• Tidak ada hasil yang ditemukan

ANAK PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "ANAK PERUSAHAAN LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI"

Copied!
27
0
0

Teks penuh

(1)

PT. PUDJIADI AND SONS, Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN

LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI

UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2010 DAN 2009

(TIDAK DIAUDIT)

DAFTAR ISI

1.

Neraca Konsolidasi

Hal

1 – 2

2.

Laporan Laba Rugi Konsolidasi

Hal

3 – 4

3.

Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasi

Hal

5

4.

Laporan Arus Kas Konsolidasi

Hal

6

(2)

Catatan atas laporan keuangan konsolidasi terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasi secara keseluruhan.

PT PUDJIADI AND SONS Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN

NERACA KONSOLIDASI

30 September 2010 dan 2009

(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

30 September 2010 30 September 2009

ASSET

ASET LANCAR

Kas dan setara kas (

Catatan 2c, 4

)

43.543.671.092

44.913.257.847

Investasi jangka pendek (

Catatan 2d dan 5

)

5.373.523.000

1.839.525.000

Piutang

Usaha - setelah dikurangi penyisihan piutang

tak tertagih (

Catatan 2e,11 dan 17d

)

19.675.546.506 18.700.300.629

Piutang lain-lain:

Pihak ketiga

2.088.849.043 3.464.208.434

Pihak hubungan istimewa

(Catatan 2h dan 8a)

0 451.388.637

Persediaan (

Catatan 2f, 7, dan 11

)

14.313.798.918 14.256.081.158

Pajak dibayar di muka

1.326.959.693 252.523.541

Biaya dibayar di muka

2.756.601.126 2.121.866.160

Jumlah Aset Lancar

89.078.949.378 85.999.151.406

ASSET TIDAK LANCAR

Aset pajak tangguhan (

Catatan 2m dan 15

)

7.727.531.947 6.969.090.693

Investasi pada perusahaan asosiasi (

Catatan 2d dan 9)

3.416.731.811

2.539.995.482

Aset tetap - setelah dikurangi akumulasi

penyusutan (

Catatan 2i,10, 11, 17a,b,d dan 17 e

)

198.008.826.509 182.980.825.048

Aset tidak lancar

8.146.836.065 1.982.873.464

Jumlah Aset Tidak Lancar

217.300.185.332 194.472.784.687

JUMLAH ASET

306.378.975.710 280.471.936.093

(3)

Catatan atas laporan keuangan konsolidasi terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasi secara keseluruhan.

PT PUDJIADI AND SONS Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN

NERACA KONSOLIDASI (lanjutan)

30 September 2010 dan 2009

(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

30 September 2010 30 September 2009

KEWAJIBAN DAN EKUITAS

KEWAJIBAN LANCAR

Hutang bank (

Catatan 11

)

- 1.650.000.000

Hutang

Usaha (

Catatan 12

)

4.510.535.774 4.646.643.337

Lain-lain

(Catatan 13)

8.110.805.544 13.795.878.171

Beban masih harus dibayar (

Catatan 2h dan 14

)

5.580.288.339 3.616.244.525

Hutang pajak (

Catatan 15

)

12.164.943.798 14.149.973.342

Pendapatan diterima di muka (Catatan 16)

8.311.990.641 9.527.519.672

Penyisihan untuk penggantian perabot dan peralatan hotel (

Catatan 2j

) 376.440.211 486.108.145

Hutang dividen

220.183.312 335.747.604

Bagian hutang bank jangka panjang yang jatuh tempo

dalam satu tahun (

Catatan 17

)

12.125.000.000 10.025.000.000

Jumlah Kewajiban Lancar

51.400.187.619 58.233.114.796

KEWAJIBAN TIDAK LANCAR

Hutang bank jangka panjang - setelah dikurangi

bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun (

Catatan 17

)

70.437.738.870 70.328.539.320

Kewajiban imbalan kerja karyawan (

Catatan 2k dan 18

)

16.793.634.692 16.496.942.918

Kewajiban pajak tangguhan (

Catatan 2m dan 15

)

1.341.795.196 2.370.558.446

Jumlah Kewajiban Tidak Lancar

88.573.168.758 89.196.040.684

Jumlah Kewajiban

139.973.515.377 147.429.155.480

HAK MINORITAS ATAS ASET BERSIH ANAK

PERUSAHAAN YANG DIKONSOLIDASI (Catatan 2b) 34.482.091.503

30.225.770.337

EKUITAS

Modal saham - nilai nominal Rp 500 per saham

Modal dasar - 496.000.000 saham

Modal ditempatkan dan disetor penuh -

129.725.771 saham (

Catatan 19

)

64.862.885.500 64.862.885.500

Tambahan modal disetor (

Catatan 20

)

152.000.000 152.000.000

Selisih kurs atas penjabaran laporan

Keuangan dalam mata uang asing (

Catatan 2k

)

2.125.887.065 -

Selisih nilai transaksi restrukturisasi entitas

sepengendali (

Catatan 2b dan 3

)

(40.480.159.767) (40.480.159.767)

Saldo laba

Telah ditentukan penggunaannya (

Catatan 19

)

1.200.000.000 1.100.000.000

Belum ditentukan penggunaannya

104.062.915.032 77.182.284.543

Jumlah Ekuitas

131.923.527.830 102.817.010.276

JUMLAH KEWAJIBAN DAN EKUITAS

306.378.975.710 280.471.936.093

(4)

Catatan atas laporan keuangan konsolidasi terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasi secara keseluruhan.

PT PUDJIADI AND SONS Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN

LAPORAN LABA RUGI KONSOLIDASI

Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal-Tanggal 30 September 2010 dan 2009

(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

30 September 2010 30 September 2009

PENDAPATAN DEPARTEMENTAL (

Catatan 2n

)

Kamar

90.795.836.212

80.054.787.380

Makanan dan minuman

49.262.602.797 46.214.184.535

Departemental lainnya

6.379.396.244 6.651.889.277

Jumlah Pendapatan Departemental

146.437.835.253 132.920.861.192

BEBAN DEPARTEMENTAL (

Catatan 2n

)

Beban Pokok Penjualan

Kamar

5.160.036.353

4.220.065.404

Makanan dan minuman

15.033.170.656 13.161.561.913

Departemental lainnya

448.448.205

457.896.041

Jumlah Beban Pokok Penjualan

20.641.655.214

17.839.523.358

Gaji dan tunjangan lainnya

14.920.441.523 13.542.272.693

Beban lain-lain

3.194.723.945 2.701.584.990

Jumlah Beban Departemental

38.756.820.682 34.083.381.041

LABA DEPARTEMENTAL

107.681.014.571 98.837.480.151

BEBAN USAHA (

Catatan 2n

)

Peralatan, pemeliharaan dan energi (

Catatan 22

)

20.170.599.604 16.342.870.976

Gaji dan tunjangan lainnya

10.465.216.001 9.874.163.986

Pemasaran

3.535.248.702 3.386.893.922

Umum dan administrasi (

Catatan 23

)

3.900.135.552 2.621.007.802

Jumlah Beban Usaha

38.071.199.859 32.224.936.686

LABA USAHA

69.609.814.712 66.612.543.465

PENDAPATAN (BEBAN) LAIN-LAIN (

Catatan 2n

)

Penyusutan dan amortisasi

(3.182.899.236) (3.721.627.073)

Beban bunga

(7.412.750.149) (8.755.869.001)

Pajak bumi dan bangunan

(931.041.562) (896.317.960)

Laba/(Rugi) selisih kurs – bersih

(635.486.731) (1.161.419.667)

Lain-lain - bersih

(1.073.710.761) 1.180.646.238

Jumlah Beban Lain-lain - Bersih

(13.235.888.439) (13.354.587.463)

LABA SEBELUM BEBAN JASA MANAJEMEN,

INSENTIF DAN PEMASARAN

56.373.926.273 53.257.956.002

BEBAN JASA MANAJEMEN, INSENTIF,

DAN PEMASARAN

4.684.963.097 3.879.863.621

(5)

Catatan atas laporan keuangan konsolidasi terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasi secara keseluruhan.

