LAPORAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Program Pengabdian Kepada Masyarakat

37 

Teks penuh

(1)

LAPORAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT

Program Pengabdian Kepada Masyarakat

PENINGKATAN KINERJA KELOMPOK LA RUTIN MELALUI PENDAMPINGAN EDUKASI SISTEM PERGULIRAN DANA MIKRO

KREDIT BERBASIS MOBILE ANDROID DALAM MENCIPTAKAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PADA PANDEMI COVID 19

DI LINGKUNGAN RW 07 KELURAHAN LENTENG AGUNG, KECAMATAN JAGAKARSA, JAKARTA SELATAN

Disusun oleh:

Ketua Tim Pengusul : Dr. Ir. Budiman, MS (0308066402) Anggota Tim Pelaksana : Dr. Ditiya Himawati, SE.,MM (0325018101) Dr. Dyah Mieta Setyawati, SE., MMSI (0324087702) Dr. Edi Sukirman, SSi., MM (0312106502) Dr. Rina Sugiarti, SE., MM (0327116503) Dr. Wardoyo, SE., MM (0315026804) Dr. Ir. Waseso Segoro, MM (0427115603) Lista Kuspriatni, SE., MM (0323088303)

UNIVERSITAS GUNADARMA

JAKARTA

(2)

HALAMAN PENGESAHAN

PROGRAM PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT

1. Judul : Peningkatan Kinerja Kelompok LA Rutin Melalui Pendampingan Edukasi Sistem Perguliran Dana Mikro Kredit Berbasis Mobile Android Dalam Menciptakan Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Pada Pandemi Covid 19 Di Lingkungan RW 07 Kelurahan Lenteng Agung, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan

2. Nama Mitra Program : RW 07 Kelurahan Lenteng Agung, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan

3. Ketua Tim Pelaksana a. Nama Lengkap b. NIDN

c. Program Studi d. Perguruan Tinggi e. Bidang Keahlian

4. Anggota Tim Pelaksana a. Jumlah Anggota b. Nama Anggota I/

Bidang Keahlian c. Nama Anggota II/

Bidang Keahlian d. Nama Anggota III/

Bidang Keahlian e. Nama Anggota IV/

Bidang Keahlian f. Nama Anggota V/

Bidang Keahlian g. Nama Anggota VI/

Bidang Keahlian

h. Nama Anggota VII/ Bidang Keahlian

i. Mahasiswa yang Terlibat

5. Lokasi Kegiatan/Mitra a. Wilayah Mitra

(Desa/Kecamatan)

b. Kabupaten/Kota c. Provinsi

d. Jarak PT ke Lokasi Mitra

: Dr. Ir. Budiman, MS : 0308066402 : Manajemen : Universitas Gunadarma : Manajemen Pemasaran : Dosen 7 Orang

: Dr. Ditiya Himawati, SE., MM/ Manajemen

: Dr. Dyah Mieta Setyawati, SE., MMSI / Akuntansi

: Dr. Edi Sukirman, Ssi., MM/ Sistem Informasi

: Dr. Rina Sugiarti, SE., MM/ Manajemen

: Dr. Wardoyo, SE., MM/ Manajemen

: Dr. Ir. Waseso Segoro, MM/ Manajemen

: Lista Kuspriatni, SE., MM/ Manajemen

: 3 Orang

Adam Zidan Septa Permana (Teknik Informatika) Tania Oktaviani (Ekonomi Manajemen)

Edelwis Tiara Poespa Mayendri (Ilmu Komunikasi)

: RW 07 Kelurahan Lenteng Agung, Kecamatan Jagakarsa : Jakarta Selatan

: DKI Jakarta : 4,5 KM

6. Luaran yang Dihasilkan : - Publikasi Ilmiah pada Jurnal ber ISSN/ Prosiding, Target: Tidak Ada

- Publikasi pada Media Masa Cetak/Online/ Repocitory PT, Target: Tidak Ada

(3)

- Foto dokumentasi kegiatan berupa foto-foto kegiatan Abdimas. Target: ada

- Peningkatan Daya Saing (Peningkatan Kualitas, Kuantitas, serta Nilai Tambah Barang, Jasa, Diversifikasi Produk, atau Sumber Daya Lainnya), Target: Ada

- Peningkatan Penerapan Iptek di Masyarakat (Mekanisasi, IT, dan Manajemen), Target: Ada

7. Jangka Waktu Pelaksanaan : 6 bulan (September 2020 – Februari 2021)

8. Biaya Total : Rp. 2.200.000,-

a. DRPM : 0

b. Sumber Lain : Rp. 2.200.000,-

Mengetahui,

Ketua Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat Ketua Tim Pengusul

(Dr. Aris Budi Setyawan, SE., MM) NIP 930391/NIDN 0326057004

(Dr. Ir. Budiman, MS) NIP 140906/NIDN 0308066402

(4)

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL ... 1 HALAMAN PENGESAHAN ... 2 DAFTAR ISI ... 4 RINGKASAN ... 5 BAB 1 PENDAHULUAN ... 6 1.1 Latar Belakang ... 6 1.2 Analisis Situasi... 8

1.3 Permasalahan Prioritas Mitra ... 11

BAB 2 SOLUSI DAN TARGET LUARAN ... 13

2.1 Solusi... 13

2.2 Target Luaran ... 13

BAB 3 METODE PELAKSANAAN ... 16

3.1 Metode Pelaksanaan ... 16

3.2 Rencana Kegiatan ... 17

BAB 4 KELAYAKAN PERGURUAN TINGGI ... 20

4.1 Profil Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) ... 20

4.2 Kepakaran Tim ... 21

BAB 5 HASIL DAN LUARAN YANG DICAPAI ... 23

5.1 Hasil ... 23

5.2 Luaran yang Dicapai ... 23

BAB 6 RENCANA TAHAPAN BERIKUTNYA ... 24

BAB 7 KESIMPULAN DAN SARAN ... 25

7.1 Kesimpulan ... 25

7.2 Saran ... 25

DAFTAR PUSTAKA ... 26

LAMPIRAN 1. Peta Lokasi ... 27

LAMPIRAN 2. Surat Permintaan Mitra ... 28

LAMPIRAN 3. Surat Keterangan Mitra dan Tim Pelaksana ... 29

LAMPIRAN 4. Jadwal Kegiatan ... 31

LAMPIRAN 5. Anggaran Biaya ... 32

LAMPIRAN 6. Tim Mahasiswa Pelaksana ... 33

(5)

RINGKASAN

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (Abdimas) ini masih melanjutkan kegiatan sebelumnya dalam membuat aplikasi sistem pencatatan perguliran dana mikro kredit berbasis mobile android melalui edukasi, sehingga nantinya para anggota kelompok dapat menggunakannya secara mudah dan praktis dalam membuat catatan pembayaran cicilan pinjamannya baik pinjaman dana rutin maupun dana dadakan setiap bulannya. Hal ini perlu didukung dengan adanya kemajuan teknologi yang semakin berkembang dengan cepat. Kondisi saat ini masih pandemi covid 19 yang mendorong semua aktivitas masyarakat masih dilakukan secara online untuk membantu tugas dan pekerjaan mulai dari anak sekolah, mahasiswa, karyawan dan pelaku usaha selama bekerja di rumah atau WFH. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat (Abdimas) ini adalah salah satunya untuk mengembangkan edukasi dengan menggunakan aplikasi pencatatan keuangan yang sebelumnya masih menggunakan Ms Excel dengan modifikasi fungsi menjadi aplikasi mobile sistem pencatatan keuangan berbasis Android bagi kelompok masyarakat LA Rutin di lingkungan RW 07 Kelurahan Lenteng Agung, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Aplikasi tersebut dirancang bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan agar lebih kreatif dalam mengelola sistem perguliran dana mikro bagi para anggota kelompok LA Rutin yang berlokasi di RT. 010, 011 dan 012/RW. 07 Kelurahan Lenteng Agung, Kecamatan Jagakarsa Jakarta Selatan, sehingga dapat membantu dalam pengelolaan keuangan guna meningkatkan kinerja kelompok dan menciptakan pemberdayaan masyarakat yang mandiri, sehingga bisa tepat guna bagi kelompok masyarakat ini. Saat ini anggota kelompok LA Rutin mempunyai total anggota sebanyak 17 orang. Kegiatan Abdimas ini juga melibatkan mahasiswa dari jurusan teknik informatika, ekonomi manajemen dan komunikasi untuk membuat dokumentasi kegiatan dan aplikasi pencatatan keuangan berbasis mobile android.

Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa pencatatan keuangan kelompok dengan menggunakan metode SDLC (System Development Life Cycle) pada smartphone berbasis Android telah berhasil dirancang dan dibuat dengan baik, sehingga aplikasi ini akan memudahkan user atau pengguna untuk melakukan pencatatan keuangan tanpa peralatan komputer terutama dalam sistem perguliran dana mikro kredit. Selanjutnya Target luaran Abdimas ini difokuskan pada peningkatan pendidikan atau edukasi dalam pencatatan dana bergulir kelompok LA Rutin melalui zoom cloud meeting atau secara manual sesuai dengan protokol kesehatan sebagai cara dalam pelaksanaan transfer ilmu pengetahuan. Aplikasi dirancang dengan mudah, aplikatif dan tepat guna bagi masyarakat luas, khususnya kelompok mikro kredit LA Rutin. Anggota kelompok mikro kredit juga dapat membuka dan menjalankan usaha sesuai potensi sumber daya kelompok mikro kredit di wialyah RW 07, Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Selain itu, kelompok mikro kredit dapat mengelola usahanya, seperti membuat laporan keuangan secara praktis yang dapat digunakan untuk memperoleh dan meningkatkan kemitraan dan keterampilan. Dengan demikian, para anggota kelompok mikro kredit dapat meningkatkan daya saing sekaligus menjawab kendala dalam mendapatkan kredit dan modal akibat laporan keuangan yang tidak jelas, serta kurangnya menguasai Teknologi Infomasi dan Komunikasi (TIK).

Kata Kunci: Aplikasi Perguliran Dana Mikro Berbasis Android, Skema Pinjaman Dana Rutin, Skema Pinjaman Dana Dadakan dan Pemberdayaan Masyarakat Mandiri

(6)

BAB 1

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Salah satu bentuk Tri Dharma Perguruan Tinggi yang ketiga adalah Pengabdian kepada Masyarakat (Abdimas). Kegiatan abdimas dilakukan oleh semua Dosen Perguruan Tinggi baik negeri maupun swasta sebagai civitas akademika yang memanfaatkan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk memajukan kesejahteraan masyarakat dan mencerdaskan kehidupan bangsa. Salah satu bentuk kegiatan abdimas yang tim kami lakukan adalah melakukan pendampingan bagi pelaksanaan kegiatan perguliran dana mikro kepada kelompok mikro di RT 010, 011 dan 012/RW 07 Kelurahan Lenteng Agung, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan. Kegiatan perguliran dana mikro hingga saat ini masih berjalan walaupun masih dalam masa pandemi covid 19 secara berkelanjutan dan masih dibutuhkan khususnya bagi masyarakat menengah ke bawah guna membantu pengelolaan keuangan usaha kecil dan kebutuhan hidup sehari-hari bagi para anggota kelompok. Kegiatan perguliran dana mikro ini sudah berjalan cukup lama di kelompok masyarakat RT 010, 011 dan 012/RW 07 Kelurahan Lenteng Agung, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan dan saat ini anggota kelompok sebanyak 17 orang. Nama kelompok masyarakat ini dinamakan dengan kelompok LA Rutin.

Kegiatan abdimas ini dilakukan secara online dan offline selama pandemi covid 19 oleh tim dosen dari jurusan Manajemen, Akuntansi dan Sistem Informasi dengan melibatkan mahasiswa dari jurusan Teknik Informatika, Ekonomi Manajemen, dan Komunikasi yang bekerjasama dengan mitra kelompok perguliran dana mikro di lingkungan RT 010, 011 dan 012/RW 07 Kelurahan Lenteng Agung, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan selama periode PTA 2020/2021 (September 2020 s/d Februari 2021). Dalam kegiatan perguliran dana mikro kredit ini menggunakan skema dana pinjaman rutin dan skema dana pinjaman dadakan. Skema dana pinjaman rutin adalah dana pinjaman bergulir yang diberikan kepada anggota kelompok yang telah melunasi pembayaran cicilan kredit secara rutin pada bulan sebelumnya yang disertai dengan pembayaran uang kas kelompok. Pinjaman dana rutin sistem pembayarannya dapat dicicil dan waktu pembayarannya selama 5 (lima) bulan atau 10 (sepuluh) bulan sesuai dengan jumlah pinjamannya. Skema dana pinjaman dadakan adalah dana pinjaman yang dapat diberikan jika anggota kelompok sedang mengalami kesulitan keuangan dan membutuhkan pinjaman dadakan yang pelunasannya tidak dapat dicicil dan waktu pembayarannya 1 (satu) bulan.

(7)

Pencatatan keuangan kepada kelompok mikro kredit kelompok RW 07, Lenteng Agung, Jakarta Selatan sampai saat ini dilakukan dengan menggunakan empat dokumen keuangan atau lembar kerja, yaitu Rutin, Kas, Dadakan dan Rekap. Dokumen keuangan menurut Pinson, L (2013) adalah catatan yang digunakan untuk menunjukkan keuangan di masa lalu, masa kini dan masa akan datang yang dipersiapkan sesuai urutan sehingga mempermudah proses pencatatannya. Pemberian nama dokumen atau lembar kerja ini sesuai dengan kebutuhan atau kegiatan keuangan yang terjadi dalam keseharian. Rutin dalam kegiatan kelompok mikro kredit dalam penulisan ini berarti, angsuran dana yang sifatnya rutin diberikan oleh anggota kelompok mikro yang besar angsuran dana tersebut telah ditentukan oleh pengurus dan disepakati oleh anggota. Kas, artinya angsuran dana kas yang diberikan oleh anggota kelompok mikro kepada pengurus kelompok mikro yang besar angsuran dana tersebut telah ditentukan oleh pengurus dan disepakati oleh anggota kelompok. Dadakan, dalam kegiatan ini berarti pinjaman dana yang diberikan oleh pengurus kelompok mikro kepada anggota kelompok mikro yang membutuhkan dan bersifat tentatif (Budiman, dkk 2018).

Budiman, dkk (2018) berpendapat bahwa melalui pemanfaatan tools Ms Excel bisa dilakukan dua dengan program yang khusus dirancang untuk melakukan pencatatan keuangan di suatu organisasi. Penggunaan Ms Excel sebagai salah satu tools pengolah data misalnya pencatatan keuangan berbasis desktop sampai saat ini masih bertahan. Seiring waktu, perkembangan teknologi telah menjadikan perangkat bergerak (mobile device) seperti telepon seluler sebagai peralatan yang umum digunakan pengguna. Kemudahan menggunakan dan membawa perangkat ini, baik di rumah maupun dalam lingkungan pekerjaan sehari-hari dengan beragam bentuk dan fungsi menjadikan perangkat bergerak sebagai pilihan dalam melakukan proses pencatatan keuangan dan dokumen keuangan yang dapat mencerminkan kinerja perguliran dana mikro kredit, memeriksa secara periodik serta merevisi proyeksi sesuai dengan kondisi.

Untuk itu, dirasa perlu sebuah inovasi untuk mengakomodasi kebutuhan pengguna baik dari segi perangkat maupun aplikasinya. Teknologi yang ada saat ini mendukung perkembangan pesat aplikasi mobile, khususnya aplikasi mobile berbasis Android. Android sendiri memiliki sistem open source, yaitu sistem operasi yang berbasis Linux untuk telepon seluler seperti telepon pintar dan komputer tablet. Android adalah suatu sistem operasi perangkat mobile berbasis linux yang mencakup sistem operasi, middleware dan aplikasi. Android menyediakan platform terbuka bagi para pengembang untuk menciptakan aplikasi

(8)

mereka sendiri untuk digunakan oleh bermacam peranti bergerak. Banyak bahasa pemrograman yang mendukung aplikasi Android, diantaranya Java, C++, C#.Net. Konsep

multitasking yang lebih baik, kapasitas yang lebih baik untuk beragam jenis perangkat, copy paste yang meningkat, adalah beberapa kelebihan Android sehingga sangat layak untuk

dikembangkan (Safaat, 2013).

