• Tidak ada hasil yang ditemukan

PEMANFAATAN LAHAN DAN BAGI HASIL DALAM PENERAPAN SISTEM AL-MUZÂRA AH

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PEMANFAATAN LAHAN DAN BAGI HASIL DALAM PENERAPAN SISTEM AL-MUZÂRA AH"

Copied!
18
0
0

Teks penuh

(1)

Oleh :

Muhammad Ngasifudin NIM : 15913010

TESIS

Diajukan kepada Program Pascasarjana

Fakultas Ilmu Agama Islam Universitas Islam Indonesia Untuk Memenuhi salah satu syarat guna

Memperoleh Gelar Magister Ekonomi

YOGYAKARTA

2017

(2)

xi

Muhammad Ngasifudin NIM 15913010

Dalam tesis ini, penulis membahas tentang “Pemanfaatan Lahan dan Bagi Hasil Dalam Penerapan sistem Al-Muzâra’ah” untuk menjawab tiga permasalahan yang menjadi fokus pembahasan, Pemanfaatan lahan dan bagi hasil dan bagaimana dampak sistem Al-Muzâra’ah

Ditinjau dari sifatnya, penelitian ini adalah penelitian Mixed Methods, berpijak pada prosedur-prosedur penelitian yang menghasilkan data dianalisis dengan pendekatan perhitungan statistik dimana analisa data dilakukan secara terus menerus, dan mendeskripsikan dari orang-orang dan perilaku secara

holistik (utuh).

Dari hasil penelitian hasil analisis regresi diperoleh nilai t hitung 1,628 < 2,030 dan Nilai Signifikasi (Sig) 0,110 > 0.05 maka dapat disimpulkan Pemanfaatan lahan tidak berpengaruh signifikan dalam Al-Muzâra’ah. Bagi hasil Berpengaruh signifikan dalam Al-Muzâra’ah, Berdasarkan Hasil Uji regresi nilai T hitung 3,013 > t tabel 2,030 dan Nilai signifikan (Sig) 0,004 < 0.05 maka Dapat disimpulkan Bagihasil berpengaruh signifikan dalam sistem Al-Muzâra’ah. Dan mempunyai dampak yang besar dalam kesjahteraan di Dusun Rawadadi Desa Pahonjean, dengan akad Al-Muzâra’ah tersebut dalam praktiknya yang menjadi acuan dalam bagi hasil baik pemilik maupun penggarap adalah hasil panen.

(3)

BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah

Dilihat dari wilayah Indonesia secara geografis dan susunan kehidupan rakyatnya, termasuk perekonomiannya masih bercorak agraris. Sebagian besar rakyat bermata pencaharian petani. Hal tersebut mengindikasikan bahwa sebagian besar rakyat menggantungkan kehidupannya dari sektor pertanian.

Pertanian adalah salah satu usaha amat penting, Imam Al Qurtubi memandang bahwa usaha pertanian adalah fardlu kifayah dimana permerintah wajib memaksakaan seseorang orang melaksanakanya, pendapat imam al Qurtubi tersebut dapat dipahami dasarnya, karena betapa buruknya akibatnya jika sektor ini tidak digarap. Betapa kesulitannya akan menimpa negeri bila tidak ada usaha pertanian, karena makanan pokok dihasilkan dari pertanian.1

Dalam pedesaan petani mengelola persawaah itu tidak sendiri terkadang pemilik lahan/sawah kepada petani yang mengolah sebidang tanah yang bukan miliknya, berdasarkan perjanjian antara mereka.2 Kerja sama di bidang pertanian antara pemilik lahan dan petani penggarap disebut

Al-Muzâra’ah. Istilah ini, dalam masyarakat Indonesia dikenal dengan

paroan sawah. Dalam Al-Muzâra’ah bibit yang ditanam berasal dari pemilik

1 Hamzah Yakub, Kode Etik Dagang Menurut Islam (Bandung : CV Diponegoro, 1984), hlm. 271

2 Afzalur Rahman, Doktrin Ekonomi Islam Jilid 2, (Yogyakarta : PT Dhana Bakti Wakaf, 1995), hlm. 260

(4)

lahan. Di dalam Islam Menurut bahasa, Al-Muzâra’ah memiliki dua arti, yang pertama Al-Muzâra’ah yang berarti tharh al-zur’ah (melemparkan tanaman), maksudnya adalah modal (al-hadzar)3.

