• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II LANDASAN TEORI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB II LANDASAN TEORI"

Copied!
16
0
0

Teks penuh

(1)

BAB II

LANDASAN TEORI

2.1. Konsep Dasar Sistem

Menurut Kadir (2014:61) “ sistem adalah sekumpulan elemen yang saling terkait atau terpadu yang dimaksudkan untuk mencapai suatu tujuan”.

Sedangkan menurut (Prihandoyo, 2018):

Sistem secara umum adalah sekumpulan objek-objek yang saling berelasi dan berinteraksi serta hubungan antar objek bisa dilihat sebagai satu kesatuan yang dirancang untuk mencapai satu tujuan. Dengan demikian, secara sederhana sistem dapat diartikan sebagai suatu kumpulan atau himpunan dari unsur atau variable-variabel yang saling terorganisasi, saling berinteraksi, dan saling bergantung sama lain.

Dari definisi-definisi sistem yang disebutkan di atas dapat di simpulkan

bahwa sistem terdiri dari unsur-unsur atau elemen –elemen yang merupakan

bagian yang paling terpadu dan saling berhubungan secara erat antara satu dengan

yang lainnya dengan sifat serta kerjasamannya antara unsur atau elemen tersebut

mempunyai bentuk tertentu dan saling mempengaruhi untuk mencapai satu atau

beberapa tujuan secara bersamaan untuk mencapai tujuan yang sama pula.

2.1.1. Karakteristik Sistem

Menurut Ardana dan Lukman (2016:8) setiap sistem mempunyai

karakteristik, atau ciri-ciri pokok sebagai berikut:

1. Dalam satuan unit/entitas (a unit, an entity),

2. Ada komponen-komponen (component, elements, parts),

3. Setiap komponen saling berinteraksi (interface, interaction),

4. Ada batasan sistem (system boundary),

(2)

6. Model aktivitas sistem: masukan (input), proses (proces), keluaran (output),

Suatu kegiatan yang berulang secara manual (natural repeating).

2.1.2. Klasifikasi Sistem

Menurut Ardana dan Lukman (2016:5) sistem dapat diklasifikasikan

berdasarkan beberapa aspek, antara lain:

1. Ditinjau dari sudut penciptanya

a. Sistem alamiah (sistem ciptaan Tuhan), contohnya: sistem tata surya, sistem

alam jagad raya, sistem tubuh manusia.

b. Sistem buatan manusia, contohnya: sistem pendingin udara (AC), sistem

transportasi umum, sistem pendidikan nasional.

2. Ditinjau dari sudut keberadaannya

a. Sistem fisik, yaitu sistem yang keberadaannya dapat dilihat secara fisik,

misalnya: sistem fondasi cakar ayam, sistem komputer, sistem keamanan,

sistem produksi.

b. Sistem abstrak, suatu sistem yang tidak berwujud fisik, misalnya: sistem

filsafat Pancasila, sistem demokrasi, sistem komunis.

3. Ditinjau dari derajat interaksi dengan lingkungan luar

a. Sistem terbuka, suatu sistem yang keberadaannya banyak dipengaruhi oleh

lingkungan luar sistem tersebut, misalnya: sistem perdagangan bebas, sistem

perekonomian, sistem pendidikan.

b. Sistem tertutup, suatu sistem yang keberadaannya tidak dipengaruhi oleh

(3)

bersifat tertutup sepenuhnya. Sistem yang relatif agak tertutup, misalnya:

sistem arloji otomatis, sistem peradaban suku Badui Dalam.

4. Ditinjau dari derajat kepastiannya

a. Sistem tertentu (deterministic system), yaitu suatu sistem dimana perilaku,

aktivitas atau hasil dari sistem tersebut dapat diprediksi secara pasti. Contoh

arloji otomatis, sistem pendingin udara.

b. Sistem probabilistik (probabilistik system), yaitu suatu sistem dimana

perilaku, aktivitas, dan hasil dari suatu sistem sulit diprediksi secara pasti.

Contohnya: sistem latihan sepak bola, sistem pembangunan, sistem

pendidikan budi pekerti.

2.1.3. Informasi

Menurut Pratama (2014:9) “Informasi merupakan hasil pengolahan data dari satu atau berbagai sumber, yang kemudian diolah, sehingga memberikan

nilai, arti, dan manfaat”.

