• Tidak ada hasil yang ditemukan

Komunitas dan desa dalam Perusahaan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Komunitas dan desa dalam Perusahaan"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

(1)

The Business-Community Relationship

Komunitas dan Perusahaan

Y. Lilik Rudianto

Email: [email protected]

Community merupakan area/daerah disekitar perusahaan yang mempengaruhi bisnis. Secara tradisional, community disamakan dengan kota besar, kota atau area pedesaan yang menjadi tempat operasi, kantor dan aktiva perusahaan. Sekarang Community juga dapat disamakan dengan kelompok yang dipengaruhi olehaktivitas organisasi.

 Berikut macam-macam community :

Community Interest

site community Geographical location of a company's operation, offices or asset

Fence-line community Immediate neighbors

Cyber communities People who use the internet to learn about the Com

Communities of interest Groups that share a common interest with the com an

Employee community People who work near the company's facilities

 Baik perusahaan kecil atau besar, lokal atau global, hubungan mereka dengan community merupakan hubungan ketergantungan yang saling menguntungkan.

 Dibawah ini ditampilkan keinginan community dan perusahaan :

Partisipasi bisnis yang diinginkan oleh Community

Jasa Community yang diinginkan oleh bisnis

 Membayar pajak

 Menyediakan pekerjaan dan pelatihan

 Mematuhi hukum

 Mendukung sekolah

 Mendukung aktivitas seni dan budaya

 Sekolah sistem pendidikan yang berkualitas

 Peluang hiburan

 Perpustakaan, museum, teater dan jasa budaya lainnya

(2)

Community Relations

 Mendukung program kesehatan

 Mendukung pembuatan taman dan rekreasi

 Membantu orang yang kurang beruntung

 Berkontribusi terhadap keselamatan masyarakat

 Berpartisipasi dalam pengembangan ekonomi

 Sistem transportasi yang cukup e.g jalan, rel, airport, pelabuhan

 Jasa keselamatan publik yang efektif e.g polisi dan perlindungan kebakaran.

 Perpajakan yang adil dan wajar

 Perijinan yang singkat

 Jasa kesehatan yang berkualitas

 Pendekatan penyelesaian masalah yang cooperatif.

 Idealnya community mendukung bisnis dan bisnis mendukung community berjalan secara seimbang, sehingga kedua pihak saling merasakan hubungan yang saling menguntungkan.

The Business Case for Community Involvement

 Istilah Civic engagement menggambarkan keterlibatan secara aktif dari bisnis dan individual untuk merubah dan memperbaiki communities.

 Civic memiliki arti : berhubungan dengan kota atau communities.

 Engagement memiliki arti : menjadi komitmen atau terlibat dengan sesuatu.

 Ide corporate citizenship adalah bisnis bertindak sebagai warga sosial dengan bertingkah laku bertanggungjawab kepada stakeholdernya. Civic engagement merupakan jalan utama perusahaan untuk menjalankan misi corporate citizenship.

 Organisasi bisnis yang memiliki tindakan tanggung jawab sosial akan memperoleh beberapa keuntungan, antara lain:

a. Dapat meningkatkan reputasi dan kemampuan untuk merespon secara cepat mengenai perubahan permintaan stakeholder.

b. Dapat menghindari dan menyelesaikan masalah yang disebabkan oleh operasi perusahaan.

c. Dapat memenangkan loyalitas dari pegawai, customer, dan tetangga. d. Dapat menghindari atau setidaknya mengantisipasi regulasi pemerintah. e. Memenangkan dukungan lokal untuk aktivitas bisnis.

 Community tidak semua menerima bisnis. Mereka kadang-kadang menolak kehadiran perusahaan karena perusahaan akan menciptakan lalu-lintas yang padat, polusi udara dan air, atau menjanjikan pekerjaan yang tidak cocok.

 Perusahaan harus mendapatkan license to operate secara informal dari masyarakat.

 Di komunitas yang merupakan prinsip demokratis, warga negara mempunyai hak untuk mengeluarkan suara dalam menentukan apakah perusahaan dapat diterima atau tidak, dan hasilnya tidak selalu positif untuk bisnis.

(3)

 Community relations adalah pendekatan bisnis dengan community yang terorganisir.

 Beberapa perusahaan menganggap pendekatan mereka di community sebagai kunei strategi bisnis.