Pengelolaan tanah dapat dilakukan dengan dua bentuk pertama pemilik tanah bisa mengelolanya sendiri dan berkuasa atas tanah hasilnya, kedua bisa dengan menyerahkan kepada orang lain untuk digarap, yaitu petani membayar langsung atas penggunaan tanah tersebut atau membagi hasil dengannnya, pemilik tanah bisa jadi sebuah negara atau sesorang yang memberikan tanah kepada petani untuk diolah, petani penggarap membayar baik dengan cara bagi hasil atau membayar tunai secara atas tanah yang digunakan kepada pemerintah atau kepada tuan-tuan tanah4.

Pertanian harus mendapatkan perhatian, karena melalui pertanian manusia dapat memenuhi kebutuhan hidupnya terutama dalam hal mendapatkan makanan. Pertanian juga sangat penting keberadaannya dimasyarakat. Islam pun telah mengatur praktek-prakteknya agar sesuai dengan syariat Islam.

Ekonomi Islam sebagai suatu Ilmu pengetahuan lahir melalui proses pengkajian ilmiah yang panjang, dimana pada awalnya terjadi sikap pesimis terkait eksistensi Ekonomi Islam dalam kehidupan masyarakat saat ini. Hal ini terjadi karena di masyarakat telah terbentuk suatu pemikiran bahwa harus terdapat dikotomi antara agama dengan ke ilmuan. Dalam

3 Hendi Suhendi, Fikih Muamalah, (Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada, 2002), hlm. 153

(5)

hal ini termasuk didalamnya Ilmu Ekonomi, namun sekarang hal ini sudah mulai terkikis. Para Ekonom Barat pun mulai mengakui eksistensi Ekonomi Islam sebagai suatu Ilmu Ekonomi yang memberi warna kesejukan dalam perekonomian dunia dimana Ekonomi Islam dapat menjadi sistem Ekonomi alternatif yang mampu mengingatkan kesejahteraan umat, disamping sistem ekonomi kapitalis dan sosialis yang telah terbukti tidak mampu meningkatkan kesejahteraan umat.5

Untuk melaksanankan usaha pertanian ini, adakalanya diperlukan kerja sama antara pemilik tanah dengan sesorang yang memiliki ketrampilan dan kemampuan bertani, karena adakalanya pemilik kebun atau sawah tidak sanggup menggarap sendiri tanahnya. Sebaliknya ada orang yang mempunyai kemampuan dan ketrampilan menggarap tanah tetapi tidak memiliki kebun atau sawah, Kerjasama yang demikian itu disebut Al-Muzâra’ah dengan bagi hasil, separon, sepertiga dan sebagainya menurut kesepakatan kedua belah pihak6

Dalam pertanian sistem bagi hasil menjadi suatu yang penting manakala orang-orang mempunyai tenaga kerja tetapi tidak mempunyai lahan, sementara yang lain memiliki lahan tetapi tidak mempunyai modal dan tenaga kerja. Berdasarkan keadaan seperti ini saling bantu-membantu dan kerjasama, maka hanya sistem bagi hasil yang merupakan

5 M. Nur Rianto Al-Arif, Dasar-Dasar Ekonomi Islam, (Solo: PT Era Adicitra Intermedia, 2011) hlm.6

(6)

cara efektif untuk menghasilkan lebih banyak tanah yang dapat diolah sehingga menguntungkan kedua belah pihak.

Masyarakat Desa Rawadadi sebagian besar adalah berprofesi sebagai petani. Praktik kegitan Al-Muzâra’ah telah turun temurun menjadi adat istiadat yang susah dipisahkan dari sendi kehidupan masyarakat Desa Rawadadi, ini menjadi salah satu bentuk kegiatan bagi hasil yang sama-sama menguntungkan baik pemilik lahan dan penggarap lahan, banyak faktor yang mempengruhi para pemilik lahan atau penggarap tanah dalam memilih sistem

Al-Muzâra’ah, salah satu diantaranya adalah faktor bagi hasil, dan faktor

pemanfaatan lahan. Melihat latar belakang diatas menarik untuk diteliti bagaimana mengukur faktor yang melatar belakangi petani dalam memilih kegiatan sistem Al-Muzâra’ah , sehingga peneliti bermaksud menuangkanya dalam bentuk karya ilmiah dengan judul “Pemanfaatan Lahan Dan Bagi Hasil

Dalam Penerapan Sistem Al-Muzâra’ah ” Studi di Dusun Rawadadi Desa Pahonjean Kecamatan Majenang.

B. Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang masalah di atas maka pertanyaan penelitian adalah:

1. Apakah Pemanfaatan Lahan (X1) memiliki hubungan yang signifikan Terhadap pemilihan sistem Al-Muzâra’ah (Y) ?

2. Apakah Bagi Hasil (X2) memiliki hubungan yang signifikan Terhadap pemilihan sistem Al-Muzâra’ah (Y) ?

(7)

3. Bagaimana dampak sistem Al-Muzâra’ah terhadap perekonomian di dusun Rawadadi?

C. Tujuan Penelitian dan Manfaat Penelitian

Berdasarkan rumusan masalah di atas maka tujuan penelitian yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:

1. Untuk membuktikan dan menganalisis pemanfaatan lahan secara simultan berpengaruh signifikan penerapan sistem Al-Muzâra’ah. 2. Untuk membuktikan dan menganalisis Bagi hasil secara simultan

berpengaruh signifikan penerapan sistem Al-Muzâra’ah.

3. Menganalisis dampak sistem Al-Muzâra’ah terhadap perekonomian di dusun Rawadadi.

Terdapat dua manfaat yang akan diperoleh dalam pelaksanaan penelitian ini yaitu sebagai berikut:

1. Manfaat teoritis

Dapat memperkaya wawasan dan wacana dalam ekonomi Islam pada umumnya, serta untuk menambah wawasan keilmuan dan meningkatkan kompetensi diri, kecerdasan intelektual dan emosional. 2. Manfaat praktis

Sebagai sumbangsih saran dan masukan bagi para petani dalam manajemen pengelolaan yang dihadapi oleh petani serta dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dalam melakukan aktifitas ekonominya, dan memberikan sumbangsih kepada pihak Desa dalam Pemanfaatan lahan pertanian yang produktif .

(8)

D. Sistematika Pembahasan

Sistematika disini dimaksudkan sebagai gambaran umum yang menjelaskan tentang pembahasan penelitian ini. Pembahasan dari hasil penelitian ini tersusun dalam lima bab yang saling berkaitan antara satu dengan yang lain, yaitu

Bab I, pada bab pendahuluan ini berisikan latar belakang masalah yang mendorong penulis untuk melakukan penulisan Tesis. Dari sini ditarik beberapa pertanyaan yang termuat dalam rumusan masalah yang berfungsi untuk mengarahkan pembahasan tesis sehingga tidak melebar, lebih diperjelas lagi dengan tujuan dan kegunaan pembahasan. Dilanjutkan dengan penegasan judul yang dengan sengaja ditampilkan untuk menghindari perbedaan pemahaman dalam memahami isi dan maksud dari tesis. Hal ini penulis anggap penting agar analisa ini bisa mencapai hasil yang optimal.

Bab II, menjelaskan penelitian terdahulu untuk melihat hasil penelitian yang telah dilakukan lebih dahulu oleh peneliti lain dalam bidang yang sama atau mendekati sama. dalam bab ini diuraikan pula kajian pustaka. Berikutnya menguraikan landasan teori yang dipergunakan, dalam bab ini berisi kajian umum tentang Sistem Al-Muzâra’ah dan faktor-faktor yang mempengaruhi dalam kegiatan sistem Al-Muzâra’ah , Pemanfaatan Lahan dan bagi Hasil

Bab III, dalam bab ini penulis juga menjelaskan tentang metodologi yang mencakup tentang sumber data yang menjelaskan dari mana data diperoleh, jenis data, teknik pengumpulan data dan teknik analisa data yang telah

(9)

diperoleh. Agar pembaca dapat memperoleh gambaran alur Tesis maka disajikan sistematika pembahasan dari tesis ini

Bab IV, Bab ini merupakan isi dari analisa terhadap Pemanfaatan Lahan, dan Bagi Hasil terhadap Al-Muzâra’ah. dan gambaran dari faktor tersebut, faktor manakah yang paling berpengaruh dalam sistem Al-Muzâra’ah. Dan gambaran dampak perekonomian bagi warga Rawadadi