Menurut Sutabri dalam (Rani, 2017) “Informasi adalah data yang telah

diklasifikasikan atau diinterpresentasi untuk digunakan dalam proses pengambilan

keputusan”.

Sedangkan menurut TMBooks (2014:4) mengemukan bahwa, “Informasi adalah data yang telah terorganisir dan diproses sehingga bermanfaat bagi proses

(4)

2.1.4. Sistem Informasi

Menurut Yulansari dan Sukadi dalam (Macrhus dan Awaludin, 2016)

“Sistem informasi dapat didefinisikan sebagai kumpulan elemen yang saling berinteraksi satu sama lain yang membentuk suatu kesatuan untuk

mengintegrasikan data yang memproses, menyimpan serta mendistribusikan

informasi”.

2.1.5. Sistem Informasi Akuntansi

Menurut Hopwood dan Bodnar dalam (Cahyaningsih & Putra, 2016)

“Sistem Informasi Akuntansi (SIA) merupakan kumpulan sumber daya, seperti manusia dan peralatan, yang dirancang untuk mengubah data keuangan dan data

lainnya ke dalam informasi”.

2.1.6. Sistem Informasi Akuntansi Pendapatan Jasa Penyewaan

Menurut Sukirno dalam (Damanhur dan Rahayu, 2017) “Pendapatan

adalah jumlah penghasilan yang diterima oleh penduduk atas prestasi kerjanya

selama satu periode tertentu, baik harian, mingguan, bulanan maupun tahunan” Menurut Accounting Terminology Bulletin No. 2 yang dikemukan oleh

Nordiawan dalam (Ashari & Rofiudin, 2017) “Pendapatan didefinisikan sebagai

penjualan barang dan penyerahan jasa, serta diukur dengan pembebanan yang

dikenakan kepada pelanggan, klien, atau penyewa untuk barang jasa yang

disediakan bagi mereka”.

Sedangkan menurut Riahi dan Belkaoui dalam (Ashari & Rofiudin, 2017): Pendapatan berasal dari penjualan barang dan penyerahan jasa serta diukur dengan pembebanan yang dikenakan kepada pelanggan, klien, atau penyewa untuk barang dan jasa yang disediakan bagi mereka. Pendapatan juga mencakup keuntungan dari penjualan atau pertukaran aktiva (selain saham yang diperdagangkan), bunga dan deviden yang diperoleh dari

(5)

investasi, dan peningkatan lainnya dalam ekuitas pemilik kecuali yang berasal dari kontribusi modal dan penyesuaian modal.

Menurut (Rosiska dan Nopiana, 2017) “Penyewaan merupakan

pemindahan hak guna pakai dari pihak pemilik kepada pihak penyewa dalam

jangka waktu tertentu, dan tarif yang telah ditentukan”.

2.1.7. Web

Menurut (Prabowo dan Syani, 2016) “World Wide Web (WWW), lebih

dikenal dengan web, merupakan salah satu layanan yang didapat oleh pemakai komputer yang terhubung ke internet”.

2.1.8. PHP

Menurut (Prabowo dan Syani, 2016):

PHP adalah bahasa pemrograman yang digunakan secara luas untuk penanganan pembuatan dan pengembangan sebuah web dan bisa digunakan pada HTML. PHP merupakan singkatan dari “PHP : Hypertext Preprocessor”, dan merupakan bahasa yang disertakan dalam dokumen HTML sekaligus bekerja disisi server (server-side HTML-embedded scripting).

2.1.9. XAMPP

Menurut (Prabowo dan Syani, 2016) mengemukan bahwa:

XAMPP merupakan singkatan dari X (empat sistem operasi apapun), Apache, MySQL, PHP, Perl. XAMPP adalah tool yang menyediakan paket perangkat lunak dalam satu buah paket. Dalam paket XAMPP sudah terdapat Apache (webserver), MySQL (database), PHP (server side scripting), Perl, FTP server, PHPMyAdmin.

2.1.10. MySQL

Menurut (Prabowo dan Syani, 2016) “ MySQL adalah sebuah perangkat

lunak sistem manajemen basis data SQL atau DBMS yang multithread dan

multiuser. MySQL adalah Relational Database Managemen Sistem (RDBMS)

(6)

2.2 Peralatan Pendukung (Tool System) 2.2.1 Unified Modelling Language (UML)

Unified modeling language adalah bahasa untuk visualisasi, spesifikasi, membangun sistem perangkat lunak, serta dokumentasi. UML menyediakan

model- model yang tepat, tidak ambigu, dan lengkap.

