningkatkan motivasi pengusaha/perusahaan untuk terus melakukan inovasiMeningkatkan motivasi pengusaha/perusahaan untuk terus melakukan inovasi bisnisnya yang mengacu pada formulasi strategi bisnis yang memperhatikan bisnisnya yang mengacu pada formulasi strategi bisnis yang memperhatikan Corporate Social Responsibility 

Corporate Social Responsibility  dandan Business EthicsBusiness Ethics sebagai upaya bertahansebagai upaya bertahan dalam persaingan bisnis yang semakin ketat.

(2)

4.

4. Meningkatkan ilmu pengetahuan dan sensitif dalam merespon berbagaiMeningkatkan ilmu pengetahuan dan sensitif dalam merespon berbagai fenomena sosial yang berkembang di masyarakat dalam upaya meningkatkan fenomena sosial yang berkembang di masyarakat dalam upaya meningkatkan kualitas program CSR di Indonesia.

kualitas program CSR di Indonesia.

Adapun acara ini diikuti oleh kurang lebih 200 Orang peserta dari Perwakilan Adapun acara ini diikuti oleh kurang lebih 200 Orang peserta dari Perwakilan Pemerintah

Pemerintah Daerah yang terkait, Delegasi Daerah yang terkait, Delegasi dari Perusahaan baik Bdari Perusahaan baik BUMN maupun SwatUMN maupun Swataa yang beroperasi di Kalimantan Tengah,

yang beroperasi di Kalimantan Tengah, Akademisi Tohoh Masyarakat perwakilaAkademisi Tohoh Masyarakat perwakilan NGO din NGO di Kalimantan Tengah dan Wartawan.

Kalimantan Tengah dan Wartawan.

Bapak Ibu dan Rekan-rekan yang Saya Hormati Bapak Ibu dan Rekan-rekan yang Saya Hormati

Pelaksanaan Workshop CSR KALTENG 2011, terdiri dari tiga rangkain kegiatan meliputi: Pelaksanaan Workshop CSR KALTENG 2011, terdiri dari tiga rangkain kegiatan meliputi:

1.

1. Bakti SosialBakti Sosial

Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 21 April 2011, bertepatan dengan Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 21 April 2011, bertepatan dengan perayaan hari Bumi. Kegiatan tersebut telah diselengarakan bekerjasama perayaan hari Bumi. Kegiatan tersebut telah diselengarakan bekerjasama dengan Mapala Sylva Fakultas Kehutanan Universitas Palangkaraya, dimana dengan Mapala Sylva Fakultas Kehutanan Universitas Palangkaraya, dimana kegiatan tersebut dilaksanakan di Bukit Tengkiling dengan menanam pohon kegiatan tersebut dilaksanakan di Bukit Tengkiling dengan menanam pohon kuran lebih 500 Batang sekaligus pembagian bibit untuk masyarakat sebanyak kuran lebih 500 Batang sekaligus pembagian bibit untuk masyarakat sebanyak 500 Batang.

500 Batang. 2.

2. Workshop CSR diselengarakan dalam rangka merayakan hari jadi ProvinsiWorkshop CSR diselengarakan dalam rangka merayakan hari jadi Provinsi Kalimantan Tengah yang ke 54

Kalimantan Tengah yang ke 54

Kegiatan ini bertujuan membumikan konsep-konsep CSR kepada para pihak, Kegiatan ini bertujuan membumikan konsep-konsep CSR kepada para pihak, sehingga lahir pemahakan yang sama tentang konsep CSR dan pelaksanaanya. sehingga lahir pemahakan yang sama tentang konsep CSR dan pelaksanaanya. Kegiatan ini akan dilaksanakan pada tanggal 24 Mei 2011 di Hotel Luwansa. Kegiatan ini akan dilaksanakan pada tanggal 24 Mei 2011 di Hotel Luwansa. 3.

3. Pembuatan jaringan dan program kerja. Kegiatan ini akan dilaksanakan padaPembuatan jaringan dan program kerja. Kegiatan ini akan dilaksanakan pada tanggal 25 Mei 2011 di Hotel Luwansa.

tanggal 25 Mei 2011 di Hotel Luwansa.

Kegiatan ini adalah membangun jejaring pembelajaran bersama dalam upaya Kegiatan ini adalah membangun jejaring pembelajaran bersama dalam upaya menerapkan dan meningkatkan kwalitas program CSR, juga mensinergikan menerapkan dan meningkatkan kwalitas program CSR, juga mensinergikan program-program CSR dengan program-program pembangunan daerah.

program-program CSR dengan program-program pembangunan daerah.

Dari seluruh rangkean kegiatan ini kami berharap kegiatan ini bisa menghasilkan Dari seluruh rangkean kegiatan ini kami berharap kegiatan ini bisa menghasilkan beberapa hal antara lain:

beberapa hal antara lain: 1.

1. Forum ini mampu memfasilitasi terbentuknya forum CSR di Forum ini mampu memfasilitasi terbentuknya forum CSR di Kalimantan Tengah.Kalimantan Tengah. 2.

2. Dari forum ini melahirkan rekomendasi program-program bersama yangDari forum ini melahirkan rekomendasi program-program bersama yang terintegrasi dan terencana untuk mewujudkan praktek

terintegrasi dan terencana untuk mewujudkan praktek Corporate Social Corporate Social  Responsibility 

Responsibility  dalam kerangka pencapain MDGs, Provinsi hijau dandalam kerangka pencapain MDGs, Provinsi hijau dan Pembangunan Berkelanjutan di Kalimantan Tengah.

Pembangunan Berkelanjutan di Kalimantan Tengah. Bapak Ibu Hadirin yang saya

Bapak Ibu Hadirin yang saya berbahagiaberbahagia Perkenankan sebelum s

Perkenankan sebelum saya menutup pidato aya menutup pidato laporan kepanitiaan ini, laporan kepanitiaan ini, sedikit sayasedikit saya sampaikan pengantar tentang apa itu CSR dan penerapanya. Seperti pernah saya tulis sampaikan pengantar tentang apa itu CSR dan penerapanya. Seperti pernah saya tulis pada harian Radar Sampit bulan April yang lalu. Definisi CSR menurut Dewan Bisnis pada harian Radar Sampit bulan April yang lalu. Definisi CSR menurut Dewan Bisnis Dunia untuk Pembangunan Berkelanjutan, CSR merupakan "komitmen berkelanjutan Dunia untuk Pembangunan Berkelanjutan, CSR merupakan "komitmen berkelanjutan oleh pelaku bisnis untuk berperilaku etis dan berkontribusi terhadap pembangunan oleh pelaku bisnis untuk berperilaku etis dan berkontribusi terhadap pembangunan

(3)

ekonomi sambil meningkatkan kualitas hidup tenaga kerja, keluarga, masyarakat lokal ekonomi sambil meningkatkan kualitas hidup tenaga kerja, keluarga, masyarakat lokal dan masyarakat luas"(Tomi Oktavianor 2008).

dan masyarakat luas"(Tomi Oktavianor 2008). Jika

Jika mengacu mengacu pada pada definisi definisi tersebut tersebut maka maka ketika ketika praktik-praktik praktik-praktik CSRCSR dilaksanakan dengan baik dan terintegrasi dalam strategi

dilaksanakan dengan baik dan terintegrasi dalam strategi corecorebisnis perusahaan maka,bisnis perusahaan maka, perusaan akan memperoleh manfaat yang besar dalam menjalankan usahanya. Karana perusaan akan memperoleh manfaat yang besar dalam menjalankan usahanya. Karana proses-proses produksi dalam perusahaan akan berjalan dengan baik sementara relasi proses-proses produksi dalam perusahaan akan berjalan dengan baik sementara relasi sosial, baik antara perusahaan dengan karyawan maupun perusahaan dengan sosial, baik antara perusahaan dengan karyawan maupun perusahaan dengan masyarakat akan terjalin saling menguntungkan.

masyarakat akan terjalin saling menguntungkan.

Sesungunya, hadirnya suatu perusahaan tak terlepas dari peran perusahaan Sesungunya, hadirnya suatu perusahaan tak terlepas dari peran perusahaan tersebut terhadap masyarakat

tersebut terhadap masyarakat sekitarnya. sekitarnya. Seperti dikatakan Seperti dikatakan oleh B. oleh B. Tamam Achda,Tamam Achda, disampaikan bahwa sektor industri atau korporasi skala besar telah banyak memberikan disampaikan bahwa sektor industri atau korporasi skala besar telah banyak memberikan kontribusi bagi pertumbuhan ekonomi baik di tinggkat lokal maupun nasional, tetapi di kontribusi bagi pertumbuhan ekonomi baik di tinggkat lokal maupun nasional, tetapi di sisi lain, eksploitasi

sumber-sisi lain, eksploitasi sumber-sumber daya alam oleh sektsumber daya alam oleh sektor or industri telah menyebabkanindustri telah menyebabkan terjadinya degradasi lingkungan yang sangat parah. Hal inilah yang menjadikan kenapa terjadinya degradasi lingkungan yang sangat parah. Hal inilah yang menjadikan kenapa konsep

konsepCorporate Social Responsibility Corporate Social Responsibility (CSR) relevan dan penting (perlu) dilaksanakan(CSR) relevan dan penting (perlu) dilaksanakan oleh perusah

oleh perusahaan-perusahaan. aan-perusahaan. Bagaimana sektor Bagaimana sektor bisnis bisnis tersebut btersebut bisa meminisa meminimalisirimalisir dampak lingkungan dan sosial. Menurut Archie B. Carrol, (1996) CSR merupakan dampak lingkungan dan sosial. Menurut Archie B. Carrol, (1996) CSR merupakan kepedulian perusahaan yang didasari oleh 3 (tiga) prinsip dasar yang dikenal dengan kepedulian perusahaan yang didasari oleh 3 (tiga) prinsip dasar yang dikenal dengan istlah

istlahtriple bottom linestriple bottom lines , ,yakniyakniprofit,profit, people peopledandan planet. planet. 

