1
TENTANG
PEMBERIAN SURAT IZIN TEMPAT USAHA BISMILLAHIRRAHMANNIRRAHHIM
DENGAN RAHMAT ALLAH YANG MAHA KUASA WALIKOTA LHOKSEUMAWE
b. bahwa untuk dapat memenuhi maksud tersebut diatas perlu diatur melalui peniberian Surat Izin Tempat Usaha ( SITU,. dengan menetapkan ketentuan-ketentuan yang harus dipenuhi oleh pengusaha/pemohon ~
c. bahwa untuk maksud tersebut perlu ditetapkan dalam suatu Qanun Kota Lhokseumawe;
"
2. Undang-undang Nomor 8 Tahun 1981 tentang Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana ( Lembaga
LEMBARAN DAERAH K O T A L H O K S E U M A W E
QANUN KOTA LHOKSEUMAWE NOMOR: 002 TAHUN 2003
Menimbang : a. bahwa dengan terbentuknya Pemerintah Kota Lhokseumawe berdasarkan Undang-undang Nomor 2 Tahun 2001, maka Kepala Daerah berwenang mengatur tata ruang perkotaan yang tertib, teratur dan serasi serta memberi kesempatan kepada Pengusaha untuk dapat berkembang dan lebih berperan dalam Pembangunan Daerah;
: 1. Undang-undang Gangguan Hinder Ordonantie Stbl. Tahun 1926 No. 226 sebagaimana telah diubah dan ditambah terakhir dengan Stbl.Tahun 1940.No. 14 dan 450;
Mengingat
..
"
Negara Tahun 1981 Nemer 76. Tambahan Lembaran Negara Nomor 3209 ) ;
3. Undang-undang Nemer 5 Tahun 1984 tentang
Perindustrian (Lembaran Negara Tahun 1984 Nomor 2.
Tambahan Lembaran Negara Nomor 3274 )
4. Undang - undang Nomor 24 Tahun 1992 tentang
Penataan Ruang (Lembaran Negara Tahun 1992·
Nemer 115 Tambahan Lembaran Negara Nemer 3501 )
5. Undanq-undanq Nemer 22 Tahun 1999 tentang
Pemerintahan Daerah ( Lembaran Negara Tahun 1999
Nemer 60 Tambahan Negara Nomor 3829 ) ;
6, Undang-undang Nomer 25 Tahun 1999 tentang
Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan
Daerah ( Lembaran Negara Tahun 1999 Nemor 72.
Tambahan Lembaran Negara Nomor 3848 ) ;
7. Undang-undang Nomor 34 Tahun 2000 tentang
Perubahan atas Undang-undang Nomor 18 Tahun 1997
tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah ( Lembaran
Negara Nomor 4048)
8. Undang-undang Nomor 2 Tahun 2001 tentang
Pembentukan Kota Lhekseumawe ( Lembaran Negara
Tahun 2002 Nomor 82, Tambahan Lembaran Negara
Nomor 4109.) :
9. Undang-undang Nomor 18 Tahun 2001 tentang
Otonomi Khusus Daerah Istimewa Aceh sebagai
Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam ( Lembaran
Negara Tahun 2001 Nomor 114 Tambahan Lembaran Negara Nomor 1443 ) ;
10,Peraturan Pemerintah Nomor 51, Tahun .1993 Tentang ,"
Analisa Mengenai Dampak Ungkungan;
11. Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun 2001 Tentang
Retribusi Daerah ( Lembaran Negara Tahun 2001
Nomor 119 Tambahan Lembaran Negara Nomor 4139 )
12,Keputusan Presiden Nemor 44 Tahun 1999 tentang
Tehnik Penyusunan Peraturan Perundang-undangan
dan Sentuk Rencana Undang-undang, Rancangan
Peraturan Pemerintah dan Rancangan Keputusan
•
13.lnstruksi Presiden Nemer 5 Tahun 1984· tentang Pedoman Penyederhanaan dan Pengendalian Perizinan di Bidanq Usaha;
14.Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 84 Tahun
1993 tentang Bentuk Peraturan Daerah dan Peraturan Daerah Perubahan ;
Dengan Persetujuan
DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH KOTA LHOKSEUMAWE. MEMUTUSKAN
Pasall
Dalarn Oanun ini yang dimaksud dengan :
a
.
