• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERANCANGAN E-LEARNING UNTUK PERSIAPAN UJIAN NASIONAL MATEMATIKA KELAS 12 IPS PADA SMA ANTONIUS

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PERANCANGAN E-LEARNING UNTUK PERSIAPAN UJIAN NASIONAL MATEMATIKA KELAS 12 IPS PADA SMA ANTONIUS"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

(1)

PERANCANGAN E-LEARNING

UNTUK PERSIAPAN

UJIAN NASIONAL MATEMATIKA

KELAS 12 IPS PADA SMA ANTONIUS

Jacqueline (1401075082)

Binus University, Jl. Kebon Jeruk Raya No, 27, Jakarta Barat (021) 53696969, [email protected]

Indrawan Wijaya (1401077245)

Binus University, Jl. Kebon Jeruk Raya No, 27, Jakarta Barat (021) 53696969, [email protected]

Andy Setiawan (1401077825)

Binus University, Jl. Kebon Jeruk Raya No, 27, Jakarta Barat (021) 53696969, [email protected]

Witarsyah, S.Kom.,MM (D 3429)

Abstract

RESEARCH PURPOSE,

from this final assignment report is to fulfill the study requirement of Information

System Department. Besides, this research also helps the students to learn without

worrying about the time and place where the schools still haven’t provided the

information system to support the performance of school’s learning. Moreover, this

also helps to develop teaching process of a school so that the students can study

more without a must to come toschool. RESEARCH METHOD which be used in

this research of this running system analysis is observing the school directly and

interviewing the head master and math teacher from the school. RESULT

ACHIEVED is the e-learning system for Antonius Senior High School in writing

and design this final assignment report. THE CONCLUSION is by providing the

e-learning system at Antonius Senior High School, we hope the school will have a

better learning process and more intergrated because there is a saving of score in

database and can help the students in learning process for national final exam.

(JIA)

(2)

Abstrak

TUJUAN PENELITIAN,

dari laporan tugas akhir ini adalah untuk memenuhi persyaratan studi Jurusan

Sistem Informasi. Selain itu juga untuk membuat para murid menjadi bisa belajar

tanpa terikat waktu dan ruang dimana sekolah tersebut belum menggunakan

sistem informasi untuk menunjang kinerja pembelajaran sekolah. Serta untuk

mengembangkan proses belajar mengajar pada sekolah sehingga para murid bisa

belajar lebih banyak tanpa harus datang ke sekolah. METODOLOGI

PENELITIAN yang digunakan dalam penulisan laporan tugas akhir pada analisa

sistem berjalan adalah dengan melakukan observasi secara langsung ke sekolah

dan melakukan wawancara kepada kepala sekolah dan guru matematika yang

bersangkutan. HASIL YANG DICAPAI adalah Sistem e-learning untuk sekolah

SMA Antonius dalam penulisan dan perancangan laporan tugas akhir ini.

SIMPULAN adalah dengan adanya Sistem e-learning pada Sma Antonius

diharapkan sekolah ini memiliki proses pembelajaran yang lebih baik serta lebih

terintegrasi karena adanya penyimpanan nilai pada database dan dapat membantu

para siswa dalam proses pembelajaran untuk ujian nasional.(JIA)

Keyword : sistem informasi, e-learning,pembelajaran,ujian nasional.

PENDAHULUAN

Latar Belakang

Ujian adalah suatu tes yang dilakukan untuk mengukur pengetahuan, kemampuan, dan hasil belajar untuk mengetahui seberapa tinggi tingkat keberhasilan dalam kegiatan pembelajaran yang dilakukan. Ujian sendiri sudah diterapkan di Indonesia sejak lama, seperti Ujian Nasional (UN) yang telah dilaksanakan secara nasional mulai tahun 1985. “UN adalah merupakan salah satu jenis penilaian yang diselenggarakan pemerintah guna mengukur keberhasilan belajar seorang siswa”.

Penyelenggaraan UN di Indonesia sendiri diadakan dengan tujuan untuk mengetahui batasan kemampuan siswa dari setiap provinsi, dan melatih tingkat kejujuran siswa dalam menyelesaikan tiap soal yang ada pada ujian. Penyelengaraan UN sendiri banyak menuai perdebatan dan kontroversi di masyarakat, namun pemerintah tetap pada prinsipnya untuk tetap melaksanakan UN sesuai dengan UU nomor 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional pasal 57 ayat (1) yang menyatakan bahwa evaluasi dilakukan dalam rangka pengendalian mutu pendidikan secara nasional dilakukan evaluasi sebagai bentuk akuntabilitas penyelenggara pendidikan kepada pihak-pihak yang berkepentingan.

