• Tidak ada hasil yang ditemukan

manajemen proyek

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "manajemen proyek"

Copied!
74
0
0

Teks penuh

(1)

Modul 7

Modul 7

TEORI DAN PRAKTIK

MANAJEMEN PROYEK

(2)

Peringatan Hak Cipta

¾

Beberapa informasi, dokumen dan peranti

l

k

di

b t d l

t

i i i

lunak yang disebut dalam presentasi ini

adalah milik pengarang atau perusahaannya

i

i

d

bi

j di

iliki

masing-masing dan bisa jadi memiliki

perjanjian hak cipta dan lisensi. Presentasi

i i tid k

kili t

b

h b

d

ini tidak mewakili atau berhubungan dengan

sumber yang disebutkan. Mereka disebutkan

di i i h

t k k

ti

didik

(3)

Tujuan Pembelajaran

¾

Menjelaskan konsep, prinsip, dan proses dalam

j

p p

p

p

perencanaan dan manajemen proyek TIK;

¾

Mendiskusikan isu-isu dan tantangan dalam

perencanaan dan manajemen proyek TIK dalam

perencanaan dan manajemen proyek TIK dalam

konteks negara berkembang; dan

¾

Menggambarkan pendekatan serta alat

manajemen proyek TIK.

(4)

PM e-Materials

¾

Modul ini diperkaya dengan open

content resources dari ICT Project

content resources dari ICT Project

Management Practitioner Network yang

ada di

http://ictpmpractitioner ning com

(5)

Modul 7

Modul 7

TEORI DAN PRAKTIK

MANAJEMEN PROYEK

-SESI 1: MANAJEMEN PROYEK DAN TIKP

Penulis:

Maria Macapagal & John Macasio

(6)

Berdasarkan pengetahuan dan pengalaman Anda:

¾

Apa itu Proyek? Proyek TIK?

¾

U t k A

Ad P

k?

¾

Untuk Apa Ada Proyek?

¾

Apa yang membuat proyek sukses?

(7)

Proyek

¾

Diarahkan untuk memenuhi layanan dan kebutuhan

strategis pemerintahan

strategis pemerintahan

¾

Memiliki dukungan kepemilikan

¾

Memiliki tanggal mulai dan tanggal berakhir yang

¾

Memiliki tanggal mulai dan tanggal berakhir yang

spesifik

¾

Ruang lingkup yang terdefinisi dan terdokumentasi

¾

Ruang lingkup yang terdefinisi dan terdokumentasi

¾

Memiliki anggaran yang terbatas

¾

Hasil akhir yang spesifik

deliverable

¾

Hasil akhir yang spesifik -- deliverable

¾

Batasan kualitas

¾

Dialokasikan sumber daya

(8)

Proyek TIK

¾

Diarahkan untuk memenuhi

layanan dan kebutuhan strategis

¾

Menggunakan solusi berbasis

TIK yang memenuhi layanan

layanan dan kebutuhan strategis

pemerintahan

¾

Memiliki dukungan kepemilikan

TIK yang memenuhi layanan

serta kebutuhan strategis

pemerintah yang telah

ditetapkan

¾

Memiliki tanggal mulai dan

tanggal berakhir yang spesifik

¾

Ruang lingkup yang terdefinisi

ditetapkan

¾

Menggunakan proses dan

metodologi yang didukung

¾

Ruang lingkup yang terdefinisi

dan terdokumentas

¾

Memiliki anggaran yang terbatas

¾

H

il khi

ifik

oleh TI

¾

Hasil akhir yang spesifik

--deliverable

¾

Batasan kualitas

(9)

Proyek/Proyek TIK untuk?

¾

Alasan – respon atas kebutuhan mendesak

¾

S l

d

t j

i

it

d

t j

¾

Selaras dengan tujuan, prioritas dan tujuan

pemerintah nasional

¾

Meningkatkan layanan

¾

Meningkatkan layanan

¾

G2G – Government to Government

¾

G2B

Go ernment to B siness

¾

G2B – Government to Business

¾

G2C – Government to Citizens

¾

M

b iki k

lit

hid

k t

(10)

TIK untuk Pembangunan

(1) Tujuan dan prioritas nasional &internasional:

Contoh: MDG dan pengentasan kemiskinan

Contoh: MDG dan pengentasan kemiskinan

(2) Program dan Strategi:

(3) Proyek:

( )

g

g

TIK untuk Pembangunan

(TIKP)

(3) Proyek:

Manajemen proyek

TIK yang baik

(11)

Pelajaran yang Diambil dari Proyek TIKP

¾

Partisipasi

¾

K

ilik

l k l d

b

k

it

¾

Kepemilikan lokal dan pembangunan kapasitas

¾

Percampuran teknologi

¾

K

i

l i

k h ld

¾

Kemitraan multi-stakeholder

¾

Penyelarasan dengan strategi pengentasan

kemiskinan

kemiskinan

¾

Keberlanjutan finansial dan sosial

¾

P

ti b

Ri ik

¾

Pertimbangan Risiko

¾

Lingkungan yang kompetitif

¾

K

ilik

d

k

i

i

i

tit

i

l

¾

Kepemilikan dan kepemimpinan institusional

(12)

Apa itu Manajemen Proyek?