 Profit. Perusahaan harus tetap berorientasi untuk mencari keuntungan ekonomiProfit. Perusahaan harus tetap berorientasi untuk mencari keuntungan ekonomi yang memungkinkan untuk terus beroperasi dan berkembang

yang memungkinkan untuk terus beroperasi dan berkembang 

 People. Perusahaan harus memiliki People. Perusahaan harus memiliki kepedulian terhadap kesejahteraan manusia.kepedulian terhadap kesejahteraan manusia. Beberapa perusahaan mengembangkan program CSR seperti pemberian Beberapa perusahaan mengembangkan program CSR seperti pemberian beasiswa bagi

beasiswa bagi pelajar di sepelajar di sekitar perusahaan, pendirikitar perusahaan, pendirian sarana pendidikan dan sarana pendidikan danan kesehatan, penguatan kapasitas ekonomi lokal, dan bahkan ada perusahaan kesehatan, penguatan kapasitas ekonomi lokal, dan bahkan ada perusahaan yang merancang berbagai skema perlindungan sosial bagi warga setempat. yang merancang berbagai skema perlindungan sosial bagi warga setempat. 

 Plannet. Perusahaan peduli terhadap lingkungan hidup dan keberlanjutanPlannet. Perusahaan peduli terhadap lingkungan hidup dan keberlanjutan keragaman hayati. Beberapa program CSR yang berpijak pada prinsip ini keragaman hayati. Beberapa program CSR yang berpijak pada prinsip ini biasanya berupa penghijauan lingkungan hidup, penyediaan sarana air bersih, biasanya berupa penghijauan lingkungan hidup, penyediaan sarana air bersih, perbaikan pemukiman, pengembangan pariwisata (

perbaikan pemukiman, pengembangan pariwisata (ekotourismekotourism))

Pertanyaan yang muncul kemudian adalah kegiatan seperti apakah yang dapat Pertanyaan yang muncul kemudian adalah kegiatan seperti apakah yang dapat dinamakan sebagai CSR? Bagaimana kita bisa menilai bahwa suatu Perusahaan telah dinamakan sebagai CSR? Bagaimana kita bisa menilai bahwa suatu Perusahaan telah melakukan program

melakukan program CSR?. CSR?. Menurut Holy Menurut Holy K. M. K. M. K. (2009) Jika K. (2009) Jika menilik pada menilik pada konsepkonsep asalnya, maka sebenarnya perusahaan yang telah memperhatikan kepentingan dan asalnya, maka sebenarnya perusahaan yang telah memperhatikan kepentingan dan mengusahakan kesejahteraan tenaga kerja dan keluarganya melalui pemberian upah, mengusahakan kesejahteraan tenaga kerja dan keluarganya melalui pemberian upah, tunjangan-tunjangan kesehatan dan lain-lainnya sebenarnya telah melakukan program tunjangan-tunjangan kesehatan dan lain-lainnya sebenarnya telah melakukan program CSR. Perusahaan juga dikatakan telah menjalakan CSR jika dalam proses produksinya CSR. Perusahaan juga dikatakan telah menjalakan CSR jika dalam proses produksinya perusahaan mampu menjaga, melestarikan lingkungan hidup dalam kegiatan-kegiatan perusahaan mampu menjaga, melestarikan lingkungan hidup dalam kegiatan-kegiatan

(4)

operasional perusahaan

operasional perusahaan . Selain itu . Selain itu perusahaan-perusahaan yang perusahaan-perusahaan yang memperhatikan danmemperhatikan dan mengutamakan kepentingan konsumen dengan memberikan produk yang terbaik dan mengutamakan kepentingan konsumen dengan memberikan produk yang terbaik dan aman telah juga melakukan kegiatan CSR.

aman telah juga melakukan kegiatan CSR.

Maka idialnya kerja-kerja CSR dalam lingkup perusahaan menjadi foundasi Maka idialnya kerja-kerja CSR dalam lingkup perusahaan menjadi foundasi perusahaan untuk melakukan

perusahaan untuk melakukan kerja-kerja CSR kerja-kerja CSR diluar lingkup diluar lingkup perusahaan. perusahaan. Konsep danKonsep dan implementasi program-program CSR memang harus dirancang sedemikian rupa implementasi program-program CSR memang harus dirancang sedemikian rupa sehingga program-program CSR tidak lagi hanya eksidental atau hanya lipstik sehingga program-program CSR tidak lagi hanya eksidental atau hanya lipstik perusahaan untuk membangun

perusahaan untuk membangun imageimageperusahaan dihadapan publik. Jika itu yang terjadiperusahaan dihadapan publik. Jika itu yang terjadi maka wajarlah kalau CSR hanya menjadi beban dan tidak ada kontribusi nyata buat maka wajarlah kalau CSR hanya menjadi beban dan tidak ada kontribusi nyata buat perusahaan.

perusahaan.

Meletakan dasar pemahaman yang sama dalam mendefinisikan kerja-kerja CSR Meletakan dasar pemahaman yang sama dalam mendefinisikan kerja-kerja CSR dan konseptual CSR oleh stakeholder menjadi kebutuhan mendesak untuk dilakukan. dan konseptual CSR oleh stakeholder menjadi kebutuhan mendesak untuk dilakukan. Hal tersebut karena kesuksesan program CSR hanya dapat dilakukan ketika Hal tersebut karena kesuksesan program CSR hanya dapat dilakukan ketika program-program tersebut terintegrasi dan dirancang sebagai

program tersebut terintegrasi dan dirancang sebagai jawaban atas kebutuhan bersama.jawaban atas kebutuhan bersama. Begitu pengantar yang bisa saya sampaikan semoga bisa sedikit membantu Begitu pengantar yang bisa saya sampaikan semoga bisa sedikit membantu memberi pemahaman awal tentang apa itu CSR dan Penerapanya. Ahirnya sebagai memberi pemahaman awal tentang apa itu CSR dan Penerapanya. Ahirnya sebagai ketua panitian dan mewakili seluruh rekan-rekan panitia memohon maaf kepada ketua panitian dan mewakili seluruh rekan-rekan panitia memohon maaf kepada bapak-ibu dan rekan-rekan semua, apabila dalam kami menyelengarakan kegiatan ini masih ibu dan rekan-rekan semua, apabila dalam kami menyelengarakan kegiatan ini masih banyak kekurangan. Meski demikian kami selaku panitia akan berusaha dan melayani banyak kekurangan. Meski demikian kami selaku panitia akan berusaha dan melayani bapak ibu sekalian selama proses kegiatan ini berlangsung, dengan harapan kegiatan ini bapak ibu sekalian selama proses kegiatan ini berlangsung, dengan harapan kegiatan ini berjalan lancar dan membuahkan hasil yang

berjalan lancar dan membuahkan hasil yang diharapkan.diharapkan.

Tak lupa saya mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Tak lupa saya mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada PT.Sinarmas Group dan Agro Group yang telah bersedia menjadi sponsor dalam kegiatan PT.Sinarmas Group dan Agro Group yang telah bersedia menjadi sponsor dalam kegiatan ini, terimakasih juga saya sampaikan kepada seluruh pihak yang telah membantu ini, terimakasih juga saya sampaikan kepada seluruh pihak yang telah membantu terselengaranya

terselengaranya kegiatan. kegiatan. Demikian lapDemikian laporan ini oran ini saya ssaya sampaikan ataampaikan atas kes kehadiran,hadiran, partisipasi dan perhatianya saya ucapkan terimakasih.

partisipasi dan perhatianya saya ucapkan terimakasih.

 Akhiru Sallam  Akhiru Sallam

Wassallammuallaikum Wr Wb. dan salam sejahtera buat kita semua, Wassallammuallaikum Wr Wb. dan salam sejahtera buat kita semua,

Ketua Panitia Ketua Panitia

D.Kristianto, S.Hut, M.Kessos D.Kristianto, S.Hut, M.Kessos

(5)

GUBERNUR KALIMANTAN TENGAH GUBERNUR KALIMANTAN TENGAH

SAMBUTAN SAMBUTAN

GUBERNUR KALIMANTAN TENGAH GUBERNUR KALIMANTAN TENGAH

Pada Acara Pada Acara

PEMBUKAAN WORKSHOP PEMBUKAAN WORKSHOP CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY 

CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (CSR) KALIMANTAN TENGAH 2011(CSR) KALIMANTAN TENGAH 2011 Palangka Raya, 24 Mei 2011

Palangka Raya, 24 Mei 2011 Assalaamu’allaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh. Assalaamu’allaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh. Selamat pagi dan salam sejahtera untuk kita sekalian. Selamat pagi dan salam sejahtera untuk kita sekalian. Yang terhormat,

Yang terhormat, 

 Saudara Bupati/Walikota se Kalimantan Tengah;Saudara Bupati/Walikota se Kalimantan Tengah; 

 Saudara Prof. DR. Saudara Prof. DR. Bambang Shergi Bambang Shergi Laksmono, M.Sc., Laksmono, M.Sc., Dekan Dekan FISIP UniversitasFISIP Universitas Indonesia;

Indonesia; 

 Saudara Agung Pramono PW, PT. Surveyor Indonesia;Saudara Agung Pramono PW, PT. Surveyor Indonesia; 

 Saudara Adji Kurniawan, Saudara Adji Kurniawan, S.Hut., Pimpinan S.Hut., Pimpinan Redaksi Redaksi Radar Sampit;Radar Sampit; 