Bab V, bab ini merupakan bab penutup yang berisi kesimpulan dan saran. Kesimpulan diketengahkan sebagai jawaban dari rumusan masalah yang diambil dari latar belakang pada bab pertama yang merupakan hasil maksimal dari pembahasan

(10)

BAB V PENUTUP

A. Kesimpulan

Sebagai karya tulis ilmiah tentunya harus menyertakan suatu kesimpulan pada akhir suatu tulisan yang secara nyata menggambarkan isi tulisan secara ringkas, berdasarkan pembahasan beberapa bab sebelumya maka kesimpulan yang di dapatkan penulis adalah sebagai berikut:

1. Berdasarkan hasil analisis regresi diperoleh nilai t hitung 1,628 < 2,030 dan Nilai Signifikasi (Sig) 0,110 > 0.05 maka dapat disimpulkan bahwa HO diterima dan H1 Ditolak yang artinya; Pemanfaatan lahan (X1) tidak berpengaruh signifikan terhadap Al-Muzâra’ah (Y).

2. Untuk Uji t Kedua dengan H2; Bagi hasil (x2) Berpengaruh signifikan terhadap Al-Muzâra’ah (Y), Berdasarkan Hasil Uji regresi nilai T hitung 3,013 > t tabel 2,030 dan Nilai signifikan (sig) 0,004 < 0.05 maka Dapat disimpulkan Ho ditolak dan H1 diterima yang artinya : Bagi hasil (x2) berpengaruh signifikan terhadap sistem Al-Muzâra’ah.

3. Terdapat dampak yang besar dalam penggunaan sistem bagi hasil yang dilakukan di Dusun Rawadadi Desa Pahonjean, dengan akad

Al-Muzâra’ah tersebut dalam praktiknya yang menjadi acuan dalam bagi

hasil baik pemilik tanah maupun penggarap tanah adalah hasil panen, dengan sistem bagi hasil pertanian banyak berdampak terhadap

(11)

perekonomian yang diperoleh tidak hanya penggarap tanah tetapi juga pemilik tanah juga buruh tani, baik buruh tanam atapun buruh panen.

B. Kritik dan Saran

Berdasarkan hasil penelitian dan kesimpulan yang telah disajikan maka selanjutnya peneliti menyampaikan saran-saran yang kiranya dapat memberikan manfaat kepada pihak-pihak yang terkait atas hasil penelitian ini. Adapun saran saran yang dapat disampaikan adalah sebagai berikut: 1. Dalam pembagian hasil antara pemilik lahan dan penggarap berusaha

transparasi hasil panen dan menghindari timbulnya gharar, yang menyebabkan akad Al-Muzâra’ah menjadi tidak sah.

2. Toleransi yang tinggi antara kedua belah pihak sangat dibutuhkan dalam kerjasama yang berbentuk Al-Muzâra’ah, sehingga tidak ada yang merasa dirugikan maupun dieksploitasi.

3. Pemberdayaan dan revitalisasi penghidupan petani melalui sistem Bank syariah yang sejalan dengan ruh Islam yang bermakna kesejahteraan lahir dan batin, Bank syariah mampu memberikan pembiayan-pembiayan dalam bidang pertanian.

4. Meningkatkan kegiatan dan kinerja penyuluhan pertanian seperti, pendampingan petani dalam penerapan teknologi dan membantu permasalahan-permasalahan dalam pertanian yang tidak ada solusinya. Karena informasi yang akan disampaikan penyuluh pertanian sebagai fasilitator, penting dalam menunjang dan membangun kegiatan.

(12)

pertanian di pedesaan khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan petani.

(13)
(14)

DAFTAR PUSTAKA

Abdullah, bin Ali Bassam, Abdurrahman., 2002,”Taisirul Allam Syarh Umdatul

Ahkam”, terj Kathur Suhardi, Syarah Hadits Pilihan

Bukhari-Muslim Cet-1; Jakarta: Darul Falah.