Sekumpulan prinsip, praktik, dan teknik yang

digunakan untuk

1

memimpin

tim proyek dan

2

mengatur jadwal

proyek,

biaya

, dan

risiko

untuk memberikan kepuasan bagi

konsumen.

(Chapman, 1997)

(13)

Apa yang Diatur?

i

lingkup

waktu

isu

risiko

waktu

integrasi

k

j

rencana kerja

kualitas

biaya

pengadaan

kualitas

deliverable

komunikasi

stakeholder

(14)

Manajemen Proyek

¾

Ruang Lingkup – Mencakup semua pekerjaan yang perlu diselesaikan untuk

menyukseskan proyek. Sejumlah perangkat dan teknik seperti definisi

y

p y

j

p

g

p

kebutuhan proyek, identifikasi stakeholder utama, identifikasi pendorong proyek,

pengembangan konsep operasional, dan identifikasi external interfaces.

(Mathur)

¾

Waktu – adalah durasi proyek dan waktu perkiraan penyelesaian pekerjaan.

Perangkat untuk membantu pengaturan waktu diantaranya adalah Gantt charts

h d l

schedulers.

¾

Biaya – adalah dana yang dialokasikan dan yang akan dikeluarkan untuk

k

i t

k j

d

l

k M

j

k h

t

d

kegiatan, pekerjaan, dan layanan proyek. Manajer proyek harus mengatur dana

dengan baik.

¾

Integrasi

adalah koordinasi rencana proyek untuk menyusun dokumen yang

¾

Integrasi – adalah koordinasi rencana proyek untuk menyusun dokumen yang

konsisten dan koheren. Juga mencakup identifikasi trade-off diantara tujuan dan

(15)

Manajemen Proyek

¾

Kualitas – adalah standar, bentuk, fokus pengguna dan kehandalan dari

kinerja proyek yang direncanakan.

j p

y

y

g

¾

Sumber Daya Manusia – adalah orang (individu, tim, profesional yang

dikontrak) yang akan terlibat dalam proyek.

¾

Komunikasi – adalah pesan yang perlu disampaikan untuk mengatur

perubahan dan harapan.

¾

Risiko – istilah kolektif untuk ketidakpastian yang berupa ancaman,

keterbatasan, dan halangan untuk mencapai tujuan dan sasaran proyek.

Risiko dapat bersifat internal atau eksternal. Manajer perlu memastikan

Risiko dapat bersifat internal atau eksternal. Manajer perlu memastikan

risiko diminimalisir, diredakan atau diangkat demi kemaslahatan proses

proyek.

¾

Pengadaan – adalah proses mendapatkan barang dan jasa, infrastruktur

dan perlengkapan yang dibutuhkan oleh proyek untuk mencapai tujuan,

sasaran, dan deliverable.

(16)

Fase-Fase Manajemen Proyek

(17)

Vektor-Vektor Manajemen

Orang

Proses

Orang

Proses

Kinerja

Kinerja

Optimum

Teknologi

(18)

Praktik Terbaik Manajemen Proyek (MP)

¾

Menentukan apa yang harus diselesaikan terkait dengan

waktu biaya teknis dan parameter kualitas kinerja;

waktu, biaya, teknis, dan parameter kualitas kinerja;

¾

Membuat rencana, mengimplementasikan rencana dan

memastikan kemajuannya tetap sesuai dengan tujuan;

j

y

g

j

¾

Menggunakan teknik-teknik dan perangkat manajemen

proyek yang tepat untuk merencanakan, mengawasi, dan

j

k

j

menjaga kemajuan;

¾

Merekrut tenaga ahli di manajemen proyek yang

bertanggung jawab untuk penyelesaian yang sukses

bertanggung jawab untuk penyelesaian yang sukses.

¾

Memastikan kesesuaian antara tujuan dan prioritas

pembangunan nasional dengan tujuan proyek dan

(19)

MP dan Penggunaan Teknologi

Menggunakan teknologi untuk

mendukung manajemen proyek

¾

ALAT BANTU UNTUK DOKUMENTASI

¾

ALAT BANTU UNTUK PERENCANAAN KERJA

¾

ALAT BANTU UNTUK KOMUNIKASI

¾

ALAT BANTU UNTUK KOLABORASI

(20)

Latihan

¾

Sebutkan deskripsi pekerjaan manajer proyek

¾

Apakah kualitas dan kemampuan yang harus

p

p

y

g

dimiliki seorang manajer proyek?