PT PUDJIADI AND SONS Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN

LAPORAN LABA RUGI KONSOLIDASI (lanjutan)

Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal-Tanggal 30 September 2010 dan 2009

(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

30 September 2010 30 September 2009

PENDAPATAN (BEBAN) KANTOR PUSAT

Gaji dan tunjangan lainnya

(6.007.051.237) (5.781.008.921)

Umum dan administrasi

(2.969.033.200) (2.853.761.499)

Laba (Rugi) selisih kurs – bersih

(364.191.566) 900.944.135

Penyusutan

(4.464.011.929) (4.063.779.500)

Laba (rugi) investasi jangka pendek – bersih

1.270.449.539

3.027.886.747

Bagian laba (rugi)bersih perusahaan asosiasi

806.536.210

(1.156.408.441)

Pendapatan bunga

439.185.372 537.739.073

Lain-lain

(66.966.487) (1.559.528.025)

Jumlah Beban Kantor Pusat - Bersih

(11.355.083.298) (10.947.916.431)

LABA SEBELUM MANFAAT (BEBAN)

PAJAK PENGHASILAN

40.333.879.878 38.430.175.950

MANFAAT (BEBAN) PAJAK PENGHASILAN (Catatan 2m)

Pajak kini

(Catatan 15)

(9.545.086.977) (9.811.254.400)

Pajak tangguhan

2.940.251.598 1.626.586.467

Jumlah Beban Pajak Penghasilan

(6.604.835.379) (8.184.667.933)

LABA SEBELUM HAK MINORITAS ATAS LABA

BERSIH ANAK PERUSAHAAN YANG DIKONSOLIDASI 33.729.044.499 30.245.508.017

HAK MINORITAS ATAS LABA BERSIH ANAK

PERUSAHAAN YANG DIKONSOLIDASI (Catatan 2b) (8.995.345.205) (8.231.077.993)

LABA BERSIH

24.733.699.295 22.014.430.024

LABA PER SAHAM DASAR (Catatan 2o dan 24)

Laba Usaha

536,59 513,49

Laba Bersih

190,66 169,70

(6)

Catatan atas laporan keuangan konsolidasi terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasi secara keseluruhan.

PT PUDJIADI AND SONS Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASI

Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2010 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

Catatan Modal Saham – Ditempatkan dan Disetor Penuh Tambahan Modal Disetor

Selisih Nilai Transaksi Restrukturisasi Entitas Sepengendali Selisih Kurs Atas Penjabaran Laporan Keuangan Dalam Mata Uang Asing Saldo Laba

Telah Ditentukan Belum Ditentukan Penggunaanya Penggunaanya

Jumlah Ekuitas

Saldo, 31 Desember 2009

Pernyataan Pembagian Dividen

64.862.885.500 152.000.000 (40.480.159.767) 2.125.887.065 1.100.000.000 87.212.761.997 (7.783.546.260) 114.973.374.795 (7.783.546.260) Cadangan 100.000.000 (100.000.000) - Laba (Rugi) Bersih Per

30 September 2010

24.733.699.295 24.733.699.295

(7)

Catatan atas laporan keuangan konsolidasi terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasi secara keseluruhan.

PT PUDJIADI AND SONS Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN

LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASI

Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal-Tanggal 30 September 2010 dan 2009

(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

30 September 2010 30 September 2009

ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI

Penerimaan kas dari pelanggan

149.954.955.396

117.036.478.243

Pendapatan bunga

788.375.347

1.061.489.175

Pembayaran kas kepada pemasok, pihak ketiga

dan pemerintah

(77.502.775.310)

(58.396.744.669)

Pembayaran kas untuk gaji dan tunjangan lainnya

(33.904.475.411)

(25.822.445.600)

Pembayaran bunga

(7.412.750.149) (8.755.869.001)

Penerimaan/(Pengeluaran) untuk kegiatan usaha lainnya

(9.152.862.380)

(2.241.308.154)

Arus Kas Bersih Yang Diperoleh Dari Aktivitas Operasi

22.770.467.493

22.881.599.994

ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI

Perolehan aset tetap

(4.796.813.264) (4.033.108.001)

Penambahan CIP

(13.167.062.138) (25.856.566.476)

Pengurangan (Penambahan) investasi lainnya

(11.580.423.935) (8.852.662.982)

Hasil penjualan surat – surat berharga

10.060.337.839

15.183.661.065

Penerimaan deviden

56.835.153 109.407.742

Penerimaan dari (Pembayaran kepada) pihak hubungan istimewa (6.381.985.835) 201.070.717

Arus Kas Bersih yang Digunakan untuk Aktivitas Investasi (25.809.112.180) (23.248.197.935)

ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN

Perolehan pinjaman bank

10.000.000.000

7.189.800.450

Pembayaran hutang bank

(8.175.000.000) (7.625.000.000)

Pembayaran Deviden

(9.583.467.281) (7.128.289.137)

Arus Kas Bersih Diperoleh Dari (Digunakan Untuk)

Aktivitas Pendanaan

(7.758.467.281)

(7.563.488.687)

KENAIKAN (PENURUNAN)

BERSIH KAS DAN SETARA KAS

(10.797.111.967)

(7.930.086.628)

SALDO KAS DAN SETARA KAS PADA

AWAL TAHUN

54.340.783.059

52.843.344.475

SALDO KAS DAN SETARA KAS PADA

AKHIR TAHUN

43.543.671.092

44.913.257.847

(8)

PT PUDJIADI AND SONS Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI

Untuk Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2010 dan 2009 (Disajikan dalam Rupiah)

1. UMUM

a. Pendirian Perusahaan

b. Penawaran Umum Efek Perusahaan

Pada tanggal 8 Maret 1990, Perusahaan memperoleh persetujuan dari Menteri Keuangan Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No. SI-086/SHM/MK.10/1990 untuk menawarkan 2.000.000 sahamnya kepada masyarakat melalui bursa efek di Indonesia. Harga penawaran saham perdana adalah Rp 6.800 per saham. Saham-saham tersebut telah tercatat pada Bursa Efek Jakarta pada tanggal 1 Mei 1990 dan sebanyak 7.500.000 saham pada Bursa Efek Surabaya pada tanggal 18 Oktober 1994 dan Bursa Efek Jakarta pada tanggal 19 Oktober 1994 (pada tahun 2008 kedua bursa tersebut telah bergabung menjadi Bursa Efek Indonesia).

Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa sebagaimana dinyatakan dalam akta notaris Fathiah Helmi, SH, Notaris di Jakarta, No. 26 tanggal 19 Agustus 1999, para pemegang saham menyetujui untuk meng- eksekusi waran sebagai peningkatan modal ditempatkan dan disetor sebanyak 3.000 saham dengan nilai nominal Rp 500 per lembar, sehingga nilai keseluruhannya sebesar Rp 1.500.000. Dengan demikian jumlah saham beredar menjadi 124.743.000 lembar dengan nilai sebesar Rp 62.371.500.000. Pada tanggal 24 Desember 2002, Perusahaan melakukan eksekusi waran menjadi saham sebanyak 4.982.771 lembar saham dengan nilai total sebesar Rp 2.491.385.500 sehingga jumlahsahamberedar menjadi 129.725.771 lembar dengan nilai sebesar Rp64.862.885.500. Eksekusi waran menjadi saham didasarkan akta notaris Adam Kasdarmadji, S.H, Notaris di Jakarta No. 51 tanggal 5 Desember 1997. PT Pudjiadi And Sons Tbk ("Perusahaan") didirikan dalam rangka Undang-undang Penanaman Modal Dalam Negeri No 6. tahun 1968, juncto Undang-undang No. 12 tahun 1970 berdasarkan akta notaris Ridwan Suselo, S.H., notaris di Jakarta, No. 34 tanggal 17 Desember 1970. Akta pendirian ini telah disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia dalam surat keputusan No. Y.A.5/278/16 tanggal 2 Agustus 1973. Anggaran dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir dengan akta notaries Fathiah Helmi, S.H., No.88 tanggal 30 Mei 2008 mengenai perubahaan anggaran dasar Perusahaan untuk memenuhi ketentuan Undang-undang Perseroan Terbatas No.40 tahun 2007 dan untuk menyesuaikan anggaran dasar Perusahaan dengan peraturan Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (BAPEPAM-LK) No.IX.J.I tentang Pokok-pokok Anggaran Dasar Perseroan yang melakukan penawaran umum bersifat Ekuitas dan Perusahaan Publik. Perubahan anggaran dasar tersebut telah mendapat persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia melalui Surat Keputusan Nomor AHU-14373.AH.01.02.Tahun 2009 tanggal 22 April 2009.

Sesuai dengan pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan Perusahaan adalah di bidang perhotelan dengan segala fasilitas dan sarana penunjang lainnya, antara lain jasa akomodasi, perkantoran, perbelanjaan, apartemen, sarana rekreasi dan hiburan yang berada di lokasi hotel. Perusahaan berkedudukan di Jakarta dan kantornya berlokasi di Jalan Hayam Wuruk No. 126, Jakarta. Perusahaan mulai melakukan kegiatan usaha secara komersil pada tahun 1970.