Bagi pelaku usaha mikro dalam kelompok mikro kredit, penguasaan pengelolaan bisnis yang praktis dan sederhana menjadi hal penting untuk dalam rangka keberlangsungan usahanya. Diamond et al.(2006) berpendapat kebutuhan ini terjadi karena rendahnya pendidikan dan kurangnya pemahamam terhadap Standar Akuntansi Keuangan (SAK). Hal yang sama dinyatakan Handayani (2011) bahwa kelemahan praktik akuntansi pada pelaku usaha mikro disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain pendidikan dan overload standar akuntansi yang dijadikan pedoman dalam penyusunan pelaporan keuangan. Hal ini berdampak pada tidak tersedianya dokumen keuangan dan pencatatan keuangan yang memadai akibat dari sumber daya pelaku usaha mikro yang belum menguasai penyusunan laporan keuangan sesuai standar. Aktivitas bisnis pada usaha mikro yang tercermin pada laporan keuangan sudah saatnya menggunakan inovasi teknologi agar dapat memiliki daya saing.

1.2 Analisis Situasi

Berdasarkan data penelitian pada periode tahun 2015 sampai dengan tahun 2019, kelompok mikro kredit atau LA Rutin di lingkungan RW 07, Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan memiliki ciri umum yang dapat disimpulkan secara umum sebagai kelemahan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), yaitu:

1) Kegiatannya cenderung tidak formal 2) Jarang memiliki rencana usaha

3) Struktur organisasi masih bersifat sederhana

4) Jumlah SDM terbatas dengan pembagian kerja yang longgar

5) Tidak melakukan pemisahan antara kekayaan pribadi dengan kekayaan perusahaan 6) Sistem akuntansi kurang baik

7) Sulit menekan biaya

8) Kemampuan pemasaran dan diversifikasi pasar cenderung terbatas 9) Margin keuntungan sangat tipis

(9)

Kelemahan UMKM ini selain dipengaruhi faktor keterbatasan modal, juga pada manajerial. Ini terungkap baik pada kelemahan pengorganisasian, perencanaan, pemasaran, maupun akuntansi (Handayani, Bestari Dwi, 2011). Hasil kegiatan identifikasi permasalahan menunjukkan terdapatnya masalah utama yang sedang dihadapi oleh mitra, yaitu:

1. Melakukan pencatatan secara manual dan belum menggunakan pencatatan berbasis teknologi melalui Microsoft Office Excel dalam mencatat pemasukan dan pengeluaran arus kas dari perguliran dana mikro kredit.

2. Sistem pembayaran yang dilakukan anggota masih tidak teratur. Pembayaran angsuran pinjaman kredit hanya dilakukan dengan pencatatan manual dengan mengandalkan ketelitian pencatat perguliran dana mikro untuk mengetahui saldo jumlah pinjaman terakhir dari anggota yang menggunakan perguliran dana mikro kredit.

Proses pencatatan dana bergulir mikro kredit yang sampai saat ini dilakukan dapat dijelaskan pada Gambar 1.

Gambar 1.

Pencatatan Perguliran Dana Mikro Kredit Berbasis Teknologi melalui MS. Excel

Berdasarkan pada Gambar 1 di atas dapat dijelaskan bahwa proses pencatatan perguliran dana mikro kredit merupakan rangkaian proses kegiatan yang dilakukan dengan berbasis teknologi melalui Microsoft Office Excel, yang selama ini dilakukan oleh kelompok mikro kredit atau LA Rutin di RW 07 Kelurahan Lenteng Agung, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan, yaitu :

1. Melakukan Inputan Data Lapangan Angsuran Rutin 2. Melakukan Inputan Data Lapangan Angsuran Kas 3. Melakukan Inputan Data Lapangan Angsuran Dadakan 4. Melakukan Rekapan Dana Rutin, Kas dan Dadakan

Proses pencatataan tersebut masih memiliki kekurangan, yaitu pertama, pembayaran angsuran dana bergulir mikro kredit seringkali mengandalkan ketelitian pencatat dana.

(10)

Kedua, ketidakberaturan pencatatan pembayaran anggota kelompok mikro kredit RW 07, yaitu pembayaran angsuran berfluktuasi tidak rutin.

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan di lingkungan RT. 010, 011 dan 012 Lingkungan RW. 07 Kelurahan Lenteng Agung, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan yang nantinya diharapkan dapat membantu para anggota kelompok masyarakat LA Rutin dalam meningkatkan perekonomian usaha dan rumah tangganya melalui program perguliran dana mikro kredit yang setiap digulirkan jika para anggota kelompok telah melunasi pembayaran cicilannya. Pada satu sisi pihak mitra berusaha dengan kemampuan yang ada untuk mewujudkan semua hal tersebut, namun pada sisi yang lain terkendala oleh sumber daya pendukung terutama sumber daya manusia dan materi maupun perangkat penunjangnya, oleh karena itu permohonan yang disampaikan pada pihak Universitas Gunadarma melalui Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Gunadarma dengan melakukan permohonan atau permintaan mitra untuk dapat diberikan pendampingan dalam melakukan kegiatan perguliran dana mikro kredit dan membantu dalam sistem pengelolaan dan pencatatan keuangan pembayaran cicilan dana rutin, kas dan dana dadakan setiap bulannya dari para anggota kelompok LA Rutin.

Permasalahan dalam mitra ini adalah masih sederhana sistem pencatatan keuangan yang dilakukan oleh para anggota kelompok LA Rutin dalam mencatat pembayaran cicilan pinjamannya baik pinjaman dana rutin, kas dan dana dadakan setiap bulannya. Berdasarkan permasalahan yang terjadi di mitra tersebut dengan mengamati kondisi lapangan, maka tujuan dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (Abdimas) ini adalah sebagai berikut:

1. Melakukan pendampingan dan monitoring pembayaran cicilan rutin mikro di kelompok LA Rutin Rt 12/Rw 07, Kelurahan Lenteng Agung, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan dalam perguliran dana setiap bulannya agar dapat terkoordinasi dengan baik. 2. Melatih anggota kelompok LA Rutin secara intensif dengan menggunakan aplikasi

pencatatan keuangan berbasis android dan membuat pencatatan atau pembukuan yang benar agar para anggota kelompok dapat membuat catatan sendiri juga dalam membayar cicilan rutin per bulannya yang nantinya di setiap pertemuan kelompok dengan catatan pembukuan koordinator pencatatan pembayaran cicilan rutin dari semua anggota kelompok.

(11)

3. Mengidentifikasi masalah dan memberikan penyuluhan kepada para anggota kelompok dalam melakukan pinjaman dana bergulir mikro kredit untuk memenuhi kebutuhan hidupnya baik untuk produksi dan konsumsi, sehingga pinjaman dana bergulir tersebut dapat tepat sasaran dan berguna bagi kemajuan usaha dan kebutuhan rumah tangga bagi para anggota kelompok.

Manfaat dari kegiatan pengadian kepada masyarakat ini adalah sebagai berikut:

1. Memberikan penyuluhan, pelatihan dan pendampingan tentang model perguliran dana mikro kepada para anggota kelompok LA Rutin untuk dapat membantu pengelolaan keuangan dengan menggunakan aplikasi yang mudah dipahami untuk usaha kecil dan rumah tangga. Selain itu, agar para anggota kelompok dapat mandiri dan terhindar dari pinjaman bank keliling atau rentenir yang sangat merugikan bagi pihak peminjam. 2. Melatih kedisiplinan bagi para anggota kelompok LA Rutin dalam melakukan

pembayaran cicilan rutin dan dadakan dalam model perguliran dana mikro setiap bulannya.

