BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Pada bab ini akan dikemukakan uraian yang meliputi gambaran umum

Teks penuh

(1)

46

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

Pada bab ini akan dikemukakan uraian yang meliputi gambaran umum sinetron Tendangan Si Madun dan Hasil Utama Penelitian.

4.1 Gambaran Umum MNC TV

MNCTV dahulu bernama TPI adalah stasiun televisi swasta Indonesia yang mengudara secara teresterial dari Jakarta. MNCTV merupakan salah satu pionir stasiun televisi swasta di Indonesia yang mulai mengudara sejak tanggal 20 Oktober 2010 dengan tag-line atau selogan “selalu di Hati”. Logo dan merek perseroan MNCTV ini di harapkan dapat memperluas pangsa pasar dan pemirsa dari stasiun ini. Bersamaan dengan kehadiran MNCTV, publik dapat menyaksikan peningkatan kualitas dan keragaman tayangan, sebagai hasil dari komitmen untuk memperbaiki kerja dan budaya perseroan.62

MNCTV pada awalnya menggunakan nama dan selogan TPI, dimana TPI sendiri didirikan pada tahun 1990 di Jakarta. Sebagai perusahaan yang bergerak dalam bidang jasa penyiaran televisi di Indonesia. TPI merupakan perusahaan swasta ketiga yang mendapatkan izin penyiaran televisi pada tanggal 1 Agustus 1990, dan sebagai stasiun televisi pertama yang mendapat izin penyiaran secara nasional. TPI mulai beroperasi secara komersial sejak tanggal 23 Januari 1991, dan pada bulan Juli 2006, Media Nusantara Citra (MNC) mengakuisisi 75 % saham TPI. Kini secara resmi TPI bergabung menjadi salah

62

(2)

satu televisi yang dikelola MNC yang juga merupakan induk dari RCTI dan Global TV. MNCTV sejak awal juga telah membuktikan diri sebagai stasiun televisi yang paling jeli dalam menangkap selera dan kebutuhan masyarakat Indonesia, stasiun televisi yang benar - benar menampilkan citra Indonesia, dan mengedepankan tayangan - tayangan sopan dan bisa dinikmati seluruh keluarga. Program - program yang sangat Indonesia inilah yang mampu mengantarkan MNCTV sebagai stasiun televisi papan atas Indonesia. MNCTV sendiri senantiasa mengasah diri sebagai partner yang memberikan layanan terbaik bagi seluruh mitra usaha. Dengan dukungan SDM profesional, MNCTV siap menjadi televisi terdepan yang dapat diandalkan.

MNCTV merupakan salah satu pionir stasiun televisi swasta di Indonesia yang mulai mengudara sejak 20 Oktober 2010 dengan izin Menteri Penerangan No.127/E/RTF/K/VIII/1990 dengan jangkauan 158 juta pemirsa di seluruh Indonesia. Berdasarkan survey AC Nielsen, di tengah persaingan industri pertelevisian yang semakin ketat, MNCTV berhasil mencapai posisi 1 dengan 16,6% audience share pada April 2005.

4.2 Gambaran Umum Tayangan Sinetron Tendangan Si Madun Sesion Pertama Periode Januari s/d Mei 2012

Tendangan Si Madun merupakan sebuah sinetron yang ditayangkan di MNCTV yang diproduksi oleh MD Entertainment. Sutradara sinetron ini adalah Paulus Pui dan Agus Bramas dengan pemerannya Yusuf Mahardika sebagai Madun, Asrul Dahlan sebagai Bapak Madun, Savira sebagai Ibu Madun, Udin Nganga sebagai Bapak Martin dan Zaenab, Baron Yusuf sebagai Martin Rivalnya Madun, Audrey sebagai Zaenab adik Martin, Claudio Hernan Martinez sebagai pelatih bola yang berasal dari luar negeri yang melatih Martin, Aldisar

(3)

Safar sebagai Pak RT, Louis Anastasya sebagai Ibu Aisyah, Bedu sebagai Ncangnya Madun, Firman Suryana sebagai Ali, Asep Maulana sebagai Asep, Raja Ubiet sebagai Soleh, Temannya Madun dan Zaenab, Rizal Khaddafy sebagai Rizal, Maulana Pasha Arabi sebagai Raihan, Dan Meriam Bellina sebagai Nenek Madun.63