(9)

PT PUDJIADI AND SONS Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI

Untuk Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2010 dan 2009 (Disajikan dalam Rupiah)

c. Kepemilikan Anak Perusahaan

Perusahaan atau Anak melalui Anak Perusahaannya memiliki penyertaan saham pada anak perusahaan berikut Kegiatan Pokok Domisili Persentase Pemilikan (%) Jumlah Aset 30 September 2010 30 September 2009 Rp Rp

Anak Perusahaan yang Dikonsolidasi

PNSE Nevada Inc USA Kegiatan Umum Nevada,

USA 100,00 - -

PT Bali Realtindo Benoa**) Real Estat Legian,

Kuta Bali 99,99 46.564.284.121 46.198.202.381

PT Jayakarta Realti

Investindo Real Estat Jakarta 99,93 4.938.913.044 5.926.174.946

PT Hotel Juwara Warga Perhotelan Bali 51,00 146.324.475.422 134.503.910.773

PT.Jayakarta Padmatama Perhotelan Bali 99,80 PT.Hotel Jayakarta Flores Perhotelan Flores 99,96

Perusahaan Asosiasi 3.820.453.322 67.093.193.726 PT Jayakarta Inti Manajemen Corparation Pengelolaan Hotel Jakarta 30,00 - -

PT. Jayakarta Boga Mandiri PT. REI Sewindu Jasa Boga Sosial Jakarta Jakarta 49,50 0,55 - -

**) Perusahaan dalam tahap pengembangan

i. Berdasarkan Anggaran Dasar PNSE Nevada Inc. USA (PNSE) tanggal 11 November 1998, Perusahaan memiliki 100% saham PNSE, Anak Perusahaan yang berkedudukan di Nevada, Amerika Serikat dengan total modal ditempatkan dan disetor sebesar $AS1.000. Anak Perusahaan ini didirikan untuk melakukan segala transaksi yang diijinkan oleh hukum negara bagian Nevada, USA.

ii. Berdasarkan aktanotaris No. 38 tanggal 7 April 1997 yang dibuat di hadapan Achmad Bajumi, S.H., pengganti notaris Imas Fatimah, S.H., notaris di Jakarta, Perusahaan mendirikan PT Bali Bagus Benoa, Anak Perusahaan. Anggaran Dasar PT Bali Bagus Benoa telah mengalami perubahan melalui akta notaris No. 149 tanggal 30 Juni 1997, yang dibuat dihadapan Imas Fatimah, S.H, notaris di Jakarta, mengenai perubahan nama PT Bali Bagus Benoa menjadi PT Bali Realtindo Benoa (BRB). Perubahan ini telah mendapatkan pengesahan dari Menteri Kehakiman Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. C2-5990.HT.01.01.TH.97 tanggal 2 Juli 1997. BRB didirikan dengan modal dasar sebesar Rp 6.000.000.000. Dari modal dasar tersebut telah ditempatkan dan disetor penuh sebesar Rp1.500.000.000. Sesuai dengan pasal 3 dari anggaran dasar, ruang lingkup kegiatan BRB adalah bidang pemborongan dan pembangunan rumah.

Berdasarkan akta notaris Adam Kasdarmadji, S.H., No. 114 tanggal 20 Juni 1998, Perusahaan meningkatkan penyertaannya pada BRB dari sebesar 99,93% menjadi 99,99% dengan total tambahan modal disetor sebesar Rp 36.499.000.000 sehingga jumlah modal ditempatkan dan disetor BRB menjadi sebesar Rp 38.000.000.000.

Berdasarkan akta notaris Fathiah Helmi, S.H., No. 4 pada tanggal 6 Juni 2001, BRB mengeluarkan 7.000 saham baru dengan nilai sebesar Rp 7.000.000.000 yang seluruhnya disetor oleh Perusahaan sehingga total modal ditempatkan dan disetor BRB menjadi sebesar Rp 45.000.000.000 dan total kepemilikan saham Perusahaan di BRB meningkat menjadi sebesar Rp 44.999.000.000 dan persentase kepemilikan tidak mengalami perubahan yaitu sebesar 99,00%.

(10)

PT PUDJIADI AND SONS Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI

Untuk Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2010 dan 2009 (Disajikan dalam Rupiah)

iii. Berdasarkan akta No. 36 tanggal 7 April 1997, yang dibuat di hadapan notaris Achmad Bajumi, S.H., pengganti Imas Fatimah, S.H., notaris di Jakarta, Perusahaan mendirikan PT Jayakarta Realti Investindo (JRI), Anak Perusahaan, yang berkedudukan di Jakarta. Akta Pendirian tersebut telah mendapatkan pengesahan dari Menteri Kehakiman Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. C2-14452.HT.01.01.TH.98. tanggal 22 September 2000. JRI didirikan dengan modal dasar sebesar Rp 6.000.000.000. Dari modal dasar tersebut telah ditempatkan dan disetor penuh sebesar Rp1.500.000.000,dengan persentase kepemilikan Perusahaan sebesar 99,93%. Sesuai dengan pasal 3 anggaran dasar, ruang lingkup kegiatan JRI adalah bidang pemborongan dan pembangunan rumah. iv. Perusahaan memiliki 51% hak kepemilikan atas PT Hotel Juwara Warga (HJW) dengan biaya perolehan

sebesar Rp 43.350.000.000. Modal dasar HJW sebesar Rp 75.000.000.000. Dari modal dasar tersebut telah ditempatkan dan disetor penuh sebesar Rp 20.000.000.000. Sesuai dengan pasal 2 Anggaran Dasar HJW, ruang lingkup kegiatan Anak Perusahaan ini adalah bidang industri perhotelan dan segala sesuatu yang berhubungan dengan kegiatan perhotelan (Catatan 3).

v. Berdasarkan akta notaris Fathiah Helmi, S.H., No. 28 tanggal 18 Agustus 1998, Perusahaan membeli saham PT Jayakarta Inti Management sebanyak 300.000 lembar saham dengan harga nominal sebesar Rp 1.000 per lembar saham dengan total kepemilikan sebesar Rp 300.000.000 atau 30 %.

vi. Penyertaan HJW pada PT. Hotel Jayakarta Flores berdasarkan akta notaris Evi Susanti Panjaitan, S.H, No 74 tanggal 21 Mei 2008 dan telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia no. AHU-30932.AH.01.01.Tahun 2008 tanggal 6 Juni 2008 dengan kepemilikan sebesar 99,96%

vii. Berdasarkan akta notaris Fathiah Helmi,S.H., No. 28 tanggal 18 Agustus 1998, Perusahaan membeli saham PT. Jayakarta Inti Management sebanyak 300.000 lembar saham dengan harga nominal sebesar Rp.1.000 per lembar saham dengan total kepemilikan sebesar Rp. 300.000.000 atau 30 %.

d. Dewan Komisaris, Direksi dan Karyawan

Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perusahaan pada tanggal 27 Mei 2010 yang salah satu agendanya adalah Mengangkat kembali Direksi dan Komisaris, menjadi sebagai berikut:

Komisaris Direksi

Gabriel Lukman Pudjiadi - Komisaris Utama Kristian Pudjiadi - Direktur Utama

Marianti Pudjiadi - Wakil Komisaris Utama Ariyo Tejo - Direktur

Daryanto Mangun P. - Komisaris Independen

Pengangkatan Direksi dan Komisaris tersebut diatas, dituangkan dalam suatu akta notaris, dan sampai dengan laporan ini masih dalam proses penyelesaian Notaris Fathiah Helmi,SH Notaris di Jakarta.

Pada tanggal 30 September 2010 dan 2009, Perusahaan dan Anak Perusahaan memiliki masing-masing 1.144 dan 1.079 orang karyawan.

Kompensasi yang diterima oleh dewan komisaris dan direksi selama Januari – September 2010 dan 2009 masing-masingsebesar Rp 2.971.586.000 dan Rp 2.136.952.560.

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING

a. Dasar Penyusunan Laporan Keuangan Konsolidasi

Laporan keuangan konsolidasi disajikan sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum di Indonesia, yaitu Standar Akuntansi Keuangan (SAK), dan Peraturan dan Pedoman Penyajian Laporan Keuangan yang ditetapkan Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (BAPEPAM-LK) bagi perusahaan yang menawarkan sahamnya kepada masyarakat.