¾

Sebutkan mandat Project Management Office

(PMO)

(21)

Manajer Proyek

¾

Tanggung Jawab Proses

¾

Tanggung Jawab Orang

¾

Tanggung Jawab Orang

(22)

Modul 7

Modul 7

TEORI DAN PRAKTIK

MANAJEMEN PROYEK

-SESI 2:

STAKEHOLDER MANAJEMEN PROYEK TIK

(23)

Tanggung Jawab Proses

¾

Mendefinisikan proyek dan menyusun rencana kerja

¾

Mengawasi pelaksanaan dari rencana kerja

keseluruhan, bahwa pekerjaan telah ditugaskan dan

diselesaikan tepat waktu, mengikuti spesifikasi

kualitas dan sesuai anggaran.

¾

M

id

tifik

i

ik ti d

hk

i

¾

Mengidentifikasi, mengikuti, dan memecahkan isu

proyek.

¾

Mengkomunikasikan informasi proyek secara

¾

Mengkomunikasikan informasi proyek secara

proaktif ke semua stakeholder.

¾

Mengidentifikasi mengawasi dan mengurangi

¾

Mengidentifikasi, mengawasi, dan mengurangi

risiko proyek.

(24)

Tanggung Jawab Proses

¾

Memastikan solusi dan deliverable proyek di setiap

fase proyek memenuhi kualitas yang dapat diterima

fase proyek, memenuhi kualitas yang dapat diterima.

¾

Mengatur ruang lingkup proyek secara proaktif

d

tik

b h

h

di

t j i

dengan memastikan bahwa hanya yang disetujui

yang akan dihasilkan, dan perubahan akan disetujui

melalui manajemen ruang lingkup.

melalui manajemen ruang lingkup.

¾

Menentukan metrik dan mengumpulkan data yang

memberikan pandangan yang tepat akan kemajuan

memberikan pandangan yang tepat akan kemajuan

proyek, dan apakah hasil produknya dapat diterima

berdasarkan spesifikasi, waktu, dan biaya yang

(25)

Tanggung Jawab Orang

¾

Memimpin identifikasi dan elaborasi proses proyek,

dan memastikan orang-orang mengikuti instruksi

pekerjaan.

¾

Memimpin tim untuk mau mengikuti instruksi Anda.

Kepemimpinan adalah tentang mengkomunikasikan

visi dan membuat tim mau menerimanya dan

visi dan membuat tim mau menerimanya dan

berusaha keras untuk memenuhinya bersama

dengan anda.

¾

Tetapkan ekspektasi yang masuk akal, menantang,

dan jelas bagi anggota dan jaga tanggung jawab

dan jelas bagi anggota dan jaga tanggung jawab

mereka untuk memenuhi ekspektasi serta berikan

kesempatan mereka untuk mendapatkan peluang.

(26)

Tanggung Jawab Orang

¾

Memfasilitasi pembangunan tim sehingga anggota

¾

Memfasilitasi pembangunan tim, sehingga

anggota-anggota dapat bekerja sama dengan baik,

termotivasi untuk bekerja keras demi proyek dan

termotivasi untuk bekerja keras demi proyek dan

anggota lainnya.

¾

Berkomunikasi secara proaktif dan jelas, baik secara

p

j

,

lisan maupun tulisan.

¾

Memiliki kemampuan mendengar yang baik dan aktif.

¾

Memberikan umpan balik kinerja berkualitas baik

untuk anggota tim

(27)

Karakteristik Perilaku

¾

Sikap – Sikap terbuka dan positif “saya bisa” yang

mendorong komunikasi, motivasi, dan

menumbuhkan kerja sama

menumbuhkan kerja sama.

¾

Common Sense – Kemampuan untuk menemukan

solusi yang bijak efektif langsung berisiko kecil

solusi yang bijak, efektif, langsung, berisiko kecil,

paling tidak kompleks. Contoh: 90% tepat waktu

lebih baik daripada 100% tapi terlalu terlambat!

(28)

Karakteristik Perilaku

¾

Berpikiran terbuka – Terbuka pada ide-ide,

praktik dan metode baru, dan memberikan

bobot yang seimbang terhadap berbagai

disiplin ilmu yang terlibat di proyek.

¾

Integritas– Komitmen terhadap dan

¾

Integritas Komitmen terhadap dan

memperlihatkan praktik-praktik etis

(29)

Karakteristik Perilaku

¾

Adaptabilitas – Bersikap fleksibel ketika

dibutuhkan dan menghindari pola pikir yang

kaku. Perilaku untuk beradaptasi dengan

kebutuhan proyek, kebutuhan sponsor,

lingkungan, dan anggota-anggota yang

bekerja didalamnya – untuk memastikan

hasil yang sukses.

(30)

Karakteristik Perilaku

¾

Inventiveness – Kemampuan menemukan

strategi dan solusi inovatif dari dirinya atau

dengan menyemangati anggota tim proyek,

serta mengidentifikasi berbagai cara untuk

bekerja dengan sumber daya berbeda untuk

mencapai tujuan proyek.

(31)

Karakteristik Perilaku

¾

P

bil i ik

bij k K

d

¾

Pengambil risiko yang bijak– Kemauan dan

kemampuan untuk mengidentifikasi dan

mengerti risiko tetapi tidak mengambil

mengerti risiko, tetapi tidak mengambil

pendekatan berisiko secara tidak bijaksana

atau sembrono

atau sembrono.

