• Tidak ada hasil yang ditemukan

Manajemen Proyek Perangkat Lunak Minggu 1

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Manajemen Proyek Perangkat Lunak Minggu 1"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

(1)

Manajemen Proyek

Perangkat Lunak

Minggu 1

Danny Kriestanto, S.Kom., M.Eng

Proyek

• Kumpulan orang-orang untuk menyelesaikan suatu permasalahan

• Sebuah aktivitas yang bertujuan untuk menghasilkan sebuah hasil

tertentu, dengan pada suatu jangka waktu tertentu dengan sumber

daya tertentu

• Alokasi sumber-sumber dalam waktu tertentu dan koordinasi

terhadap kejadian-kejadian yang saling berhubungan untuk mencapai

tujuan yang menyeluruh, sambil menghadapi tantangan-tantangan

yang unik dan dapat diperkirakan.

Karakteristik Proyek

• Proyek memiliki tujuan tertentu

• Proyek harus selesai dalam jangka waktu tertentu

• Ada penentuan waktu awal dan akhir secara spesifik

• Proyek harus selesai dengan sejumlah dana tertentu yang diberikan

• Meskipun beberapa proyek memiliki dana yang cukup besar, tapi tetap

memiliki batasan biaya

• Proyek dikerjakan oleh tim

• Penugasan seseorang ke dalam sebuah proyek dapat berupa full-time atau

part-time, tergantung kebutuhan proyek tersebut

• Proyek itu unik

• Meski derajat keunikannya dapat bervariasi untuk setiap proyek, semua

proyek pada esensinya hanya terjadi sekali

Manajemen Proyek

• Penerapan pengetahuan, skill, tool, dan teknik pada aktivitas proyek

agar memenuhi kebutuhan proyek.

• Manajemen Proyek IT melibatkan Hardware, Software, dan juga

Jaringan

• Adalah sebuah Sistem yang mempunyai:

• Prinsip

• Kebijakan • Metoda • Prosedur

• Petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis • Teknologi

• Ketrampilan

Tercapai apabila

•penerapan dan integrasi dari proses

manajemen proyek yang meliputi inisialisasi

(initiating), perencanaan (planning), eksekusi

(excecuting), monitoring, dan controlling.

•Orang yang bertanggung jawab : manager

proyek (Project Manager)

Manajer Proyek

• Orang yang memiliki tanggung jawab untuk

mengawasi semua aspek dan aktivitas sehari-hari

dalam mencapai tujuan proyek, yang meliputi:

koordinasi staf, mengalokasikan sumber-sumber,

mengelola anggaran, dan mengkoordinasi seluruh

usaha untuk mencapai hasil tertentu yang

diinginkan

(2)

Penyebab Kegagalan Proyek

• Penentuan tujuan dan spesifikasi yang sembrono

• Perencanaan proyek yang buruk

• Batas waktu (deadline) dan budget yang tidak realistis

Alasan Pentingnya Manajemen Proyek

• Pada tahun 1995 Standish Group Study menemukan hanya 16.5% dari

proyek IT yang berhasil, 31% dibatalkan sebelum selesai,

menghabiskan biaya sekitar 81 miliar dolar hanya untuk di Amerika

Constraint (Batasan)

• Scope: Apa yang ingin dicapai oleh proyek?

• Time: Berapa lama waktu yang dibutuhkan?

• Cost: Biaya apa saja yang dibutuhkan?

Tugas dari Project Manager adalah untuk

menyeimbangkan ketiga hal ini.

Constraint Universal

•Time

Batasan yang berkaitan dengan jadwal

•Cost

Pengeluaran atas sumber daya dari proyek

Umumnya berurusan dengan uang, meski

tidak semuanya begitu (biaya lembur,

komputer, pelatihan, dsb)

•Scope (ruang lingkup)

Dapat menjadi masalah jika berurusan dengan

atasan yang tidak tahu apa yang dia mau

Interaksi dengan Client

•Merupakan constraint ke empat: relasi yang

baik dengan klien

•Ukuran keberhasilan paling utama adalah

klien

Knowledge Area

• 4 pengetahuan inti yang berfokus pada tujuan

diadakannya sebuah proyek (Scope, time, cost,

quality)

• 4 fasilitas pendukung agar tujuan tersebut dapat

tercapai (sumber daya manusia, komunikasi, resiko,

(3)

Project Management Framework

Project Integration Management Scope Time Cost Quality

Human Resources

Communica

tion Risk Procurement

Tools dan Teknik

Proyek Berhasil

Komponen Manajemen Proyek Perangkat Lunak:

• Manajemen Proses

• Manajemen Produk

• Manajemen Orang

Orang Proses Produk

Hubungan MPPL dengan Komponen MP

• Manajemen Orang

Pengelolaan tim dan individu

• Manajemen Proses

Kebutuhan

Pekerjaan yang telah selesai

• Manajemen Produk

Permintaan perubahan

Pengelolaan perubahan

Produk untuk diperiksa

Laporan review

Hubungan Manajemen Proyek dengan Basis Data

Proyek

•Data histori proyek

•Data perencanaan yang lalu

Hubungan Manajemen Produk dengan Jaminan

Kualitas

•Metode, prosedur, standar, dan alat

•Feedback (umpan balik)

Struktur Manajemen Proyek Perangkat Lunak

•MPPL

•Komponen

•Fungsi

•Tugas

(4)

Tugas dan Subtugas

• Tugas adalah suatu unit kerja dalam proyek yang dapat dibagi dan

ditentukan untuk mengerjakan beberapa subtugas.