 Saudara Gunawan Wibisono, Saudara Gunawan Wibisono, Majelis Anggota JARI Majelis Anggota JARI Indonesia/Staff Ahli Indonesia/Staff Ahli DPD RI;DPD RI; 

 Saudara DR. Didik Rahman Usop, MS, Dosen Sosiologi Universitas Palangka Raya;Saudara DR. Didik Rahman Usop, MS, Dosen Sosiologi Universitas Palangka Raya; 

 Kepala SKPD Provinsi Kepala SKPD Provinsi dan Kabupaten / dan Kabupaten / Kota se-Kalimantan Kota se-Kalimantan Tengah;Tengah; 

 Saudara Akademisi, NGO, Media Cetak dan Saudara Akademisi, NGO, Media Cetak dan Elektronik;Elektronik; 

 Undangan dan Hadirin Undangan dan Hadirin sekalian yang berbahagia dan sekalian yang berbahagia dan saya muliakan;saya muliakan;

Pertama-tama marilah kita panjatkan puji dan syukur ke hadapan Tuhan Yang Pertama-tama marilah kita panjatkan puji dan syukur ke hadapan Tuhan Yang Maha Esa karena atas karunia dan Hidayah-Nya, kita semua dapat hadir di tempat ini Maha Esa karena atas karunia dan Hidayah-Nya, kita semua dapat hadir di tempat ini dalam keadaan sehat wal-afiat untuk mengikuti acara Workshop CSR Kalteng 2011

dalam keadaan sehat wal-afiat untuk mengikuti acara Workshop CSR Kalteng 2011

Secara khusus, perkenankan pula saya atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Secara khusus, perkenankan pula saya atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dan masyarakat menyampaikan

Tengah dan masyarakat menyampaikan Ucapan Selamat Datang ke ”Bumi TambunUcapan Selamat Datang ke ”Bumi Tambun Bungai” 

Bungai” Kota Palangka Raya ini kepada Kota Palangka Raya ini kepada seluruh Narasumber, seluruh Narasumber, khususnya yang khususnya yang datangdatang dari luar Kalimantan Tengah.

dari luar Kalimantan Tengah. Hadirin yang berbahagia, Hadirin yang berbahagia,

Provinsi

Provinsi Kalimantan Tengah dKalimantan Tengah dengan luas wilayah 15,3 juta hengan luas wilayah 15,3 juta ha atau 1,5 kali Pulaua atau 1,5 kali Pulau Jawa mempunyai kawasan hutan

Jawa mempunyai kawasan hutan seluas ± 10 seluas ± 10 juta Ha dan kawasan non hutan seluas 5,1juta Ha dan kawasan non hutan seluas 5,1  juta

 juta Ha, Ha, merupakan merupakan provinsi provinsi ke ke 3 3 terluas terluas di di Indonesia Indonesia setelah setelah Papua Papua dan dan KalimantanKalimantan Timur, selain itu Provinsi

Timur, selain itu Provinsi Kalimantan Tengah Kalimantan Tengah memiliki memiliki potensi sumber dapotensi sumber daya alam yangya alam yang melimpah yaitu potensi di bidang kehutanan, pertambangan dan

melimpah yaitu potensi di bidang kehutanan, pertambangan dan perkebunan.perkebunan.

Dibalik potensi yang besar tersebut kita diperhadapkan juga pada tantangan Dibalik potensi yang besar tersebut kita diperhadapkan juga pada tantangan pengelolaan yang bijak sehingga menuntut kesungguhan dan kerjasama antar para pihak pengelolaan yang bijak sehingga menuntut kesungguhan dan kerjasama antar para pihak yang terkait untuk bersama-sama mencari dan menerapkan cara-cara yang benar, cepat yang terkait untuk bersama-sama mencari dan menerapkan cara-cara yang benar, cepat

(6)

dan tepat. Kalimantan Tengah mendeklarasikan diri sebagai Provinsi Hijau dan dan tepat. Kalimantan Tengah mendeklarasikan diri sebagai Provinsi Hijau dan melaksanakan konsep pembangunan berkelanjutan merupakan langkah

melaksanakan konsep pembangunan berkelanjutan merupakan langkah ideal, genuineideal, genuine dan

danvisioner.visioner.

Pesatnya laju industrialisasi perkebunan, pertambangan dan kehutanan di Pesatnya laju industrialisasi perkebunan, pertambangan dan kehutanan di Kalimantan Tengah sangat berpengaruh terhadap hubungan dengan masyarakat. Kalimantan Tengah sangat berpengaruh terhadap hubungan dengan masyarakat. Apabila

Apabila hubungan hubungan dan keddan kedekatan ekatan tersebut tersebut tidak dtidak dikelola deikelola dengan bngan baik seringaik sering menimbulkan gesekan-gesekan menjadi konflik yang tidak berujung. Namun apabila menimbulkan gesekan-gesekan menjadi konflik yang tidak berujung. Namun apabila kedekatan tersebut jika dikelola dengan baik bisa menjadikan energi bersama untuk kedekatan tersebut jika dikelola dengan baik bisa menjadikan energi bersama untuk membangun relasi yang kuat dan saling

membangun relasi yang kuat dan saling menguntungkan antara masyarakat, perusahaanmenguntungkan antara masyarakat, perusahaan dan lingkungan.

dan lingkungan.

Tantangan terbesar dalam membangun hubungan

Tantangan terbesar dalam membangun hubungan Corporate Social Corporate Social  Responsibility 

Responsibility  (CSR) baik di perkebunan, pertambangan maupun kehutanan adalah(CSR) baik di perkebunan, pertambangan maupun kehutanan adalah bagaimana memaknai CSR itu sendiri. CSR tidak hanya membagi-bagi uang dan bantuan bagaimana memaknai CSR itu sendiri. CSR tidak hanya membagi-bagi uang dan bantuan untuk masyara

untuk masyarakat tetapi kat tetapi bagaimana membangubagaimana membangun n kemandirian masyarakat kemandirian masyarakat sehinggasehingga tidak menimbulkan ketergantungan masyarakat kepada perusahaan dan CSR tidak

tidak menimbulkan ketergantungan masyarakat kepada perusahaan dan CSR tidak bolehboleh menghancurkan karakt

menghancurkan karakter masyarakat er masyarakat dengan menjadengan menjadi pemeras di pemeras perusahaan yaperusahaan yang justrung justru merusak hubungan

merusak hubungan antara perusahaan dan antara perusahaan dan masyarakat masyarakat serta menghancurkan serta menghancurkan sumbersumber daya

daya alam. alam. Hal Hal tersebut tersebut bisa bisa saja saja terjadi terjadi jika pjika program rogram CSR CSR hanya hanya dilakukan dilakukan sebagaisebagai formalitas/lisptik belaka bukan sebagai sebuah strategi dalam pelaksanaan

formalitas/lisptik belaka bukan sebagai sebuah strategi dalam pelaksanaan Good Good  Corporate Governance.

Corporate Governance.

Program CSR merupakan bagian dari pelaksanaan

Program CSR merupakan bagian dari pelaksanaan Good Corporate GovernanceGood Corporate Governance adalah keniscayaan dalam membangun dunia bisnis ke depan, sehingga peningkatan adalah keniscayaan dalam membangun dunia bisnis ke depan, sehingga peningkatan kualitas program CSR perlu terus diupayakan dalam rangka membangun hubungan yang kualitas program CSR perlu terus diupayakan dalam rangka membangun hubungan yang saling menguntungkan antara masyarakat, perusahaan dan lingkungan.

saling menguntungkan antara masyarakat, perusahaan dan lingkungan. Hadirin yang berbahagia,

Hadirin yang berbahagia,

Seiring dengan hal tersebut, diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 25 Seiring dengan hal tersebut, diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2007 Tentang Penanaman Modal

Tahun 2007 Tentang Penanaman Modal Pasal 15 huruf b bahwa “Pasal 15 huruf b bahwa “Setiap penanam modal Setiap penanam modal  berkewajiban

berkewajiban melaksanakan tanggung jawab sosial perusahaanmelaksanakan tanggung jawab sosial perusahaan”” dan pada Pasal 16dan pada Pasal 16 huruf

huruf d d disebutkan disebutkan bahwabahwa ““Setiap penanam modal bertanggung jawab menjagaSetiap penanam modal bertanggung jawab menjaga kelestarian lingkungan hidup

kelestarian lingkungan hidup.” terkait .” terkait dengan tanggudengan tanggung jawab ng jawab sosial sosial dan lingkungandan lingkungan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 Tentang Perseroan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 Tentang Perseroan Terbatas

Terbatas Pasal 74 Pasal 74 sebagai besebagai berikut :rikut : 1.

1. Perseroan yang menjalankan kegiatan usahanya di bidang dan/atau berkaitanPerseroan yang menjalankan kegiatan usahanya di bidang dan/atau berkaitan dengan sumber daya alam wajib melaksanakan Tanggung Jawab Sosial dan dengan sumber daya alam wajib melaksanakan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan.

Lingkungan. 2.

2. Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan sebagaimana dimaksud pada ayat (1)Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) merupakan

merupakan kewajibankewajiban Perseroan yang dianggarkan dan diperhitungkan sebagaiPerseroan yang dianggarkan dan diperhitungkan sebagai biaya Perseroan yang pelaksanaannya dilakukan dengan memperhatikan kepatutan biaya Perseroan yang pelaksanaannya dilakukan dengan memperhatikan kepatutan dan kewajaran.

dan kewajaran. 3.