¾

Fairness – Bersikap adil dan terbuka dengan

menghormati nilai-nilai kemanusiaan

menghormati nilai nilai kemanusiaan.

¾

Komitmen–Komitmen untuk kesuksesan

proyek kepuasan pengguna dan kerjasama

proyek, kepuasan pengguna dan kerjasama

tim. Sebuah orientasi yang kuat menuju

pencapaian tujuan.

(32)

Project Management Office (PMO)

¾

Departemen atau kelompok yang menetapkan dan

menjaga standar proses, terkait dengan

manajemen

proyek

di dalam organisasi PMO berusaha

proyek

, di dalam organisasi. PMO berusaha

menstandarisasi dan mengenalkan ekonomi

pengulangan dalam pelaksanaan proyek. PMO

p

g

g

p

p

y

adalah sumber pedoman,

dokumentasi

dan

metrik

(33)

Fungsi PMO

¾

Ad i i t

i

b

d

b

d

¾

Administrasi sumber daya bersama dan

terkoordinasi sepanjang proyek

¾

Identifikasi dan pengembangan metodologi praktik

¾

Identifikasi dan pengembangan metodologi, praktik

terbaik, dan standar manajemen proyek

¾

Clearinghouse bagi manajemen kebijakan,

g

g

j

j

prosedur, template proyek dan dokumentasi

bersama lainnya

¾

Manajemen konfigurasi terpusat untuk semua

¾

Manajemen konfigurasi terpusat untuk semua

proyek yang dikelola

¾

Repositori dan manajemen terpusat terhadap risiko

¾

Repositori dan manajemen terpusat terhadap risiko

bersama dan risiko unik untuk seluruh proyek

(34)

Fungsi PMO

¾

Kantor pusat untuk operasi dan manajemen perangkat

proyek, seperti perangkat lunak manajemen proyek di

seluruh organisasi

¾

Pusat koordinasi untuk manajemen komunikasi

seluruh proyek

¾

S b

i l tf

bi bi

b

i

j

¾

Sebagai platform pembimbingan bagi para manajer

proyek

¾

Pusat pengawasan jadwal dan anggaran seluruh

¾

Pusat pengawasan jadwal dan anggaran seluruh

proyek di level organisasi

¾

Koordinasi standar mutu proyek secara umum antara

(35)

Area Keahlian Tim Proyek

Manajemen

Proyek

Peraturan dan

Standar serta

Keterampilan

Berhubungan

Pengetahuan

Area Aplikasi

dengan

Manusia

M

h

i

Pengetahuan

Memahami

Lingkungan

Proyek

Pengetahuan

dan Keahlian

Manajemen

Umum

(36)

Stakeholder Proyek

¾

Tim Manajemen Proyek – Anggota tim proyek yang

terlibat langsung dalam kegiatan manajemen proyek

terlibat langsung dalam kegiatan manajemen proyek.

¾

Sponsor - orang atau kelompok yang menyediakan

sumber daya keuangan, baik berupa uang atau bukan,

untuk proyek.

¾

Influencer - orang atau kelompok yang, meski tidak

terkait langsung pada pengadaan atau penggunaan

g

g p

p

g

p

gg

keluaran proyek, namun dapat secara positif atau

negatif memengaruhi jalannya proyek karena posisi

k di

i

i

di

k

(37)

Stakeholder Proyek

¾

Project end-user - dalam konsep rekayasa perangkat

l

k d l h “ b

k i k l

k

(

lunak adalah “abstraksi kelompok orang (target

pengguna atau pengguna yang diharapkan) yang pada

akhirnya mengoperasikan sebuah perangkat lunak

akhirnya mengoperasikan sebuah perangkat lunak.

Mereka dapat juga disebut ‘pembeli’ atau ‘pemilik’ dari

produk.

p

¾

Champion proyek – penasihat proyek atau orang

¾

Champion proyek penasihat proyek atau orang

(38)

Latihan

Skenario Kasus:

Skenario Kasus:

(39)

Latihan

Stakeholder

potensial

Peran

potensial

Masalah/

kebutuhan

Harapan/

keinginan

Kelemahan/

batasan

Kontribusi

potensial

Konsekuensi

terhadap

(influencer,

sponsor,

pengguna,

champion)

g

(positif

maupun

negatif)

konsep

proyek

(40)

Modul 7

Modul 7

TEORI DAN PRAKTIK

MANAJEMEN PROYEK

-SESI 3: PROSES-PROSES UTAMA MANAJEMEN

PROYEK DAN DELIVERABLE PENTING

(41)

Tahapan Manajemen Proyek

¾

INISIASI

¾

PERENCANAAN

¾

PERENCANAAN

¾

PELAKSANAAN/EKSEKUSI

¾

PENGENDALIAN DAN PENGAWASAN

¾

PENUTUPAN DAN EVALUASI

(42)