• Subtugas adalah suatu bagian dari keseluruhan tugas; sebuah tugas

besar yang dapat dibagi-bagi. Biasanya, satu rangkaian subtugas

menuju pada penyelesaian dari sebuah tugas secara keseluruhan

Manajemen Orang

•Tugas kerja Manajer:

Menetapkan obyektif dan goal

Mengorganisasikan

Memotivasi dan berkomunikasi

Menilai/mengukur

Mengembangkan orang

Manajemen Proses

•Kumpulan tugas yang apabila dilaksanakan

dengan baik akan menghasilkan hasil/produk

yang diinginkan.

•Meliputi: Pengelolaan/pengaturan pekerjaan,

waktu, biaya, dan resiko.

•Manajemen proses penting karena

merupakan dasar yang mempengaruhi :

Kualitas produk

Waktu dan sumber daya

Manajemen Produk

• Umumnya mementingkan kualitas.

• Kualitas produk dipengaruhi oleh:

Pemilihan proyek

Spesifikasi produk

Kebutuhan performansi operasi

Reaksi/respon pemakai

Pemodelan Perangkat Lunak

• Model Proses Level U (Universal)

Model waterfall sudah diketahui dengan baik

dan sudah digunakan secara luas

Menggambarkan langkah dasar proses

Melengkapi petunjuk umum untuk semua peran

dan tahapan

Pemodelan Perangkat Lunak (cont’d)

• Model Proses Level W (Worldly)

Urutan petunjuk untuk penugasan kerja

Tentukan prasyarat tugas dan hasil

Untuk setiap tugas, model proses W

menentukan antisipasi hasil yang berhubungan

dengan pengukuran dan titik pengecekan

(5)

Pemodelan Perangkat Lunak (cont’d)

• Model Proses Level A (Atomic)

Deskripsi detil dari aktivitas proses yang spesifik

Kebutuhan untuk mencoba mengotomatisasikan

aktivitas proses atau prosedur metoda yang

standar

Pedoman pelaksanaan tugas

Abstraksi proses dalam model proses level atas

tergantung pada metoda, tools, atau teknik

Arsitektur Proses Perangkat Lunak

Model Proses U Model Proses W Model Proses A Kebijakan Prosedur Standar, metoda, teknik, tools

Apa yang diukur

Cara mengukur

Pengukuran

Level U (Kebijakan)

• Menetapkan kerangka kerja level atas dan atur prinsip-prinsip untuk

memandu perilaku organisasi secara keseluruhan

• Memantapkan pedoman untuk berurusan dengan keadaan yang tidak

diperkirakan dimana tidak ada contoh sebelumnya

• Persetujuan pengertian secara global

Level W (Prosedur)

• Pemantapan untuk mengimplementasikan kebijakan

• Mengacu pada standar, metoda, teknik, atau tools yang tersedia.

Misalnya review dari QA menspesifikasikan dan bagaimana

mengatasi isu yang timbul (dalam pengembangan perangkat lunak)

• Pedoman kerja harian

Level A (Standar)

• Tentukan secara pasti bagaimana tugas dilaksanakan

• Pelayanan dasar untuk mengarahkan dan mengendalikan pekerjaan, misalnya standar pemeriksaan kode program akan menspesifikasikan kode apa yang di-review, kapan metoda digunakan, laporan apa yang harus dihasilkan dan batas performansi apa yang masih dapat diterima

• Developer menggunakan standar sebagai pedoman untuk kegiatannya, SQA akan mereview kegiatan dan hasil kerja dibandingkan standar.

• Melengkapi rincian kegiatan untuk pelatihan dan mekanisme penugasan

Pedoman Dasar Proses

• Memantapkan obyektif untuk setiap kegiatan proyek

• Menentukan arsitektur dasar, yakin diperoleh kebutuhan proyek dan kemudian dijadikan seperti kerangka kerja keseluruhan proyek

• Ingatkan bahwa setiap proyek mempunyai komponen dan modul yang unik dan proses ditetapkan berdasarkan keunikan tersebut

• Mantapkan standar pendefinisian proses

• Rubah model proses secara dinamik sebagai perubahan permasalahan • Dibutuhkan sebuah deviasi dari standar proses didokumentasikan, direview, dan

(6)