 Pentingnya hubungan community ditunjukkan statistic dibawah ini, hasil tersebut didapatkan dari penelitian yang dilakukan oleh Center for Corporate Citizenship.

a. Delapan puluh persen dari seluruh perusahaan memasukkan statement mengenai komitmen mereka terhadap hubungan community di laporan tahunannya.

b. Tujuh puluh delapan persen dari seluruh perusahaan telah menulis kebijakan atau pernyataan misi untuk program hubungan community mereka.

c. Enam puluh lima persen dari seluruh perusahaan memasukkan pendekatan community sebagai salah satu rencana startegis.

 Departemen hubungan komunitas secara tipikal terlibat dengan bermacam-macam isu. Berikut 10 isu tentang kritik sosial yang dihadapi komunitas.

a. Education (K-12) b. Economic Development c. Health Care

d. Environmental issues e. Literacy

f. Education (higher) g. Transportation

h. Housing/job training (tie) i. Child care

j. Unemployment

Economic Development

 Pemimpin bisnis dan perusahaan mereka secara berkala terlibat dalam pengembangan ekonomi lokal ataupun regional yang mana keterlibatan tersebut bermaksud untuk membawa bisnis baru ke suatu area.

 Lembaga keuangan merupakan pihak yang utama melakukan pengembangan ekonomi, karena lembaga keuangan merupakan pihak yang dapat melakukan pemberian pinjaman kepada komunitas yang memerlukan.

 DI US, Federal Community Reinvestment Act mensyaratkan bank untuk mendemonstrasikan komitmen mereka ke komunitas lokal yaitu memberikan program pinjaman lunak dan menyediakan laporan tahunan ke publik.

Crime Abatement

 Beberapa daerah pedesaan disekitar dunia merupakan daerah terlarang dan tempat yang tidak ramah, penuh dengan drug, kekerasan dan tingkat kriminal yang tinggi. Bisnis mempunyai kepentingan untuk mengurangi kriminal, karena kriminal tersebut dapat merugikan kemampuan untuk menarik pekerja dan customer dan mengancam keamanan properti.

Housing

 Isu community yang lain yang melibatkan perusahaan adalah housing (perumahan). Perusahaan asuransi kesehatan dan kehidupan, bersama-sama dengan yang lain, telah memimpin program revitalisasi lingkungan perumahan bersama organisasi seperti Neighborhood Housing Services (NHS) of America.

(4)

Corporate Giving

tersebut juga dilaksanakan kepada tuna wisma. Koalisi kota NewYork untuk tuna wisma termasuk perusahaan, non profit dan member komunitas. Di LA, Transanmerika Life Companies, pendiri partner dari Greater Los Angeles Partnership untuk tuna wisma, telah menyediakan uang dan mengirim orang yang terlatih untuk membantu usaha partnership. Perusahaan juga sering bekerja dengan organisasi nonpemerintahan (NGOs-Nongovernmental organizations) seperti Habitat for Humanity untuk membangun atau memperbaiki perumahan.

Welfare-to-Work Job Training

 Kebutuhan untuk meningkatkan skill dari pekerja menarik bisnis untuk mengadakan training dan retraing kepada pekerja, khususnya usaha untuk melatih keadaanmerugikan. Di US, pemimpin pemerintah telah memanggil bisnisman Amerika untuk membantu menyelesaikan salah satu dari masalah sosial yang mengganggu dan menghabiskan banyak biaya yaitu welfare reform (perbaikan kesejahteraan).

 Welfare-kesejahteraan adalah bentuk bantuan publik kepada mereka yang tidak dapat bekerja dan tinggal bebas dan hidup yang mencukupi.

Aid to Minority Enterprises

 Sebagai tambahan ke program pelatihan untuk pekerjaan di industri, perusahaan swasta telah memperluas bantuan ke minoritas-perusahaan kecil yang dimiliki.

 Bisnis ini sering beroperasi pada keadaan ekonomi yang merugikan. Mereka menjalankan bisnis di lokasi ekonomi yang mana tingkat kriminalnya tinggi, miskin transportasi, jasa pelayanan publik yang tidak berkualitas; dan pendapatannya rendah; masalah-masalah tersebut berkombinasi menghasilkan tingkat kegagalan bisnis yang tinggi.

 Perusahaan besar kadang-kadang bekerjasama dengan universitas, yakni menyediakan dana dun saran teknikal, dan pelatihan untuk pengusaha minoritas. Mereka juga telah mendanai gedung dari minoritas, tata kota dan mensponsori program spesial untuk membeli jasa dan persediaan dari perusahaan minoritas.