Soundtrack lagu pembuka sinetron ini adalah “Gol” yang dilantunkan oleh Mahardika, Baron dan Audrey. Sinetron ini diproduseri oleh Manoj dan Dhamoo Punjabi, dengan durasi sinetron selama 60 menit dan ditayangkan disaluran stasiun televisi swasta Indonesia MNCTV dan pertama tayang mulai sejak 9 Januari 2012. Setiap hari Senin sampai dengan hari Minggu ditayangkan pukul 18:00 WIB.64

Sinetron Tendangan Si Madun berceritakan tentang seorang anak yang bernama Madun yang sangat mencintai sepak bola dan ingin menjadi seorang pemain sepak bola terkenal. Namun ayahnya tidak mengijinkan untuk menjadi pemain bola melainkan menjadi seorang ustadz.

4.3 Hasil Penelitian

Pada pembahasan ini, peneliti akan menguraikan hasil penelitian yang diperoleh dari hasil penyebaran kuisioner kepada objek penelitian yaitu siswa SDN 06 Pagi Jatipulo Jakarta (sebagai Responden), yang berjumlah 126 responden, yang diambil dari kelas empat, kelas lima, dan kelas enam. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar

63

http://id.wikipedia.org/wiki/Tendangan_Si_Madun

64

(4)

pengaruh tayangan sinetron Tendangan Si Madun di MNCTV sesi pertama terhadap perilaku Bermain Bola.

Selain itu, diharapkan dengan jawaban yang diberikan oleh responden terhadap pertanyaan-pertanyaan yang diberikan melalui kuisioner ini nantinya dapat dilihat lebih jelas lagi pengaruh tayangan sinetron Tendangan Si Madun. Pertanyaan-pertanyaan tersebut erat kaitannya dengan judul dalam penelitian ini, yaitu Pengaruh Tayangan Sinetron Tendangan Si Madun Sesi Pertama Terhadap Perilaku Bermain Bola. Variabel X dalam penelitian ini adalah pengaruh tayangan sinetron Tendangan Si Madun, sedangkan variabel Y adalah Perilaku Bermain Bola.

4.3.1 Jenis Kelamin Responden

Komposisi jenis kelamin subjek Penelitian adalah sebagai berikut :

Tabel 4.1 Jenis Kelamin

N=126

No. Pilihan Jawaban F %

1 Laki-laki 70 56

2 Perempuan 56 44

Jumlah 126 100

Sumber : Hasil Pengolahan Kuisioner no 1

Berdasarkan Tabel 4.1 dapat diketahui bahwa jumlah responden laki-laki adalah 56 % dan untuk perempuan 44 %. Artinya bahwa siswa laki-laki lebih sering menonton televisi. Hal ini disebabkan karena responden lebih berminat pada tontonan sinetron Tendangan Si Madun dibandingkan tayangan lain.

(5)

4.3.2 Usia Responden

Adapun komposisi usia responden dalam penelitian ini dapat dilihat di bawah ini :

Tabel 4.2 Usia Responden

N=126

No. Pilihan Jawaban f %

1 Dibawah 10 tahun 30 24

2 11 tahun 86 68

3 Diatas 12 tahun 10 8

Jumlah 126 100

Sumber : Kuisioner no 2

Berdasarkan tabel 4.2 maka mayoritas usia responden dalam penelitian ini adalah usia 11 tahun yaitu sebanyak 68 %, dibawah 10 tahun sebanyak 24 %, dan diatas 12 tahun sebanyak 8 %.

4.3.3 Pola Menonton Sinetron

Untuk melihat pengaruh tayangan sinetron Tendangan Si Madun di MNCTV terhadap perilaku bermain bola, maka hal yang harus diperhatikan juga adalah bagaimana pola menonton sinetron.

Tabel 4.3

Menonton Sinetron Tendangan Si Madun N=126

No. Pilihan Jawaban f %

1. 2. 3. Tidak Menonton Jarang Menonton Selalu Menonton 6 38 82 5 30 65 Jumlah 126 100 Sumber : Kuisioner no 3

(6)

Dari tabel 4.3 dapat dilihat bahwa sebagian besar responden selalu menonton sinetron Tendangan Si Madun, hal ini disebabkan karena menjamurnya sinetron di setiap stasiun televisi swasta nasional yaitu sebanyak 65 %. Bagi yang jarang menonton sebanyak 30 %, dan yang tidak menonton sebanyak 5 % saja.