Tipe Pengukuran

• Ukuran perangkat lunak

• Kualitas pengukuran

• Produktivitas pengukuran

34 Kompetensi Manajemen Proyek

Keahlian Manajemen Produk

1. Penafsiran proses

• Mendefinisikan kriteria untuk bahan tinjauan

2. Kesadaran terhadap standar proses

• Memahami standar proses

3. Pendefinisian produk

• Mengidentifikasi lingkungan pelanggan dan kebutuhan produk

4. Evaluasi alternatif proses

• Mengevaluasi macam-macam pendekatan

5. Pengelolaan kebutuhan

• Memonitor perubahan-perubahan kebutuhan

6. Pengelolaan subkontraktor-subkontraktor

• Merencanakan, mengelola, dan memonitor performansi

34 Kompetensi Manajemen Proyek

7. Perumusan taksiran awal

• Menaksir kesulitan, biaya, penjadwalan

8. Pemilihan metode dan tool

• Mendefinisikan proses-proses seleksi

9. Penyatuan proses-proses

• Memodifikasi proses-proses standar untuk melaksanakan proyek

10. Pelacakan kualitas produk

• Memonitor kualitas suatu perkembangan produk memastikan tiap proyek sistem berkontribusi pada kualitas organisasi secara keseluruhan

11. Pemahaman aktifitas-aktifitas pengembangan

• Mempelajari siklus pengembangan perangkat lunak

34 Kompetensi Manajemen Proyek

Keahlian Manajemen Proses

12. Pembuatan suatu WBS

• Membuat WBS untuk sebuah proyek

13. Pendokumentasian rencana-rencana

• Mengidentifikasi komponen-komponen kunci

14. Pengestimasian biaya

• Mengestimasi biaya untuk menyelesaikan produk

15. Pengestimasian usaha

• Mengestimasi usaha yang dibutuhkan untuk menyelesaikan proyek

16. Pengelolaan resiko

• Mengidentifikasi pengaruh resiko dan menentukan penanganannya

34 Kompetensi Manajemen Proyek

17. Pemonitoran pengembangan

• Memonitor produksi perangkat lunak

18. Penjadwalan

• Membuat suatu schedule dan milestone

19. Pemilihan metric

• Memilih dan menggunakan metric

20. Pemilihan tool manajemen proyek

• Pengetahuan bagaimana memilih tool manajemen proyek

34 Kompetensi Manajemen Proyek

Keahlian Manajemen Orang

23.Penilaian performansi

• Mengevaluasi tim untuk meningkatkan performansi

24.Penanganan kekayaan intelektual

• Memahami pengaruh isu-isu kritis

25.Pengkondisian rapat efektif

(7)

34 Kompetensi Manajemen Proyek

27. Kepemimpinan

• Mampu membawa tim kepada hasil yang optimal. Manajemen didefinisikan sebagai seni untuk mengorganisasi, merencanakan, mengontrol, dan mengatur sumber daya yang ada untuk mendapat hasil maksimal

28. Manajemen perubahan

• Menjadi agen perubahan yang efektif

29. Bernegosiasi dengan sukses

• Menghindari konflik dan bernegosiasi dengan sukses. Negosiasi adalah seni untuk mendapatkan sejumlah kemungkinan yang dapat diharapkan dari suatu transaksi

30. Perencanaan karir

• Melakukan strukturisasi dan bimbingan karir

34 Kompetensi Manajemen Proyek

31. Presentasi secara efektif

• Keahlian menulis dan berbicara secara efektif

32. Perekrutan

• Merekrut dan mewawancarai dengan sukses

33. Pemilihan suatu tim

• Memilih tim yang berkompetensi tinggi

34. Pengembangan tim

• Membentuk, membimbing, dan memelihara tim efektif, memastikan para anggota tim proyek menerima pelatiha, tugas, supervisi, dan umpan balik performa yang cukup untuk menyelesaikan proyek.

Referensi

Dokumen terkait

 Project scope management: mendefinisikan dan mengelola semua pekerjaan yang dibutuhkan untuk menyelesaikan proyek dengan baik.  Project time management: memperkirakan waktu yang

● Manajemen proyek perangkat lunak merupakan bagian yang penting dalam. pembangunan

 Merupakan pemantauan terhadap kegiatan atau aktivitas-aktivitas suatu proyek, sehingga diketahui sudah sesuai dengan yang telah ditentukan pada project management plan atau

Tim merupakan kesatuan entitas yang bertanggung jawab atas proyek yang dikerjakan dan bukan merupakan kerberhasilan/kegagalan salah satu anggota tim.. Sommervile(2004)

Tim Sistem Informasi akan memfokuskan diri pada jenis-jenis informasi apa yang dibutuhkan oleh perusahaan dalam menjalankan bisnis sehari-hari (demand oriented) dan hal-hal lain yang

FAKTOR Faktor-faktor yang mempengaruhi hasil akhir proyek Perangkat Lunak  Ukuran size  Batas waktu pengiriman Delivery Deadline  Pembiayaan dan anggaran Budgets & Costs 

Work Breakdown Structure • Work Breakdown Structure WBS ialah analisa berorientasi pada hasil tentangan kerja yang terlibat dalam proyek yang menentukan ruang lingkup proyek • WBS

Dokumen ini berisi kumpulan formulir dan dokumen yang digunakan dalam manajemen proyek pengembangan perangkat