• Tidak ada hasil yang ditemukan

HUBUNGAN POLA MAKAN DENGAN AKTIVITAS FISIK PADA ANAK KEGEMUKAN DI SD MUHAMMADIYAH WIROBRAJAN 3 YOGYAKARTA NASKAH PUBLIKASI - HUBUNGAN POLA MAKAN DENGAN AKTIVITAS FISIK PADA ANAK KEGEMUKAN DI SD MUHAMMADIYAH WIROBRAJAN 3 YOGYAKARTA - DIGILIB UNISAYOGYA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2019

Membagikan "HUBUNGAN POLA MAKAN DENGAN AKTIVITAS FISIK PADA ANAK KEGEMUKAN DI SD MUHAMMADIYAH WIROBRAJAN 3 YOGYAKARTA NASKAH PUBLIKASI - HUBUNGAN POLA MAKAN DENGAN AKTIVITAS FISIK PADA ANAK KEGEMUKAN DI SD MUHAMMADIYAH WIROBRAJAN 3 YOGYAKARTA - DIGILIB UNISAYOGYA"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 4.1

Referensi

Dokumen terkait

Oleh karena itu, pada penelitian ini hipotesis nol (Ho) ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) diterima sehingga dapat dikatakan bahwa ada hubungan yang bermakna,

Ketentuan pengujian jika p hitung lebih besar dari taraf kesalahan yang ditetapkan, maka Ho ditolak dan Ha diterima sehingga dapat disimpulkan terdapat hubungan yang bermakna

Karena nilai p < 0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara peran kader kesehatan jiwa dengan kunjungan

Berdasarkan hasil dari uji koefisien korelasi menunjukkan nilai yg positif, artinya Ho ditolak dan Ha diterima maka dapat disimpulkan terdapat pengaruh yang

Karena nilai p<0,05, maka Ho ditolak dan Ha diterima dengan hasil koefesien korelasi 0,514, sehingga dapat diambil kesimpulan terdapat hubungan stres lansia

0,05), yang artinya bahwa p < 0,05 sehingga Ho ditolak dan Ha diterima dan nilai koefisien kontingensi = 0,554 yang berada pada interval 0,40 – 0,599 berdasarkan nilai

Berdasarkan tabel 4.11 dapat diketahui bahwa dari hasil uji statistik menggunakan koefisien uji Chi-Square nilai p>0,05 maka Ho diterima dan Ha ditolak uji

Karena nilai p <0,05 maka Ha diterima atau Ho ditolak, sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan tentang kesehatan