Tabel 4.4

Rata-rata Menonton Sinetron Tendangan Si Madun N=126

No. Pilihan Jawaban f %

1. 2. 3. Dibawah 2x seminggu 3x seminggu Setiap hari 5 39 82 4 31 65 Jumlah 126 100 Sumber : Kuisioner no 4

Dari tabel 4.4 dapat diketahui bahwa rata-rata responden menonton sinetron Tendangan Si Madun setiap hari adalah 65 %.

4.3.4 Pengetahuan Responden

Untuk mengetahui efek kognitif dari tayangan sinetron Tendangan Si Madun dapat dilihat dati tabel-tabel berikut :

Tabel 4.5

Mengetahui Nama-nama Pemeran Sinetron Tendangan Si Madun N=126 No Pilihan Jawaban f % 1. 2. 3. Tidak Tahu Ragu-ragu Tahu 6 39 81 5 31 64 Jumlah 126 100 Sumber : Kuisioner no 5

Dari tabel 4.5 bisa diketahui bahwa sebagian besar responden tahu tayangan sinetron Tendangan Si Madun di MNCTV yaitu

(7)

sebanyak 64 %, hal itu dapat dilihat bahwa responden mempunyai acara favorit sendiri di MNCTV. Sedangkan 31 % ragu-ragu, dan sebanyak 5 % menjawab tidak tahu.

Tabel 4.6

Pengetahuan Tentang Soundtrack Sinetron Tendangan Si Madun N=126

No. Pilihan Jawaban f %

1. 2. 3. Tidak Tahu Ragu-ragu Tahu 5 47 74 4 37 59 Jumlah 126 100 Sumber : Kuisioner no 6

Dari tabel 4.6 bisa diketahui bahwa sebagian besar responden tahu tentang soundtrack sinetron Tendangan Si Madun di MNCTV yaitu sebanyak 59 %, dan sebanyak 37 % menyatakan ragu-ragu, dan 4 % menyatakan tidak tahu, hal itu dapat dilihat bahwa responden mempunyai pengetahuan akan musik dari soundtrack sinetron tersebut.

Tabel 4.7

Pengetahuan Tentang Setting Latar Belakang Sinetron Tendangan Si Madun N=126 No Pilihan Jawaban f % 1. 2. 3. Tidak Tahu Ragu-ragu Tahu 6 44 76 5 35 60 Jumlah 126 100 Sumber : Kuisioner no 7

Dari tabel 4.7 bisa diketahui bahwa responden tahu tentang

setting latar belakang sinetron Tendangan Si Madun di MNCTV yaitu

(8)

menjawab tidak tahu tentang setting latar belakang sinetron tersebut, hal itu dapat dilihat bahwa seringnya responden menonton setiap hari.

Tabel 4.8

Pengetahuan Tentang Alur Cerita Sinetron Tendangan Si Madun N=126

No. Pilihan Jawaban f %

1. 2. 3. Tidak Tahu Ragu-ragu Tahu 8 42 76 6 34 60 Jumlah 126 100 Sumber : Kuisioner no 8

Dari tabel 4.8 bisa diketahui bahwa responden tahu tentang alur cerita sinetron Tendangan Si Madun di MNCTV yaitu sebanyak 60 %, hal itu dapat dilihat bahwa seringnya responden menonton setiap hari, sedangkan yang ragu-ragu sebanyak 34 % serta yang tidak tahu sebanyak 6 %.

Tabel 4.9

Pengetahuan Tentang Gaya Berpakaian Pemeran Sinetron Si Madun N=126

No. Pilihan Jawaban f %

1. 2. 3. Tidak Tahu Ragu-ragu Tahu 6 37 83 5 29 66 Jumlah 126 100 Sumber : Kuisioner no 9

Dari tabel 4.9 bisa diketahui bahwa responden tahu tentang gaya berpakaian pemeran sinetron Tendangan Si Madun di MNCTV yaitu sebanyak 66 %, hal itu dapat dilihat bahwa seringnya responden mengikuti gayanya setiap hari. Sedangkan 29 % responden menyatakan ragu-ragu dan 5 % responden menyatakan tidak tahu.

