Nama Produk: ROCIMA™ 363 Biocide Tanggal Terbit: 15.06.2016 Tanggal Cetak: 05.07.2016 PT ROHM AND HAAS INDONESIA mendorong dan mengharapkan Anda membaca dan memahami LDK secara keseluruhan, karena ada informasi penting dalam seluruh dokumen tersebut. Kami mengharapkan anda untuk mengikuti tindakan pencegahan yang diidentifikasi dalam dokumen ini kecuali kondisi penggunaan akan memerlukan metode atau tindakan lain yang sesuai.
1. PRODUK DAN IDENTIFIKASI PERUSAHAAN
Nama Produk: ROCIMA™ 363 Biocide
Penggunaan yang dianjurkan dan pembatasan penggunaan
Penggunaan yang teridentifikasi: Produk biosida
Identitas perusahaan
PT ROHM AND HAAS INDONESIA
A Subsidiary of The Dow Chemical Company WISMA GKBI 20 FLOOR SUITE 2001 JL. JEND. SUDIRMAN NO. 28 10210 JAKARTA
INDONESIA
Nomor Informasi Pelanggan: 62-21-299-56200
Faks: 62-21-574-2121
NOMOR TELEPON DARURAT
Nomor Darurat 24 Jam: (62) 21-7591-2862
Penghubung Tanggap Darurat Lokal: 21-7591-2862
2. IDENTIFIKASI BAHAYA
Klasifikasi GHSKorosi/iritasi kulit - Kategori 2
Kerusakan mata serius/iritasi pada mata - Kategori 2A Sensitisasi pada kulit - Kategori 1
Mutagenisitas pada sel nutfah - Kategori 1B Karsinogenisitas - Kategori 2
Toksisitas terhadap reproduksi - Kategori 1B
Toksisitas pada organ sasaran spesifik - paparan berulang - Kategori 2 - Oral Toksisitas akuatik akut - Kategori 1
Toksisitas akuatik kronis - Kategori 1 Elemen label GHS
Kata sinyal: BAHAYA! Pernyataan Bahaya Menyebabkan iritasi kulit.
Dapat menyebabkan reaksi alergi pada kulit. Menyebabkan iritasi mata yang serius. Dapat meyebabkan kerusakan genetik. Diduga menyebabkan kanker.
Dapat merusak kesuburan. Dapat merusak janin.
Dapat menyebabkan kerusakan pada organ (Darah) melalui paparan yang lama atau berulang jika tertelan.
Sangat toksik pada kehidupan perairan dengan efek jangka panjang. Pernyataan Kehati-hatian
Pencegahan
Dapatkan instruksi spesial sebelum menggunakannya.
Jangan menanganinya sampai seluruh peringatan keamanan dibaca dan dipahami. Jangan menghirup debu/asap/gas/kabut/uap/semburan.
Cuci kulit dengan seksama setelah menangani.
Pakaian kerja yang terkontaminasi tidak boleh dibawa keluar dari tempat kerja. Hindarkan pelepasan ke lingkungan.
Pakai sarung tangan pelindung /pakaian pelindung /pelindung mata/pelindung wajah. Respons
JIKA TERKENA KULIT: Cucilah dengan air yang banyak.
JIKA TERKENA MATA : Bilas dengan seksama dengan air untuk beberapa menit. Lepaskan lensa kontak jika memakainya dan mudah melakukannya.Lanjutkan membilas.
Jika terpapar atau dikuatirkan : Dapatkan nasehat/perhatian pengobatan. Jika terjadi iritasi pada kulit atau muncul ruam: Cari pertolongan medis. Jika iritasi mata tidak segera sembuh: Cari pertolongan medis.
Kumpulkan tumpahan. Penyimpanan
Simpan di tempat terkunci. Pembuangan
Buang isi / wadah ke tempat pembuangan limbah yang disetujui. Bahaya lain
data tidak tersedia
3. KOMPOSISI/INFORMASI TENTANG BAHAN PENYUSUN
Produk ini adalah campuran.Komponen CASRN Konsentrasi
Diuron 330-54-1 >=10,0 - <20,0%
Carbendazim 10605-21-7 >=1,0 - <10,0%
2-n-Octyl-4-isothiazolin-3-one 26530-20-1 >=1,0 - <10,0%
Titanium dioxide 13463-67-7 >=1,0 - <10,0%
4. TINDAKAN PERTOLONGAN PERTAMA PADA KECELAKAAN
Penjelasan mengenai tindakan pertolongan pertamaPenghirupan: Pindahkan ke tempat berudara segar. Segera panggil dokter. Jika napas tersengal,
berikan oksigen. Beri Oksigen atau pernapasan buatan jika diperlukan.
Kena kulit: Segera cuci bersih dengan banyak air sedikitnya selama 15 menit. Segera lepaskan
semua pakaian yang tercemar. Cuci pakaian yang tercemar sebelum dipakai lagi. Periksakan ke dokter.
