BAB 1 BAB 1
PENDAHULUAN PENDAHULUAN
A.
A. LaLatatar Br Belelakakanangg
Terapi komplementer dan kedokteran alternatif semakin meningkat dan Terapi komplementer dan kedokteran alternatif semakin meningkat dan dit
diterimerima a oleoleh h masymasyarakarakat. at. Di Di AmAmerierika ka seriserikat kat teraterapi pi komkompleplemenmenter ter dandan kedokteran alternative adalah lingkup yang luas dari sumber penyembuhan kedokteran alternative adalah lingkup yang luas dari sumber penyembuhan yang meliputi system kesehatan, modalitas dan praktek yang didasari oleh yang meliputi system kesehatan, modalitas dan praktek yang didasari oleh te
teorori i dadan n kekepepercrcayayaaaan n memererekaka. . AAtatau u sesecacara ra sesedederhrhanana, a, pepengngobobatatanan komplementer bisa diartikan metode penyembuhan yang caranya berbeda dari komplementer bisa diartikan metode penyembuhan yang caranya berbeda dari pengobatan
pengobatan konvensional konvensional di di dunia dunia kedokteran, kedokteran, yang yang mengandalkan mengandalkan obatobat kimia dan operasi. Terapi modalitas merupakan terapi yang dilakukan
kimia dan operasi. Terapi modalitas merupakan terapi yang dilakukan perawatperawat secara mandiri sebagai alternatif pengobatan yang dapat dilakukan klien dan secara mandiri sebagai alternatif pengobatan yang dapat dilakukan klien dan keluarga dalam hal pengobatan dan sudah dibuktikan secara riset dampaknya keluarga dalam hal pengobatan dan sudah dibuktikan secara riset dampaknya terhadap kesehatan klien.
terhadap kesehatan klien.
Terapi komplementer dan alternative adalah terapi dalam ruang lingkup Terapi komplementer dan alternative adalah terapi dalam ruang lingkup lu
luas as memeliplipututi i sysystestem m kekesehsehatatanan, , momodadalitlitas, as, dadan n prpraktaktekek-p-prakraktek tek yayangng berhubungan dengan teori
berhubungan dengan teori-teori dan -teori dan kepercayaan pada kepercayaan pada suatu daerah suatu daerah dan padadan pada waktu/periode tertentu. Terapi komplementer adalah terapi yang digunakan waktu/periode tertentu. Terapi komplementer adalah terapi yang digunakan secara bersama-sama dengan terapi lain dan bukan untuk menggantikan terapi secara bersama-sama dengan terapi lain dan bukan untuk menggantikan terapi medis. Terapi komplementer dapat digunakan sebagai single therapy ketika medis. Terapi komplementer dapat digunakan sebagai single therapy ketika dig
digunaunakan kan untuntuk uk menmeningingkatkatkan kan kesekesehathatan. an. SaaSaat t ini ini gaygaya a hidhidup up modmodernern dengan pilihan menu makanan dan cara hidup yang kurang sehat semakin dengan pilihan menu makanan dan cara hidup yang kurang sehat semakin menyebar ke seluruh lapisan masyarakat, sehingga menyebabkan teradinya menyebar ke seluruh lapisan masyarakat, sehingga menyebabkan teradinya peningkatan
peningkatan umlah umlah penyakit penyakit degeneratif. degeneratif. Diabetes Diabetes !elitus !elitus "D!# "D!# adalahadalah salah satu dari penyakit degenerative tersebut.
salah satu dari penyakit degenerative tersebut. Di
Diababeteetes s !e!elilitutus s adadalaalah h pepenynyakakit it memetabtabololic ic dedengngan an kakararaktekterirististik k hiperglikemik "kadar gula darah tinggi# sebagai akibat dari kurangnya sekresi hiperglikemik "kadar gula darah tinggi# sebagai akibat dari kurangnya sekresi insulin, aktifitas insulin ataupun keduanya " American DiabetesAssosiation , insulin, aktifitas insulin ataupun keduanya " American DiabetesAssosiation , $%%&
$%%&#. #. DiabetDiabetes es !elitu!elitus s merupmerupakan akan sekelosekelompok kelainan mpok kelainan heteroheterogen gen yangyang dit
ditandandai ai oleoleh h kenkenaikaaikan n kadkadar ar gluglukoskosa a dardarah ah ataatau u hiphipergergliklikemiaemia. . !en!enuruurutt cata
terdapat +$% uta penderita diabetes mellitus yang diperkirakan naik dua kali lipat pada tahun $%$. (enaikan ini disebabkan oleh pertambahan umur, kelebihan berat badan "obesitas#, dan gaya hidup. !enurut dr Sapto Adi * Sp'T dari bagian bedah ortopedi umah Sakit 0nternasional 1intaro "S01#, komplikasi yang paling sering dialami pengidap diabetes adalah komplikasi pada kaki "+ persen# yang kini disebut kaki diabetes.