3. Meningkatkan hubungan silaturahmi yang baik antar sesama anggota kelompok LA Rutin.

Hasil yang diharapkan dari kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (Abdimas) ini adalah sebagai berikut:

1. Anggota kelompok LA Rutin dapat menggunakan aplikasi pencatatan keuangan model perguliran dana mikro berbasis android yang mudah digunakan.

2. Menghasilkan kinerja perguliran dana mikro yang baik dapat dilihat dari kesadaran dan inisiatif dari para anggota kelompok dalam melakukan pembayaran cicilan rutin mikro setiap bulannya.

3. Menjadi anggota kelompok yang mandiri dalam pemberdayaan masyarakat.

4. Menambah penghasilan rumah tangga karena usahanya dapat terus berjalan dengan lancar dan modal yang cukup.

1.3 Permasalahan Prioritas Mitra

Permasalahan yang paling utama saat ini dihadapi oleh mitra, yaitu sistem pencatatan keuangan perguliran dana mikro masih sangat sederhana, masih kurangnya pemahaman pengelolaan keuangan dengan menggunakan aplikasi android sehingga membutuhkan pendampingan dan pelatihan yang lebih intensif yang disebabkan minimnya pengetahuan dan pemahaman yang dimiliki oleh sebagian anggota kelompok LA Rutin. Selain itu, masih

(12)

minimnya penguasaan terhadap teknologi informasi oleh sebagian anggota kelompok, sehingga sistem pencatatan pembayaran cicilian perguliran dana mikro selama ini masih dilakukan secara manual. Secara umum permasalahan prioritas yang terjadi pada mitra RW 07 Kelurahan Lenteng Agung, Kecamatan Jagakarsa Jakarta Selatan, yaitu:

1. Masih kurangnya kemampuan para anggota kelompok LA Rutin dalam melakukan pencatatan perguliran dana mikro kredit setiap bulannya dan perlunya pendampingan yang lebih intensif.

2. Kurangnya pengetahuan dan wawasan yang dimiliki oleh para anggota kelompok LA Rutin.

3. Masih ada beberapa anggota kelompok yang kurang disiplin dalam melakukan pembayaran cicilan pinjaman dana rutin, kas dan dana dadakan.

Secara keseluruhan permasalahan yang ada pada mitra ini dapat terangkum pada Tabel 1. Tabel 1.

Permasalahan Yang Teridentifikasi Pada Kelompok LA Rutin

No Permasalahan Rincian Permasalahan

1 Permasalahan peningkatan daya saing, yaitu kualitas sumber daya fisik (Man).

Kurangnya SDM pendamping mitra, sumber daya fisik (man) secara kuantitas terutama apabila pendamping mitra memiliki kegiatan lain yang dilakukan pada saat yang sama menjadi pendamping mitra. Hal ini menyebabkan jumlah pendamping mitra yang mengikuti kegiatan rutin setiap bulannya berubah-rubah, transfer informasi antar pendamping perguliran dana mikro kelompok dan perkembangan manajemen usaha kelompok menjadi terhambat walapun pencatatan manual telah dilakukan namun hasilnya masih kurang maksimal.

2 Permasalahan peningkatan daya saing, yaitu kualitas sumber daya fisik (Method).

Mitra memiliki metode (method) kerja yang memperlancar jalannya pekerjaan namun masih dilakukan dengan cara sederhana dan kekeluargaan. Hal ini berdampak pada penyampaian edukasi dalam pendampingan kepada anggota kelompok mikro kredit LA Rutin.

3 Permasalahan perbaikan tata nilai masyarakat, yaitu pendidikan.

Informasi sebagai sumber daya konseptual yang dihadapi mitra berhubungan erat dengan keterbatasan pengetahuan yang dimiliki mitra terhadap pemahaman pencatatan dana bergulir melalui MS. Excel, sehingga tidak dapat memanfaatkannya secara efektif disaat yang tepat dan mengganti cara-cara pencatatan usaha yang masih sederhana.

4 Permasalahan perbaikan tata nilai masyarakat, yaitu ketentraman.

Pelayanan pendampingan mitra dilaksanakan di rumah ketua RW 07 dan di rumah salah satu anggota kelompok Ibu Kiki. Tempat pendampingan memerlukan sarana dan prasarana untuk transfer informasi, dan edukasi optimalisasi praktis atas pencatatan dana bergulir mikro kredit sehingga nampak seperti pembelajaran terbuka di lingkungan RW 07.

5 Permasalahan peningkatan Penerapan IPTEK.

Mitra masih menggunakan sistem pencatatan usaha yang manual dan belum berbasis teknologi. Pencatatan usaha kepada kelompok mikro kredit RW 07, Lenteng Agung, Jakarta Selatan sampai dengan saat ini dilakukan dengan menggunakan empat dokumen dana bergulir atau lembar kerja, yaitu Kas, Rutin, Dadakan dan Rekap.

(13)

BAB II

SOLUSI DAN TARGET LUARAN

2.1 Solusi

Solusi yang diperoleh melalui hasil analisis dan diskusi dengan para anggota kelompok LA Rutin yang berlokasi di Jl. Al Amin RT 010, 011 dan 012 RW 07 Kelurahan Lenteng Agung, Kecamatan Jagakarsa Jakarta Selatan, yaitu:

a. Membantu dalam melakukan penyuluhan dan pendampingan kegiatan perguliran dana mikro kredit tentang cara pencatatan pembayaran cicilan dengan menggunakan skema dana rutin dan skema dana dadakan secara berkala setiap bulannya.

b. Membantu mengalokasi dana yang akan digulirkan setiap bulannya jika para anggota kelompok LA Rutin sudah melunasi pembayaran cicilan baik pinjaman dana rutin maupun dana dadakan.

c. Memberikan penyuluhan tentang ilmu manajemen dalam pengelolaan keuangan secara sederhana, cara berwirausaha yang baik dan cara mengatur keuangan yang baik untuk keperluan usaha dan keperluan keluarga agar dapat menjadi masyarakat yang mandiri dan dapat menciptakan pemberdayaan masyarakat di lingkungan RW 07 Lenteng Agung, Kecamatan Jagakarsa Jakarta Selatan.

Pemberian solusi ini didasarkan pada pemahaman dan keterampilan dari para anggota kelompok LA Rutin agar termotivasi dalam mengelola keuangan dengan baik untuk keperluan usaha atau konsumsi rumah tangga, tergerak untuk berwirausaha dan dapat mengembangkan usaha yang dijalankan dengan memanfaatkan Teknologi Informasi. Hal ini terjadi karena masih minimnya bahan pelatihan dan SDM yang dapat memberikan pencerahan dan penjelasan mengenai hal tersebut.

2.2. Target Luaran

Luaran dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang ditargetkan berupa pembuatan model aplikasi pencatatan perguliran dana mikro berbasis mobile android serta melakukan pelatihan dan penyuluhan dalam memberikan motivasi dalam berwirausaha, memberikan bantuan pinjaman dana bergulir bagi para anggota kelompok, memberikan pengetahuan tentang menjalankan usaha dengan modal yang terbatas dan menjelaskan risiko dalam berwirausaha, sehingga dapat menciptakan pemberdayaan masyarakat yang mandiri baik dalam memenuhi kebutuhan usaha maupun kebutuhan rumah tangga.

(14)

Luaran dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang ditargetkan pada peningkatan daya saing dan perbaikan tata nilai masyarakat. Penjelasan terinci target luaran adalah sebagai berikut:

1. Peningkatan daya saing pada masyarakat di lingkungan mitra, yaitu RT 010, 011 dan 012 di lingkungan RW 07 Kelurahan Lenteng Agung, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan dalam bentuk penyuluhan pemanfaatan limbah plastik menjadi nilai tambah produk. Hal ini juga dapat memberikan pengetahuan dan wawasan bagi masyarakat akan kegunaan olahan sampah plastik yang dapat menghasilkan inovasi dan kreativitas menjadi nilai tambah suatu produk.

2. Perbaikan tata nilai masyarakat dalam bentuk edukasi.

Pemberian edukasi tentang sistem pencatatan perguliran dana mikro kredit menggunakan aplikasi yang mudah digunakan dan dimengerti, pola konsumsi dan belanja rumah tangga di sekitar lingkungan rumah mitra.