Disaster, Terrorism, and War Relief

 Satu bentuk umum dari keterlibatan perusahaan di komunitas adalah penanggulangan bencana. Pihak-pihak di seluruh dunia, baik perusahaan, individu, menyediakan bantuan ke warga negara dan komunitas ketika terjadi bencana.Ketika banjir; kebakaran, gempa, badai es, angin ribut atau topan menghancurkan komunitas, dana banyak mengalir dari perusahaan untuk komunitas tersebut.

 Keterlibatan pemerintah merupakan salah satu usaha dalam meningkatkan kepedulian antar sesama orang untuk saling membantu jika terjadi bencana.

(5)

 Aspek penting dari hubungan perusahaan dengan community adalah corporate philanthropy or corporate giving.

 Di US, aturan pajak mendorong Corporate giving untuk pendidikan, amal, penelitian; dan keagamaan sejak tahun 1936. Aturan sekarang mengijinkan perusahaan untuk mengurangkan beban tersebut ke pendapatan pajak, semua pemberian tidak boleh lebih dari 10 persen dari pendapatan sebelum pajak. Misalkan pendapatan sebelum pajak perusahaan adalah sebesar $1; juta hanya boleh melakukan pemberian sebesar $100.000 ke organisasi nonprofit yang mana dana tersebut digunakan untuk pendidikan; amal, penelitian dan keagamaan. $100.000 tadi akan mengurangi pendapatan yang kena pajak yaitu dari $1 juta menjadi $900.000, jadi saving uang perusahaan tersebut disediakan untuk agen komunitas.

 Walaupun banyak perusahaan memberikan giving secara langsung, namun beberapa perusahaan besar telah mendirikan organisasi nonprofit yaitu corporate foundation to menangani program amal. Langkah ini membolehkan mereka untuk mengatur program kontribusi agar lebih seragam dan menyediakan kelompok yang profesional yang menangani semua permintaan dana.

Forms of Corporate Giving

 Pada umumnya, hadiah yang diberikan oleh perusahaan dan foundation menko adalah tiga bentuk berikut :

a. Donasi amal (hadiah berupa uang):

b. In-kind contribution kontribusi setimpal/hadiah beru pa barang dan jasa) c. Jasa tenaga kerja sukarela (hadiah berupa waktu).

 Salah satu survey menunjukkan bahwa 95 persen perusahaan berdonasi berupa cash (uang) dan 66 persen memberikan hadiah setimpal (beberapa memberikan kategori kedua-duanya).

 Pemberian berupa In-kind contribution barang atau jasa telah meningkat pada sepuluh tahun terakhir. Contohnya, beberapa perusahaan komputer telah mendonasikan ; hardware dan software komputer ke sekolah, universitas, dan perpustakaan umum. Retailer grocery telah mendonasikan makanan dan penyedia jasa internet memberikan donasi berupa time online.

 Pemimpin bisnis dan tenaga kerja juga secara teratur mendonasikan waktu mereka-merupakan bentuk lain dari corporate giving.

 Volunteerism merupakan usaha seseorang untuk membantu orang lain di komunitas melalui kerja tanpa dibayar. Berdasarkan laporan dari Departemen Tenaga Kerja, sekitar 28 persen dari orang Amerika yang berumur 16 dan yang lebih tua menjadi sukarelawan selama setahun dengan memberikan donasi waktu sekitar 52 jam.

Priorities in Corporate Giving

(6)

Corporate Giving in a Strategic Context

 Tampak pada gambar pie diatas bahwa pemberian terbesar dibaloft perusahaan yaitu kepada pendidikan, kemudian kepada jasa kesehatan dan kemanusiaan. Organisasi Civic dan komunitas dan budaya dan seni juga mendapatbagian dari pemberian perusahaan. Tentu saja persentase diatas tidak identik untuk perusahaan yang berbeda dan industri. Beberapa perusahaan cenderung untuk mendukung pendidikan, namun ada perusahaan lain yang relatif lebih banyak memberikan bantuan ke organisasi budaya atau group komunitas.

 Apakah corporate giving memberikan kontribusi terhadap kesuksesan bisnis ? Di tahun 2000, The Council of Foundations memberikan sponsor terhadap penelitian mengenai Corporate Philanthropy Index (CPI) dimana merangking perusahaan berdasarkan skala lima poin berdasarkan persepsi dari stakeholder mereka. Pegawai, konsumen dan anggota komunitas yang berpengaruh ditanya untuk mengevaluasi kontribusi perusahaan terhadap komunitas dan masyarakat. Penelitian menunjukkan bahwa perusahaan dengan skor CPI yang tinggi memiliki reputasi yang lebih baik dan lebih dikagumi dan goodwill dibandingkan dengan perusahaan lain.

