Teks penuh

(1)

PENGEMBANGAN

Keprofesian

Program Pengembangan Profesi Guru

Universitas Negeri Jakarta

(2)

Program

PENGEMBANGAN

PROFESI GURU

Kebijakan Pengembangan Profesi

Pengembangan Keprofesian

Berkelanjutan

(3)

Profesional,

Bermartabat dan

Sejahtera

Profesional,

Bermartabat dan

Sejahtera

Pembinaan dan

Pengembangan

Guru

Pembinaan dan

Pengembangan

(4)

AMANAT KONSTITUSI

tentang hakekat & tujuan pendidikan

PEMBUKAAN UUD 1945:

melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah

darah indonesia, mencerdaskan kehidupan bangsa,

memajukan kesejahteraan umum dan ikut

melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan

kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan

sosial”.

PEMBUKAAN UUD 1945:

melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah

darah indonesia,

mencerdaskan kehidupan bangsa

,

memajukan kesejahteraan umum dan ikut

melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan

kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan

sosial”.

Pasal 28 ayat (1) UUD’45:

Setiap orang berhak mengembangkan diri

melalui pemenuhan kebutuhan dasarnya,

berhak mendapatkan pendidikan dan

manfaat dari ilmu pengetahuan dan

teknologi, seni dan budaya

demi

meningkatkan kualitas hidupnya demi

kesejahteraan umat manusia.

Pasal 31 UUD’45

:

Setiap warga negara

berhak mendapat

pendidikan

Pasal 31 UUD’45

:

Setiap warga negara

berhak mendapat

pendidikan

Pendidikan bukan hanya

merupakan pilar

terpenting dalam upaya

mencerdaskan bangsa,

tetapi juga merupakan

syarat mutlak bagi

peningkatan

(5)

Untuk dapat melaksanakan proses

pendidikan sebagaimana diamanatkan oleh

UUD 1945, maka di diperlukan:

Untuk dapat melaksanakan proses

pendidikan sebagaimana diamanatkan oleh

UUD 1945, maka di diperlukan:

Guru profesional

Guru profesional

?

Berbagai regulasi

pendidikan

(6)

Guru

profesio

nal

adalah k

unci

untuk

melaksa

nakan

pendidik

an yang

berkuali

tas di

sekolah

Guru

profesio

nal

adalah k

unci

untuk

melaksa

nakan

pendidik

an yang

berkuali

tas di

(7)

Berdasarkan

PERMENNEGPAN & RB No. 16/2009

Guru harus berlatar belakang pendidikan S1/D4

dan Pendidikan Profesi Guru (Sertifikat Profesi)

CPNS guru harus mengikuti Program Induksi dan

Pendidikan Pelatihan Pra-Jabatan

Empat jabatan fungsional guru (Pertama, Muda,

Madya, Utama),

Beban mengajar guru 24 jam – 40 jam tatap

muka per minggu atau membimbing 150 - 250

konseli per tahun

Instansi pembina Jabatan Fungsional Guru

adalah Kementerian Pendidikan Nasional

(8)

Lanjutan

PERMENNEG PAN & RB No. 16/2009

Penilaian kinerja guru dilakukan setiap tahun

(Formatif dan Sumatif)

Nilai kinerja guru dikonversikan ke dalam angka

kredit yang harus dicapai (125%, 100%, 75%,

50%, 25%)

Peningkatan karir guru ditetapkan melalui

penilaian angka kredit oleh Tim Penilai

Jumlah angka kredit yang diperlukan untuk

kenaikan jabatan terdiri dari;

o

Unsur utama (Pendidikan,

PK GURU, dan

PKB

), ≥ 90%

(9)

PEMBINAAN DAN PENGEMBANGAN

PROFESI GURU

GURU PROFESIONAL

1. Kesra 2. Harlindung 3. Tunjangan Profesi

GURU PROFESIONAL

1. Kesra 2. Harlindung 3. Tunjangan Profesi

PENGEMBANGAN KARIR

PENGEMBANGAN KARIR

GURU

GURU PERTAMA

GURU PNS (100

%)

GURU PERTAMA

PROGR

PK Guru = Penilaian Kinerja Guru

S1/DIV

KEPENDIDIKAN /

NON

KEPENDIDIKAN

S1/DIV

KEPENDIDIKAN /

NON

KEPENDIDIKAN

PENDIDIKAN

PROFESI

GURU

(PPG)

PENDIDIKAN

PROFESI

GURU

PK Guru

formatif

PK Guru

formatif

PK Guru

sumatif

PK Guru

sumatif

KECUKUPAN ANGKA KREDIT

KECUKUPAN ANGKA KREDIT

(10)
(11)

PENGERTIAN PKB

PENGERTIAN PKB

PKB dilaksanakan dalam upaya

mewujudkan guru yang profesional,

bermatabat dan sejahtera; sehingga

guru dapat berpartisifasi aktif untuk

membentuk insan Indonesia yang

bertakwa kepada Tuhan YME, unggul

dalam ilmu pengetahuan dan teknologi,

memiliki jiwa estetis, etis, berbudi

pekerti luhur, dan

berkepribadian

PKB dilaksanakan dalam upaya

mewujudkan guru yang profesional,

bermatabat dan sejahtera; sehingga

guru dapat berpartisifasi aktif untuk

membentuk insan Indonesia yang

bertakwa kepada Tuhan YME, unggul

dalam ilmu pengetahuan dan teknologi,

memiliki jiwa estetis, etis, berbudi

pekerti luhur, dan

berkepribadian

PKB

dilak

uka

n ter

us

men

eru

s

PKB

dilak

uka

n ter

us

men

eru

s

PKB merupakan pembaruan secara

sadar akan pengetahuan dan

peningkatan kompetensi guru

sepanjang kehidupan kerjanya.

