INFORMASI DAN KISI-KISI

Download (0)

Full text

(1)

FLS2N SMK Tingkat Provinsi Jawa Barat 2016_Bidang Lomba Film Pendek

Page

1

FESTIVAL DAN LOMBA SENI SISWA NASIONAL

(FLS2N)

SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN

TINGKAT PROVINSI JAWA BARAT

TAHUN 2016

INFORMASI DAN KISI-KISI

Bidang Lomba

Film Pendek

PEMERINTAH PROVINSI JAWA BARAT

DINAS PENDIDIKAN

Jl. Dr. Radjiman No. 6 Bandung

(2)

FLS2N SMK Tingkat Provinsi Jawa Barat 2016_Bidang Lomba Film Pendek

Page

1

FESTIVAL LOMBA DAN SENI SISWA NASIONAL SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN

TINGKAT PROVINSI JAWA BARAT TAHUN 2016

KERANGKA ACUAN DAN KISI-KISI FILM PENDEK I. PENDAHULUAN

Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) adalah ruang apresiasi, implementasi empat pilar pembelajaran (learning to do, learning to know, learning to be, learning to life together) serta silaturahmi kearifan lokal berbagai Sekolah Menengah Kejuruan yang berada di wilayah Provinsi Jawa Barat. Film Pendek adalah mediumnya. Semacam perpanjangan tangan (amplifier) dan Jembatan yang dengan serius digagas oleh pemerintah melalui Provinsi Jawa Barat dalam panggung berkesenian melalui Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2016.

Besar harapan bahwa kreativitas yang dihasilkan para pelajar SMK nantinya memberikan sumbangan berupa pesan moral, dialektika budaya, dan menambah khazanah perfilman Indonesia dalam sebuah sinergi akulturasi yang mengakar pada keberagaman budaya, keunikan bertutur visual, serta kebersahajaan dalam memotret ulang apa yang terjadi dalam kehidupan di keluarga, sekolah, dan masyarakat.

II. TUJUAN

Kegiatan Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) ini bertujuan:

1. Memberikan sumbangan berupa pesan moral, dialektika budaya, dan khazanah perfilman Indonesia yang mengakar pada keberagaman budaya, keunikan bertutur visual, serta kebersahajaan dalam memotret ulang apa yang terjadi dalam kehidupan di keluarga, sekolah, dan masyarakat.

2. Menumbuhkembangkan gagasan Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) tingkat Provinsi Jawa Barat sebagai bagian dari pendidikan berkarakter dan semangat revolusi mental

3. Bentuk apresiasi, ruang pembelajaran dan silaturahmi kebudayaan lintas kearifan lokal berbagai Sekolah Menengah Kejuruan di wilayah Jawa Barat.

III. KRITERIA PESERTA

(3)

FLS2N SMK Tingkat Provinsi Jawa Barat 2016_Bidang Lomba Film Pendek

Page

2

1. Tercatat sebagai Siswa tingkat X atau XI SMK Negeri atau Swasta Tahun Pelajaran 2015/2016.

2. Tiap kabupaten/kota mengirimkan 1 (satu) tim yang terdiri dari 2 (dua) orang peserta.

3. Para peserta memiliki kemampuan dalam membuat film.

4. Para peserta merupakan pemenang terbaik dari hasil seleksi Lomba Film Pendek tingkat Kabupaten/Kota Tahun 2015, atau yang diberi tugas oleh Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota.

IV. KATEGORI KARYA

Kriteria Karya Film Pendek yang disertakan dalam Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) tingkat Jawa Barat tahun 2016 adalah

1. Film Pendek Non-Drama (Dokumenter) yaitu film yang menyajikan

fakta/realita melalui berbagai cara dan tujuan. Sifatnya orisinil dan otentik yang memiliki keakuratan, logis, dan didasari data yang valid. Karakter yang dimunculkan mewakili orang atau subjek tertentu yang keberadaannya faktual dan otentik serta relevan dengan realitas tertentu (Nonfiksi)

2. Film Drama (Fiksi) dikenal sebagai film yang memiliki alur cerita dan

konflik, digerakkan oleh tokoh yang memiliki motif (alasan) tertentu. Tokoh ini kemudian ‘membawa’ penonton masuk ke dalam sebuah situasi atau peristiwa.

IV. TEMA & KRITERIA KARYA

Cerita yang harus dikembangkan dalam film mengacu kepada tema: “Semangat Revolusi Mental di Lingkungan Keluarga, Sekolah, dan Masyarakat” Adapun kriteria yang digunakan meliputi: Kriteria Isi, Kriteria Teknis, dan Kriteria Administratif.

1. Kriteria Isi

a. Berisi keragaman budaya, kepekaan sosial, dan promosi potensi lokal di masing-masing daerah.

b. Isi film harus menarik, komunikatif, dan mendidik.