 Community memiliki kebutuhan sosial yaitu membutuhkan sumber daya yangbanyak. melebihi dari sumber daya yang tersedia, dan bisnis sering menghadapi permintaan lebih banyak daripada barang yang diproduksinya.

 Perusahaan harus membangun prioritas untuk menentukan yang mana proyek berharga yang akan didanai atau didukung dengan in-kind perusahaan atau kontribusi sukarela.

 Kriteria apa yang seharusnya departemen hubungan community tentukan untuk menentukan siapa yang akan menerima corporate gifts? Hal tersebut merupakan pilihan yang sulit, karena bisnis ingin mendukung amal lebih daripada kemampuannya.

 Strategic philanthropy merupakan corporate giving yang terhubung baik semua langsung maupun tidak langsung ke tujuan bisnis. Pada pendekatan baik perusahaan dan masyarakat memperoleh keuntungan dari pemberian tersebut

 Berdasarkan penelitian di Harvard Business Review mengidentifikasikan empat area yang mana kontribusi perusahaan dapat meningkatkan kompetitif perusahaan seiring dengan meningkatnya kesejahteraan community. Kontribusi strategi tersebut fokus pada :

a. Factor condition

Seperti penyediaan tenaga terampil, infrastruktur fisik, dan sumber daya alam, Akademi Jaringan Cisco merupakan contoh dari philanthropy yang membantu donor dengan menyediakan tenaga ahli baik untuk Cisco maupun untuk customer perusahaan.

b. Demand condition

(7)

Building Collaborative Partnership

anak-anak muda belajar untuk menggunakan program tersebut, dan akhirnya diharapkan mereka membeli peralatankomputer dari produk microsoft tersebut.

c. Context for strategy and rivalry

Perusahaan donasi kadang-kadang dapat dibentuk untuk mendukung kebijakan yang membuat lingkungan yang lebih produktif untuk berkompetisi. Sebagai contoh, kontribusi ke organisasi seperti Transparency International yang menentang korupsi dapat membantu perusahaan untuk memasuki pasar yang tidak dapat diraih.

d. Related and supporting industries

Contribusi amal yang menguatkan hubungan sektor ekonomi dapat juga membantu perusahaan.

 Spesialist Corporate philanthropy menyarankan empat strategi lain untuk membantu perusahaan mendapatkan keuntungan dari kontribusi mereka, antara lain:

a. Draw on the unique assets and competencies of the business

Perusahaansering memiliki keahlian spesial yang; dapat membuat mereka menciptakan kontribusi dibandingkan perusahaan lain. Ketika palang merah membutuhkan bantuan mendapatkan makanan dan supply lain untuk pengungsi Kosovar di Albania dan Macedonia tahun 1999, United Parcel Services memberikan kontribusi keahliannya. Perusahaan menumpulkan suplai makanan, mengemas dan menyimpan di pusat distribusi mereka, kemudian mengirimnya ke perkemahan pengungsian.

b. Align priorities with employee interest

Startegi sukses lainnya adalah memberikan tenaga kerja kita sebuah perkataan untuk menentukan siapa yang akan menerima kontribusi. Keuntungan dari pendekatan ini adalah semakin kuatnya ikatan antara perusahaan dan tenaga kerjanya, yang mana mereka merasa nilai mereka diekspresikan melalui pilihan organisasi. Sebagai contoh Pacific Care, perusahaan jasa kesehatan, merekrut tenaga kerja sukarela to melayani komite yayasan regional. “Mereka merupakan pahlawan dari Philanthropy kita,” kata presiden dari Pasific Care Foundation.

c. Align priorities with core values of the. firm

Perusahaan Mc Donald, perusahaan besar yang bergerak dibidangan restoran cepat saji, fokus pada philanthropic kontribusi di program anak-anak. Salah-satu amal utama perusahaan adalah Ronald Me Donald House, -yang memiliki fasilitas dimana keluarga dapat tinggal seperti setting rumah sementara anak mereka menerima perawatan di rumah sakit terdekat. Program ini beroperasi dengan jumlah 200 rumah di 20 negara Me Donald percaya bahwa inisiatif tersebut konsisten dengan misi mereka yaitu untuk “benefit, neighborhoods, families and children”.

d. Use hard-nosed business methods to assess the impact of gift

Perusahaan menggunakan alat bisnis standar untuk meningkatkan investasi mereka di philanthropy, seperti mereka melakukan investasi biasa lainnya. Sebagai contoh, mungkin mereka membuat tujuan untuk a particular charitable gift dan kemudian mereka memeriksa untuk memastikan bahwa tujuan tersebut telah dicapai. Proyek yang jelek akan dihilangkan, dan proyek yang sukses akan didanai lebih lanjut.

