KISI KISI UTS AKUNTANSI 2

28 

Teks penuh

(1)

KISI-KISI UTS

Mata Kuliah

: Akuntansi 2

Kelas

: 2-KA01 dan 2-KA25

Semester

: ATA 2015/2016

Dosen

: Sudaryono

Bentuk Soal

Tipe Soal

: - Multiple Choice (Bobot 40 %)

-

Esay (Bobot 60%

Bahan/Materi Ujian

1.

Pendahuluan

2.

Firma (Partnership)

3.

Perseroan Terbatas (Corporation)

4.

Hak Pemegang Saham, Laba dan Dividen

5.

Departemen dan Kantor Cabang

6.

Investasi dan Hutang Jangka Panjang

7.

Perusahaan Industri dan Sistem Akuntansi Biaya

Berdasar Harga Pokok Proses

(2)

LATIHAN SOAL AKUNTANSI 2

1. Pernyataan berikut ini bukan termasuk kelebihan/keuntungan mendirikan sebuah persekutuan firma :

A. Relatif mudah dalam pendirian dan pembubaran. B. Kebebasan serta keluwesan dalam kegiatannya

C. Suatu kesatuan usaha yg melaporkan pajak, bukan yang membayar pajak. D. Membutuhkan modal yang besar.

2. Pemegang saham ini akan diberikan hak terlebih dahulu jika perusahaan dilikuidasi. A. Pemegang saham biasa C. Hak Beli saham

B. Common Stock D. Saham preferen

3. Pernyataan berikut adalah termasuk sifat dari Persekutuan Firma, kecuali

A. Bentuk firma ini telah digunakan baik untuk kegiatan usaha berskala besar maupun kecil.

B. Dapat berupa perusahaan kecil yang menjual barang pada satu lokasi, atau perusahaan besar yang mempunyai cabang atau kantor di banyak lokasi

C. Masing-masing sekutu menjadi agen atau wakil dari persekutuan firma untuk tujuan usahanya

D. Jawaban A, B dan C salah

4. Penggolongan Perseroan Terbatas (PT) dilihat dari segi luasnya kepemilikan saham berupa :

A. PT Terbuka dan PT Tertutup C. PT Domestik dan PT Asing B. PT Milik Negara (Persero) D. PT Industri dan PT Jasa

5. Salah satu cara yang dipakai dalam menentukan pembagian laba rugi pada persekutuan firma,adalah :

A. Laba dan Rugi dibagi dalam rasio pembagian sekutu. B. Laba dan Rugi didasarkan besarnya aktiva Lancar C. Berdasarkan persentase penjualan

D. Berdasarkan nilai total aktiva

6. Berikut ini termasuk ciri-ciri Perseroan Terbatas A. Membutuhkan modal yang sedikit

B. Hak pemilikan yang dapat dipindahkan C. Hak pemilikan yang tidak dapat dipindahkan D. Merupakan hasil penggabungan CV dan NV

7. Saham yang diberikan hak istimewa kepada pemegang saham seperti saham preferen A. Saham tidak berpartisipasi C. Saham komulatif

(3)

8. Asosiasi antara 2 atau lebih individu sebagai pemilik untuk menjalankan perusahaan dengan tujuan mendapatkan laba disebut :

A. CV C. Persekutuan Firma

B. Perseroan Terbatas D. Trust

9. Sistem akuntansi kantor cabang dapat menetapkan dengan penyelenggaraan seperti di bawah ini, kecuali :

A. Pencatatan Cabang di Kantor Pusat B. Pencatatan Kantor Pusat di Cabang

C. Pencatatan Cabang baik di Cabang maupun di Kantor Pusat. D. Penyelenggaraan Catatan Cabang di Cabang sendiri.

10. Investasi yang bersifat jangka pendek diklasifi-kasikan sebagai Aktiva Lancar dan disajikan dalam neraca dalam kelompok :

A. Surat-Surat Berharga C. Hutang Obligasi

B. Aktiva Lain-Lain D. Modal Saham

(4)

SOAL 1

Sebuah Firma telah mengeluarkan 3000 lbr saham preferen dan 5000 saham biasa.