Metode yang digunakan sebagai pendekatan pelaksanaan pengabdian masyarakat adalah dengan menyelenggarakan metode penyuluhan yang menurut Setiana (2005) digolongkan menjadi 3 (tiga) golongan berdasarkan jumlah sasaran yang akan dicapai, yaitu:

1. Metode pendekatan perseorangan melalui hubungan telepon, undangan, magang dan surat menyurat.

2. Metode berdasarkan pendekatan kelompok melalui diskusi, demonstrasi, ceramah, rapat, temu karya, sarasehan, perlombaan, pemutaran slide.

3. Metode berdasarkan pendekatan massal melalui diskusi, siaran melalui media massa, pertunjukan kesenian, penerbitan visual dan pemutaran film.

Menurut Mardikato (2005), metode penyuluhan di atas dapat dilakukan menjadi tiga cara pendekatan yang dapat diterapkan yaitu, media lisan seperti metode penyuluhan langsung dan metode penyuluhan tidak langsung, media cetak yang berupa gambar dan atau tulisan yang disebarkan di tempat tempat strategis dan metode proyeksi berupa gambar dan atau tulisan lewat slide, pertunjukan film.

Target luaran yang akan dihasilkan dalam kegiatan abdimas di RW. 07, Kelurahan Lenteng Agung, Kecamatan Jagakarsa Jakarta Selatan dapat dilihat pada Tabel 2.1

(15)

Tabel 2.1

Rencana Target Capaian Luaran

No Jenis Luaran Indikator Capaian

Luaran Wajib

1 Publikasi ilmiah pada jurnal ber ISSN / Prosiding jurnal nasional

Tidak Ada

2 Publikasi pada media masa cetak/online/repocitory PT Tidak Ada 3 Peningkatan daya saing (peningkatan kualitas, kuantitas,

serta nilai tambah barang, jasa, diversivikasi produk, atau sumber daya lainnya)

Ada

4 Peningkatan penerapan iptek di masyarakat (mekanisasi, IT dan manajemen)

Ada

5 Perbaikan tata nilai masyarakat (seni budaya, sosial, politik, keamanan, ketentraman, pendidikan, kesehatan)

Ada

6 Foto dokumentasi kegiatan pengabdian kepada masyarakat dan model aplikasi mobile android untuk sistem perguliran dana mikro kredit.

Ada

Luaran Tambahan

1 Publikasi di jurnal internasional Tidak Ada

2 Jasa : rekayasa sosial, metode atau sistem,produk/barang Tidak Ada

3 Inovasi baru TTG Tidak Ada

4 Hak Kekayaan Intelektual (Hak Cipta) Tidak Ada

(16)

BAB III

METODE PELAKSANAAN

3.1 Metode Pelaksanaan

Metode yang digunakan sebagai pendekatan pelaksanaan pengabdian masyarakat adalah dengan melakukan pendampingan perguliran dana mikro kredit dan mengembangkan usaha yang akan di jalankan dengan memanfaatkan Teknologi Informasi baik dalam pengelolaan usaha yang akan di jalankan maupun dalam memasarkan produk yang dihasilkan lewat media online. Adapun tahapan dalam proses pendampingan dan pelatihan sebagaimana yang dimaksud, yaitu:

1. Mencatat anggota LA Rutin baik yang sudah membayar maupun yang belum membayar cicilan rutin, kas dan dadakan.

2. Membuat tabulasi data pencatatan dana rutin, kas dan dana dadakan dalam bentuk M. Excel.

3. Melakukan diskusi antar anggota kelompok LA Rutin.

4. Melaksanakan kegiatan penyuluhan dan pendampingan terhadap kelompok LA Rutin. 5. Memberikan ruang diskusi untuk monitoring dan evaluasi secara online.

Metode pelaksanaan yang dilakukan dalam perancangan SDLC (System Development

Life Cycle) yang terdiri dari tahap analisis, desain, implementasi, testing dan maintenance

(Pressman, 2001), yaitu:

1. Perencanaan dan anlisis masalah untuk memperoleh data kebutuhan yang digunakan untuk mengembangkan aplikasi, kemudian berurut dengan tahapan pertama dari SDLC, yaitu melakukan analisis masalah untuk memperoleh data yang dikategorisasi menjadi analisis kebutuhan, analisis fungsional, maupun non-fungsional. Dalam kasus ini, target user adalah para peserta kredit mikro, sehingga diperoleh bahwa data olahan yang diperlukan secara umum adalah data Kas, Rutin, Dadakan dan Rekap.

2. Membuat perancangan aplikasi, yang terdiri dari perancangan alur dan perancangan antarmuka. Perancangan alur program diperlukan untuk membuat arahan bagaimana aplikasi bekerja dan perancangan antarmuka digunakan untuk memberikan gambaran umum aplikasi secara nyata. Perancangan alur mencakup dua tahapan, yaitu Pertama, memasukan akun pada halaman login yang wajib dilakukan oleh user (dalam hal ini adalah admin). Kedua, admin memilih menu periode, Bulan untuk melakukan penginputan data atau Tahun untuk melihat rekapitulasi pada tahun berjalan atau tahun

(17)

sebelumnya. Perancangan antarmuka meliputi enam perancangan antar muka, yaitu halaman Login (1) dan Pilih Periode (2); halaman Rutin (3); halaman Kas (4); halaman Dadakan (5) serta halaman Rekap (6).

3. Melakukan implementasi dilakukan dengan menggunakan sistem operasi Android dan bahasa pemrograman Java untuk membuat aplikasi sesuai dengan rancangan yang dibuat. Tujuan dilakukannya implementasi adalah agar admin dapat lebih jelas melihat beberapa form aplikasi yang disebut sebagai “Firec 1.0”.

4. Pengujian aplikasi yang dilakukan setelah merancang dan membuat aplikasi, dan menggunakan smartphone sebagai alat bantu pengujian.

5. Pemeliharaan, tahapan akhir ini dilakukan setelah aplikasi selesai dibuat dan digunakan.

3.2. Rencana Kegiatan

Berdasarkan penjelasan terkait dengan implementasi solusi, maka pada tahapan ini adalah melakukan berbagai rencana kegiatan yang mendukung metode pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat, yaitu:

1. Melakukan pemilihan topik dan materi pelatihan.

2. Mengumpulkan bahan-bahan yang relevan dengan meteri dan topik yang dipilih. 3. Melakukan diskusi yang baik dengan sesama anggota kelompok LA Rutin. 4. Melakukan kegiatan pendampingan, pelatihan dan penyuluhan.

5. Melakukan evaluasi dan monitoring.

Setelah kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan, maka perlu dilakukan evaluasi dan monitoring dengan cara, yaitu:

a. Melakukan monitoring dan evaluasi pada ke 17 anggota kelompok masyarakat yang sudah mengikuti pelatihan secara berkala yaitu per tiga bulan sekali.

b. Melakukan evaluasi pelaksanaan dan monitoring kegiatan program PKM dengan

berkoordinasi secara berkala dengan kader wirausaha (mitra), melibatkan tokoh masyarakat setempat dan aparat pemerintah (tingkat RT, RW) tentang peningkatan nilai tambah program perguliran dana mikro.

c. Proses monitoring dan evaluasi dilakukan melalui indikator kinerja pelaku usaha dalam hal peningkatan pengetahuan, keterampilan, kualitas sumber daya anggota, jumlah anggota yang terlibat, kemampuan manajemen, dan keuntungan.

(18)

d. Melihat secara berkala hasil pendampingan bagi perguliran dana mikro kredit pada kelompok LA Rutin di lingkungan RW 07 Lenteng Agung, Jakarta Selatan.

Jadwal kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan setiap akhir bulan untuk mengumpulkan dan mencatat cicilan pembayaran dan pemberian dana pinjaman kelompok LA Rutin yang akan digulirkan kembali kepada anggota lainnya baik pinjaman dana rutin ataupun pinjaman dana dadakan yang dapat dilihat pada Tabel 3.1.