(3)

Hasil UN sendiri saat ini digunakan untuk evaluasi dan sebagai pemetaan perkembangan kualitas pendidikan nasional di Indonesia.

Pada pelaksanaan Ujian Nasional tahun 2013 tidak terdapat perubahan dari tahun-tahun sebelumnya. Di tahun ini, nilai kelulusan ditentukan oleh nilai akhir yang terdiri dari 60% nilai Ujian Nasional dan 40% nilai ujian sekolah. Siswa dapat dinyatakan lulus apabila rata-rata nilai akhir paling rendah adalah 5,5 (lima koma lima) dengan nilai akhir mata pelajaran paling rendah adalah 4,0 (empat koma nol). Prosedur penilaian UN ini dilaksanakan seragam di seluruh wilayah Indonesia.

Seiring dengan standar nilai minimal dan rata-rata minimal yang ditetapkan oleh Depdiknas, menyebabkan nilai rata-rata UN pada SMA Antonius naik dan turun. Berikut adalah statistik nilai rata-rata kelulusan dari tahun 2010-2013 :

Tabel 1.1 Statistik perbandingan nilai rata-rata UN SMA Antonius Kelas 12 IPS tahun 2010-2013.

SMA Antonius adalah merupakan salah satu lembaga pendidikan formal yang berlokasi di Jalan D.I Panjaitan Kavling 46 Rawabunga , Jatinegara. Dalam proses pengajarannya sendiri SMA Antonius masih menggunakan proses pengajaran tatap muka atau face-to-face, dimana guru dan murid melakukan proses belajar mengajar hanya di dalam kelas. Sulitnya mata pelajaran matematika membuat para murid perlu untuk mendapatkan materi ekstra dalam mata pelajaran matematika dan materi tersebut dapat diakses di mana dan kapan saja tanpa perlu untuk bertemu guru matematika secara langsung.

Dengan adanya konsep yang dikenal dengan sebutan E-Learning dapat membawa pengaruh transformasi sebuah proses pembelajaran pada SMA Antonius dari bentuk konvensional ke bentuk digital, baik secara isi maupun sistemnya.

Tahun Bhs. Inggris

Bhs. Indonesia

Matematika Ekonomi Sosiologi Geografi Total Rata-Rata Rata-Rata 2010 7.45 7.55 7.98 8.12 8.42 8.05 47.57 7.93 2011 8.05 7.42 7.76 8.31 8.76 8.42 48.72 8.12 2012 8.12 7.76 7.31 8.47 8.55 8.47 48.68 8.11 2013 8.31 8.05 7.05 8.42 8.31 8.55 48.69 8.11

(4)

Sistem E-Learning dapat membantu para murid di SMA Antonius untuk lebih memahami materi-materi pembelajaran tanpa terikat waktu dan tempat, bahkan tanpa harus bertemu guru secara langsung. Hal ini tentu akan sangat membantu proses pembelajaran khususnya untuk persiapan UN mata pelajaran matematika yang memerlukan latihan secara berkala untuk memecahkan berbagai soal yang ada, karena seperti yang diketahui pelajaran matematika adalah salah satu mata pelajaran utama yang diujikan pada UN.

Dengan melihat hal tersebut maka,peneliti sepakat untuk mengambil judul skripsi “Perancangan E-Learning Untuk Persiapan Ujian Nasional Matematika Kelas 12 IPS Pada SMA Antonius”. Melalui proses analisis dan perancangan ini diharapkan mampu menghasilkan sebuah Sistem E-Learning matematika berbasis

website yang user friendly dan berisi materi matematika yang mudah untuk

dipahami.