(8)

 Partnership merupakan kolaborasi sukarela antara bisnis, pemerintah, dan organisasi masyarakat untuk meraih tujuan tertentu. Kebutuhan collaborative partnership dirasa penting ketika-menghadapi masalah komunitas.

 Suatu penghubung yang efektif untuk collabotative partnership antara bisnis, pemerintah dan komunitas adalah pendidikan.

 Seperti yang dijelaskan pada sub bab sebelumnya bahwa manager hubungan komunitas menempatkan pendidikan sebagai tantangan yang kritis. Beberapa sekolah di daerah dan perguruan tinggi di US dihadapkan terhadap pemasukan jumlah murid baru yang besar sehingga disebut boom generation, meningkatkan ukuran kelas dari hal tersebut sulit membuat siswa untuk memperhatikan guru yang menerangkan. Beberapa sekolah ditantang untuk mendidik new American, imigran dari bagian dunia yang mana sering tidak dapat berbahasa Inggris sebagai bahasa sehari-hari. Banyak anak hidup dalam kemiskinan dan beberapa berasal dari singleparent home.

 Contoh dari Collaborative Partnership:

Contoh perusahaan yang terlibat dalam collaborative partnership ke pendidikan adalah IBM. Melalui program “Reinventing Education”, IBM telah bekerjasama dengan sekolah di berbagai kota dan negara, termasuk Brazil, Vietnam, Mexico, dan Irlandia, untuk menampikasikan teknologi untuk meningkatkan kemampuan dan performa murid. Sejak program ini diluncurkan pada tahun 1994, IBM telah mendonasikan uangnya lebih dari $70 juta berupa kas dan peralatan high-tech. Tetapi program ini melebih traditional philanthropy. Berdasarkan dari evaluasi independen dari Pusat Anak-anak dan teknologi, program “reinventing Education” yang mempekerjakan peneliti, manager corporate dan pendidik di partnership jangka panjang, menjalankan collaboration secara serius untuk memperbaiki kualitas sekolah. Kesuksesan penelitian telah tersebar, melalui program, ke beberapa sekolah lain. Ditengah-tengah partnership telah juga dikembangkan jaringan komunikasi antara sekolah dengan orang tua, elektronic portofoliodigunakan untuk melihat pekerjaan siswa, dan online “learning villages”dengan guru baru dapat bekerja dengan mentor yang berpengalaman. Evaluasi the center Children and Technology menemukan bahwa partnership yang dibentukmenghasilkan “significant performance gain” untuk siswa di sekolah yang tergabung.

 Suksesnya program IBM mengilustrasikan potensialnya collaborative partnership yang membolehkan bisnis untuk mengkontribusikan asset unik dan keahlian yang dimiliki untuk memperluas usaha dalam menyelesaikan masalah komunitas.

Referensi

Dokumen terkait

Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, sebuah lembaga di bawah Direktorat Jenderal Kebudayaan Depetemen Pendidikan dan Kebudayaan, yang “mengurus” bahasa dan pekerjaannya antara

Berdasarkan analisis data mengenai persepsi kepala sekolah tentang kinerja guru TK se Kecamatan Tampan Kota Pekanbaru dapat disimpulkan yaitu ditinjau dari komponen kognitif

Kemudian selain itu berdasarkan data yang diperoleh pada indikator kecenderungan bertindak terhadap pemanfaatan KIP terdapat 2 responden (5%) kepala keluarga masuk

Metode yang digunakan adalah pengukuran volume edema telapak kaki tikus dengan menggunakan. alat plethysmometer , pengukuran dilakukan tiap 30 menit selama

Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara abnormal return sebelum dan setelah event Januari Effect hanya pada perusahaan

Efisiensi termal aktual adalah perbandingan antara daya aktual dengan laju panas rata-rata yang dihasilkan bahan bakar, yang dapat dihitung dengan persamaan 2.11.Dengan

Perilaku Politik Transaksi Calon Legislatif dan Pemilih pada Pemilu Legislatif 2014 di Kelurahan Sako Kota

[r]