Tabel 3.1

Jadwal Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat Periode PTA 2020/2021 (September 2020 s/d Februari 2021) Pada Kelompok LA Rutin RW 07

Kelurahan Lenteng Agung, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan No Tanggal, Waktu Kunjungan Nama Pelaksana Nama Kegiatan 1. 30 September 2020, 14.00 – 16.00 Wib Budiman, Ditiya Himawati, Dyah Mieta Setyawati, Lista Kuspriatni, Rina Sugiarti, Wardoyo dan Adam Septa Permana

Pelatihan, penyuluhan dan pendampingan monitoring pencatatan bagi pelaksanaan kegiatan perguliran dana mikro untuk bulan September 2020 secara daring atau online.

2. 31 Oktober 2020, 11.00 – 13.00 Wib Budiman, Ditiya Himawati, Lista Kuspriatni, Adam Septa Permana dan Tania Oktaviani

Pelatihan, penyuluhan dan pendampingan monitoring pencatatan bagi pelaksanaan kegiatan perguliran dana mikro untuk bulan Oktober 2020 secara daring atau online.

3. 30 November 2020, 14.00 – 16.00 Wib Waseso Segoro, Wardoyo, Ditiya Himawati, Dyah Mieta Setyawati, Edi Sukirman, Lista Kuspriatni dan Edel Poespa Mayendri

Pelatihan, penyuluhan dan pendampingan monitoring pencatatan bagi pelaksanaan kegiatan perguliran dana mikro untuk bulan November 2020 secara daring atau online.

4. 31 Desember 2020, 13.00 – 15.00 Wib

Budiman, Rina Sugiarti, Waseso Segoro, Ditiya Himawati, dan Lista Kuspriatni, Adam Septa Permana dan Tania Oktaviani

Pelatihan, penyuluhan dan pendampingan monitoring pencatatan bagi pelaksanaan kegiatan perguliran dana mikro untuk bulan Desember 2020 dengan berkunjung secara langsung ke lokasi mitra abdimas.

5. 31 Januari 2021 10.00 – 15.00 Wib

Budiman, Ditiya Himawati, Rina Sugiarti, dan Adam Septa Permana

Pelatihan, penyuluhan dan pendampingan monitoring pencatatan bagi pelaksanaan kegiatan perguliran dana mikro untuk bulan Januari 2020 dengan berkunjung secara langsung ke lokasi mitra abdimas.

(19)

Tabel 3.1

Jadwal Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat Periode PTA 2020/2021 (September 2020 s/d Februari 2021) Pada Kelompok LA Rutin RW 07 Kelurahan Lenteng Agung, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan (Lanjutan) No Tanggal, Waktu Kunjungan Nama Pelaksana Nama Kegiatan 5. 05 Februari 2021, 10.00 – 12.00 Wib Budiman, Ditiya Himawati, Rina Sugiarti, dan Adam Septa Permana dan Tania Oktaviani

Kunjungan langsung ke rumah Ketua RW 07 Pak Bunawi untuk silaturahmi, diskusi dan meminta surat keterangan abdimas serta memberikan surat balasan permohonan abdimas dari pihak Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat (LPM) Universitas Gunadarma kepada mitra karena kegiatan abdimas sudah dilakukan oleh tim dosen Universitas Gunadarma yang terlibat dan kegiatan ini masih terus berkelanjutan sesuai dengan permintaan kebutuhan mitra.

(20)

BAB IV

KELAYAKAN PERGURUAN TINGGI

4.1 Profil Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM)

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Gunadarma merupakan lembaga yang berperan untuk mendukung Universitas Gunadarma dalam mewujudkan salah satu tujuannya yaitu “memberikan kontribusi dalam bidang Ilmu Pengetahuan dan Teknologi bagi kebutuhan pembangunan secara regional, nasional dan internasional” dan selalu berupaya mensosialisasikan penelitian dan pelayanan IPTEK unggulan berguna bagi masyarakat secara luas.

Selama ini kontribusi LPPM Universitas Gunadarma pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat sangat banyak, tidak hanya secara fisik dalam memberikan kontribusi kepada masyarakat, namun juga secara keilmuan, diantaranya adalah:

1. Menyediakan ruang dan prasarana, yaitu berupa incubator bisnis yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat luas untuk mempersiapkan dan mengembangkan usahanya, yaitu:

a. Ruang diskusi di lembaga penelitian yang dapat dimanfaatkan untuk diskusi dan koordinasi, dalam kondisi yang sangat mendukung (AC, kursi, meja diskusi, whiteboard, dan LCD Projector).

b. Adanya laboratorium pendukung, seperti Laboratorium Akuntansi, Laboratorium Pengembangan bisnis, dan Laboratorium e-commerce. Ruang Laboratorium ini juga dapat digunakan untuk pelatihan atas hasil penelitian dan pengabdian masyarakat.

c. Perpustakaan dengan ruangan dan gedung yang sangat kondusif dan memiliki koleksi buku referensi yang sangat baik.

d. Unit pengurusan HKI yang dapat membantu peneliti dalam mengurus dan memperoleh sertifikasi HKI dari hasil penelitian dan pengabdian masyarakat. 2. Membantu penyediaan fasilitas kredit mikro bagi kelompok masyarakat usaha binaan. 3. Menyediakan sarana informasi seperti tabloid UG News, UG Radio, UGTV, TV

Digital dan Youtube UGTV Official yang dapat dimanfaatkan sebagai media promosi oleh masyarakat.

4. Menyediakan pendampingan untuk membantu pemecahan berbagai permasalahan yang dihadapi oleh para pelaku UMKM dan kelompok masyarakat.

(21)

4.2 Kepakaran Tim

Bagian ini merupakan penjabaran kepakaran tim pelaksana program pengabdian kepada masyarakat dan relevansi kepakaran.

1. Jenis Kepakaran Tim Pelaksana

Pada program pengabdian kepada masyarakat masing-masing ketua dan anggota tim mempunyai jenis kepakaran yang dapat dilihat pada Tabel 4.1.

Tabel 4.1

Jenis Kepakaran Tim Pelaksana (Ketua dan Anggota Tim)

No Nama Kepakaran

1 Budiman Ekonomi/Manajemen

2 Ditiya Himawati Ekonomi/Manajemen

3 Dyah Mieta Setyawati Ekonomi/Akuntansi

4 Edi Sukirman Sistem Informasi

5 Rina Sugiarti Ekonomi/Manajemen

6 Wardoyo Ekonomi/Manajemen

7 Waseso Segoro Ekonomi/Manajemen

8 Lista Kuspriatni Ekonomi/Manajemen

2. Bukti Kepakaran Tim Pelaksana

Bukti kepakaran tim pelaksana kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dapat dilihat pada Tabel 4.2.

Tabel 4.2

Bukti Kepakaran Tim Pelaksana

No Nama Bukti Kepakaran Tim Pelaksana

1 Budiman 1. Pencatatan Keuangan bagi Perguliran Dana Mikro pada Kelompok Masyarakat di Era Disrupsi oleh Budiman, Dyah Mieta Setyawati, Ditiya Himawati, Lista Kuspriatni. Seminar Nasional, Konferensi, Workshop dan Pengabdian Kepada Masyarakat ke 10 oleh Forum Manajemen Indonesia (FMI), di Palembang, 7-8 November 2018. 2. Perancangan Aplikasi Pencatatan Keuangan “Firec 1.0” Berbasis

Android Bagi Perguliran Dana Mikro Pada Kelompok Masyarakat oleh Budiman, Dyah Mieta Setyawati, Lilis Ratnasari. Forum Manajemen Indonesia Ke-11, di Samarinda, Kalimantan Timur, 6-7 November 2019.

3. Peningkatan Kapasitas Perempuan Melalui Perguliran Kredit Mikro oleh Rina Sugiarti, Budiman, Lista Kuspriatni, Mu’minatus Fitriati Firdaus. Forum Manajemen Indonesia Ke-11, di Samarinda, Kalimantan Timur, 6-7 November 2019.