(11)

PT PUDJIADI AND SONS Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI

Untuk Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2010 dan 2009 (Disajikan dalam Rupiah)

Dasar penyusunan Laporan keuangan konsolidasi kecuali untuk arus kas konsolidasi, adalah dasar akrual. Pengukurannya disusun berdasarkan harga perolehan, kecuali beberapa akun tertentu yang disusun berdasarkan pengukuran sebagaimana diuraikan dalam kebijakan akuntansi masing – masing akun tersebut.

Laporan arus kas konsolidasi disusun dengan menggunakan metode langsung dengan mengelompokan arus kas dalam aktivitas operasi, investasi dan pendanaan.

Mata uang pelaporan yang digunakan dalam laporan keuangan konsolidasi adalah Rupiah.

b. Prinsip-prinsip Konsolidasi

Laporan keuangan konsolidasi meliputi akun-akun Perusahaan dan seluruh Anak Perusahaan. Seluruh saldo akun dan transaksi yang material telah dieliminasi untuk mencerminkan posisi keuangan dan hasil usaha Perusahaan dan Anak perusahaan sebagai satu kesatuan usaha.

Bagian proporsional pemegang saham minoritas atas aset bersih dan laba bersih Anak Perusahaan disajikan dalam akun “Hak Minoritas atas Aset Bersih Anak Perusahaan yang Dikonsolidasi” dalam neraca konsolidasi dan “Hak Minoritas atas Laba Bersih Anak Perusahaan yang Dikonsolidasi” dalam laporan laba rugi konsolidasi.

Sesuai dengan PSAK No. 38, “Akuntansi Restrukturisasi Entitas Sepengendali”, selisih harga pengalihan dengan nilai buku aset, kewajiban, saham atau bentuk instrumen kepemilikan lainnya antara pihak-pihak yang berada di bawah pengendalian yang sama, tidak diakui sebagai laba atau rugi. Selisih tersebut disajikan sebagai “Selisih Nilai TransaksiRestrukturisasiEntitas Sepengendali” yang merupakan bagian dari Ekuitas dalam neraca konsolidasi.

Sesuai dengan PSAK No. 11, “Penjabaran Laporan Keuangan Dalam Mata Uang Asing”, selisih kurs karena penjabaran akun neraca dan akun laporan laba rugi disajikan sebagai “Selisih Kurs Atas Penjabaran Laporan Keuangan Dalam Mata Uang Asing” yang merupakan bagian dari Ekuitas dalam neraca konsolidasi.

c. Setara Kas

Kas dan setara kas terdiri dari kas, bank dan investasi yang jatuh tempo dalam waktu tiga bulan atau kurang dari tanggal penempatan dan tidak dijaminkan atas hutang serta tidak dibatasi penggunaannya.

d. Investasi

i. Investasi pada efek

Berdasarkan PSAK No. 50, “Akuntansi Investasi Efek Tertentu”, surat berharga yang diklasifikasikan sebagai investasi “diperdagangkan” dicatat dalam laporan keuangan konsolidasi pada nilai wajar. Laba atau rugi yang belum direalisasi pada tanggal neraca konsolidasi dikreditkan atau dibebankan pada tahun berjalan.

ii. Investasi pada perusahaan asosiasi

Penyertaan saham Perusahaan atau Anak Perusahaan dengan persentase pemilikan paling sedikit 20% tetapi tidak lebih dari 50%, dicatat dengan menggunakan metode ekuitas (equity method). Dengan metode ini, investasi pada perusahaan asosiasi dinyatakan sebesar biaya perolehannya dan ditambah/dikurangi dengan bagian Perusahaan atau Anak Perusahaan atas laba (rugi) bersih perusahaan asosiasi sejak tanggal perolehan serta dikurangi dengan dividen kas yang diterima.

e. Penyisihan Piutang Tak Tertagih

Piutang dinyatakan sebesar jumlah nominal setelah dikurangi penyisihan piutang tak tertagih jika ada. Penyisihan piutang tak tertagih diestimasi berdasarkan penelaahan terhadap kolektibiitas masing-masing akun piutang pada akhir tahun.

(12)

PT PUDJIADI AND SONS Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI

Untuk Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2010 dan 2009 (Disajikan dalam Rupiah)

g. Biaya Dibayar di Muka

Biaya dibayar di muka dibebankan selama masa manfaatnya dengan menggunakan metode garis lurus.

Perusahaan dan Anak Perusahaan melakukan transaksi dengan pihak-pihak tertentu yang mempunyai hubungan istimewa, sesuai denganPernyataanStandarAkuntansi Keuangan (PSAK) No. 7 “Pengungkapan Pihak-pihak yang Mempunyai Hubungan Istimewa”.

i. Aset Tetap

Aset tetap dinyatakan Efektif tanggal 1 Januari 2008, Perusahaan menerapkan PSAK No. 16 (Revisi 2007), “Aset Tetap”, yang menggantikan PSAK No. 16 (1994), “Aset Tetap dan Aset Lain-lain” dan PSAK No. 17 (1994), “Akuntansi Penyusutan”. Berdasarkan PSAK No. 16 (Revisi 2007), suatu entitas harus memilih antara model biaya dan model revaluasi sebagai kebijakan akuntansi pengukuran atas aset tetap. Perusahaan dan perusahaan telah memilih untuk menggunakan model biaya sebagai kebijakan akuntansi pengukuran aset tetapnya.

Aset tetap dinyatakan sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan rugi penurunan nilai, jika ada. Biaya perolehan termasuk biaya penggantian bagian aset tetap saat biaya tersebut terjadi, jika memenuhi kriteria pengakuan. Selanjutnya, pada saat inspeksi itu diakui ke dalam jumlah tercatat aset tetap sebagai suatu penggantian jika memenuhi kriteria pengakuan diakui dalam laporan laba rugi konsolidasi pada saat terjadinya.

Aset tetap, kecuali tanah, disusutkan dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan taksiran masa manfaat ekonomis aset tetap, sebagai berikut:

Tahun

Bangunan dan prasarana 20

Mesin 5 - 8

Peralatan dan perabot 4 - 8

Kendaraan 5

f. Persediaan

Efketif tanggal 1 Januari 2009, PSAK No. 14 (Revisi 2008) mengenai “Persediaan” menggantikan PSAK No. 14 (1994). Penerapan PSAK revisi ini tidak menimbulkan dampak yang signifikan terhadap laporan keuangan konsolidasi periode laporan 2010.

Persediaan dinyatakan berdasarkan biaya perolehan atau nilai realisasi bersih, mana yang lebih rendah. Biaya perolehan ditentukan dengan metode masuk pertama, keluar pertama (FIFO).

Nilai realisasi bersih adalah estimasi harga penjualan dalam transaksi normal bisnis, dikurangi dengan perkiraan biaya penyelesaian dan perkiraan biaya yang dibutuhkan untuk melaksanakan penjualan. Penyisihan atas penurunan nilai pasar dan persediaan usang atas persediaan, ditetapkan berdasarkan

penilaian secara periodik terhadap nilai pasar dan kondisi fisik persediaan.

Nilai persediaan terdiri dari seluruh nilai pembelian dan biaya memproses, apabila ada, sampai dengan persediaan berada dalam kondisi dan tempat yang siap digunakan atau dijual.

h. Transaksi dengan Pihak-pihak Hubungan Istimewa

Seluruh transaksi yang signifikan dengan pihak-pihak yang mempunyai hubungan istimewa telah diungkapkan dalam Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasi.

(13)

PT PUDJIADI AND SONS Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI

Untuk Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2010 dan 2009 (Disajikan dalam Rupiah)

Jumlah tercatat aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau saat tidak ada manfaat ekonomis masa depan yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya. Laba atau rugi (dihitung sebagai perbedaan antara jumlah neto hasil pelepasan dan jumlah tercatat dari aset) dimasukan dalam laporan laba rugi pada tahun aset tersebut dihentikan pengakuannya.

Pada setiap akhir tahun buku, nilai residu umur manfaat dan metode penyusutan direview, dan jika sesuai dengan keadaan, disesuaikan secara prospektif.

Jumlah terpulihnya suatu aset, yang ditentukan sebagai nilai tertinggal antara harga jial neto atau nilai pakai, diestimasi bilamana terdapat kejadian atau perubahan kondisi yang mengindikasikan bahwa nilai tercatat aset tersebut tidak dapat terpulihkan. Penurunan nilai tersebut, jika ada, diakui sebagai kerugian pada tahun berjalan.