Saat ini, penyakit diabetes mellitus "kencing manis# bukan hanya milik kaum lansia. Semua kalangan usia, mulai balita hingga orang dewasa, uga bisa terangkit salah satu enis sindrom metabolic tersebut. Ada tiga terapi pengobatan penyakit kencing manis. 2akni, menalani pola hidup sehat, rutin senam diabetes, dan minum obat. 34amun, obat bukan terapi utama diabetesi5, kata Andri Sumarni, instruktur senam diabetes dari 6ersadia "6ersatuan Diabetes 0ndonesia# 7nit S7 dr. Soetomo. (arena itu, diabetesi dianurkan melakukan senam diabetes secara rutin &-8 kali seminggu. utin senam terbukti bisa mengontrol kadar gula darah tubuh, agar tak bertambah tinggi. Dari sudut ilmu kesehatan,tidak diragukan lagi bahwa olah raga apabila dilakukan sebagaimana mestinya menguntungkan bagi kesehatan dan kekuatan pada umumnya.selain itu telah lama pula olah raga digunakan sebagai bagian pengobatan diabetes melitus namun tidak semua olah raga dianurkan bagi pengidap diabetes melitus "bagi orang normal uga demikian# karena dapat menimbulkan hal-hal yang tidak diharapkan salah satu enis olah raga yang dianurkan terutama pada penderita usia lanut adalah senam kaki. (arena salah satu tuuan dilaksanakannya senam kaki adalah memperlancar peredaran darah untuk mencegah kaki diabetes.untuk itu makalah ini
membahas tentang senam kaki pada pasien diabetes.
B. Rumusan Masalah
a. Apakah definisi senam kaki diabetes9 b. Apakah tuuan senam kaki diabetes9
c. Apakah indikasi dan kontraindikasi senam kaki diabetes9
d. Apa saakah hal-hal yang harus dikai sebelum senam kaki diabetes9 e. 1agaimanakah prosedur pelaksanaan senam kaki diabetes9
f. Apa saakah hal-hal yang harus dievaluasi setelah senam kaki diabetes9
C. Tujuan
1. Tuuan 7mum
Dapat memahami dan memperagakan kembali senam kaki pada pasien penderita diabetes melitus.
$. Tuuan (husus
a. 7ntuk mengetahui definisi senam kaki diabetes9 b. 7ntuk mengetahui tuuan senam kaki diabetes9
c. 7ntuk mengetahui indikasi dan kontraindikasi senam kaki diabetes9 d. 7ntuk mengetahui hal-hal yang harus dikai sebelum senam kaki
diabetes9
e. 7ntuk mengetahui prosedur pelaksanaan senam kaki diabetes9
f. 7ntuk mengetahui hal-hal yang harus dievaluasi setelah senam kaki diabetes9
BAB II PEMBAHASAN
A. De!n!s!
6erawatan kaki merupakan upaya pencegahan primer teradinya luka pada kaki diabetes . Salah satu tindakan yang harus dilakukan dalam perawatan kaki untuk mengetahui adanya kelainan kaki secara dini adalah dengan melakukan senam kaki diabetes , disamping memotong kuku yang benar, pemakaian alas kaki yang baik, dan menaga kebersihan kaki.
(aki diabetes adalah salah satu komplikasi kronik D! yang paling ditakuti. Angka amputasi akibat diabetes masih tinggi, sedangkan biaya pengobatan uga sangat tinggi dan sering tidak terangkau oleh masyarakat umum. Senam adalah latihan fisik yang dipilih dan diciptakan dengan terencana, disusun secara sistematik dengan tuuan membentuk dan mengembangkan pribadi secara harmonis.
1erdasarkan pengertiannya, senam adalah salah satu enis olahraga aerobik yang menggunakan gerakan sebagian otot-otot tubuh, dimana kebutuhan oksigen masih dapat dipenuhi tubuh. :atihan fisik merupakan salah satu prinsip dalam penatalaksanaan penyakit Diabetes !elitus. (egiatan fisik sehari-hari dan latihan fisik teratur "&-8 kali seminggu selama kurang lebih &% menit# merupakan salah satu pilar dalam pengelolaan diabetes. :atihan fisik yang dimaksud adalah beralan, bersepeda santai, ogging, senam, dan berenang. :atihan fisik ini sebaiknya disesuaikan dengan umur dan status kesegaran asmani.