Urutan Tahapan Manajemen Proyek

1 INISIASI (Mulai) 2 PERENCANAAN 3 EKSEKUSI 4 PENGENDALIAN (Mulai) PERENCANAAN EKSEKUSI PENGENDALIAN

5 6 EKSEKUSI 7 PENGENDALIAN PERENCANAAN ULANG 8 PENUTUPAN (Selesai)

(43)

Proses Manajemen Proyek menurut Fase

AREA PENGETAHUAN

PROSES MANAJEMEN PROYEK MENURUT FASE INISIASI PERENCANAAN

EKSEKUSI

IMPLEMENTASI PENUTUPAN INISIASI PERENCANAAN IMPLEMENTASI PENUTUPAN

Ruang Lingkup Inisiasi

Perencanaan Ruang Lingkup Penentuan Ruang Lingkup

Verifikasi Ruang Lingkup Pengendalian Perubahan

Ruang Lingkup Waktu Penentuan Aktivitas

Urutan Aktivitas

Pengendalian Jadwal Estimasi Durasi Aktivitas

Pengembangan Jadwal Perencanaan Sumber Daya

Biaya Perkiraan Biaya Penganggaran Biaya

Pengendalian Biaya Penganggaran Biaya

Integrasi Perkembangan Rencana Proyek

Eksekusi Rencana Proyek Pengendalian Perubahan

Keseluruhan Kualitas Perencanaan Kualitas Penjaminan Kualitas

Pengendalian Kualitas

SDM Perencanaan Organisasi Akuisisi Staf Pengembangan Tim Komunikasi Perencanaan Komunikasi Penyebaran Informasi

Pelaporan Kinerja

Penutupan Administratif

Risiko Identifikasi Risiko Kuantifikasi Risiko Pengembangan Respon Risiko

Pengendalian Respon Risiko

(44)

Standar Referensi MP

#

Milestone

Martin

Tate/ PMI

Microsoft

Rational /

UML

Burdman

PRINCE2

Lainnya

1

Visi/Ruang

Lingkup

Disetujui

Inisiasi

Envisioning

Inception /

Analisis

Perencanaan

dan Strategi

Memulai

Proyek dan

Menginisiasi

Proyek

Konsep-tualisasi,

Penelitian

y

2

Rencana

Proyek

Disetujui

Peren-canaan

Peren-canaan

Elaborasi /

Desain

Prototipe

Desain dan

Spesifikasi

Perencanaan

dan

Pengarahan

Desain

Disetujui

Spesifikasi

g

Proyek

Ruang Lingkup

Pemba-

Pengaturan

B t

3

Ruang Lingkup

Selesai/

Penggunaan

Awal

Eksekusi

Pengem-bangan

Pemba

ngunan

dan

Pengujian

Produksi

Batas

Tahapan dan

Pengendalian

Tahapan

Pengem-bangan

(45)

Latihan

Studi Kasus:

Stud

asus

(46)

Modul 7

Modul 7

TEORI DAN PRAKTIK

MANAJEMEN PROYEK

-SESI 4:

STANDAR REFERENSI PRAKTIK TERBAIK

(47)

Standar MP Internasional

- Logical Framework Approach (LFA)

- Prince2 (GOC UK)

- Prince2 (GOC UK)

- PMBoK Guide (PMI)

- Microsoft Framework (MSF)

- Microsoft Framework (MSF)

- Rational UML

(48)

Logical Framework Approach

Logical Framework Approach (LFA) dikembangkan oleh

USAID dan digunakan oleh banyak organisasi donor

USAID dan digunakan oleh banyak organisasi donor,

¾

Komite Bantuan Pembangunan OECD,

¾

Negara-negara Nordik seperti Departemen Luar

¾

Negara-negara Nordik, seperti Departemen Luar

Negeri Norwegia dan NORAD,

¾

Kanada menggunakannya bukan hanya dalam hal

gg

y

y

bantuan pembangunan, tapi juga untuk investasi

publik domestik

¾

Organisasi PBB

¾

Organisasi PBB,

¾

Kerjasama teknis GTZ dan program-program AusAID,

serta Komisi Eropa.

(49)

Logical Framework Approach

LFA “adalah alat bantu analitikal, presentasional, dan

manajemen yang dapat membantu perencana dan manajer:

manajemen yang dapat membantu perencana dan manajer:

¾

menganalisa situasi yang ada selama penyiapan kegiatan;

¾

menyusun hirarki logis dari sarana untuk mencapai tujuan;

¾

menyusun hirarki logis dari sarana untuk mencapai tujuan;

¾

mengidentifikasi potensi risiko untuk mencapai tujuan dan

hasil berkelanjutan;

hasil berkelanjutan;

¾

mengetahui bagaimana keluaran dan hasil dapat dipantau

dan dievaluasi dengan baik;

dan dievaluasi dengan baik;

¾

jika diinginkan, menampilkan rangkuman kegiatan dalam

format baku, dan mengawasi serta meninjau kegiatan

,

g

j

g

(50)

Logical Framework Approach

Fase Analisis

Fase Perencanaan

Analisis stakeholder – identifikasi dan

k

kt i

i t k h ld

t

t

i l

Pengembangan matriks Logical

Framework – Pendefinisian struktur

karakterisasi stakeholder utama potensial;

penilaian kapasitas mereka

proyek, pengujian risiko dan logika

internal, penyusunan indikator kesuksesan

yang dapat diukur

Analisis masalah – identifikasi

permasalahan inti, batasan dan peluang;

menentukan hubungan sebab dan akibat.

