• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI JAWA TIMUR JANUARI 2015 INFLASI 0,20 PERSEN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI JAWA TIMUR JANUARI 2015 INFLASI 0,20 PERSEN"

Copied!
19
0
0

Teks penuh

(1)

BPS PROVINSI JAWA TIMUR

No. 07/02/35/Th.XIII, 2 Februari 2015

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN

/

INFLASI JAWA TIMUR

J

ANUARI

2015

I

NFLASI 0,20 PERSEN

 Pada bulan Januari 2015 Jawa Timur mengalami inflasi sebesar 0,20 persen. Dari 8 kota IHK di Jawa Timur, tiga kota mengalami inflasi, dan lima kota mengalami deflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Surabaya sebesar 0,41 persen, diikuti Banyuwangi sebesar 0,08 persen, dan inflasi terendah terjadi di Malang sebesar 0,04 persen. Sedangkan deflasi tertinggi terjadi di Sumenep sebesar 0,27 persen, diikuti Jember sebesar 0,24 persen, Probolinggo sebesar 0,20 persen, Kediri sebesar 0,19 persen, dan deflasi terendah terjadi di Madiun sebesar 0,05 persen.

 Dari tujuh kelompok pengeluaran, enam kelompok mengalami inflasi. Kelompok

pengeluaran yang mengalami Inflasi tertinggi adalah kelompok bahan makanan sebesar 1,36 persen, dikuti oleh kelompok sandang sebesar 1,16 persen, kelompok kesehatan sebesar 1,11 persen, kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar sebesar 1,05 persen, kelompok makanan jadi, minuman dan rokok sebesar 0,74 persen, dan inflasi terendah terjadi pada kelompok pendidikan, rekreasi dan olah raga sebesar 0,20 persen. Sedangkan kelompok yang mengalami deflasi adalah kelompok transport, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 3,01 persen.

 Komoditas yang memberikan andil terbesar terjadinya inflasi adalah angkutan udara, tarif kereta api, daging ayam ras, telur ayam ras, tukang bukan mandor, beras, emas perhiasan, sewa rumah, wortel, dan upah pembantu rumah tangga. Tarif angkutan udara dan tarif kereta api mengalami kenaikan setelah diberlakukannya Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 91 Tahun 2014 yang mengatur tarif batas bawah angkutan udara sekurang-kurangnya sebesar 40% dari tarif batas atas dan pengalihan subsidi untuk kereta api (KA) ekonomi jarak jauh dan jarak sedang ke kereta api lokal dan commuter.

 Komoditas yang memberikan andil terbesar terjadinya deflasi adalah bensin, cabai merah, cabai rawit, solar, angkutan dalam kota, bayam, bandeng/bolu, semen, ikan lemuru, dan buncis. Penurunan BBM tanggal 1 Januari 2015 dan 19 Januari 2015 tidak diikuti penurunan yang signifikan tarif angkutan antar kota maupun tarif angkutan dalam kota.

 Dari 6 ibukota provinsi di Pulau Jawa, dua kota mengalami inflasi dan empat kota

mengalami deflasi. Inflasi di kota Surabaya sebesar 0,41 persen dan kota Yogyakarta sebesar 0,13 persen. Sedangkan deflasi tertinggi terjadi di kota Semarang sebesar 0,48 persen, diikuti kota Jakarta sebesar 0,41persen, kota Serang sebesar 0,24 persen, dan deflasi terendah terjadi di kota Bandung sebesar 0,05 persen.

 Dari 82 kota IHK nasional, 31 kota mengalami inflasi dan 51 kota mengalami deflasi. Lima

kota yang mengalami inflasi tertinggi yaitu Ambon sebesar 2,37 persen, Merauke sebesar 1,73 persen, Balikpapan sebesar 1,69 persen, Tanjung Pandan sebesar 1,39 persen dan Pontianak sebesar 1,19 persen. Sedangkan 5 kota yang mengalami deflasi tertinggi yaitu Padang sebesar 1,98 persen, Watampone dan Gorontalo masing-masing sebesar 1,27 persen, Bogor sebesar 1,22 persen, dan Palembang sebesar 1,15 persen.

(2)

1. Inflasi Jawa Timur

Indeks Harga Konsumen (IHK) merupakan salah satu indikator ekonomi yang sering digunakan untuk mengukur tingkat perubahan harga (inflasi/deflasi) di tingkat konsumen, khususnya di daerah perkotaan. Perubahan IHK dari waktu ke waktu menunjukkan pergerakan harga dari paket komoditas yang dikonsumsi oleh rumah tangga. Di Indonesia, tingkat inflasi diukur dari persentase perubahan IHK dan diumumkan ke publik setiap awal bulan (hari kerja pertama) oleh Badan Pusat Statistik (BPS).

Dari hasil pemantauan harga pada bulan Januari 2015, Jawa Timur mengalami inflasi sebesar 0,20 persen atau terjadi kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 118,07 pada bulan Desember 2014 menjadi 118,31 pada bulan Januari 2015. Pada bulan Januari, dalam kurun waktu 13 (tiga belas) tahun, yaitu tahun 2003 sampai dengan tahun 2015 terjadi inflasi sebanyak dua belas kali dan deflasi sebanyak satu kali. Inflasi bulan Januari 2015 merupakan inflasi terendah.

Gambar 1.

Series Data Inflasi Jawa Timur Bulan Januari Tahun 2003 – 2015

Inflasi bulan Januari 2015 ini dipicu oleh beberapa faktor, antara lain kenaikan tarif angkutan udara sebagai dampak langsung diberlakukannya Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 91 Tahun 2014 yang mengatur tarif batas bawah angkutan udara sekurang-kurangnya sebesar 40% dari tarif batas atas. Tarif kereta api mengalami kenaikan setelah pengalihan subsidi untuk kereta api (KA) ekonomi jarak jauh dan jarak sedang ke kereta api lokal dan commuter. Tingginya harga daging dan telur ayam ras, belum tibanya saat panen padi, dan naiknya harga emas sebagai imbas dari kekhawatiran pasar akan meningkatnya suku bunga AS, turut

(3)

menyumbang inflasi di bulan Januari 2015.

Namun demikian, dalam kurun waktu 13 tahun terakhir inflasi Januari 2015 tergolong paling rendah. Rendahnya inflasi bulan Januari 2015 ini karena beberapa faktor, antara lain dampak penurunan bahan bakar minyak dunia dan bahan bakar minyak pada bulan Januari 2015, yang terjadi dua kali penurunan yaitu tanggal 1 Januari 2015 dan 19 Januari 2015. Penurunan harga BBM ini tidak dimbangi dengan penurunan tarif angkutan dalam kota dan angkutan antar kota yang signifikan, seperti terjadinya kenaikkan BBM tahun 2014 lalu. Walaupun SK Gubernur tentang tarif angkutan diterbitkan dan berlaku sejak tanggal 23 Januari 2015 setelah penurunan harga bahan bakar minyak tanggal 19 Januari 2015, pengusaha angkutan umum tidak menurunkan tarif sesuai SK Gubernur. Walaupun ada beberapa PO angkutan sudah menurunkan tarif tapi sebagian besar belum menurunkan tarif sesuai SK Gubernur.

Penyumbang terbesar inflasi Jawa Timur bulan Januari 2015, adalah kelompok bahan makanan, yaitu sebesar 1,36 persen, diikuti oleh kelompok sandang sebesar 1,16 persen, kelompok kesehatan sebesar 1,11 persen, kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar sebesar 1,05 persen, kelompok makanan jadi, minuman dan rokok sebesar 0,74 persen, serta kelompok pendidikan, rekreasi dan olah raga yaitu sebesar 0,20 persen. Sedangkan kelompok yang mengalami deflasi yaitu kelompok transport, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 3,01 persen.

Tabel 1.