Kena mata: Segera bilas dengan banyak air, juga di bawah kelopak mata, untuk sedikitnya selama 15
menit. Mintalah pertolongan medis.
Tertelan: Segera panggil dokter. Bilas mulut. Jika tertelan, segera paksakan muntah, sebagaimana
disarankan oleh petugas medis. Jangan sekali-kali memberikan apa pun lewat mulut kepada orang yang tidak sadar. Jika orang muntah ketika telentang, tempatkan dalam posisi pemulihan.
Kumpulan gejala / efek terpenting, baik akut maupun tertunda: Selain dari informasi yang
ditemukan dibawah Deskripsi langkah-langkah pertolongan pertama (atas) dan indikasi perhatian medis segera dan perlakuan khusus diperlukan (dibawah), semua gejala tambahan dan efek-efek yang dijelaskan dalam seksi 11: Informasi Toksikologi.
Indikasi pertolongan medis pertama dan perawatan khusus yang diperlukan
Instruksi kepada dokter: Penanganan harus diarahkan untuk mencegah penyerapan, menangani
gejala (jika muncul), dan menyediakan terapi pendukung.
5. TINDAKAN PEMADAMAN KEBAKARAN
Media pemadaman yang sesuai: Semprotan air Serbuk kering Busa Karbon dioksida (CO2)
Media pemadaman yang tidak sesuai: data tidak tersedia
Bahaya khusus yang muncul dari bahan atau campuran
Produk pembakaran berbahaya: Selama kebakaran, gas dan/atau asap yang mengiritasi dan
sangat beracun dapat terbentuk selama pembakaran atau penguraian.
Bahaya Kebakaran dan Ledakan Luar Biasa: Jangan biarkan sisa air limbah dari pemadaman
Saran bagi petugas pemadam kebakaran
Prosedur Pemadaman Kebakaran: Kumpulkan air bekas pemadam kebakaran yang tercemar
secara terpisah. Air ini tidak boleh dibuang ke saluran pembuangan. Residu kebakaran dan air bekas pemadam kebakaran yang tercemar harus dibuang sesuai dengan peraturan lokal. Dinginkan wadah/tangki dengan semprotan air.
Alat pelindung khusus bagi petugas pemadam kebakaran: Jika terjadi kebakaran, pakai alat bantu
pernapasan SCBA.
6. TINDAKAN PENANGGULANGAN JIKA TERJADI TUMPAHAN DAN KEBOCORAN
Langkah-langkah pencegahan diri, alat pelindung dan prosedur tanggap darurat: Pindahkan
pekerja ke daerah yang aman. Gunakan alat pelindung diri. BAHAN ADALAH PENYENSITIF YANG BERPOTENSI
Langkah-langkah pencegahan bagi lingkungan: Berusahalah mencegah bahan memasuki saluran
pembuangan atau saluran air lainnya. Cegah terjadinya tumpahan atau bocoran lebih lanjut jika aman untuk melakukannya. Jangan mencemari air permukaan.
Metode dan bahan untuk penangkalan (containment) dan pembersihan: Tahan dan kumpulkan
tumpahan dengan bahan penyerap yang tidak mudah terbakar (misalnya pasir, tanah, tanah diatomaceus, vermiculite) dan tempatkan dalam kontener untuk dibuang berdasarkan peraturan lokal/nasional (lihat seksi 13). Sapulah atau sedotlah tumpahan dan kumpulkan dalam wadah yang sesuai untuk pembuangan. Pastikan ventilasi memadai.
7. PENYIMPANAN DAN PENANGANAN BAHAN
Kehati-hatian dalam menangani secara aman: Sediakan pertukaran udara yang cukup dan/atau
ventilasi gas-buang di ruang kerja. Jika ventilasi tidak memadai, pakai alat bantu pernapasan yang sesuai. Hindari kontak dengan kulit dan mata. Dapat menyebabkan sensitisasi pada orang yang rentan jika kena kulit. Rencanakan tindakan pertolongan sebelum mulai bekerja dengan
menggunakan produk ini. Untuk perlindungan pribadi lihat seksi 8. WADAH BERBAHAYA JIKA SUDAH KOSONG. Karena wadahyang sudah kosong masih berisi residu produk, patuhi semua peringatan MSDS dan label, bahkan juga setelah wadah kosong
Kondisi untuk penyimpanan yang aman: Simpan wadah tertutup rapat di tempat yang kering dan
berventilasi baik.
Data lain: Simpan di daerah yang dingin dan teduh.
8. KONTROL PAPARAN/ PERLINDUNGAN DIRI
Parameter pengendalianBatas paparan didaftarkan berikut ini, jika ada.