METODE PENELITIAN

Metodologi penelitian yang dilakukan pada penelitian skripsi ini antara lain dilakukan dengan metode pengumpulan data yang dilakukan dengan :

1. Metode pengumpulan data a. Studi pustaka

Penelitian ini menggunakan berbagai sumber untuk memperoleh informasi dan teori terkait dengan penelitian. Adapun sumber tersebut adalah dengan membaca buku, jurnal, dan website.

b. Studi lapangan

Dalam penelitian ini dibagi menjadi 2 proses yaitu:

• Wawancara

Wawancara dilakukan untuk memperoleh informasi mengenai kegiatan pembelajaran matematika, adapun wawancara ini dilakukan dengan guru matematika pada sekolah SMA Antonius.

• Kuesioner

Kuesioner dilakukan untuk mendapatkan kebutuhan siswa akan materi pembelajaran matematika dan data minat siswa terhadap website E-Learning matematika yang akan di bangun pada SMA Antonius.

2. Metode analisis

Metode analisis yang berdasarkan dari teori Satzinger, dalam bukunya yang berjudul system analysis and design in a changing world.

(5)

Selain itu juga menggunakan buku panduan lainnya metode analisis yang berdasarkan dari teori Satzinger.

3. Metode Perancangan

Pada proses perancangan, penulis melakukan rancangan pada analisis menggunakan metode Unified Modelling Language(UML) diagram dengan berdasarkan teori Satzinger. Dengan membuat activity diagram, usecase diagram, class diagram.

HASIL DAN BAHASAN

SMA Antonius merupakan salah satu sekolah swasta yang terletak didaerah Jakarta Timur dan memiliki murid sekitar 200 orang.Tujuan dari dibentuknya sekolah ini tidaklah jauh berbeda dari sekolah-sekolah lainnya, yaitu salah satunya untuk mendidik para muridnya dengan baik supaya bisa berguna bagi bangsa dan Negara kedepannya.

Sistem pembelajaran yang diberikan oleh sekolah Antonius khususnya untuk kelas XII IPS tentunya mengikuti silabus dari SKL(Standart Kompetisi Lulusan) yang ditentukan oleh Departemen Pendidikan Nasional atau yang lebih dikenal dengan Depdiknas. Silabus yang telah ditentukan oleh depdiknas kemudian akan diberikan kepada pihak tertinggi dari sekolah Antonius yaitu kepala sekolah yang kemudian diserahkan kepada bagian kurikulum.

Bagian kurikulum kemudian akan mempelajari silabus dari setiap mata pelajaran dan kemudian akan dibagikan lagi kepada setiap guru yang bersangkutan dengan mata pelajaran tertentu. Guru akan mempelajari setiap poin dari silabus yang diberikan dan akan menjadi acuan dari bahan pelajaran yang akan diberikan kepada para murid. Para murid akan mempelajari dan mengerjakan tugas yang diberikan oleh sang guru berdasarkan silabus.

Para guru wajib memberikan ulangan harian yang diberikan kepada murid. Dan khusus untuk murid kelas XII, guru wajib untuk memberikan soal-soal Try Out mengingat mereka akan menghadapi Ujian Nasional. Guru bebas untuk melakukan panggilan kepada orang tua/wali murid yang bersangkutan apabila dirasa sang murid mengalami masalah maupun kemunduran dalam proses pembelajaran disekolah yang dipantau dari nilai ulangan harian Dan menjelang akhir semester, sekolah akan melakukan ulangan umum dimana semua mata pelajaran yang telah dipelajari oleh murid akan diuji dalam sebuah ujian. Soal tentunya dibuat oleh guru dengan mata pelajaran yang bersangkutan yang kemudian diserahkan kepada bagian Tata usaha untuk dikelola kembali. Dan khusus untuk siswa kelas XII akan menghadapi Ujian Nasional dan Ujian Sekolah di penghujung akhir ajaran pada tahun tersebut.

(6)

Nilai rapot dari setiap guru mata pelajaran diserahkan kepada bagian tata usaha yang kemudian dikelola dan diberikan kembali kepada guru untuk diserahkan kepada orang tua murid pada akhir semester diserta dengan ijasah kelulusan Ujian Nasional pada akhir semester.

