STRUKTUR PASAR MODAL INDONESIA
UNDANG – UNDANG PASAR MODAL BESERTA PERATURAN PELAKSANAANNYA MENTERI KEUANGAN
MENTERI KEUANGAN BAPEPAM - LK
Lembaga Penyimpanan & Penyelesaian (LPP) Lembaga Kliring & Penjaminan (LKP)
BURSA EFEK
PERUSAHAAN EFEK
• Perantara Pedagang Efek • Penjamin Emisi Efek • Manajer Investasi
• Biro Administrasi Efek • Kustodian • Wali Amanat • Akuntan • Konsultan Hukum • Penilai LEMBAGA PENUNJANG PROFESI PENUNJANG Manajer Investasi • Notaris
EMITEN, PERUSAHAAN PUBLIK, REKSADANA
1
TRADING & SETTLEMENT
TRADING
SETTLEMENT
CLIENT (B)
PEMODAL
CLIENT (B)
BROKER (B)
T+2 (DANA) T+3 (SAHAM)MARKETING
BROKER (B)
KPEI
KSEI
BANK
T+3 (DANA) T+3 (SAHAM)DEALING
KPEI
BROKER (J)
KSEI
BANK
T+3 (DANA) T+3 (SAHAM)TRADING
BROKER (J)
CLIENT (J)
T+3(DANA) T+2 (SAHAM) 2CLIENT (J)
SEJARAH PASAR MODAL
PASAR MODAL INDONESIA
PASAR MODAL INDONESIA
• Pasar
modal
adalah
wahana
yang
mempertemukan
pihak
yang
membutuhkan dana dengan pihak yang menyediakan dana sesuai dengan
membutuhkan dana dengan pihak yang menyediakan dana sesuai dengan
aturan yang ditetapkan oleh lembaga dan profesi yang berkaitan dengan
efek.
• 1912 Bursa Efek Pertama di Indonesia dibentuk di Batavia oleh Pemerintah
1912 Bursa Efek Pertama di Indonesia dibentuk di Batavia oleh Pemerintah
Hindia Belanda
• 1914 – 1918 Bursa Efek di Batavia ditutup selama Perang dunia I
• 1925 – 1942 Bursa Efek di Jakarta dibuka kembali bersama dengan Bursa
Efek di Semarang dan Surabaya
1942
1952 B
Ef k di J k t dit t
k
b li
l
P
D
i II
• 1942 – 1952 Bursa Efek di Jakarta ditutup kembali selama Perang Dunia II
• 1952 Bursa Efek di Jakarta diaktifkan kembali dengan UU Darurat Pasar
Modal
1952,
yang
dikeluarkan
oleh
Menteri
Kehakiman
(Lukman
Wi idi
t ) d
M
t i K
(P f D S
it
Dj j h dik
)
3
Wiridinata) dan Menteri Keuangan (Prof. Dr. Soemitro Djojohadikusumo)
SEJARAH PASAR MODAL
PASAR MODAL INDONESIA
PASAR MODAL INDONESIA
INSTRUMENT YANG DIPERDAGANGKAN : OBLIGASI PEMERINTAH RI (1950)
• 1956 Program Nasionalisasi perusahaan Belanda. Bursa Efek semakin tidak aktif
1956 1977 P d di B Ef k k
• 1956 – 1977 Perdagangan di Bursa Efek vakum
• 1977 HUT Pasar Modal jatuh pada tanggal 10 Agustus dimana Bursa Efek diresmikan kembali oleh Presiden Soeharto. BEJ dijalankan di bawah BAPEPAM
• ( Badan Pelaksana Pasar Modal ) • ( Badan Pelaksana Pasar Modal ).
• 1977 – 1987 Perdagangan di Bursa Efek sangat lesu. Jumlah emiten hingga 1987 adalah 24. Masyarakat memilih instrumen perbankan dibandingkan Pasar Modal
• 1988 – 1990 Paket deregulasi di bidang perbankan dan pasar modal di luncurkan • 1988 – 1990 Paket deregulasi di bidang perbankan dan pasar modal di luncurkan.
Pintu BEJ terbuka untuk asing. Aktivitas bursa terlihat meningkat
• 1992 HUT PT Bursa Efek Jakarta jatuh pada tanggal 13 Juli tahun ini dimana swastanisasi BEJ terjadi. BAPEPAM berubah menjadi Badan Pengawan Pasar Modal. Saat ini PT BEJ dimiliki oleh 197 perusahaan efek sebagai pemegang saham.p g p g g
• .
• 1995 Otomasi perdagangan menggunakan mesin JATS menandai pengunaan komputerisasi di BEJ pada tanggal 22 Mei
• 1995 Pemerintah mengeluarkan Undang – Undang tentang Pasar Modal pada tanggal 10 November 1995
4 10 November 1995
SEJARAH PASAR MODAL
PASAR MODAL INDONESIA
PASAR MODAL INDONESIA
• 1996 PT. KLIRING PENJAMINAN EFEK INDONESIA, (KPEI)didirikan oleh PT Bursa Efek Jakarta (BEJ) dan PT Bursa Efek Surabaya (BES) pada PT.Bursa Efek Jakarta (BEJ) dan PT. Bursa Efek Surabaya (BES) pada
tanggal 5 Agustus 1996 di Jakarta dengan status sebagai Lembaga Kliring dan Penjaminan (LKP)
• 1997 PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI the Indonesian Central • 1997 PT. Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI-the Indonesian Central
Securities Depository) didirikan pada tanggal 23 Desember 1997 di Jakarta, dan merupakan organisasi non-profit.
• 1997 Kepemilikan asing terhadap saham saham perusahaan domestik • 1997 Kepemilikan asing terhadap saham-saham perusahaan domestik
diperbolehkan hingga 100% dari 49 % yang diijinkan pertama kali. Pada tahun ini juga, pengawasan perdagangan di BEJ mulai dipantau menggunakan mesin SMART
• 2000 Pelaksanaan perubahan Script menjadi Scripless. Scripless Trading (perdagangan tampa warkat) dimulai dengan 4 saham Emiten (PT. Suparma Tbk, PT. Sari Husada Tbk, PT. Multipolar Tbk, dan PT. Dankos Laboratories Tbk) pada tanggal 11 Juli 2000.
5
) p gg
BAPEPAM - LK
BAPEPAM LK
• Bapepam – LK merupakan badan pemerintah di bawah naungan Departemen Keuangan yang memiliki tugas melakukan pembinaan pengaturan dan Keuangan yang memiliki tugas melakukan pembinaan, pengaturan dan pengawasan sehari – hari kegiatan pasar modal. Tujuannya mewujudkan terciptanya kegiatan pasar modal yang teratur, wajar & efisien, serta melindungi kepentingan pemodal dan masyarakat.
Apabila diminta, Bapepam dapat memberikan pernyataan efektif terhadap : a. Peryataan Pendaftaran Emisi :
Saham Saham Obligasi Right Issue
b Pernyataan Pendaftaran Perusahaan Publik : b. Pernyataan Pendaftaran Perusahaan Publik :
– Peryataan Pendaftaran Reksa Dana Kontrak Investasi Kolektif (KIK) – Peryataan Pendaftaran Perusahaan Perorangan Yang Mengajukan
6
Peryataan Pendaftaran Perusahaan Perorangan Yang Mengajukan Penawaran Tender.
BAPEPAM - LK
WEWENANG
Pada pasal 5 UU Pasar Modal, Bapepam berwenang untuk : a. Memberi :
1) izin usaha kepada Bursa Efek, Lembaga Kliring dan Penjaminan, Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian, Reksa Dana, Perusahaan Efek, Penasihat I t i d Bi Ad i i t i Ef k
Investasi dan Biro Administrasi Efek.
2) izin orang perseorangan bagi Wakil Penjamin Emisi Efek, Wakil Perantara Pedagang Efek dan Wakil Manajer Investasi; dan
3) persetujuan bagi Bank Kustodian
b. Mewajibkan pendaftaran Profesi Penunjang Pasar Modal dan Wali Amanat c Menetapkan persyaratan dan tata cara pencalonan dan memberhentikan untuk c. Menetapkan persyaratan dan tata cara pencalonan dan memberhentikan untuk
sementara waktu komisaris dan atau direktur serta menunjuk manajemen sementara Bursa Efek, Lembaga Kliring dan Penjaminan, serta Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian sampai dengan dipilihnya komisaris dan atau direktur yang baru;
7
d. Menetapkan persyaratan dan tata cara Pernyataan Pendaftaran serta menyatakan menunda atau membatalka efektifnya peryataan pendaftaran;
BAPEPAM - LK
e. Mengadakan pemeriksaan dan penyidikan terhadap setiap Pihak dalam hal terjadi peristiwa yang diduga merupakan pelanggaran terhadap Undang-undang dan atau peraturan pelaksanaannya;
f. Mewajibkan setiap Pihak untuk ;
1) Menghentikan atau memperbaiki iklan atau promosi yang berhubungan dengan kegiatan di Pasar Modal ; atau
2) mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk mengatasi akibat yang timbul dari iklan atau promosi dimaksud;
g. melakukan pemeriksaan terhadap :
g p p
1) Setiap Emiten atau Perusahaan Publik yang telah atau diwajibkan menyampaikan Peryataan Pendaftaran kepada Bapepam: atau
2) Pihak yang dipersyaratkan memiliki izin usaha, izin orang perorangan, persetujuan, ) y g p y , g p g , p j , atau pendaftaran profesi berdasarkan Undang-undang.
