• Tidak ada hasil yang ditemukan

UNIVERSITAS INDONESIA AFIKSASI PEMBENTUK VERBA DALAM BAHASA INDONESIA: AFIKS MENG- DAN AFIKS BER- TESIS ARAWINDA DINAKARAMANI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "UNIVERSITAS INDONESIA AFIKSASI PEMBENTUK VERBA DALAM BAHASA INDONESIA: AFIKS MENG- DAN AFIKS BER- TESIS ARAWINDA DINAKARAMANI"

Copied!
87
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 4.1 Aturan-aturan Afiksasi Pembentuk Verba dalam Bahasa  Indonesia Menggunakan Afiks meng- dan Afiks ber-

Referensi

Dokumen terkait

Adapun jenis kata yang tidak mengalami perubahan setelah mendapat imbuhan afiks ditemukan ada 34 yaitu kata kerja (KK). Makna afiks verba yang ditemukan dalam

Kemudian fungsi dan makna afiks pembentuk verba bahasa Bugis dialek Sidrap terdiri dari: prefiks {ma-} berfungsi sebagai pembentuk verba dan mempunyai makna sedang

Pada verba AKSI PROSES (V Transitif) seperti ini, hierarki afiksasi yang terjadi adalah tiga kali yakni (1) pengimbuhan afiks derivasi beR–, (2) pengimbuhan afiks derivasi –kan,

Makna prefiks {moN-} dalam bahasa Tialo adalah menyatakan perbuatan yang sedang dilakukan jika melekat pada bentuk dasar, menyatakan perbuatan yang akan dilakukan

Sufiks ini dapat melekat pada pangkal kata kata sifat yang berfungsi sebagai pembentuk kata kerja dan menyatakan makna menyuruh melakukan kegiatan pada kata dasar. Afiks

Analisis data di atas menunjukkan bahwa kata pangmungkuskeun „tolonng bungkuskan‟, merupakan verba yang dibentuk dari kata dasar bungkus „bungkus‟ berkategori

Fungsi dan Makna Afiks Infleksi beR- Afiks infleksi beR- adalah afiks yang mengimbuh pada V AKSI atau V KEA- DAAN tertentu untuk penyesuaian bentuk V tersebut

Analisis data di atas menunjukkan bahwa kata pangmungkuskeun „tolonng bungkuskan‟, merupakan verba yang dibentuk dari kata dasar bungkus „bungkus‟ berkategori