PERATURAN MENTERI PERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR : PM 56 TAHUN 2015 TENTANG KEGIATAN PENGUSAHAAN DI BANDAR UDARA
Teks penuh
Dokumen terkait
Pelayanan Jasa Secara Tidak Langsung yaitu menunjang kegiatan penerbangan yang dapat diselenggarakan oleh unit pelaksana dari badan usaha kebandaraan, badan hukum indonesia
Menetapkan PERATURAN MENTERI PERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA TENTANG PERUBAHAN ATAS PERATURAN MENTERI PERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR PM 40 TAHUN 2014 TENTANG
Perubahan/amandemen Sertifikat atau Register Bandar Udara secara langsung oleh Direktur Jenderal Perhubungan Udara sebagaimana dimaksud dalam Pasal 13 ayat (2) huruf a,
melaksanakan evaluasi terhadap usulan, dokumen dan sertifikat terkait di bidang personel operasi pesawat udara dalam rangka penerbitan sertifikasi atau otorisasi sebagaimana
[r]
4 Menyiapkan ketersediaan peralatan m ekanikal untuk operasional terminal Laporan 5 Menganalisis kebutuhan perbaikan berat atau penggantian peralatan mekanikal Laporan
Unit penyelenggara bandar udara atau badan usaha bandar udara yang memiliki landasan pacu lebih dari 1 (satu) yang dioperasikan secara terpisah (independent)
Menteri Perhubungan telah mendelegasikan kewenangan pemberian izin usaha Badan Usaha Pelabuhan kepada Kepala Badan Koordinasi Penanaman