Aset dalam penyelesaian dinyatakan sebesar biaya perolehan dan disajikan sebagai bagian dari aset tetap. Akumulasi biaya perolehan akan dipindahkan ke masing-masing akun aset tetap yang bersangkutan pada saat aset tersebut secara substansial selesai dikerjakan dan siap digunakan.

j. Penyisihan untuk Penggantian Perabotan dan Peralatan Hotel

Penyisihan untuk penggantian perabotan dan peralatan hotel ditetapkan sebesar 2% dari jumlah service charge untuk Hotel Jayakarta Jakarta, 1% dari jumlah service charge untuk Hotel Jayakarta Anyer dan Cisarua, dan 5% dari jumlah service charge untuk Hotel Jayakarta Bandung, Bali, Yogyakarta dan Lombok.

k. Kewajiban Imbalan Kerja Karyawan

Perusahaan dan Anak perusahaan menerapkan PSAK No. 24 (Revisi 2004) mengenai “Akuntansi Imbalan Kerja”. Jumlah kewajiban diestimasi atas imbalan kerja karyawan dihitung sesuai dengan Undang-undang No.13/2003 tanggal 25 Maret 2003. Dalam PSAK No. 24 (Revisi 2004), nilai kini imbalan pasti, beban jasa kini dan beban jasa lalu dihitung dengan menggunakan metode penilaian “Projected Unit Credit”. Keuntungan dan kerugian aktuaris diakui sebagai pendapatan atau beban jika akumulasi bersih keuntungan dan kerugian aktuaris yang belum diakui pada akhir periode pelaporan sebelumnya melebihi 10% dari nilai kini kewajiban imbalan pasti pada tanggal tersebut. Keuntungan dan kerugian aktuarial ini diakui dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan perkiraan rata-rata sisa masa kerja karyawan. Biaya jasa lalu yang timbul pada saat program imbalan pasti diperkenalkan pertama kali atau terjadi perubahan-perubahan dalam hutang imbalan kerja program yang sudah ada diamortisasi sampai imbalan tersebut telah menjadi hak karyawan.

l. Transaksi dan Saldo dalam Mata Uang Asing

Transaksi dalam mata uang asing dicatat dalam Rupiah berdasarkan kurs yang berlaku pada saat transaksi dilakukan. Pada tanggal neraca konsolidasi, aset dan kewajiban moneter dalam mata uang asing dijabarkan ke dalam mata uang Rupiah berdasarkan kurs tengah terakhir yang dipublikasikan oleh Bank Indonesia pada tanggal tersebut. Laba atau rugi kurs yang terjadi dikreditkan atau dibebankan pada usaha tahun berjalan.

Pada tanggal 30 September 2010 dan 2009 nilai tukar yang digunakan untuk $AS 1 masing-masing sebesar Rp 8.924 dan Rp 9.681.

m. Perpajakan

Beban pajak kini ditentukan berdasarkan laba kena pajak dalam tahun yang bersangkutan yang dihitung berdasarkan tarif pajak yangberlaku.

(14)

PT PUDJIADI AND SONS Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI

Untuk Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2010 dan 2009 (Disajikan dalam Rupiah)

perbedaan jumlah tercatat aset dan kewajiban menurut laporan keuangan dengan dasar pengenaan pajak aset dan kewajiban. Kewajiban pajak tangguhan diakui untuk semua perbedaan temporer kena pajak. Aset pajak tangguhan diakui untuk perbedaan temporer yang boleh dikurangkan dan rugi fiskal apabila terdapat kemungkinan besar bahwa jumlah laba kena pajak pada masa mendatang akan memadai untuk mengkompensasi perbedaan temporer dan rugi fiskal.

Aset dan kewajiban pajak tangguhan disajikan di neraca konsolidasi atas dasar saling hapus, kecuali aset dan kewajiban pajak tangguhan untuk entitas yang berbeda sesuai penyajian aset dan kewajiban pajak kini masing – masing entitas tersebut.

Pajak tangguhan dihitung dengan menggunakan tarif pajak yang berlaku atau secara substansial telah berlaku pada tanggal neraca konsolidasi. Perubahan nilai tercatat aset dan kewajiban pajak tangguhan yang disebabkan oleh perubahan tarif pajak dibebankan pada tahun berjalan, kecuali untuk transaksi-transaksi yang sebelumnya telah langsung dibebankan atau dikreditkan ke ekuitas.

Perubahan terhadap kewajiban perpajakan diakui pada saat Surat Ketetapan Pajak (“SKP”) diterima atau, jika Perusahaan dan Anak Perusahaan mengajukan keberatan, pada saat keputusan atas keberatan tersebut telah ditetapkan.

n. Pengakuan Pendapatan dan Beban

Pendapatan diakui pada saat penyerahan jasa atau penyerahan barang. Beban diakui pada saat terjadinya.

o. Laba per Saham Dasar

Laba usaha dan laba bersih per saham dihitung dengan dengan membagi laba usaha dan laba bersih dengan rata-rata tertimbang jumlah saham beredar dalam tahun yang bersangkutan. Rata-rata tertimbang saham yang beredar untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 September 2010 dan 2009 masing-masing sebanyak 129.725.771 saham.

p. Penggunaan Estimasi

Penyajian laporan keuangan konsolidasi yang sesuai prinsip akuntansi yang berlaku umum mengharuskan manajemen Perusahaan dan Anak Perusahaan untuk membuat estimasi dan asumsi yang mempengaruhi jumlah yang dilaporkan dalam laporan keuangan konsolidasi. Oleh karena adanya ketidakpastian yang melekat dalam penetapan estimasi, maka terdapat kemungkinan hasil aktual yang dilaporkan pada masa yang akan datang akan berbeda dengan jumlah estimasi tersebut.

3. PEMBELIAN SAHAM PT HOTEL JUWARA WARGA

BerdasarkanaktanotarisMintarsih Natamihardja, S.H., No 16, 17, 18 dan 19 tanggal 27 Desember 1999, Perusahaan membeli saham PT Hotel Juwara Warga dari pihak-pihak yang berada dalam pengendalian yang sama.

Perhitungan selisih nilai transaksi restrukturisasi entitas sepengendalian atas transaksi pembelian saham PT Hotel Juwara Warga sebagai Anak Perusahaan adalah sebagai berikut:

Harga perolehan 43.350.000.000

Dikurangi nilai buku bersih Anak Perusahaan: Modal 20.000.000.000 Saldo rugi ( 14.372.862.289 ) Bersih 5.627.137.711 Bagian Perusahaan - 51% (51% x 5.627.137.711) ( 2.869.840.233 )

Selisih Nilai Transaksi Restrukturisasi

Entitas Sepengendali 40.480.159.767

(15)

PT PUDJIADI AND SONS Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI

Untuk Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2010 dan 2009 (Disajikan dalam Rupiah)

4. KAS DAN SETARA KAS

Akun ini terdiri dari:

30 September 2010 30 September 2009

Kas 996.135.008 937.289.015

Bank

Rupiah

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 12.022.950.530 11.460.871.627

PT Bank Danamon Indonesia Tbk 870.641.364 1.571.033.547

PT Bank Mega Tbk 7.230.362.424 7.007.009.469

PT Bank Central Asia Tbk 3.424.040.904 3.926.118.644

PT.Bank Lippo Tbk - 202.724.461

PT Bank CIMB Niaga Tbk 2.700.600.237 800.650.878

PT Bank Permata Tbk - 88.589.506

PT Bank Resona Perdania 15.910.574 15.948.962

PT Bank Internasional Indonesia Tbk 111.948.552 315.976.164

Dolar Amerika Serikat

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 3.827.421.588 2.564.738.178

PT Bank Central Asia Tbk 774.942.490 542.048.967

PT Bank Resona Perdania 119.821.031 133.596.959

PT.Bank Lippo Tbk - 177.082.980

PT Bank CIMB Niaga Tbk 69.332.830 5.369.277

PT Bank Negara Indonesia(Persero) Tbk 339.715.384 211.808.318

31.507.687.908 29.960.856.952 EURO

PT.Bank Negara Indonesia (Persero)Tbk 77.568.095 -

Jumlah Bank 31.585.256.003 29.960.856.952 Reksadana 4.697.645.985 9.652.400.895 Seruni 1.764.634.096 Deposito berjangka Rupiah

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 3.000.000.000 5.000.000.000

PT Bank Jabar Banten Tbk 1.500.000.000 -

PT.Bank Bukopin - 300.000.000

Jumlah deposito berjangka 4.500.000.000 5.300.000.000

Jumlah 43.543.671.092 44.913.257.847

Suku bunga tahunan deposito berjangka berkisar antara 5% sampai dengan 7% setahun pada 30 September 2010 dan 6 % sampai 8 % setahun pada 30 September 2009.

