• Tidak ada hasil yang ditemukan

Analisis sektor perekonomian basis dan progresif di kabupaten bogor

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Analisis sektor perekonomian basis dan progresif di kabupaten bogor"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 1. Location quotient kabupaten bogor, 2015 – 2016
Tabel 2. Shift share analysis PDRB kabupaten bogor (Jutaan Rupiah), 2010 – 2016 PDRB Komponen Perubahan PDRB Sektor Perekonomian 2010 2016 Δ PDRB Share  (S) Proporsion al Shift (PS) Regional Shift  (RS) (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) I SEKTOR PRIMER 9.08 10.2
Tabel  3. Overlay LQ – SSA Kabupaten Bogor, 2010 – 2016

Referensi

Dokumen terkait

Pertumbuhan sektor pertanian tersebut lebih lambat dibanding sektor sekunder (sektor pertambangan dan penggalian, sektor bangunan dan konstruksi serta sektor listrik, gas

Sektor ekonomi tersebut terdiri dari sektor pertanian, sektor pertambangan dan penggalian, sektor industri pengolahan, sektor listrik, gas, dan air bersih, sektor bangunan,

Pemerintah Daerah Kabupaten Bone, di harapkan mampu membuat arah kebijakan yang mendukung perkembangan sektor-sektor ekonomi yang menjadi sektor basis untuk mendorong

(delapan) sektor yang berspesialisasi lebih cepat atau Pj > 0, yakni: sektor pertambangan dan penggalian, sektor listrik, gas dan air minum, sektor

Dari sembilan sektor perekonomian pembentuk PDRB, diketahui bahwa sektor pertanian, sektor pertambangan dan penggalian, sektor industri pengolahan, dan sektor

Berdasarkan hasil perhitungan analisis Location Quotient (LQ) terdapat 4 (empat) sektor yang merupakan sektor basis/potensial di propinsi Jawa Barat yaitu sektor industri

Dari sembilan sektor perekonomian pembentuk PDRB, diketahui bahwa sektor pertanian, sektor pertambangan dan penggalian, sektor industri pengolahan, dan sektor

Keterangan : Sektor 1 = Pertanian, Peternakan, Kehutanan & Perikanan Sektor 2 = Pertambangan dan Penggalian Sektor 3 = Industri Pengolahan Sektor 4 = Listrik, Gas dan Air Bersih