• Tidak ada hasil yang ditemukan

SIPD dan Perencanaan- Penganggaran Tahun 2021

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "SIPD dan Perencanaan- Penganggaran Tahun 2021"

Copied!
18
0
0

Teks penuh

(1)

SIPD dan

Perencanaan-Penganggaran

Tahun 2021

Pemberlakuan PP Nomor 12 Tahun 2019,

Permendagri Nomor 70 dan Permendagri Nomor 90

Tahun 2019

Pemerintah Kota Pekalongan Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah

(2)

Dasar Hukum

2

A

B

D

Permendagri Nomor 90 Tahun

2019

Pemberlakuan

Nomenklatur

Program, Kegiatan dan Sub

Kegiatan

Maping sejak RKPD, KUA PPAS

menggunakan hasil maping

Permendagri Nomor 40 Tahun

2020.

RKPD dan Renja berdasarkan

RPJMD dan Renstra yang

berlaku

Dilampiri dengan Maping

Nomenklatur

berdasarkan

PMDN 90-2019

PP Nomor 12 Tahun 2019

Perubahan

Struktur

APBD

terutaman Belanja

Tidak ada lagi BTL

Gaji, Hibah, Bansos masuk dalam

belanja operasi OPD.

C

Permendagri Nomor 70 Tahun 2019

Satu Aplikasi secara Nasional untuk

penganggaran 2021

Simral digunakan sampai dengan

RKPD, selanjutnya menggunakan

SIPD

(3)

Pengenalan Sistem

Informasi Pemerintahan

Daerah (SIPD)

(4)

Fungsi Fungsi Dalam SIPD Untuk Pemerintah Pusat dan Daerah

Penyatuan

Referensi

Nasional

Proses Data

Daerah

Evaluasi

Secara

Elektronik

Referensi Nasional, Urusan,

Bidang Urusan, Program, Kegiatan,

Sub Kegiatan, Sumber Dana, Akun

Neraca, LO, Anggaran dan LRA

01

Proses Perencanaan dan

Keuangan Daerah Dilakukan

Secara Sistem Elektronik

02

Evaluasi Perencanaan, Keuangan,

Kinerja dan Produk Hukum

Dilakukan Melalui Sistem

Elektronik

03

Data Base

Nasional

Analisa Data

Daerah dan

Nasional

Koordinasi

Daerah dan

Pemerintah

Pusat

Data Base Pembangunan

dan Keuangan Nasional dan

Daerah

04

Analisa Data Daerah

Secara Nasional Dapat

Dilakukan Lebih Mudah

05

Koordinasi Pemerintah Pusat

dan Daerah dalam Hal

Perencanaan dan Keuangan

Lebih Mudah Dilakukan

Melalui Sistem Elektronik

06

(5)

SIPD

FUNGSI :

1. Data Base Perencanaan Nasional 2. Data Base Perencanaan Daerah 3. Referensi Urusan, Program &

Kegiatan

4. Evaluasi RPJMD dan RKPD 5. Dashboard Perencanaan Daerah

Fungsi yang ada pada setiap institusi pengguna diatur sesuai dengan

pembagian kewenangan dan digunakan melalui login yang telah diregistrasi.

Fungsi dashboard dan informasi umum dapat diperoleh pada halaman situs

tanpa menggunakan login.

KEMENDAGRI BANGDA KEUDA PROVINSI KABUPATEN KOTA FUNGSI : 1. Data Base Penganggaran Daerah 2. Referensi Kode dan Nomenklatur Akun

Neraca, LRA dan LO Daerah 3. Referensi Kode SKPD

4. Referensi Kode dan Nomenklatur Sumber Pendanaan

5. Dashboard Penganggaran Daerah 6. Evaluasi RAPBD

FUNGSI : 1. Kendali Aplikasi Nasional

2. Kendali Data Perencanaan, Anggaran dan Referensi Nasional

3. Dashboard Perencanaan dan Keuangan Daerah

4. Analisa Eksekutif

FUNGSI : 1. Data Base Perencanaan Provinsi 2. Data Base Referensi Perencanaan dan

Penganggaran Provinsi

3. Data Base Referensi Standar Satuan Harga Daerah

4. Penyusunan Perencanaan Daerah (Renja & RKPD)

5. Penyusunan KUA dan PPAS Provinsi 6. Penyusunan APBD Provinsi

7. Evaluasi RKPD dan RAPBD Kabupaten/Kota

FUNGSI :

1. Data Base Perencanaan Kabupaten/Kota 2. Data Base Referensi Perencanaan dan

Penganggaran Kabupaten/Kota

3. Data Base Referensi Standar Satuan Harga Daerah 4. Penyusunan Perencanaan Daerah (Renja & RKPD) 5. Penyusunan KUA dan PPAS Kabupaten/Kota 6. Penyusunan APBD Kabupaten/Kota