1) Menarik: menggambarkan lokasi yang menarik atau suasana dan kebiasaan tertentu dari daerah atau wilayah (tempat tinggal) para pembuat film, yang kemudian menjadi latar belakang dari cerita dan pesan yang akan disampaikan

2) Komunikatif: Kekuatan film adalah menggunakan unsur gambar (visual) dalam menuturkan cerita atau menyampaikan pesan. Unsur

(4)

FLS2N SMK Tingkat Provinsi Jawa Barat 2016_Bidang Lomba Film Pendek

Page

3

suara (dialog, musik, Sound effect) tetap dapat digunakan sebagai penunjang.

3) Mendidik: Isi Film dapat membangkitkan kesadaran masyarakat umum khususnya pelajar bahwa pendidikan memiliki peran dalam pembentukan karakter anak bangsa.

c. Merupakan ekspresi yang bersifat bebas tetapi tetap menjaga nilai-nilai kesopanan, tidak menyinggung SARA, dan tidak mengandung unsur pornografi.

d. Menekankan keoriginalitasan ide/gagasan serta runtun naratif yang baik dengan tetap mengindahkan asfek sinematik, seperti pengadeganan, pencahayaan, mise un scene, penataan suara, dan penyuntingan gambar (editing).

e. Kerangka Isi Karya Film (Kerangka Program) (1). color Bar/countdown/hitung mundur (2). Starting (Logo Provinsi Jawa Barat)

(3). Main Title (Judul Film dan Nama Sutradara) (4) Content (Isi Film)

(4). Ending: Fade Out

(5). Closing:Credit Title (Susunan Pemain, Tim Produksi, dan ucapan Terimakasih)

(6) Imposing : Copyright FLS2N 2016 (7) Blank Video (Footage)

2. Kriteria Teknis

a. Durasi Film: Maksimal 10 (sepuluh) menit.

b. Film dibuat dengan memanfaatkan teknologi digital, dengan ketentuan: 1) Menggunakan kamera digital (DSLR, Handy Cam, GoPro, dsb.) atau

piranti (gadget) jenis lainnya yang menggunakan format HD (High Definition). Peralatan pendukung lainnya (Tripod, Lighting, Mikrofon, komputer, dsb) diserahkan kepada kebutuhan dan kemampuan sekolah masing-masing

2) Hasil Akhir berbentuk data, dengan alternative format: (1) Quicktime Movie (mov), sound rate: 48.000 khz, size: 16 bit. 25 Fps, dengan Aspec Ratio: 16:9 (2) Mpeg 4 (MP4), Image size: 1920x1080 HD, 1280x720 HD, 25 Fps, Audio: Rate 48000 khz size 16 bit, dengan Aspec Ratio: 16:9

3) Tidak menggunakan footage, dan stock-shot gambar yang dibuat oleh orang di luar anggota tim.

(5)

FLS2N SMK Tingkat Provinsi Jawa Barat 2016_Bidang Lomba Film Pendek

Page

4

4) Tidak menggunakan musik/lagu, tanpa ijin pemilik hak cipta karya tersebut.

3. Kriteria Administratif

Format administrasi perancangan karya (Desain Produksi) diserahkan kepada peserta di masing-masing sekolah. Konten didalamnya meliputi Naskah, Perizinan, Kesediaan pemain, Budgeting, penjadwalan syuting, breakdown artistik, blocking (jika diperlukan)

V. MEKANISME LOMBA 1. Pra Produksi

Keseluruhan proses pra produksi dilaksanakan di lingkungan sekolah asal peserta dengan melibatkan potensi yang ada di sekolahnya masing-masing dengan mengacu kepada tema yang diharuskan serta tetap menjaga originalitas karya

2. Produksi

Kelengkapan serta sfesifikasi peralatan produksi diserahkan sepenuhnya kepada sekolah masing-masing, dan proses pengambilan gambar dilakukan sepenuhnya oleh peserta dengan tetap menjaga standar operasional penggunaan alat, kebersihan dan ketertiban lingkungan yang dijadikan tempat pengambilan gambar

3. Pasca Produksi

Semua bahan: Musik, Sound FX, serta video hasil syuting dikumpulkan kepada dewan juri untuk diverifikasi. Selanjutnya setiap tim peserta harus melakukan proses pascaproduksi (editing, pengisian musik, sound-effect, grafis, dsb.) pada tanggal dan tempat yang telah ditentukan oleh penyelenggara ketika pertemuan teknis (Technical Meeting). Dengan ketentuan sebagai berikut :

1. Alokasi waktu untuk pasca produksi 1 X 8 Jam .

2. Peralatan pasca-produksi harus disiapkan oleh masing-masing tim produksi peserta sesuai dengan kebutuhannya.

3. Aplikasi yang digunakan bebas

VI. TAHAPAN PENILAIAN a. Presentasi Karya

Setiap tim peserta mempresentasikan karya di depan dewan juri dengan alokasi waktu maksimal 15 menit

(6)

FLS2N SMK Tingkat Provinsi Jawa Barat 2016_Bidang Lomba Film Pendek

Page

5

b. Interview

Dewan Juri dan peserta melakukan Tanya jawab untuk pendalaman konsep serta penggalian informasi dari para peserta. Sangat dianjurkan dewan juri meminta kepada para peserta untuk mensimulasikan ulang teknis pengambilan, penyuntingan gambar, dsb demi menjaga originalitas dan tangggung jawab moral pembuatan karya. Alokasi waktu untuk interview maksimal 15 menit