Berikut merupakan peragaan dari analisa sistem berjalan dari sekolah SMA Antonius dalam bentuk Activity Diagram:

Activity diagram proses pembelajaran pada sekolah Antonius

Kepala Sekolah Wakil Kurikulum Guru Murid Tata Usaha

Menerima Sylabus Menyerahkannya kepada Bagian kurikulum Mempelajari dan Membagikannya kepada Para guru Menerima sylabus Sylabus

Menyiapkan materi dan tugas Sesuai dengan sylabus

Materi & Tugas

Mempelajari materi dan Mengerjakan tugas yang Diberikan oleh guru

Membuat ulangan harian

Soal Ulangan

Mengerjakan ulangan harian

Menginput nilai

Mempersiapkan soal tryout

Soal

Try Out Mengerjakan soal tryout

Mengecek hasil nilai Ulangan harian

(7)

Kepala Sekolah Wakil Kurikulum Guru Murid Tata Usaha

Menyiapkan soal ulangan umum

Soal Ulangan Umum

Menghadapi Ujian Nasional

Menghadapi ulangan umum

Melakukan penilaian ulangan umum Nilai Ulangan Umum Mempersiapkan soal ulangan umum Mempersiapkan rapot Rapot

Melakukan pengambilan rapot

(8)

Setelah melalui tahap analyze, design, dan build, tahap selanjutnya adalah melalukan evaluasi ulang dari website geniusmath yang telah dibuat. Evaluasi dilakukan dengan melakukan wawancara serta pengisian kuesioner yang di lakukan oleh teacher dan

student.Jumlahsample yang melakukan wawancara dan pengisian kuesioner hanya

berjumlah 5 student dan 1 teacher. Berikut merupakan hasil pengisian kuesioner yang telah di isi:

No. Pertanyaan

Murid 1

Murid 2

Murid 3

Murid 4

Murid 5

Guru

1.

Tampilan dari

website

geniusmath

simple,

tidak ribet

bagus,

menarik

menarik

bagus

biasa saja

cukup

menarik

2.

Pemahaman

terhadap konsep

konsepnya

bagus

mudah

dimengerti

cukup

mudah

paham

paham

cukup bisa

dipahami

3.

Tingkat kesulitan

dalam

mengoperasikan

website

tidak susah

mudah

tidak susah

tidak sulit

tidak

sulit,

mudah

mungkin

belum

terbiasa

4.

Fitur – fitur yang

disajikan

bagus

bagus

lengkap

lumayan

biasa saja

sudah

cukup

bagus

5.

Mengerti tidak

dengan materi

yang di sajikan?

sangat

mengerti

kurang

mengerti

mengerti

lumayan

mengerti

mengerti

penjelasan

kurang

detail

6.

Tampilan dari

materi yang

disajikan

belum

terbiasa

mudah

dimengerti

mudah

dipahami

bagus

bagus

menarik

7.

Bisa tidak

mengerjakan kuis

pilihan ganda?

bisa – bisa

saja

bisa

bisa

bisa

bisa

bisa kalau

belajar

Hasil Kuesioner Evaluasi

(9)

Hasil kuesioner yang di tampilkan berisi jawaban yang di isi oleh para murid dan guru. Di akhir kuesioner, diberikan pula 1 buah pertanyaan mengenai proses pembelajaran matematika di sekolah, hasil jawaban dari pertanyaan tersebut adalah:

Kira – kira kalau website ini di gunakan untuk membantu kegiatan belajar

kalian sehingga tidak ada lagi kelas tambahan seusai jam pelajaran sekolah

dalam belajar matematika tertarik atau tidak?

YA

(6)

Tidak

(0)

Hasil Kuesioner Evaluasi Lanjutan

Kesimpulan hasil dari kuesioner di atas adalah sebagai berikut:

1. Para murid dan guru cukup tertarik dengan tampilan dari website

geniusmath.

2. Konsep dari pembelajaran yang di sajikan cukup mudah untuk dipahami oleh para murid dan guru.

3. Para murid dan guru tidak mengalami kesulitan yang berarti dalam mengoperasikan website geniusmath.

4. Para murid dan guru cukup tertarik dengan fitur – fitur yang di sajikan.

5. Para murid menganggap penjelasan materi yang diberikan sudah cukup jelas,akan tetapi untuk guru matematika tersebut masih menanggap penjelasan yang diberikan masih kurang detail. 6. Para murid dan guru menganggap tampilan materi yang

diberikan sudah cukup bagus.

7. Para murid dan guru pun tidak mengalami kesulitan dalam mengerjakan kuis setelah mempelajari materi yang diberikan terlebih dahulu.