Hak istimewa saham preferen yakni mempunyai hak pertama atas dividen sebesar Rp.

2500 per lembar. Berikut disajikan cara pembagian :

Tahun pertama

: Laba sebesar Rp. 12.000.000

Tahun kedua

: Laba sebesar Rp. 20.000.000

Tahun ketiga

: Laba sebesar Rp. 15.000.000

Dewan komisaris menetapkan bahwa sebagian laba atau sebesar 32% akan ditahan di

dalam perusahaan.

Pertanyaannya :

a. Berapa jumlah total laba yang dibagikan selama 3 tahun

b. Berapa jumlah dividen yang harus dibayarkan untuk pemegang saham preferen

pada tahun pertama dan ke tiga.

c. Tentukan berapa besarnya dividen per saham biasa untuk tahun pertama dan

kedua

SOAL 2

Perusahaan persekutuan yang beranggotakan 2 orang yakni Tn Ruslan dengan modal sebesar Rp. 520.000.000 dan Tn Harry yang memiliki modal sebesar Rp. 790.000.000. Selama periode berjalan laba operasional yakni sebesar 210.000.000.

Selama periode yang bersangkutan, kegiatan transaksi yang dilakukan adalah sebagai berikut :

Tuan Harry

1 Pebruari : Menyerahkan seperangkat aktiva dengan nilai pasar sebesar Rp 15 juta

1 Mei

: setor uang kas sebesar 50 juta

1 Agustus

: Melakukan penarikan uang tunai (prive) sebesar Rp. 10 juta

Tuan Ruslan

1 Mei

: Melakukan penyetoran uang kas dalam firma sebagai investasi

Tambahan yakni sebesar Rp 90.500.000

1 Agustus : serahkan kendaraan nilai 25 juta

1 Oktober

: Melakukan penarikan uang tunai (prive) sebesar Rp 10.200.000

Berdasarkan data tersebut di atas, tentukan :

a. Berapa besar modal rata-rata sepanjang tahun dari Tn Ruslan dan Tn Harry

b. Berapa laba yang diperoleh oleh masing-masing sekutu (tn Ruslan dan Tn

Harry)

(5)

Tn. Jojo dan Tn. Ary sepakat menggabungkan kedua perusahaan yang dimilikinya ke dalam sebuah firma. Masing-masing sekutu ini menyetor sejumlah kas dan aktiva. Tn. Jojo menyetor uang kas sebesar Rp. 570 juta dan peralatan kantor dengan nilai pasar Rp. 150 juta. Peralatan kantor dari Tn. Jojo ini memiliki harga perolehan (cost) sebesar Rp. 320 juta dengan akumulasi penyusutan Rp. 200 juta. Sedangkan Tn. Ary menyetor sejumlah uang sebesar Rp. 490 juta dan mentransfer sejumlah piutang usaha dengan nilai realisasi bersih (net realizable value) sebesar Rp. 300 juta. Nilai bruto dari piutang ini adalah sebesar Rp. 320 juta dengan cadangan piutang tak tertagih Rp. 140 juta.

Berdasarkan informasi di atas, tentukan :

a. Berapa besarnya modal Tuan Jojo dan buatlah jurnal yang diperlukan b. Tentukan berapa besar modal Tuan Ary dan buatlah jurnal yang diperlukan.

SOAL 4

PT Gadjah Sakti adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang percetakan dengan menggunakan metode harga pokok pesanan. Pada bulan September 2014 perusahaan mendapat pesanan untuk mencetak kartu undangan sebanyak 2400 lembar dari PT Restu dengan harga yang dibebankan adalah Rp. 2000 per lembar,- .

Pada bulan yang sama perusahaan juga menerima pesanan sebanyak 100 spandoek dari PT Insani dengan harga Rp. 200.000 per unit. Pesanan dari PT Restu diberi nomor KU-01 dan pesanan dari PT Insani diberi nomor SP-02.