h. Menunjuk Pihak lain untuk melakukan pemerikasaan tertentu dalam rangka pelaksanaan wewenang Bapepam sebagai dimaksud dalam huruf g;
8
BAPEPAM - LK
j. Membekukan atau membatalkan pencatatan suatu Efek pada Bursa Efek atau menghentikan transaksi Bursa atas Efek tertentu untuk jangka waktu tertentu guna melindungi kepentingan pemodal.
k. Menghentikan kegiatan perdagangan Bursa Efek untuk jangka waktu tertentu dalam keadaan darurat
l Memeriksa keberatan yang diajukan oleh Pihak yang dikenakan sanksi oleh Bursa Efek l. Memeriksa keberatan yang diajukan oleh Pihak yang dikenakan sanksi oleh Bursa Efek,
Lembaga Kliring dan Penjaminan, atau Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian serta memberikan keputusan membatalkan atau menguatkan pengenaan sanksi dimaksud; m. Menetapkan biaya perizinan, persetujuan, pendaftaran, pemeriksaan dan penelitian
serta biaya lain dalam rangka kegiatan Pasar Modal
n. Melakukan tindakan yang diperlukan untuk mencegah kerugian masyarakat sebagai akibat pelanggaran atas ketentuan di bidang Pasar Modal
o. memberikan penjelasan lebih lanjut yang bersifat teknis atas UUPM atau peraturan pelaksanaannya;
p. menetapkan instrument lain sebagai Efek selain yang telah ditentukan dalam Pasal 1
9
angka 5 UU PM; dan
FUNGSI BAPEPAM
Dijelaskan dalam pasal 3 Kepmenkeu RI No. 503/KMK.01/1997 tentang Organisasi dan Tata Kerja Badan Pengawas Pasar Modal, fungsi Bapepam adalah :
a. penyusunan peraturan di bidang Pasar Modal;
b. Pembinaan dan pengawasan terhadap Pihak yang memperoleh izin usaha, persetujuan, pendaftaran dari Bapepam dan Pihak lain yang bergerak di Pasar Modal. persetujuan, pendaftaran dari Bapepam dan Pihak lain yang bergerak di Pasar Modal. c. Penetapan prinsip-prinsip keterbukaan perusahaan bagi Emiten dan Perusahaan Publik d. Penyelesaian keberatan yang diajukan oleh pihak yang dikenakan sanksi oleh Bursay y g j p y g
Efek, Lembaga Kliring dan Penjaminan dan Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian ; e. Penetapan ketentuan akuntansi di bidang Pasar Modal;
f. Pengamanan teknis pelaksanaan tugas pokok Bapepam sesuai dengan kebijaksanaan yang ditetapkan oleh Menteri Keuangan dan berdasarkan peraturan perundangan-undangan yang berlaku.
BURSA EFEK
• Bursa Efek adalah pihak yang menyelenggarakan dan menyediakan sistem atau sarana • Bursa Efek adalah pihak yang menyelenggarakan dan menyediakan sistem atau sarana
perdagangan efek.
• Bursa Efek (BE) dapat menjalankan usaha setelah memperoleh izin dari BAPEPAM • Modal disetor BE sekurang-kurangnya berjumlah Rp.
7.500.000.000,-• Bapepam mempertimbangkan permohonan izin usaha sebagai BE dengan memperhatikan: I t it d k hli l t di k i d k i i
– Integritas dan keahlian calon anggota direksi dan komisaris; – Tingkat kelayakan dari rencana yang telah disusun; dan
– Prospek terbentuknya suatu pasar yang teratur, wajar dan efisien. • Saat ini hanya terdapat 1 Bursa Efek yaitu Bursa Efek Indonesia (BEI) • Peran Bursa Efek :Peran Bursa Efek :
a. memfasilitasi semua perdagangan efek
b. membuat peraturan yang berkaitan dengan kegiatan bursa c. mengupayakan likuiditas instrument
d. mencegah praktek-praktek yang di larang di bursa e men ebarl askan informasi b rsa
e. menyebarluaskan informasi bursa f. menciptakan instrument & jasa baru
• Yang dapat menjadi pemegang saham BE adalah PE yang telah memperoleh izin usaha sebagai Perantara Pedagang Efek
• Pada saat pendirian, BE wajib memiliki minimal 50 pemegang saham.
• BE wajib menerima permohonan PE sepanjang pemegang saham yang menjadi AB belum mencapai 200
• Jumlah anggota direksi & komisaris BE masing-masing sebanyak-banyaknya 7 orang
• Anggota direksi dilarang mempunyai jabatan rangkap sebagai anggota direksi, komisaris atau pegawai pada perusahaan lain.
11
• Anggota direksi & komisaris diangkat untuk masa jabatan selama 3 tahun dan dapat diangkat kembali.
BURSA EFEK
• PE yang menjadi pemegang saham BE dilarang mempunyai hubungan dengan
PE lain yang juga menjadi pemegang saham BE yang sama melalui :
– Kepemilikan, baik langsung maupun tidak langsung, sekurang-kurangnya 20 % dari saham yang mempunyai hak suara ;
– Perangkapan jabatan sebagai anggota direksi atau komisaris; atau
– Pengendalian di bidang pengelolaan dan atau kebijaksanaan perusahaan, baik langsung maupun tidak langsung.
• Saham BE adalah saham atas nama yang mempunyai nilai nominal dan hak
suara yang sama
• Setiap pemegang saham BE hanya dapat memiliki satu saham.
• PE yang tidak memenuhi syarat menjadi AB atau tidak lagi menjadi AB tidak
dapat menggunakan hak suara atas saham yang dimilikinya.
gg
y
g
y
• BE dilarang membagikan deviden kepada pemegang saham
• Pemegang saham BE wajib menyerahkan surat saham BE yang dimilikinya
kepada Lembaga Kliring dan Penjaminan sebagai jaminan atas transaksi yang
12
kepada Lembaga Kliring dan Penjaminan sebagai jaminan atas transaksi yang
dilakukan.
LEMBAGA KLIRING DAN PENJAMINAN (LKP)
Lembaga Kliring dan Penjaminan (LKP) adalah Pihak yang menyelenggarakan jasa kliring dan penjaminan penyelesaian Transaksi Bursa.
Tugas LKP :
¾ Melaksanakan kliring dan penjaminan transaksi bursa yang teratur wajar dan ¾ Melaksanakan kliring dan penjaminan transaksi bursa yang teratur, wajar dan
efisien
¾ Menjamin penyerahan secara fisik baik saham maupun uang.
Sebagai organisasi ang mengat r dirin a sendiri (Self Reg lating Organi ation/SRO) Sebagai organisasi yang mengatur dirinya sendiri (Self Regulating Organization/SRO), LKP wajib menetapkan peraturan penjaminan, kliring transaksi bursa dan hal-hal lainnya yang berkaitan dengan LKP.
Bapepam telah memberikan 1 izin usaha Lembaga Kliring dan Penjaminan; yaitu PT Bapepam telah memberikan 1 izin usaha Lembaga Kliring dan Penjaminan; yaitu PT. Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI)
KPEI didirikan sebagai PT tanggal 5 Agustus 1996 oleh PT BEJ & BES dengan kepemilikan 90% dan 10 %
kepemilikan 90% dan 10 %.
Proses kliring adalah suatu proses penentuan hak & kewajiban anggota kliring transaksi bursa untuk produk ekuiti.
13
Solusi KPEI untuk menangani proses kliring & penyelesaian transaksi bursa adalah sistem e-CLEARS (r) ( Electronic Clearing & Gurantee System)
LEMBAGA KLIRING DAN PENJAMINAN, SERTA
LEMBAGA PENYIMPANAN DAN PENYELESAIAN
• Lembaga kliring dan penjaminan atau Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian dapat menjalankan usaha setelah memperoleh izin usaha dari Bapepam
• Modal disetor Lembaga kliring dan Penjaminan atau Lembaga Penyimpanan dan • Modal disetor Lembaga kliring dan Penjaminan atau Lembaga Penyimpanan dan
Penyelesaian sekurang-kurangnya Rp.
15.000.000.000,-• Saham Lembaga Kliring dan Penjaminan atau Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian adalah saham atas nama yang mempunyai nilai nominal dan hak Penyelesaian adalah saham atas nama yang mempunyai nilai nominal dan hak suara yang sama.
• Saham Lembaga Kliring dan Penjaminan atau Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian hanya dapat dimiliki oleh Bursa Efek, PE, Badan Administrasi Efek,e ye esa a a ya dapat d o e u sa e , , ada d st as e , Bank Kustodian atau Pihak lain atas persetujuan Bapepam.
• Mayoritas saham Lembaga Kliring dan Penjaminan harus dimiliki oleh Bursa Efek.
P i d h h k h L b Kli i d P j i L b
• Pemindahan hak atas saham Lembaga Kliring dan Penjaminan atau Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian hanya dapat dilakukan kepada Bursa Efek, PE, BAE, Bank Kustodian atau pihak lain yang telah memperoleh persetujuan dari Bapepam
14
• Lembaga Kliring dan Penjaminan atau Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian dilarang membagikan dividen kepada pemegang saham.
LEMBAGA PENYIMPANAN DAN PENYELESAIAN (LPP)
Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian (LPP) adalah Pihak yang menyelenggarakan Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian (LPP) adalah Pihak yang menyelenggarakan kegiatan Kustodian sentral bagi Bank Kustodian, Perusahaan Efek, dan Pihak lain.
Tugas LPP :
¾ menyediakan jasa kustodian sentral dan penyelesaian transaksi yang teratur,y j p y y g , wajar dan efisien
¾ mengamankan pemindah tanganan Efek ¾ menyelesaikan transaksi
S b i i i t di i di i (S lf R l ti O i ti /SRO)
Sebagai organisasi yang mengatur dirinya sendiri (Self Regulating Organization/SRO), LPP wajib menetapkan peraturan penyimpanan, penyelesaian transaksi bursa dan hal-hal lainnya yang berkaitan dengan LPP.