Abdullah., 2002 “Sewa-Menyewa di Kalangan Masyarkat Banjar Kota Banjarmasin,” Tesis, Yogyakarta: Universitas Islam Indonesia. Al-Arif, M. Nur Rianto., 2011, Dasar-Dasar Ekonomi Islam, Solo: PT Era

Adicitra Intermedia,

Ali Hasan, M., 2004, “Berbagai Macam Transakasi Dalam Islam :Fiqh

Muamalat, cet 2,” Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

An-Nabahani, Taqyuddun., 1996, Membangun Sistem Ekonomi Alternatif, terj : Moh. Maghur Wachid, Surabaya : Risalah Gusti.

Ansari., 2009, “Peran Perbankan Nasional Dalam Pembiayaan Sektor Pertanian di Indonesia” “Roles of National Banking in Agricultural Finance in Indonesia, Forum Penelitian Agro Ekonomi. Volume 27 no. 1, juli 2009.

Arikunto, Suharsimi., 2002, Prosedur Penelitian suatu Pendekatan Praktik, Jakarta: Rineka Cipta.

__________________, 2007, Metode Penelitian, Jakarta: Rineka Cipta. __________________, 2010, Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek,

Jakarta: Rineka Cipta.

Ashari, Saptana., 2005, “Prospek Pembiayaan Syariah Untuk Sektor Pertanian”, Forum Penelitian Agro Ekonomi. Volume 23 No. 2, Desember 2005.

Antonio, Muhammad Syafi’I., 2001, Bank Syari’ah dari Teori ke Praktek, Jakarta : Gema Insani.

Asnawi, Haris Faulidi., 2005, “Sistem Muzara'ah dalam Ekonomi Islam”,

Millah, Vol. IV, No.2, Januari 2005.

Azhim, Abdul, Al-Hafizh bin Abdul Qawi., 2003 “Mukhtasar Shahih

Muslim”, diterjemahkan Achmad Zaidun, Ringkasan Shahih

Muslim, Cet.2; Jakarta: Pustaka Amani.

Az-Zuhaili, Wahbah., 2011, Fiqh Islam Wa adilatuhu, Jilid 6. terj :Abdul hayyie Al-Kattani dkk, Jakarta :Gema Insani.

(15)

Badrayana, Djaka., 2011, “Pemanfaatan Lahan Telantar Dalam Tinjauan Undang-Undang Pokok Agraria Dan Ekonomi Islam”

Al-Iqtishad:Vol. III, No. 2, Juli 2011.

Bello Sani Yahuza, Mansur Idris., 2015, “An Assessment of the Shari’ah Compliant Muzara’ah and Local Sharecropping Practice in Kano State, Nigeria” International Conference on Islamic Banking and

Finance Organized by International Institute of Islamic Banking and Finance (IIIBF), Bayero University, Kano-Nigeria 28 and 30 April

2015.

Borhan, Joni Tamkin and Ab. Aziz, Muhammad Ridhwan., 2009. “Agriculture

And Agribusiness From The Perspective Of Qur'an And Al-Sunnah”. Jurnal Usuluddin, 30.

Burhan, Sudianto., 2003, “Kepemilikan Tanah dan Islam dan Kapitalisme”,

Tesis, Yogyakarta : Universitas Islam Indonesia.

Cristopher Pass, et al, 1997, Kamus Lengkap Ekonomi, Cet. Ke-2, Jakarta: Erlangga.

Danandjaja., 2012, Metodologi Penelitian Sosial, Yogyakarta: Graha Ilmu. Djatnika, Rachmat .,1996, Sistem Ethika Islami, Cet. II, Jakarta : Pustaka

Panjimas.

Ghozali, Imam., 2005, Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program SPSS, Semarang: Badan Penerbit UNDIP.

Husein, Umar., 2002, Metode Riset Bisnis, Jakarta: Gramedia Pustaka Utama. ___________., 2005, Metodologi Penelitian Untuk Skripsi Dan Tesis Bisnis,

Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Imam Ghozali., 2006, Aplikasi Analisis Multinariate Dengan Program SPSS,

Cetakan IV, Semarang: Undip.

Jamal, Anton., 2010, “Status Kepemilikan Dan Pemanfaatan Lahan Tidur Dalam Fiqh Islam” At-Tasyri' Volume I. No. 3, Oktober 2009-Januari 2010.

Kementrian Agama RI., 2010, al-Qur’a>n dan Terjemah, Bandung : Penerbit hilal.

Karim, Adiwarman., 2004, Bank Islam Analisis Fiqh & Keuangan, Jakarta : PT. Raja Grafindo Persada.