PKB merupakan pembaruan secara

(12)
(13)

Gambaran guru ideal seperti apa?

Apa yang dimaksud dengan guru PROFESIONAL,

bermartabat dan sejahtera?

Apa ciri-ciri guru PROFESIONAL, bermartabat dan

sejahtera?

Upaya apa yang dapat dilakukan (secara individual)

untuk menjadi guru PROFESIONAL, bermartabat

dan sejahtera?

Upaya apa yang dapat dilakukan (secara kelompok)

(14)

TUJUAN PKB

PKB bagi guru memiliki tujuan umum untuk

meningkatkan kualitas layanan pendidikan di

sekolah/madrasah dalam rangka meningkatkan mutu

pendidikan. Sedangkan tujuan khusus PKB adalah

sebagai berikut:

1. Memfasiltasi guru untuk mencapai standar

kompetensi profesi yang telah ditetapkan.

2. Memfasilitasi guru untuk terus memutakhirkan

kompetensi yang mereka miliki sekarang dengan apa

yang menjadi tuntutan ke depan berkaitan dengan

profesinya.

3. Memotivasi guru-guru untuk tetap memiliki

komitmen melaksanakan tugas pokok dan fungsinya

sebagai tenaga profesional.

4. Mengangkat citra, harkat, martabat profesi guru,

PKB bagi guru memiliki tujuan umum untuk

meningkatkan kualitas layanan pendidikan di

sekolah/madrasah dalam rangka meningkatkan mutu

pendidikan. Sedangkan tujuan khusus PKB adalah

sebagai berikut:

1. Memfasiltasi guru untuk mencapai standar

kompetensi profesi yang telah ditetapkan.

2. Memfasilitasi guru untuk terus memutakhirkan

kompetensi yang mereka miliki sekarang dengan apa

yang menjadi tuntutan ke depan berkaitan dengan

profesinya.

3. Memotivasi guru-guru untuk tetap memiliki

komitmen melaksanakan tugas pokok dan fungsinya

sebagai tenaga profesional.

4. Mengangkat citra, harkat, martabat profesi guru,

(15)

1. Kompetensi yang diidentifikasikan di bawah standar

berdasarkan penilaian formatif.

2. Kompetensi yang diidentifikasikan oleh guru perlu

ditingkatkan.

3. Pengetahuan, keterampilan, dan kompetensi yang

diperlukan oleh guru untuk pengembangan karir.

4. Pengetahuan, keterampilan, dan kompetensi yang

diperlukan oleh guru untuk melaksanakan tugas-tugas

baru, misalnya sebagai kepala sekolah.

5. Pengetahuan, keterampilan, materi yang dibutuhkan

berdasarkan Laporan Evaluasi Diri Sekolah dan/atau

Rencana Tahunan Pengembangan Sekolah.

6. Pengetahuan, keterampilan, dan kompetensi khusus yang

diminati oleh guru.

(16)

E

PENGEMBANGAN

K

E

(17)

KOMPONEN PKB

(Pasal 11 ayat c, Permenneg PAN dan RB Nomor 16

Tahun 2009)

PKB

PUBLIKASI

ILMIAH

PUBLIKASI

ILMIAH

PENGEM-BANGAN

DIRI

PENGEM-BANGAN

DIRI

KARYA

INOVATIF

(18)

MACAM DAN JENIS KEGIATAN PKB

Macam PKB

Jenis Kegiatan

1

Pengembangan

Diri (PD)

a) Diklat fungsional

b) Kegiatan kolektif guru

2

Publikasi Ilmiah

(PI)

a) Presentasi pada forum ilmiah

b) Publikasi ilmiah atas hasil penelitian

atau gagasan ilmu di bidang pendidikan

formal

c) Publikasi buku pelajaran, buku

pengayaan, dan pedoman guru

3

Karya Inovatif (KI)

a) Menemukan teknologi tepat guna

b) Menemukan/menciptakan karya seni

c) Membuat/memodifikasi alat

pelajaran/peraga/praktikum

d) Mengikuti pengembangan penyusunan

standar . pedoman., soal dan

(19)

Guru

mengevaluas

i diri

menjelang

akhir tahun

ajaran,

Format-1

Guru

mengevaluas

i diri

menjelang

akhir tahun

ajaran,

Format-1

Guru

melalui

proses

Penilaian

Kinerja

Guru

melalui

proses

Penilaian

Kinerja

Koordinator

PKB dan

Guru

membuat

perencanan

PKB

Koordinator

PKB dan

Guru

membuat

perencanan

PKB

Guru

menyetujui

rencana

kegiatan

PKB,

Format-2

Guru

menyetujui

rencana

kegiatan

PKB,

Format-2

Guru

menerima

rencana

final

kegiatan

PKB,

Format-2

Guru

menerima

rencana

final

kegiatan

PKB,

Format-2

Guru

menjalanka

n program

PKB

sepanjang

tahun

Guru

menjalanka

n program

PKB

sepanjang

tahun

Koordinator

PKB

melaksanak

an monev.

kegiatan

PKB

Koordinator

PKB

melaksanak

an monev.

kegiatan

PKB

Guru

menerima

perkiraan

angka kredit

dari

kegiatan

PKB

Guru

menerima

perkiraan

angka kredit

dari

kegiatan

PKB

Guru

melakukan

refleksi

kegiatan

PKB

Format-3

Guru

melakukan

refleksi

kegiatan

PKB

Format-3

(20)