Bapepam telah memberikan 1 izin Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian; yaitu PT. Bapepam telah memberikan 1 izin Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian; yaitu PT. Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI)
PT. KUSTODIAN SENTRAL EFEK INDONESIA (KSEI)
PT. KSEI mendapatkan izin usaha pada tanggal 11 November 1998 lembaga tersebut melaksanakan fungsi penyimpanan dan penyelesaian yang sebelumnya dikerjakan oleh PT. Kliring Depositori Efek Indonesia (PT. KDEI).
Kantor :
15 Kantor :
Gd. Bursa Efek Jakarta Tower 1 Lt. 5 Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53
PERUSAHAAN EFEK
Perusahaan Efek adalah Pihak yang melakukan kegiatan usaha sebagai Penjamin Emisi Efek,
Perantara Pedagang Efek, dan atau Manajer Investasi. Yang dapat melakukan kegiatan sebagai perusahaan efek adalah perseroan yang telah memperoleh izin usaha dari Bapepam LK
Bapepam - LK.
• PENJAMIN EMISI EFEK (PEE)
Penjaminan Emisi Efek adalah Pihak yang membuat kontrak dengan Emiten untuk melakukan Penawaran Umum bagi kepentingan Emiten dengan atau tanpa kewajibang p g g p j untuk membeli sisa Efek yang tidak terjual
Sampai dengan 31 Januari 2005 Bapepam telah memberikan izin usaha Perusahaan Efek sebagai perantara Penjamin Emisi Efek sebanyak 172
PERANTARA PEDAGANG EFEK (PPE)
Perantara Pedagang Efek adalah Pihak yang melakukan kegiatan usaha jual beli Efek untuk kepentingan sendiri atau pihak lain.
Tugas PPE : Tugas PPE :
¾ Melaksanakan order jual atau beli yang di amanatkan nasabah
¾ Memberikan rekomendasi kepada nasabah untuk membeli atau menjual efek dengan wajib memperhatikan keadaan keuangan, maksud serta tujuan investasi nasabah.
16
Sampai dengan 31 Januari 2005 Bapepam telah memberikan izin usaha Perusahaan Efek sebagai Perantara Pedagang Efek sebanyak 114
PERUSAHAAN EFEK
MANAJER INVESTASI (MI)
Manajer Investasi adalah Pihak yang kegiatan usahanya mengelola
Portofolio Efek untuk para nasabah atau mengelola portofolio investasi
kolektif untuk sekelompok nasabah, kecuali perusahaan asuransi, dana
pensiun, dan Bank yang melakukan sendiri kegiatan usahanya berdasarkan
p
,
y
g
g
y
peraturan perundang-undangan yang berlaku
Tugas MI :
¾ l l t f li Ef k t k ti b h
¾ mengelola portofolio Efek atas kepentingan nasabah ¾ mengelola reksa dana
¾ mengadakan riset atas Efek serta menganalisa kelayakan investasi
Sampai dengan 31 Januari 2005 Bapepam telah memberikan izin usaha
Perusahaan Efek sebagai Manager Investasi sebanyak 100
LEMBAGA PENUNJANG PASAR MODAL
Lembaga Penunjang Pasar Modal terdiri dari Biro Administrasi Efek (BAE), Kustodian dan Wali Amanat.
• BIRO ADMINISTRASI EFEK (BAE)
Biro Administrasi Efek (BAE) adalah Pihak yang berdasarkan kontrak dengan Emiten melaksanakan pencatatan pemilikan Efek dan pembagian hak yang Emiten melaksanakan pencatatan pemilikan Efek dan pembagian hak yang berkaitan dengan Efek.
Tugas BAE :
¾ M l k d ft k ilik Ef k d l b k d ft
¾ Menyelenggarakan pendaftaran kepemilikan Efek dalam buku daftar pemegang Efek emiten.
¾ Melakukan pembagian hak yang berkaitan dengan Efek berdasarkan kontrak yang dibuat dengan emiten.
BAE dapat menjalankan usaha setelah memperoleh ijin dari Bapepam – LK.
18
Sampai dengan 31 Juli 2004 Bapepam telah memberikan 12 izin usaha Biro Administrasi Efek
LEMBAGA PENUNJANG PASAR MODAL
LEMBAGA PENUNJANG PASAR MODAL
• BANK KUSTODIAN
Dalam
menjalankan
fungsi
pengawasannya,
Bapepam
memberikan
persetujuan bagi Bank Kustodian.
Bank Kustodian adalah Pihak yang memberikan jasa penitipan kolektif dan
harta lainnya yang berkaitan dengan Efek serta jasa lain, termasuk
menerima dividen, bunga dan hak-hak lain, menyelesaikan transaksi efek,
menerima dividen, bunga dan hak hak lain, menyelesaikan transaksi efek,
mewakili pemegang rekening yang menjadi nasabahnya. Sedangkan Pihak
yang dapat melaksanakan kegiatan usaha sebagai Kustodian adalah LPP,
Perusahaan Efek, atau Bank Umum yang telah mendapat persetujuan dari
Bapepam
Bapepam.
Sampai dengan 31 Desember 2004, jumlah Bank Kustodian yang telah
mendapat persetujuan dari Bapepam sebanyak 19 Bank Kustodian.
19
LEMBAGA PENUNJANG PASAR MODAL
LEMBAGA PENUNJANG PASAR MODAL
•
WALI AMANAT
Wali Amanat adalah Pihak yang mewakili kepentingan Pemegang Efek Wali Amanat adalah Pihak yang mewakili kepentingan Pemegang Efek bersifat utang
Tugas Wali Amanat :
¾ menghadiri Rapat Umum Pemegang Obligasi (RUPO) ¾ menghadiri Rapat Umum Pemegang Obligasi (RUPO)
¾ mewakili kepentingan pemegang obligasi dalam hubungan dengan emiten. Bank Umum yang akan bertindak sebagai Wali Amanat wajib terlebih dahulu
t d ft di B t k d tk S t T d T d ft b i W li
terdaftar di Bapepam untuk mendapatkan Surat Tanda Terdaftar sebagai Wali Amanat
Kegiatan usaha sebagai Amanat Wali amanat dapat dilakukan oleh Bank Umum dan Pihak lain yang ditetapkan dengan peraturan pemerintah
Umum dan Pihak lain yang ditetapkan dengan peraturan pemerintah.
Wali Amanat dapat mejalankan usaha di bidang Pasar Modal setalah terdaftar di Bapepam
LEMBAGA PENUNJANG PASAR MODAL
• Wali Amanat dilarang menpunyai Afiliasi dengan Emiten, kecuali hubungan Afiliasi yang terjadi karena kepemilikan atau penyertaan modal Pemerintah.
• Wali Amanat mewakili kepentingan pemegang Efek bersifat utang baik di dalam maupun di luar pengadilan
maupun di luar pengadilan
• Wali Amanat dilarang mempunyai hubungan kredit dengan Emiten dalam jumlah sesuai dengan ketentuan Bapepam yang dapat mengakibatkan benturan kepentingan antara Wali Amanat sebagai kreditur dan wakil pemegang Efekp g g p g g bersifat utang.
• Pengguna jasa Wali Amanat ditentukan dalam peraturan Bapepam.
Emiten dan Wali Amanat wajib membuat kontrak perwaliamanatan sesuai dengan • Emiten dan Wali Amanat wajib membuat kontrak perwaliamanatan sesuai dengan
ketentuan yang ditetapkan oleh Bapepam.
• Wali Amanat wajib memberikan ganti rugi kepada pemegang Efek bersifat utang atas kerugian karena kelalaiannya dalam pelaksanaan tugasnya sebagaimana atas e ug a a e a e a a a ya da a pe a sa aa tugas ya sebaga a a diatur dalam Undang-undang Pasar Modal beserta peraturan pelaksanaannya serta kontrak perwaliamanatan.
• Wali Amanat dilarang merangkap sebagai penanggung dalam emisi Efek bersifat t
21
utang yang sama
Sampai dengan bulan Mei 2004, jumlah Wali Amanat yang terdaftar di Bapepam sebanyak 14
• PEMERINGKAT EFEK
Perusahaan Pemeringkat Efek adalah Pihak yang menerbitkan peringkat-peringkat bagi surat utang (debt securities), seperti obligasi dan commercial paper.
Tujuan pemeringkatan adalah untuk memberikan opini (independen obyektif dan Tujuan pemeringkatan adalah untuk memberikan opini (independen, obyektif dan jujur) mengenai resiko suatu efek hutang.
Sampai dengan saat ini, Bapepam telah memberikan 2 izin usaha Perusahaan Pemeringkat Efek yaitu kepada :
1. PT Pefindo
Graha Internusa Lt. 3, Suite. 302 – Jl. HR. Rasuna Said Kav. X-D Jakarta 12950 Telp : 5272877 Fax : 5272878
2. PT Kasnic Credit Rating Indonesia
Menara Rajawali Lt. 11, Jl. Mega Kuningan Lot. 5.1 – Jakarta 12950 Telp : 5761431 Fax : 5761430
PROFESI PENUNJANG PASAR MODAL
Profesi Penunjang Pasar Modal terdiri dari Akuntan, Konsultan Hukum, Penilai, Notaris dan profesi lain yang ditetapkan Peraturan Pemerintah.