Tingkat Inflasi, Andil Inflasi, Inflasi Tahun Kalender dan Inflasi Year on Year Bulan Januari 2015 Menurut Kelompok Pengeluaran (Tahun Dasar 2012=100)

IHK Januari 2014 IHK Desember 2014 IHK Januari 2015 Inflasi Januari 20151) Andil Inflasi Januari 2015 Tingkat Inflasi Tahun Kalender 20152) Inflasi Year on Year3) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) UMUM 110,72 118,07 118,31 0,20 0,20 0,20 6,86 1 Bahan Makanan 118,22 123,66 125,34 1,36 0,27 1,36 6,02

2 Makanan Jadi, Minuman,

Rokok, dan Tembakau 109,83 118,64 119,52 0,74 0,12 0,74 8,82

3 Perumahan, Air, Listrik,

Gas, dan Bahan Bakar 108,45 115,16 116,37 1,05 0,26 1,05 7,30

4 Sandang 102,09 105,21 106,43 1,16 0,07 1,16 4,25

5 Kesehatan 105,46 112,25 113,50 1,11 0,05 1,11 7,62

6 Pendidikan, Rekreasi, dan

Olah raga 104,68 108,35 108,57 0,20 0,02 0,20 3,72

7 Transpor, Komunikasi,

dan Jasa Keuangan 114,13 126,84 123,02 -3,01 -0,59 -3,01 7,79

1) Persentase perubahan IHK bulan Januari 2015 terhadap IHK bulan sebelumnya 2) Persentase perubahan IHK bulan Januari 2015 terhadap IHK bulan Desember 2014 3) Persentase perubahan IHK bulan Januari 2015 terhadap IHK bulan Januari 2014

Kelompok Pengeluaran

(4)

Tingginya inflasi kelompok bahan makanan dipengaruhi oleh naiknya harga di semua sub kelompok bahan makanan, bahkan turunnya harga cabai merah dan cabai rawit tidak mampu mengimbangi kenaikan harga di kelompok bahan makanan. Selain cabai merah dan cabai rawit, komoditi bahan makanan merupakan penghambat laju inflasi adalah bayam, bandeng, lamuru, dan buncis.

Untuk kelompok sandang, inflasi dipengaruhi oleh naiknya harga emas perhiasan. Inflasi kelompok kesehatan akibat naiknya tarif rumah sakit di Kota Jember, Banyuwangi dan Madiun, naiknya harga obat, dan naiknya biaya laboratorium.

Kebijakan pemerintah menurunkan harga elpiji 12 kg pada tanggal 19 Januari 2015, pasca kenaikan harga elpiji 12 kg pada awal Januari 2015, dan kebijakan menurunkan harga semen yang diproduksi oleh Badan Usaha Milik Negara sebesar Rp. 3.000 per zak, belum mampu mengendalikan inflasi kelompok perumahan. Tingginya inflasi kelompok ini juga dipicu oleh naiknya harga sewa rumah, naiknya biaya tukang bukan mandor, naiknya upah pembantu rumah tangga dan kenaikan tarif dasar listrik setelah diberlakukannya penyesuaian tarif tenaga listrik pada Januari 2015 bagi pelanggan pra bayar.

Perkembangan indeks harga konsumen tahun dasar 2012=100 pada gambar 2. Indeks harga konsumen kelompok transportasi, komunikasi, dan jasa keuangan mengalami penurunan indeks, sedangkan kelompok pengeluaran lainnya mengalami kenaikan indeks. Kebijakan pemerintah menurunkan harga bahan bakar minyak sebanyak dua kali dalam bulan Januari 2015 yaitu pada tanggal 1 dan 19 Januari 2015 sehingga harga premium berubah dari Rp. 8.500 menjadi Rp. 6.700 dan harga solar berubah dari Rp. 7.500 menjadi Rp. 6.400, mampu mengendalikan inflasi kelompok transport, komunikasi, dan jasa keuangan.

Gambar 2.

Perkembangan Indeks Harga Konsumen menurut Kelompok Pengeluaran Januari 2013- Januari 2015 (2012=100) Jawa Timur

(5)

Gambar 3.

Perkembangan Inflasi Kumulatif Bulanan Jawa Timur Tahun 2006 - 2015

Perkembangan inflasi tahun kalender Jawa Timur dari tahun 2007 sampai dengan 2014 dapat dilihat pada Gambar 3. Inflasi tahun kalender untuk bulan Januari 2015 sebesar 0,20 persen sedikit lebih tinggi dibandingkan tahun 2009 yang mengalami deflasi sebesar -0,05 persen. Inflasi tahun kalender untuk bulan Januari, tertinggi pada tahun 2008 sebesar 1,59 persen.

2. Inflasi 8 Kota di Jawa Timur

Dari 8 kota IHK di Jawa Timur, tiga kota mengalami inflasi dan lima kota mengalami deflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Surabaya sebesar 0,41 persen, diikuti Banyuwangi sebesar 0,08 persen, dan Malang sebesar 0,04 persen. Sedangkan kota yang mengalami deflasi tertinggi adalah Sumenep sebesar 0,27 persen, diikuti Jember sebesar 0,24 persen, Probolinggo sebesar 0,20 persen, Kediri sebesar 0,19 persen, dan Madiun sebesar 0,05 persen, sebagaimana terlihat pada Gambar 4.

Dilihat dari inflasi year-on-year (Januari 2015 terhadap Januari 2014), Jawa Timur mengalami inflasi sebesar 6,86 persen, angka inflasi ini lebih rendah dibanding dengan inflasi year-on-year bulan Januari 2014 sebesar 7,65 persen. Dari 8 kota, inflasi y-o-y tertinggi terjadi di Malang sebesar 7,37 persen, diikuti Surabaya sebesar 7,08 persen, Sumenep sebesar 6,91 persen, Madiun sebesar 6,44 persen, Banyuwangi sebesar 6,06 persen, Jember sebesar 5,96 persen, Kediri sebesar 5,92 persen, dan inflasi year-on-year terendah terjadi di Probolinggo sebesar 5,57 persen sebagaimana terlihat pada Gambar 5.

(6)

Gambar 4.

Inflasi 8 Kota dan Jawa Timur Bulan Januari 2015

Gambar 5.

Inflasi Year On Year 8 Kota dan Jawa Timur (Bulan Januari 2014-Januari 2015)

3. Inflasi 6 Ibukota Provinsi di Pulau Jawa

Dari 6 ibukota provinsi di Pulau Jawa, dua kota mengalami inflasi dan empat kota mengalami deflasi. Inflasi terjadi di kota Yogyakarta sebesar 0,13 persen dan kota Surabaya 0,41 persen. Deflasi tertinggi terjadi di kota Semarang sebesar -0,48 persen, diikuti kota Jakarta sebesar 0,41 persen, kota Serang sebesar 0,24 persen, dan kota Bandung sebesar 0,05 persen, sebagaimana terlihat pada Gambar 6.

Gambar 6.

Inflasi Ibukota Provinsi di Pulau Jawa dan Jawa Timur Bulan Januari 2015

Gambar 7.

Inflasi Year On Year Ibukota Provinsi di Pulau Jawa dan Jawa Timur (Januari 2014 – Januari 2015)

Inflasi year-on-year bulan Januari 2015 dari 6 ibukota provinsi di pulau Jawa, inflasi tertinggi terjadi di kota Serang sebesar 9,64 persen, diikuti oleh kota Jakarta sebesar 7,38 persen, kota Surabaya sebesar 7,08 persen, kota Semarang sebesar 7,04 persen, kota Bandung sebesar 6,53 persen, dan inflasi terendah terjadi di kota Yogyakarta sebesar 5,62 persen, sebagaimana terlihat pada Gambar 7.

(7)

4. Inflasi Berdasarkan Kelompok Komponen

Disamping pengelompokan inflasi berdasarkan kelompok pengeluaran, BPS juga mempublikasikan inflasi berdasarkan pengelompokan disagregasi inflasi/kelompok komponen yang bertujuan untuk menghasilkan suatu indikator inflasi yang lebih menggambarkan pengaruh dari faktor yang bersifat fundamental.

Di Indonesia, kelompok komponen inflasi IHK tersebut dikelompokan menjadi :

1. Inflasi inti, yaitu inflasi komoditas yang perkembangan harganya dipengaruhi oleh perkembangan ekonomi secara umum (faktor-faktor fundamental seperti ekspektasi inflasi, nilai tukar, harga komoditi internasional, inflasi mitra dagang dan keseimbangan permintaan dan penawaran agregat) yang akan berdampak pada perubahan harga-harga secara umum dan lebih bersifat permanen/menetap, persisten (persistent component), dan bersifat umum. Berdasarkan SBH 2012 jumlah komoditas inflasi inti Jawa Timur sebanyak 438, antara lain kontrak rumah, upah buruh, mie, susu, mobil, sepeda motor, dan sebagainya.