Komponen Peraturan Jenis pendaftaran Nilai/Notasi
Diuron ACGIH TWA 10 mg/m3
ID OEL NAB 10 mg/m3
Carbendazim Dow IHG TWA 0,7 mg/m3
2-n-Octyl-4-isothiazolin-3-one
Dow IHG TWA 0,2 mg/m3
Titanium dioxide ACGIH TWA 10 mg/m3 , Titanium dioksida
Dow IHG TWA 2,4 mg/m3
ID OEL NAB 10 mg/m3
Pengendalian pendedahan
Kontrol teknik: Gunakan hanya di daerah yang memiliki ventilasi gas-buang yang sesuai.
Tindakan higienis: Cuci tangan sebelum waktu istirahat dan segera setelah menangani produk. Jangan sampai kena kulit, mata, dan pakaian. Pakai sarung tangan dan pelindung mata/wajah yang sesuai.
Tindakan perlindungan individual
Perlindungan mata/wajah: Kacamata / Goggles pelindung yang pas dan ketat
Perlindungan kulit
Perlindungan tangan: Sarung tangan tahan bahan kimia harus dipakai ketika bahan
ini ditangani. Sarung tangan yang tercantum di bawah ini dapat memberikan perlindungan te yang tahan bahan kimia mungkin tidak memberikan perlindungan yang memadai Sarung tangan karet atau plastik Sarung tangan harus dilepaskan dan segera diganti jika ada indikasi terjadi penguraian atau perembesan bahan kimia. Segera bilas dan lepaskan sarung tangan setelah dipakai. Cuci tangan dengan sabun dan air.
Perlindungan lain: Gunakan celemek tahan bahan kimia atau pakaian lain yang
kedap untuk menghindari kontak dengan kulit dalam waktu lama atau berulang.
Perlindungan pernapasan: Gunakan peralatan perlindungan pernapasan yang bersertifikat
yang memenuhi (89/656/EEC, 89/698/EEC), atau setara, ketika resiko dari pernapasan tidak bisa dihindari atau sangat dibatasi secara teknik dari pelindung kolektif atau oleh pengukuran, metoda atau prosedur organisasi kerja
9. SIFAT FISIKA DAN KIMIA
TampilanKeadaan Fisik Pasta yang bisa mengalir
Warna Putih pucat sampai abu-abu
Bau data tidak tersedia
Ambang Batas Bau data tidak tersedia
pH data tidak tersedia
Titik lebur/rentang data tidak tersedia
Titik beku data tidak tersedia
Titik didih (760 mmHg) 100,00 °CAir
Titik nyala > 100,00 °CCAWAN CLEVELAND TERBUKA
Tingkat evaporasi (Butil Asetat = 1)
<1,00 Air
Flamabilitas (padatan, gas) TIDAK BERKENAAN/BERLAKU.
Terendah batas ledakan 2,60 % vol Propilena glikol
Tertinggi batas ledakan 12,50 % vol Propilena glikol
Tekanan Uap 22,66 hPa pada20,00 °C Air
Relatif Densitas Uap (udara = 1) <1,0000 Air
Kelarutan dalam air Bercampur
Koefisien partisi (n-oktanol/air) data tidak tersedia
Suhu dapat membakar sendiri (auto-ignition temperature)
371,00 °C Propilena glikol
Suhu penguraian data tidak tersedia
Viskositas kinematik data tidak tersedia
Sifat peledak data tidak tersedia
Sifat oksidator data tidak tersedia
Berat Molekul data tidak tersedia
Persen sifat atsiri (volatilitas) 65,00 - 67,00 %
CATATAN: Data fisik yang disajikan di atas adalah nilai-nilai tipikal dan jangan diartikan sebagai spesifikasi.
10. STABILITAS DAN REAKTIFITAS
Reaktifitas: data tidak tersediaStabilitas kimia: data tidak tersedia
Reaksi berbahaya yang mungkin di bawah kondisi spesifik/khusus: Stabil pada kondisi
penyimpanan yang disarankan.
Kondisi yang harus dihindari: data tidak tersedia
Bahan yang harus dihindari: Tidak ada yang diketahui.
Produk berbahaya hasil penguraian: Stabil pada kondisi penyimpanan yang disarankan.
11. INFORMASI TOKSIKOLOGI
Informasi Toksikologi muncul dalam bagian ini ketika data tersebut tersedi
Toksisitas akut
Toksisitas oral akut
Data uji produk tidak tersedia. Mengacu pada data komponen. Toksisitas kulit akut
Data uji produk tidak tersedia. Mengacu pada data komponen.
Toksisitas inhalasi akut
Data uji produk tidak tersedia. Mengacu pada data komponen.
Korosi/iritasi kulit
Kerusakan mata serius/iritasi mata
Data uji produk tidak tersedia. Mengacu pada data komponen. Sensitisasi
Data uji produk tidak tersedia. Mengacu pada data komponen. Toksisitas Organ Sasaran Spesifik Sistemik (Paparan Tunggal) Data uji produk tidak tersedia. Mengacu pada data komponen. Toksisitas Organ Sasaran Spesifik Sistemik (Paparan Berulang) Data uji produk tidak tersedia. Mengacu pada data komponen. Karsinogenisitas
Data uji produk tidak tersedia. Mengacu pada data komponen. Teratogenisitas
Data uji produk tidak tersedia. Mengacu pada data komponen. Toksisitas terhadap Reproduksi
Data uji produk tidak tersedia. Mengacu pada data komponen. Mutagenisitas (Kemampuan menyebabkan perubahan gen) Data uji produk tidak tersedia. Mengacu pada data komponen. Bahaya terhirup
Data uji produk tidak tersedia. Mengacu pada data komponen. Tambahan keterangan
Tidak tersedia data toksisitas untuk bahan ini.