• AKUNTAN
Akuntan Publik adalah Pihak yang memberikan pendapat atas kewajaran, dalam semua hal yang material, posisi keuangan, hasil usaha serta arus kas sesuai dengan prinsip akutansi yang berlaku umum, memberi petunjuk pelaksanaan cara-cara pembukuan yang baik (jika diperlukan)
Ak t i l k k k i t dibid P M d l jib t l bih d h l t d ft Akutansi yang melakukan kegiatan dibidang Pasar Modal wajib terlebih dahulu terdaftar di Bapepam untuk mendapatkan Surat Tanda Terdaftar Profesi Penunjang Pasar Modal untuk Akuntan
Sampai dengan 31 Juli 2004, jumlah Akutansi Publik terdaftar di Bapepam sebanyak 378 dari 196 Kantor Akuntan Publik
dari 196 Kantor Akuntan Publik.
• KONSULTAN HUKUM
Konsultan Hukum bertugas melakukan pemeriksaan secara menyeluruh dari segi hukum (legal audit), memberikan pendapat dari segi hukum (legal opinion) terhadap emiten dan
( g ), p p g ( g p ) p
perusahaan publik.
Konsultan Hukum yang melakukan kegiatan dibidang Pasar Modal wajib terlebih dahulu terdaftar di Bapepam untuk mendapatkan Surat Tanda Terdaftar Profesi Penunjang Pasar Modal untuk Konsultan Hukum.
23 Sampai dengan 30 Januari 2005, Jumlah Kunsultan Hukum yang terdaftar di Bapepam sebanyak 550 Rekan dari 291 kantor Konsultan Hukum
PROFESI PENUNJANG PASAR MODAL
• PENILAI
Penilai adalah Pihak yang melakukan penilaian terhadap aktiva tetap perusahaan, kemudian menerbitkan dan menanda – tangani laporan penilai, yaitu pendapat atas nilai wajar aktiva yang di susun berdasar pemeriksaan menurut keahlian penilai.
Penilai di Pasar Modal ada 2, yaitu :
1. Penilai fixed asset yang memberikan penilaian atas kewajaran nilai dari asset-asset yang dimiliki oleh perusahaan.
2. Penilai usaha yang melakukan penilaian atas kewajaran dari bisnis perusahaan. Biasanya dilakukan terhadap perusahaan yang akan melakukan corporate action,y p p y g p , misalnya : merger, akuisisi.
Penilai yang melakukan kegiatan di bidang Pasar Modal wajib terlebih dahulu terdaftar di Bapepam untuk mendapatkan Surat Tanda Terdaftar Profesi Penunjang Pasar Modal untuk Penilai.
Sampai dengan 31 Juli 2004, Jumlah Penilai yang terdaftar di Bapepam sebanyak 112 • NOTARIS
Notaris adalah Pejabat Umum yang berwenang membuat Akta Anggaran dasar dan Akta P b h A D t k b t P j ji E i i Ef k P j ji A t Perubahan Anggaran Dasar termasuk pembuatan Perjanjian Emisi Efek, Perjanjian Antar Penjamin Emisi Efek dan Perjanjian Agen Penjual, menyiapkan Kontrak Investasi Kolektif (KIK) reksa dana serta perubahannya, serta membuat berita acara RUPS.
Notaris yang melakukan kegiatan dibidang Pasar Modal wajib terlebih dahulu terdaftar di Bapepam untuk mendapatkan Surat Tanda Profesi Penunjang Pasar Modal untuk Notaris
24
Bapepam untuk mendapatkan Surat Tanda Profesi Penunjang Pasar Modal untuk Notaris. Sampai dengan 31 November 2004, jumlah Notaris yang terdaftar di Bapepam sebanyak 722
EMITEN PERUSAHAAN PUBLIK & REKSA DANA
EMITEN, PERUSAHAAN PUBLIK & REKSA DANA
EMITEN
• Emiten : Pihak yang melakukan penawaran umum
• Penawaran Umum : Kegiatan penawaran efek yang dilakukan
emiten untuk menjual Efek kepada WNI dengan menggunakan
j
p
g
gg
media massa atau ditawarkan kepada lebih dari 100 Pihak atau telah
dijual kepada lebih dari 50 Pihak dalam batas nilai serta batas waktu
tertentu.
PERUSAHAAN PUBLIK
• Perseroan yang sahamnya telah dimiliki sekurang-kurangnya oleh
300 pemegang saham dan memiliki modal disetor sekurang –
kurangnya Rp. 3 Miliar atau suatu jumlah pemegang saham dan
modal disetor yang ditetapkan dengan Peraturan Pemerintah.
EMITEN, PERUSAHAAN PUBLIK & REKSA DANA
REKSA DANA
• Reksa dana berbentuk Perseroan menjalankan usaha setelah memperoleh izin dari Bapepam
Bapepam.
• Maksud dan tujuan Reksa Dana berbentuk perseroan hanya untuk menyelenggarakan kegiatan usaha Reksa Dana.
• Pengeluaran saham baru, pembelian kembali, dan pengalihan saham bagi Reksa Dana terbuka berbentuk Perseroan dapat dilakukan tanpa persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham.
• Reksa Dana berbentuk Perseroan wajib dibubarkan dalam hal izin usaha Reksa Dana tersebut dicabut oleh Bapepam
• Dalam hal MI dan atau Direktur Reksa Dana berbentuk Perseroan/ kontrak investasi
k l ktif l k k l t h d UU N 8 t h 1995 t
kolektif melakukan pelanggaran terhadap UU No. 8 tahun 1995, peraturan pelaksanaanya, kontrak pengelolaan Reksa Dana dan atau anggaran dasar Reksa Dana, Bapepam berwenang membekukan kegiatan usaha Reksa Dana, mengamankan kekayaan, dan menunjuk MI lain untuk mengelola kekayaan Reksa
D t b t i i R k D di k d
26
WAKIL PERUSAHAAN EFEK
Orang perseorangan yang melakukan kegiatan PE wajib memiliki izin Wakil Perusahaan Efek, kecuali :
a. orang perseorangan yang bekerja pada Perusahaan Efek hanya terbatas pada pekerjaan tata usaha atau administrasi;
pekerjaan tata usaha atau administrasi;
a. orang perseorangan yang hanya melakukan kegiatan atas Efek yang bersifat utang yang jatuh temponya tidak lebih dari 1 tahun, sertifikat deposito, polis asuransi, Efek yang diterbitkan atau dijamin oleh Pemerintah Indonesia atau Efek lain yang ditetapkan oleh Bapepam;
b. orang perseorangan bukan pegawai Perusahaan Efek dan terdaftar di Bapepam sebagai Profesi Penunjang Pasar Modal;
c. orang perseorangan bukan pegawai Perusahaan Efek yang menerbitkan analisis atau melaporkan tentang Efek tanpa menerima imbalan tertentu dan tidak
k h t t
merupakan usaha tetap;
d. orang perseorangan bukan pegawai Perusahaan Efek yang memberi nasihat tentang Efek kepada 15 orang atau kurang dengan memperoleh imbalan, atau kepada 16 orang atau lebih tanpa memperoleh imbalan tertentu;
e. orang perseorangan bukan pegawai Perusahaan Efek dan yang mengelola portofolio Efek tanpa memperoleh imbalan;
f. pegawai perusahaan asuransi atau dana pensiun yang mengelola portofolio Efek sebagai bagian dari usaha perusahaan; dan
27
g. para penulis yang menerbitkan analisis atau laporan tentang Efek yang diterbitkan dalam media masa kecuali para penulis yang memberikan jasa Penasihat Investasi.
WAKIL PERUSAHAAN EFEK
Yang dapat melakukan kegiatan sebagai Wakil Penjamin Emisi Efek, Wakil
perantara pedagang Efek atau Wakil Manajer Investasi hanya orang
perantara pedagang Efek atau Wakil Manajer Investasi hanya orang
perseorangan yang telah memperoleh izin dari Bapepam.
Izin orang perseorangan sebagai :
• Wakil PEE hanya diberikan kepada orang perorangan yang memiliki
keahlian di bidang penjaminan emisi dan keperantaraan-pedagang Efek,
orang perseorangan yang memiliki izin sebagai Wakil PEE dapat bertindak
sebagai Wakil PEE.
• Wakil PEE hanya diberikan kepada orang perorangan yang memiliki
keahlian di bidang keperantaraan-pedangan Efek; dan
• Wakil Menajer Investasi hanya diberikan kepada orang perorangan yang
memiliki keahlian di bidangn analisa Efek dan pengelolaan Portofolio Efek.
• Orang perseorangan yang memiliki ijin sebagai Wakil PEE Wakil PPE atau
28
Orang perseorangan yang memiliki ijin sebagai Wakil PEE, Wakil PPE atau
Wakil MI dilarang bekerja pada lebih dari satu Perusahaan Efek.
WAKIL PERUSAHAAN EFEK
• Orang perseorangan yang telah memperoleh izin sebagai Wakil Penjamin Emisi Efek atau Wakil Perantara Pedagang Efek, tetapi tidak mempunyai izin Wakil Manajer Investasi, dapat memberikan nasihat di bidang investasi sepanjang Manajer Investasi, dapat memberikan nasihat di bidang investasi sepanjang kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka menjalankan kegiatannya di bidang Efek dan tidak menerima imbalan tertentu untuk jasa pemberian nasihat tersebut.
• Jika orang perseorangan yang memiliki izin sebagai Wakil Penjamin Emisi Efek atau Wakil Perantara Pedagang Efek dalam jangka waktu 24 (dua puluh empat) bulan berturut-turut tidak bekerja pada suatu Perusahaan Efek, maka orangj p , g perseorangan dimaksud wajib mengikuti dan lulus ujian yang diselenggarakan oleh Panitia Standar Profesi.
O iliki i i b i W kil P h Ef k jib
• Orang perseorangan yang memiliki izin sebagai Wakil Perusahaan Efek, wajib melaporkan kepada Bapepam dalam waktu 14 (empat belas) hari terhitung sejak yang bersangkutan berhenti bekerja atau pindah bekerja pada Perusahaan Efek lain.
