• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGARUH PEMBERIAN UPAH DAN INSENTIF TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA PEGAWAI KANTOR BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH PROVINSI SULAWESI UTARA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PENGARUH PEMBERIAN UPAH DAN INSENTIF TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA PEGAWAI KANTOR BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH PROVINSI SULAWESI UTARA"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 1. Kerangka Konsep Penelitian
Tabel 1. Uji Validitas dan Reliabilitas
Gambar    diatas  menunjukkan  bahwa  grafik  Normal  P-P  of  Regression  Standardized  Residual  menggambarkan  penyebaran  data  di  sekitar  garis  diagonal  dan  penyebarannya  mengikuti  arah  garis  diagonal  grafik tersebut, maka model regresi yang
Tabel 5. Uji F

Referensi

Dokumen terkait

Selain itu, finansial insentif merupakan faktor yang dominan berpengaruh secara langsung terhadap produktivitas kerja karyawan, sebab tujuan utama pemberian finansial insentif

Perumusan masalah dalam penelitian ini adalah sejauhmana pengaruh pelaksanaan pemberian insentif yang terdiri dari finansial dan non finansial terhadap motivasi kerja pegawai

penggajian dapat dimengerti oleh karyawan dan pemberian insentif yang tepat, maka produktivitas kerja karyawan akan meningkat.. Namun sebaliknya, jika pemberian insentif yang

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pendidikan, pelatihan dan disiplin kerja terhadap kinerja pegawai di Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Sulawesi Utara..

Hasil menyatakan bahwa etos kerja berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja pegawai di Badan Penanggulangan Bencana Kota Palu. Kemampuan untuk

Pengaruh Disiplin Kerja Terhadap Produktivitas Kerja Berdasarkan hasil pengujian statistik menunjukkan bahwa variabel disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan

Dari tabel di atas dapat diketahui secara keseluruhan jawaban responden atas pertanyaan-pertanyaan pada variabel kinerja pegawai bahwa responden pegawai di

Hasil penelitian Nilai korelasi antara variabel insentif x dan variabel produktivitas kerja y sebesar 0,435, dengan jumlah sampel sebesar 55 responden, menunjukkan korelasi yang positif