Informal

Informal

Formal

Formal

Bagi Guru dengan

nilai PK Guru di

bawah standar

kompetensi, maka

pelaksanaan PKBnya

diorientasi-kan untuk

mencapai standar

tersebut, dengan

mekanisme khusus

berbeda dengan PKB

reguler yang

mencakup tahapan

Bagi Guru dengan

nilai PK Guru di

bawah standar

kompetensi, maka

pelaksanaan PKBnya

diorientasi-kan untuk

mencapai standar

tersebut, dengan

mekanisme khusus

berbeda dengan PKB

reguler yang

(21)
(22)

Nama Sekolah:

Nomor Standar Sekolah:

Kecamatan:

Kabupaten/Kota:

Provinsi:

Nama Guru:

Tahun Ajaran:

Nama Koordinator PKB :

Tanggal:

1. Usaha yang saya lakukan untuk

mengembangkan kompetensi saya selama 1

tahun terakhir:

a. Pengembangan Diri

b. Pengembangan Karya Ilmiah

c.

Pengembangan Karya Innovatif

2. Hasil/dampak dari usaha tersebut

3. Keberhasilan saya dalam melaksanakan tugas

saya selama 1 tahun terakhir (ditinjau dari Siswa

dan Guru sendiri)

4. Kendala yang saya hadapi dalam melaksanakan

tugas saya selama 1 tahun terakhir (berkaitan

dengan penguasaan kompetensi)

5. Pengembangan kompetensi yang masih saya

butuhkan dan rencanakan 1 tahun y.a.d.

(dilakukan sendiri dan/atau dilakukan dengan

orang lain di sekolah dan/atau KKG/MGMP, dsb)

*Gunakan format suplemen yang tersedia

6. Bantuan lain yang saya perlukan untuk

mengatasi kendala tersebut

Tanda tangan Guru:

Tanda tangan Koordinator PKB:

Format 1:

(23)

No Kompetensi(a)

Nilai Kebutuhan PKB (d)

Persetujuan

Kepala Sekolah

(e)

Peniian Kemajuan

(f) Nilai

Sumatif

(g)

Formatif

(b) Target (c)

Pengemb-angan Diri Publikasi Ilmiah InovatifKarya

1 2 1

2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14

Format Suplemen

Nama Guru

: ……….

(24)

Nama Sekolah: Nomor Standar Sekolah: Kecamatan: Kabupaten/Kota: Provinsi: Tahun Ajaran: Tanggal:

Nama guru

Nama Koord inator PKB

(1)

Rencana kegiatan PKB Kebutuhan (2) yang belum dapat dipenuhi

(diajukan/di-koordinasikan

oleh Dinas Pddk untuk

dipertimbang-kan) (1.a)

dilakukan oleh guru

sendiri

(1.b) dilakukan

dengan guru lain di

sekolah yang sama

(1.c) dilakukan

oleh sekolah

(1.d) dilakukan di

KKG/MGMP

(1.e)

dilakukan oleh pihak di luar sekolah/KKG/MGMP (1.e.1)

Kegiatan Pelaksana(1.e.2)

PD PI KI PD PI KI PD PI KI PD PI KI PD PI KI PD PI KI PD PI KI 1

2 3

Nama dan tanda tangan KepSek

Nama dan tanda tangan Ketua Komite Sekolah

Nama dan tanda tangan Koordinator PKB tingkat

sekolah

Format 2: Rencana Final Kegiatan PKB Tingkat Sekolah

(Diisi oleh Koordinator PKB Tingkat Sekolah)

(25)

Nama Sekolah: Nomor Standar Sekolah: Kecamatan: Kabupaten/Kota: Provinsi:

Nama Guru: Tahun Ajaran:

Nama Koordinator PKB : Tanggal: BAGIAN A : DIISI OLEH KOORDINATOR PKB

1. Apakah kegiatan yang dilakukan adalah sesuai dengan rencana kegiatan PKB? Kalau tidak, apa sebabnya?

2. Portofolio kegiatan PKB ada/tidak, lengkap/tidak?

3. Apakah guru sudah berusaha semaksimal mungkin untuk mengembangkan diri selama 1 tahun terakhir?

4. PKB yang masih dibutuhkan menurut guru dan/atau berdasarkan data dari sumber lain

BAGIAN B : DIISI BERSAMA OLEH GURU DAN KOORDINATOR PKB 5. Dampak positif kegiatan PKB terhadap kompetensi guru

6. Dampak positif kegiatan PKB terhadap peningkatkan kemampuan guru untuk menghasilkan karya ilmiah dan karya inovatif

7. Dampak Kegiatan PKB terhadap peningkatan kinerja Guru 8. Dampak Kegiatan PKB terhadap peningkatan kinerja Sekolah 9. Kegiatan PKB dapat menunjang peningkatan kualitas Siswa BAGIAN C : DIISI OLEH KOORDITOR PKB

10. Apakah guru sudah siap untuk mengajukan permohonan untuk kenaikan pangkat? Sudah/Belum

11. Penjelasan terhadap jawaban C.1

Tanda tangan Guru Tanda tangan Koordinator PKB

(26)

Contoh: PPPP-TK, LPMP,

LPTK, Asosiasi Profesi, dan

PKB Provider lainnya.

Contoh: PPPP-TK, LPMP,

LPTK, Asosiasi Profesi, dan

PKB Provider lainnya.