5. INVESTASI JANGKA PENDEK

Akun ini merupakan investasi jangka pendek atas efek ekuitas yang diperoleh untuk diperdagangkan dan disajikan dalam nilai wajar.

Laba (rugi) atas investasi jangka pendek baik yang sudah direalisasi dan belum direalisasi masing-masing sebesar Rp. 1.270.449.539 dan Rp. 3.027.886.747 pada 30 September 2010 dan 2009 disajikan secara bersih dalam akun ”Laba (Rugi) Investasi Jangka Pendek – Bersih” sebagai bagian dari Pendapatan (Beban) Kantor Pusat pada laporan rugi laba konsolidasi.

(16)

PT PUDJIADI AND SONS Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI

Untuk Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2010 dan 2009 (Disajikan dalam Rupiah)

6. PIUTANG USAHA

Akun ini terdiri dari:

30 September 2010 30 September 2009 City ledger 16.773241.888 13.802.385.294 Guest ledger 2.205.115.052 2.177.316.798 Sewa 697.189.566 2.720.598.537

Jumlah piutang usaha 19.675.546.506 18.700.300.629

Penyisihan piutang tak tertagih - -

Bersih 19.675.546.506 18.700.300.629

Berdasarkan hasil penelaahan terhadap keadaan piutang masing – masing pelanggan pada akhir tahun, manajemen Perusahaan dan Anak Perusahaan berkeyakinan bahwa penyisihan atas piutang tak tertagih cukup untuk menutup kemungkinan kerugian atas tidak tertagihnya piutang usaha di kemudian hari

Sebagian piutang usaha Perusahaan dan Anak Perusahaan dengan jumlah sebesar masing-masing sebesar Rp1.600.000.000 dan Rp 5.800.000.000 dijaminkan atas hutang bank jangka pendek yang diperoleh Perusahaan dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (Catatan 11) dan hutang bank jangka panjang yang diperoleh Anak Perusahaan dari PT Bank CIMB Niaga Tbk (Catatan 17d).

7. PERSEDIAAN

Akun ini terdiri dari

30 September 2010 30 September 2009 Makanan 571.217.962 464.458.253 Minuman 461.223.897 260.202.720 Lain-lain 13.281.357.059 13.531.420.185 Jumlah 14.313.798.918 14.256.081.158

Persediaan lain-lain merupakan persediaan unit apartemen siap dijual yang berlokasi di Legian, Bali, persediaan unit ruko, persediaan untuk keperluan tamu, alat cetak, seprai, peralatan untuk bungalow dan lain-lain.

Sebagian persediaan Perusahaan dengan jumlah sebesar Rp 875.000.000 dijaminkan untuk hutang bank jangka pendek yang diperoleh Perusahaan dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (Catatan 11).

Berdasarkan hasil penelaahan terhadap keadaan persediaan pada akhir tahun, manajemen Perusahaan dan Anak Perusahaan berpendapat bahwa tidak terdapat barang usang dan penurunan nilai persediaan sehingga tidak perlu dibentuk penyisihan berkaitan dengan hal tersebut.

Pada tanggal 30 September 2010 dan 2009, persediaan Perusahaan dan Anak Perusahaan telah diasuransikan terhadap resiko kerugian akibat kebakaran dan resiko lainnya berdasarkan suatu paket polis tertentu yang merupakan satu kesatuan dengan asuransi aset tetap (Catatan 10). Manajemen berpendapat nilai pertanggungan asuransi tersebut cukup untuk menutup kemungkinan kerugiaan dari risiko-risiko tersebut.

8. TRANSAKSI DENGAN PIHAK HUBUNGAN ISTIMEWA

a. Piutang lain–lain – pihak hubungan istimewa

Akun ini merupakan piutang atas tagihan-tagihan operasional Perusahaan dan Anak Perusahaan, dengan rincian pada tanggal 30 September 2010 dan 2009, sebagai berikut:

(17)

PT PUDJIADI AND SONS Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI

Untuk Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2010 dan 2009 (Disajikan dalam Rupiah)

Persentase Terhadap Jumlah Aset Konsolidasi

Pihak hubungan istimewa 30 September 2010 30 September 2009 2010 2009

PT Pudjiyaksindo Internusa - 218.567.798 0,08

PT Jayakarta Boga Mandiri PT.Jayakarta Inti Management

- - - 76.968.758 - - - 0,03

PT. Istana Kuta Ratu Prestige - 97.900.082 - 0,04

PT.Pudjiadi Prestige - 57.951.999 - 0,02

Jumlah / Total - 451.388.637 0,00 0,16

Rincian sifat hubungan dan jenis transaksi yang material dengan pihak yang mempunyai hubungan istimewa adalah sebagai berikut:

Pihak Hubungan Istimewa

Sifat Hubungan

Transaksi

PT Istana Kuta Ratu Prestige Pemegang saham Tagihan untuk keperluan operasional

PT Pudjiyaksindo Internusa Perusahaan Afiliasi Tagihan atas sewa kantor dan makanan

PT Pudjiadi Prestige Tbk Perusahaan Afiliasi Tagihan atas sewa kantor dan makanan

PT Jayakarta Boga Mandiri Perusahaan Afiliasi Tagihan untuk keperluan operasional

PT Jayakarta Inti Managem ent Perusahaan Afiliasi Biaya yang masih harus dibayar atas jasa management ,

Pemasaran dan Insentif

9. INVESTASI PADA PERUSAHAAN ASOSIASI

Akun ini merupakan investasi Perusahaan dan Anak Perusahaan pada perusahaan asosiasi dengan rincian sebagai berikut: Perusahaan Asosiasi Persentase Pemilikan/ 30 September 2010 30 September 2009 Kepemilikan Langsung Metode Ekuitas

PT Jayakarta Inti Managem ent (JIM) 30,00% 1.725.319.642 1.243.772.555

Metode Biaya

PT REI Sewindu (REI) 0,55% - 6.000.000

Kepemilikan Melalui Anak Perusahaan

Metode Ekuitas

PT Jayakarta Inti Managem ent (JIM) 25,00% 1.691.512.167 1.290.222.925

PT Jayakarta Boga Mandiri (JBM) 49,50% 1 1

AP - Prescott Twin Sixties LP. (PTS) 20,00% 1 1

(18)

PT PUDJIADI AND SONS Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI

Untuk Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2010 dan 2009 (Disajikan dalam Rupiah)

Penyertaan Perusahaan dan PT. Hotel Juwara Warga, Anak Perusahaan, pada PT Jayakarta Inti Management dengan persentase kepemilikan masing – masing sebesar 30 % dan 25 % dinyatakan sebagai berikut :

Nilai tercatat awal oleh Perusahaan 1.286.378.676 Ditambah bagian atas laba bersih 438.940.966 Dikurangi deviden yg diterima - Jumlah tercatat akhir periode 1.725.319.642 Nilai tercatat awal oleh HJW 1.325.728.029 Ditambah bagian atas laba bersih 365.784.138 Dikurangi deviden yang diterima - Jumlah tercatat akhir periode 1.691.512.167

Penyertaan Perusahaan pada REI sebesar Rp 6.000.000 terdiri dari 6 lembar saham dengan nilai nominal Rp 1.000.000 per lembar saham dengan persentase kepemilikan sebesar 0,55%. Perusahaan telah memperoleh 21 dividen saham sehingga Perusahaan memiliki 27 saham atas penyertaan tersebut.

Penyertaan HJW, Anak Perusahaan, pada JIMC berdasarkan akta pendirian dari notaris Miryam Magdalena Indriani Wiardi, S.H., No. 53 tanggal 21 Juni 1995 yang telah disahkan oleh Menteri Kehakiman dalam Surat Keputusan No.C2-12581.HT.01.01 Th.95 tanggal 4 Oktober 1995 dengan kepemilikan Perseroan sebesar 25%. JIMC adalah perusahaan yang berdomisili di Jakarta dan mempunyai usaha jasa pengelola hotel dan konsultasi.

Penyertaan HJW, Anak Perusahaan, pada JBM berdasarkan akta pendirian dari notaris Evi Susanti Panjaitan, S.H., No. 64 tanggal 20 Juni 2005 yang telah disahkan oleh Menteri Kehakiman Dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No.C-26147 HT.01.01 TH2005 tanggal 21 September 2005 dengan kepemilikan perseroan sebesar 49,50%. Sampai dengan tanggal pelaporan, investasi di JBM dinyatakan sebesar Rp. 1,-, hal ini disebabkan karena JBM telah mengalami defisit modal yang mengakibatkan bagian rugi bersih yang diserap oleh HJW telah melebihi nilai investasinya.