VII. KOMPONEN DAN BOBOT PENILAIAN

NO PENILAIAN RENTANG NILAI BOBOT

1 Presentasi Karya (N1) 60-100 10%

2 Interview (N2) 60-100 10%

3 Karya (N3) 60-100 80%

Nilai Akhir (NA) = Σ(Skor Nilai N1 + N2 + N3)

VIII. ASPEK PENILAIAN 1. Form Penilaian

NO ASPEK YANG DINILAI RENTANG SKOR KET

1 Presentasi Karya 60-100 10%

2 Interview 60-100 10%

3 Karya

3.1. Kesesuaian isi dengan tema 60-100 10% 3.2. Originalitas Karya 60-100 10% 3.3. Asfek Naratif 60-100 20% 3.4. Asfek Sinematik 60-100 40% 2. Form Penjurian NO NAMA PESERTA KAB/ KOTA JUMLAH NILAI JURI NILAI AKHIR PERI NGK AT 1 2 3 1. 2. 3. 4.

(7)

FLS2N SMK Tingkat Provinsi Jawa Barat 2016_Bidang Lomba Film Pendek

Page

6

dst

………,…………..2016 Juri 1 Juri 2 Juri 3

( ) ( ) ( )

IX. TIM JURI

Tim Juri sebanyak tiga orang yang terdiri dari 1. Praktisi/Profesional Perfilman

Berasal dari kalangan praktisi perfilman lokal Jawa Barat yang dibuktikan dengan sertifikat keahlian praktisi dari instansi/lembaga yang berwenang 2. Akademisi

Guru atau dosen perwakilan penyusun kisi-kisi bidang lomba film pendek yang dibuktikan dengan surat keterangan dari sekolah atau perguruan tinggi seni dan teknologi

X. KRITERIA PEMENANG LOMBA

Juara Lomba adalah peserta yang memiliki nilai akhir tertinggi dari seluruh nilai para peserta lomba. Apabila ada juara lomba yang memiliki nilai akhir yang sama maka dewan juri berhak untuk mendiskusikan ulang peserta yang memiliki nilai tertinggi dengan kewenangan yang dimiliki oleh para dewan juri

XI. TATA TERTIB LOMBA 1. Pembimbing :

a. Pembimbing hadir 15 menit sebelum lomba dimulai

b. Pembimbing tidak diperkenankan memasuki tempat lomba pada saat lomba berlangsung

c. Pembimbing mematuhi tata tertib yang telah ditentukan oleh panitia atau juri, apabila melanggar maka akan dikenakan sanksi.

2. Peserta :

a. Peserta hadir 15 menit sebelum lomba di mulai

b. Peserta dilarang membawa HP selama lomba berlangsung

c. Setiap peserta diharuskan menjaga ketertiban dan kebersihan lingkungan kerja

(8)

FLS2N SMK Tingkat Provinsi Jawa Barat 2016_Bidang Lomba Film Pendek

Page

7

d. Setiap peserta dilarang membantu dan dibantu oleh peserta di luar tim atau pihak manapun dalam kegiatan pasca-produksi.

e. Selama pelaksanaan lomba, peserta diwajibkan menggunakan pakaian praktek

f. Peserta tidak diperkenankan meminjam/meminjamkan alat kepada peserta lomba yang lain

g. Peserta dilarang berdiskusi selama lomba berlangsung, apabila terdapat pertanyaan dapat langsung ditanyakan ke juri

h. Mematuhi tata tertib yang telah ditentukan oleh panitia atau juri, apabila melanggar maka akan dikenakan sanksi.

XII. KEGIATAN LOMBA

1. Pelaksanaan kegiatan lomba:

hari, tanggal : Senin – Rabu, 9 - 11 Mei 2016 tempat : SMK YSB Plus Suryalaya

Kabupaten Tasikmalaya 2. Jadwal Kegiatan:

No. Tanggal Hari, Waktu Kegiatan Tempat

1 Senin, 9 Mei 2016 12.00 – 13.00 Registrasi Peserta

SMK YSB Plus Suryalaya, Kab. Tasikmalaya 13.00 – 13.30 Persiapan Pembukaan 13.30 – 15.00 Upacara Pembukaan 15.00 – 17.30 Technical Meeting 2 Selasa,

10 Mei 2016 08.00 – 17.00 Pelaksanaan Lomba sda

3 Rabu,

11 Mei 2016 08.00 – 09.30 Evaluasi Hasil Lomba

sda

09.30 – 11.00 Pengumuman Pemenang

dan Penutupan

XIII. PENUTUP

Demikian informasi dan kisi-kisi Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) bidang lomba film pendek. Hal-hal yang belum tercantum dalam lembar informasi ini akan diinformasikan pada waktu rapat teknis (technical meeting) yang disepakati bersama.

Figure

Updating...

References

Related subjects :

Scan QR code by 1PDF app
for download now

Install 1PDF app in