• Tidak ada hasil yang ditemukan

TUGAS MANAJEMEN JARINGAN DAN SERVER DNS

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "TUGAS MANAJEMEN JARINGAN DAN SERVER DNS"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

TUGAS MANAJEMEN JARINGAN DAN SERVER

”DNS SERVER”

OLEH :

Ida Ayu Gede Trisnasani Sudana Putri

1304505001

A

JURUSAN TEKNOLOGI INFORMASI

FAKULTAS TEKNIK

(2)

Pengertian DNS

Domain Name System (DNS) adalah distribute database system yang digunakan untuk pencarian nama komputer (name resolution) di jaringan yang mengunakan TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol). DNS biasa digunakan pada aplikasi yang terhubung ke Internet seperti web browser atau e-mail, dimana DNS membantu memetakan host name sebuah komputer ke IP address. Client DNS disebut dengan resolvers dan DNS server disebut dengan name servers. Resolvers atau client mengirimkan permintaan ke name server berupa queries. Name server akan memproses dengan cara mencek ke local database DNS, menghubungi name server lainnya atau akan mengirimkan message failure jika ternyata permintaan dari client tidak ditemukan. Proses tersebut disebut dengan Forward Lookup Query, yaitu permintaan dari client dengan cara memetakan nama komputer (host) ke IP address.

1. Resolvers mengirimkan queries ke name server

2. Name server mencek ke local database, atau menghubungi name server lainnya, jika ditemukan akan diberitahukan ke resolvers jika tidak akan mengirimkan failure message

3. Resolvers menghubungi host yang dituju dengan menggunakan IP address yang diberikan name server

Fungsi DNS Server

(3)

2. Kerangka Peraturan pengiriman secara kontroversi menggunakan keuntungan jenis rekod DNS, dikenal sebagai rekod TXT.

3. Menyediakan keluwesan untuk kegagalan computer,Beberapa server DNS memberikan perlindungan untuk setiap domain. Tepatnya,Tiga belas server akar (root server) digunakan oleh seluruh dunia.

Struktur DNS

1. Root-Level Domains

Domain ditentukan berdasarkan tingkatan kemampuan yang ada di struktur hirarki yang disebut dengan level. Level paling atas di hirarki disebut dengan root domain. Root domain di ekspresikan berdasarkan periode dimana lambang untuk root domain adalah (“.”).

2. Top-Level Domains

Pada bagian dibawah ini adalah contoh dari top-level domains:

1. com : Organisasi Komersial

2. edu : Institusi pendidikan atau universitas

3. org : Organisasi non-profit

4. net : Networks (backbone Internet)

5. gov : Organisasi pemerintah non militer

6. mil : Organisasi pemerintah militer

7. num : No telpon

8. arpa : Reverse DNS

(4)

3. Host Names

Domain name yang digunakan dengan host name akan menciptakan fully qualified domain name (FQDN) untuk setiap komputer. Sebagai contoh, jika terdapat fileserver1.detik.com, dimana fileserver1 adalah host name dan detik.com adalah domain name.

Kelebihan dan Kekurangan DNS Server

DNS Server memiliki kelebihan dan kekurangan, adapun kelebihan dan kekurangan dari DNS Server antara lain adalah sebagai berikut :

Kelebihan DNS Server

1. DNS sangat mudah kerana user tidak lagi disusahkan untuk mengingat IP address sebuah komputer, cukup host name.

2. IP address sebuah komputer boleh berubah, tapi host name tidak boleh berubah. 3. DNS server mudah untuk dikonfigurasikan (bagi admin).

Kekurangan DNS Server

1. Pengguna tidak dapat menggunakan nama banyak untuk mencari nama domain baik di internet maupun di intranet.

2. DNS tidak mudah untuk diimplementasiakan.

3. User tidak dapat menggunakan banyak nama untuk mencari nama domain baik di internet maupun intranet.

4. Tidak bisa membuat banyak nama domain.

Cara Instalasi dan Konfigurasi DNS server

Instalasi dan konfigurasi DNS server dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut:

1. Install Paket DNS Server/BIND CHROOT yang di butuhkan dengan perintah:

# yum install bind-chroot -y

Selanjutnya buat filekonfigurasi /var/named/chroot/var/named/thinkxfree.local dengan perintah:

(5)

2.

Selanjutnya pada File Konfigurasi : /var/named/chroot/var/named/thinkxfree.local isi

3.

Selanjutnya lakukan Generate RNDC key:

# rndc-confgen -a -c /etc/rndc.key

4.

Lalu edit file konfigurasi /var/named/chroot/etc/named.conf untuk mengintegrasikan dengan file thinkxfree.local dengan perintah:

# nano /var/named/chroot/etc/named.conf

(6)

6.

Kemudian simpan File Konfigurasi: /var/named/chroot/etc/named.conf ini lalu jalankan / kita running DNS Server dengan perintah:

# service names start

7.

Selanjutnya akan dilakukan pengecekan apakah DNS Server ini sudah berfungsi sebagaimana mesti atau belum, maka berikan perintah:

Referensi

Dokumen terkait

Dalam penelitian ini akan dibahas mengenai Mail Server Lokal, metode yang digunakan adalah menentukan permasalahan yaitu domain Axxx.com tidak dapat mengirimkan email ke

Makalah ini mengambarkan penerapan sistem load balancing pada web-server yaitu dengan menggunakan fungsi Algoritma Round Robin yang disedi- akan oleh Server DNS (Domain Name

Berdasarkan hasil dari pengujian yang telah dilakukan bahwa DNS forwarding dapat diterapkan dengan baik pada router yang sekaligus sebagai DNS server lokal di jaringan

Pada android client application terdapat fitur untuk memanggil dan chat dengan user lain menggunakan DNS (Domain Name Server) yang telah terdaftar pada

Berdasarkan hal yang telah diuraikan di atas, maka pada penelitian ini diusulkan Implementasi Domain Name Server Spoofing pada jaringan nirkabel untuk mengalihkan web dengan konten

Penulis mencoba menerapkan Linux Ubuntu 12.4 pada Jaringan BRI Unit Simpang Teritip sebagai router, DNS dan Proxy server dengan menggunakan topologi jaringan star dengan

PHP dikenal sebgai bahasa scripting yang menyatu dengan tag HTML, dieksekusi di server dan digunakan untuk membuat halaman web yang dinamis seperti ASP (Active Server Pages)

Kemudian pilih TCP/IPv4, setelah itu klik Properties atau double klik pada TCP/IPv4, kemudian ubah Obtain in IP address automatically - Obtain DNS server address automatically menjadi