V GAMBARAN UMUM BANK DANAMON INDONESIA
Bank Danamon Indonesia didirikan pada tanggal 30 September 1958 di Jakarta, pada awalnya bank tersebut bernama PT Bank Kopra Inonesia yang selajutnya berubah menjadi Bank Persatuan Nasional pada tahun 1960 dan akhirnya pada tahun 1976 menjadi PT Bank Danamon, yang merupakan singkatan dari ‘dana moneter’. Bank Danamon Indonesia terletak berpusat di jalan Jalan Prof Dr Satrio kav EIV, No 6 Mega Kuningan, Jakarta.
Visi BDI adalah “Menjadibank swasta yang peduli dan membantu jutaan orang untuk mencapai kesejahteraan, sedangkan misinya betekad untuk menjadi lembaga yang terpusat pada nasabah yang dapat melayani semua segmen dengan menawarkan nilai yang unik untuk masing-masing segmen, berdasarkan keunggulan penjualan dan pelayanan.
Tata Nilai BDI adalah : a. Peduli
Memiliki perhatian yang tulus terhadap kebaikan dan kemajuan sesama. b. Jujur
Memegang kebenaran terhadap diri kita sendiri dan orang lain tanpa ada yang disembunyikan.
c. Mengupayakan yang terbaik
Mencari data yang lebih baik dalam bekerja dan mempertimbangkan resiko yang ada tanpa mengorbankan ketangguhan perusahaan.
d. Kerjasama
Meraih hasil yang lebih baik sebagai sebuah tim melalui kekuatan dari adanya kebersamaan.
e. Profesionalisme yang disiplin
Bebas bertindak dengan menunjang standar dan etika profesi.
Berdasarkan dari visi dan misi BDI, maka BDI telah memiliki tujuan yang jelas yaitu membantu jutaan orang untuk mencapai kesejahteraan dengan berbagai segmen.
Secara garis besar, bidang usaha yang dijalankan DSP terbagai atas bidang usaha simpanan, pinjaman, dan usaha jasa bank lainnya.
1. Bidang Simpanan
Meliputi Tabungan Tabunganku, Tabungan Sipintar, dan Deposito 2. Bidang Pinjaman
Meliputi Kredit Kendaraan bermotor, Kredit Kepemilikan Rumah, Kredit Pasar Modal, Kredit Solusi Modal, Kredit Tanpa Anggunan, Kredit profesi, Kredit Karyawan berpenghasilan tetap.
3. Usaha Jasa Bank
Meliputi transfer, inkaso, safe deposit box, automatic teller machine (ATM), kliring, selain itu jasa bank lainnya meliputi penerimaan setoran tagihan telpon dan listrik, pembayaran pajak bumi dan bangunan dan pelayanan Pegadaian.
5.1. Danamon Simpan Pinjam (DSP) Unit Citeureup
Divisi yang dikenal dengan DSP (Danamon Simpan Pinjam) merupakan salah satu Divisi SEMM (Self Employee Mass Market), dibentuk sejak tahun 2004 tujuannya untuk mendukung perkembangan usaha skala usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), Dsp Unit Citeureup dibuka pada tahun 2004 yang lokasinya cukup stategis dekat pasar, tepatnya di Jalan Raya Mayor Oking No 23 Citeureup, Kabupaten Bogor. Kegiatan utamanya yakni menyalurkan kredit kepada para pengusaha mikro, kecil dan menegah (UMKM).