2. Inflasi non Inti, yaitu komponen inflasi yang cenderung tinggi volatilitasnya karena dipengaruhi oleh selain faktor fundamental. Komponen inflasi non inti terdiri dari :

a. Inflasi Komponen Bergejolak (Volatile Goods) :

Inflasi volatile goods adalah inflasi kelompok komoditas barang/jasa yang perkembangan harganya sangat bergejolak karena faktor-faktor tertentu. Sebagai contoh, inflasi yang terjadi pada beberapa komoditas bahan makanan seperti beras, cabai, dan beberapa jenis sayuran lainnya seringkali berfluktuasi secara tajam karena dipengaruhi oleh kondisi kecukupan pasokan komoditas yang bersangkutan (faktor musim panen, gangguan distribusi, gangguan alam, atau faktor perkembangan harga komoditas pangan domestik maupun perkembangan harga komoditas pangan internasional.). Berdasarkan tahun dasar 2012, inflasi volatile goods masih didominasi bahan makanan sehingga sering juga disebut sebagai inflasi volatile foods. Jumlah komoditas inflasi komponen bergejolak sebanyak 75 antara lain beras, minyak goreng, cabe, daging ayam ras, dan sebagainya.

b.Inflasi KomponenHargayang diatur Pemerintah (Administered Prices) Inflasi administered prices adalah inflasi kelompok komoditas yang perkembangan harganya secara umum dapat diatur oleh pemerintah. Sebagai contoh, perubahan harga yang terjadi pada BBM bersubsidi, tarif listrik, telepon, angkutan dalam kota, dan air minum selama ini dipengaruhi oleh pemerintah atau instansi pemerintah. Perkembangan harga rokok pun mengikuti perubahan harga jual eceran rokok yang ditetapkan oleh pemerintah. Berdasar SBH 2012 jumlah komoditasnya sebanyak 21 komoditi.

(8)

Komponen inti pada Januari 2015 mengalami inflasi sebesar 0,83 persen, komponen yang harganya diatur pemerintah mengalami deflasi sebesar -3,03 persen, dan komponen bergejolak mengalami inflasi sebesar 1,40 persen. Komponen inti memberikan sumbangan inflasi sebesar 0,52 persen, komponen yang harganya diatur pemerintah menghambat inflasi sebesar -0,57 persen, dan komponen bergejolak memberikan sumbangan inflasi sebesar 0,25 persen. Komponen bergejolak memberikan andil positif terhadap inflasi, kecuali komponen bergejolak di Kota Banyuwangi.

Gambar 8.

Sumbangan Kelompok Komponen 8 Kota dan Jawa Timur Bulan Januari 2015

Komoditas yang memberikan andil terbesar terjadinya inflasi komponen inti antara lain upah tukang bukan mandor, emas perhiasan, sewa rumah, upah pembantu rumah tangga, dan komoditi mobil. Sedangkan komoditi yang menghambat terjadinya inflasi komponen inti antara lain semen, ikan lamuru, besi beton, tarif kendaraan travel, dan komputer tablet. Turunnya harga semen mulai minggu ketiga Januari setelah adanya kebijakan pemerintah menurunkan harga semen yang diproduksi BUMN sebesar Rp. 3.000 per zak.

Pemberlakuan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 91 Tahun 2014 yang mengatur tarif batas bawah angkutan udara sekurang-kurangnya sebesar 40% dari tarif batas atas, pengalihan subsidi untuk kereta api (KA) ekonomi jarak jauh dan jarak sedang ke kereta api lokal dan commuter, kebijakan menaikkan harga elpiji 12 kg pada awal Januari, dan pemberlakuan penyesuaian tarif tenaga listrik pada Januari 2015, telah menaikkan harga tiket angkutan udara, kereta api, elpiji, dan tarif listrik.Tetapi tidak dapat dipungkiri bahwa kebijakan pemerintah menurunkan harga bahan bakar minyak dan solar, mampu menghambat inflasi pada

(9)

komponen yang harganya diatur pemerintah. Turunnya harga premium dan solar berdampak langsung pada tarif angkutan dalam kota dan angkutan antar kota.

Tabel 2.

Tingkat Inflasi, Inflasi Tahun Kalender, Inflasi Year on Year dan Andil Inflasi Bulan Januari 2015 Menurut Kelompok Komponen (Tahun Dasar 2012=100)

No KOTA KELOMPOK KOMPONEN IHK Januari

2015 Inflasi Januari 2015 Tingkat Inflasi Tahun Kalender 2015 Inflasi Year on Year Andil Inflasi Januari 2015 (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) 1 JEMBER UMUM 117.24 -0.24 -0.24 5.96 -0.24 INTI 109.92 0.74 0.74 4.90 0.43 DIATUR PEMERINTAH 136.56 -4.79 -4.79 10.90 -1.01 BERGEJOLAK 123.13 1.63 1.63 4.69 0.34 2 BANYUWANGI UMUM 117.77 0.08 0.08 6.06 0.08 INTI 109.90 1.11 1.11 5.65 0.61 DIATUR PEMERINTAH 126.80 -1.43 -1.43 13.17 -0.25 BERGEJOLAK 131.39 -1.05 -1.05 2.69 -0.28 3 SUMENEP UMUM 116.98 -0.27 -0.27 6.91 -0.27 INTI 113.49 0.30 0.30 6.68 0.18 DIATUR PEMERINTAH 125.93 -3.53 -3.53 10.23 -0.57 BERGEJOLAK 120.99 0.52 0.52 5.32 0.12 4 KEDIRI UMUM 118.73 -0.19 -0.19 5.92 -0.19 INTI 114.93 0.87 0.87 5.60 0.55 DIATUR PEMERINTAH 131.84 -4.79 -4.79 9.99 -0.94 BERGEJOLAK 120.10 1.14 1.14 3.05 0.20 5 MALANG UMUM 119.21 0.04 0.04 7.37 0.04 INTI 111.25 0.43 0.43 5.29 0.26 DIATUR PEMERINTAH 143.51 -1.03 -1.03 16.04 -0.22 BERGEJOLAK 125.24 -0.01 -0.01 4.94 -0.00 6 PROBOLINGGO UMUM 118.48 -0.20 -0.20 5.57 -0.20 INTI 112.36 0.56 0.56 3.98 0.33 DIATUR PEMERINTAH 134.11 -4.12 -4.12 10.87 -0.82 BERGEJOLAK 123.78 1.37 1.37 5.43 0.29 7 MADIUN UMUM 116.77 -0.05 -0.05 6.44 -0.05 INTI 112.49 0.76 0.76 5.00 0.48 DIATUR PEMERINTAH 129.35 -3.38 -3.38 12.81 -0.65 BERGEJOLAK 120.95 0.71 0.71 5.35 0.12 8 SURABAYA UMUM 118.29 0.41 0.41 7.08 0.41 INTI 112.80 0.98 0.98 6.17 0.63 DIATUR PEMERINTAH 132.35 -3.36 -3.36 10.88 -0.60 BERGEJOLAK 127.80 2.18 2.18 6.81 0.38 JAWA TIMUR UMUM 118.31 0.20 0.20 6.86 0.20 INTI 112.29 0.83 0.83 5.76 0.52 DIATUR PEMERINTAH 134.08 -3.03 -3.03 11.93 -0.57 BERGEJOLAK 126.27 1.40 1.40 5.77 0.25

(10)

Komoditas yang memberikan andil terbesar terjadinya inflasi komponen bergejolak antara lain telur ayam ras, daging ayam ras, beras, wortel, dan kentang. Sedangkan komoditi yang menghambat terjadinya inflasi komponen bergejolak antara lain cabe merah, cabe rawit, bayam, bandeng, dan buncis.