TATA CARA PEMERIKSAAN DI
TATA CARA PEMERIKSAAN DI
BIDANG PASAR MODAL
• Peraturan Pemerintah RI
• Nomor 46 tahun 1995
KETENTUAN UMUM &
TUJUAN PEMERIKSAAN
TUJUAN PEMERIKSAAN
KETENTUAN UMUM
PEMERIKSA adalah Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Bapepam yang diangkat oleh PEMERIKSA adalah Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Bapepam yang diangkat oleh
Ketua Bapepam sebagai pemeriksa untuk melakukan pemeriksaan dimaksud dalam Pasal 100 UU No. 8 Th. 1995 Tentang Pasar Modal
PEMERIKSAAN adalah serangkaian kegiatan mencari, mengumpulkan, dan mengolah PEMERIKSAAN adalah serangkaian kegiatan mencari, mengumpulkan, dan mengolah
data dan atau keterangan lain yang dilakukan oleh Pemeriksa untuk membuktikan ada atau tidak adanya pelanggaran atas peraturan perundang-undangan di bidang Pasar Modal
TUJUAN PEMERIKSAAN
¾ Membuktikan ada atau tidaknya pelanggaran atas peraturan perundang-undangan di bidang Pasar Modal;
¾ Pemeriksaan dapat dilakukan dalam hal : ¾ Pemeriksaan dapat dilakukan dalam hal :
Adanya laporan, pemberitahuan atau pengaduan dari Pihak tentang adanya pelanggaran atas peraturan
Tidak terpenuhinya kewajiban yang harus dilakukan oleh Pihak-Pihak yang
31
memperoleh perizinan, persetujuan / pendaftaran dari Bapepam Terdapat petunjuk tentang pelanggaran atas peraturan
KETENTUAN UMUM &
TUJUAN PEMERIKSAAN
TUJUAN PEMERIKSAAN
• Pemeriksa membuat laporan pemeriksaan untuk dipergunakan sebagai
dasar untuk membuktikan ada atau tidak adanya pelanggaran atas
peraturan perundang -undangan dibidang Pasar Modal.
L
ik
b
i
t
b t di
t
di
ik
k
d
• Laporan pemeriksaan sebagaimana tersebut di atas disampaikan kepada
Ketua Bapepam
• Apabila dalam pemeriksaan ditemukan bukti permulaan tentang adanya
• Apabila dalam pemeriksaan ditemukan bukti permulaan tentang adanya
tindak pidana di bidang Pasar Modal, Pemeriksaaan tetap dilanjutkan dan
Pemeriksa wajib membuat laporan kepada ketua Bapepam mengenai
ditemukannya bukti permulaan tindak pidana tsb.
• Berdasarkan bukti permulaan tsb, Ketua Bapepam dapat menetapkan
dimulainya Penyidikan.
DIREKSI DAN KOMISARIS PERUSAHAAN EFEK
Peraturan Nomor : V.A.1 : Perizinan Perusahaan Efek Angka 2 dan 3:
Anggota direksi dan komisaris Perusahaan Efek wajib memenuhi persyaratan sekurang-kurangnya sebagai berikut :g g y g
a. orang perseorangan yang cakap melakukan perbuatan hukum;
b. tidak pernah dinyatakan pailit atau menjadi direktur atau komisaris yang dinyatakan bersalah menyebabkan suatu perusahaan dinyatakan pailit;y y p y p
c. tidak pernah melakukan perbuatan tercela atau dihukum karena terbukti melakukan tindak pidana di bidang keuangan;
d. memiliki akhlak dan moral yang baik; dan e. memiliki keahlian di bidang Pasar Modal.
Ketentuan lain yang wajib dipenuhi oleh direksi dan komisaris adalah sebagai berikut:
a. Direktur Perusahaan Efek dilarang mempunyai jabatan rangkap pada perusahaan lain, dan komisaris dilarang menrangkap sebagai komisaris pada Perusahaan Efek lain;
b. semua anggota direksi Perusahaan Efek wajib memiliki izin orang perseorangan sebagai Wakil Perusahaan Efek sesuai dengan bidang
33
perseorangan sebagai Wakil Perusahaan Efek sesuai dengan bidang tugasnya masing-masing; dan
DIREKSI DAN KOMISARIS PERUSAHAAN EFEK
Peraturan Nomor : V.A.1 : Perizinan Perusahaan Efek
Direksi dan komisaris Perusahaan Efek wajib memenuhi persyaratan berikut :
1. Persyaratan integritas, yang meliputi:
a
orang perseorangan yang cakap melakukan perbuatan hukum;
a.orang perseorangan yang cakap melakukan perbuatan hukum;
b.
tidak pernah dinyatakan pailit atau menjadi direktur atau komisaris yang
dinyatakan bersalah menyebabkan suatu perusahaan dinyatakan pailit;
ctidak pernah melakukan perbuatan tercela atau dihukum karena terbukti
c.tidak pernah melakukan perbuatan tercela atau dihukum karena terbukti
melakukan tindak pidana di bidang keuangan;
d.memiliki akhlak dan moral yang baik;
e.
memiliki komitmen yang tinggi untuk mematuhi peraturan
perundang-e.memiliki komitmen yang tinggi untuk mematuhi peraturan perundang
undangan yang berlaku; dan
f.
memiliki komitmen yang tinggi terhadap pengembangan operasional
Perusahaan Efek yang sehat; dan
DIREKSI DAN KOMISARIS PERUSAHAAN EFEK
Peraturan Nomor : V.A.1 : Perizinan Perusahaan Efek Angka 2 dan 3:
2. persyaratan kompetensi dan keahlian di bidang Pasar Modal dengan ketentuan b i b ik t
sebagai berikut:
a) bagi calon komisaris:
• memiliki keahlian di bidang Pasar Modal yang memadai dan relevan dengan jabatannya; dan atau
j y ;
• memiliki pengalaman minimal 2 (dua) tahun pada perusahaan yang bergerak di bidang Pasar Modal dan atau keuangan;
b) bagi calon anggota direksi: b) bagi calon anggota direksi:
• memiliki pengetahuan di bidang Pasar Modal yang memadai dan relevan dengan jabatannya serta paling kurang berpendidikan akademi setingkat diploma; dan
• memiliki pengalaman dan keahlian di bidang Pasar Modal dan atau bidang keuangan
li k 2 (d ) t h d j b t j i l di h b k di
paling kurang 2 (dua) tahun pada jabatan manajerial di perusahaan yang bergerak di bidang Pasar Modal dan atau keuangan.
• Bagi direksi Perusahaan Efek yang melakukan kegiatan usaha sebagai Manajer Investasi, memiliki pengalaman dan keahlian paling kurang 3 (tiga) tahun pada jabatan
35
manajerial di perusahaan yang bergerak di perusahaan yang terkait dengan pengelolaan dana nasabah yang dinvestasikan pada portofolio Efek atau portofolio investasi kolektif.
DIREKSI DAN KOMISARIS PERUSAHAAN EFEK
Peraturan Nomor : V.A.1 : Perizinan Perusahaan Efek Angka 2 dan 3:
• Semua
anggota
direksi
Perusahaan
Efek
wajib
memiliki
izin
orang
perseorangan sebagai Wakil Perusahaan Efek sesuai dengan bidang
tugasnya masing-masing.
• Anggota direksi Perusahaan Efek dilarang mempunyai jabatan rangkap pada
perusahaan lain kecuali sebagai komisaris Bursa Efek, Lembaga Kliring dan
Penjaminan atau Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian
Penjaminan atau Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian.
• Komisaris Perusahaan Efek dilarang merangkap sebagai komisaris pada
Perusahaan Efek lain.
Perusahaan Efek lain.
• Anggota direksi Perusahaan Efek wajib berdomisili di Indonesia.
PERIZINAN PERUSAHAAN EFEK
P
t
B
V A 1
Peraturan Bapepam : V.A.1
Pihak yang dapat melakukan kegiatan usaha sebagai Perusahaan Efek adalah Perseroan yang telah memperoleh izin usaha dari Bapepam dan LK
Perseroan yang telah memperoleh izin usaha dari Bapepam dan LK. Jenis-jenis Izin usaha /kegiatan usaha Perusahaan Efek :
• Izin usaha sebagai Penjamin Emisi Efek berlaku juga sebagai izin usaha Perantara Pedagang Efek. Sedangkan izin usaha sebagai Perantara Pedagang
Ef k id k d di k k l k k k i h b i P j i
Efek tidak dapat digunakan untuk melakukan kegiatan usaha sebagai Penjamin Emisi Efek.
• Izin usaha sebagai Penjamin Emisi Efek dapat menjalankan kegiatan penjaminan emisi Efek dan kegiatan lain yang berkaitan dengan aksi korporasi, yaitug y g g p y pemberian nasihat dalam rangka penerbitan Efek, penggabungan, peleburan, pengambilalihan, dan atau restrukturisasi, serta kegiatan lain sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh Bapepam dan LK.
• Izin usaha sebagai Perantara Pedagang Efek dapat menjalankan kegiatan jualg g g p j g j beli Efek untuk kepentingan sendiri atau Pihak lain serta kegiatan lain sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh Bapepam dan LK.
• Izin usaha sebagai Manajer Investasi dapat menjalankan kegiatan pengelolaan dana nasabah yang diinvestasikan pada portofolio Efek atau portofolio investasi
37
dana nasabah yang diinvestasikan pada portofolio Efek atau portofolio investasi kolektif, serta kegiatan lain sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh Bapepam dan LK.