Contoh: Program Induksi,

mentoring, pembinaan,

observasi pembelajaran,

kemitraan pembelajaran,

berbagi pengalaman,

Pengembangan sekolah

secara menyeluruh (WSD=

whole school development

)

Contoh: Program Induksi,

mentoring, pembinaan,

observasi pembelajaran,

kemitraan pembelajaran,

berbagi pengalaman,

Pengembangan sekolah

secara menyeluruh (WSD=

whole school development

)

Contoh: Jaringan lintas

sekolah (seperti

KKG/MGMP, KKM,

KKKS/MKKS, KKPS, MKPS,

atau jaringan virtua

l.

Contoh: Jaringan lintas

sekolah (seperti

KKG/MGMP, KKM,

KKKS/MKKS, KKPS, MKPS,

atau jaringan virtua

l

.

DALAM

SEKOLAH

JARINGAN SEKOLAH

KEPAKARAN LUAR LAINNYA

PELAKSANAAN PKB

(27)

GURU

PERTAMA

GOL. IIIA -

IIIB

GURU

PERTAMA

GOL. IIIA -

IIIA ke IIIB dipersyaratkan

Pengembangan Diri dan tidak perlu

Karya Ilmiah/Karya Innovatif. Karya

Ilmiah dimulai dari IIIB Sedangkan

untuk kenaikan Pangkat/Jabatan dari

KHUSUS:

IIIA ke IIIB dipersyaratkan

Pengembangan Diri dan tidak perlu

Karya Ilmiah/Karya Innovatif. Karya

Ilmiah dimulai dari IIIB Sedangkan

untuk kenaikan Pangkat/Jabatan dari

ANGKA KREDIT

YANG DIPERLUKAN UNTUK PENGEMBANGAN KARIR

ANGKA KREDIT

YANG DIPERLUKAN UNTUK PENGEMBANGAN KARIR

PENGEMBAN

GAN DIRI

PENGEMBAN

GAN DIRI

ILMIAH

KARYA

dan/atau

INOVATIF

KARYA

ILMIAH

dan/atau

INOVATIF

PENILAIAN

KINERJA

PENILAIAN

KINERJA

sesuai, tanda

Ijazah tidak

jasa, dsb

Ijazah tidak

sesuai, tanda

jasa, dsb

UNSUR UTAMA

(Minimum

90%)

UNSUR UTAMA

(Minimum

90%)

PKB

PKB

UNSUR

PENUNJANG

(Maximum

10%)

UNSUR

PENUNJANG

(28)

PENILAIAN KINERJA GURU

(PK GURU)

Penilaian

Kinerja

Guru

(29)

Refleksi

dan

penilaia

n diri

Refleksi

dan

penilaia

n diri

Penilaian

Formatif

Awal

Tahun

Penilaian

Formatif

Awal

Tahun

Profil

Kinerja –

14

Kompe-tensi

Profil

Kinerja –

14

Kompe-tensi

Rencana

PKB

per-tahun

Rencana

PKB

per-tahun

Penilaian

Sumatif

Akhir

Tahun

Penilaian

Sumatif

Akhir

Tahun

Nilai

Kinerja

& Angka

Kredit

Nilai

Kinerja

& Angka

Kredit

KERANGKA PENILAIAN KINERJA GURU DAN

PENGEMBANGAN KEPROFESIAN BERKELANJUTAN

Peningkatan

kinerja Tahap

Informal dan

Tahap Formal

(kebutuhan

guru)

Peningkatan

kinerja Tahap

Informal dan

Tahap Formal

(kebutuhan

guru)

Pengembangan

Kinerja

(Kebutuhan

Pengembangan

Kinerja

(Kebutuhan

Berhak

untuk

promosi

Berhak

untuk

promosi

Berhak

untuk

naik

pangkat

(30)

Penilaian kinerja guru merupakan penilaian dari tiap butir

kegiatan tugas utama guru dalam rangka pembinaan

karier kepangkatan dan jabatannya (Permennegpan & RB

No.16/2009

Penilaian kinerja guru merupakan penilaian dari tiap butir

kegiatan tugas utama guru dalam rangka pembinaan

karier kepangkatan dan jabatannya (Permennegpan & RB

No.16/2009

Dilakukan setiap tahun di sekolah oleh kepala sekolah

atau guru senior yang ditunjuk oleh kepala sekolah, atau

pengawas untuk menilai kepala sekolah (telah

memahami proses PK GURU)

Dilakukan setiap tahun di sekolah oleh kepala sekolah

atau guru senior yang ditunjuk oleh kepala sekolah, atau

pengawas untuk menilai kepala sekolah (telah

memahami proses PK GURU)

Penilaian kinerja guru dilakukan 2 kali dalam setahun

(formatif dan sumatif) menggunakan instrumen yang

didasarkan kepada:

* 14 kompetensi bagi guru kelas dan/atau mata pelejaran

* 17 kompetensi bagi guru BK/konselor

* pelaksanaan tugas tambahan yang relevan dengan

Penilaian kinerja guru dilakukan 2 kali dalam setahun

(formatif dan sumatif) menggunakan instrumen yang

didasarkan kepada:

* 14 kompetensi bagi guru kelas dan/atau mata pelejaran

* 17 kompetensi bagi guru BK/konselor

* pelaksanaan tugas tambahan yang relevan dengan

(31)

TUJUAN PK-GURU

PKG menjamin bahwa guru

melaksanakan pekerjaannya secara

profesional

PKG menjamin bahwa

layanan

pendidikan

yang

diberikan oleh guru

adalah

berkualitas

(32)

HASIL PK Guru

Merupakan

bahan evaluasi diri bagi guru

untuk mengembangkan potensi dan

karirnya

Sebagai

acuan bagi sekolah

untuk

merencanakan Pengembangan Keprofesian

Berkelanjutan (PKB)