(11)

Bulan Januari 2015

Jbr. Bwg. Smnp. Kdr. Mlg. Prob. Mdn. Sby Jatim

000 UMUM -0.24 0.08 -0.27 -0.19 0.04 -0.20 -0.05 0.41 0.20

100BAHAN MAKANAN 1.49 -0.99 0.52 0.85 0.18 1.26 0.60 2.10 1.36

101Padi-2an, umbi-2an & hsl-nya 2.42 1.13 1.51 2.54 0.73 0.09 1.63 1.87 1.61

102 Daging & hasilnya 6.23 3.71 7.54 4.22 4.64 2.73 3.16 4.94 4.77

103 Ikan Segar 0.00 -2.60 -6.42 1.33 2.44 1.70 2.49 1.51 1.20

104 Ikan Diawetkan 2.20 2.73 -0.80 -6.24 -2.78 -0.63 -3.09 9.14 4.16

105 Telur, Susu dan hsl-nya 2.57 5.46 5.57 4.48 4.27 4.30 2.23 4.68 4.42

106 Sayur-2an 2.12 6.44 7.86 -0.95 0.75 3.78 5.64 4.96 3.92

107 Kacang-2an 1.90 0.19 0.95 1.98 0.88 -0.82 0.29 0.30 0.54

108 Buah-2an 0.26 -1.18 -0.59 5.81 0.82 0.69 3.44 2.08 1.69

109 Bumbu-2an -8.33 -18.75 -10.86 -11.05 -13.66 -1.72 -10.87 -8.90 -10.38

110 Lemak dan Minyak 0.16 1.47 0.04 -0.16 0.07 -0.32 -1.67 0.74 0.43

111 Bahan makanan lainnya -0.15 2.19 0.00 0.87 -0.01 1.44 0.73 0.85 0.72

200MAK. JADI, MIN., Rokok 1.19 0.38 0.00 0.61 0.55 0.30 0.63 0.87 0.74

201 Makanan Jadi 1.38 0.24 0.00 0.45 0.09 0.05 0.87 1.12 0.80

202 Minuman yang tdk beralkohol 0.19 0.62 -0.02 1.09 0.93 0.93 -0.11 0.50 0.58

203 Tembakau dan Min. beralkohol 1.71 0.54 0.00 0.47 1.87 0.49 0.83 0.34 0.73

300PERUMAHAN 0.14 1.94 0.52 1.43 0.69 0.28 1.07 1.23 1.05

301 Biaya tempat tinggal 0.11 1.52 0.11 2.52 0.45 0.38 1.43 1.63 1.28

302Bhn bakar, Penerangan & Air 0.37 0.75 0.98 -0.46 0.97 0.22 0.72 0.41 0.49

303 Perlengkapan rumahtangga 0.00 7.03 1.14 0.66 0.35 0.46 0.92 1.79 1.55 304 Penyelenggaraan rumahtangga -0.17 0.52 0.03 1.13 1.95 -0.04 0.48 0.78 0.86 400SANDANG 1.92 1.26 1.24 0.79 0.62 2.23 0.86 1.21 1.16 401 Sandang laki-laki 1.72 0.00 0.57 0.12 0.49 0.81 0.00 0.09 0.30 402 Sandang Wanita 1.64 0.00 0.41 0.15 0.08 0.87 0.19 0.12 0.23 403 Sandang anak-anak -0.01 0.12 0.38 0.56 0.46 0.00 0.57 0.30 0.32

404 Barng Pribadi & sandang lainnya 4.35 3.35 3.40 2.72 1.53 5.87 3.15 3.34 3.12

500KESEHATAN 3.79 0.79 0.08 0.52 0.48 1.13 1.57 1.11 1.11

501 Jasa Kesehatan 4.50 1.09 0.22 0.00 0.00 0.16 3.68 1.79 1.48

502 Obat-Obatan 0.30 0.31 0.00 0.60 0.91 4.98 0.22 1.47 1.24

503 Jasa Perawatan Jasmani 9.36 0.00 0.00 0.73 1.49 0.00 0.48 1.18 1.77

504 Perawatan Jasmani & Kosmetik 2.71 0.96 0.00 0.67 0.56 -0.12 0.78 0.51 0.65

600PEND. REKREASI & O.R. 0.03 2.25 -0.06 0.24 0.14 0.19 0.06 0.07 0.20

601 Jasa Pendidikan 0.00 5.84 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.30

602 Kursus-Kursus / Pelatihan 0.00 0.82 0.00 0.00 0.32 0.00 0.00 0.00 0.10

603Perlengkapan/Peralatan Pendd. 0.24 0.11 0.30 0.61 0.36 0.37 0.21 0.00 0.14

604 Rekreasi -0.03 0.00 -0.35 0.59 0.22 0.63 0.15 0.11 0.15

605 Olahraga 0.00 0.00 0.07 0.65 0.39 1.33 0.10 1.07 0.74

700TRANS, KOM & JASA KEU. -4.72 -1.36 -3.21 -3.87 -1.53 -4.14 -3.65 -3.28 -3.01

701 Transport -6.45 -1.86 -5.13 -5.38 -2.06 -5.71 -5.69 -5.18 -4.53

702 Komunikasi dan Pengiriman 0.00 0.00 0.00 -0.20 -0.43 -0.21 0.00 0.16 0.00

703 Sarana & Penunjang Transport 0.00 0.00 0.00 0.13 0.50 2.33 1.08 0.51 0.51

704 Jasa Keuangan 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00

Lampiran 1

Tabel 3. Inflasi 8 Kota dan Jawa Timur

Kabupaten/Kota Kelompok dan Sub Kelompok Jenis

(12)

Bulan Januari 2015

Jbr. Bwg. Smnp. Kdr. Mlg. Prob. Mdn. Sby Jatim

000 UMUM -0.24 0.08 -0.27 -0.19 0.04 -0.20 -0.05 0.41 0.20

4.49

5.05 4.63 4.60 5.88 3.51 4.39 4.50

100BAHAN MAKANAN 1.49 -0.99 0.52 0.85 0.18 1.26 0.60 2.10 1.36

101Padi-2an, umbi-2an & hsl-nya 2.42 1.13 1.51 2.54 0.73 0.09 1.63 1.87 1.61

102 Daging & hasilnya 6.23 3.71 7.54 4.22 4.64 2.73 3.16 4.94 4.77

103 Ikan Segar 0.00 -2.60 -6.42 1.33 2.44 1.70 2.49 1.51 1.20

104 Ikan Diawetkan 2.20 2.73 -0.80 -6.24 -2.78 -0.63 -3.09 9.14 4.16

105 Telur, Susu dan hsl-nya 2.57 5.46 5.57 4.48 4.27 4.30 2.23 4.68 4.42

106 Sayur-2an 2.12 6.44 7.86 -0.95 0.75 3.78 5.64 4.96 3.92

107 Kacang-2an 1.90 0.19 0.95 1.98 0.88 -0.82 0.29 0.30 0.54

108 Buah-2an 0.26 -1.18 -0.59 5.81 0.82 0.69 3.44 2.08 1.69

109 Bumbu-2an -8.33 -18.75 -10.86 -11.05 -13.66 -1.72 -10.87 -8.90 -10.38

110 Lemak dan Minyak 0.16 1.47 0.04 -0.16 0.07 -0.32 -1.67 0.74 0.43

111 Bahan makanan lainnya -0.15 2.19 0.00 0.87 -0.01 1.44 0.73 0.85 0.72

200MAK. JADI, MIN., Rokok 1.19 0.38 0.00 0.61 0.55 0.30 0.63 0.87 0.74

201 Makanan Jadi 1.38 0.24 0.00 0.45 0.09 0.05 0.87 1.12 0.80

202 Minuman yang tdk beralkohol 0.19 0.62 -0.02 1.09 0.93 0.93 -0.11 0.50 0.58

203 Tembakau dan Min. beralkohol 1.71 0.54 0.00 0.47 1.87 0.49 0.83 0.34 0.73

300PERUMAHAN 0.14 1.94 0.52 1.43 0.69 0.28 1.07 1.23 1.05

301 Biaya tempat tinggal 0.11 1.52 0.11 2.52 0.45 0.38 1.43 1.63 1.28

302Bhn bakar, Penerangan & Air 0.37 0.75 0.98 -0.46 0.97 0.22 0.72 0.41 0.49

303 Perlengkapan rumahtangga 0.00 7.03 1.14 0.66 0.35 0.46 0.92 1.79 1.55 304 Penyelenggaraan rumahtangga -0.17 0.52 0.03 1.13 1.95 -0.04 0.48 0.78 0.86 400SANDANG 1.92 1.26 1.24 0.79 0.62 2.23 0.86 1.21 1.16 401 Sandang laki-laki 1.72 0.00 0.57 0.12 0.49 0.81 0.00 0.09 0.30 402 Sandang Wanita 1.64 0.00 0.41 0.15 0.08 0.87 0.19 0.12 0.23 403 Sandang anak-anak -0.01 0.12 0.38 0.56 0.46 0.00 0.57 0.30 0.32