UML mempunyai sejumlah elemen grafis yang bisa dikombinasikan

menjadi diagvram. Beberapa diagram UML yaitu:

1. Use Case Diagram

Menurut Rosa dan Shalahuddin (2016:165), “Use Case merupakan pemodelan untuk kelakukan (behavior) sistem informasi yang akan dibuat”.

Tabel II.1

Simbol Use Case Diagram

Simbol Deskripsi

Use case Fungsionalitas yang disediakan sistem sebagai

unit-unit yang saling bertukar pesan antar unit-unit atau aktor,

biasanya dinyatakan dengan menggunakan kata kerja

di awal di awal frase nama use case

Aktor Orang, proses, atau sistem lain yang berinteraksi

dengan sistem informasi yang akan dibuat di luar

sistem informasi yang akan dibuat sendiri, jadi

walaupun simbol dan aktor adalah gambar orang;

biasanya dinyatakan menggunakan kata benda di awal

frase nama aktor

Asosiasi Komunikasi antara aktor dan use case yang

(7)

interaksi dengan aktor

Ekstensi / extend

«extends»

Relasi use case tambahan ke sebuah use case dimana

use case yang ditambahkan dapat berdiri sendiri walau tanpa use case tambahan itu; mirip dengan prinsip

inheritance pada pemrograman berorientasi objek; biasanya use case tambahan memiliki nama depan

yang sama dengan use case yang ditambahkan

validasi username

validasi user

validasi sidik jari

«extends»

«extends»

Arah panah mengarah pada use case yang

ditambahkan; biasanya use case yang menjadi

extend-nya merupakan jenis yag samaa dengan use case yang

menjadi induknya

Generalisasi/

Generalization

hubungan generalisasi dan spesialisasi (umum -

khusus) antara dua buah use case dimana fungsi yang

satu adalah fungsi yang lebih umum dari lainnya,

(8)

ubah data

mengolah data

hapus data

arah panah mengarah pada use case yang menjadi

generalisasinya (umum)

Menggunakan / include / uses

«uses»

Relasi use case tambahan ke sebuah use case di mana

use case yang ditambahkan memerlukan use case ini untuk menjalankan fungsinya atau sebagai syarat

dijalankan use case ini

Ada dua sudut pandang yang cukup besar mengenai

include di use case:

 Include berarti use case yang ditambahkan akan selalu dipanggil saat use case tambahan

dijalankan, misal pada kasus berikut:

 Include berarti use case yang tambahan akan selalu melakukan pengecekan apakah use case

yang ditambahkan telah dijalankan sebelum

use case tambahan dijalankan, misal pada

kasus berikut:

(9)

keduanya tergnatung pada pertimbangan dan

interpretasi yang dibutuhkan.

Sumber : Rosa dan Shalahudin (2016:156)

2. Activity Diagram

Menurut Rosa dan Shalahudin (2016:161) “Activity diagram menggambarkan workflow (aliran kerja) atau aktivitas dari sebuah sistem atau proses bisnis atau menu yang ada pada perangkat lunak”

Tabel II.2

Simbol Activity Diagram

Simbol Deskripsi

status awal Status awal aktivitas sistem, sebuah diagram

aktivitas memiliki sebuah status awal

Aktivitas Aktivitas yang dilakukan sistem, aktivitas

biasanya diawali dengan kata kerja

Percabangan / decision Asosiasi percabangan dimana jika ada

pilihan aktivitas lebih dari satu

Penggabungan / join Asosiasi penggabungan dimana lebih dari

satu aktivitas digabungkan menjadi satu

Status akhir Status akhir yang dilakukan sistem, sebuah

diagram aktivitas memiliki sebuah status

akhir

(10)

nama swimlane bertanggung jawab terhadap aktivitas yang

terjadi

Sumber : Rosa dan Shalahudin (2016:153)