PERIZINAN PERUSAHAAN EFEK
Peraturan Bapepam : V.A.1
Perusahaan Efek dilarang untuk dikendalikan, baik langsung maupun tidak langsung, oleh orang perseorangan yang :
• pernah melakukan perbuatan tercela dan atau dihukum karena terbukti melakukan tindak pidana di bidang keuangan ; dan
p g g ;
• tidak memiliki akhlak dan moral yang baik.
Izin usaha Perusahaan Efek dapat dicabut oleh Bapepam dan LK berdasarkan atas hal berikut:
1) I i h dik b lik l h P h Ef k b k k d B d
1) Izin usaha dikembalikan oleh Perusahaan Efek yang bersangkutan kepada Bapepam dan LK;
2) Pelanggaran terhadap perundang-undangan di bidang Pasar Modal; atau 3) Perusahaan Efek bubar.
Izin usaha Perusahaan Efek dapat dicabut apabila antara lain:
1) Perusahaan tidak melakukan kegiatan sebagai Perusahaan Efek dengan kondisi: a. kantor Perusahaan Efek tidak ditemukan;
b. kantor Perusahaan Efek ditemukan, namun dalam jangka waktu 2 (dua) tahun berturut-t t P h Ef k tid k l k k k i t h b i P j i E i i Ef k turut Perusahaan Efek tidak melakukan kegiatan usaha sebagai Penjamin Emisi Efek, Perantara Pedagang Efek, dan atau Manajer Investasi; dan atau
c. Perusahaan Efek tidak memiliki pegawai;
2) Perusahaan Efek tidak dapat memenuhi kekurangan yang dipersyaratkan sesuai dengan peraturan yang berlaku setelah kesempatan dan jangka waktu yang diberikan terlewati; dan
38
p y g p j g y g
atau
3) Perusahaan terbukti melakukan pelanggaran tindak pidana sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal.
PENGENDALIAN INTERN DAN
PENYELENGGARAAN PEMBUKUAN
PENYELENGGARAAN PEMBUKUAN
OLEH PERUSAHAAN EFEK
•
PERATURAN NOMOR V.D.3
•
KEPUTUSAN KETUA BAPEPAM
•
KEPUTUSAN KETUA BAPEPAM
•
NOMOR : KEP-28/PM/1996
PENGENDALIAN INTERN
PENGENDALIAN INTERN
• Setiap PE yang melakukan transaksi untuk kepentingan
Pihak bukan terafiliasi harus memiliki 4 bagian sbb:
¾ Bagian jasa Kustodian
¾ Bagian pembukuan
¾ Bagian pembukuan
¾ Bagian pesanan dan perdagangan ;
¾ Bagian pemasaran
BAGIAN KUSTODIAN
Wajib bertanggung jawab atas penerimaan dan penyerahan dana dan Efek
serta penyimpanan dana dan Efek dengan ketentuan :
p
y
p
g
Dana, Efek, dan atau dokumen yang berkaitan dengan Efek :
• Harus disimpan di ruangan besi, brankas, lemari besi yang aman, Bank
Kustodian atau Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian ;
Kustodian, atau Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian ;
• Harus dihitung dan direkonsiliasikan dengan buku pembantu Efek dan
Rekening Efek;
• Harus disimpan dalam tempat yang berbeda dengan tempat Rekening Efek
Kustodian dimana disimpan dana, Efek dan dokumen yang dimiliki oleh
nasabah PE.
• Harus diamankan terhadap penyalahgunaan, kehilangan, dan pemakaian
oleh pihak yang tidak berwenang
• Dilarang diserahkan keluar bagian jasa kustodian, kecuali didasarkan
41
Dilarang diserahkan keluar bagian jasa kustodian, kecuali didasarkan
BAGIAN PEMBUKUAN
•
Bagian pembukuan wajib bertanggung jawab atas pemeliharaan catatan dan
buku Perusahaan antara lain meliputi :
a) Rekening Efek nasabah (Securities Account)
Memuat : tanggal transaksi, uraian transaksi, jumlah dana, jumlah efek,
kurs transaksi
kurs transaksi
b) Buku Pembantu Efek (Securities Ledgers)
Jumlah/nominal, nama pada sisi debet, dimana efek disimpan pada sisi
kredit. Sisi Debet dan Kredit harus menunjukan saldo yang sama
j
y
g
c) Buku Besar (General Ledgers)
Aktiva, kewajiban, pendapatan dan biaya serta modal perusahaan
d) Buku pembantu Transaksi (Transaksi Ledgers)
d) Buku pembantu Transaksi (Transaksi Ledgers)
Harus dibuat berdasar konfirmasi yang dikirim ke nasabah yang memuat
: tanggal transaksi, jenis transaksi (B/J), harga, komisi dan biaya, tanggal
kewajiban
penyelesaian
nama
&
alamat
pembeli/penjual,
nomor
42
j
p
y
p
p
j
,
transaksi, jumlah efek, metode penyelesaian informasi mengenai tindak
lanjut penyelesaian transaksi
BAGIAN PESANAN DAN PERDAGANGAN
•
Wajib
bertanggung
jawab
untuk
memproses
pesanan
baik
untuk
kepentingan
nasabah
maupun
kepentingan
PE
dan
melaksanakan
kepentingan
nasabah
maupun
kepentingan
PE
dan
melaksanakan
transaksi Efek, dengan ketentuan:
a. Catatan terinci dari setiap pesanan dan setiap instruksi nasabah harus
dibuat dan disimpan oleh Pegawai bagian pesanan pesanan dan
dibuat dan disimpan oleh Pegawai bagian pesanan pesanan dan
perdagangan ;
b. Catatatan persetujuan oleh pengawas atas setiap pesanan sebelum
melaksanakan transaksi dengan ketentuan bahwa pengawas terlebih
melaksanakan transaksi, dengan ketentuan bahwa pengawas terlebih
dahulu telah melakukan :
– verifikasi bahwa Rekening Efek telah dibuka dan disetujui oleh
pengawas bagian pemasaran ; dan
verifikasi bahwa telah tersedia dana & Efek cukup dalam Rekening
– verifikasi bahwa telah tersedia dana & Efek cukup dalam Rekening
Efek untuk memenuhi penyelesaian transaksi Efek tsb.
c. Catatan atas transaksi Efek harus dibuat dan disimpan oleh bagian
Pesanan
dan
Perdagangan
dan
bagian
pembukuan
dan
buku
43Pesanan
dan
Perdagangan,
dan
bagian
pembukuan
dan
buku
pembantu transaksi;
BAGIAN PEMASARAN
BAGIAN PEMASARAN
¾ Wajib bertanggung jawab untuk membuat kontrak dengan nasabah
i
b k
k
i
Ef k d
i
mengenai pembukaan rekening Efek dan menerima pesanan
nasabah untuk membeli atau menjual Efek, dengan ketentuan Sbb:
T
k i
f k
t k
k
ti
b h
tid k
d
t
a.
Transaksi
efek
untuk
kepentingan
nasabah
tidak
dapat
dilaksanakan sebelum rekening Efek dibuka atas nama nasabah
ybs, kecuali :
–
Membeli atau menjual saham atau unit peryetaan Reksa Dana
terbuka;
–
memesan Efek dalam rangka Penawaran Umum; dan
memesan Efek dalam rangka Penawaran Umum; dan
–
membeli atau menjual Efek untuk kepentingan PE lain, Pihak
terafiliasi dengan PE dimaksud, Bank, Perusahaan Asuransi,
Dana Pensin, atau Lembaga Keuangan lain;
BAGIAN PEMASARAN
b.
Kontrak pembukuan rekening Efek harus memuat bahwa :
1 Ef k d d d l R k i Ef k t b t d t di k
1. Efek dan dana dalam Rekening Efek tersebut dapat dipergunakan
sebagai jaminan penyelesaian kewajiban nasabah tersebut terhadap Perusahaan Efek;
2. PE mempunyai hak untuk membeli Efek untuk Rekening Efek, dengan 2. PE mempunyai hak untuk membeli Efek untuk Rekening Efek, dengan
tujuan untuk menutup saldo negatif Efek (Short Position)
3. PE dapat meminta dana atau Efek dari pemegang Rekening tsb,
sebelum pelaksanaan Transaksi Efek;
4. Dana dan Efek dalam Rekening Efek atas nama nasabah dapat
disimpan dalam Rekening Efek pada Bank Kustodian atau Lem.
Penyimpanan dan Penyelesaian a/n. Perusahaan Efek untuk
kepentingan nasabah ybs,sepanjang terhadap catatan dalam Rekening kepentingan nasabah ybs,sepanjang terhadap catatan dalam Rekening Efek pada Bank Kustodian atau Lem. Penyimpanan dan Penyelesaian tersebut bahwa dana dan Efek dimaksud dimiliki oleh nasabah PE;
5. Dalam hal dana menunjukkan saldo negatif dalam Rekening Efek
nasabah PE dapat mengg nakan Efek dalam Rekening Efek Nasabah
45
nasabah, PE dapat menggunakan Efek dalam Rekening Efek Nasabah tersebut. Sebagai jaminan atas kredit bank atau lembaga keuangan lainnya.