DSP Unit Citeureup dipimpin oleh seorang Unit Manager (UM) yang membawahi, Credit Officer, Account Officer, Operational Officer danTeller, Hal ini dapat dilihat pada Lampiran 1. Masing – masing bagian memiliki tugas dan wewenang yang berbeda antara satu dan yang lainnya, sebagai berikut :
1. Unit Manager/Manajer
Unit Manager bertanggung jawab terhadap perencanaan pemberian kredit dan pengelolaan biaya guna memastikan pencapaian target dan profit unitnya, selain itu Unit Manager harus mampu mengelola Account Officer untuk membantu dalam mencapai target pencairan kredit baik terhadap nasabah baru maupun yang sudah menjadi nasabah dengan menjaga kualitas kredit dan
memastikan disiplin proses kerja baik salam sales ataupun operasional. Dengan kata lain Unit Manager berperan sebagai Traffic Control di Pasar Modal Unit Citeureup terhadap aspek –aspek yang ada antara lain adalah :
a. Aspek Financial
Melakukan perencanaan penjualan dan pengelolaan biaya guna pencapaian target untuk menpatkan profit di unitnya.
b. Aspek Penjualan
Mengelola Account Officer/ marketing untuk mencapai target pencairan kredit dengan menjaga kualitas kredit, memastikan disiplin proses penjualan yang sesuai degan kebijakan kredit yang ada.
c. Aspek Kredit
Melakukan monitoring dan pembinaan untuk inisiasi kredit sesuai dengan kebijakan kredit yang berlaku. Memberikan rekomendasi persetujuan kredit sesuai limit BUMK, bertanggung jawab atas kualitas kredit di unitnya.
d. Aspek Operasional
Melakukan Monitoring dan pembinaaaan terhadapOperational Officer
(OO) dan teller dalam menjalankan prosedur operasional yang sesuai dengan sistem dan prosedur yang berlaku, bertanggung jawab atas infrastruktur unit dan pemeliharaannya, bertanggung jawab atas penyediaan laporan yang kurat dan memantau jalannya collection/ penagihan.
e. Aspek Sumber Daya Manusia
Melakukan pembinaan terhadap karyawan untuk mendukung pencapaian tarhet
2. Credit Officer/Analis Kredit
Credit Officer bertugas untuk memproses aplikasi yang diberikan oleh
Account Officer (AO), mensurvei nasabah yang sudah ada form Aplikasi Pinjaman (FAP), melakukan proses input data dokumen kredit, memeriksa kelengkapan untuk pencairan kredit baik itu jaminan maupun datanya sesuai dengan kebijakan kredit. Membuat rekomendasi dan memberikan persetujuan, mempersiapkan dokumen untuk pengikatan kredit dan proses pencairan kredit
serta memonitoring nasabah yang sudah terealisasi kreditnya agar lancar pembayarannya.
3. Account Officer/marketing
Account Officer bertugas untuk mencari nasabah baik funding/ Simpanan maupunlending/ pinjaman serta memberikan penjelasan bagi kelengkapan kredit, selain itu juga mementain nasabah yang sudah terealisasi pinjamannya maupun yang sedang dalam proses pengajuan serta collection bagi account-account yang sudah menjadi nasabahnya.
4. Operational Officer/ Operasional
Operasional Officerbertugas untuk melakukan pembinaan dan monitoring kepada teller dan operation dalam menjalankan prosedur operasional sesuai dengan system dan prosedur yang berlaku, serta bertaggung jawab atas penyediaan laporan yang akurat berkala dan bertanggung jawab atas audit dan temuan operasional lainnya.
5. Teller
Teller bertugas untuk melakukan kegiatan transaksi tunai maupun non tunai yang meliputi setoran, penarikan, transfer, pembukaan rekening dan Cash pick Up terhadap nasabah. Adapun transaksi yang dilakukan oleh teller adalah penerimaan setoran tabungan, penerimaan setoran pinjaman, dan pengambilan dana jemput ke setia rumah dalam tiap harinya.