404 Barng Pribadi & sandang lainnya 4.35 3.35 3.40 2.72 1.53 5.87 3.15 3.34 3.12

500KESEHATAN 3.79 0.79 0.08 0.52 0.48 1.13 1.57 1.11 1.11

501 Jasa Kesehatan 4.50 1.09 0.22 0.00 0.00 0.16 3.68 1.79 1.48

502 Obat-Obatan 0.30 0.31 0.00 0.60 0.91 4.98 0.22 1.47 1.24

503 Jasa Perawatan Jasmani 9.36 0.00 0.00 0.73 1.49 0.00 0.48 1.18 1.77

504 Perawatan Jasmani & Kosmetik 2.71 0.96 0.00 0.67 0.56 -0.12 0.78 0.51 0.65

600PEND. REKREASI & O.R. 0.03 2.25 -0.06 0.24 0.14 0.19 0.06 0.07 0.20

601 Jasa Pendidikan 0.00 5.84 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.30

602 Kursus-Kursus / Pelatihan 0.00 0.82 0.00 0.00 0.32 0.00 0.00 0.00 0.10

603Perlengkapan/Peralatan Pendd. 0.24 0.11 0.30 0.61 0.36 0.37 0.21 0.00 0.14

604 Rekreasi -0.03 0.00 -0.35 0.59 0.22 0.63 0.15 0.11 0.15

605 Olahraga 0.00 0.00 0.07 0.65 0.39 1.33 0.10 1.07 0.74

700TRANS, KOM & JASA KEU. -4.72 -1.36 -3.21 -3.87 -1.53 -4.14 -3.65 -3.28 -3.01

701 Transport -6.45 -1.86 -5.13 -5.38 -2.06 -5.71 -5.69 -5.18 -4.53

702 Komunikasi dan Pengiriman 0.00 0.00 0.00 -0.20 -0.43 -0.21 0.00 0.16 0.00

703 Sarana & Penunjang Transport 0.00 0.00 0.00 0.13 0.50 2.33 1.08 0.51 0.51

704 Jasa Keuangan 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00

Lampiran 2

Tabel 4. Inflasi Tahun Kalender 8 Kota dan Jawa Timur

Kelompok dan Sub Kelompok Jenis Barang/ Jasa

(13)

Bulan Januari 2015

Jbr. Bwg. Smnp. Kdr. Mlg. Prob. Mdn. Sby Jatim

000 UMUM 5.96 6.06 6.91 5.92 7.37 5.57 6.44 7.08 6.86

4.49

5.05 4.63 4.60 5.88 3.51 4.39 4.50

100BAHAN MAKANAN 4.86 2.44 5.70 3.11 5.35 5.42 5.83 7.08 6.02

101Padi-2an, umbi-2an & hsl-nya 10.70 6.94 2.74 6.87 9.00 9.40 13.26 8.45 8.58

102 Daging & hasilnya 8.84 17.38 5.63 7.69 4.91 2.54 1.94 7.31 7.12

103 Ikan Segar 2.37 7.86 11.92 7.07 8.80 7.18 12.88 12.17 10.23

104 Ikan Diawetkan 14.84 -19.49 1.17 -12.59 6.41 -2.82 10.86 21.28 11.72

105 Telur, Susu dan hsl-nya 7.10 18.54 15.32 9.24 11.28 15.50 11.20 13.50 12.73

106 Sayur-2an 4.09 5.17 -3.32 -7.44 -9.97 7.42 -4.27 5.85 1.89

107 Kacang-2an -5.81 5.91 6.04 4.77 7.46 12.47 0.35 2.00 3.42

108 Buah-2an -1.92 0.78 20.08 4.87 4.39 3.92 3.08 -1.36 0.92

109 Bumbu-2an -10.56 -27.36 3.13 -7.00 3.99 -15.93 -1.87 -4.18 -5.33

110 Lemak dan Minyak 8.73 12.04 -3.16 2.32 0.73 5.63 0.83 7.59 5.81

111 Bahan makanan lainnya 7.34 7.66 9.94 9.40 7.13 12.69 10.40 5.90 7.03

200MAK. JADI, MIN., Rokok 8.20 5.37 13.74 8.11 8.46 4.20 6.30 9.72 8.82

201 Makanan Jadi 7.01 8.43 19.34 9.21 9.67 3.50 4.93 11.08 9.98

202 Minuman yang tdk beralkohol 6.17 -1.87 0.67 4.68 4.60 3.71 5.07 7.36 5.80

203 Tembakau dan Min. beralkohol 12.48 3.57 10.29 9.47 8.49 6.91 12.13 7.61 8.19

300PERUMAHAN 5.41 8.06 6.99 6.76 6.29 7.10 8.22 7.79 7.30

301 Biaya tempat tinggal 4.10 3.87 5.14 5.85 4.94 4.42 5.78 5.87 5.41

302Bhn bakar, Penerangan & Air 9.58 11.29 10.22 10.22 12.09 11.12 15.75 13.77 12.77

303 Perlengkapan rumahtangga 1.06 14.93 6.72 5.28 3.50 8.62 3.32 9.34 7.52 304 Penyelenggaraan rumahtangga 6.12 6.68 7.38 5.23 5.99 3.75 6.40 4.47 5.10 400SANDANG 2.71 8.53 4.41 5.40 3.77 7.96 3.15 3.85 4.25 401 Sandang laki-laki 4.22 4.48 5.46 10.56 3.26 13.71 2.17 4.89 5.11 402 Sandang Wanita 4.25 4.87 3.17 3.99 5.04 7.44 4.94 3.39 4.04 403 Sandang anak-anak 1.04 9.79 5.64 2.99 7.17 4.62 1.57 7.00 6.27

404 Barng Pribadi & sandang lainnya 0.63 12.36 3.90 3.81 -0.02 6.66 3.98 1.63 2.32

500KESEHATAN 15.51 5.08 6.21 7.27 6.77 5.08 6.37 7.62 7.62

501 Jasa Kesehatan 8.66 1.28 4.13 1.17 4.14 0.16 6.15 5.14 4.58

502 Obat-Obatan 7.65 3.76 11.08 10.69 5.11 8.96 5.13 9.37 8.17

503 Jasa Perawatan Jasmani 74.21 13.21 0.00 3.30 18.19 14.83 2.16 4.27 11.51

504 Perawatan Jasmani & Kosmetik 10.74 7.31 7.19 9.97 8.22 5.36 8.34 9.08 8.77

600PEND. REKREASI & O.R. 2.48 5.70 3.83 3.96 2.98 3.42 5.82 3.75 3.72

601 Jasa Pendidikan 4.42 9.89 5.08 3.70 2.71 2.10 5.80 4.28 4.24

602 Kursus-Kursus / Pelatihan 1.76 8.65 1.78 3.78 3.63 16.93 6.58 4.09 4.63

603Perlengkapan/Peralatan Pendd. 0.76 3.99 5.47 4.36 2.40 4.92 5.74 2.77 3.00

604 Rekreasi 0.47 1.96 2.07 4.57 3.53 3.80 6.14 3.62 3.44

605 Olahraga 1.02 1.47 1.73 2.26 7.31 3.03 2.23 3.72 3.87

700TRANS, KOM & JASA KEU. 6.35 10.02 5.46 6.61 13.12 5.86 6.29 6.38 7.79

701 Transport 8.57 12.87 8.33 8.73 18.29 9.89 9.61 9.49 11.21

702 Komunikasi dan Pengiriman 0.00 -1.36 0.10 -0.95 -0.36 -7.91 -0.24 -0.17 -0.57

703 Sarana & Penunjang Transport 1.06 3.78 0.29 4.13 4.02 2.85 1.36 2.26 2.63

Lampiran 3

Tabel 5. Year on Year Inflasi 8 Kota dan Jawa Timur

Kelompok dan Sub Kelompok Jenis Barang/ Jasa

(14)