BAGIAN PEMASARAN
¾ Rekening Efek harus memuat hal-hal sbb:
a. Dalam hal pembelian, penjualan, penerimaan dan penyerahan Efek dan atau dana untuk Rekening Efek nasabah tertentu, perlu dicatat :g , p
1) tanggal transaksi; 2) uraian transaksi;
3) Jumlah dana (jika ada); 4) Jumlah Efek (jika ada); dan; 4) Jumlah Efek,(jika ada); dan; 5) kurs transaksi (jika ada);
b. Untuk setiap Rekening Efek perlu dicatat : 1) dana dan alamat nasabah;) ;
2) wakil PE yang ditunjuk; 3) NPWP; dan
4) Nama, alamat, nomor telepon, dan nomor faksimili PE
c. Posisi portfolio Efek nasabah pada tanggal laporan dan dikirimkan kepada nasabahnya setiap bulan; dan
d. Transaksi yang termuat dalam Rekening Efek mencakup : 1) T k i t l h dil k k
46
1) Transaksi yang telah dilaksanakan;
2) jumlah dividen, saham bonus, bunga, hak memesan efek terlebih dahulu, dan hak-hak lainnya;
PEMELIHARAAN & PELAPORAN
MODAL KERJA BERSIH
MODAL KERJA BERSIH
DISESUAIKAN
• PERATURAN NOMOR V.D.5
• KEPUTUSAN KETUA BAPEPAM
• NOMOR : Kep-20/PM/2003
SETIAP PE WAJIB MEMILIKI MKBD DENGAN
KETENTUAN SBB :
KETENTUAN SBB :
IJIN USAHA Per 31 Desember 2003 Per 31 Desember 2004
Minimal Minimal Minimal Minimal
MDS MKBD MDS MKBD
Penjamin Emisi Efek (PEE) 25 Milyar 10 Milyar 50 Milyar 25 Milyar Perantara Pedagang Efek (PPE) Yang 15 Milyar 10 Milyar 30 Milyar 25 Milyar Perantara Pedagang Efek (PPE) Yang
mengadministrasikan Rekening Efek Nasabah
15 Milyar 10 Milyar 30 Milyar 25 Milyar Perantara Pedagang Efek (PPE) Yang
Tidak Mengadministrasikan Rekening
500 Juta 200 Juta 500 Juta 200 Juta
g g
Efek Nasabah
Manajer Investasi 3 Milyar 200 Juta 5 Milyar 200 Juta Penjamin Emisi Efek (PEE) dan j ( ) 28 Milyar 10,2 Milyar 55 Milyar 25,2 Milyar Manajer Investasi (MI)
y , y y , y
Perantara Pedagang Efek (PPE) Yang Mengadministrasikan Rekening Efek Nasabah dan Manajer Investasi (MI)
18 Milyar 10,2 Milyar 35 Milyar 25, 2 Milyar
48 MKBD = Jumlah seluruh kas & Bank, aktiva lain setara kas, piutang kepada Komisaris, Direktur, Pegawai atau pihak terafiliasi, dan efek-efek yang dinilai atas dasar nilai pasar yang wajar dikurangi seluruh jumlah utang
PE wajib memelihara dan menyampaikan MKBD pada setiap hari
k j
k
d
B
B
Ef k b
i PE
j di
t
kerja kepada Bapepam, Bursa Efek bagi PE yang menjadi anggota
Bursa Efek serta Lembaga Kliring dan Penjaminan bagi PE yang
menjadi Anggota Kliring, berdasarkan posisi akhir hari sebelumnya
selambat-lambatnya pukul 09.00 WIB;
selambat lambatnya pukul 09.00 WIB;
Bursa Efek wajib melarang anggotanya yang tidak melaporkan
MKBD untuk melakukan transaksi bursa;;
Apabila PE gagal memenuhi MKBD dalam periode lebih dari 30 hari
berturut atau lebih dari 60 hari dalam periode 12 bulan, Bapepam
akan
mencabut
izin
usaha
PE
dan
mewajibkan
PE
yang
bersangkutan untuk menyampaikan rencana penyelesaian seluruh
kewajiban pada nasabahnya;
Jika PE gagal memenuhi MKBD berdasarkan peraturan ini, maka
pada hari kerja berikutnya wajib :
pada hari kerja berikutnya wajib :
• Menghentikan pembukaan rekening efek untuk nasabah baru;
• Menghentikan transaksi Efek yang akan meningkatkan Saldo Debit atau
Posisi Short pada rekening nasabah;
• Menghentikan transaksi jual – beli efek yang akan meningkatkan Posisi
Long atau Posisi short pada portofolio milik PE kecuali melaksanakan
atau menjual Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu jika kekurangan MKBD
melebihi 20% dari MKBD yang diisyaratkan;
• Menyampaikan kepada Bapepam rencana yang memuat jadwal, tata
cara dan bentuk peningkatan modal, pengurangan kegiatan usaha atau
penghentian kegiatan usaha serta menyampaikan tembusannya kepada
Bursa Efek bagi PE yang menjadi anggota Bursa Efek tersebut.
50
Bursa Efek bagi PE yang menjadi anggota Bursa Efek tersebut.
Anggota Direksi yang membawahi bidang Perantara Pedagang Efek
t
P
j
i
E i i Ef k W jib
ik ti
didik
atau Penjaminan Emisi Efek Wajib mengikuti program pendidikan
lanjutan yang diselenggarakan oleh Panitia Standar Profesi setiap 3
(tiga) tahun sekali untuk mendalami :
¾ Peraturan Nomor III.A.10 tentang Transaksi Efek;
¾ Peraturan
Nomor
V.D.3
tentang
Pengendalian
Interen
dan
Pen elenggaraan Pemb k an Per sahaan Efek
Penyelenggaraan Pembukuan Perusahaan Efek
¾ Peraturan Nomor V.D.4 tentang Pengendalian dan Perlindungan Efek
oleh PE
¾ Peraturan Nomor V.D.5 tentang Pemeliharaan & Pelaporan MKBD;
¾ Peraturan Nomor VI.A.3 tentang Rekening Efek Pada Kustodian
KEGIATAN PERUSAHAAN EFEK
DI BERBAGAI LOKASI
DI BERBAGAI LOKASI
– PERATURAN NOMOR V D 8
– PERATURAN NOMOR V.D.8
– KEPUTUSAN KETUA BAPEPAM
– NOMOR : Kep-27/PM/2000
p
• PE yang melakukan kegiatan di lokasi lain selain kantor pusat wajib
melaporkan informasi tentang pembukaan rekening yang dilakukan di lokasi
p
g p
g y
g
lain selain kantor pusat dengan menggunakan formulir Nomor : V.B.8-1
sebelum melakka kegiatan di lokasi lain
• PE juga wajib melaporkan kepada Bapepam selambat-lambatnya 7 hari
PE juga wajib melaporkan kepada Bapepam selambat lambatnya 7 hari
setelah terjadi posisi sbb:
– Setiap penutupan lokasi ;
– Setiap terjadi perubahan alamat; dan
p
j
p
;
– Akhir bulan Juni dan Desember, apabila dlam bulan Juni atau Desember
tidak ada laporan perubahan pada huruf a. dan huruf b.
PE
jib
i
t
l k
i
b
i k
t
t
i
• PE wajib mempunyai satu lokasi sebagai kantor pusat yang mempunyai
sekurang-kurangnya 4 bagian yang terdiri dari bagian jasa Kustodian, bagian
pembukuan, bagian pesanan dan perdagangan dan bagian pemasaran
53
• Kantor PE di lokasi lain selain kantor pusat tidak diwajibkan mempunyai 4
PEDOMAN PERJANJIAN AGEN
PERUSAHAAN EFEK ANGGOTA
PERUSAHAAN EFEK ANGGOTA
BURSA EFEK
PERATURAN NOMOR : V.D.9
KEPUTUSAN KETUA BAPEPAM
NOMOR : Kep-28/PM/2000
•
PE yang menjadi Anggota Bursa Efek (AB) wajib memenuhi ketentuan angka 1
huruf a Peraturan Nomor V D 5 (Modal Disetor dan MKBD);
huruf a Peraturan Nomor V.D.5 (Modal Disetor dan MKBD);
•
AB dapat memberikan pelayanan kepada nasabah bukan PE bukan AB, dengan
ketentuan sbb;
– AB wajib membuka rekening Efek untuk tiap-tiap nasabah PE bukan AB
– AB wajib menerbitkan tanda terima, konfirmasi, laporan dan dokumen lain
h b
d
k
i
Ef k
t
i
i
b h d i
sehubungan dengan rekening Efek, atas nama masing-masing nasabah dari
PE bukan AB;
– Penerimaan dan pengiriman Efek dan atau dana sehubungan dengan
rekening Efek oleh Nasabah PE bukan AB wajib dilakukan secara langsung
rekening Efek oleh Nasabah PE bukan AB wajib dilakukan secara langsung
dengan bagian Jasa Kustodian AB atau Bank Kustodian yang ditunjuk AB;
– Dalam hal AB membuka rekening Efek untuk nasabah PE bukan AB, maka
AB wajib membuat kontrak pembukaan rekening Efek yang ditanda tangani
55
AB wajib membuat kontrak pembukaan rekening Efek yang ditanda-tangani
oleh Nasabah, AB dan PE bukan AB
Perjanjian Keagenan antara AB dan PE bukan AB sekurangnya memuat :
• Konposisi pembagian komisi dan biaya;
• Tata cara pencatuman informasi tentang indentitas PE bukan AB sebagaimana disebutkan dalam kontrak pembukaan rekening Efek;
• Tata cara penerimaan dan pengiriman Efek dan atau dana sehubungan dengan rekening Efek oleh nasabah PE bukan AB;
• Persetujuan AB untuk tidak menerima secara langsung nasabah PE bukan AB
di i id k k k d b h b k
yang ditanganinya atau tidak menawarkan kepada nasabah tersebut untuk membuka rekening secara langsung;
• Penyediaan informasi yang dapat diakses melalui terminal dan layar monitor oleh AB bagi PE bukan AB yang memungkinkan PE bukan AB memantau posisibag bu a ya g e u g a bu a e a tau pos s rekening Efek nasabahnya, pesanan terbuka, dan harga Efek di Bursa E fek;
• Kewajiban AB menyediakan bagi nasabah yang berasal dari PE bukan AB
semua informasi, dokumen & catatan yang dibutuhkan seperti yang disediakan
bagi nasabahnya sendiri termasuk pemberitahuan mengenai perlindungan
bagi nasabahnya sendiri, termasuk pemberitahuan mengenai perlindungan asuransi rekening Efek nasabah & informasi mengenai kondisi keuangan AB; dan
• Kewajiban PE bukan AB memberikan peryataan tertulis kepada setiap
nasabahnya yang menyatakan bahwa rekening Efek nasabah dipelihara oleh AB
56
nasabahnya yang menyatakan bahwa rekening Efek nasabah dipelihara oleh AB yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab AB, kecuali tanggung jawab PE bukan AB berkaitan dengan penerusan pesanan nasabah
Kontrak Pembukaan Rekening Efek
• Bentuk dan pesyaratan kontrak wajib dibuat sesuai persyaratan peraturan • Bentuk dan pesyaratan kontrak wajib dibuat sesuai persyaratan peraturan
Nomor V.D.3 angka 5 huruf c;
• Wajib menunjukan bahwa rekening Efek dipelihara dibawah tanggung jawab AB;
• Wajib memuat ketentuan yang mengatur tentang ada tidaknya pemberian
kewenangan oleh nasabah kepada PE bukan AB untuk menerima pesanan secara lisan sehubungan dengan rekening Efek nasabah dimaksud pada AB, dengan ketentuan ;
a. bila memberikan kewenangan kepada AB, maka pesanan wajib diteruskan kepada AB secara tertulis, termasuk formulir elektronik yang aman;
b. wajib memuat ketentuan bahwa AB dapat melaksanakan semua pesanan
t t li h b d k i Ef k b h dit k l h PE
tertulis sehubungan dengan rekening Efek nasabah yang diteruskan oleh PE bukan AB melalui formulir/secara elektronik yang aman, meskipun pesanan tersebut dilakukan secara lisan atau tertulis oleh nasabah;
c. wajib menyatakan bahwa AB tidak bertanggung jawab atas kesalahan yang c. wajib menyatakan bahwa AB tidak bertanggung jawab atas kesalahan yang
dilakukan PE bukan AB dalam meneruskan pesanan nasabah kepada AB; d. salinan kontrak wajib disimpan dibagian pemasaran AB dan PE bukan AB;
D k d k b h diki i k d i PE b k AB
57
• Dokumen –dokumen pesanan nasabah yang dikirimkan dari PE bukan AB
kepada AB wajib diberi stempel waktu dan disimpan di bagian pemasaran PE bukan AB.
