Kajian Penerapan Pengendalian Hama Terpadu (PHT) pada Petani Padi di Kabupaten Tapanuli Selatan
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Di Kabupaten Bolaang Mongondow timur juga terdapat kelompok tani padi sawah yang tidak mengikuti kegiatan Sekolah Lapang Pengendalian Hama Terpadu (SLPHT) sehingga
Dari uraian diatas dapat diambil kesimpulan bahwa dalam Evaluasi Program Sekolah Lapangan Pengendalian Hama Terpadu (SLPHT) di Desa Duri Wetan Kecamatan Maduran Kabupaten Lamongan
Pengendalian Hama Terpadu (PHT) merupakan paradigma baru yang berusaha mengendalikan OPT tetapi dengan meminimalkan dampak negatif pestisida. Dalam Undang-Undang Nomor 12 Tahun
Kedua cara tersebut berdampak negatif, selanjutnya hama tidak dapat terkendali dengan baik karena timbulnya masalah resistensi pada hama sasaran dan resurgensi (Marwoto 2009).
Evaluasi Implementasi Pengendalian Hama dan Penyakit Tanaman Terpadu oleh Petani Tanaman Hortikultura di Kabupaten Muara Enim Provinsi Sumatera Selatan.. (Dibimbing
Tujuan dari penelitian yaitu: (1) menganalisis secara deskriptif tingkat partisipasi petani padi sawah dalam pengendalian hama penyakit secara ramah lingkungan; (2)
Tindakan pengendalian hama tanaman harus berdasar pada landasan kebijakan yang mengacu konsep Pengendalian Hama Terpadu (PHT). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor
Pengaruh Faktor Interal dan Eksternal terhadap Kemandirian Petani dalam Penerapan Pengendalian Hama Terpadu pada Tanaman Padi Sawah Faktor internal atau karakterisitk responden yang