Pada tanggal 18 Desember 1998, PNSE melakukan investasi sebesar $AS 600.000 di PTS dengan persentase bagi hasil sebesar 20%. PTS merupakan perusahaan berbentuk persekutuan firma yang memiliki dan mengoperasikan gedung perkantoran. Sampai dengan tanggal pelapaoran nvestasi di PTS dinyatakan sebesar Rp 1, hal ini disebabkan karena PTS telah mengalami defisit modal yang mengakibatkan bagian rugi bersih yang diserap oleh PNSE telah melebihi nilai investasinya.

10. ASET TETAP

Rincian aset tetap adalah sebagai berikut:

30 Septem ber 2010

Penambahan/ Pengurangan/

Saldo Awal Reklasifikasi Reklasifikasi Saldo Akhir

Biaya Perolehan

Hak atas tanah 57.660.788.629 77.008.340 - 57.737.796.969 Bangunan dan prasarana 123.915.557.910 3.138.947.977 - 127.054.505.887 Mesin 17.585.717.032 1.121.431.177 - 18.707.148.209 Peralatan dan perabotan 52.024.733.007 459.425.770 - 52.484.158.777

Kendaraan 4.257.775.127 - - 4.257.775.127

Aset dalam penyelesaian 54.770.935.903 13.167.062.138 2.001.682.054 65.936.315.987

Jumlah biaya perolehan 310.215.507.608 17.963.875.402 2.001.682.054 326.177.700.956

Akumulasi Penyusutan

Bangunan dan prasarana 66.372.177.338 4.096.720.000 - 70.468.897.338 Mesin 13.107.129.521 945.482.418 - 14.052.611.939 Peralatan dan perabotan 37.472.188.841 2.355.111.790 - 39.827.300.631 Kendaraan 3.594.273.257 225.791.282 - 3.820.064.539

Jumlah akumulasi

penyusutan 120.545.768.957 7.623.105.490 - 128.168.874.447

Nilai Buku Bersih 189.669.738.651 198.008.826.509

(19)

PT PUDJIADI AND SONS Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI

Untuk Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2010 dan 2009 (Disajikan dalam Rupiah)

30 Septem ber 2009

Penambahan/ Pengurangan/

Saldo Awal Reklasifikasi Reklasifikasi Saldo Akhir/

Biaya Perolehan

Hak atas tanah 58.545.806.092 - - 58.545.806.092 Bangunan dan prasarana 141.241.666.271 2.230.996.058 - 143.472.662.329 Peralatan dan perabotan 49.634.616.611 1.751.896.746 - 51.386.513.357 Kendaraan 5.325.368.211 50.215.197 - 5.375.583.408 Aset dalam penyelesaian 22.462.691.199 25.856.566.476 - 48.319.257.675

Jumlah biaya perolehan 277.210.148.384 29.889.674.477 - 307.099.822.861

Akumulasi Penyusutan

Bangunan dan prasarana 76.825.638.558 4.073.179.986 - 80.898.818.544 Peralatan dan perabotan 35.503.438.130 2.659.401.520 - 38.162.839.650 Kendaraan 4.277.259.928 780.079.691 - 5.057.339.619

Jumlah akumulasi

penyusutan 116.606.336.616 7.512.661.197 - 124.118.997.813

Nilai Buku Bersih 160.603.811.768 182.980.825.048

10. ASET TETAP (lanjutan)

Sebidang tanah dengan Hak Guna Bangunan (HGB) atas nama Perusahaan seluas 10.000 m2 yang terletak di Kecamatan Coblong, Kota Bandung, Propinsi Jawa Barat, berikut bangunan Hotel Jayakarta Bandung seluas 4.717 m2 yang terdiri dari 138 unit kamar dijaminkan atas hutang bank jangka pendek dan jangka panjang yang diperoleh dari PT Bank Mandiri (Persero) (Mandiri) Tbk (Catatan 11 dan 17a).

Bangunan Hotel Jayakarta Bandung atas nama Perusahaan seluas 4.396 m2 dan terdiri dari 75 unit kamar dijaminkan atas hutang bank yang diperoleh dari Mandiri (Catatan 17a).

Beberapa hak atas tanah milik Perusahaan digunakan sebagai jaminan atas pinjaman yang diperoleh dari Mandiri (Catatan 17a), sebagaimana yang dinyatakan dalam akta notaris Evy Hybridawati Wargahadibrata S.H., No. 35 dan 36 tanggal 15 Juli 2008, antara lain:

 HGB No.146 atas tanah seluas 3.325 m2 yang terletak di Mangga Besar.

 HGB No. 147 atas tanah seluas 4.014 m2 yang terletak di Mangga Besar.

 HGB No. 211 atas tanah seluas 3.556 m2 yang terletak di Mangga Besar.

Beberapa hak atas tanah milik PT Hotel Juwara Warga (Juwara), Anak Perusahaan, yaitu HGB No.214, 215, 217, 220, 237 dan 296 masing-masing terletak di Kabupaten Badung, Kuta, Bali digunakan sebagai jaminan atas pinjaman yang diperoleh dari PT Bank CIMB Niaga Tbk (Catatan 17d), sebagaimana dinyatakan dalam akta notaris Putut Mahendra S.H., No.66 tanggal 25 September 2008.

Aset tetap dan persediaan Perusahaan dan Anak Perusahaan, telah diasuransikan terhadap risiko kebakaran dan risiko lainnya berdasarkan suatu paket polis tertentu dengan jumlah pertanggungan sejumlah $AS47.170.000 pada tanggal 30 September 2010 dan 2009 dan $AS 46.500.000, yang menurut pendapat manajemen Perusahaan dan Anak Perusahaan, nilai pertanggungan tersebut cukup untuk menutup kemungkinan kerugian dari risiko-risiko tersebut.

Aset dalam penyelesaian merupakan biaya pembangunan dan biaya renovasi unit-unit hotel yang masih dalam tahap pengerjaan. Menurut manajemen, dari sudut pandang keuangan, penyelesaian pembangunan dan renovasi unit-unit hotel per tanggal laporan masing-masing telah mencapai 85% dan 50%.

Pada tanggal 30 September 2010 dan 2009, manajemen Perusahaan dan Anak Perusahaan berkeyakinan bahwa tidak ada penurunan nilai asset tetap

(20)

PT PUDJIADI AND SONS Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI

Untuk Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2010 dan 2009 (Disajikan dalam Rupiah)

11. HUTANG BANK JANGKA PENDEK

Pada tanggal 17 Maret 2006, Perusahaan memperoleh kredit modal kerja dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (Mandiri) dengan batas maksimum pinjaman sebesar Rp 1.650.000.000. Pinjaman ini akan berakhir pada tanggal 16 Maret 2009 dan dikenakan bunga pinjaman dengan tingkat bunga sebesar 16% per tahun yang dibayarkan setiap tanggal 23 setiap bulannya. Pada tanggal 16 Maret 2009, jatuh tempo pinjaman ini diperpanjang sampai dengan tanggal 17 Maret 2010. dan dikenakan bunga pinjaman sebesar 13,5% per tahun (Catatan 30).

Atas pinjaman ini, Perusahaan memberikan jaminan sebagai berikut:

 Jaminan secara fidusia atas piutang sebesar Rp 1.600.000.000 dan persediaan sebesar Rp 875.000.000 (Catatan 6 dan 7).

 Sebidang tanah dengan Hak Guna Bangunan atas nama Perusahaan seluas 10.000 m2 yang terletak di Propinsi Jawa Barat Kota Bandung, Kecamatan Coblong, berikut bangunan Hotel Jayakarta Bandung seluas 4.717 m2 yang terdiri dari 138 unit kamar (Catatan 10).

Pada tanggal 16 Maret 2010, Perusahaan telah melunasi pinjaman bank jangka pendek yang diperoleh dar i PT. Bank Mandiri (Persero)Tbk sebesar Rp. 1.650.000.000, sebagaimana surat no. CBC.BDG/222/2010 tanggal 18 Maret 2010 tentang Pelunasan Fasilitas Kredit Modal Kerja an PT. Pudjiadi And Sons,Tbk

12. HUTANG USAHA

Akun ini merupakan hutang kepada pemasok atas pembelian persediaan hotel masing-masing sebesar Rp.4.510.535.774 dan Rp. 4.646.643.337 pada tanggal 30 September 2010 dan 2009.