2 Ditiya Himawati 1. Pencatatan Keuangan bagi Perguliran Dana Mikro pada Kelompok Masyarakat di Era Disrupsi oleh Budiman, Dyah Mieta Setyawati, Ditiya Himawati, Lista Kuspriatni. Seminar Nasional, Konferensi, Workshop dan Pengabdian Kepada Masyarakat ke 10 oleh Forum Manajemen Indonesia (FMI), di Palembang, 7-8 November 2018. 2. Peningkatan Kinerja Kelompok Masyarakat Melalui Perguliran Dana

Mikro Kredit Guna Terciptanya Pemberdayaan Masyarakat Pada Kelompok LA Rutin Di Wilayah RW 07 Kelurahan Lenteng Agung, Kecamatan Jagakarsa Jakarta Selatan oleh Budiman, Ditiya Himawati, Rina Sugiarti dan Lista Kuspriatni. Jakarta, 17 Maret 2020.

(22)

Tabel 4.2

Bukti Kepakaran Tim Pelaksana (Lanjutan)

No Nama Bukti Kepakaran Tim Pelaksana

3 Dyah Mieta Setyawati 1. Pengembangan Manajemen Usaha dan Pemasaran Produk Kerajinan Tangan Ngasti Shop yang Mandiri Berbasis Strategi Kemitraan Pemasaran Online Di Kota Depok, Jawa Barat. Hibah PKM Kemenristek/Brin Tahun Anggaran 2020 sebagai Anggota.

2. Development of Business Management And Marketing of Handy Crafts Products Based on Online Marketing Partnership Strategy. Journal of International Conference Proceedings,2020, Vol.2, No.1, ISSN 2622-0989/2621-993X.

4 Edi Sukirman 1. Mempunyai kepakaran dalam bidang ilmu matematika 2. Mempunyai kepakaran dalam pengolahan citra.

5 Rina Sugiarti 1. “The Evidence of Seasonal Market Anomalies In Indonesia Stock Exchange”. Proceeding UG Economics Faculty International Conference 2018: Digital Economy Evolution in The World of Innovation, Competition and Growth“. Universitas Gunadarma. Jakarta. 2. The Evidence of Seasonal Market Anomalies In Indonesia Stock

Exchange“. Proceeding UG Economics Faculty International Conference 2018: Digital Economy Evolution in The World of Innovation, Competition and Growth“. Universitas Gunadarma. Jakarta. 3. Peningkatan Kapasitas Perempuan Melalui Perguliran Kredit Mikro ”

Prosiding Forum Manajemen Indonesia (FMI) Ke -11. Seminar Nasional, Call For Papers, dan Pengabdian Masyarakat: Making Indonesia 4.0 Green Business Management and Social Enterprise. Samarinda & Tenggarong, 6-7 November 2019.

6 Wardoyo 1. Adopsi Teknologi Informasi Untuk Pencatatan Tramsaksi Pada Usaha Kecil dan Menengah Restoran di Wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi oleh Lana Sularto, Wardoyo, Tristyanti Yunitasari. Prosiding PESAT, 2015.

2. Analisis Penggunaan Dan Kebutuhan Teknologi Informasi Dan Komunikasi Pada Restoran Skala Kecil Di Jabodetabek oleh Wardoyo, Lana Sularto, Tristyanti Yunitasari. Prosiding Seminar Nasional Ekonomi Manajemen dan Akuntansi (SNEMA) Fakultas Ekonomi Universitas Padang, 2015.

3. Pendidikan Kewirausahaan Di Perguruan Tinggi Antara Harapan dan Kenyataan oleh Wardoyo, Lisna Mangifera. Prosiding Seminar Nasional dan Call For Papers RIEE 2016 “Strategi Pembelajaran Kewirausahaan Untuk Membentuk Wirausaha Tangguh dan Berdaya Saing Tinggi”.

7 Waseso Segoro 1. The Influences of Life Style, Perceived Ease of Use, and Perceived Uselfulness on The Interest In Using E-Money Card Mandir Bank In Jakarta Indonesia. International Conference on Family Business and Entrepreneurship (ICFBE). President University Jakarta, 8-9 April 2019. 2. The Impact of Product Quality, Price and Location on Consumer’s Purchasing Decision of Toko Kopi Tuku In Jakarta Indonesia. Universitas Terbuka, Mulia Hotel Senayan, 5 Desember 2018.

8 Lista Kuspriatni 1. Pencatatan Keuangan bagi Perguliran Dana Mikro pada Kelompok Masyarakat di Era Disrupsi oleh Budiman, Dyah Mieta Setyawati, Ditiya Himawati, Lista Kuspriatni. Seminar Nasional, Konferensi, Workshop dan Pengabdian Kepada Masyarakat ke 10 oleh Forum Manajemen Indonesia (FMI), di Palembang, 7-8 November 2018. 2. Peningkatan Kapasitas Perempuan Melalui Perguliran Kredit Mikro oleh

Rina Sugiarti, Budiman, Lista Kuspriatni, Mu’minatus Fitriati Firdaus. Forum Manajemen Indonesia Ke-11, di Samarinda, Kalimantan Timur, 6-7 November 2019.

(23)

BAB V

HASIL DAN LUARAN YANG DICAPAI

5.1 Hasil

Hasil luaran yang telah dicapai dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, antara lain telah dilaksanakan kegiatan pendampingan, pelatihan dan penyuluhan bagi pelaksanaan pencatatan perguliran dana mikro pada kelompok masyarakat (LA Rutin) di RW 07 Kelurahan Lenteng Agung, Kecamatan Jagakarsa Jakarta Selatan untuk semester ganjil (PTA 2020/2021). Saat ini masih terus dilakukan evaluasi penggunaan aplikasi mobile android untuk sistem pencatatan perguliran dana mikro yang nantinya mudah dimengerti oleh para anggota kelompok LA Rutin dalam menginput data pembayaran cicilan rutin, kas dan dadakan yang dilakukan setiap bulannya. Dengan demikian, maka diharapkan dengan adanya pendampingan dan pelatihan secara intensif, maka angota kelompok masyarakat ini dapat mengelola pencatatan keuangannya dengan baik dan dapat menciptakan pemberdayaan masyarakat yang mandiri di era tatanan baru.

5.2 Luaran yang Dicapai

Telah berhasil diberikan peningkatan daya saing dalam bentuk peningkatan nilai tambah pengetahuan dan perbaikan tata nilai masyarakat dalam bentuk edukasi dan penggunaan teknologi tepat guna tentang pengelolaan sistem pencatatan keuangan secara mandiri sehingga dapat menciptakan pemberdayaan masyarakat yang mandiri pada kelompok LA Rutin yang berada di RT 010, 011, dan 012/RW 07 Kelurahan Lenteng Agung, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan.

(24)

BAB VI

RENCANA TAHAPAN BERIKUTNYA

Tahapan berikutnya, membuat uji coba dan evaluasi aplikasi sistem perguliran dana mikro kredit agar dapat mempunyai sistem administrasi yang baik dalam pencatatan keuangan kelompok LA Rutin setiap bulannya. Harapannya aplikasi pencatatan sistem perguliran dana mikro kredit ini agar dapat terus digunakan secara tepat guna ke depannya bagi para anggota kelompok LA Rutin, sehingga dapat meningkatkan kinerja kelompok masyarakat dan dapat menciptakan pemberdayaan masyarakat yang mandiri di era tatanan baru.

(25)

BAB VII

KESIMPULAN DAN SARAN

7.1 Kesimpulan

Berdasarkan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang telah dilakukan secara berkala, maka telah diuji coba metode tentang penyuluhan dan pendampingan perguliran dana mikro kredit pada kelompok masyarakat (LA Rutin) dengan menggunakan skema dana rutin dan skema dana dadakan di dalam pencatatan pembayaran cicilan dari para anggota kelompok LA Rutin, kelompok masyarakat menjadi mendiri dan terhindar dari rentenir serta dapat menciptakan pemberdayaan masyarakat. Dilihat dari kinerja perguliran dana mikro kredit pada kelompok masyarakat LA Rutin dapat disimpulkan bahwa dapat dikatakan baik yang disebabkan oleh sebagian besar anggota kelompoknya dapat membayar cicilan dana rutin, kas dan dana dadakan dengan tepat waktu dan mempunyai kesadaran dalam membayar cicilan setiap bulannya. Anggota kelompok LA Rutin telah memenuhi prinsip kelayakan pemohon kredit 4C, yaitu karakter (Character), modal (Capital), kemampuan membayar (Capacity), dan kondisi ekonomi (Condition of Economic).

