• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengantar PATOLOGI-Farmasi

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Pengantar PATOLOGI-Farmasi"

Copied!
34
0
0

Teks penuh

(1)

PENGANTAR

PENGANTAR

PATOLOGI

PATOLOGI

Meilany F.D,dr,MKes,SpPA Meilany F.D,dr,MKes,SpPA

Bagian Patologi Anatomi

Bagian Patologi Anatomi

FK UNSRAT

(2)

Pengertian PATOLOGI

Pengertian PATOLOGI

•  Patologi : - Pathos Patologi : - Pathos (Penyakit) (Penyakit)

-- Logos Logos (Ilmu) (Ilmu)

menjembatani ilmu Dasar dan Klinik menjembatani ilmu Dasar dan Klinik

• Ilmu yang Ilmu yang mempelamempelajari jari perubahperubahan an strustrukturkturalal

dan fungsional pada sel, jaringan dan organ dan fungsional pada sel, jaringan dan organ yang mendasari suatu

(3)

Aspek

Aspek Pa

Patologi

tologi

Patologi dibagi atas

Patologi dibagi atas : : 1. Umum

1. Umum  Mempelajari dasar-dasar reaksi sel danMempelajari dasar-dasar reaksi sel dan  jaringan

 jaringan 2. Khusus

2. Khusus  Mempelajari respon yang khas pada organMempelajari respon yang khas pada organ dan jaringan tertentu

dan jaringan tertentu

4 aspek yang mendasari proses terjadinya penyakit yaitu : 4 aspek yang mendasari proses terjadinya penyakit yaitu : 1. Etiologi

1. Etiologi

= Penyebab penyakit. Faktor utama penyebab penyakit = Penyebab penyakit. Faktor utama penyebab penyakit ada dua : - Faktor intrinsik (genetik)

ada dua : - Faktor intrinsik (genetik) - Faktor akuisital ( didapat) - Faktor akuisital ( didapat)

(4)

Aspek

Aspek Pa

Patologi

tologi

2. Patogenesis 2. Patogenesis

Rangkaian peristiwa / perjalanan

Rangkaian peristiwa / perjalanan penypenyakitakit sebagai reaksi sel atau jaringan terhadap sebagai reaksi sel atau jaringan terhadap fakt

faktor etiologi or etiologi (agen penyebab).(agen penyebab). 3.

3. Perubahan Perubahan morfologikmorfologik Artiny

Artinya perubahan a perubahan strukturstruktural pada al pada sel atausel atau  jaringan yang k

 jaringan yang karaktarakteristik untuk penyeristik untuk penyakitakit ter

tersebut sebut atau yang menunjuatau yang menunjukkankkan etiologinya.

(5)

Aspek

Aspek Pa

Patologi

tologi

4.

4. Gangguan Gangguan fungsional fungsional / / Gejala Gejala klinikklinik Perubahan morfologi dan distribusiny

Perubahan morfologi dan distribusinya a padapada berbagai organ atau jaringan akan

berbagai organ atau jaringan akan mempengaruhi fungsi

mempengaruhi fungsi jaringan /orjaringan /organ yanggan yang terkena dan menentukan gambaran klinik terkena dan menentukan gambaran klinik (gejala dan tanda), perjalanan penyakit dan (gejala dan tanda), perjalanan penyakit dan prognosisnya.

(6)

Konsep Normal

Konsep Normal

•  Sel normal Sel normal  struktur & fungsi, stastruktur & fungsi, statustus

metabolisme, difer

metabolisme, diferensiasi, ensiasi, spesialisasi.spesialisasi.

•  Dipengaruhi oleh Dipengaruhi oleh  sel sekitarnysel sekitarnya & a & bahan-

bahan-bahan untuk metabolisme bahan untuk metabolisme

•  Mampu mempertahankan kebutuhan Mampu mempertahankan kebutuhan

fisiologis fisiologis

(7)

Konsep Penyakit

Konsep Penyakit

•   Istilah Sakit/penyakit   Istilah Sakit/penyakit   perubahan dariperubahan dari

normal menjadi abnormal normal menjadi abnormal

•  Sel normal berubah Sel normal berubah  sel sakit (cedera)sel sakit (cedera) •

•  Perkembangan penyakit : Perkembangan penyakit :

 etiologi (penyebab)etiologi (penyebab)

 patogenesis (mekanisme patogenesis (mekanisme terjadinterjadinya)ya)

(8)

Faktor Ekstrinsik Penyakit

Faktor Ekstrinsik Penyakit

•   Hipoksia  Hipoksia •

•  Trauma mekanis Trauma mekanis •

•  Agen infeksi Agen infeksi •

•  Bahan kimia Bahan kimia •

•   Radiasi  Radiasi •

•  Suhu ekstrim Suhu ekstrim •

•   Gizi  Gizi •

(9)
(10)