(9)

Tabel 4.10

Pengetahuan Tentang Gaya Berbicara Pemain Sinetron Si Madun N=126

No. Pilihan Jawaban f %

1. 2. 3 Tidak Tahu Ragu-ragu Tahu 8 47 71 6 38 56 Jumlah 126 100 Sumber : Kuisioner no 10

Dari tabel 4.10 bisa diketahui bahwa responden tahu tentang gaya berbicara pemain sinetron Tendangan Si Madun di MNCTV yaitu sebanyak 56 %, hal itu dapat dilihat bahwa seringnya responden mengikuti gaya bicaranya pada saat bermain bola. Sedangkan 38 % responden menyatakan ragu-ragu, dan sebanyak 6 % responden menyatakan tidak tahu.

4.3.5 Perilaku Bermain Bola

Untuk mengetahui efek afektif dan efek konatif tayangan sinetron Tendangan Si Madun di MNCTV terhadap perilaku bermain bola, dapat dilihat dari tabel berikut :

Tabel 4.11

Responden Pernah Menyanyikan Soundtrack Sinetron Si Madun N=126

No. Pilihan Jawaban f %

1. 2. 3. Tidak Pernah Kadang-kadang Iya 12 40 74 10 31 59 Jumlah 126 100 Sumber : Kuisioner no 11

Dari tabel 4.11 bisa diketahui bahwa sebagian besar responden menyanyikan lagu soundtrack sinetron Tendangan Si Madun di

(10)

MNCTV yaitu sebanyak 59 %, hal itu dapat dilihat bahwa responden mempunyai pengetahuan akan musik. Sementara 31 % menyatakan kadang-kadang, dan 10 % menyatakan tidak pernah menyanyikan soundtrack sinetron tersebut.

Tabel 4.12

Responden Mengikuti Gaya Berpakaian Ala Sinetron Tendangan Si Madun N=126

No. Pilihan Jawaban f %

1. 2. 3. Tidak Pernah Kadang-kadang Iya 9 48 69 7 38 55 Jumlah 126 100 Sumber : Kuisioner no 12

Dari tabel 4.12 bisa diketahui bahwa responden mengikuti gaya berpakaian ala pemeran sinetron Tendangan Si Madun di MNCTV yaitu sebanyak 55 %, sedangkan yang kadang-kadang sebanyak 38 %, dan yang tidak pernah sebanyak 7 %.

Tabel 4.13

Responden Memakai Nama Pemeran Sinetron Tendangan Si Madun N=126

No. Pilihan Jawaban F %

1. 2. 3. Tidak Pernah Kadang-kadang Iya 6 55 65 5 43 52 Jumlah 126 100 Sumber : Kuisioner no 13

Dari tabel 4.13 bisa diketahui bahwa sebagian besar responden memakai nama pemeran sinetron Tendangan Si Madun di MNCTV yaitu sebanyak 52 %, hal itu dapat dilihat bahwa responden menggunakan nama tersebut untuk nama samaran pada saat bermain

(11)

bola. Sedangkan 43 % menjawab kadang-kadang, dan 5 % menjawab tidak pernah.

Tabel 4.14

Responden Melakukan Gaya Bermain Bola Ala Pemeran Sinetron Si Madun

N=126

No. Pilihan Jawaban f %

1. 2. 3. Tidak Pernah Kadang-kadang Iya 10 53 63 8 42 50 Jumlah 126 100 Sumber : Kuisioner no 14

Dari tabel 4.14 bisa diketahui bahwa sebagian besar responden melakukan gaya bermain bola ala sinetron Tendangan Si Madun di MNCTV yaitu sebanyak 50 %, hal itu dapat dilihat bahwa responden melakukan gaya tersebut pada saat bermain bola. Sedangkan 42 % menjawab kadang-kadang, dan 8 % menjawab tidak pernah.

Tabel 4.15

Responden Melakukan Teknik Tendangan Bola Ala Sinetron Si Madun N=126

No. Pilihan Jawaban f %

1. 2. 3. Tidak Pernah Kadang-kadang Iya 8 56 62 6 44 50 Jumlah 126 100 Sumber : Kuisioner no 15

Dari tabel 4.15 bisa diketahui bahwa sebagian besar responden melakukan teknik tendangan bola ala sinetron Tendangan Si Madun di MNCTV yaitu sebanyak 50 %, hal itu dapat dilihat bahwa responden melakukan teknik tendangan tersebut pada saat bermain bola.