3. Perseroan yangPerseroan yang tidak melaksanakantidak melaksanakan kewajiban sebagaimana dimaksud pada ayatkewajiban sebagaimana dimaksud pada ayat (1)

(7)

Hadirin yang berbahagia, Hadirin yang berbahagia,

Laju inve

Laju investasi dan stasi dan pertumbuhan pertumbuhan industri industri pertambangan, pertambangan, perkebunan perkebunan dandan kehutanan di Kalimantan Tengah merupakan potensi yang perlu dikelola. Program CSR kehutanan di Kalimantan Tengah merupakan potensi yang perlu dikelola. Program CSR yang di jalankan oleh setiap perusahaan mempunyai potensi untuk dikelola dalam yang di jalankan oleh setiap perusahaan mempunyai potensi untuk dikelola dalam mendorong pembangunan di Kalimantan Tengah, khususnya bagaimana terus mendorong pembangunan di Kalimantan Tengah, khususnya bagaimana terus mengupayakan kemandirian dari masyarakat.

mengupayakan kemandirian dari masyarakat.

Hadirnya investasi di provinsi Kalimantan Tengah, tentunya dalam upaya Hadirnya investasi di provinsi Kalimantan Tengah, tentunya dalam upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kalimantan Tengah. Pertanyaannya, apakah meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kalimantan Tengah. Pertanyaannya, apakah kondisi tersebut sudah terjadi? apakah kehadiran perusahaan-perusahaan tersebut kondisi tersebut sudah terjadi? apakah kehadiran perusahaan-perusahaan tersebut sudah mampu memfasilitasi masyarakat untuk bisa sejahtera, apa justru berkonflik sudah mampu memfasilitasi masyarakat untuk bisa sejahtera, apa justru berkonflik dengan masyarakat? Pertanyaan itu harus bisa dijawab dalam

dengan masyarakat? Pertanyaan itu harus bisa dijawab dalam event ini.event ini.

Saya meyakini bahwa kerjasama sinergis antara pemerintah, dunia usaha dan Saya meyakini bahwa kerjasama sinergis antara pemerintah, dunia usaha dan masyarakat dalam pembangunan di Kalimantan Tengah, akan membawa kita menuju masyarakat dalam pembangunan di Kalimantan Tengah, akan membawa kita menuju pembangunan seutuhnya. Pembangunan dimana mampu menghadirkan kesejahteraan pembangunan seutuhnya. Pembangunan dimana mampu menghadirkan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat Kalimantan Tengah.

bagi seluruh masyarakat Kalimantan Tengah.

Menutup sambutan ini, Saya berharap bahwa acara Workshop CSR Kalteng 2011 Menutup sambutan ini, Saya berharap bahwa acara Workshop CSR Kalteng 2011 ini akan mampu melahirkan kesepakatan-kesepakatan dan rekomendasi terkait dengan ini akan mampu melahirkan kesepakatan-kesepakatan dan rekomendasi terkait dengan pelasanaan

pelasanaan program program CSR CSR kedepan. kedepan. Kiranya Kiranya program-program program-program kerja kerja CSR CSR bisabisa diintegrasikan dalam program pencapaian MDGs, Provinsi Hijau dan Pembangunan diintegrasikan dalam program pencapaian MDGs, Provinsi Hijau dan Pembangunan Berkelanjutan di Kalimantan Tengah.

Berkelanjutan di Kalimantan Tengah.

Mohon kiranya kepada Panitia untuk segera melaporkan hasil dari workshop ini Mohon kiranya kepada Panitia untuk segera melaporkan hasil dari workshop ini kepada Saya, agar Pemerintah Daerah dapat menfasilitasi para pihak dalam upaya kepada Saya, agar Pemerintah Daerah dapat menfasilitasi para pihak dalam upaya meningkatkan praktek CSR di Kalimantan Tengah. Saya juga mengucapkan terimakasih meningkatkan praktek CSR di Kalimantan Tengah. Saya juga mengucapkan terimakasih kepada Jurusan Sosiologi Fakultas Ekonomi UNPAR, FISIP Muhammadiyah, Radar Sampit kepada Jurusan Sosiologi Fakultas Ekonomi UNPAR, FISIP Muhammadiyah, Radar Sampit dan Yayasan Jari Indonesia yang telah menginisiasi kegiatan ini. Besar harapan saya dan Yayasan Jari Indonesia yang telah menginisiasi kegiatan ini. Besar harapan saya keempat lembaga ini bisa terus memacu perkembangan penerapan praktek-praktek CSR keempat lembaga ini bisa terus memacu perkembangan penerapan praktek-praktek CSR di Kalimantan Tengah.

di Kalimantan Tengah.

Saya percaya, dengan bersama kita bisa mewujudkan cita-cita yang mulia ini. Saya percaya, dengan bersama kita bisa mewujudkan cita-cita yang mulia ini. Demikian beberapa hal yang dapat saya sampaikan pada kesempatan ini. Demikian beberapa hal yang dapat saya sampaikan pada kesempatan ini. Akhirnya dengan memanjatkan puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, dan Akhirnya dengan memanjatkan puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, dan atas seizin hadirin semuanya,

atas seizin hadirin semuanya, Workshop Corporate Cosial Responsibility (CSR)Workshop Corporate Cosial Responsibility (CSR) Kalimantan Tengah 2011 secara resmi saya

Kalimantan Tengah 2011 secara resmi saya nyatakannyatakan dibukadibuka... Kepada seluruh peserta,

Kepada seluruh peserta, saya ucapkan saya ucapkan selamat mengikuti Workshop ini, selamat mengikuti Workshop ini, semogasemoga pertemuan ini bermanfaat untuk kemajuan Kalimantan Tengah yang kita cintai dan pertemuan ini bermanfaat untuk kemajuan Kalimantan Tengah yang kita cintai dan segala upaya kita se

segala upaya kita semua senantiasa mendapat mua senantiasa mendapat bimbingan dan bimbingan dan berkah dari Tuhan Yangberkah dari Tuhan Yang Maha Kuasa.

Maha Kuasa.

Wassalamu’alaikum Warrahmatullahi Wabarak Wassalamu’alaikum Warrahmatullahi Wabarakatuhatuh Sekian dan Terima kasih.

Sekian dan Terima kasih.

GUBERNUR KALIMANTAN TENGAH, GUBERNUR KALIMANTAN TENGAH,

 A.

(8)

Workshop CSR KALTENG 2011

Workshop CSR KALTENG 2011

Mewujudkan praktek Corporate Social

Mewujudkan praktek Corporate Social

Responsibility dalam kerangka pencapaian MDGs,

Responsibility dalam kerangka pencapaian MDGs,

Provinsi hijau dan Pembangunan Berkelanjutan

Provinsi hijau dan Pembangunan Berkelanjutan

Provinsi

Provinsi

Kalimantan

Kalimantan

T

T

engah

engah

Pengantar

Pengantar Umum Umum

Sesuai definisinya Tangung jawab Sosial Perusahaan atau

Sesuai definisinya Tangung jawab Sosial Perusahaan atau Corporate Social Responsibility Corporate Social Responsibility  (CSR) merupakan “Kepedulian organisasi bisnis untuk bertindak dengan cara (CSR) merupakan “Kepedulian organisasi bisnis untuk bertindak dengan cara-cara-cara mereka sendiri dalam melayani kepentingan organisasi dan kepentin

mereka sendiri dalam melayani kepentingan organisasi dan kepentingan publik internal”gan publik internal” Maraknya pelaksanaan tangung jawab sosial perusahaan

Maraknya pelaksanaan tangung jawab sosial perusahaan  – – Corporate Social Corporate Social  Responsibility 

Responsibility (CSR) di Indonesia telah menjadi perhatian luas, kegiatan tersebut tidak(CSR) di Indonesia telah menjadi perhatian luas, kegiatan tersebut tidak hanya dilakukan oleh Badan Usaha Milik Negara tetapi juga dilakukan oleh perusahaan hanya dilakukan oleh Badan Usaha Milik Negara tetapi juga dilakukan oleh perusahaan swasta. Ini adalah fenomena baru, relasi hubungan perusahaan dan masyarakat yang swasta. Ini adalah fenomena baru, relasi hubungan perusahaan dan masyarakat yang seringkali menimbulkan benturan dan kesenjangan serta pergeseran nilai menjadi fakta seringkali menimbulkan benturan dan kesenjangan serta pergeseran nilai menjadi fakta dan realitas sosial dewasa ini. CSR merupakan jembatan itu, bagaimana membangun dan realitas sosial dewasa ini. CSR merupakan jembatan itu, bagaimana membangun hubungan yang saling menguntungkan/

hubungan yang saling menguntungkan/ simbioses mutualismesimbioses mutualisme antara masyarakat danantara masyarakat dan perusahaan atau dunia usaha.

perusahaan atau dunia usaha. Seperti disampaikan dalam majalah Bisnis&Seperti disampaikan dalam majalah Bisnis&CSR Vol 1. NoCSR Vol 1. No 5 April 2008 menyampaikan Bisnis dan CSR adalah sebuah fenomena baru, ia memiliki 5 April 2008 menyampaikan Bisnis dan CSR adalah sebuah fenomena baru, ia memiliki hubungan sebab akibat yang sangat kuat. Dalam majalah tersebut disampaikan bahwa hubungan sebab akibat yang sangat kuat. Dalam majalah tersebut disampaikan bahwa saat ini beberapa p

saat ini beberapa perusahaan yang menjulanerusahaan yang menjulang/atau meraih sukses g/atau meraih sukses karena perusahaankarena perusahaan tersebut kerja CSR-nya yang terus ditingkatkan, di lain sisi kita juga menyaksikan tersebut kerja CSR-nya yang terus ditingkatkan, di lain sisi kita juga menyaksikan perusahaan yang menjadi kerdil dan mati karena kerja CSR-nya yang buruk.

perusahaan yang menjadi kerdil dan mati karena kerja CSR-nya yang buruk.