KOMPONEN-KOMPONEN YANG MEMPENGARUHI TOKSIKOLOGI: Diuron
Toksisitas oral akut LD50, Tikus, > 1.000 mg/kg Toksisitas kulit akut
LD50, Tikus, > 2.000 mg/kgTidak ada kematian terjadi pada konsentrasi ini. Toksisitas inhalasi akut
LC50, Tikus, 4 Hour, debu/kabut, > 7 mg/l Korosi/iritasi kulit
Kontak dengan kulit secara singkat, pada hakekatnya tidak menimbulkan iritasi kulit. Kontak berkepanjangan dapat menyebabkan iritasi kulit dan kulit sekitar menjadi merah. Kontak yang berulang-ulang dapat menyebabkan iritasi kulit dan kulit sekitar menjadi merah. Kerusakan mata serius/iritasi mata
Dapat menyebabkan iritasi mata ringan.
Cedera kornea kemungkinan besar tidak terjadi.
Bahan padat atau debu dapat menyebabkan iritasi atau cedera kornea karena pergerakan mekanikalnya.
Sensitisasi
Tidak menunjukan potensi untuk kontak alergi di dalam tikus.
Tidak mengakibatkan reaksi alergi pada kulit ketika diuji pada marmot. Untuk sensitisasi pernapasan:
Tidak ditemukan data yang relevan.
Toksisitas Organ Sasaran Spesifik Sistemik (Paparan Berulang) Pada hewan, dampak telah dilaporkan pada organ berikut ini:
Darah.
Karsinogenisitas
Pernah menyebabkan kanker pada hewan laboratorium. Teratogenisitas
Tidak menyebabkan cacat lahir pada hewan percobaan. Menunjukkan sifat beracun pada janin hewan percobaan dengan dosis yang meracuni induknya.
Toksisitas terhadap Reproduksi
Dalam kajian hewan, tidak menggangu sistem reproduksi. Mutagenisitas (Kemampuan menyebabkan perubahan gen)
Kajian toksisitas genetik in vitro menunjukkan hasil negatif. Kajian terhadap toksisitas genetik hewan menunjukkan hasil negatif.
Bahaya terhirup
Berdasarkan pada sifat-sifat fisik, tidak mungkin menjadi aspirasi bahaya. Carbendazim
Toksisitas oral akut
LD50, Tikus, pria dan wanita, 6.400 mg/kg Toksisitas kulit akut
LD50, Kelinci, jantan, > 10.000 mg/kg Toksisitas inhalasi akut
Pada suhu ruangan, kemungkinan terkena uap sangat minim karena daya menguap rendah. pemaparan secara berlebihan untuk waktu berkepanjangan dapat menyebabkan efek merugikan.
Sebagai produk LC50 belum di tentukan. Korosi/iritasi kulit
Kontak dengan kulit secara singkat, pada hakekatnya tidak menimbulkan iritasi kulit. Kerusakan mata serius/iritasi mata
Pada intinya tidak menimbulkan iritasi mata. Sensitisasi
Tidak mengakibatkan reaksi alergi pada kulit ketika diuji pada marmot. Untuk sensitisasi pernapasan:
Toksisitas Organ Sasaran Spesifik Sistemik (Paparan Berulang) Pada hewan, dampak telah dilaporkan pada organ berikut ini:
Hati. Ginjal. Testis
Karsinogenisitas
Kurang tersedia data yang memadai untuk mengevaluasi sifat karsinogeniknya. Teratogenisitas
Pernah menyebabkan cacat lahir pada hewan laboratorium hanya pada dosis yang meracuni induk. Menunjukkan sifat beracun pada janin hewan percobaan dengan dosis yang meracuni induknya.
Toksisitas terhadap Reproduksi
Didalam penelitian binatang telah menunjukan bertentangan dengan kesuburan pada jantan. Data yang terbatas pada hewan laboratorium menunjukkan bahwa materi dapat
mempengaruhi reproduksi.