Pemetaan Fungsi SIPD

(6)

9 Urusan

Pembangunan –

Referensi

Nasional

Kegiatan –

Referensi

Nasional

Program

Pembangunan

– Referensi

Nasional

Standar

Harga Daerah

– Referensi

Daerah

52 Bidang

Urusan –

Referensi

Nasional

URUSAN BIDANG URUSAN

PROGRAM SUB KEGIATAN KEGIATAN

Sub

Kegiatan

Referensi

Nasional

PAKET PEKERJAAN AKUN HARGA SATUAN

Paket

Pekerjaan

Sesuai

Kebutuhan

SiRUP LPSE

Akun

Anggaran –

Referensi

Nasional

Satu Kesatuan Referensi Utama Pusat dan Daerah dalam SIPD

(7)

Tahapan Utama

merupakan tahapan

yang tetap sesuai

dengan ketentuan

TAHAPAN UTAMA

Menerima dan mengolah semua masukan dan

usulan dari masyakarkat, DPRD, SKPD dan Desa,

selanjutnya diolah sesuai dengan prioritas

Daerah

RKPD / RENJA

Menindaklanjuti dokumen RKPD disesuaikan kembali dengan prioritas dan kemampuan keuangan Daerah

KUA/PPA

Menyesuaikan akun

Belanja Per Sub

Kegiatan

RAPBD

A

Rangkaian aktivitas Tahapan Utama sesuai dengakan ketentuan dan disesuaikan kondisi

SUB TAHAPAN

B

Materi Pembahasan

Fokus

Kesesuaian dengan RPJM, Renstra, Aspirasi

Masyarakat serta ketercapaian IKU

Kesesuaian dengan

Kemampuan Keuangan

Daerah

Keselarasan rencana belanja dengan capaian

Kegiatan dan Sub Kegiatan

C

Penyesuaian Hasil

Evaluasi Provinsi/

Kemendagri

APBD

PERENCANAAN

PENGANGGARAN

PENGANGGARAN

PENGANGGARAN

Penyusunan Jadwal Perencanaan dan Penganggaran

(8)

Perencanaan,

Penganggaran dan

Update Harga Satuan

Jadwal Perencanaan

Jadwal Penganggaran

Jadwal Update Harga Satuan

J A D W A L

P R O S E S

Admin Perencanaan (BAPPEDA) mengelola jadwal proses perencanaan

dalam Sistem Informasi Pemerintahan Daerah secara elektronik

Admin Keuangan (BPKAD) mengelola jadwal proses penganggaran

dalam Sistem Informasi Pemerintahan Daerah secara elektronik

Admin Harga Satuan mengelola jadwal proses update harga satuan

dalam Sistem Informasi Pemerintahan Daerah secara elektronik

Pembagian Kewenangan Menetapkan, Mengubah, Menambah dan Menutup Jadwal Sesuai Tahapan

(9)

Reviewer Inspektorat Reviewer PBJ SKPD Koordinator Penyelia Koordinator Penyelia Koordinator Penyelia Koordinator

Penyelia Koordinator Penyelia Koordinator Penyelia

Admin Harga Satuan PPKD Kabupaten / Kota dan Desa Pengusul

Admin Daerah

Admin Keuangan

Admin Perencanaan

Siapa Berbuat Apa

(10)

Perubahan pembagian tugas TAPD karena bekerja

dengan system baru dan pola kerja baru terutama pada

peran Bappeda dan BPKAD

Perubahan pembagian tugas di SKPD dan Unit dalam

penyusunan perencanaan dan penganggaran yang

berbeda pada setiap jabatan melalui login

masing-masing

Penyesuaian kebiasaan proses penyusunan

perencanaan dan penganggaran bila dibandingkan

dengan sebelumnya dengan adanya referensi baru dan

teknis input data yang berbeda

Peningkatan kemampuan personel ASN untuk lebih

siap secara teknis dan detail pada saat perencanaan

dan penganggaran

Perubahan Pola

Kerja

(11)

Perencanaan-Penganggaran

Kota Pekalongan Tahun 2021

(12)

Perencanaan Penganggaran

Kota Pekalongan 2021

RKPD

Murni

Nomenklatur

sesuai

RPJMD

Maping

Maping

Nomenklatur

sesuai

PMDN

90-2019

RENJA

Murni

Nomenklatur

sesuai

Renstra

Maping

Maping

Nomenklatur

sesuai

PMDN

90-2019

RANC

KUA

PPAS

Sesuai Hasil

Maping

KUA PPAS

• Sesuai Hasil Maping

Pemutakhiran PMDN

90-2019

• Hasil Pembahasan

• Substansi tetap berdasar

Output RKPD Murni

PEMUTAKHIRAN PMDN 90-2019

1. Pemutakhiran Tahap II tetap mengacu kepada RKPD

Murni

2. Nomenklatur Output tidah berubah

3. Fenomena many to One, One to One, One to Many

tetap mempertahankan output dalam RKPD murni

4. Yang berubah adalah Volume

SIMRAL

SIPD

(13)