Tanpa menafikkan bidang usaha yang lain, laju industrialisasi perkebunan, Tanpa menafikkan bidang usaha yang lain, laju industrialisasi perkebunan, pertambangan dan kehutanan sungguh sangat pesat pertumbuhannya khususnya di pertambangan dan kehutanan sungguh sangat pesat pertumbuhannya khususnya di Provinsi Kalimantan Tengah. Sementara dunia perkebunan, pertambangan dan Provinsi Kalimantan Tengah. Sementara dunia perkebunan, pertambangan dan kehutanan adalah bidang usaha yang sering berhubungan dengan masyarakat. kehutanan adalah bidang usaha yang sering berhubungan dengan masyarakat. Hubungan dan kedekatan tersebut ketika tidak dikelola dengan baik sering Hubungan dan kedekatan tersebut ketika tidak dikelola dengan baik sering menimbulkan gesekan-gesekan menjadi konfilk-konfik yang tak berujung.

menimbulkan gesekan-gesekan menjadi konfilk-konfik yang tak berujung.

Sesunggunya kedekatan tersebut jika dikelola dengan baik bisa menjadikan energi Sesunggunya kedekatan tersebut jika dikelola dengan baik bisa menjadikan energi bersama untuk membangun relasi yang kuat dan saling menguntungkan antara bersama untuk membangun relasi yang kuat dan saling menguntungkan antara masyarakat, perusahaan dan

masyarakat, perusahaan dan lingkungan. lingkungan. Tantangan terbesar dalam Tantangan terbesar dalam membangun CSR dimembangun CSR di perkebunan, pertambangan dan Kehutanan adalah bagaimana CSR tidak hanya dimaknai perkebunan, pertambangan dan Kehutanan adalah bagaimana CSR tidak hanya dimaknai membagi-bagi uang dan bantuan untuk masyarakat, tetapi bagimana membangun membagi-bagi uang dan bantuan untuk masyarakat, tetapi bagimana membangun kemandirian masyarakat. CSR tidak boleh menimbulkan ketergantungan masyarakat kemandirian masyarakat. CSR tidak boleh menimbulkan ketergantungan masyarakat kepada perusahaan, CSR tidak boleh menghancurkan karakter masyarakat dengan kepada perusahaan, CSR tidak boleh menghancurkan karakter masyarakat dengan menjadi pemeras perusahaan yang justru merusak relasi antara perusahaan dan menjadi pemeras perusahaan yang justru merusak relasi antara perusahaan dan

(9)

masyarakat serta menghancurkan sumberdaya alam. Hal tersebut bisa saja terjadi jika masyarakat serta menghancurkan sumberdaya alam. Hal tersebut bisa saja terjadi jika program CSR hanya dilakukan sebagai formalitas/lipstik belaka bukan sebagai sebuah program CSR hanya dilakukan sebagai formalitas/lipstik belaka bukan sebagai sebuah strategi dalam pelaksanaan

strategi dalam pelaksanaan Good Corporate GovernanceGood Corporate Governance. Kegagalan program CSR selain. Kegagalan program CSR selain berdampak buruk terhadap masyarakat, perusahaan dan lingkungan juga berdampak berdampak buruk terhadap masyarakat, perusahaan dan lingkungan juga berdampak pada pembangunan sosial di Indonesia.

pada pembangunan sosial di Indonesia.

Maka program CSR bagian dari pelaksanaan

Maka program CSR bagian dari pelaksanaan good corporate governancegood corporate governance adalahadalah keniscayaan dalam membangun dunia bisnis kedepan di Indonesia. Sehingga keniscayaan dalam membangun dunia bisnis kedepan di Indonesia. Sehingga peningkatan kualitas program CSR perlu terus diupayakan dalam rangka membangun peningkatan kualitas program CSR perlu terus diupayakan dalam rangka membangun hubungan yang saling menguntungkan antara masyarakat, perusahaan dan

hubungan yang saling menguntungkan antara masyarakat, perusahaan dan lingkungan.lingkungan. Khusus

Khusus

Otonomi daerah telah memberi banyak perubahan khususnya di Provinsi Kalimantan Otonomi daerah telah memberi banyak perubahan khususnya di Provinsi Kalimantan Tengah. Salah satu hal yang dapat dilihat adalah laju investasi yang terus masuk ke Tengah. Salah satu hal yang dapat dilihat adalah laju investasi yang terus masuk ke Provinsi ini. Pertumbuhan industi pertambangan, perkebunan dan kehutanan di Provinsi ini. Pertumbuhan industi pertambangan, perkebunan dan kehutanan di Kalimantan Tengah merupakan potensi yang perlu terus dikelola dalam kerangka Kalimantan Tengah merupakan potensi yang perlu terus dikelola dalam kerangka pembangunan di Provinsi ini.

pembangunan di Provinsi ini.

Pertanyaannya kemudian adalah apakah laju industrialisasi tersebut berdampak pada Pertanyaannya kemudian adalah apakah laju industrialisasi tersebut berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Kalimantan Tengah atau justru sebaliknya? peningkatan kesejahteraan masyarakat Kalimantan Tengah atau justru sebaliknya? Pertanyaan kritis ini perlu diajukan sebagai langkah refleksi, agar gerak langkah Pertanyaan kritis ini perlu diajukan sebagai langkah refleksi, agar gerak langkah pembangunan di Kalimantan Tengah sampai pada tujuan akhir yaitu menghadirkan pembangunan di Kalimantan Tengah sampai pada tujuan akhir yaitu menghadirkan kesejateraan dan keadilan pada seluruh masyarakat Kalimantan Tengah.

kesejateraan dan keadilan pada seluruh masyarakat Kalimantan Tengah.

Program CSR yang dijalankan oleh setiap perusahaan mempunyai potensi untuk dikelola Program CSR yang dijalankan oleh setiap perusahaan mempunyai potensi untuk dikelola dalam mendorong pembangunan di Kalimantan Tengah, khususnya bagaimana terus dalam mendorong pembangunan di Kalimantan Tengah, khususnya bagaimana terus mengupayakan kemandirian dari masyarakat. Meski demikian bak pisau bermata dua; mengupayakan kemandirian dari masyarakat. Meski demikian bak pisau bermata dua; program-program CSR yang ditujukan untuk membangun relasi sosial antara program-program CSR yang ditujukan untuk membangun relasi sosial antara perusahaan, masyarakat dan lingkungan jika pelaksanaannya dilakukan parsial, kurang perusahaan, masyarakat dan lingkungan jika pelaksanaannya dilakukan parsial, kurang terencana dan tanpa koordinasi dengan para pihak justru berdampak pada terencana dan tanpa koordinasi dengan para pihak justru berdampak pada ketergantungan masyarakat pada bantuan dari pihak

ketergantungan masyarakat pada bantuan dari pihak luar.luar.

Kondisi ini tentunya tidak kita inginkan, sehingga upaya untuk terus meningkatkan Kondisi ini tentunya tidak kita inginkan, sehingga upaya untuk terus meningkatkan kualitas dari program-program CSR perlu terus di upayakan. Ada banyak faktor yang kualitas dari program-program CSR perlu terus di upayakan. Ada banyak faktor yang berpotensi gagalnya tujuan akhir dari penerapan program CSR

berpotensi gagalnya tujuan akhir dari penerapan program CSR11antara lain :antara lain : 1.

1. Minimnya pemahaman konsep CSR oleh perusahaan baik swasta maupunMinimnya pemahaman konsep CSR oleh perusahaan baik swasta maupun BUMN. Masih banyak anggapan bahwa CSR merupakan beban

BUMN. Masih banyak anggapan bahwa CSR merupakan beban cost-centrecost-centre

sehingga dalam penerapanya juga bukan menjadi bagian dari strategi bisnis sehingga dalam penerapanya juga bukan menjadi bagian dari strategi bisnis perusahaan.

perusahaan.

1 1

Prahalad,

Prahalad, ““Competing for the FutureCompeting for the Future” ” (1994). CSR adalah bisnis inti ((1994). CSR adalah bisnis inti (core businesscore business) dan) dan bukan kegiatan/ pekerjaan tambahan (

bukan kegiatan/ pekerjaan tambahan (extra work extra work ). Sebagai). Sebagai core businesscore business, CSR harus, CSR harus difasilitasi dan

(10)

2.

2. Penempatan SDM yang kurang tepat (program CSR dipegang orang-orang yangPenempatan SDM yang kurang tepat (program CSR dipegang orang-orang yang kurang menguasai konsep CSR).

kurang menguasai konsep CSR). 3.

3. Tumpangtindihnya program CSR dan progrTumpangtindihnya program CSR dan progr am-program pemerintah.am-program pemerintah. Berbagai hal tersebut diatas akan menjadi bahasan dan topik

Berbagai hal tersebut diatas akan menjadi bahasan dan topik diskusi pada workshop CSRdiskusi pada workshop CSR KALTENG 2011.

KALTENG 2011. Konsep CSR Konsep CSR

CSR merupakan kepedulian perusahaan yang didasari oleh 3 (tiga) prinsip dasar yang CSR merupakan kepedulian perusahaan yang didasari oleh 3 (tiga) prinsip dasar yang dikenal dengan istlah

dikenal dengan istlahtriple bottom linestriple bottom lines , ,yakniyakniprofit,profit, people peopledandan planet. planet.