Merupakan dasar untuk

memberikan nilai

(33)

PELAKSANAAN PK

Guru

DI SEKOLAH

Penilaian dilakukan oleh kepala sekolah

atau wakil kepala sekolah atau guru

senior yang kompeten (ditunjuk oleh

kepala sekolah) yang telah mengikuti

pelatihan penilaian dan memperoleh

sertifikat (legalitas)

Penilaian dilakukan

2 kali dalam satu

(34)

Hasil penilaian

formatif

digunakan

sebagai dasar

penyusunan profil

kompetensi

dan

perencanaan

program PKB tahunan

bagi guru

Hasil penilaian

sumatif

digunakan

untuk memberikan

nilai prestasi

kerja guru

(menghitung perolehan

angka kredit guru pada tahun

(35)

KOMPONEN PK GURU

14 kompetensi

Guru Kelas/Mata Pelajaran

Pedagogi

7 kompetensi

Kepribadian

3 kompetensi

Sosial

2 kompetensi

Profesional

2 kompetensi

Pedagogi

3 kompetensi

Kepribadian

4 kompetensi

Sosial

3 kompetensi

Profesional

7 kompetensi

(36)

KOMPETENSI PEDAGOGI

(Pembelajaran)

1. Mengenal karakteristik anak didik

2. Menguasai teori belajar dan prinsip-prinsip

pembelajaran yang mendidik

3. Pengembangan kurikulum

4. Kegiatan pembelajaran yang mendidik

5. Memahami dan mengembangkan potensi

6. Komunikasi dengan peserta didik

(37)

KOMPETENSI KEPRIBADIAN

(Pembelajaran)

8. Bertindak sesuai dengan norma agama,

hukum, sosial, dan kebudayaan nasional

Indonesia

9. Menunjukkan pribadi yang dewasa dan

teladan

(38)

KOMPETENSI SOSIAL

(Pembelajaran)

11. Bersikap inklusif, bertindak obyektif, serta

tidak diskriminatif

(39)

KOMPETENSI PROFESIONAL

(Pembelajaran)

13. Penguasaan materi struktur konsep dan

pola pikir keilmuan yang mendukung mata

pelajaran yang diampu

14. Mengembangkan keprofesian melalui

tindakan reflektif

(40)

Kepala

Sekolah

Kepala

Sekolah

Kepala

Sekolah

Wakil

Kepala

Sekolah

Kepala

laboratori-um/Bengkel

Kepala

laboratori-um/Bengkel

KOMPONEN PK GURU TUGAS TAMBAHAN

(41)

& lit

era

& lit

era

Kepala

Perpustakan

Kepala

Perpustakan

Kepala

Program

Keahlian

Kepala

Program

Keahlian

KOMPONEN PK GURU TUGAS TAMBAHAN

(42)

TAHAP PENILAIAN

1. Persiapan penilaian

2. Pelaksanaan penilaian

Pengamatan

Pemantauan

3. Analisis catatan hasil pengamatan

dan pemantauan

untuk dibandingkan

terhadap indikator

4. Penetapan skor

untuk setiap indikator

dalam setiap kompetensi

(43)

keg. sebelum

pengamatan

keg. selama

pengamatan di

atau luar kelas

keg. setelah

pengamatan

PENGUMPULAN FAKTA

(fakta dari: studi dokumen, diskusi, proses

pembelajaran/pembimbingan, wawancara kolega,

siswa, orang tua)

PEMANTAUAN

PENGAMATAN

2

PENILAI MEMAHAMI:

Pedoman PK Guru

Instrumen PK Guru

Indikator kompetensi

PENILAI MEMAHAMI:

Pedoman PK Guru

Instrumen PK Guru

Indikator kompetensi

1

Nilai PK Guru

(14

kompetensi)

Nilai PK Guru

(14

kompetensi)

CATATAN HASIL:

Pengamatan dan/atau/

pemantauan

pemberian skor 0,1,2

indikator kinerja

pemberian nilai 1,2,3,

dan 4 per-kompetensi

guru dan

penilai

setuju

Laporan hasil

PK Guru

Laporan hasil

PK Guru

PROSES PK GURU

(44)

1

(45)

PERTEMUAN SEBELUM PENGAMATAN

Pertemuan dilakukan di tempat

khusus yang hanya dihadiri oleh guru

penilai dan guru yang dinilai

Penilai mengumpulkan dokumen

pendukung dan mencatat hasil

analisisnya

Penyepakatan kurun waktu penilaian

Diskusi tentang

berbagai hal

yang

tidak mungkin dilakukan pada saat

pengamatan

(46)

SELAMA PENGAMATAN DALAM KELAS

Pengamatan dilakukan pada saat

guru yang dinilai melaksanakan PBM

di dalam kelas (2 jam pelajaran)

Penilai mencatat semua kegiatan

yang dilakukan guru dalam proses

pembelajaran

Pencatatan dilakukan dalam format

(47)

PERTEMUAN SESUDAH

PENGAMATAN

Penilai mengklarifikasi beberapa

aspek yang masih diragukan atau

belum diperoleh datanya selama

pengamatan

Pertemuan dilakukan di ruang khusus

(48)

Kompetensi 4:

Kegiatan Pembelajaran

yang Mendidik

Pernyataan kompetensi

:

Guru menyusun dan melaksanakan rancangan pembelajaran yang

mendidik secara lengkap. Guru melaksanakan kegiatan

pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Guru

menyusun dan menggunakan berbagai mata pembelajaran dan

sumber belajar sesuai dengan karakteristik peserta didik. Jika

relevan, guru memanfaatkan teknologi informasi komunikasi (TIK)

untuk kepentingan pembelajaran.

