PERLINDUNGAN HUKUM BAGI MEREK 3 DIMENSI MENURUT UNDANG-UNDANG NO. 15 TAHUN 2001 TENTANG MEREK (Tinjauan Yuridis Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia No. 402 K/Pdt.Sus/2011)
Teks penuh
Dokumen terkait
Adapun permasalahan yang dibahas dalam penulisan skripsi ini adalah bagaimana perlindungan hukum hak merek, pembatalan pendaftaran merek di Indonesia beradasarkan Undang-Undang
Adapun permasalahan yang dibahas dalam penulisan skripsi ini adalah bagaimana perlindungan hukum hak merek, pembatalan pendaftaran merek di Indonesia beradasarkan Undang-Undang
15 Tahun 2001, dan bagaimana analisa konsistensi putusan Mahkamah Agung dalam upaya melakukan perlindungan hukum terhadap merek terdaftar/merek terkenal atas tindakan peniruan
Putusan Mahkamah Agung dalam sengketa merek yang mengandung unsur persamaan pada pokoknya dalam penelitian ini tidak konsisten terhadap perlindungan hukum atas merek yang
5) nama negara dan tanggal permintaan merek yang pertama kali dalam hal permohonan diajukan dengan hak prioritas. Permohonana ini ditandatangani oleh pemohon atau
dengan merek Natasha (kelas jasa nomor 44) yang telah lama terdaftar di. Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual di Indonesia dan sudah
Menyatakan dengan sesungguhnya bahwa skripsi yang berjudul : Perlindungan Hukum Bagi Pemegang Hak Atas Merek Berdasarkan Undang– Undang Nomor 15 Tahun 2001 Tentang Merek
Dengan demikian hasil dari putusan Mahkamah Agung dalam kasus ini merek dari pihak I Am Geprek Bensu Sedep Bener atas nama Yangcent sebagai pihak tergugat didaftarkan atas itikad baik