SIMPULAN DAN SARAN

Simpulan

Berdasarkan hasil penelitian, analisis dan evaluasi berupa wawancara dan pembagian kuesioner kepada para murid pada SMA Antonius kelas XII – IPS, maka didapatkan beberapa kesimpulan sebagai berikut:

(10)

1. Telah dirancang sebuah sistem pembelajaran terbaru yaitu sistem

E-learning dengan mata pelajaran Matematika untuk para murid

kelas XII – IPS SMA Antonius, yang mana dapat diakses oleh para murid dan guru dimana saja dan kapan saja sehingga memudahkan komunikasi antara student dan teacher guna membahas materi pembelajaran.

2.

Para murid merasa perlu mendapatkan materi pembelajaran tambahan dan exercises di luar jam kegiatan sekolah yang dapat mereka dapatkan kapan pun dan dimana pun sehingga peneliti memberikan fasilitas berupa fitur materi yang telah di kemas dalam beberapa materi dan dilengkapi dengan quiz berupa

multiple choice (silanglah).

Saran

Beberapa saran yang dapt dijadikan masukan bagi SMA Antonius untuk kemajuan sekolah agar menjadi lebih baik dan terbiasa dengan metode pembelajaran E-learning antara lain sebagai berikut :

1. Untuk menunjang sistem informasi yang ada maka pihak sekolah perlu mempersiapkan fasilitas Teknologi Informasi yang baik dari segi hardware maupun software.

2. Pihak sekolah perlu menambah karyawan berupa staff baru yang dapat mengelola website dengan baik sebagai administrator untuk memelihara dan mengembangkan sistem pembelajaran

E-learning berbasis web yang telah ada.

3. Diperlukan sosialisasi dari pihak sekolah kepada para guru dan murid yang terlibat langsung ke dalam sistem pembelajaran

E-learning yang telah dirancang untuk mengadakan training atau

pelatihan agar dapat menggunakan dan memanfaatkan aplikasi

E-learning yang ada.

4. Perlu adanya pengawasan dan pengendalian terhadap para murid dan guru didalam aplikasi E-learning yang ada sehingga tidak melanggar aturan – aturan yang ada di dalam website tersebut.

(11)

REFERENSI

Horton, W .(2012).E-learning by Design. San Fransisco : John Wiley and

Sons , Inc.

Mcleod, Raymond dan Schell. 2007. Sistem InformasiManajemen.Edisi 9.

Jakarta: PT

Index.

O’Brien. James.(2006). Introduction to Information Systems, Twelve

Edition.

McGraw-Hill Companies, Inc, USA.

O’Brien. James.(2005). Introduction to Information Systems, Twelve

Edition.

McGraw-Hill Companies, Inc, USA.

Rosen,

Anita.(2009).E-Learning2.0:

PravenPracties

and

Emerging

Technologies to Achieve Real Result.Edisi I. New York:AMACOM.

Rahmadan.M.(2009). Design web dengan PHP, jilid 6, Januari 2009 dari

http:/lppm.trigunadharma.ac.id/public/fileJurnal/323E6-OK-Jurnal11-IZ-Cahyo-DesainWeb2.pdf

Satzinger , Jackson &Burd.(2011).System Analysis and Design in a

Changing World,

Sixth Edition.Course Technology, USA.

Satzinger , Jackson &Burd.(2010).System Analysis and Design in a

Changing World,

(12)

RIWAYAT PENULIS

Jacqueline lahir di kota Jakarta pada tanggal 3 April 1992. Penulis menamatkan

pendidikan S1 di Universitas Bina Nusantara dalam bidang Sistem Informasi pada

tahun 2014.

Indrawan Wijaya lahir di kota Jakarta pada tanggal 16 April 1992. Penulis

menamatkan pendidikan S1 di Universitas Bina Nusantara dalam bidang Sistem

Informasi pada tahun 2014.

Andy Setiawan lahir di kota Jakarta pada tanggal 19 Juni 1992. Penulis

menamatkan pendidikan S1 di Universitas Bina Nusantara dalam bidang Sistem

Informasi pada tahun 2014.

Gambar

Tabel  1.1  Statistik  perbandingan  nilai  rata-rata  UN  SMA  Antonius  Kelas  12  IPS  tahun  2010-2013

Referensi

Dokumen terkait