 Profit. Perusahaan harus tetap berorientasi untuk mencari keuntungan ekonomiProfit. Perusahaan harus tetap berorientasi untuk mencari keuntungan ekonomi yang memungkinkan untuk terus beroperasi dan berkembang

yang memungkinkan untuk terus beroperasi dan berkembang 

 People. Perusahaan harus memiliki People. Perusahaan harus memiliki kepedulian terhadap kesejahteraan manusia.kepedulian terhadap kesejahteraan manusia. Beberapa perusahaan mengembangkan program CSR seperti pemberian Beberapa perusahaan mengembangkan program CSR seperti pemberian beasiswa bagi

beasiswa bagi pelajar di sepelajar di sekitar perusahaan, pendirikitar perusahaan, pendirian sarana pendidikan dan sarana pendidikan danan kesehatan, penguatan kapasitas ekonomi lokal, dan bahkan ada perusahaan kesehatan, penguatan kapasitas ekonomi lokal, dan bahkan ada perusahaan yang merancang berbagai skema perlindungan sosial bagi warga setempat. yang merancang berbagai skema perlindungan sosial bagi warga setempat. 

 Plannet. Perusahaan peduli terhadap lingkungan hidup dan keberlanjutanPlannet. Perusahaan peduli terhadap lingkungan hidup dan keberlanjutan keragaman hayati. Beberapa program CSR yang berpijak pada prinsip ini keragaman hayati. Beberapa program CSR yang berpijak pada prinsip ini biasanya berupa penghijauan lingkungan hidup, penyediaan sarana air bersih, biasanya berupa penghijauan lingkungan hidup, penyediaan sarana air bersih, perbaikan pemukiman, pengembangan pariwisata (

perbaikan pemukiman, pengembangan pariwisata (ekotourismekotourism))

Triple Bottom Lines dalam CSR Triple Bottom Lines dalam CSR Sumber :

Sumber : Archie B. Archie B. Carrol, (1996Carrol, (1996 Jastifikasi

Jastifikasi

Provinsi Kalimantan Tengah merupakan salah satu diantara beberapa provinsi yang Provinsi Kalimantan Tengah merupakan salah satu diantara beberapa provinsi yang memiliki luas wilayah administratif cukup luas. Dengan potensi sumberdaya alam yang memiliki luas wilayah administratif cukup luas. Dengan potensi sumberdaya alam yang melimpah yaitu luas kawasan hutan, potensi

(11)

yang terus meningkat menjadikan provinsi ini menjadi barometer pembangunan di yang terus meningkat menjadikan provinsi ini menjadi barometer pembangunan di Indonesia.

Indonesia.

Berbagai potensi tersebut sepatutnya dikelola dengan bijaksana, tidak bisa dipungkiri Berbagai potensi tersebut sepatutnya dikelola dengan bijaksana, tidak bisa dipungkiri bahwa era industrialisasi telah berdampak buruk terhadap kelestarian sumberdaya alam bahwa era industrialisasi telah berdampak buruk terhadap kelestarian sumberdaya alam dan kesejateraan rakyat khususnya di Kalimantan Tengah. Sehingga langkah dan kesejateraan rakyat khususnya di Kalimantan Tengah. Sehingga langkah mendeklarasikan Kalimantan Tengah menjadi Provinsi Hijau dan melaksankan konsep mendeklarasikan Kalimantan Tengah menjadi Provinsi Hijau dan melaksankan konsep pembangunan berkelanjutan merupakan langkah ideal,

pembangunan berkelanjutan merupakan langkah ideal, genuinegenuinedandanvisioner visioner . Komitmen. Komitmen Gubernur Kalimantan Tengah Agustin Teras Narang dalam pembangunan di Kalimantan Gubernur Kalimantan Tengah Agustin Teras Narang dalam pembangunan di Kalimantan Tengah tidak diragukan lagi, sehingga langkah-langkah operasionalisasinya menjadi Tengah tidak diragukan lagi, sehingga langkah-langkah operasionalisasinya menjadi tugas kita bersama untuk mendorong kebijakan tersebut.

tugas kita bersama untuk mendorong kebijakan tersebut.

Bertepatan dengan ulang tahun Provinsi Kalimantan Tengah yang ke 54 maka Program Bertepatan dengan ulang tahun Provinsi Kalimantan Tengah yang ke 54 maka Program Studi Ilmu Sosial dan Politik fakultas ekomoni Universitas Palangka Raya, dan Fakultas Studi Ilmu Sosial dan Politik fakultas ekomoni Universitas Palangka Raya, dan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Muhammadiyah Palangka Raya, Radar Sampit Ilmu Sosial dan Politik Universitas Muhammadiyah Palangka Raya, Radar Sampit bekerjasama

bekerjasama dengan dengan YAYASAN YAYASAN JARI JARI INDONESIA INDONESIA Kalteng. Kalteng. Telah Telah menyelengarakanmenyelengarakan Workshop CSR KALTENG 2011 di LUWANSA HOTEL tanggal 24-25 Mei 2011. Kegiatan ini Workshop CSR KALTENG 2011 di LUWANSA HOTEL tanggal 24-25 Mei 2011. Kegiatan ini diselengarakan dalam rangka merespon kebijakan Gubernur Kalimantan Tengah, dalam diselengarakan dalam rangka merespon kebijakan Gubernur Kalimantan Tengah, dalam mewujudkan Kalimantan Tengah menjadi Provinsi Hijau dan penerapan konsep mewujudkan Kalimantan Tengah menjadi Provinsi Hijau dan penerapan konsep pembangunan berkelanjutan serta salah satu upaya pencapaian target MDGs 2015

pembangunan berkelanjutan serta salah satu upaya pencapaian target MDGs 2015 .. Tujuan

Tujuan 1.

1. Menjadikan forum ini sebagai media membangun model penerapan CSR diMenjadikan forum ini sebagai media membangun model penerapan CSR di perkebunan, pertambangan, dan kehutanan dalam rangka meningkatkan perkebunan, pertambangan, dan kehutanan dalam rangka meningkatkan kualitas program CSR dan mendorong terwujudkan praktek

kualitas program CSR dan mendorong terwujudkan praktek Corporate Social Corporate Social  Responsibility 

Responsibility  dalam kerangka pencapain MDGs, Provinsi hijau dandalam kerangka pencapain MDGs, Provinsi hijau dan Pembangunan Berkelanjutan di Kalimantan Tengah

Pembangunan Berkelanjutan di Kalimantan Tengah 2.

2. Mendorong pelaksanaanMendorong pelaksanaan good governancegood governance dandan good corporate governancegood corporate governance khususnya di Provinsi Kalimantan Tengah.

khususnya di Provinsi Kalimantan Tengah. 3.

3. Menjadi media bertukar informasi dan pembelajaran bagi seluruh peserta dalamMenjadi media bertukar informasi dan pembelajaran bagi seluruh peserta dalam pelaksanaan dan pengembangan program CSR di

pelaksanaan dan pengembangan program CSR di perusahaannya.perusahaannya. 4.

4. Meningkatkan motivasi pengusaha/perusahaan untuk terus melakukan inovasiMeningkatkan motivasi pengusaha/perusahaan untuk terus melakukan inovasi bisnisnya yang mengacu pada formulasi strategi bisnis yang memperhatikan bisnisnya yang mengacu pada formulasi strategi bisnis yang memperhatikan Corporate Social Responsibility 

Corporate Social Responsibility  dandan Business EthicsBusiness Ethics sebagai upaya bertahansebagai upaya bertahan dalam persaingan bisnis yang semakin ketat.

dalam persaingan bisnis yang semakin ketat. 5.

5. Dalam meningkatkan ilmu pengetahuan dan sensitif dalam merespon berbagaiDalam meningkatkan ilmu pengetahuan dan sensitif dalam merespon berbagai fenomena sosial yang berkembang di masyarakat dalam upaya meningkatkan fenomena sosial yang berkembang di masyarakat dalam upaya meningkatkan kualitas program CSR di Indonesia.

kualitas program CSR di Indonesia. Peserta

Peserta 1.

1. Perwakilan PerusahaanPerwakilan Perusahaan 2.

2. Perwakilan Pemerintah Perwakilan Pemerintah Daerah yang Daerah yang terkait (SKPD).terkait (SKPD). 3.

3. Dosen, Mahasiswa, dan Wartawan.Dosen, Mahasiswa, dan Wartawan. Daftar Lengkap Nama-Nama Peserta Terlampir Daftar Lengkap Nama-Nama Peserta Terlampir

(12)

Bentuk Kegiatan yang sudah dilaksanakan Bentuk Kegiatan yang sudah dilaksanakan

Pelaksanaan Workshop CSR KALTENG 2011 dengan tema “Mewujudkan praktek Pelaksanaan Workshop CSR KALTENG 2011 dengan tema “Mewujudkan praktek Corporate Social Responsibility 

Corporate Social Responsibility dalam kerangka pencapain MDGs, Provinsi hijau dandalam kerangka pencapain MDGs, Provinsi hijau dan Pembangunan Berkelanjutan di Kalimantan Tengah” terdiri dari

Pembangunan Berkelanjutan di Kalimantan Tengah” terdiri dari tiga rangkaian kegiatantiga rangkaian kegiatan meliputi :

meliputi : 1.

1. Bakti SosialBakti Sosial

Kegiatan ini dilaksanakan p

Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 25 April 2011, ada tanggal 25 April 2011, kegiatan ini dalam rangkkegiatan ini dalam rangkaa perayaan hari Bumi. Adapun Lokasi kegiatan ini adalah Bukit Tengkiling, perayaan hari Bumi. Adapun Lokasi kegiatan ini adalah Bukit Tengkiling, dipilihnya lokasi tersebut karena saat ini kawasan cagaralam Tengkiling dipilihnya lokasi tersebut karena saat ini kawasan cagaralam Tengkiling mengalami kerusakan akibat galian C sedangkan kawasan ini

mengalami kerusakan akibat galian C sedangkan kawasan ini merupakan sumbermerupakan sumber air bersih yang mempunyai kualitas terabik di Kota Palangka Raya.

air bersih yang mempunyai kualitas terabik di Kota Palangka Raya. 2.