Senam kaki adalah kegiatan atau latihan yang dilakukan oleh pasien diabetes mellitus untuk mencegah teradinya luka dan membantu melancarkan peredaran darah bagian kaki. Ada & alasan mengapa orang dengan diabates lebih tinggi resikonya mengalami masalah kaki yaitu; Sirkulasi darah kaki dari tungkai yang menurun "gangguan pembuluh darah# 1erkurangnya perasaan pada kedua kaki "gangguan saraf# 1erkurangnya daya tahan tubuh terhadap infeksi. Senam kaki ini sangat dianurkan untuk penderita diabetes yang mengalami gangguan sirkulasi darah dan neuropathy
:atihan senam kaki D! ini dapat dilakukan dengan cara menggerakkan kaki dan sendi-sendi kaki misalnya berdiri dengan kedua tumit diangkat, mengangkat dan menurunkan kaki. <erakan dapat berupa gerakan menekuk, meluruskan, mengangkat, memutar keluar atau ke dalam dan mencengkram pada ari-ari kaki.
B. Tujuan Senam "ak! D!a#etes
Adapun tuuan yang diperoleh setelah melakukan senam kaki ini adalah memperbaiki sirkulasi darah pada kaki pasien diabetes, sehingga nutrisi lancar kearingan tersebut. <erakan dalam senam kaki D! tersebut seperti yang disampaikan dalam &rd 4ational Diabetes =ducators Training >amp
tahun $%% dapat membantu memperbaiki sirkulasi darah di kaki. 1isa mengurangi keluhan dari neuropathy sensorik seperti; rasa pegal, kesemutan, gringgingen di kaki. !anfaat dari senam kaki D! yang lain adalah dapat memperkuat otot-otot kecil, mencegah teradinya kelainan bentuk kaki, meningkatkan kekuatan otot betis dan paha "gastrocnemius, hamstring, ?uadriceps#, dan mengatasi keterbatasan gerak sendi.
Senam kaki D! dapat menadi salah satu alternatif bagi pasien D! untuk meningkatkan aliran darah dan memperlancar sirkulasi darah, hal ini membuat lebih banyak ala-ala kapiler terbuka sehingga lebih banyak reseptor insulin yang tersedia dan aktif. (ondisi ini akan mempermudah saraf menerima nutrisi dan oksigen yang mana dapat meningkatkan fungsi saraf. :atihan seperti senam kaki D! dapat membuat otot-otot di bagian yang bergerak berkontraksi. (ontraksi otot ini akan menyebabkan terbukanya kanal ion, menguntungkan ion positif dapat melewati pintu yg terbuka. !asuknya ion positif itu mempermudah aliran penghantaran impuls saraf.
Secara garis besar tuuan dari senam kaki diabetik adalah ; +. !emperbaiki sirkulasi darah
$. !emperkuat otot-otot kecil
&. !encegah teradinya kelainan bentuk kaki 8. !eningkatkan kekuatan otot betis dan paha . !engatasi keterbatasan gerak sendi.
C. In$!kas! Dan "%ntra!n$!kas! 1. In$!kas!
Senam kaki ini dapat diberikan kepada seluruh penderita Diabetes !ellitus dengan tipe + maupun $. 4amun sebaiknya diberikan seak pasien didiagnosa menderita Diabetes !ellitus sebagai tindakan pencegahan dini.
&. "%ntra!n$!kas!
a. (lien mengalami perubahan fungsi fisiologis seperti dipsnu atau nyeri dada.
b. 'rang yang depresi, khawatir atau cemas.
D. Hal 'ang Harus D!kaj! Se#elum Senam "ak! D!a#etes +. :ihat (eadaan umum dan keadaran pasien
$. >ek tanda-tanda @ital sebelum melakukan tindakan &. >ek Status espiratori "adakan Dispnea atau nyeri dada#
8. 6erhatikan indikasi dan kontraindiikasi dalam pemberian tindakan senam kaki tersebut
. (ai status emosi pasien "suasanan hati/ mood, motivasi#
E. Pr%se$ur Pelaksanaan Senam "ak! D!a#etes
+. 6ersiapan Alat; $ kertas (oran, (ursi "ika tindakan dilakukan dalam posisi duduk#, hanskun.
$. 6ersiapan (lien; (ontrak Topik, waktu, tempat dan tuuan dilaksanakan senam kaki
&. 6ersiapan lingkungan; >iptakan lingkungan yang nyaman bagi pasien, aga privacy pasien
8. 6rosedur 6elaksanaan; a. 6erawat cuci tangan
b. ika dilakukan dalam posisi duduk maka posisikan pasien duduk tegak diatas bangku dengan kaki menyentuh lantai.