(16)

Khobir, Bakhtiar., 2002,” Petani dan Kemiskinan” (Studi mengenai Upaya petani dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga di Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya,Tesis Yogyakarta : Univesitas Islam Indonesia.

Nashiruddin Albani, Muhammad., 2007, Shahih Sunan An-Nasai terj. Kamaluddin Sa’diyatul Haramain, Jakarta: Pustaka Azzam.

Pasaribu, Chairuman., Suhrawardi K. Lubis., 1996, Hukum Perjanjian Dalam

Islam, cet ke-2, Jakarta : Sinar Grafika.

Prasetyo, Bambang., Lina Miftahul Jannah., 2006, Metode Penelitian

Kuantitatif, Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Priyanto, Dwi., 2008, Mandiri Belajar SPSS (Untuk Analisis Data dan Uji

Statistik), Yogyakarta: MediaKom.

Purwoto, Agus., 2007, Panduan Laboratorium Statistik Inferensia, Jakarta: PT Grasindo.

Qardhawi, Yusuf., 1997, Norma dan Etika Ekonomi Islam Jakarta: Gema Insani.

Rahayu, Endang Esti., 2000,”Kajian Pemanfaatan Ruang Secara Optimal Ditinjau Dari Dampak Erosi Dan Produktivitas Lahan Di Kawasan Persisir Selatan Kabupaten Bantul-Yogyakarta” Tesis : Bogor. Institut Pertanian Bogor, 2000.

Rahman, Afzalur., 1995, Doktrin Ekonomi Islam jilid 2, Yogyakarta : PT Dhana Bakti Wakaf.

Ridhwan, Muhammad Ab. Aziz., Muhammad Mohamad Yusoff., 2014 , “Identifying Risks Of Financing For Agro Projects In Islamic Banks”, International Journal of Technical Research and

Applications, Volume-2, Special Issue 4 July-Aug.

Ridlwan, Ahmad Ajib., 2016, “Implementation Akad Muzara'ah In Islamic Bank : Alternative To Access Capital Agricultural Sector”

Iqtishoduna Vol. 7 No. 1 April 2016.

Riduwan., 2008, Belajar Mudah Penelitian Untuk Guru, Karyawan dan

Peneliti Pemula. Bandung: Alfabeta.

Ridwan, Muhammad., 2004. Manajemen Baitul Maal Wa Tamwil. Yogyakarta: UII Press.

Rofiq, Ahmad., 2004, Fiqih Kontekstual dari Normatif ke Pemaknaan Sosial, Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

(17)

Sabiq, Sayyid., 2009, Fiqih Sunnah, Jakarta : PT. Pena Pundi Aksara.

Siregar, Syofian., 2012, Statistik Deskriptif Untuk Penelitian, Jakarta: Rajawali Press.

Subagyo, Joko., 2011, Metode Penelitian Dalam Teori dan Praktik, Jakarta: Rineka Cipta.

Sugiono., 2009, .Metode Penelitian kuntitatif kualitatif dan R&D, Bandung : Alfabet.

_______, 2011, Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D, Bandung: Penerbit Alfabeta.

_______, 2014, Metode Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif dan R&D, cet II Bandung: Alfabeta.

_______, 2011, Metode Penelitian Kombinasi (Mixed Methods). Bandung: Alfabeta.

_______, 2011, Statistika untuk Penelitian. Bandung: Alfabeta. _______. 2010, Memahami Penelitian Kualitatif , Bandung: Alfabeta. Suhendi, Hendi., 2002, Fikih Muamalah, Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada Sujarweni, V, Wiranta., 2014, SPSS Untuk Penelitian.Yogyakarta: Pustaka

Baru Press

Supardi., 2005, Metodologi Penelitian Ekonomi dan Bisnis, Yogyakarta : UII press.

Suryabrata, Sumardi., 1998,Metodologi Penelitian, Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Soekartawi., 1989, Prinsip Dasar Ekonomi Pertanian: Teori dan Aplikasi, Jakarta: Rajawali Pers.

Soekanto, Soerjono. 2001, Sosiologi Suatu Pengantar Jakarta: Rajawali Pers. Syafei, Ermi Suharti., 2003, “Faktor Faktor Yang Mempengaruhi Pembayaran

Zakat, Masyarakat Prenggan-Kotagede, Yogyakarta, Tesis, Yogyakarta: Universitas Islam Indonesia.