Bulan Januari 2015

Jbr. Bwg. Smnp. Kdr. Mlg. Prob. Mdn. Sby Jatim

000 UMUM -0.24 0.08 -0.27 -0.19 0.04 -0.20 -0.05 0.41 0.20

100BAHAN MAKANAN 0.35 -0.30 0.13 0.18 0.03 0.32 0.12 0.41 0.27

101Padi-2an, umbi-2an & hsl-nya 0.14 0.08 0.10 0.13 0.03 0.01 0.07 0.09 0.08

102 Daging & hasilnya 0.19 0.14 0.27 0.11 0.12 0.14 0.07 0.13 0.13

103 Ikan Segar 0.00 -0.09 -0.16 0.02 0.03 0.04 0.03 0.03 0.02

104 Ikan Diawetkan 0.02 0.03 -0.01 -0.04 -0.02 -0.01 -0.02 0.05 0.03

105 Telur, Susu dan hsl-nya 0.06 0.11 0.12 0.10 0.09 0.11 0.07 0.13 0.11

106 Sayur-2an 0.06 0.13 0.07 -0.01 0.01 0.06 0.07 0.06 0.05

107 Kacang-2an 0.03 0.01 0.01 0.02 0.01 -0.01 0.00 0.00 0.01

108 Buah-2an 0.00 -0.02 -0.01 0.13 0.02 0.01 0.06 0.04 0.03

109 Bumbu-2an -0.16 -0.72 -0.26 -0.27 -0.26 -0.03 -0.22 -0.14 -0.20

110 Lemak dan Minyak 0.00 0.03 0.00 0.00 0.00 -0.01 -0.03 0.01 0.00

111 Bahan makanan lainnya 0.00 0.01 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00

200MAK. JADI, MIN., Rokok 0.17 0.05 0.00 0.11 0.09 0.05 0.12 0.14 0.12

201 Makanan Jadi 0.10 0.02 0.00 0.05 0.01 0.01 0.09 0.12 0.08

202 Minuman yang tdk beralkohol 0.01 0.01 0.00 0.05 0.03 0.03 0.00 0.02 0.02

203Tembakau dan Min. beralkohol 0.07 0.02 0.00 0.02 0.05 0.02 0.03 0.01 0.02

300PERUMAHAN 0.03 0.33 0.11 0.31 0.17 0.05 0.26 0.32 0.26

301 Biaya tempat tinggal 0.01 0.10 0.01 0.29 0.07 0.03 0.18 0.23 0.17

302Bhn bakar, Penerangan & Air 0.02 0.04 0.05 -0.02 0.05 0.01 0.05 0.03 0.03

303 Perlengkapan rumahtangga 0.00 0.18 0.04 0.01 0.01 0.01 0.01 0.04 0.03 304Penyelenggaraan rumahtangga 0.00 0.01 0.00 0.03 0.05 0.00 0.02 0.03 0.03 400SANDANG 0.12 0.10 0.09 0.04 0.03 0.14 0.05 0.08 0.07 401 Sandang laki-laki 0.03 0.00 0.01 0.00 0.01 0.01 0.00 0.00 0.00 402 Sandang Wanita 0.03 0.00 0.01 0.00 0.00 0.01 0.00 0.00 0.00 403 Sandang anak-anak 0.00 0.00 0.00 0.01 0.01 0.00 0.01 0.00 0.00

404Barng Pribadi & sandang lainnya 0.06 0.10 0.06 0.03 0.02 0.11 0.04 0.07 0.06

500KESEHATAN 0.19 0.03 0.00 0.03 0.02 0.05 0.09 0.06 0.05

501 Jasa Kesehatan 0.07 0.01 0.00 0.00 0.00 0.00 0.07 0.02 0.02

502 Obat-Obatan 0.00 0.00 0.00 0.01 0.01 0.05 0.00 0.01 0.01

503 Jasa Perawatan Jasmani 0.06 0.00 0.00 0.00 0.01 0.00 0.00 0.00 0.01

504Perawatan Jasmani & Kosmetik 0.05 0.02 0.00 0.01 0.01 0.00 0.01 0.01 0.01

600PEND. REKREASI & O.R. 0.00 0.15 -0.01 0.02 0.01 0.02 0.01 0.01 0.02

601 Jasa Pendidikan 0.00 0.14 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.01

602 Kursus-Kursus / Pelatihan 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00

603Perlengkapan/Peralatan Pendd. 0.00 0.00 0.00 0.01 0.01 0.00 0.00 0.00 0.00

604 Rekreasi 0.00 0.00 -0.01 0.01 0.00 0.01 0.00 0.00 0.00

605 Olahraga 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00

700TRANS, KOM & JASA KEU. -1.10 -0.27 -0.60 -0.87 -0.32 -0.83 -0.68 -0.60 -0.59

701 Transport -1.10 -0.27 -0.60 -0.87 -0.32 -0.86 -0.70 -0.62 -0.60

702 Komunikasi dan Pengiriman 0.00 0.00 0.00 -0.01 -0.02 -0.01 0.00 0.01 0.00

703Sarana & Penunjang Transport 0.00 0.00 0.00 0.00 0.01 0.04 0.02 0.01 0.01

Lampiran 4

Tabel 6. Sumbangan Kelompok Pengeluaran 8 Kota dan Jawa Timur

Kelompok dan Sub Kelompok Jenis Barang/ Jasa

(15)

(1) (2) (4) (1) (2) (4)

09. KAB. JEMBER 10. KAB. BANYUWANGI

1 DAGING AYAM RAS 14.76 0.2037 1 TARIF KERETA API 180.00 0.63

2 BERAS 2.57 0.1316 2 DAGING AYAM RAS 8.94 0.15

3 TARIF KERETA API 88.75 0.1114 3 KASUR 35.52 0.11

4 TARIF RUMAH SAKIT 6.67 0.0691 4 EMAS PERHIASAN 3.77 0.10

5 WORTEL 44.54 0.0637 5 BERAS 1.18 0.08

6 TELUR AYAM RAS 6.42 0.0600 6 WORTEL 33.88 0.07

7 EMAS PERHIASAN 6.67 0.0589 7 SEMEN 8.47 0.07

8 JERUK 12.65 0.0495 8 SUSU BUBUK 15.48 0.06

9 ROKOK KRETEK 2.73 0.0346 9 CUMI-CUMI 9.99 0.06

10 TOMAT SAYUR 12.50 0.0341 10 TOMAT SAYUR 48.27 0.06

29. KAB. SUMENEP 71. KOTA KEDIRI

1 DAGING SAPI 11.15 0.1899 1 TARIF KERETA API 85.39 0.2265

2 TELUR AYAM RAS 14.91 0.1186 2 TUKANG BUKAN MANDOR 10.81 0.2056

3 BERAS 1.80 0.1094 3 BERAS 2.94 0.1283

4 DAUN BAWANG 27.50 0.0621 4 DAGING AYAM RAS 7.63 0.0984

5 EMAS PERHIASAN 4.58 0.0571 5 TELUR AYAM RAS 13.94 0.0898

6 SEPEDA MOTOR 1.87 0.0486 6 SEWA RUMAH 2.82 0.0669

7 DAGING AYAM RAS 5.09 0.0486 7 MELON 40.72 0.0545

8 BAHAN BAKAR RUMAH TANGGA 2.08 0.0457 8 MOBIL 1.63 0.0471

9 WORTEL 39.84 0.0365 9 BAWANG MERAH 10.23 0.0402

10 BAWANG MERAH 8.17 0.0331 10 JERUK 9.90 0.0386

73. KOTA MALANG 74. KOTA PROBOLINGGO

1 ANGKUTAN UDARA 21.68 0.5591 1 EMAS PERHIASAN 7.54 0.1124

2 TARIF KERETA API 42.45 0.1297 2 TELUR AYAM RAS 14.90 0.1109

3 DAGING AYAM RAS 10.26 0.1091 3 TARIF KERETA API 83.33 0.1083

4 TELUR AYAM RAS 12.89 0.0897 4 DAGING AYAM RAS 10.29 0.0784

5 SEWA RUMAH 3.68 0.0680 5 RAMPELA HATI AYAM 10.55 0.0616

6 BAHAN BAKAR RUMAH TANGGA 2.65 0.0442 6 BAWANG MERAH 20.80 0.0537

7 UPAH PEMBANTU RT 2.99 0.0406 7 OBAT DENGAN RESEP 9.00 0.0478

8 ROKOK KRETEK 2.81 0.0260 8 WORTEL 53.66 0.0438

9 ROKOK KRETEK FILTER 1.52 0.0243 9 TARIF PARKIR 33.35 0.0363

10 WORTEL 33.60 0.0236 10 KEMBUNG/GEMBUNG/BANYAR/GEMBOLO/ASO-ASO 9.50 0.0296 Persentase perubahan harga Sumbangan inflasi (3) (3) Lampiran 5