Mutagenisitas (Kemampuan menyebabkan perubahan gen)
Didalam penelitian toksisitas genetik In vitro adalah negatif dalam beberapa kasus dan positif dalam kasus lainnya Kajian terhadap toksisitas genetik hewan menunjukkan hasil negatif. Bahaya terhirup
Berdasarkan pada sifat-sifat fisik, tidak mungkin menjadi aspirasi bahaya. 2-n-Octyl-4-isothiazolin-3-one
Toksisitas oral akut
LD50, Tikus, betina, 324 mg/kg
LD50, Tikus, jantan, 318 mg/kg Pedoman Tes OECD 401 Toksisitas kulit akut
LD50, Kelinci, 311 mg/kg Pedoman Tes OECD 402 Toksisitas inhalasi akut
LC50, Tikus, 4 Hour, debu/kabut, 0,58 mg/l Pedoman Tes OECD 403 Korosi/iritasi kulit
Kontak singkat dapat menyebabkan kulit terbakar. Gejalanya antara lain rasa sakit, kemerahan yang parah pada kulit sekitarnya, dan kerusakan jaringan.
Kerusakan mata serius/iritasi mata
Dapat menyebabkan iritasi parah disertai cedera kornea yang dapat mengakibatkan gangguan penglihatan secara permanen, bahkan kebutaan. Luka bakar kimia dapat terjadi. Sensitisasi
Pernah menyebabkan reaksi alergi kulit pada manusia.
Pernah menyebabkan reaksi alergi kulit dalam percobaan terhadap marmut. Untuk sensitisasi pernapasan:
Tidak ditemukan data yang relevan.
Data yang tersedia tidak memadai untuk menentukan eksposur sasaran toksisitas organ tunggal tertentu.
Toksisitas Organ Sasaran Spesifik Sistemik (Paparan Berulang)
Berdasarkan data yang tersedia, pemaparan berulang kali diperkirakan tidak menyebabkan tambahan efek merugikan yang berarti.
Karsinogenisitas
Tidak menyebabkan kanker pada hewan percobaan. Teratogenisitas
Menunjukkan sifat beracun pada janin hewan percobaan dengan dosis yang meracuni induknya. Tidak menyebabkan cacat lahir pada hewan percobaan.
Toksisitas terhadap Reproduksi Tidak ditemukan data yang relevan.
Mutagenisitas (Kemampuan menyebabkan perubahan gen)
Penelitian toksisitas genetika in-vitro menunjukkan kecenderungannya negatip. Penelitian toksisitas genetik pada hewan menunjukkan kecenderungan yang negatif. Bahaya terhirup
Dapat terhirup dalam paru-paru selama penelanan atau muntah, sehingga menyebabkan kerusakan jaringan atau cedera paru-paru.
Titanium dioxide
Toksisitas oral akut
LD50, Tikus, > 10.000 mg/kg Toksisitas kulit akut
LD50, Kelinci, 10.000 mg/kg Toksisitas inhalasi akut
LC50, Tikus, jantan, 4 Hour, Debu, > 6,82 mg/lTidak ada kematian terjadi pada konsentrasi ini.
Korosi/iritasi kulit
Pada intinya tidak menimbulkan iritasi kulit. Kerusakan mata serius/iritasi mata
padatan atau debu dapat menyebabkan iritasi karena tindakan mekanik. Sensitisasi
Tidak menunjukan potensi untuk kontak alergi di dalam tikus.
Tidak mengakibatkan reaksi alergi pada kulit ketika diuji pada marmot. Untuk sensitisasi pernapasan:
Tidak ditemukan data yang relevan.
Toksisitas Organ Sasaran Spesifik Sistemik (Paparan Tunggal)
Evaluasi data yang tersedia menunjukkan bahwa bahan ini bukan racun STOT-SE. Toksisitas Organ Sasaran Spesifik Sistemik (Paparan Berulang)
Paparan berulang yang berlebihan pada inhalasi terhadap debu dapat menyebabkan efek pernapasan.
Pada hewan, dampak telah dilaporkan pada organ berikut ini: Paru-paru.
Karsinogenisitas
Fibrosis paru-paru dan tumor telah diamati di dalam penelitian umur hidup tikus pada pemaparan Titanium dioksida. Efek di percaya untuk menjadi yang berlebihan yang
menyangkut mekanisme pemeriksaan saluran pernafasan yang normal yang di sebabkan oleh kondisi-kondisi ekstrim penelitian. Pemaparan Titanium dioksida pada para pekerja di tempat kerja tidak mengakibatkan kanker paru-paru atau penyakit saluran pernafasan kronis. Titanium dioksida tidak menyebabkan kanker didalam peneliatian umur hidup binatang laboratorium.
Teratogenisitas
Tidak ditemukan data yang relevan. Toksisitas terhadap Reproduksi Tidak ditemukan data yang relevan.
Mutagenisitas (Kemampuan menyebabkan perubahan gen)
Didalam penelitian toksisitas genetik In vitro adalah negatif dalam beberapa kasus dan positif dalam kasus lainnya Kajian terhadap toksisitas genetik hewan menunjukkan hasil negatif. Bahaya terhirup
Berdasarkan pada sifat-sifat fisik, tidak mungkin menjadi aspirasi bahaya.