INDIKATOR

1. Guru melaksanakan aktivitas pembelajaran sesuai dengan

rancangan yang telah disusun secara lengkap dan pelaksanaan

aktivitas tersebut mengindikasikan bahwa guru mengerti tentang

tujuannya.

2. Guru melaksanakan aktivitas pembelajaran yang bertujuan untuk

membantu proses belajar peserta didik, bukan untuk menguji

sehingga membuat peserta didik merasa tertekan.

3. Guru mengkomunikasikan informasi baru (misalnya materi

tambahan) sesuai dengan usia dan tingkat kemampuan belajar

peserta didik.

(49)

Kompetensi

Cara menilai

Pedagogik

1. Menguasasi teori belajar dan

prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik

Pengamatan

2. dsb

dsb

Kepribadian

8. Bertindak sesuai dengan norma agama,

hukum, sosial, dan kebudayaan nasional

Pengamatan &

Pemantauan

9. dsb

dsb

Sosial

Profesional

1. dsb

dsb

(50)

Tanggal

:

Dokumen dan

bahan lain yang

diperiksa

:

Kegiatan/aktivitas guru dan peserta didik selama pengamatan dan

pemantauan:

Tindak lanjut yang diperlukan:

Laporan dan Evaluasi untuk

Kompetensi : ...

(Jika ada, lampirkan dokumen/bukti tambahan)

Nama Guru

:...

...

(51)

Penilaian Kompetensi : Mengenal karakteristik peserta didik

(Kompetensi 1)

Indikator

Skor

1. Guru dapat mengidentifikasi karakteristik

belajar setiap peserta didik di kelasnya.

0

1

2

2. Guru memastikan bahwa semua peserta didik

mendapatkan kesempatan yang sama untuk

berpartisipasi aktif dalam kegiatan

pembelajaran.

0

1

2

3. Guru dapat mengatur kelas untuk memberikan

kesempatan belajar yang sama pada semua

peserta didik dengan kelainan fisik dan

kemampuan belajar yang berbeda.

0

1

2

4. Guru mencoba mengetahui penyebab

penyimpangan perilaku peserta didik untuk

mencegah agar perilaku tersebut tidak

merugikan peserta didik lainnya.

0

1

2

5. Guru membantu mengembangkan potensi dan

mengatasi kekurangan peserta didik.

0

1

2

6. Guru memperhatikan peserta didik dengan

kelemahan fisik tertentu agar dapat mengikuti

aktivitas pembelajaran, sehingga peserta didik

tersebut tidak termarginalkan (tersisihkan,

diolok-olok, minder, dsb.).

0

1

2

Total skor yang diperoleh

1 + 2 + 2 + 0 + 0

+ 2 = 7

Skor Maksimum Kompetensi =banyaknya indikator

x skor tertinggi

6 x 2 = 12

Prosentase skor kompetensi = total skor yang

diperoleh dibagi dengan Skor Maksimum

Kompetensi dikalikan dengan 100%

7/12 x 100% =

(52)

NO

K O M P E T E N S I

NILAI *)

A. Pedagogik

1.

Menguasai karakteristik peserta didik

3

2.

Menguasai teori belajar dan prinsip-prinsip

pembelajaran yang mendidik

2

3.

Pengembangan kurikulum

2

4.

Kegiatan pembelajaran yang mendidik

4

5.

Pengembangan potensi peserta didik

3

6.

Komunikasi dengan peserta didik

2

7.

Penilaian dan evaluasi

3

B. Kepribadian

8.

Bertindak sesuai dengan norma agama, hukum,

sosial dan kebudayaan nasional

3

9.

Menunjukkan pribadi yang dewasa dan teladan

2

10. Etos kerja, tanggung jawab yang tinggi, rasa

bangga menjadi guru

1

C. Sosial

11.

Bersikap inklusif, bertindak obyektif, serta tidak

diskriminatif

4

12.

Komunikasi dengan sesama guru, tenaga

kependidikan, orang tua, peserta didik, dan

masyarakat

3

D. Profesional

13.

Penguasaan materi, struktur, konsep dan pola pikir

keilmuan yang mendukung mata pelajaran yang

diampu

4

(53)

91

100

Amat

baik

76

90

Baik

61

75

Cukup

51

60

Sedang

≤50

Kurang

51

56

42

50

34

41

28

33

≤27

62

68

52

61

41

51

34

40

≤33

Permennegpan & RB

No.16/2009

Nilai PKG

Pembelajar

an

KONVERSI NILAI KINERJA

Nilai PKG

BK/Konselor

125%

100%

75%

50%

25%

dari jumlah angka kredit yang dibutuhkan

(54)

……….., ………..

Guru yang dinilai

Penilai

Kepala Sekolah

FORMAT PENGHITUNGAN ANGKA KREDIT PK GURU

Konversi nilai PK GURU (Pembelajaran) ke dalam skala 0 – 100 sesuai

Permenneg PAN & RM No. 16 Tahun 2009 dengan menggunakan rumus;

68

Berdasarkan hasil konversi ke dalam skala nilai sesuai dengan peraturan

tersebut, selanjutnya ditetapkan sebutan dan prosentase angka kreditnya

Cukup

Perolehan angka kredit (pembelajaran) yang dihitung berdasarkan rumus

Angka Kredit per tahun = (AKK – AKPKB – AKP) x (JM/JWM) x NPK

4

{38×(24/24)×75%}/4

7,125

100

tertinggi

GURU

PK

Nilai

GURU

PK

Nilai

(100)

GURU

PK

(55)

SIMULASI

(56)