PERILAKU PERUSAHAAN EFEK YANG
MELAKUKAN KEGIATAN SEBAGAI
MELAKUKAN KEGIATAN SEBAGAI
PERANTARA PEDAGANG EFEK
• PERATURAN NOMOR V.E.1
• KEPUTUSAN KETUA BAPEPEM
• KEPUTUSAN KETUA BAPEPEM
• NOMOR : Kep-29/PM/1996
• PE wajib mendahulukan kepentingan nasabahnya sebelum melakukan
t
k i
t k k
ti
di i
transaksi untuk kepentingannya sendiri;
• PE dalam hal memberikan rekomendasi kepada nasabah untuk
membeli/menjual Efek wajib memperhatikan keadaan keuangan dan maksud
membeli/menjual Efek wajib memperhatikan keadaan keuangan dan maksud
serta tujuan investasi dan nasabah;
• Wakil Perantara Pedagang Efek wajib memberikan keterangan mengenai
Wakil Perantara Pedagang Efek wajib memberikan keterangan mengenai
Efek yang diketahui kepada nasabah, apabila diminta oleh nasabah yang
bersangkutan:
• PE wajib membubuhi jam, hari dan tanggal atas semua pesenan nasabah
pada formulir pemesanan;
• PE wajib memberikan konfirmasi kepada nasabah sebelum berakhirnya hari
bursa setelah dilakukannya transaksi;
59
• PE wajib menerbitkan tanda terima setelah menerima Efek atau uang dari
•
PE dilarang menggunakan Efek dan atau uang yang diterima dari nasabah
b
i j
i
t k
l h
i j
t k k
ti
PE
sebagai jaminan untuk memperoleh pinjaman untuk kepentingan PE
tersebut tanpa persetujuan tertulis dari nasabah yang bersangkutan.
•
WPEE dilarang melakukan:
•
WPEE dilarang melakukan:
a. transaksi untuk kepentingan PE dimana ia bekerja yang tidak tercatat
dalam pembukuan PE tsb; dan
b transaksi atas nama nasabah tanpa atau tidak sesuai dengan perintah
b. transaksi atas nama nasabah tanpa atau tidak sesuai dengan perintah
nasabahnya;
•
Perusahaan Efek dilarang memberikan :
g
a. rekomandasi
kepada
nasabah
untuk
membeli,
menjual
atau
mempertukarkan Efek tanpa memperhatikan tujuan investasi, keadaan
keuangan nasabah;
b. jaminan atas kerugian yang diderita nasabah dalam suatu transaksi
•
Wakil Perusahaan Efek dilarang, baik secara langsung maupun tidak
60
langsung, menerima bagian laba dari nasabah atas suatu transaksi Efek.
PENASEHAT INVESTASI
Penasihat Investasi Orang Perseorangan Penasihat Investasi Orang Perseorangan
• Permohonan untuk memperoleh izin usaha sebagai Penasihat Investasi diajukan kepada
• Bapepam, dengan ketentuan melampirkan copy izin orang perseorangan
sebagai Wakil Manajer Investasi melampirkan uraian rencana kegiatan
sebagai Wakil Manajer Investasi, melampirkan uraian rencana kegiatan termasuk sarana yang dimiliki dan merupakan Warga Negara Indonesia.
Penasihat Investasi Berbentuk Perusahaan
• Permohonan untuk memperoleh izin usaha sebagai Penasihat InvestasiPermohonan untuk memperoleh izin usaha sebagai Penasihat Investasi berbentuk perseroan diajukan kepada Bapepam dengan melampirkan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga yang memuat kegiatan perusahaan sebagai Penasihat Investasi, berdomisili di Indonesia, melampirkan copy izin orang perseorangan sebagai Wakil Manajer Investasi, melampirkan uraian rencana kegiatan memiliki sarana yang menunjang kegiatan sebagai Penasihat Investasi kegiatan, memiliki sarana yang menunjang kegiatan sebagai Penasihat Investasi dll.
Perusahaan Pemeringkat Efek
• Permohonan untuk memperoleh izin usaha sebagai perusahaan PemeringkatPermohonan untuk memperoleh izin usaha sebagai perusahaan Pemeringkat Efek diajukan kepada Bapepam, dengan melampirkan Anggaran Dasar perusahaan yang memuat kegiatan sebagai perusahaan pemeringkat Efek, memiliki sarana yang menunjang kegiatan proses pemeringkatan, melampirkan bukti penyetoran modal dan laporan keuangan yang telah diperiksa oleh Akuntan yang terdaftar di Bapepam selambat-lambatnya 60 hari sejak tanggal laporan
61
yang terdaftar di Bapepam selambat-lambatnya 60 hari sejak tanggal laporan keuangan, sekurang-kurangnya 1 (satu) orang direksi dan 1 (satu) orang dibawah direksi memiliki izin Wakil Manajer Investasi, dll.
PENASEHAT INVESTASI
Penasihat Investasi dilarang : Penasihat Investasi dilarang :
a. Meminta imbalan yang sangat tinggi dibandingkan dengan imbalan yang diminta oleh Penasihat Investasi lain yang memberikan jasa yang sama tanpa memberitahukan kepada nasabah bahwa terdapat pilihan pemberi jasa yang lain.
b. Mengungkapkan identitas nasabah kepada pihak ketiga kecuali diharuskan olehg g p p p g peraturan perundangan yang berlaku.
c. Memberi gambaran yang salah kepada nasabah mengenai kualifikasi dari Penasihat Investsi atau memberi gambaran yang salah mengenai sifat dari jasa yang diberikan, atau mengabaikan untuk menyampaikan fakta material yang diperlukan agar pernyataan yang dibuat sehubungan dengan kualifikasi Penasihat Investasi sifat jasa dan fakta yang dibuat sehubungan dengan kualifikasi Penasihat Investasi, sifat jasa dan fakta material tersebut tidak menyesatkan.
d. Memberi laporan atau saran kepada setiap nasabah yang tidak disiapkan olehnya tanpa menyebutkan pihak yang menyiapkan laporan atau saran tersebut.
e Menjanjikan s at hasil tertent ang akan dicapai apabila nasabah mengik ti nasihat e. Menjanjikan suatu hasil tertentu yang akan dicapai apabila nasabah mengikuti nasihat
yang diberikan.
f. Memberi saran kepada nasabah yang berkaitan dengan pembelian, penjualan atau pertukaran dari Efek tanpa dasar pemikiran yang rasional.
b ik t k k k t t li k d b h b l ih t
g. mengabaikan untuk mengungkapkan secara tertulis kepada nasabah sebelum nasihat diberikan mengenai benturan kepentingan dari Penasihat Investasi yang dapat mengurangi obyektivitas dari nasihat tersebut.
h. Mengadakan, mengubah, memperpanjang, memperpendek atau memperbaharui kontrak nasihat investasi tanpa persetujuan tertulis dari nasabah
62 nasihat investasi tanpa persetujuan tertulis dari nasabah.
i. Mengelola dana nasabah.
j. Melakukan pemeringkatan Efek bagi Penasihat Investasi yang bukan perusahaan Pemeringkat Efek