7.2 Saran

Sistem pencatatan pembayaran cicilan rutin, kas dan dadakan sebaiknya aplikasi yang dibuat dengan menggunakan pola yang tepat dan mudah diterapkan kepada para anggota kelompok LA Rutin serta perlunya pendampingan dalam menggunakan aplikasi pencatatan pembayaran cicilan secara terprogram kepada anggota kelompok LA Rutin.

(26)

DAFTAR PUSTAKA

Budiman, D.M Setyawati, D Himawati, L Kuspriatni. 2018. Pencatatan Keuangan bagi

Perguliran Dana Mikro pada Kelompok Masyarakat di Era Disrupsi. Proceeding

FMI ke-10 Palembang, 07-08 November 2018.

Budiman, D.M Setyawati, Lilis Ratnasari. 2019. Perancangan Aplikasi Pencatatan

Keuangan “Firec 1.0” Berbasis Android Bagi Perguliran Dana Mikro Pada Kelompok Masyarakat. Forum Manajemen Indonesia Ke-11, di Samarinda,

Kalimantan Timur, 6-7 November 2019.

Budiman, Ditiya Himawati, Rina Sugarti, Lista Kuspriatni. 2020. Peningkatan Kinerja Kelompok Masyarakat Melalui Perguliran Dana Mikro Kredit Guna Terciptanya Pemberdayaan Masyarakat Pada Kelompok LA Rutin Di Wilayah RW 07 Kelurahan Lenteng Agung, Kecamatan Jagakarsa Jakarta Selatan. Jakarta, 17 Maret 2020.

Diamond, Jack dan Khemani P., 2006, Introducing Financial Management Information Systems in Developing Countries, OECD Journal on Budgeting, Vol. 5, No. 3, p.97- 132.

Handayani, B.D. 2011. Faktor yang Memengaruhi Penggunaan Informasi Akuntansi Usaha Kecil dan Menengah, Jurnal Akuntansi Manajemen, September 2011, Vol. 11 No.1.

Jin, J. and J.Rounds .2012. “Stability and Change in Work Values : A Meta-Analysis of Longitudinal Studies”. Journal of Vocational Behavior. Vol.80 (2012). Pp. 326-339. Pinson, L. 2013. Anatomy of a Business Plan. 8th edition. Out of Your Mind & Into The

Marketplace US. USA.

Riduwan, E. 2008. Panduan membuat aplikasi sederhana pada Smartphone berbasis Windows Mobile 5. IlmuKomputer.Com.

Rina Sugiarti, Budiman, Lista Kuspriatni, Mu’minatus Fitriati Firdaus. 2019. Peningkatan Kapasitas Perempuan Melalui Perguliran Kredit Mikro oleh Rina Sugiarti, Budiman, Lista Kuspriatni, Mu’minatus Fitriati Firdaus. Forum Manajemen Indonesia Ke-11, di Samarinda, Kalimantan Timur, 6-7 November 2019.

Syafaat, H.N. 2013. Aplikasi Berbasis Android Berbagai Implementasi dan Pengembanan Aplikasi Mobile. Bandung : Informatika

Setiana.L. 2005. Teknik Penyuluhan dan Pemberdayaan Masyarakat. Ghalia Indonesia.

Quibria dan Tschang, 2001, Information and Communication Technology and Poverty: An

(27)

LAMPIRAN 1

PETA LOKASI MITRA SASARAN

Jarak lokasi Mitra yang beralamatkan: Kelompok masyarakat Jl. Al Amin RT 07/RW 07, kelurahan Lenteng Agung, Kecamatan Jagakarsa, Kota Jakarta Selatan dengan Perguruan Tinggi Universitas Gunadarma yang beralamatkan di Jl. Margonda Raya No.100 Pondok Cina, Beji,Kota Depok, Jawa Barat 16424 adalah berjarak 7,2 KM.

(28)

LAMPIRAN 2

(29)

LAMPIRAN 3

(30)
(31)

LAMPIRAN 4

JADWAL KEGIATAN ABDIMAS PTA 2020-2021 No Kegiatan Penelitian dan Pengabdian

Kepada Masyarakat

Tahun 2020 dan 2021 Bulan ke-

9 10 11 12 1 2

1 Koordinasi dengan pihak terkait (mitra abdimas) 2 Melakukan analisis kebutuhan mitra abdimas. 3 Membuat program uji coba aplikasi pencatatan

perguliran dana mikro kredit kepada para anggota kelompok LA Rutin (Lanjutan). 4 Melakukan monitoring bulanan pencatatan

pembayaran cicilan perguliran dana mikro baik melalui komunikasi secara online maupun offline dengan anggota kelompok masyarakat LA Rutin di lingkungan RT 010, 011 dan 012 di lingkungan RW 07 Kelurahan Lenteng Agung, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan.

5 Melakukan kegiatan penyuluhan, pelatihan dan pendampingan aplikasi pencatatan perguliran dana mikro untuk anggota kelompok LA Rutin guna menciptakan pemberdayaan masyarakat yang mandiri.

6 Melakukan monitoring dan evaluasi bagi anggota kelompok LA Rutin yang mengalami keterlambatan dalam melakukan pembayaran cicilan rutin, kas dan dadakan pada pencatatan perguliran dana mikro kredit.

7 Mengunjungi Ketua RW 07 Kelurahan Lenteng Agung, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan untuk silaturahmi dan melaporkan kegiatan Abdimas yang sudah dilakukan dengan meminta Surat Keterangan Mitra bahwa tim dosen pelaksana yang terlibat sudah melakukan kegiatan Abdimas di semester ganjil PTA 2020-2021 (September 2020 s/d Februari 2020-2021) kemudian tim dosen membuat laporan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang sudah dilakukan untuk semester ganjil PTA 2020-2021. Kegiatan abdimas ini masih berkelanjutan setiap semesternya dengan program kegiatan yang rutin dilakukan sesuai dengan kebutuhan mitra.

(32)

LAMPIRAN 5

ANGGARAN BIAYA PELAKSANAAN KEGIATAN ABDIMAS (PTA 2020-2021)

NO KETERANGAN SATUAN KUANTITAS HARGA SATUAN TOTAL

1 Administrasi pembuatan

laporan kegiatan Abdimas paket 2 Rp. 100.000 Rp. 200.000

2 Transport kali 8 Rp. 50.000,- Rp. 400.000,-

3 Konsumsi paket 8 Rp. 50.000,- Rp. 800.000,-

4 Uang paket kuota internet paket 8 Rp. 100.000,- Rp. 800.000,-

5 Ruangan buah 0 0 0

(33)

LAMPIRAN 6

TIM MAHASISWA PELAKSANA

No Nama Mahasiswa NPM Jurusan

1 Adam Zidan Septa Permana 50417085 Teknik Informatika

2 Edelwis Tiara Poespa Mayendri 18816276 Ilmu Komunikasi 3 Tania Oktaviani 15217882 Ekonomi/Manajemen

(34)

LAMPIRAN 7

FOTO DOKUMENTASI KEGIATAN ABDIMAS & MODEL APLIKASI MOBILE ANDROID

(35)

Gambar 1. Kumpulan Dokumentasi Kegiatan Monitoring Tim Dosen Universitas Gunadarma Pada Pelaksanaan Perguliran Dana Mikro Kredit di RW. 07 Kelurahan

Lenteng Agung, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan

 Model Aplikasi Android

(36)

Gambar 3. Bentuk Form Rutin

Gambar 4. Bentuk Form Rekap

(37)

Gambar 6. Optimalisasi Praktis atas Pencatatan Dana Bergulir Mikro Kredit Berbasis Mobile Android

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...

Related subjects :