13. HUTANG LAIN-LAIN

Akun ini terdiri dari

30 September 2010 30 September 2009

Bagian rugi bersih yang melebihi

penyertaan saham 6.583.757.293 9.897.613.229

Service charge yang belum dibagikan 1.385.164.332 1.056.224.775

Lain-lain 141.883.919 2.842.040.167

Jumlah 8.110.805.544 13.795.878.171

Bagian rugi bersih yang melebihi penyertaan saham merupakan bagian atas rugi bersih yang diserap oleh PNSE Nevada Inc., USA (PNSE), Anak Perusahaan, atas investasi di AP – Prescott Twin Sixties LP (PTS), hal ini sesuai dengan persentase bagi hasil PNSE yaitu sebesar 20% (Catatan 9)

Pada tahun 2009, PNSE melakukan penyesuaian atas bagian rugi bersih yang melebihi penyertaan saham atas investasi di PTS. Hal ini sesuai dengan sifat dari investasi PNSE di PTS yaitu persekutuan firma terbatas, dimana PNSE sebagai sekutu pasif hanya bertanggung jawab sebesar nilai sebesar AS$ 600.000, dengan pembagian laba atas partisipasi sebesar 20%.

14. BEBAN MASIH HARUS DIBAYAR

Akun ini terdiri dari:

30 September 2010 30 September 2009

Listrik dan air 1.679.810.820 1.107.177.255

Jasa manajemen, insentif

dan pemasaran 2.575.006.044 1.362.628.226

Gaji dan tunjangan lainnya 297.914.201 59.866.809

Telepon dan faksimili 72.764.701 80.871.818

Lain-lain (masing-masing dibawah

Rp100 Juta) 954.792.573 1.005.677.119

Jumlah 5.580.288.339 3.616.244.525

(21)

PT PUDJIADI AND SONS Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI

Untuk Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2010 dan 2009 (Disajikan dalam Rupiah)

15. PERPAJAKAN

Manfaat (beban) pajak penghasilan terdiri dari:

30 September 2010 30 September 2009 Pajak kini (9.545.086.977) (9.811.254.400) Pajak tangguhan 2.940.251.598 1.626.586.467

Beban pajak penghasilan - bersih (6.604.835.379) (8.184.667.933)

Pajak Penghasilan - Pajak Kini

Rekonsiliasi antara laba sebelum manfaat (beban) pajak penghasilan seperti yang disajikan dalam laporan laba rugi konsolidasi dengan taksiran penghasilan kena pajak untuk tahun yang berakhir pada tanggal 30 September 2010 dan 2009 adalah sebagai berikut:

30 September 2010 30 September 2009

Laba sebelum beban pajak manfaat

(beban) penghasilan menurut

laporan laba rugi konsolidasi 24.419.174.158 22.368.990.540

Dikurangi:

Laba sebelum pajak

penghasilan Anak Perusahaan (11.027.836.013) (11.679.151.514)

Laba sebelum pajak penghasilan

Perusahaan 13.391.338.145 10.689.839.026

Beda tetap

Kesejahteraan karyawan 31.237.979 44.985.929

Jamuan dansumbangan 70.705.422 88.900.785

Pengobatan 117.615.663 131.840.557

Denda Pajak 18.943.055

-Penghasilan yang pajaknya bersifat Final :

Pendapatan sewa (1.714.913.556) (2.130.249.560)

(Laba)/Rugi penjualan surat berharga (738.972.801) (1.962.052.725)

Pendapatan bunga (439.185.372) (537.739.073)

Beda temporer

Penyisihan imbalan kerja karyawan 750.000.000 750.000.000

Laba rugi belum direalisasi atas

pemilikan efek (983.862.690) -

Taksiran penghasilan kena pajak

Perusahaan 10.502.905.845 7.075.524.939

Perhitungan beban pajak dan hutang pajak penghasilan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 September 2010 dan 2009 adalah sebagai berikut:

30 September 2010 30 September 2009

Beban pajak kini

Perusahaan 2.625.726.461 1.981.146.983

Anak perusahaan 6.919.360.516

7.830.107.417

Jumlah beban pajak kini 9.545.086.977 9.811.254.400

Dikurangi pajak penghasilan dibayar

di muka Perusahaan Pasal 25 1.872.828.922 238.278.363

Anak Perusahaan 785.360.074 702.522.949

Jumlah pajak penghasilan dibayar

Di muka 2.658.188.996 940.801.312

(22)

PT PUDJIADI AND SONS Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI

Untuk Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2010 dan 2009 (Disajikan dalam Rupiah)

Hutang pajak penghasilan

Perusahaan 752.897.539 1.742.868.620

Anak Perusahaan 6.134.000.442 7.081.218.960

Jumlah hutang pajak penghasilan 6.886.897.981 8.824.087.580

\

Rekonsiliasi antara manfaat (beban) pajak penghasilan yang dihitung menggunakan tarif pajak yang berlaku sebesar 25 % untuk tahun 30 September 2010 dan 28% untuk tahun 2009 dari laba sebelum pajak penghasilan, dengan manfaat (beban) pajak penghasilan seperti yang disajikan dalam laporan laba rugi konsolidasi adalah sebagai berikut:

30 September 2010 30 September 2009

Laba sebelum manfaat (beban)

pajak penghasilan menurut

laporan laba rugi konsolidasi 40.333.879.878

38.430.175.950

Dikurangi:

Laba sebelum pajak

penghasilan Anak Perusahaan (26.671.259.592) (27.374.783.923)

Laba sebelum pajak penghasilan

Perusahaan 13.662.620.286 11.055.392.027

Beban pajak penghasilan Perusahaan

dengan tarif pajak yang berlaku 3.825.533.680 3.095.509.767

Pengaruh pajak atas beda tetap:

Kesejahteraan karyawan 7.809.495 12.596.060

Jamuan dan sumbangan 17.676.356 24.892.220

Cadangan Pensiun (187.500.000) (210.000.000)

Penghasilan yang pajaknya bersifat

final:

Pendapatan sewa (428.728.389) (596.469.877)

Laba penjualan surat berharga (184.743.200) (549.374.763)

Pendapatan bunga (109.796.343) (150.566.940)

Manfaat pajak penghasilan

Perusahaan 2.940.251.598 1.626.586.467

Manfaat pajak penghasilan per

laporan laba rugi konsolidasi 2.940.251.598 1.626.586.467

Manajemen Perusahaan dan Anak Perusahaan, berpendapat bahwa aset pajak tangguhan di atas dapat direalisasikan pada periode mendatang.

Hutang Pajak

Akun ini terdiri dari:

30 September 2010 30 September 2009 Pajak Penghasilan: Pasal 21 1.092.836.899 406.559.253 Pasal 23 100.721.939 3.371.173 Pasal 29 6.886.897.981 8.824.087.580 Pajak lainnya: Pajak pembangunan I 3.895.299.830 4.915.955.336

Pajak Bumi dan Bangunan - -

Pajak pertambahan nilai 189.187.149 -

Jumlah 12.164.943.798 14.149.973.342

Referensi

Dokumen terkait

bahwa berdasarkan ketentuan Pasal 97 ayat (1) dan ayat (3) Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2014 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014

Setelah dilakukan validasi produk oleh beberapa validator ahli materi, ahli media, dan uji coba lapangan menunjukkan bahwa buku petunjuk praktikum layak diterapkan dalam

Inti dari konsep kualitas layanan adalah menunjukkan segala bentuk aktualisasi kegiatan pelayanan yang memuaskan orang-orang yang menerima pelayanan sesuai dengan daya

rusAhAAn dAlAM MengidentifikAsi kAwAsAn berPo- tensi cocok untuk budidAyA kelAPA sAwit dengAn cePAt dAn MurAh. Sekala dan WRI menggunakan metode ini untuk mengidentifikasi

a. Kemampuan, kepribadian dan minat kerja. Kemampuan merupakan kecakapan seseorang, seperti kecerdasan dan ketrampilan. Kemampuan pekerja dapat mempengaruhi kinerja

Untuk mempertahankan kemajuan tersebut dan menghindari pengadaan proses rekrutmen berulang-ulang, karena seringnya karyawan mengalami turnover intention, perusahaan

[r]

Judul Tesis : ANALISIS PENGARUH PENDEKATAN MALCOLM BALDRIGE CRITERIA FOR PERFORMANCE EXCELLENCE TERHADAP KINERJA PT TRAKINDO UTAMA CABANG MEDAN.. Nama Mahasiswa