<ambar +. 6asien duduk di atas kursi
c. Dengan !eletakkan tumit dilantai, ari-ari kedua belah kaki diluruskan keatas lalu dibengkokkan kembali kebawah seperti cakar ayam sebanyak +% kali.
<ambar $. Tumit kaki di lantai dan ari-ari kaki diluruskan ke atas
d. Dengan meletakkan tumit salah satu kaki dilantai, angkat telapak kaki ke atas. 6ada kaki lainnya, ari-ari kaki diletakkan di lantai dengan tumit kaki diangkatkan ke atas. >ara ini dilakukan bersamaan pada kaki kiri dan kanan secara bergantian dan diulangi sebanyak +% kali.
e. Tumit kaki diletakkan di lantai. 1agian uung kaki diangkat ke atas dan buat gerakan memutar dengan pergerakkan pada pergelangan kaki sebanyak +% kali.
<ambar 8. 7ung kaki diangkat ke atas
f. ari-ari kaki diletakkan dilantai. Tumit diangkat dan buat gerakan memutar dengan pergerakkan pada pergelangan kaki sebanyak +% kali.
<ambar . ari-ari kaki di lantai
g. Angkat salah satu lutut kaki, dan luruskan. <erakan ari-ari ke depan turunkan kembali secara bergantian ke kiri dan ke kanan. 7langi sebanyak +% kali.
h. :uruskan salah satu kaki diatas lantai kemudian angkat kaki tersebut dan gerakkan uung ari kaki kearah waah lalu turunkan kembali kelantai.
i. Angkat kedua kaki lalu luruskan. 7langi langkah ke B, namun gunakan kedua kaki secara bersamaan. 7langi sebanyak +% kali.
. Angkat kedua kaki dan luruskan, pertahankan posisi tersebut. <era kan pergelangan kaki ke depan dan ke belakang.
k. :uruskan salah satu kaki dan angkat, putar kaki pada pergelangan kaki , tuliskan pada udara dengan kaki dari angka % hingga +% lakukan secara bergantian. <erakan ini sama dengan posisi tidur.
<ambar . (aki diluruskan dan diangkat
l. :etakkan sehelai koran dilantai. 1entuk kertas itu menadi seperti bola dengan kedua belah kaki. (emudian, buka bola itu menadi lembaran seperti semula menggunakan kedua belah kaki. >ara ini dilakukan hanya sekali saa.
• :alu robek koran menadi $ bagian, pisahkan kedua bagian koran. • Sebagian koran di sobek-sobek menadi kecil-kecil dengan kedua
kaki
• 6indahkan kumpulan sobekan-sobekan tersebut dengan kedua
kaki lalu letakkan sobekkan kertas pada bagian kertas yang utuh.
• 1ungkus semuanya dengan kedua kaki menadi bentuk bola
(. Hal)hal *ang Harus $! E+aluas! Setelah Senam "ak! D!a#etes a. 6asien dapat menyebutkan kembali pengertian senam kaki b. 6asien dapat menyebutkan kembali $ dari 8 tuuan senam kaki
c. 6asien dapat memperagakkan sendiri teknik-teknik senam kaki secara mandiri
BAB III PENUTUP
A. "es!m,ulan
Senam kaki diabetik adalah kegiatan atau latihan yang dilakukan oleh pasien diabetes melitus untuk mencegah teradinya luka dan membantu melancarkan peredaran darah bagian kaki yang memiliki tuuan memperbaiki sirkulasi darah, memperkuat otot-otot kecil, mencegah teradinya kelainan bentuk kaki, meningkatkan kekuatan otot betis dan paha, mengatasi keterbatasan gerak sendi. 7ntuk itu penderita diabetes mellitus di anurkan untuk melakukan senam kaki. 6eran kita sebagai perawat adalah membimbing klien untuk melakukan senam kaki agar klien dapat melakukan senam kaki secara mandiri.
B. Saran
Dalam pembuatan makalah ini kelompok masih auh dari sempurna. 'leh karena itu kelompok meminta kritik dan saran yang membangun dari pembaca. Semoga makalah yang kami buat dapat bermanfaat bagi pembaca.
DA(TAR PUSTA"A
4oer, Saifoellah. +. 1uku Aar 0lmu 6enyakit Dalam. akarta ; (70
SmeltEer, SuEEanne >. $%%+. 1uku Aar (eperawatan !edikal 1edah. akarta ; =<>
Sumosarduno. +. !anfaat dan macam olahraga bagi penderita diabetes mellitus. akarta ; =<>