12. INFORMASI EKOLOGI
Toksisitas Organ Sasaran Spesifik Sistemik (Paparan Berulang)
Informasi Umum
Sangat beracun untuk organisme air, dapat menyebabkan efek merugikan jangka-panjang dalam lingkungan air.
Ekotoksisitas Diuron
Sangat/akut beracun pada ikan
Bahan ini sangat beracun pada organisme air dengan level akut (LC50/EC50 <0,1 mg/L pada spesies yang paling sensitif).
LC50, Pimephales promelas, 96 Hour, 14,2 mg/l, Metode Tidak Dinyatakan.
LC50, Lepomis macrochirus (Ikan bluegill sunfish), 96 Hour, 5,9 mg/l, Metode Tidak Dinyatakan.
LC50, Oncorhynchus mykiss (Ikan rainbow trout), 96 Hour, 5,6 - 14,7 mg/l, Metode Tidak Dinyatakan.
LC50, Leuciscus idus, 96 Hour, 6,6 mg/l, Metode Tidak Dinyatakan.
LC50, Poecilia reticulata (Ikan Gapi), 96 Hour, 25 mg/l, Metode Tidak Dinyatakan. Sangat/akut beracun pada binatang air yang tidakbertulang belakang EC50, Daphnia magna (Kutu air), 48 Hour, 1,4 mg/l, Metode Tidak Dinyatakan.
Toksisitas akut untuk ganggang / tanaman air
EC50, Desmodesmus subspicatus (Scenedesmus subspicatus), Tes statik, 72 Hour, 0,022 mg/l, Pedoman Tes 201 OECD
Keracunan untuk bakteria
EC50, endapan diaktivasi, Tes statik, 0,5 Hour, Laju respirasi., 3.080 mg/l Toksisitas pada organisme atas tanah.
Bahan secara akut sedikit beracun terhadap burung (LC50 antara 501 dengan 2000 mg/L). Bahan ini sedikit beracun kepada unggas pada basis makanan (LC50 antara 1001 sampai 5000 ppm).
LD50 oral, Colinus virginianus (burung puyuh bobwhite), > 940 mg/kg LD50 oral, Anas platyrhynchos (bebek alabio), > 2.000 mg/kg
LC50 diet, Colinus virginianus (burung puyuh bobwhite), 8 d, 1.730 mg/kg LC50 diet, Anas platyrhynchos (bebek alabio), 1.730 ppm
LD50, Apis mellifera (Lebah), 145 mg/kg
Beracun pada tanah tempat tinggal mahluk hidup LC50, Eisenia fetida (Cacing tanah), 14 d, > 1.000 mg/kg Carbendazim
Sangat/akut beracun pada ikan
Bahan adalah toksik secara tinggi untuk organisma akuatik secara akut (LC50 antara dan 10 mg/L pada spesies yang sensitif).
LC50, Oncorhynchus mykiss (Ikan rainbow trout), 96 Hour, 0,83 mg/l, Metode Tidak Dinyatakan.
Sangat/akut beracun pada binatang air yang tidakbertulang belakang EC50, Daphnia magna (Kutu air), 48 Hour, 0,13 - 0,22 mg/l
Toksisitas akut untuk ganggang / tanaman air
EC50, Pseudokirchneriella subcapitata (Ganggang hijau), 72 Hour, 1,3 mg/l Toksisitas pada organisme atas tanah.
Bahan secara akut praktis tidak beracun terhadap burung (LC50 >2000 mg/L). 2-n-Octyl-4-isothiazolin-3-one
Sangat/akut beracun pada ikan
Bahan ini sangat beracun pada organisme air dengan level akut (LC50/EC50 <0,1 mg/L pada spesies yang paling sensitif).
LC50, Oncorhynchus mykiss (Ikan rainbow trout), Tes flow-through, 96 Hour, 0,047 mg/l, Pedoman Uji OECD 203 atau Setara
Sangat/akut beracun pada binatang air yang tidakbertulang belakang
EC50, Daphnia magna (Kutu air), Tes flow-through, 48 Hour, 0,320 mg/l, Pedoman Uji OECD 202 atau Setara
Toksisitas akut untuk ganggang / tanaman air
EC50, spesies lumut Scenedesmus., 72 Hour, Biomass, 0,084 mg/l, Pedoman Uji OECD 201 atau Setara
Keracunan untuk bakteria
Toksisitas pada organisme atas tanah.
LC50 diet, Anas platyrhynchos (bebek alabio), 8 d, 1.215 mg/kg
LC50 diet, Colinus virginianus (burung puyuh bobwhite), 8 d, > 5.620 mg/kg LD50 oral, Colinus virginianus (burung puyuh bobwhite), 21 d, 346 mg/kg Titanium dioxide
Sangat/akut beracun pada ikan
Material ini secara praktek tidak berbahaya terhadap mahluk-mahluk lautan pada dasar akut (LC/EC50>100 mg/L pada species yang sangat sensitif yang sudah dianalisa).
