• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGARUH TINGKAT KEMATANGAN DAN LAMA PENGERINGAN TERHADAP MUTU BENIH GAMBAS HIBRIDA (Luffa acutangula)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PENGARUH TINGKAT KEMATANGAN DAN LAMA PENGERINGAN TERHADAP MUTU BENIH GAMBAS HIBRIDA (Luffa acutangula)"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 1 Rata-Rata Kadar Air Benih pada Tingkat Kematangan Berbeda
Tabel 3 Rata-Rata Bobot 1000 Butir Benih pada Tingkat Kematangan Berbeda
Tabel  5  Rata-Rata  Daya  Berkecambah  Benih  pada  Tingkat  Kematangan  Dan  Lama      Pengeringan Berbeda

Referensi

Dokumen terkait

Dari Tabel 2 dapat dilihat bahwa perlakuan lama pengeringan, perlakuan lama penyimpanan dan interaksi antara lama pengeringan dan lama penyimpanan berpengaruh nyata

Perlakuan pelapisan benih berpenganrh sangat nyata terhadag keserempakrtn tumbuh (Lampiran 61, Keserempakan tumbuk benih menggambarkan vigor kekuatan.. tumbuh

Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kemasakan benih berpengaruh nyata terhadap kadar air, daya berkecambah benih, bobot 1000 butir, vigor, dan laju

Hasil analisis interaksi antara tempat penyimpanan benih dan tingkat pengeringan menunjukkan bahwa interaksi faktor yang mempengaruhi daya berkecambah, kadar air dan

Benih setelah penyimpanan empat minggu mengalami penurunan mutu dan setelah mendapat perlakuan matriconditioning plus agens hayati mampu meningkatkan viabilitas dan vigor benih

Interaksi lama pengeringan dengan lama perendaman dalam krioprotektan berpengaruh nyata dalam menurunkan kadar air benih.Rataan kadar air benih dari lama

Sidik ragam laju perkecambahan benih sirsak pada perlakuan tingkat kematangan buah, suhu air dan lama perendaman.. SK Db JK KT

Benih setelah penyimpanan empat minggu mengalami penurunan mutu dan setelah mendapat perlakuan matriconditioning plus agens hayati mampu meningkatkan viabilitas dan vigor benih