Data Kegiatan dan Produksi

1. Pada tanggal 4 Mei 2014 dibeli bahan baku dan penolong dengan cara kredit yakni sebagai berikut :

Bahan baku

Kertas untuk undangan Rp. 1.350.000

Kain putih 600 meter Rp. 4.125.000

Bahan penolong

Bahan penolong X1 Rp. 300.000

Bahan penolong X2 Rp. 170.000

(6)

Bahan baku kertas dan bahan penolong X2 digunakan untuk memproses pesanan no KU-01, sedangkan bahan baku kain dan bahan penolong X1 dipakai untuk memproses pesanan no SP-02

3. Untuk penentuan biaya tenaga kerja yang dikeluarkan oleh departemen produksi menggunakan dasar jam tenaga kerja langsung dengan perhitungan sbb

Upah langsung untuk pesanan KU-01 180 jam a. Rp.5000 dan upah langsung untuk pesanan SP-02 menghabiskan sebanyak 1000 jam a. Rp.5000,-. Se- dangkan untuk upah tidak langsung adalah Rp. 2,9 juta.

Untuk gaji karyawan Bagian pemasaran dikeluarkan sebesar Rp. 7.500.000,- dan gaji karyawan administrasi dan umum Rp.

4.000.000,-4. Pencatatan Biaya Overhead Pabrik. Perusahaan dalam hal ini menggunakan tarif BOP sebesar 160 % dari biaya tenaga kerja langsung, baik pesanan KU-01 dan SP-02.

Biaya overhead pabrik sesungguhnya terjadi dalam kaitannya dengan pesanan di atas, adalah sebagai berikut

Biaya pemeliharaan gedung Rp. 500.000

Biaya depresiasi gedung pabrik Rp. 2.000.000 Biaya depresiasi mesin Rp. 1.500.000 Biaya pemeliharaan mesin Rp. 1.000.000 Biaya asuransi gedung pabrik dan msn Rp. 700.000

5. Pencatatan harga pokok produk jadi. Berdasarkan informasi untuk pesanan no KU-01 telah selesai dikerja kan

6. Pencatatan harga pokok produk dalam proses. Berdasarkan informasi diketahui bahwa untuk pesanan no SP-02 masih dalam proses penyelesaian.

7. Pencatatan harga pokok produk yang dijual. Pesanan no KU-01 telah diserahkan kepada pemesan. Dan dari penyerahan tersebut pemesan akan membayar dengan cara kredit.

Diminta

Berdasarkan informasi di atas, buatlah jurnal yang diperlukan berdasarkan metode harga pokok pesanan.

(7)

Produk diolah melalui satu departemen. Dalam keten tuan ini anggapan yang digunakan ;  Tidak terdapat persediaan produk dalam proses awal

 Tidak terdapat produk yang rusak atau hilang dalam proses pengolahan.  Perusahaan hanya memproduksi satu macam produk.

CV Pribadi dalam pengolahan produknya dilakukan secara massal dan melalui satu departemen produksi. Berikut ini disajikan data produksi dan kegiatan selama bulan September 2004, yakni sbb ;

Produk yang dimasukkan dlm proses 5.000 unit

Produk jadi 3.800 unit

Produk dlm proses dengan tkt penyelesaian Bhn baku dan penolong 100 %; biaya

konversi 40 %. 1.200 unit

Jumlah produk yang diproses 5.000 unit

Data Biaya produksi

Berdasarkan informasi berikut ini adalah biaya produksi yang telah dikeluarkan yakni sebagai berikut

Biaya bahan baku Rp. 300.000

Biaya bahan penolong Rp. 450.000

Biaya tenaga kerja Rp. 513.600

Biaya overhead pabrik Rp. 642.000

Total Biaya produksi Rp. 1.905.600

Berdasarkan data tersebut di atas, maka tentukan

1. Berapa biaya produksi per unit untuk mengolah produk tersebut 2. Tentukan berapa harga pokok produk jadi

(8)

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...

Related subjects :