3. Sequence Diagram

Menurut Rosa dan Shalahuddin (2016:165) Diagram sekuen menggambarkan

kelakuan objek pada use case dengan mendiskripsikan waktu hidup objek dan

message yang dikirimkan dan diterima antar objek. Tabel II.3

Simbol Sequence Diagram

Simbol Deskripsi

Aktor

nama aktor

Atau

Tanpa waktu aktif

Orang, proses, atau sistem lain yang berinteraksi

dengan sistem informasi yang akan dibuat di luar

sistem informasi yang akan dibuat itu sendiri,

jadi walaupun simbol dari aktor adalah gambar

orang, tapi aktor belum tentu merupakan orang;

biasanya dinyatakan menggunakan kata benda di

awal frase nama aktor

Garis hidup / lifeline Menyatakan kehidupan suatu objek

Objek Menyatakan objek yang berinteraksi pesan

nama aktor

nama objek : nama kelas

(11)

Waktu aktif Menyatakan objek dalam keadaan aktif dan

berinteraksi, semua yang terhubung dengan

waktu aktif ini adalah sebuah tahapan yang

dilakukan di dalamnya, misalnya

1: login()

2: cekStatusLogin()

3: open()

Pesan tipe create

<<create>>

Menyatakan suatu objek membuat objek lain,

arah panah mengarah pada objek yang dibuat

Pesan tipe call

1: nama_metode()

Menyatakan suatu objek memanggil

operasi/metode yang ada pada objek lain atau

dirinya sendiri.

Pesan tipe send

1: masukan

Menyatakan bahwa suatu objek mengirimkan

data/masukan/informasi ke objek lainnya, arah

panah mengarah pada objek yang dikirim.

Pesan tipe return

1: keluaran

Menyatakan bahwa suatu objek yang telah

menjalankan suatu operasi atau metode

meghasilkan suatu kembalian ke objek tertentu,

arah panah mengarah pada objek yang menerima

kembalian.

(12)

yang lain, arah panah mengarah pada objek yang

diakhiri, sebaiknya jika ada create maka ada

destory.

4. Deployment Diagram

Menurut Rosa dan Shalahudin (2016:148) “Deployment Diagram menunjukkan konfigurasi atau tata letak sebuah sistem secara fisik,

menampakkan bagian-bagian software yang berjalan pada bagian-bagian

hardware”. Deployment Diagram menyediakan bagaimana gambaran bagaimana sistem secara fisik akan terlihat.

Tabel II.4

Simbol Deployment Diagram

Simbol Deskripsi

Package

Package

Package merupakan sebuah bungkusan

dari satu atau lebih node

Node

nama_node

Biasanya mengacu pada pernagkat keras

(hardware), perangkat lunak yang tidak dibuat sendiri (software), jika di dalam

node disertakan komponen unt untuk

mengkonsistenkan rancangan maka

komponen yang diikutsertakan harus

sesuai dengan komponen yang telah

(13)

komponen

Ketergantungan / dependency Kebergantungan antar node, arah panah

mengarah pada node yang dipakai

Link Relasi antar node

2.2.2 Entity Relationship Diagram (ERD)

Menurut (Rahmawati, Kridalukmana, & Windasari, 2015) “ERD adalah

sebuah model data yang menggunakan beberapa notasi untuk menggambarkan

data dalam halentitas dan relasi yang digambarkan oleh data tersebut”.

Menurut (Pratama, 2014:49) “ERD (Entity Relationship Diagram) adalah diagram yang menggambarkan keterkaitan antartabel beserta field-field di

dalamnya pada suatu database sistem”. 2.2.3 Logical Record Sructure (LRS)

Menurut Frieyadie dalam (Rahmayu, 2015) LRS merupakan hasil dari

pemodelan Entity Relational Ship (ER) beserta atributnya sehingga bisa terlihat

hubungan-hubungan antar entitas. Dalam pembuatan LRS terdapat 3 hal yang

dapat mempengaruhi yaitu:

1. Jika tingkat hubungan (cardinality) satu pada satu (one-to-one), maka di

gabungkan dengan entitas yang lebih kuat (strong entity), atau digabungkan

(14)

2. Jika tingkat hubungan (cardinality) satu pada banyak (one-to-many), maka

hubungan relasi atau digabungkan dengan entitas yang tingkat hubungannya

banyak.

3. Jika tingkat hubungan (cardinality) banyak pada banyak (many-to-many),

maka hubungan relasi tidak akan digabungkan dengan entitas manapun,

melainkan menjadi sebuah LRS.

2.2.4 Spesifikasi File

Menurut (Wijaya & Supriadi, 2015) mengemukan bahwa “Spesifikasi file

adalah file atau tabel yang terbentuk dari transformasi ERD”.