Walkodri., 2002 “Kebijakan Pemberdayaan Masyarakat Desa Ditinjau Dari Perspektif Ekonomi Islam” Tesis, Yogyakarta: Universitas Islam Indonesia.

(18)

Narasumber dengan Mukhafid di Rawadadi, tanggal 11 Januari 2017 Narasumber dengan Abdul Aziz di Rawadadi, tanggal 7 Januari 2017 Narasumber dengan Ali Sobirin di Rawadadi, tanggal 10 Januari 2017 Narasumber dengan Bapak Kandar di Rawadadi, tanggal 9 Januari 2017 Narasumber dengan Bapak Kholidin di Rawadadi, tanggal 9 Januari 2017 Narasumber dengan Bapak lasiman di Rawadadi, tanggal 11 Januari 2017 Narasumber dengan Bapak Subhan di Rawadadi, tanggal 5 Januari 2017 Narasumber dengan Bapak Sutarmin di Rawadadi, tanggal 9 Januari 2017 Narasumber dengan Ibu Martini di Rawadadi, tanggal 8 Januari 2017 Narasumber dengan Ibu Muslimah di Rawadadi, tanggal 9 Januari 2017 Narasumber dengan Miftahudin di Rawadadi, tanggal 9 Januari 2017 Narasumber dengan Mufakhir di Rawadadi, tanggal 9 Januari 2017 Narasumber dengan Muhatarul di Rawadadi, tanggal 9 Januari 2017 Narasumber dengan Rasidan di Rawadadi, tanggal 8 Januari 2017 Narasumber dengan Sutarmin di Rawadadi, tanggal 9 Januari 2017 Narasumber dengan Wagimin di Rawadadi, tanggal 9 Januari 2017

Priyadi, Unggul & Ash Shidiqie, Jannahar Saddam., 2015, “Pelaksanaan Perjanjian Bagi Hasil Pertanian Lahan Sawah: Studi di Kecamatan Gamping, Kabupaten Sleman, Yogyakarta”, Millah, Vol. XV, No. 1, Agustus 2015.

Wiranta, I Made., 2006, Metodelogi Penelitian Sosial Ekonomi, Yogyakarta, Cv Andi Offset.

Yaacob, Hakimah., 2013, “Commercialising Muzara’a Model Contract Through Islamic Finance To Help Malaysian Aborigines”

International Journal of Business, Economics and Law, Vol. 2, Issue

3 (June).

Yakub, Hamzah., 1984, Kode Etik Dagang Menurut Islam Bandung : CV Diponegoro.

Referensi

Dokumen terkait

PJA Andriani yang dikutip oleh (Mariana, 2018) mengemukakan bahwa pajak merupakan iuran rakyat atau masyarakat pada negara yang bisa dipaksakan dan terhutang bagi yang wajib

mempergunakan teopri ilmu pengetahuan, profesional dapat menjelaskan apanyang dihadapinya dan apa yang akan terjadi jika tidak dilakukan intervensi. Teori ilmu

Menurut Han &amp; Kamber (2001), analisis cluster adalah suatu teknik data mining untuk mengelompokan himpunan objek (dataset) ke dalam beberapa cluster hanya

Dispensasi usia perkawinan merupakan pengurangan terhadap standar normatif yang diatur oleh UU mengenai batas minimal usia perkawinan bagi seseorang yang akan

Penelitian menyimpulkan bahwa pemberian 90% pakan hijauan beragam (rumput, gamal, dan waru) dengan 10% konsentrat ”Molamix” dapat menghasilkan peningkatan kecernaan

Kode-kode ZA, ZB, ZC dan seterusnya tidak secara langsung menunjukkan warna part, melainkan warna dapat dilihat dari kode HONDA pada kolom &#34;Part Number&#34; di

a) Disusun secara alfabetis, jika huruf awal sama maka huruf kedua dari nama penulis itu menjadi dasar urutan demikian seterusnya. b) Nama penulis, dengan cara menuliskan

Tujuan diadakannya penelitian ini yaitu untuk mengetahui apakah implementasi pendidikan mitigasi bencana alam gempa bumi dalam pembelajaran IPS SD terlaksana dengan baik