MEKANISME ADAPTASI SEL

MEKANISME ADAPTASI SEL

•  Struktur sel : Struktur sel :

 Inti selInti sel

 Sitoplasma : MitochondriaSitoplasma : Mitochondria Lisosom Lisosom Aparat golgi Aparat golgi Reticulum endoplasma Reticulum endoplasma Ribosom Ribosom

(11)

Agen Peny

Agen Penyebab Ce

ebab Cedera Sel

dera Sel

•  Hipoksia (gangguan keseimbangan oksigen) Hipoksia (gangguan keseimbangan oksigen) •

•  Agen fisik Agen fisik •

•  Agen kimiawi/ obat Agen kimiawi/ obat •

•  Agen infeksi Agen infeksi •

•  Reaksi imun Reaksi imun •

•  Gangguan genetik Gangguan genetik •

(12)

sel

sel

Agen

Agen

penyebab

penyebab

cedera

cedera

Sel cedera Sel cedera (reversibel) (reversibel) Sel mati Sel mati (Ireversibel) (Ireversibel) ADAPTASI ADAPTASI

(13)

ADAPTASI

ADAPTASI

• Adaptasi : perubahan sel sebagai Adaptasi : perubahan sel sebagai reaksireaksi

terhadap stimulus dan sel masih dapat terhadap stimulus dan sel masih dapat bertahan hidup. bertahan hidup. 3 bentuk 3 bentuk Adaptasi Adaptasi Peningk

Peningkatan aktivitas atan aktivitas selsel Penurunan aktivitas sel Penurunan aktivitas sel Perubahan morfologi sel Perubahan morfologi sel

(14)

ADAPTASI

ADAPTASI

• Adaptasi yang Adaptasi yang melibatkan melibatkan perubahanperubahan

pertumbuhan sel, ukuran sel, maturasi sel : pertumbuhan sel, ukuran sel, maturasi sel :

1.

1. HiperplasiaHiperplasia peningkatpeningkatan jumlah an jumlah selsel 2.

2. Hipertrofi Hipertrofi  peningkatan ukuran selpeningkatan ukuran sel 3.

3. At Atrofi rofi  penurunan dalam ukuran dan fungsi selpenurunan dalam ukuran dan fungsi sel 4.

4. MetaplasiaMetaplasia perubahan dalam diferensiasi selperubahan dalam diferensiasi sel 5.

5. DisplasiaDisplasia perubahan dalam diferensiasi danperubahan dalam diferensiasi dan matur

(15)

ADAPTASI

ADAPTASI

HIPERPLASIA

HIPERPLASIA

• Peningkatan Peningkatan Jumlah sel Jumlah sel dalam orgdalam organ atan atauau

 jaringan d

 jaringan diikuti deniikuti dengan pegan peningkaningkatan volumtan volumee organ atau jaringan

organ atau jaringan

• Sering Sering terjadi terjadi bersama-sama dengbersama-sama dengan an hipertrofihipertrofi

• TTdd dd : : - - HiperplasiHiperplasia a fisiolofisiologisgis

- Hiperplasia patologis - Hiperplasia patologis

(16)

ADAPTASI

ADAPTASI

  HIPERTROFI

  HIPERTROFI

• Peningkatan Peningkatan ukuran ukuran selsel peningkatan ukuranpeningkatan ukuran

organ organ

• Tidak disebabkan oleh pembengkakkan Tidak disebabkan oleh pembengkakkan sel sel tapitapi

oleh perbanyakan sintesis komponen struktur sel oleh perbanyakan sintesis komponen struktur sel

• TTdd dd : : - - Hipertrofi Hipertrofi fisiolfisiologisogis

- Hipertrofi patologis - Hipertrofi patologis

(17)
(18)
(19)

ADAPTASI

ADAPTASI

ATROFI ATROFI •

• Penurunan ukuran Penurunan ukuran sel sel karena karena hilanghilangnya nya substansisubstansi sel

sel pengecilan jaringan / opengecilan jaringan / organrgan •

• TTdd dd : : - - Atrofi Atrofi fisiologifisiologi - Atrofi patologi - Atrofi patologi •

• UkurUkuran sel an sel mengecil namun mengecil namun sel tetsel tetap hiap hidupdup Atrofi Fisiologi

Atrofi Fisiologi

• Struktur Struktur embrio embrio selama selama perkperkembangan embangan fetusfetus •

(20)

Atrofi Patologi Atrofi Patologi

1.

1. KeKerja rja menumenurun run (disu(disuse)se) - Fraktur ekstremitas

- Fraktur ekstremitas imobilisasasiimobilisasasi atrofi otot skeletatrofi otot skelet 2.