Contoh:

Nama File : Admin

Akronim : admin

Fungsi : untuk menyimpan data admin

Tipe File : File Master

Organisasi File : Indexed Sequential

Akses File : Random

Media : Hardisk

Panjang Record : 186

Kunci File : number

Software : MySQL

2.2.5 User Interface

Menurut Akinari dalam (Ikhsan & Kurniawan, 2015) ”Pengertian

antarmuka (interface) adalah salah satu layanan yang disediakan sistem operasi

(15)

Antarmuka adalah komponen sistem operasi yang bersentuhan langsung

dengan pengguna. Terdapat dua jenis antarmuka,yaitu Command Line Interface

(CLI) dan Graphical User Interface (GUI):

1. Command Line Interface (CLI)

CLI adalah tipe antarmuka dimana pengguna berinteraksi dengan sistem

operasi melalui text-terminal. Pengguna menjalankan perintah dan program di

sistem operasi tersebut dengan cara mengetikkan baris-baris tertentu.

2. Graphical User Interface (GUI)

GUI adalah tipe antarmuka yang digunakan oleh pengguna untuk berinteraksi

dengan sistem operasi melalui gambar-gambar grafik, ikon, menu, dan

menggunakan perangkat penunjuk (pointing device) seperti mouse atau

trackball.

2.2.6 Code Generation

Menurut Pressman dalam (Ramdani & Slamet, 2014) “Code Generation

(Pengkodean), yaitu melakukan penerapan hasil rancangan ke dalam bentuk yang

dapat dibaca dan dimengerti oleh computer”.

2.2.7 Black Testing

Menurut (Nugroho & Kunci, 2014):

Pengujian kotak hitam (black-box-testing) berkaitan dengan pengujian-pengujian yang dilakukan pada antarmuka perangkat lunak.Pengujian kotak hitam mengkaji beberapa aspek fundamental dari suatu sistem/perangkat lunak.Pengujian ini berfokus pada persyaratan fungsional perangkat lunak, yang artinya teknik pengujian kotak hitam memungkinkan untuk membuat beberapa kumpulan kondisi masukan yang sepenuhnya akan melakukan semua kebutuhan fungsional untuk program.

(16)

2.2.8 Spesifikasi Hardware dan Software

Menurut (Setiawan & Khairuzzaman, 2017) mengemukan bahwa:

Perangkat Keras (Hardware) Perangkat keras adalah seluruh komponen yang membentuk suatu sistem komputer dan peralatan lainnya yang memungkinkan komputer dapat melaksanakan tugasnya. Perangkat Lunak (Software) Bagian penting lain yang mendukung program adalah perangkat lunak yang digunakan dalam mengeksekusi program aplikasi serta sistem operasi yang akan digunakan untuk menjalankan program tersebut.

Gambar

Tabel II.1
diagram  aktivitas  memiliki  sebuah  status  akhir
Tabel II.3
Tabel II.4

Referensi

Dokumen terkait

proporsi yang besar dari hutang jangka pendek terhadap pendanaan jangka panjang. z Pada dunia yang ideal, aset jangka

Sebagai akibat perubahan asumsi dasar ekonomi makro dan perubahan pokok-pokok kebijakan fiskal, dalam APBN-P 2012, pendapatan negara dan hibah diperkirakan

Strategi dalam penelitian ini menggunakan model pembelajaran kooperatif yaitu Survey, Question, Read, Reflect, Recite, Review (SQ4R) dimana proses pembelajarannya

In suksesi histogram Gambar D paska k lebih tin dengan paska k lebih tin dengan kebakar dibandin jenisnya kebakar dibandin dominas De yang ter Indeks  Dominasi

pengembangan motorik kasar dan halus Anak dapat berkreasi dengan jari tangannya dengan bimbingan orangtua Anak dapat berkreasi dengan jari tangannya sendiri Anak dapat

Setiap 1 gram karbohidrat akan dihasilkan 4 kilokalori (kkal). Glukosa dapat berasal dari zat tepung dan gula, asam amino, serta gliserol. Di dalam tubuh, glukosa

dengan melakukan pengukuran tingkat kecemasan khususnya pasangan infertil yang sedang menjalani pengobatan infertilitas, dan mengkaji faktor-faktor yang mempengaruhi

Untuk meningkatkan pengetahuan peserta didik terhadap materi yang akan dipelajari yaitu manusia dan lingkungan, penulis melakukan perbaikan dalam proses pembelajaran