• Tidak ada hasil yang ditemukan

TINJAUAN PUSTAKA. 2.1 Karakteristik Tanaman Hevea brasiliensis Karakteristik

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "TINJAUAN PUSTAKA. 2.1 Karakteristik Tanaman Hevea brasiliensis Karakteristik"

Copied!
15
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 1. Diagram interaksi tanaman – tanah – iklim dalam model WaNuLCAS (van  Noordwijk and Lusiana 1999; van Noordwijk et al
Gambar 2. Diagram profil lapisan tanah dan zona dalam model WaNuLCAS dalam  empat tipe agroforestry, A, B: alley cropping, C : sistem hedgerow dalam  lahan miring, D : sistem parkland dan E sistem fallow (van Noordwijk and  Lusiana 1999; van Noordwijk et a
Gambar 3. Pertumbuhan pohon dalam kaitannya dengan faktor pembatas pertumbuhan  (hara, air dan cahaya) dalam model WaNuLCAS
Gambar 4. Diagram profil lapisan kanopi dalam kaitannya dengan penyerapan cahaya  dalam model WaNuLCAS (disarikan dari van Noordwijk et al
+2

Referensi

Dokumen terkait

Nitrogen merupakan unsur hara utama bagi pertumbuhan tanaman, yang umumnya sangat diperlukan untuk pembentukan atau pertumbuhan bagian vegetatif tanaman, seperti

Sifat-sifat tanah yang cocok untuk tanaman karet pada umumnya antara lain: solum tanah sampai 100 cm, tidak terdapat batu-batuan dan lapisan cadas, aerase dan drainase cukup,

virens juga memproduksi ZPT berupa IAA yaitu salah satu jenis hormon yang dapat memacu pertumbuhan tanaman dengan meningkatkan laju pertumbuhan akar, seperti

Gulma merupakan tumbuhan yang kehadirannya tidak diinginkan pada lahan pertanian karena menurunkan hasil yang bisa dicapai oleh tanaman produksi.. Gulma secara langsung maupun

Percobaan ini dilakukan di rumah kaca menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) 2 faktor dan 5 ulangan. Parameter yang diamati adalah fase vegetatif dan generatif tanaman,

Perbedaan pertumbuhan tanaman padi sangat terlihat pada fase vegetatif, sedangkan fase reproduktif dan fase pematangan relatif sama (Makarim dan Suhartatik,

(1995), induksi mutasi yang dikombinasikan dengan kultur in vitro efektif untuk membantu pemuliaan baik pada tanaman yang diperbanyak secara vegetatif maupun secara

Seleksi genotipe dilakukan berdasarkan parameter potensi produksi (lateks dan kayu), pertumbuhan tanaman (lilit batang, ketebalan kulit), anatomi kulit (jumlah dan