2. HilaHilangnngnya ya inerinervasivasi - Inervasi

- Inervasi fungsi otot skeletfungsi otot skelet 3.

3. BerkuBerkurangnrangnya ya pasokan pasokan darahdarah - Iskemi

- Iskemi  atrofiatrofi 4.

4. NutrNutrisi isi inadeinadekuakuatt

- Malnutrisi kalori protein

- Malnutrisi kalori protein  otot skelet sbg sumber energiotot skelet sbg sumber energi 5.

5. HilangnyHilangnya a stimulasi stimulasi endokrinendokrin - Menopause

- Menopause  atrofi endometrium, epitel vagina & payudaraatrofi endometrium, epitel vagina & payudara 6.

6. PePenuaan nuaan (seni(senile)le) - Penuaan

- Penuaan  otak & jantung atrofiotak & jantung atrofi 7.

7. PPeneenekakanannan - Tumor besar

(21)
(22)

ADAPTASI

ADAPTASI

METAPLASIA METAPLASIA

• Satu jenis sel dewasa ( Satu jenis sel dewasa (epitel atau mesenkim) diganti oleh jenis sel dewasaepitel atau mesenkim) diganti oleh jenis sel dewasa

yang lain yang lain

• Bersifat reversibel Bersifat reversibel •

• Merupakan adaptasi substitusi dari sel  Merupakan adaptasi substitusi dari sel yang sensitif terhadap stress olehyang sensitif terhadap stress oleh

 jenis sel yang lebih mampu bert

 jenis sel yang lebih mampu bertahanahan

• Paling sering : epitel torak diganti oleh squamous (pada  Paling sering : epitel torak diganti oleh squamous (pada perokperokok)ok) •

• Mekanisme protek Mekanisme proteksi spt si spt sekresi mukus dan silia hilangsekresi mukus dan silia hilang •

(23)

ADAPTASI

ADAPTASI

DISPLASIA DISPLASIA

• Gangguan maturasi dan diferensiasi sel Gangguan maturasi dan diferensiasi sel •

• Terutama terjadi pada sel epitel Terutama terjadi pada sel epitel •

• CiCiriri-c-ciriri i : : - - hihilalangngnnyya a ununififorormimittas as inindidivividudual al sesell

- hilangnya orientasi

- hilangnya orientasi arsitekarsitekturtur

- Pleomorfik (variasi ukuran dan bentuk) - Pleomorfik (variasi ukuran dan bentuk) - Inti sel hiperkromatik dan besar

- Inti sel hiperkromatik dan besar - Gambaran mitosis lebih banyak - Gambaran mitosis lebih banyak

• Merupakan lesi pra kanker Merupakan lesi pra kanker •

• Dibagi atas displasia  Dibagi atas displasia ringan, sedang, beratringan, sedang, berat •

(24)

Degenerasi dan Kematian Sel

Degenerasi dan Kematian Sel

• Hasil akhir dari jejas sel yHasil akhir dari jejas sel yang biasanyang biasanyaa

disebabkan iskemia,infeksi, toksin dan reaksi disebabkan iskemia,infeksi, toksin dan reaksi imun.

imun.

• Ada 2 gambaran morfologi kAda 2 gambaran morfologi kematian sel :ematian sel :

- Nekrosis - Nekrosis - Apoptosis - Apoptosis

(25)

Degenerasi = Jejas Reversibel

Degenerasi = Jejas Reversibel

•  Dulu disebut degenerasi Dulu disebut degenerasi •

•  Sekarang : jejas reversibel Sekarang : jejas reversibel •

•  Dibagi 2 golongan : Dibagi 2 golongan :

--sel tidak mampu memepertahankan sel tidak mampu memepertahankan kkeseimbangan cairan dan eseimbangan cairan dan ionion

--bermanifes

bermanifestasi sebagai tasi sebagai vakuola lemakvakuola lemak dlm sitoplasma.

(26)

Morfologi Pembengkakkan Sel

Morfologi Pembengkakkan Sel

-

- MakroskMakroskopik opik : : orgorgan an pucat, pucat, turgor turgor naik,naik, beratnya bertambah.

beratnya bertambah. -

- MikroskMikroskopik opik : : sel sel membengkak membengkak menymenyebabkanebabkan desakan pada kapiler spt kapiler pada sinusoid desakan pada kapiler spt kapiler pada sinusoid hati

hati terbentuk vakuola jernih terbentuk vakuola jernih dalamdalam sitoplasma (warna cerah)

sitoplasma (warna cerah)   perubahan  perubahan hidropik/degener

(27)
(28)
(29)

Nekrosis

Nekrosis

• Sekumpulan Sekumpulan perubahan perubahan morfologis morfologis yang yang menyertaimenyertai

kematian sel dalam jaringan yang masih hidup kematian sel dalam jaringan yang masih hidup