Daerah adalah Daerah Kota Lhokseumawe;b. Kepala Daerah adalah Walikota Lhokseumawe;
c. Pemerintah Daerah adalah Kepala Daerah beserta perangkat Daerah Otonom yang lainnya sebagai Badan Eksekutif Daerah;
d. Surat Izin Tempat Usaha adalah Izin yang diberikan untuk mendirikan dan atau menggunakan tempat - tempat, ruang-ruang tempat bekerja dan jasa yang untuk mendirikannya tidak memerlukan Undang-undang Gangguan ( Hinder Ordonantte): .
e. Penqusaha adalah setiap orang perorangan atau persekutuan atau badan hukum rnembuka/menqqunakan tempat usaha dan jasa dalam Daerah.
t
•
Menetapkan QANUN KOTA LHOKSEUMAWE TENTANG PEMBERIAN
SURAT IZIN TEMPAT USAHA.
BAB I
•
Pasal2
(1). Dalarn Daerah dilarang mendirikan dan atau menggunakan tempat ternpat' usaha dan jasa sebelum mendapat Surat Izin Tempat Usaha dari Kepala Daerah atau Pejabat yang ditunjuk ;
(2). Untuk mendapat Izin Tempat Usaha sebagaimana dimaksud pada ayat (1), yang bersangkutan pemohon atau kuasanya harus mengajukan surat permohonan yang ditujukan kepada Kepala Daerah melalui Bagian Ekonomi Sekretariat Daerah Kota Lhokseumawe;
(3). Surat Permohonan tersebut dalam ayat (2), harus mencantumkan nama (Direktur/Penanggung jawab/Pemilik), alamat, nama perusahaan, luas Tempat Usaha dan harus melampirkan syarat-syarat sebagai berikut : a. Photo copy Kartu Tanda Penduduk ( KTP) pemohon;
b. Pas Photo pemohon ukuran 3 x 4 cm sebanyak 2 (dua) lembar ; c. Akte Perusahaan, bagi Perusahaan yang berbadan hukum ;
/d.)Surat Keterangan tidak bertentangan dengan RUTRI< dan RDTRK
, '
f. Surat keterangan Tanda Lunas Pajak dan Retribusi Daerah ,g. Surat Keterangan Sanitasi dan higienis dari Dinas Kesehatan
Pasa
l
3
(1) Surat Izin Tempat Usaha dikeluarkan oleh Kepala daerah melalui Bagian Ekonomi Sekretariat Daerah Kota Lhokseumawe .atas nama Kepala
Daerah; .
(2) Mekanisme dan prosedur proses pengeluaran surat izin tempat usaha akan diatur dengan keputusan Kepala Daerah ; .
Pasal4
"
(1). Surat Izin Tempat Usaha diberikan .atas nama pemohon untuk waktu selama 3 (tiga) tahun, dan wajib mendaftar ulang setiap tahun ;
BAB II
PERIZINAN
V
dari Camat setempat;"
Pendaftaran ula'ng Surat lzin Tempat Usaha harus diajukan 1 (satu) bulan, sebelum batas waktu pendafiaran ulang berakhir, dengan melarnpirkan :
a. Asli Surat Izin Tempat Usaha
b. Tanda Lunas Pajak Bumi dan Bangunan ( PBB ).
Q. Tanda Lunas,Setoran Retribusi Persampahan ;
Surat. Izin Tempat Usaha dapat dipindahtangankan kepada pihak lain
denqan
persetujuan tertulis dari Kepala Daerah ;(4) Bagi .perneqanq SITU yang masih menjalank·an usahanya dan telah habisnya masa berlakunya sebaqaimana tenggang waktu dimaksud ayat (1) pass I ini diwajibkan melakukan perpanjangan izinnya dengan
rnemenuhi tata syarat yang akan diatur lebih lanjut dengan keputusan
Kepala Daerah. (2).