2. Workshop CSRWorkshop CSR

Kegiatan ini bertujuan membumikan konsep-konsep CSR kepada para pihak, Kegiatan ini bertujuan membumikan konsep-konsep CSR kepada para pihak, sehingga lahir pemahakan yang sama tentang konsep CSR dan pelaksanaanya. sehingga lahir pemahakan yang sama tentang konsep CSR dan pelaksanaanya. Kegiatan ini telah dilaksanakan pada tanggal 24 Mei 2011 di Hotel Luwansa. Kegiatan ini telah dilaksanakan pada tanggal 24 Mei 2011 di Hotel Luwansa. 3.

3. Pembuatan jaringan dan program kerja.Pembuatan jaringan dan program kerja.

Kegiatan ini adalah membangun jejaring pembelajaran bersama dalam upaya Kegiatan ini adalah membangun jejaring pembelajaran bersama dalam upaya menerapkan dan meningkatkan kwalitas program CSR, juga mensinergikan menerapkan dan meningkatkan kwalitas program CSR, juga mensinergikan program-program CSR dengan program-program pembangunan daerah. program-program CSR dengan program-program pembangunan daerah. Kegiatan ini telah dilaksanakan pada tanggal 25 Mei 2011 di Hotel Luwansa. Kegiatan ini telah dilaksanakan pada tanggal 25 Mei 2011 di Hotel Luwansa. Pelaksanaan dan lokasi Kegiatan

Pelaksanaan dan lokasi Kegiatan

Pelaksanaan Workshop CSR KALTENG 2011 Mewujudkan praktek

Pelaksanaan Workshop CSR KALTENG 2011 Mewujudkan praktek Corporate Social Corporate Social  Responsibility 

Responsibility  dalam kerangka pencapain MDGs, Provinsi hijau dan Pembangunandalam kerangka pencapain MDGs, Provinsi hijau dan Pembangunan Berkelanjutan di Kalimantan Tengah. Telah dilaksanakan di Bollroom Hotel Luwansa Berkelanjutan di Kalimantan Tengah. Telah dilaksanakan di Bollroom Hotel Luwansa pada tanggal 24-25 Mei 2011.

(13)

MAKALAH DARI

MAKALAH DARI

NARASUMBER

NARASUMBER

Tr

Tr

ansformasi

ansformasi

T

T

anggung

anggung

Jawab Sosial

Jawab Sosial

Perusahaan kepada Kewirausahaan Sosial

Perusahaan kepada Kewirausahaan Sosial

Prof. Dr. Bambang Shergi Laksmono, MSc

Prof. Dr. Bambang Shergi Laksmono, MSc dan Rissalwan Habdy Lubis S.Sos, M.Sidan Rissalwan Habdy Lubis S.Sos, M.Si 2 2

encari keuntungan sebesar-besarnya adalah sifat dasar dunia bisnis.

encari keuntungan sebesar-besarnya adalah sifat dasar dunia bisnis.

Sejak dimulainya revolusi industri di Eropa sebelum abad ke-18,

Sejak dimulainya revolusi industri di Eropa sebelum abad ke-18,

kapitalisme tumbuh subur bersamaan den

kapitalisme tumbuh subur bersamaan dengan akumulasi keuntungan

gan akumulasi keuntungan

yang diputar kembali menjadi modal yang terus berkembang. Pada abad ke-19

yang diputar kembali menjadi modal yang terus berkembang. Pada abad ke-19

hingga ke-21, muncul

hingga ke-21, muncul

trend trend 

baru yang melengkapi upaya mencari keuntungan

baru yang melengkapi upaya mencari keuntungan

semata, yakni membangun citra pe

semata, yakni membangun citra perusahaan kepada publik.

rusahaan kepada publik.

Ada tiga kondisi penting yang memaksa munculnya

Ada tiga kondisi penting yang memaksa munculnya

trend trend 

baru itu (Barker,

baru itu (Barker,

1997 dalam Siregar, 2004).

1997 dalam Siregar, 2004).

PertamaPertama

, gerakan modernitas lanjut (

, gerakan modernitas lanjut (

 post  post  moderisnm

moderisnm

,,

 post  post structuralismstructuralism

) sejak tahun 1960-an. Gerakan ini antara lain

) sejak tahun 1960-an. Gerakan ini antara lain

memainkan peran sebagai

memainkan peran sebagai

counter point counter point 

bagi struktur modernitas yang mapan,

bagi struktur modernitas yang mapan,

merangsang tumbuhnya cara pandang dalam memahami diri

merangsang tumbuhnya cara pandang dalam memahami diri dan dunia manusia,

dan dunia manusia,

dalam cara-cara produksi, konsumsi, distribusi, reproduksi, dan

dalam cara-cara produksi, konsumsi, distribusi, reproduksi, dan redistribusi.

redistribusi.

Kedua

Kedua

, gerakan lingkungan hidup atau pembangunan berkelanjutan

, gerakan lingkungan hidup atau pembangunan berkelanjutan

((

sustainable development sustainable development 

). Gerakan ini secara telak menolak praktik-praktik

). Gerakan ini secara telak menolak praktik-praktik

bisnis yang asosial dan abai pada lingkungan hidup (alam dan manusia). Dan

bisnis yang asosial dan abai pada lingkungan hidup (alam dan manusia). Dan

ketiga

ketiga

, revolusi di lapangan industri informasi pada 1990-an. Pertumbuhan yang

, revolusi di lapangan industri informasi pada 1990-an. Pertumbuhan yang

cepat dalam industri telekomunikasi dan informasi memaksa

cepat dalam industri telekomunikasi dan informasi memaksa

perusahaan-perusahaan regional dan transnasional memasuki kultur baru yang lebih terbuka

perusahaan regional dan transnasional memasuki kultur baru yang lebih terbuka

dan partisipatoris. Dewasa ini banyak perusahaan yang telah menggunakan

dan partisipatoris. Dewasa ini banyak perusahaan yang telah menggunakan

segala lini manajemen, dari eksekutif atas sampai unit-unit kerja,

segala lini manajemen, dari eksekutif atas sampai unit-unit kerja, untuk ikut serta

untuk ikut serta

mencapai tujuan-tujuan itu, di dalam konteks organisasi belajar.

mencapai tujuan-tujuan itu, di dalam konteks organisasi belajar.

Ketiga kondisi inilah yang kemudian membuat konsep tanggungjawab

Ketiga kondisi inilah yang kemudian membuat konsep tanggungjawab

sosial perusahaan (TSP) atau

sosial perusahaan (TSP) atau

corporate social responsibility corporate social responsibility 

(CSR) semakin

(CSR) semakin

popular. Sudah banyak penelitian yang ditulis dalam buku atau jurnal tentang

popular. Sudah banyak penelitian yang ditulis dalam buku atau jurnal tentang

TSP/CSR berkaitan dengan definisi praktek pelaksanaannya (Suharto, 2007;

TSP/CSR berkaitan dengan definisi praktek pelaksanaannya (Suharto, 2007;

Wibisono, 2007; Tunggal, 2008), dan juga tentang pengukuran dan

Wibisono, 2007; Tunggal, 2008), dan juga tentang pengukuran dan

keterkaitannya dengan kebijakan publik (Siregar, 2004; Hirschland, 2006; Hond,

keterkaitannya dengan kebijakan publik (Siregar, 2004; Hirschland, 2006; Hond,

2 2

Keduanya dosen di Departemen Ilmu Kesejahteraan Sosial, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Keduanya dosen di Departemen Ilmu Kesejahteraan Sosial, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia,

Universitas Indonesia, Depok Jawa Barat. Makalah disampaikan di Depok Jawa Barat. Makalah disampaikan di Palangka Raya, Palangka Raya, 24 Mei 200124 Mei 2001

M

(14)

2007). Dan tentu saja konsep ini masih menyisakan ruang yang sangat besar

2007). Dan tentu saja konsep ini masih menyisakan ruang yang sangat besar

untuk diskusi dan pengembangan lebih lanjut dari

untuk diskusi dan pengembangan lebih lanjut dari berbagai aspek TSP/CSR.

berbagai aspek TSP/CSR.

Sementara makalah ini akan lebih banyak membahas tentang motif dan

Sementara makalah ini akan lebih banyak membahas tentang motif dan

 juga

 juga cara men

cara mengoptimalkan TSP/CSR

goptimalkan TSP/CSR agar

agar dampaknya dapat

dampaknya dapat lebih

lebih dirasakan oleh

dirasakan oleh

masyarakat. Makalah ini akan berpijak pada data-data riil yang diteliti oleh

masyarakat. Makalah ini akan berpijak pada data-data riil yang diteliti oleh

Siregar (2004) tentang konteks tanggungjawab sosial perusahaan (TSP/CSR) di

Siregar (2004) tentang konteks tanggungjawab sosial perusahaan (TSP/CSR) di

Provinsi Kalimantan Tengah. Penelitian yang dilakukan pada tahun 2003 yang

Provinsi Kalimantan Tengah. Penelitian yang dilakukan pada tahun 2003 yang

mengkaji 30 perusahaan yang beroperasi di Provinsi Kalimantan Tengah

mengkaji 30 perusahaan yang beroperasi di Provinsi Kalimantan Tengah

tersebut, kiranya dapat dijadikan gambaran untuk memahami situasi dan juga

tersebut, kiranya dapat dijadikan gambaran untuk memahami situasi dan juga

peluang mengoptimalkan dampak TSP/CSR bagi upaya peningkatan

peluang mengoptimalkan dampak TSP/CSR bagi upaya peningkatan

kesejahteraan masyarakat.

kesejahteraan masyarakat.

Mengapa Perusahaan Harus

Mengapa Perusahaan Harus Bertanggungjawab?