Produk utama yang ditawarkan oleh DSP unit Citeureup adalah Simpanan Tabunganku, Tabungan si pintar, Pinjaman Dana Pinjaman 50 (DP 50), Dana Pinjaman 200 (DP 200), Dana Siaga, dan Dana Talangan. Simpanan Tabunganku merupakan salah satu produk unggulan unit dimana produk simpanan ini dijamin oleh LPS (Lembaga Penjamin Simpanan), Simpanan tabunganku bertujuan menumbuhkan budaya menabung dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Tabunganku ini merupakan tabungan perorangan dengan berbagai kemudahan yang antara lain yaitu setoran awal pembukaan rekening ringan yaitu hanya Rp. 20.000,-(dua puluh ribu rupiah), tanpa biaya administrasi, dan penarikan tunai dilakukan di unit tempat membuka rekening. Frekwensi penarikannya juga tidak
dibatasi selama saldo rekening mencukupi dan tidak kurang dari saldo minimal yang telah ditentukan Rp. 10.000,-(sepuluh ribu rupiah).
Tabungan si pintar merupakan simpanan terproteksi cara pintar simpan uang dengan mudah, aman, hemat, serta mendapatkan proteksi asuransi kematian akibat kecelakaan (personal accident) dari alliantz secara gratis. Tabungan si pintar ini juga memberikan berbagai kemudahan diantaranya yaitu dapat bertransaksi dengan menggunakan automatic teller machine (ATM), dapat melakukan tagihan listrik dan telepon secara otomatis setiap bulannya melalui fasilitas autodebet yang pendaftarannya dilakukan di counter teller, bebas biaya bulanan untuk saldo rata-rata perbulan minimum Rp. 100.000,-(seratus ribu rupiah).
Dana Pinjaman 50 (DP 50) adalah suatu produk pinjaman yang dilindungi asuransi. Pinjaman kredit yang diberikan mulai dari pinjaman Rp. 5.000.000,-(lima juta rupiah) sampai dengan Rp.100.000.000,-(seratus juta rupiah). Jenis kredit ini merupakan kredit angsuran berjangka dengan tenor atau jangka waktu pinjaman 6 sampai dengan 60 bulan, biasanya digunakan untuk modal kerja. Jenis jaminan yang digunakan antara lain yaitu tanah dan bangunan, tanah kosong berupa Akte Jual Beli (AJB), Sertifikat Hak Milik (SHM) dan Bpkb kendaraan baik motor maupun mobil. Metode pencairan kreditnya melalui Tabungan Danamon Simpan Pinjaman Unit Citeureup.
Dana Pinjaman 200 (DP 200) merupakan pinjaman kredit yang diberikan mulai dari Rp. 100.000.000,-(seratus juta rupiah) sampai dengan Rp. 500.000.000,-(lima ratus juta rupiah). Jenis kredit ini merupakan kredit angsuran berjangka dengan tenor 6 samapai dengan 60 bulan biasanya Dana Pinjaman 200 digunakan untuk investasi. Jenis jaminan yang digunakan biasanya Tanah kosong, tanah dan bangunan berupa Sertifikat Hak Milik (SHM), BPKB kendaraan mobil maupun motor.
Dana Siaga merupakan kredit angsuran berjangka yang tidak menggunakan jaminan biasanya diberikan dengan limit kredit Rp. 5.000.000,-(Lima Juta Rupiah) sampai dengan Rp. 50.000.000,-5.000.000,-(Lima Puluh Juta Rupiah), tenor atau jangka waktu pinjaman 6 sampai dengan 36 bulan persyaratan khusus untuk pinjaman ini yaitu memiliki pinjman di Bank atau lembaga keuangan
lainnya selama minimal 1 tahun dengan melampirkan bukti pembayaran tiga bulan terakhir dengan status pembayaran lancar.
Dana Talangan merupakan kredit angsuran berjangka yang tidak menggunakan jaminan, limit yang diberikan Rp. 5.000.000,-(Lima juta Rupiah) sampai dengan Rp. 50.000.000,-(Lima puluh Juta Rupiah) dengan tenor pinjaman 6 sampai dengan 36 bulan, persyaratan khusus untuk pinjaman ini memiliki pinjaman minimal 6 bulan di Bank atau lembaga keuangan lainnya dan memberikan bukti lampiran pembayaran lancar serta usaha yang dibiayai untuk produk pinjaman jenis ini harus memiliki usaha lebih dari lima tahun.