(12)

Sedangkan 44 % menjawab kadang-kadang, dan 6 % menjawab tidak pernah.

Tabel 4.16

Responden Meniru Gerakan Bermain Bola Seperti Dalam Sinetron Si Madun N=126

No. Pilihan Jawaban f %

1. 2. 3. Tidak Pernah Kadang-kadang Iya 6 49 71 5 39 56 Jumlah 126 100

Sumber : Kuisioner no. 16

Dari tabel 4.16 bisa diketahui bahwa sebagian besar responden meniru gerakan bermain bola seperti dalam sinetron Tendangan Si Madun di MNCTV yaitu sebanyak 56 %, hal itu dapat dilihat bahwa responden meniru gerakan tersebut pada saat bermain bola. Sedangkan 39 % menjawab kadang-kadang, dan 5 % menjawab tidak pernah.

Tabel 4.17

Responden Menggunakan Karakter Pemain Seperti Dalam Sinetron Tendangan Si Madun

N=126

No. Pilihan Jawaban f %

1. 2. 3. Tidak Pernah Kadang-kadang Iya 6 47 73 5 37 58 Jumlah 126 100

Sumber : Kuisioner no. 17

Dari tabel 4.17 bisa diketahui bahwa sebagian besar responden menggunakan karakter pemain seperti dalam sinetron Tendangan Si Madun di MNCTV yaitu sebanyak 58 %, hal itu dapat dilihat bahwa responden menggunakan karakter pemain pada saat bermain bola.

(13)

Sedangkan 37 % menjawab kadang-kadang, dan 5 % menjawab tidak pernah.

Tabel 4.18

Responden Mengikuti Gaya Bicara Seperti Dalam Sinetron Tendangan Si Madun N=126

No. Pilihan Jawaban f %

1. 2. 3. Tidak Pernah Kadang-kadang Iya 6 35 85 5 28 67 Jumlah 126 100

Sumber : Kuisioner no. 18

Dari tabel 4.18 bisa diketahui bahwa sebagian besar responden mengikuti gaya bicara seperti dalam sinetron tendangan si madun di mnctv yaitu sebanyak 67 %, hal itu dapat dilihat bahwa responden mengikuti gaya bicara seperti dalam sinetron tendangan si Madun pada saat bermain bola. Sedangkan 28 % menjawab kadang-kadang, dan 5 % menjawab tidak pernah.

4.3.6 Hasil Koefisien Regresi

Hasil pengujian koefisian regresi yang dilakukan terhadap tayangan sinetron Tendangan Si Madun di MNCTV Terhadap Perilaku Bermain Bola, dapat disimpulkan bahwa :

Model Summary(b) Model R R Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate Durbin-Watson 1 .680(a) .430 .016 1.551 2.344

a Predictors: (Constant), Tayangan Sinetron Tendangan Si Madun b Dependent Variable: Perilaku Bermain Bola

(14)

Berdasarkan hasil pengolahan data-data survey responden mengenai tayangan sinetron terhadap perilaku bermain bola, terlihat parameter Rho sebesar 0,680 (68%) dengan kontribusi R square (R2) disebut juga koefisien determinasi sebesar 0,430 (43%). Hal ini menunjukkan bahwa ada hubungan positif dan tingkat hubungan sedang serta signifikan terhadap perilaku bermain bola. Dikatakan mempunyai hubungan yang kuat dapat dilihat pada tabel berikut ini :

Tabel 4.19

Interpretasi koefisien Korelasi

Interval Koefisien Tingkat Hubungan

0,00-0,199 Sangat Rendah

0,20-3,999 Rendah

0,40-0,599 Sedang

0,60-0,799 Kuat

0,80-1,000 Sangat Kuat

Kemudian dengan memperhatikan model prediksi sebagai penduga parameter Ŷ = a+bX adalah positif atau Ŷ = 16,942 + 0,130 X. hal ini berarti bahwa variabel tayangan sinetron tendangan si madun berdampak pada tingkah laku anak dalam bermain bola, dapat memproyeksikan peningkatan pengaruh terhadap perilaku bermain bola dengan nilai konstanta (a) sebesar 16,942.