JENJANG JABATAN FUNGSIONAL GURU

(Permenneg PAN & RB No.16/2009, pasal 17)

Guru

Penata Muda, IIIa

Penata Muda Tingkat I, IIIb

Penata, IIIc

Penata Tingkat I, IIId

Pembina, IVa

Pembina Tingkat I, IVb

Pembina Utama Muda, IVc

Pembina Utama Madya, IVd

Pembina Utama, IVe

100

Kebutuhan Angka Kredit Komulatif (AKK) , PKB (AKPKB),

Kebutuhan Angka Kredit Komulatif (AKK) , PKB (AKPKB),

3 pd, 0 pi/n

(57)

JENJANG JABATAN FUNGSIONAL GURU

(Permenegpan No.16/2009 pasal 12)

Guru

Penata Muda, III/a

Penata Muda Tingkat I, III/b

Penata, III/c

Penata Tingkat I, III/d

Pembina, IV/a

Pembina Tingkat I, IV/b

Pembina Utama Muda, IV/c

Pembina Utama Madya, IV/d

Pembina Utama, IV/e

100

Kebutuhan

angka

kredit

untuk

(58)

50

Unsur

utama

90%

45

Pendidikan

38

Penilaian

kinerja

Kegiatan Pembelajaran

dan Tugas Tambahan

PKB

Publikasi/

karya inovatif

4

Compulsory

Pengembangan

diri

3

Unsur

penunjang

10%

5

KEBUTUHAN ANGKA KREDIT

(59)

ANGKA KREDIT AKHIR TAHUN

dari

Penilaian Kinerja

Amat baik

{38×(24/24)×125%}/4

11,675

Baik

{38×(24/24)×100%}/4

9,50

Cukup

{38×(24/24)×75%}/4

7,125

Sedang

{38×(24/24)×50%}/4

4,75

Kurang

{38×(24/24)×25%}/4

2,375

38

(60)

Simulasi

(

untuk kenaikan pangkat Guru Muda dari III/b ke III/c)

Bila guru berkinerja

“amat

baik

a. Angka kredit pembelajaran dalam 3 tahun

= 3 x 11,675 = 34,9

b. Angka kredit dari publikasi/karya inovatif dalam 3 tahun = 4

c. Angka kredit pengembangan diri dalam 3 tahun = 3

d. Angka kredit dari unsur penunjang dalam 3 tahun = 5

Total angka kredit dalam 3 tahun

(61)

Simulasi

(

untuk kenaikan pangkat Guru Muda dari III/b ke III/c)

Bila guru berkinerja

baik

a. Angka kredit pembelajaran dalam 4 tahun

= 4 x 9,50 = 38

b. Angka kredit dari publikasi/karya inovatif dalam 4 tahun = 4

c. Angka kredit pengembangan diri dalam 4 tahun = 3

d. Angka kredit dari unsur penunjang dalam 4 tahun = 5

Total angka kredit dalam 4 tahun

(62)

Simulasi

(

untuk kenaikan pangkat Guru Muda dari III/b ke III/c)

Bila guru berkinerja

cukup

a. Angka kredit pembelajaran dalam 4 tahun

= 4 x 7,125 = 28.5

b. Angka kredit dari publikasi/karya inovatif dalam 4 tahun = 4

c. Angka kredit pengembangan diri dalam 4 tahun = 3

d. Angka kredit dari unsur penunjang dalam 4 tahun = 5

Total angka kredit 4 tahun = 28,5 + 4 + 3 + 5 =

40,5

Untuk dapat naik pangkat dalam 4 tahun, guru memerlukan angka kredit PKB

(63)

KEBUTUHAN ANGKA KREDIT

(III A ke III B)

50

Penilaian

Kinerja

Compulsory

Pendidikan

Kegiatan

Pembelajara

n/-Pembimbing

an & Tugas

Tambahan

Pengembangan

Keprofesian

Berkelanjutan

Unsur

utama

90%

45

Unsur

penunjang

10%

5

42

3

(64)

GURU DENGAN TUGAS TAMBAHAN

(Kasek, Wakasek. Ka. Lab, Ka. Perpus, Ka. Bengkel)

Angka kredit

kinerja pembelajaran

Hasil konversi kinerja pembelajaran ke angka kredit

menurut skala Permenegpan & RB 16/2009

=

X

Angka kredit kinerja tugas tambahan

=

Y

(65)

Kepala bengkel = 50%

X

+ 50%

Y

Kepala perpustakaan = 50%

X

+ 50%

Y

Kepala laboratorium = 50%

X

+ 50%

Y

Wakil kepala sekolah = 50%

X

+ 50%

Y

ANGKA KREDIT

(guru dengan tugas tambahan)

(66)

Simulasi

Guru tugas Ka. Laboratorium

( pangkat Guru Muda dari III/b ke III/c butuh 50 AK )

Drs. Eko memiliki jabatan Guru Pertama pangkat golongan ruang

III/b TMT 1 April 2014. diberi tugas tambahan sebagai kepala

laboratorium IPA.

•mengajar mata pelajaran IPA sebanyak 16 jam pelajaran per

minggu

•Untuk naik pangkat III/b ke III/c, Drs. Eko membutuhkan angka

kredit 50

•Pada Desember 2014 hasil penilaian kinerja sebagai guru

(pembelajaran) adalah

45

(67)

Perhitungan angka kredit subunsur tugas

pembelajaran

Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan

Reformasi Birokrasi Nomor 16 Tahun 2009 adalah:

45/56 x 100 = 80,36 (angka 56 = 14 komp. kali 4 skor maks.)