Fenomena Pemutakhiran Tahap II

Keg 1

Output A

Keg 2

Output B

Sub Keg Baru

Indikator A

Indikator B

Sub Keg 1

Output A

Sub Keg 2

Output B

Keg Lama

Indikator A

Indikator B

One To Many

Pemetaan ke Banyak Sub Kegiatan dimungkinkan

jika indikator Keg Lama bisa dipecah

Many To One

Indikator dalam RKPD/Renja menjadi Indikator Sub

Kegiatan yang baru

(14)

Melihat Sub Keg Baru Beserta Unsur

Pembentuk (Kegiatan Lama)

1.

Urusan Baru ditandai dengan Warna Kuning

2.

Program Baru ditandai dengan Warna Orange

3.

Kegiatan Baru ditandai dengan Warna Biru

4.

Sub Kegiatan Baru ditandai dengan Warna Orange

5.

Kegiatan Lama ditandai dengan Warna Putih

1. Ketik Nama Satker

2. Pilih

“OK”

Jika dibawah Sub Kegiatan,

ada 2 Kegiatan Lama, berarti 1

Sub Kegiatan tersebut berasal

dari 2 Kegiatan Lama

(15)

Melihat Kegiatan Lama Beserta Hasil

Maping ke Sub Kegiatan Baru

1. Ketik Nama Satker

2. Pilih

“OK”

1.

Program Lama ditandai dengan Warna Kuning

2.

Kegiatan Lama ditandai dengan Warna Orange

3.

Sub Kegiatan Baru ditandai dengan Warna Putih

Jika dibawah Kegiatan Lama, ada 2

Sub Kegiatan Baru, berarti 1 kegiatan

lama tersebut dipecah menjadi 2 Sub

Kegiatan Baru (ada pemecahan

anggaran dan indikator)

(16)

Sub Keg Baru berasal dari Beberapa

Sumber Anggaran

1. Sumber Pembiayaan dalam rincian dimasukkan

dalam Pengelompokan Belanja (#)

(17)

Masa Transisi

Implementasi SIPD

RKPD

• Berdasarkan Maping 1 RKPD (Lampiran II RKPD)

• Input di SIPD oleh Bappeda

Ranc PPAS

• Input Oleh Bappeda

• Rincian masih dikelompokkan dalam Rekening Jenis (Belanja Pegawai, Barjas, BM, Hibah,

Bansos)

PPAS

• Berdasarkan Maping Pemutakhiran II (Verifikasi Atas Usulan OPD)

• Berdasarkan Hasil Pembahasan dengan DPRD, Input Batas Pagu oleh Bappeda

• Input Rincian diserahkan ke OPD

Perhatikan Sumber Anggaran, Hibah, Bansos, Pokir DPRD

(18)

CREDITS:

This presentation template was created by

Slidesgo

,

including icons by

Flaticon

, infographics & images by

Freepik

and illustrations by

Stories

Terima Kasih!

Pemerintah Kota Pekalongan

Badan Perencanaan Pembangunan,

Penelitian dan Pengembangan Daerah

Referensi

Dokumen terkait

Saya tidak akan membeli sepatu jika saya tidak yakin sepatu tersebut saya butuhkan.. SS S TS

Audit professionalism merupakan penggerak utama dari keefektifan kinerja dan kesuksesan audit.Memahami sistem pengendalian intern, dukungan manajemen dan audit

Seluruh kegiatan ekspor yang dilakukan oleh Auditee selama periode Maret 2014 – Februari 2015 telah disertai dengan dokumen Bill of Lading (B/L) yang menyertai

Kemometrik memanfaatkan ciri serapan IR yang khas dari setiap molekul untuk mengklasifikasi contoh atau untuk membuat model kalibrasi multivariat (dengan melibatkan

Untuk kelancaran pelaksanaan kegiatan fasilitasi dan pemberdayaan kelompok dengan komoditi yang dikembangkan ternak kelinci, dibentuk Tim Pelaksana baik di Direktorat

Anda dapat memilih Grafik yang ingin ditampilkan dengan meng-Klik Grafik 1, Grafik 2, Grafik 3, atau Grafik 4 Akan muncul grafik yang diinginkan. Pilihan grafik ini hanya ada

menginterpretasikan sebagai berikut; “ bisa ditarik suatu analogi bahwasanya “upah” adalah merupakan imbalan yang menjadi hak bagi pekerja atas pekerjaannya. Jika

Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) merupakan sebuah sistem besar yang mendukung proses perencanaan pembangunan secara utuh, mulai dari proses perencanaan, pengendalian,