Angka kematian NOEC, Leuciscus idus, Tes statik, 48 Hour, > 1.000 mg/l Sangat/akut beracun pada binatang air yang tidakbertulang belakang EC50, Daphnia magna (Kutu air), Tes statik, 48 Hour, > 1.000 mg/l
Persistensi dan penguraian oleh lingkungan Diuron
Daya hancur secara biologis: Bahan tidak dapat mengalami biodegradasi berdasarkan panduan OECD/EEC. Angka biodegradasi dalam tanah dan/atau air dapat meningkat dengan terjadi aklimatisasi.
10 hari: Gagal
Degradasi biologis: 0 % Waktu pemajanan: 28 d
Metoda: Pedoman Tes OECD 301F Carbendazim
Daya hancur secara biologis: Bahan tidak dapat mengalami biodegradasi berdasarkan panduan OECD/EEC.
10 hari : tidak tersedia Degradasi biologis: 0 % Waktu pemajanan: 28 d
Metoda: OECD Test Guideline 301C atau yang Setara Fotodegradasi
Umur simpan Atmosfir: 0,053 d Metoda: Diperkirakan.
2-n-Octyl-4-isothiazolin-3-one
Daya hancur secara biologis: Berdasarkan pedoman uji OECD yang ketat, bahan ini tidak dapat dianggap mudah terurai secara biologis; meskipun demikian, hasil tersebut tidak berarti bahwa bahan ini tidak dapat terurai secara biologis dalam keadaan lingkungan hidup. Degradasi biologis: 25 %
Waktu pemajanan: 30 d
Metoda: Metode Tidak Dinyatakan. Titanium dioxide
Daya hancur secara biologis: Biodegradasi tidak berlaku. Potensi bioakumulasi
Bioakumulasi: Potensi biokonsentrasi adalah rendah ( FBK lebih kecil dari 100 atau log pow lebih kecil dari 3).
Koefisien partisi (n-oktanol/air)(log Pow): 2,8 Terukur
Carbendazim
Bioakumulasi: Potensi biokonsentrasi adalah rendah ( FBK lebih kecil dari 100 atau log pow lebih kecil dari 3).
Koefisien partisi (n-oktanol/air)(log Pow): 1,51 Terukur
Faktor Biokonsentrasi (BCF): 1,5 - 3,5 Cyprinus carpio (Ikan gurame) 42 d Terukur
2-n-Octyl-4-isothiazolin-3-one
Bioakumulasi: Potensi biokonsentrasi adalah rendah ( FBK lebih kecil dari 100 atau log pow lebih kecil dari 3).
Koefisien partisi (n-oktanol/air)(log Pow): 2,45 Diperkirakan.
Faktor Biokonsentrasi (BCF): 165 - 1.280 Ikan Terukur
Titanium dioxide
Bioakumulasi: Pemisahan dari air kepada n-oktanol tidak berlaku. Mobilitas dalam Tanah
Diuron
Potensi mobilitas dalam tanah bersifat menengah (Koc antara 150 dengan 500).
Koefisien partisi(Koc): 382,6 Terukur
Carbendazim
Potensi mobilitas dalam tanah bersifat menengah (Koc antara 150 dengan 500).
Koefisien partisi(Koc): 200 - 250
2-n-Octyl-4-isothiazolin-3-one
Potensi mobilitas dalam tanah bersifat kecil (Koc antara 2000 dengan 5000).
Mengingat konstan Henry yang sangat rendah, proses volatilisasi dari badan air alamiah atau tanah lembab tidak diperkirakan menjadi proses kematian yang penting.
Koefisien partisi(Koc): 2120
Titanium dioxide
Data tidak tersedia.
Hasil dari asesmen PBT dan vPvB
Zat/campuran ini tidak mengandung satu komponen pun yang dianggap baik persisten, bioakumulatif, dan beracun (PBT) maupun sangat persisten dan sangat bioakumulatif (vPvB) pada kadar 0,1% atau lebih.
Efek merugikan lainnya Diuron
Bahan ini tidak termasuk dalam Lampiran I Peraturan (EC) No 1005/2009 yang mengatur tentang Bahan Perusak Ozon.
Carbendazim
Bahan ini tidak termasuk dalam Lampiran I Peraturan (EC) No 1005/2009 yang mengatur tentang Bahan Perusak Ozon.
Bahan ini tidak termasuk dalam Lampiran I Peraturan (EC) No 1005/2009 yang mengatur tentang Bahan Perusak Ozon.
Titanium dioxide
Bahan ini tidak termasuk dalam Lampiran I Peraturan (EC) No 1005/2009 yang mengatur tentang Bahan Perusak Ozon.
13. PERTIMBANGAN PEMBUANGAN/ PEMUSNAHAN
Metode pembuangan: Insinerasi cairan dan padatan yang tercemar sesuai dengan peraturan lokal,
negara bagian, dan federal.
Produk ini ketika dibuang dalam keadaan tidak terpakai dan tidak tercemar harus diperlakukan sebagai limbah berbahaya..