Penjadwalan kegiatan – penentuan

urutan dan dependensi kegiatan;

perkiraan durasi dan pembagian tanggung

g

p

p

g

gg

g

jawab

Analisis tujuan – pengembangan solusi

dari masalah yang teridentifikasi;

Penjadwalan sumber daya – dari jadwal

kegiatan, mengembangkan jadwal

dari masalah yang teridentifikasi;

identifikasi cara mengakhiri hubungan

kegiatan, mengembangkan jadwal

masukan dan anggaran

(51)

Logframe Matrix

Logframe matrix memiliki empat kolom dan

biasanya empat sampai lima baris

Indikator

Rangkuman Narasi

Indikator

Obyektif

yang Dapat

Diverifikasi

Sumber

Verifikasi

(MOV)

Asumsi Penting

Diverifikasi

(OVI)

(

)

Tujuan

Sasaran

Keluaran

Akti it

M

k

Aktivitas

Masukan

(52)

Latihan

Level

Logika Intervensi

Indikator yang dapat

diverifikasi secara obyektif

Sumber

Verifikasi

Asumsi Penting

1

Tujuan

keselu-ruhan

Pemberdayaan masyarakat untuk memfasilitasi transisi ke arah hidup yang lebih makmur dan berkelanjutan di masyarakat.

• Memperbaiki dan meningkatkan tingkat

partisipasi dalam pengaturan dan pembangunan masyarakat • Partisipasi dalam formulasi

• Catatan dan studi pemerintah pusat dan daerah • Surat kabar dan

situs web

Pemerintah pusat dan daerah terus mendukung usaha telecentre kebijakan • Dilakukan pengukuran keberlanjutan telecentre

2

Sasaran

Perbaikan kondisi

masyarakat:

• Peningkatan signifikan pada pendapatan pria dan wanita • Meningkatkan produktivitas • Laporan pendapatan • Laporan dari Dukungan yang konsisten t h d Penghidupan Lapangan kerja Kesehatan Pendidikan Sosial • Meningkatkan produktivitas • Pertumbuhan transaksi bisnis • Mengurangi tingkat kematian

ibu dan bayi

• Mengurangi kasus penyakit umum • Laporan dari lembaga lapangan kerja dan pertanian • Arsip klinik, kesehatan dan terhadap pengembangan, pemeliharaan, dan operasi Telecentre Sosial umum

(53)

Latihan

3 Hasil Meningkatkan akses ke informasi • Jumlah penduduk yang menggunakan • Catatan kehadiran dan Ad i d

Level

Logika Intervensi

Indikator yang dapat

diverifikasi secara obyektif

Sumber

Verifikasi

Asumsi Penting

3 Hasil Meningkatkan akses ke informasi para penduduk desa di bidang: Penghidupan

Lapangan kerja Kesehatan Pendidikan Sosial

• Jumlah penduduk yang menggunakan

telecentre

• Jumlah petani dan nelayan yang mendapat keahlian dan pengetahuan baru dalam memperbaiki metode bertani dan melaut

• Jumlah penduduk yang memperoleh

• Catatan kehadiran dan partisipasi serta buku log

• Survei dan wawancara • Arsip dari lembaga

pemerintah daerah • eRegistry program

• Adanya penerimaan dan

kepercayaan sosial dalam penggunaan TIK

• Penduduk mau berpartisipasi dalam kegiatan yang diadakan

I f i i t h d Sosial

Layanan pemerintah

Jumlah penduduk yang memperoleh pekerjaan

• Jumlah bisnis yang berkembang atau didirikan

• Jumlah penduduk yang mendapatkan pengetahuan kesehatan

• Jumlah guru dan pelajar yang

eRegistry program

telehealth • Informasi pemerintah dan

informasi daerah relevan dan diperbaharui

• Champion lokal tetap konsisten mendukung selama proyek menggunakan telecentre

• Jumlah pria dan wanita menurut umur

4 Kegiatan 1.Melakukan studi dasar di masyarakat 2.Merancang dan melakukan proyek

telecentre

3.Mengelola dan mengembangkan k t ti i tif

Masukan: • Bantuan Teknis

• Perangkat – perangkat keras dan piranti lunak

•Biaya lump sum •Reimbursable

Pemerintah pusat dan daerah menjaga pendanaan tiap proyek

masyarakat yang partisipatif

4.Layanan pemerintah terintegrasi dalam masyarakat

5.Memasang teknologi yang tepat di masyarakat

6.Mengembangkan konten untuk

piranti lunak

• Dana Pemerintah Staf yang memenuhi

kualifikasi mau bekerja di daerah terpencil

(54)