Hasil PK Guru sub-unsur pembelajaran 80,36 masuk dalam

rentang 76 - 90 kategori

“Baik (100%)”

(lihat tabel: !!!!!).

Angka Kredit per tahun mengajar:

(AKK – AKPKB – AKP) x (JM/JWM) x NPK

4

(68)

Perhitungan angka kredit subunsur tugas

kepala laboratorium

Konversikan perolehan nilai sesuai dengan

Permennegpan dan RB No.16 Tahun 2009 adalah:

19/28 x 100 = 67,86. (angka 28 = 7 x 4 )

Nilai kinerja : 67,86 masuk dalam rentang 61 - 75

dengan kategori “

Cukup (75%)”

(lihat tabel)

Angka kredit per tahun Kalab. adalah:

= (AKK-AKPKB-AKP) x NPK

4

(69)

Jumlah angka kredit yang diperoleh Drs. Eko

untuk tahun 2014 sebagai guru (pembelajaran)

dan kepala laboratorium adalah:

50% (9,5) + 50% (7,125) =

4,75 + 3,5625 =

8,3125

Jika selama 4 (empat) tahun terus menerus

Drs. Eko mempunyai nilai kinerja yang sama,

maka sebagai guru dengan kepala

laboratorium adalah:

4 x 8,3125 =

33,25

69

(70)

SISTEM PELAPORAN

SISTEM PELAPORAN

Online

(webBase)

Online

(webBase)

Offline

(Stand alone)

Offline

(Stand alone)

Hasil evaluasi diri berupa

skor kompetensi dan sub

kompetensi , dan saran

rencana pengembangan diri

guru.

hasil pengamatan asesor

berupa skor kompetensi dan

perencanaan peningkatan

Pelaporan

hasil pengamatan kualitatif

(71)

TAMPILAN LAPORAN E-KINERJA GURU

(72)

S A N K S I

(pelanggaran terhadap Permenneg PAN 7 RB No.16/2009

1. Guru yang tidak dapat memenuhi kewajibannya tugas utama,

beban mengajar (24 – 40 jam tatap muka atau membimbing

150 – 250 konseli), dan tidak mendapat pengecualian dari

Menteri Pendidikan Nasional dihilangkan haknya untuk

mendapat tunjangan profesi, tunjangan fungsional, dan

maslahat tambahan.

2. Guru yang terbukti memperoleh penetapan angka kredit

(PAK) dengan cara melawan hukum diberhentikan sebagai

Guru dan wajib mengembalikan seluruh tunjangan profesi,

tunjangan fungsional, dan penghargaan sebagai Guru yang

pernah diterima setelah yang bersangkutan memperoleh dan

mempergunakan penetapan angka kredit (PAK) tersebut.

(73)

Kemendiknas

Kemendiknas

Menyusun Pedoman dan instrumen PKB, mensyeleksi

dan melatih instruktur tim inti PKG tingkat pusat,

melakukan pemantauan dan evaluasi.

Menyusun Pedoman dan instrumen PKB, mensyeleksi

dan melatih instruktur tim inti PKG tingkat pusat,

melakukan pemantauan dan evaluasi.

Tingkat Pusat

Tingkat Pusat

Dinas Pendidikan

Provinsi dan LPMP

Dinas Pendidikan

Provinsi dan LPMP

Melaksanakan pemetaan data profil keinerja guru,

pendampingan, pembimbingan , dan konsultasi

pelaksanaan kegiatan, pemantauan dan evaluasi,

pelaporan untuk menjamin pelaksanaan PKB yg berkualitas

Melaksanakan pemetaan data profil keinerja guru,

pendampingan, pembimbingan , dan konsultasi

pelaksanaan kegiatan, pemantauan dan evaluasi,

pelaporan untuk menjamin pelaksanaan PKB yg berkualitas

Tingkat

Provinsi

Tingkat

Provinsi

Dinas Pendidikan

Kabupaten/Kota

Dinas Pendidikan

Kabupaten/Kota

Mengelola PKB tingkat Kabupaten/Kota untuk

menjamin PKG dilaksanakan secara efektif, efisien,

objektif, adil, akuntabel, dsb, serta membantu &

memonitor pelaksanaan PKB di sekolah dan Gugus

Mengelola PKB tingkat Kabupaten/Kota untuk

menjamin PKG dilaksanakan secara efektif, efisien,

objektif, adil, akuntabel, dsb, serta membantu &

memonitor pelaksanaan PKB di sekolah dan Gugus

Tingkat

Kab/Kota

Tingkat

Kab/Kota

KKG/MGMP

kecamatan/gugus

KKG/MGMP

kecamatan/gugus

Merencanakan, melaksanakan dan melaporkan

pelaksanaan kegiatan PKB di gugus serta membantu

dan memobimbing pelaksanaan PKB di sekolah.

Merencanakan, melaksanakan dan melaporkan

pelaksanaan kegiatan PKB di gugus serta membantu

dan memobimbing pelaksanaan PKB di sekolah.

Tingkat

Kecamatan

Tingkat

Kecamatan

Sekolah atau

Madrasah

Sekolah atau

Madrasah

Merencanakan, melaksanakan dan melaporkan

pelaksanaan kegiatan PKB di sekolah

Merencanakan, melaksanakan dan melaporkan

pelaksanaan kegiatan PKB di sekolah

Tingkat

Sekolah

Tingkat

Sekolah

Koordinator

PKB

Koordinator

PKB

Menjamin bahwa guru menerima dukungan untuk

meningkatkan kompetensi dan/atau keprofesiannya

sesuai dengan profil kinerjanya di tingkat sekolah

maupun kabupaten/kota

(74)

Terima

Kasih

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...