(3).
Pasal5
...
Berdasarkan Qanun ini, bagi jenis usaha sebagaimana yang diatur dalarn Undanq-undanq Gangguan (Hinder Ordonatie ) Stb.1926 No.226 sebagaimana telah diubah dan ditambah terakhir denqan Stb. 1940 No.
14, tidak diwajibkan memperoleh Surat Izin Tempat Usaha . Pasal6
Kepala Daerah berwenanq untuk menolak permohonan pemberian Surat izin Tempat Usaha, apabila pada tempat-tempat yang dimohon tidak sesuai dengan kebijaksanaan tata ruang perkotaan.
'" Pasal7
Jetlis-jenis Izin
Ternpat
Usaha dimaksud sebaqai berikut :1, Usaha hasil bumi :
a. Pedagang besar b. Pedagang menengah c. r;'edagang kecil '
2.Usaha apotik
I
DepotObat, Praktek Dokter 113idanI
Tabib,i
3. Usaha Angkutan
!
1
BAB III
..
a.iAngkutan penumpang
b. !Angkutan barang
4. Usaha Konsultan, Kontraktor, Leveransier
a. ,Golongan A
b.[Golonqan B
c. iGolongan C
5. Usaha Perkebunan 6. Usaha Expor Impor
7. Usaha Perbankan dan Asuransi Swasta
8. Usaha Kelontong/kain
a.j Pedagang besar
b .:Pedagang menengah
c.,Pedagang kecii
9.Usaha bahan bangunan, suku cadang ( onderdil ) kendaraan
bermotor
a. Pedagang besar
b.:Pedagang menengah
c.'Pedagang kecil
1O.Usaha Penginapan/Hotel Melati
a ..
Melati I b.' Melati Ifc.
Melati III11.Usaha penimbunan dan penyimpanan Bahan Bakar Mmyak ( BBlvl )
secara kecil- kecilan di bawah 1000 uter.
12. Tukang Mas
'_ - ,,
13. Dealer kendaraan bermotor :
a. Kendaraan bermotor roda empat
b. Kendaraan bermotor roda dua
c.
Kenderaan bermotor roda enam atau lebihd. Kendaraan lalat berat
14. Usaha jualan kayu bangunan
15. HO Warung Makan
a.:Menengah b. Kecil
17.Taka buku, alat tulis, photo copy
18. Usaha tempat Reparasi alat..alat elektronik.
19. JUFI Bunga, Ikan hias.
20. Rental
CONCO.
21. R~ntal Mobil
Pasal8
Setiap penerbitan Surat lzin Tempat Usaha dipungut retribusi yang
besarannya akan ditetapkan dengan Qanun tersendiri.
Pasal9
(Lima puluh juta rupiah);
(2) Ancarnan pidana sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) pasal ini
adalah pidana peJanggaran.
,'
Dengan berlakunya Oanun ini segala ketentuan Daerah yang mengatur
tenta!ng pemberian SITU dinyatakan tidak berlaku lagi.
I
BAS IV
PEMBIAYAAN
BABV
KETENTUAN PIDANA
" (1) Barang siapa dengan sengaja melanggar ketentuan sebagaimana
diatur didalam Qanun ini diancam dengan pidana kurungan selama
iamanya 2 (dua) minggu atau denda sebanyak-banyaknya Rp.
5O.OOO.OOO,
-BABVI
ATURAN PERALIHAN
BAB VII
KETENTUAN PENUTUP
Pasal·11
Hal-hal yang belum diatur dalam Qanun Inl sepanjang menyangkut
dengan tehnis dan prosscur pelaksanaannya akan diatur lebih lanjut
dengan Keputusan Kepala Daerah. Pasal12 Oanun ini berlaku selak tanggal ditetapkan,
Agar setiap orang dapat mengetahuinya, memerintahkan pengundangan
Oanun ini dengan penempatannya dalam Lernbaran Daerah Kota
Lhokseurnawe,
Disahkan di Lhokseumawe pada tanggal 22 Oktober 2003
PENJABAT WALIKOTA LHOKSEUMAWE Cap1010.