Standar Referensi MP

#

Milestone

Martin

Tate/ PMI

Microsoft

Rational /

UML

Burdman

PRINCE2

Lainnya

M

l i

1

Visi/Ruang

Lingkup

Disetujui

Inisiasi

Envisioning

Inception /

Analisis

Perencanaan

dan Strategi

Memulai

Proyek dan

Menginisiasi

Proyek

Konsep-tualisasi,

Penelitian

2

Rencana

Proyek

Disetujui

Peren-canaan

Peren-canaan

Elaborasi /

Desain

Prototipe

Desain dan

Spesifikasi

Perencanaan

dan

Pengarahan

P

k

Desain

Disetujui

Spesifikasi

Proyek

Ruang Lingkup

Pemba-

Pengaturan

Batas

3

Selesai/

Penggunaan

Awal

Eksekusi

Pengem-bangan

ngunan

dan

Pengujian

Produksi

Batas

Tahapan dan

Pengendalian

Tahapan

Pengem-bangan

(55)

Latihan

Diskusi Kelompok

Diskusi Kelompok

¾

Konten dan proses manakah dalam praktik

manajemen proyek yang relevan dengan

manajemen proyek yang relevan dengan

lembaga atau organisasi anda?

(56)

Modul 7

Modul 7

TEORI DAN PRAKTIK

MANAJEMEN PROYEK

-SESI 5: AREA DISIPLIN, ISU DAN PRAKTIK MP

(57)

Tahap Inisiasi Proyek

¾

Mulai dengan “ide proyek” berdasarkan kebutuhan

¾

Project Charter – hasil yang diharapkan, batasan,

k

sponsor proyek

¾

Preliminary Scope Statement – deliverable yang

diharapkan dapat disiapkan oleh sponsor proyek

diharapkan, dapat disiapkan oleh sponsor proyek

sebelum penunjukan manajer proyek

¾

Berakhir ketika manajer proyek diberikan otoritas

¾

Berakhir ketika manajer proyek diberikan otoritas

dan petunjuk untuk memulai perencanaan

(58)

Tahap Perencanaan Proyek

¾

Mulai dengan “keluaran tahap inisiasi” –

menyiapkan project charter, pernyataan ruang

lingkup merekrut manajer proyek

lingkup, merekrut manajer proyek

¾

Apa yang akan dikerjakan, bagaimana

j k

b

bi

b

i

mengerjakannya, berapa biayanya, bagaimana

urutannya – penyiapan rencana kerja dan work

breakdown structure

breakdown structure

(59)

Tinjauan Penyusunan Metrik Proyek

¾

Proyek:

¾

Proyek:

¾

Tujuan:

¾

S

¾

Sasaran:

¾

Critical Success Factors (CSF):

¾

Indikator Kinerja:

¾

Proses:

¾

Masukan:

¾

Deliverable:

(60)

Tahap Implementasi Proyek

¾

Mulai dengan sebuah “rencana proyek”

¾

Eksekusi adalah menjalankan apa yang

¾

Eksekusi adalah menjalankan apa yang

tertulis dalam rencana.

¾

B

khi k tik

k

j

t l h

¾

Berakhir ketika semua pekerjaan telah

(61)

Tahap Pengawasan dan Pengendalian Proyek

¾

Dimulai ketika keluaran pekerjaan dihasilkan dari

Ek

k

i

Eksekusi

¾

Mengawasi dan memastikan eksekusi memenuhi

rencana kerja dan deliverable dapat diterima

rencana kerja, dan deliverable dapat diterima

berdasarkan metrik kualitas yang disetujui

bersama dengan konsumen

bersama dengan konsumen

¾

Informasi umpan balik untuk ‘Eksekusi’ agar

melakukan langkah koreksi

g

¾

Berakhir ketika deliverable final memenuhi standar

kualitas yang ditetapkan, dan diterima oleh

y

g

p

,

(62)

Tahap Penutupan Proyek

¾

Penutupan dimulai ketika deliverable proyek diterima

oleh konsumen

¾

D k

t

i d

i

l

di

l j

i

¾

Dokumentasi dari pengalaman yang dipelajari

¾

Penutupan kontrak

¾

A

i P

k

C t t

k d

l j

¾

Arsip Proyek – Catatan proyek dan pelajaran yang

didapat

¾

Penutupan berakhir ketika semua kebutuhan

¾

Penutupan berakhir ketika semua kebutuhan

administratif telah terselesaikan

(63)

Fase Penutupan (Evaluasi) Proyek

Hal-hal yang dipertimbangkan dalam Evaluasi

¾

Relevan

Proyek memenuhi kebutuhan yang

¾

Relevan – Proyek memenuhi kebutuhan yang

ditunjukkan dan diprioritaskan

¾

Layak – Proyek dirancang dengan baik dan

¾

Layak

Proyek dirancang dengan baik dan

memberikan manfaat berkelanjutan untuk kelompok

yang ditargetkan

y

g

g

¾

Efektif dan dikelola dengan baik– Proyek

memberikan keuntungan yang diharapkan dan dikelola

dengan baik.