Bertanggungjawab?

Dalam konteks Negara berkembang seperti Indonesia, tidak dapat

Dalam konteks Negara berkembang seperti Indonesia, tidak dapat

dipungkiri bahwa eksistensi perusahaan yang beroperasi di wilayah Indonesia

dipungkiri bahwa eksistensi perusahaan yang beroperasi di wilayah Indonesia

lebih banyak yang bergerak di bidang eksploitasi komoditas yang terkait dengan

lebih banyak yang bergerak di bidang eksploitasi komoditas yang terkait dengan

sumber daya alam (SDA). Potret mengenai hal ini dapat dilihat seperti misalnya

sumber daya alam (SDA). Potret mengenai hal ini dapat dilihat seperti misalnya

perkembangan produk domestik regional bruto (PDRB) di Provinsi Kalimantan

perkembangan produk domestik regional bruto (PDRB) di Provinsi Kalimantan

Tengah pada periode 2000-2005, yang sangat didominasi oleh sektor

Tengah pada periode 2000-2005, yang sangat didominasi oleh sektor

pertanian/perkebunan sebesar lebih dari 40% dan kenaikan rata-rata hingga 2%

pertanian/perkebunan sebesar lebih dari 40% dan kenaikan rata-rata hingga 2%

per tahun (BPS Kalimantan Tengah, 2006).

per tahun (BPS Kalimantan Tengah, 2006).

Data ini tentunya erat

Data ini tentunya erat kaitannya dengan kondisi kedua yang dikemukakan

kaitannya dengan kondisi kedua yang dikemukakan

oleh Barker (1997, dalam Siregar, 2004) tentang alasan yang mendorong

oleh Barker (1997, dalam Siregar, 2004) tentang alasan yang mendorong

perlunya TSP/CSR, yakni perspektif pembangunan berkelanjutan. Artinya,

perlunya TSP/CSR, yakni perspektif pembangunan berkelanjutan. Artinya,

perusahaan yang mengelola komoditas yang bersumber pada sumber daya alam

perusahaan yang mengelola komoditas yang bersumber pada sumber daya alam

(SDA) pastinya akan mempertimbangkan untuk menjaga kelanjutan usahanya

(SDA) pastinya akan mempertimbangkan untuk menjaga kelanjutan usahanya

agar terus dapat memperoleh keuntungan. Motif ekonomi ini adalah bentuk

agar terus dapat memperoleh keuntungan. Motif ekonomi ini adalah bentuk

“libido primitif” (Siregar, 2004) dari dunia usaha sejak awal dimulainya revolusi “libido primitif” (Siregar, 2004) dari dunia usaha sejak awal dimulainya revolusi

industri.

industri.

Motif ekonomi ini dalam prakteknya kemudian yang mendorong

Motif ekonomi ini dalam prakteknya kemudian yang mendorong

pentingnya tanggungjawab ekonomi sebagai bentuk kompensasi kepada

pentingnya tanggungjawab ekonomi sebagai bentuk kompensasi kepada

masyarakat lokal atas aktivitas perusahaan yang mungkin

masyarakat lokal atas aktivitas perusahaan yang mungkin mengganggu kebiasaan

mengganggu kebiasaan

masyarakat setempat. Tanggungjawab ekonomi ini adalah bentuk tanggung

masyarakat setempat. Tanggungjawab ekonomi ini adalah bentuk tanggung

 jawab paling dasa

(15)

Sumber: Carol (1991) dalam Tunggal, 2008.

Sumber: Carol (1991) dalam Tunggal, 2008.

Dari diagram di atas dapat kita lihat bahwa motif ekonomi memang merupakan

Dari diagram di atas dapat kita lihat bahwa motif ekonomi memang merupakan

dasar dari TSP/CSR itu sendiri. Motif TSP/CSR akan semakin spesifik berdampak

dasar dari TSP/CSR itu sendiri. Motif TSP/CSR akan semakin spesifik berdampak

kepada publik atau masyarakat luas ketika ia bergerak terus ke atas piramid CSR,

kepada publik atau masyarakat luas ketika ia bergerak terus ke atas piramid CSR,

ke tahap tanggungjawab secara hukum, tanggungjawab etis, hingga akhirnya

ke tahap tanggungjawab secara hukum, tanggungjawab etis, hingga akhirnya

tahap tanggungjawab paripurna yakni tanggungjawab filantropi. Artinya, secara

tahap tanggungjawab paripurna yakni tanggungjawab filantropi. Artinya, secara

ideal TSP/CSR memang harus lebih berorientasi pada upaya perwujudan

ideal TSP/CSR memang harus lebih berorientasi pada upaya perwujudan

kesejahteraan manusia dengan secara berkesinambungan secara aktif ikut

kesejahteraan manusia dengan secara berkesinambungan secara aktif ikut

membantu meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat.

membantu meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat.

Namun sayangnya, gambaran ideal tersebut masih agak jauh dari kenyataan.

Namun sayangnya, gambaran ideal tersebut masih agak jauh dari kenyataan.

Siregar (2004) menemukan bahwa perusahaan-perusahaan yang beroperasi di

Siregar (2004) menemukan bahwa perusahaan-perusahaan yang beroperasi di

Provinsi Kalimantan Tengah mayoritas belum menempatkan urusan TSP/CSR di

Provinsi Kalimantan Tengah mayoritas belum menempatkan urusan TSP/CSR di

bidang yang spesifik mengurusi peningkatan kualitas hidup masyarakat (

bidang yang spesifik mengurusi peningkatan kualitas hidup masyarakat (

quality quality  of life

(16)

Sumber: diolah dari Siregar, 2004

Sumber: diolah dari Siregar, 2004

Dari diagram di atas terlihat hanya 3% saja perusahaan yang membentuk

Dari diagram di atas terlihat hanya 3% saja perusahaan yang membentuk

unit khusus pengembangan masyarakat untuk menangani dana TSP/CSR-nya.

unit khusus pengembangan masyarakat untuk menangani dana TSP/CSR-nya.

Sementara mayoritas perusahaan, sebanyak 37% responden perusahaan masih

Sementara mayoritas perusahaan, sebanyak 37% responden perusahaan masih

menempatkan pengelolaan dana TSP/CSR-nya di bagian umum perusahaan

menempatkan pengelolaan dana TSP/CSR-nya di bagian umum perusahaan

((

general affair general affair 

). Hal ini menunjukkan bahwa perusahaan di Provinsi Kalimantan

). Hal ini menunjukkan bahwa perusahaan di Provinsi Kalimantan

Tengah pada umumnya masih menganggap TSP/CSR sebagai upaya

Tengah pada umumnya masih menganggap TSP/CSR sebagai upaya

menggugurkan kewajiban ekonomi semata dan cenderung melakukan bantuan

menggugurkan kewajiban ekonomi semata dan cenderung melakukan bantuan

yang bersifat karitatif.

yang bersifat karitatif.

Sumber: diolah dari Siregar, 2004

Sumber: diolah dari Siregar, 2004

Umum (general Umum (general affair) affair) 37% 37% Pemasaran Pemasaran (marketing) (marketing) 13% 13% Hubungan Hubungan masyarakat masyarakat (public relation) (public relation) 20% 20% Pengembangan Pengembangan masyarakat masyarakat (community (community development) development) 3% 3% Yayasan atau Yayasan atau unit non-profit unit non-profit bentukan bentukan perusahaan perusahaan 3% 3% lain-lain lain-lain 24% 24%

Persentase bidang perusahaan yang

Persentase bidang perusahaan yang

menangani

menangani CSR di

CSR di Kalimantan

Kalimantan T

Tengah

engah

0

0 1100 2200 3300 4400 5500 6600 7700 8800 Peringatan hari besar agama

Peringatan hari besar agama Peringatan hari besar nasional Peringatan hari besar nasional Pendidikan Pendidikan Kesehatan Kesehatan Olah raga Olah raga Seni Budaya Seni Budaya

Jenis kegiatan yang disumbang oleh

Jenis kegiatan yang disumbang oleh

perusahaan di Kalimantan Tengah

perusahaan di Kalimantan Tengah

Referensi

Dokumen terkait

Audit harus dirancang untuk memberikan keyakinan yang memadai dalam mendeteksi salah saji material yang diakibatkan oleh yang memadai dalam mendeteksi salah saji

6 Tanda resep diawal penulisan resep (R/) Prescriptio/Ordonatio 7 Nama Obat 8 Kekuatan obat 9 Jumlah obat Signatura 10 Nama pasien 11 Jenis kelamin 12 Umur pasien 13 Barat badan

Walaupun semisal pupuk disubsidi penuh oleh pemerintah, petani yang rasional tidak akan menambahkan aplikasi pupuk setelah titik maksimum fungsi produksi tercapai,

A significant correlations between zinc levels, hemoglobin level and socio-economic status with the STM scores were observed (p<0.05), whereas nutritional status was

Untuk lebih jelasnya mengenai penggunaan lahan di Kota Tasikmalaya dapat dilihat pada tabel 2.5.. Distribusi Penggunaan Lahan Kota Tasikmalaya Tahun 2011(Ha) No

85 Pemanfaatan Data Penginderaan Jauh Resolusi Menengah/Tinggi Untuk Estimasi Luas Panen Tanaman Padi Di Sentra Produksi Padi. Id X Y Daerah survey

Formulasi dari struktur aktiva adalah sebagai berikut: Struktur aktiva :  Aktiva Total Tetap  Aktiva Total (Syamsudin 2001:9) Perusahaan yang mempunyai aktiva tetap jangka panjang

sosial budaya dalam rangka modernisasi bangsa Indonesia. Menuliskan informasi tentang perubahan kehidupan masyarakat sekitar dengan adanya listrik berdasarkan hasil