14. INFORMASI TRANSPORTASI
Penggolongan untuk angkutan JALAN dan Rel Nama pengapalan yang
sesuai berdasarkan PBB
ENVIRONMENTALLY HAZARDOUS SUBSTANCE, LIQUID, N.O.S.(Carbendazim, Diuron)
Nomor UN UN 3082
Kelas 9
Kelompok pengemasan III
Bahaya lingkungan Carbendazim, Diuron
Penggolongan untuk pengangkutan LAUT (IMO-IMDG): Nama pengapalan yang
sesuai berdasarkan PBB
ENVIRONMENTALLY HAZARDOUS SUBSTANCE, LIQUID, N.O.S.(Carbendazim, Diuron)
Nomor UN UN 3082
Kelas 9
Kelompok pengemasan III
Bahan pencemar laut Carbendazim, Diuron
Transportasi dalam jumlah besar sesuai Annex I atau II MARPOL 73/78 dan IBC atau IGC Kode
Consult IMO regulations before transporting ocean bulk
Penggolongan untuk pengangkutan UDARA (IATA/ICAO): Nama pengapalan yang
sesuai berdasarkan PBB
Environmentally hazardous substance, liquid, n.o.s.(Carbendazim, Diuron)
Nomor UN UN 3082
Kelas 9
Kelompok pengemasan III
Informasi ini tidak dimaksudkan untuk menyampaikan seluruh persyaratan peraturan atau operasional spesifik / informasi yang berkaitan dengan produk ini. Klasifikasi pengangkutan akan berubah oleh
volume kontainer dan akan di pengaruhi oleh daerah atau perbedaan peraturan negara. Transportasi sistem informasi tambahan dapat diperoleh melalui perwakilan penjualan atau layanan pelanggan. Ini adalah tanggung jawab dari organisasi transportasi untuk mengikuti semua undang-undang, peraturan dan aturan yang berkaitan dengan transportasi material
15. INFORMASI YANG BERKAITAN DENGAN REGULASI
Klasifikasi di Tempat KerjaProduk ini diklasifikasikan sebagai berbahaya menurut Peraturan Indonesia.
Undang-undang, peraturan dan standar yang menetapkan penggunaan bahan kimia yang aman, penyimpanan, transportasi, bongkar muat, klasifikasi dan simbol bahan kimia dll. Pengadaan, Distribusi dan Pengawasan Bahan Berbahaya
Pengelolaan Bahan Berbahaya dan Beracun
Sistem Harmonisasi Global Klasifikasi dan Label pada Bahan Kimia
16. INFORMASI LAIN
RevisiNomor Identifikasi: 101110923 / 1889 / Tanggal Terbit:15.06.2016 / Versi:4.0 Revisi terbaru ditandai dengan garis ganda tebalpada sisi kiri di sepanjang dokumen Legenda
ACGIH AS. Nilai Batas Ambang ACGIH (TLV)
Dow IHG Dow IHG
ID OEL Nilai ambang batas faktor kimia di udara lingkungan kerja
NAB Nilai ambang batas
STEL Batas eksposur jangka pendek TWA TWA (Waktu terhitung rata-rata) Sumber Informasi dan Referensi
SDS ini disiapkan oleh Product Regulatory Services dan Hazard Communications berdasarkan informasi dari referensi internal dalam perusahaan kami.
PT ROHM AND HAAS INDONESIA meminta setiap pelanggan atau penerima LDK ini untuk mempelajarinya secara cermat dan berkonsultasi dengan ahli-ahli yang sesuai, sebagaimana diperlukan atau selayaknya, agar menyadari dan memahami data yang termuat dalam LDK ini dan setiap bahaya yang terkait dengan produk. Informasi ini diberikan dengan itikad baik dan dipercaya sebagai informasi yang akurat pada tanggal yang berlaku di atas. Meskipun demikian tidak ada jaminan yang diberikan, baik secara tersurat maupun tersirat. Kewajiban peraturan yang berlaku dapat berubah sewaktu-waktu dan mungkin berbeda antara satu lokasi dengan lokasi lainnya. Pembeli/pemakai bertanggung jawab untuk memastikan kepatuhan kegiatannya terhadap seluruh undang-undang pemerintah, propinsi atau peraturan setempat. Informasi yang disampaikan disini berkaitan hanya dengan produk dalam bentuk seperti pengiriman semula. Karena kondisi pemakaian produk tidak berada di bawah pengawasan pabrik, maka pembeli/pemakai wajib menentukan kondisi yang diperlukan demi keselamatan pemakaian produk ini. Karena pelipatgandaan sumber informasi,
seperti LDK yang khusus disusun pabrik, kami tidak dan tidak dapat bertanggung jawab atas LDK dari sumber manapun selain kami sendiri. Jika Anda mendapatkan LDK dari sumber lain atau Anda meragukan keabsahan LDK yang Anda miliki, silakan menghubungi kami untuk mendapatkan versi yang terbaru.