Tabel 7. Komoditi Penyumbang Inflasi Terbesar 8 Kota dan Jawa Timur

Bulan Januari 2015 No Jenis Komoditi/Barang Persentase perubahan harga Sumbangan

(16)

Lanjutan

(1) (2) (4) (1) (2) (4)

77. KOTA MADIUN 78. KOTA SURABAYA

1 TARIF KERETA API 23.59 0.1186 1 TUKANG BUKAN MANDOR 9.70 0.1703

2 SEWA RUMAH 7.53 0.1130 2 TELUR AYAM RAS 13.92 0.1267

3 BERAS 1.79 0.0736 3 ANGKUTAN UDARA 15.00 0.1047

4 DAGING AYAM RAS 5.10 0.0697 4 DAGING AYAM RAS 9.92 0.0993

5 TARIF RUMAH SAKIT 7.21 0.0670 5 BERAS 1.99 0.0921

6 TELUR AYAM RAS 9.02 0.0645 6 EMAS PERHIASAN 5.11 0.0708

7 KERUPUK UDANG 6.21 0.0514 7 TARIF KERETA API 16.94 0.0663

8 WORTEL 31.44 0.0360 8 SEWA RUMAH 2.00 0.0618

9 BAHAN BAKAR RUMAH TANGGA 1.87 0.0358 9 WORTEL 49.65 0.0521

10 EMAS PERHIASAN 6.75 0.0345 10 TONGKOL PINDANG 16.59 0.0350

PROVINSI JAWA TIMUR

1 ANGKUTAN UDARA 14.19 0.1518

2 TARIF KERETA API 41.98 0.1219

3 DAGING AYAM RAS 9.83 0.1075

4 TELUR AYAM RAS 12.97 0.1065

5 TUKANG BUKAN MANDOR 6.03 0.1064

6 BERAS 1.71 0.0799 7 EMAS PERHIASAN 4.75 0.0598 8 SEWA RUMAH 2.19 0.0541 9 WORTEL 44.36 0.0468 10 UPAH PEMBANTU RT 1.27 0.0198 No Jenis Komoditi/Barang Persentase perubahan harga Sumbangan inflasi (3) (3) Lampiran 6

Tabel 7. Komoditi Penyumbang Inflasi Terbesar 8 Kota dan Jawa Timur

No Jenis Komoditi/Barang Persentase perubahan harga Sumbangan inflasi

(17)

(1) (2) (4) (1) (2) (4)

09. KAB. JEMBER 10. KAB. BANYUWANGI

1 BENSIN -15.65 -1.1844 1 BENSIN -15.23 -0.7965

2 CABAI RAWIT -34.61 -0.1342 2 CABAI RAWIT -24.72 -0.4405

3 CABAI MERAH -20.67 -0.0367 3 CABAI MERAH -38.77 -0.2332

4 KACANG PANJANG -7.04 -0.0301 4 LAMURU -18.23 -0.1073

5 APEL -7.67 -0.0257 5 ANGKUTAN UDARA -18.25 -0.0948

6 SOLAR -8.08 -0.0223 6 BAWANG MERAH -12.13 -0.0597

7 BUNCIS -42.35 -0.0208 7 NANGKA MUDA -27.60 -0.0562

8 KETIMUN -12.75 -0.0107 8 TONGKOL/AMBU-AMBU -3.74 -0.0544

9 UDANG BASAH -1.61 -0.0097 9 APEL -16.81 -0.0523

10 PENGHARUM/PELEMBUT CUCIAN -4.94 -0.0073 10 SOLAR -8.08 -0.0414

29. KAB. SUMENEP 71. KOTA KEDIRI

1 BENSIN -15.20 -0.6172 1 BENSIN -15.45 -1.1194

2 CABAI MERAH -36.37 -0.2170 2 CABAI MERAH -46.89 -0.1868

3 CABAI RAWIT -26.47 -0.1000 3 CABAI RAWIT -36.85 -0.1236

4 UDANG BASAH -7.92 -0.0483 4 PINDANG ASIN -13.80 -0.0397

5 CUMI-CUMI -12.17 -0.0394 5 BAHAN BAKAR RUMAH TANGGA -1.45 -0.0312

6 APEL -10.53 -0.0313 6 KACANG PANJANG -9.39 -0.0289

7 CAKALANG/SISIK -12.11 -0.0254 7 SOLAR -8.08 -0.0280

8 TONGKOL/AMBU-AMBU -5.17 -0.0208 8 BATU BATA/BATU TELA -4.57 -0.0252

9 BAYAM -13.95 -0.0204 9 SEMEN -2.47 -0.0193

10 TENGGIRI -11.18 -0.0159 10 ANGKUTAN ANTAR KOTA -1.98 -0.0169

73. KOTA MALANG 74. KOTA PROBOLINGGO

1 BENSIN -15.31 -0.9279 1 BENSIN -15.17 -0.8718

2 CABAI MERAH -52.90 -0.2652 2 SOLAR -8.08 -0.1134

3 ANGKUTAN DALAM KOTA -3.23 -0.0785 3 CABAI MERAH -23.89 -0.0680

4 SEMEN -1.37 -0.0372 4 CABAI RAWIT -22.61 -0.0281

5 TONGKOL PINDANG -6.43 -0.0240 5 DAGING SAPI -1.71 -0.0244

6 TELEPON SELULER -2.49 -0.0160 6 KELAPA -8.91 -0.0159

7 BAYAM -19.43 -0.0140 7 TEMPE -1.52 -0.0117

8 TAUGE/KECAMBAH -10.31 -0.0119 8 JERUK -2.08 -0.0106

9 SOLAR -8.08 -0.0087 9 ANGKUTAN ANTAR KOTA -0.95 -0.0098

10 TARIP KENDARAAN TRAVEL -7.41 -0.0079 10 BUNCIS -26.59 -0.0094

(3) (3)

Lampiran 7

Tabel 8. Komoditi Penyumbang Deflasi Terbesar 8 Kota dan Jawa Timur

Bulan Januari 2015 No Jenis Komoditi/Barang Persentase perubahan harga Sumbangan

inflasi No Jenis Komoditi/Barang

Persentase perubahan

harga

Sumbangan inflasi

(18)

Lanjutan

(1) (2) (4) (1) (2) (4)

77. KOTA MADIUN 78. KOTA SURABAYA

1 BENSIN -15.33 -0.7858 1 BENSIN -15.80 -0.7678

2 CABAI RAWIT -25.81 -0.1661 2 CABAI MERAH -52.65 -0.1213

3 CABAI MERAH -37.44 -0.0649 3 SOLAR -8.08 -0.0236

4 SOLAR -8.08 -0.0258 4 CABAI RAWIT -7.26 -0.0223

5 MINYAK GORENG -2.11 -0.0247 5 BANDENG/BOLU -4.59 -0.0155

6 SEMEN -1.76 -0.0233 6 BAYAM -14.64 -0.0140

7 ANGKUTAN DALAM KOTA -2.85 -0.0233 7 ANGKUTAN DALAM KOTA -1.29 -0.0133

8 GULA PASIR -2.77 -0.0150 8 KANGKUNG -10.46 -0.0090

9 BANDENG PRESTO -6.58 -0.0121 9 SEMEN -0.76 -0.0082

10 KETIMUN -26.40 -0.0079 10 KOMPUTER TABLET -2.96 -0.0051

PROVINSI JAWA TIMUR

1 BENSIN -15.60 -0.8443

2 CABAI MERAH -47.58 -0.1491

3 CABAI RAWIT -11.78 -0.0604

4 SOLAR -8.08 -0.0255

5 ANGKUTAN DALAM KOTA -1.46 -0.0215

6 BAYAM -12.63 -0.0110 7 BANDENG/BOLU -2.80 -0.0090 8 SEMEN -0.31 -0.0086 9 LAMURU -18.23 -0.0059 10 BUNCIS -14.67 -0.0050 Lampiran 8