• 2 2 proses proses yang yang menimbulkan menimbulkan perubahan perubahan pada pada nekrosis nekrosis ::

- penguraian komponen sel oleh enzim katalitik, bisa - penguraian komponen sel oleh enzim katalitik, bisa

autolisis atau heterolisis autolisis atau heterolisis - denaturasi protein

- denaturasi protein

• MorfologMorfologi i ; ; sel sel lebih lebih eosinofilik, eosinofilik, sitoplasma sitoplasma bervacuolabervacuola

(organel hancur), perubahan inti (kariolisis, piknosis, (organel hancur), perubahan inti (kariolisis, piknosis, karioreksis)

(30)

Nekrosis

Nekrosis

• Massa sel yang nekrotik Massa sel yang nekrotik akan menunjukkakan menunjukkanan

berbagai pola morfologi : berbagai pola morfologi : - N. koagulatif (hipoksia) - N. koagulatif (hipoksia) - N. likuifaktif (inf. bakteri) - N. likuifaktif (inf. bakteri) - N. kaseosa (TBC)

- N. kaseosa (TBC)

- N. lemak (nekrosis pankreas akut) - N. lemak (nekrosis pankreas akut)

(31)

APOPTOSIS

APOPTOSIS

Dapat terjadi secara fisiologis maupun patologis Dapat terjadi secara fisiologis maupun patologis -

- DestDestruksi ruksi sel sel selama selama proproses ses embrioembriogenesigenesiss -

- Involusi Involusi dari dari orgorgan an yang yang tergtergantung antung hormonhormon -

- Sel Sel yayang ng matmati i pada pada tumtumoror -

- AtrAtrofi ofi patologi patologi dari ordari organ gan yang yang kkerjanyerjanyaa tergantung hormon, mis atrofi prostat tergantung hormon, mis atrofi prostat -

- AAtrotrofi pafi patolotologi akibagi akibat obst obstruktruksi duksi duktus sepertus sepertiti pada

(32)

Beda Nekrosis &

Beda Nekrosis & Apoptosis

Apoptosis

Apoptosis Apoptosis

• Bisa Bisa fisiologis fisiologis / / patologispatologis •

• Biasanya Biasanya krn krn kerusakankerusakan

genetik genetik

• Sel Sel menciutmenciut •

• Mitokondria Mitokondria tdk/sedikittdk/sedikit

membengkak membengkak

• Membran Membran intakintak •

• Nukleus Nukleus terfragmentterfragmentasi,asi,

kecil-kecil kecil-kecil

• TTdk dk ada/ ada/ sedikisedikit t responrespon

inflamasi inflamasi

Nekrosis Nekrosis

•  Patologis: akibat Patologis: akibat

rangsang dari luar rangsang dari luar

•  Sel membengkak Sel membengkak

•   Mitokondria  Mitokondria

membengkak membengkak

•  Membran hancur Membran hancur

•  Nukleus piknotik Nukleus piknotik

kkararyyohoheexixis s kkararyyololiisisiss

(33)
(34)

TERIMA KASIH

Referensi

Dokumen terkait

Plak gigi adalah agen utama penyebab penyakit karies gigi dan penyakit periodontal yang mempakan penyakit gigi dan jaringan lunak mulut yang paling sering dijumpai, dan di

Diantaranya dalam mengatasi penyakit osteosarcoma dapat dilakukan dengan merehabilitasi jaringan tulang yang rusak dengan melakukan pembedahan untuk memotong sel yang

Sedangkan kanker adalah sebuah penyakit yang ditandai dengan pembagian sel yang tidak teratur dan kemampuan sel-sel ini untuk menyerang jaringan

hepatitis adalah suatu penyakit peradangan pada jaringan hati yang disebabkan oleh infeksi. virus yang menyebabkan sel sel hati mengalami kerusakan sehingga tidak

1) Seseorang yang memiliki riwayat perjalanan ke Timur Tengah (negara terjangkit) dalam waktu 14 hari sebelum sakit kecuali ditemukan etiologi/ penyebab penyakit lain... 2)

1) Seseorang yang memiliki riwayat perjalanan ke Timur Tengah (negara terjangkit) dalam waktu 14 hari sebelum sakit kecuali ditemukan etiologi/penyebab penyakit lain. 2)

1) Seseorang yang memiliki riwayat perjalanan ke Timur Tengah (negara terjangkit) dalam waktu 14 hari sebelum sakit kecuali ditemukan etiologi/ penyebab penyakit lain. 2) Adanya

Penyebab defisiensi oksigen : oksigen darah yg tidak adekuat, anemia atau keracunan CO Displasia adalah perkembangan sel atau jaringan yang tidak normal, tetapi belum tentu