(64)

Integrasi Sistem dan

Isu Kelanjutan Operasional

j

p

Sesudah berakhir – Apa langkah selanjutnya?

¾

Lingkungan kebijakan

g

g

j

¾

Kemampuan merawat dan mengembangkan

¾

Advokasi yang kontinu

(65)

Modul 7

Modul 7

TEORI DAN PRAKTIK

MANAJEMEN PROYEK

SESI 6: MANAJEMEN PROYEK TIK DAN

MODEL KEMATANGAN

(66)

Model Kematangan Manajemen Proyek

™

Organisasi yang matang memiliki kemampuan mengelola program

dan proyek berdasarkan program dan proses manajemen proyek

p y

p g

p

j

p y

yang telah ditetapkan dan distandarisasikan.

™

Proses manajemen dapat disesuaikan dengan kebutuhan

spesifik organisasi.

p

g

™

Pendekatan program dan proyek perlu dikomunikasikan ke

anggota tim dan stakeholder. Aktivitas dilakukan sesuai dengan

rencana dan proses yang telah didefinisikan.

p

y

g

™

Sebuah organisasi dinilai tidak matang dalam manajemen program

dan proyek jika melaksanakan program dan proyek individual

dan proyek jika melaksanakan program dan proyek individual

dengan hasil yang bagus sesekali.

™

Bagaimanapun manajer lebih cenderung bekerja reaktif

™

Bagaimanapun, manajer lebih cenderung bekerja reaktif,

(67)

Manajemen Model Kematangan

¾

Portfolio, Programme and Project

Management Maturity Model (P3M3)

¾

Membantu organisasi mengatasi aspek-aspek dasar

pengaturan portofolio, program dan proyek

p

g

p

p

g

p

y

¾

Meningkatkan kemungkinan mendapatkan hasil yang

berkualitas dan sukses, serta mengurangi

kemungkinan munculnya risiko yang

membahayakan proyek.

(68)

Model Kematangan P3M3

P3M3 dapat digunakan sebagai dasar untuk

meningkatkan portofolio program proses manajemen

meningkatkan portofolio, program, proses manajemen

proyek.

Terdiri dari lima level kematangan,

¾

L

l 1

I iti l

¾

Level 1 - Initial process

¾

Level 2 - Repeatable process

¾

Level 3 - Defined process

¾

Level 3 Defined process

¾

Level 4 - Managed process

¾

Level 5 - Optimized process

p

p

(69)
(70)
(71)
(72)

Catatan untuk Instruktur

Lihat

http://ictpmpractitioner.ning.com

Lihat

Buku Teks Modul 7 untuk informasi lebih

lanjut

lanjut

(73)

Tautan ke Sumber Online

¾

www pmi org

¾

www.pmi.org

¾

www.ogc.gov.uk

¾

www.microsoft.com/technet/solutionaccelerators/msf/default.mspx

¾

www methodsandtools com

¾

www.methodsandtools.com

¾

www.tenstep.com

¾

www.apm.org.uk

¾

t

¾

www.gartner.com

¾

www.cvr-it.com

¾

www.projectconnections.com

¾

www.gantthead.com

¾

www.method123.com

¾

www.kuhnllc.com

(74)

TERIMA KASIH

TERIMA KASIH

Referensi

Dokumen terkait

gaya-gaya yang dipakai adalah tegangan Shear τ untuk zat padat yang definisinya adalah besar dari gaya paralel di berbagai permukaan dibagi oleh daerah dari

Sebelum  menggunakan  modul  ini  perlu  dilakukan  identifikasi  kebutuhan

Kedua variabel bebas yang mempengaruhi jumlah yang diminta dan jumlah yang ditawarkan adalah (1) harga produk itu sendiri, dan (2) hargaproduk lain yang saling berhubungan....

Dari hasil di atas dapat disimpulkan bahwa faktor yang mempengaruhi Quality of Work Life dalam 15 (lima belas) jurnal yang telah direview dominan terlihat pada 9 faktor dari

The Horse and his Boy published in 1954 and consisting of 175 pages provides the readers with the story of a boy named Shasta who journeys to Narnia accompanied by a horse, Bree,

Pada perlakuan L4 konsumsi ayam menurun karena dipengaruhi oleh suhu lingkungan terlalu tinggi maka ayam broiler akan mengurangi jumlah pakan yang dikonsumsi,

Murinda Iron Steel yang berkaitan dengan keselamatan kerja meliputi penggunaan alat pelindung diri yang diwajibkan untuk semua karyawan terutama pada bagian

Penurunan gejala kognitif yang bermakna pada kelompok intervensi terjadi karena pada kegiatan terapi CBSST dapat memberikan informasi atau penjelasan tentang hubungan