Tabel 8. Komoditi Penyumbang Deflasi Terbesar 8 Kota dan Jawa Timur

No Jenis Komoditi/Barang

Persentase perubahan

harga

Sumbangan

inflasi No Jenis Komoditi/Barang

Persentase perubahan harga Sumbangan inflasi (3) (3)

(19)

Bulan Januari 2015

Des'14 Jan'15 Des'14 Jan'15

1 MEULABOH 120.56 120.41 -0.12 47 TANGERANG 124.82 124.25 -0.46

2 BANDA ACEH 114.84 114.95 0.10 48 CILEGON 120.92 121.14 0.18

3 LHOKSEUMAWE 115.49 116.00 0.44 49 SERANG 123.07 122.78 -0.24

4 SIBOLGA 119.40 120.13 0.61 50 SINGARAJA 125.47 124.71 -0.61

5 PEMATANG SIANTAR 121.97 121.23 -0.61 51 DENPASAR 116.44 116.35 -0.08

6 MEDAN 120.69 120.27 -0.35 52 MATARAM 117.47 118.00 0.45 7 PADANGSIDIMPUAN 118.26 117.90 -0.30 53 BIMA 120.28 120.98 0.58 8 PADANG 126.03 123.54 -1.98 54 MAUMERE 113.20 113.78 0.51 9 BUKITTINGGI 118.22 117.76 -0.39 55 KUPANG 120.06 120.81 0.62 10 TEMBILAHAN 124.06 123.83 -0.19 56 PONTIANAK 122.22 123.67 1.19 11 PEKANBARU 119.56 118.73 -0.69 57 SINGKAWANG 117.67 118.73 0.90 12 DUMAI 119.60 119.16 -0.37 58 SAMPIT 117.23 117.94 0.61 13 BUNGO 119.06 118.43 -0.53 59 PALANGKARAYA 116.16 117.08 0.79 14 JAMBI 120.04 118.97 -0.89 60 TANJUNG 116.93 117.46 0.45 15 PALEMBANG 116.96 115.61 -1.15 61 BANJARMASIN 115.97 116.15 0.16 16 LUBUKLINGGAU 116.47 115.17 -1.12 62 BALIKPAPAN 118.92 120.93 1.69 17 BENGKULU 124.55 123.53 -0.82 63 SAMARINDA 120.19 120.90 0.59

18 BANDAR LAMPUNG 118.40 117.65 -0.63 64 TARAKAN 126.63 127.07 0.35

19 METRO 126.89 126.67 -0.17 65 MANADO 118.61 117.77 -0.71

20 TANJUNG PANDAN 126.82 128.58 1.39 66 PALU 120.21 120.35 0.12

21 PANGKAL PINANG 118.26 119.38 0.95 67 BULUKUMBA 125.61 125.47 -0.11

22 BATAM 117.01 116.53 -0.41 68 WATAMPONE 117.35 115.86 -1.27

23 TANJUNG PINANG 119.33 119.56 0.19 69 MAKASSAR 116.50 116.43 -0.06

24 DKI JAKARTA 119.41 118.92 -0.41 70 PARE-PARE 117.71 117.25 -0.39

25 BOGOR 118.49 117.05 -1.22 71 PALOPO 116.54 116.18 -0.31 26 SUKABUMI 119.34 118.85 -0.41 72 KENDARI 116.16 115.05 -0.96 27 BANDUNG 117.11 117.05 -0.05 73 BAU-BAU 121.89 122.28 0.32 28 CIREBON 117.11 116.96 -0.13 74 GORONTALO 115.26 113.80 -1.27 29 BEKASI 117.49 117.29 -0.17 75 MAMUJU 116.85 117.01 0.14 30 DEPOK 118.97 118.13 -0.71 76 AMBON 115.04 117.77 2.37 31 TASIKMALAYA 116.97 116.62 -0.30 77 TUAL 125.34 126.58 0.99 32 CILACAP 121.18 120.87 -0.26 78 TERNATE 122.30 121.63 -0.55 33 PURWOKERTO 117.36 117.21 -0.13 79 MANOKWARI 112.58 112.46 -0.11 34 KUDUS 124.16 123.71 -0.36 80 SORONG 116.04 116.24 0.17 35 SURAKARTA 116.84 116.61 -0.20 81 MERAUKE 123.90 126.04 1.73 36 SEMARANG 118.73 118.16 -0.48 82 JAYAPURA 120.20 119.69 -0.42 37 TEGAL 114.73 114.62 -0.10 38 YOGYAKARTA 116.84 116.99 0.13 39 JEMBER 117.52 117.24 -0.24 40 BANYUWANGI 117.67 117.77 0.08 41 SUMENEP 117.30 116.98 -0.27 42 KEDIRI 118.96 118.73 -0.19 43 MALANG 119.16 119.21 0.04 44 PROBOLINGGO 118.72 118.48 -0.20 45 MADIUN 116.83 116.77 -0.05 46 SURABAYA 117.81 118.29 0.41 118.07 118.31 0.20

No. Kota IHK Inflasi (%)

JAWA TIMUR

Lampiran 9

Tabel 9. Inflasi 82 Kota di Indonesia Bulan Januari 2015 (Tahun Dasar 2012 = 100)

No. Kota IHK Inflasi (%)

Kota di Jawa Timur yang mengalami Inflasi tertinggi :

Surabaya (0.41%)

5 Kota Yang Mengalami Deflasi Tertinggi 2015 :

1. Padang (-1.98%) 2. Watampone (-1.27%)

3. Gorontalo (-1.27%) 4. Bogor (-1.22%) 5 Kota Yang Mengalami

Inflasi Tertinggi Januari 2015 : 1. Ambon (2.37%) 2. Merauke (1.73%) 3. Balikpapan (1.69%) 4. Tanjung Pandan (1,39%)

Gambar

Tabel 3.  Inflasi 8 Kota dan Jawa Timur
Tabel 4.  Inflasi Tahun Kalender 8 Kota dan Jawa Timur
Tabel 5.  Year on Year Inflasi 8 Kota dan Jawa Timur
Tabel 6.  Sumbangan Kelompok Pengeluaran 8 Kota dan Jawa Timur
+6

Referensi

Dokumen terkait

(1) Atas surat permohonan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 36, Kepala Dinas atau Kepala Suku Dinas bersama-sama dengan penyelenggara pendidikan membentuk Tim Evaluasi Penutupan

Dalam dunia keperawatan, masyarakat secara umum masih memandang profesi keperawatan sebagai profesi asistensi dokter atau perkerja sosial yang sifatnya membantu orang sakit

Outcome : Jumlah masyarakat di pelaku usaha tenun dan batik warna alam di Kota Pekalongan yang mengikuti dan memahami tentang peningkatan kemampuan

Cara Produksi Makanan yang Baik (CPMB) atau lebih dikenal dengan istilah GMP dalam industri, merupakan suatu pedoman cara memproduksi makanan dengan tujuan

Ketika saham diminati oleh investor berarti saham tersebut aktif ditransaksikan di pasar modal atau memiliki volume perdagangan yang tinggi dapat menurunkan nilai

Bank Panin Cabang Tropodo harus mempertahankan inerja pemenuhan kebutuhan nasabah akan nilai manfaat pada relationship value yaitu manfaat ekonomi (kesesuaian antara

Keuangan Badan Layanan Umum (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 48, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4502) sebagaimana telah

Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam 2 siklus, yang terdiri dari lima kegiatan yaitu: (1) Planning , dilakukan untuk mengidentifikasi masalah dan