Coefficients(a) Model Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients t Sig. B Std. Error Beta 1 (Constant) 16.942 3.712 4.564 .000 Tayangan Sinetron .130 .177 .138 3.736 .005

(15)

Untuk setiap kenaikan 1 skor variabel tayangan sinetron dapat meningkatkan 17,072 skor variabel perilaku bermain bola. Artinya apabila tayangan sinetron tendangan si madun diperbaharui dan ditingkatkan dengan perilaku yang signifikan maka pasti perilaku bermain bola akan meningkat.

Teknik pengujian yang dipakai ialah teknik analisa dengan menggunakan rumus regresi agar perhitungan dapat dilakukan dengan mudah. Pada tabel regresi, nama subyek diberi kode dengan angka mulai dari 1 sampai 126, hal ini merupakan upaya untuk menjaga identitas penelitian sesuai dengan janji pada pengantar angket. Data di urut dari skor terendah sampai tertinggi. Maka dengan demikian : t0 : Tidak ada pengaruh positif yang signifikan antara tayangan sinetron tendangan si madun terhadap perilaku bermain bola. Ditolak ta : Ada pengaruh positif yang signifikan antara tayangan sinetron tendangan si madun terhadap perilaku bermain bola. Diterima

Oleh karena Thitung > Ttabel yaitu 3,736 > 1,960, dengan tingkat signifikasi 0,005, berarti tayangan sinetron tendangan si madun berpengaruh secara nyata (signifikansi) terhadap perilaku bermain bola, maka Ho ditolak.

4.3.7 Pembahasan

1. Berdasarkan hasil pengujian statistik hipotesis dengan menggunakan uji statistik, maka hasil perhitungan antar variabel yaitu tayangan sinetron tendangan si madun diatas dapat dinyatakan bahwa kegiatan menonton sebuah tayangan sinetron dapat membawa

(16)

dampak, pengaruh atau efek yang positif bagi pengetahuan anak-anak.

2. Terdapat korelasi antara variabel tayangan sinetron tendangan si madun dengan perilaku bermain bola, dimana nilai korelasinya sebesar 0,680. Nilai tersebut di interpretasikan besarnya hubungan pada tingkat korelasi positif atau kuat. Berdasarkan hasil korelasi diatas, maka arah hubungan korelasinya adalah positif, artinya semakin tinggi tayangan sinetron tendangan si madun maka semakin tinggi perilaku bermain bola yang ditimbulkannya. Tingkat signifikansi dari penelitian ini adalah 0,005 yang berarti 0,005<0,05 atau lebih kecil dari tingkat signifikansi yang ditetapkan 0,05. Maka dapat dinyatakan bahwa hubungan antara tayangan sinetron tendangan si madun dengan perilaku bermain bola dinyatakan signifikan.

3. Uji Koefisien Regresi dalam penelitian ini diperoleh hasil sebesar Ŷ = a+bX adalah positif atau Ŷ = 16,942 + 0,130 X . hal ini berarti bahwa variabel tayangan sinetron tendangan si madun berdampak pada tingkah laku anak dalam bermain bola, dapat memproyeksikan peningkatan pengaruh terhadap perilaku bermain bola dengan nilai konstanta (a) sebesar 16,942. Untuk setiap kenaikan 1 skor variabel tayangan sinetron dapat meningkatkan 17,072 skor variabel perilaku bermain bola. Artinya apabila tayangan sinetron tendangan si madun diperbaharui dan ditingkatkan dengan perilaku yang signifikan maka pasti perilaku bermain bola akan meningkat.

(17)

4. Dari hasil pengujian hipotesis didapat Thitung > Ttabel yaitu 3.736 > 1,960, dengan tingkat signifikasi 0,005, berarti tayangan sinetron tendangan si madun berpengaruh secara nyata (signifikansi) terhadap perilaku bermain bola, maka Ho ditolak.

Figur

Tabel 4.1  Jenis Kelamin

Tabel 4.1

Jenis Kelamin p.4
Tabel 4.2  Usia Responden

Tabel 4.2

Usia Responden p.5

Referensi

Memperbarui...

Related subjects :