• Tidak ada hasil yang ditemukan

Agustiannoor Hibah Institusi hibah hareuta

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Agustiannoor Hibah Institusi hibah hareuta "

Copied!
5
0
0

Teks penuh

(1)

PERENCANAAN DAN PENGEMBANGAN APLIKASI STOK BARAN G

DAN PENJUALAN PADA UPT. KEWIRAUSAHAAN

MENGGUNAKAN BARCODE DAN SMART CARD

(STUDI KASUS UPT. KEWIRAUSAHAAN

POLITEKNIK NEGERI TANAH LAUT)

Agustian Noor, M.Kom, Herpendi, M.Kom, Radna Nurmalina, SE., M.Si

Jurusan Teknik Informatika, Po lite knik Nege ri Tanah Laut Jl. A. Yan i Km 6 Pe laihari Tanah Laut Ka limantan Selatan

Telp. (0512) 21537, Fa ks. (0512) 21537 E- ma il: [email protected]

Abstrak–

Penelitian ini secara umum bertujuan untuk menghasilkan sistem yang dapat mengelola data-data stok barang dan penjualan di UPT Kewirausahaan Politeknik Negeri Tanah Laut.

Usulan penelitian ini difokuskan terlebih dahulu pada me mbangun aplikasi stok barang dan penjualan dengan menambah sentuhan teknologi barcode dan smart card yang ma mpu me mberikan ke mudahan dalam pengelolaan data barang. Saat ini stok barang dan penjulanan dilakukan secara manual dengan menulis di buku besar. Untuk me mpermudah mela kukan proses transaksi dan pengelolaan stok barang tersebut maka d ibangun “Aplikasi Stok Ba rang dan Penjualan Pada Upt. Kewirausahaan Menggunakan Barcode dan Smart Card (Studi Kasus Upt. Ke wirausahaan Polite knik Negeri Tanah Laut)”. Aplikasi digunakan pada saat proses transaksi dan pengelolaan stok barang, d a ri p roses ba ra ng mas u k sa mp a i b a rang ke lu a r dengan metode yang digunakan yaitu mendekatkan atau meletakkan barcode pada kode barang dan smart card atau kartu RFID pada alat pembaca kartu RFID yang dimiliki pelanggan terdaftar, ma ka secara langsung aplikasi menerima data yang ada pada barcode dan kartu tersebut.

Aplikasi in i, diharapkan pada tahun berikutnya dapat dikembangkan aplikasi pendukung lain guna dapat menghasilkan sistem informasi yang tepat guna, baik, dan terintegrasi untuk dapat menciptakan sebuah kampus cerdas.

Kata Kunci: Aplikasi, RFID, Barcode.

1. PENDAHULUAN

Smart Card atau RFID (Radio Frequency

Identification) adalah teknologi identifikasi berbasis gelombang radio yang mampu mengidentifikasi berbagai objek secara simultan tanpa diperlukan kontak langsung. Imp le mentasi RFID yang secara efektif telah digunakan pada lingkungan industri yang me merlukan akurasi dan kecepatan identifikasi obje k dala m ju mlah yang besar, dengan adanya sistem RFID ini seseorang dapat mela kukan berbagai kegiatan secara lebih cepat, efektif, dan aman (A lief,2014).

Berdasarkan latar belakang yang telah diuraikan, ma ka penulis mengajukan penelitian dengan judul “Perencanaan dan Pengembangan

aplik asi stok barang menggunak an smart card guna pengembangan k ampus cerdas (Studi k asus Politek nik Negeri Tanah Laut)”, sebagai salah

satu komponen untuk menghasilkan ka mpus cerdas.

2. LANDASAN TEORI

2.1 Pengertian Aplikasi

Aplikasi adalah suatu sub kelas perangkat lunak ko mputer yang me manfaatkan kema mpuan ko mputer langsung untuk me laku kan suatu tugas

yang diinginkan pengguna. Biasanya dibandingkan dengan perangkat lunak sistem yang mengintegrasikan berbagai kema mpuan komputer, tapi tidak secara langsung menerapkan ke ma mpuan tersebut untuk mengerjakan suatu tugas yang menguntungkan pengguna. Contoh utama perangkat lunak aplikasi adalah pengolah kata, le mbar kerja, dan pe mutar media .

(2)

2.2 Sistem Infor masi Pembelian, Penjual an dan Persedi aan

2.2.1 Sistem Infor masi Pembelian

Sistem a kuntansi pembelian digunakan dalam perusahaan untuk pengadaan barang yang diperlukan oleh perusahaan. Transaksi pembelian dapat digolongkan menjad i dua: pembe lian lo kal dan impor. Pe mbe lian loka l adalah pembe lian dari pemasok dala m negri, sedangkan impor adalah pembelian dari pe masok luar negri. (Mulyadi; 2001; 299).

2.3 Pengertian Barc ode 2.3.1 Barcode Scanner

Dala m ha l ini ko mputer tidak secara langsung dapat me mbaca data yang terkandung dala m kode bar tersebut, oleh karena itu sebelumnya kode yang ada harus ditangkap dan diterje mahkan ke dala m format data yang dapat dibaca oleh komputer. Alat yang dapat me mbaca dan mengirimkannya ke dala m ko mputer itulah yang disebut Barcode

Reader atau yang biasa disebut Barcode scanner.

Gambar 2.1 Barc ode Reader

2.3.2 Car a Kerja Barcode Scanner

Seperangkat Barcode scanner terdiri dari scanner, decoder dan kabel yang menya mbungkan decoder dengan komputer. Barcode scanner tersebut me mindai sy mbol, menangkap dan

me rubah kode bar menjad i data ele ktrik la lu mengirimkannya ke ko mputer dengan format data yang sederhana.

2.4 Pengertian RFID

RFID (Radio Frequency Identification) adalah sebuah metode identifikasi dengan menggunakan sarana yang disebut label RFID atau transponder untuk menyimpan dan menga mbil data jara k jauh. Label atau kartu RFID adalah sebuah benda yang bisa dipasang atau dimasukkan di dala m sebuah produk, buku, hewan atau bahkan manusia dengan tujuan untuk identifikasi menggunakan gelombang radio. Label RFID berisi informasi yang disimpan secara elektronik dan dapat dibaca hingga beberapa meter jauhnya. Sistem pembaca RFID tidak me merlukan kontak langsung seperti sistem pembaca kode batang (barcode).

2.5 Pengertian Database

Base adalah tempat atau ruangan untuk berku mpul. Data dalah fakta atau kejadian dunia nyata yang mengandung suatu arti yang dapat berupa simbol-simbol, ga mbar-ga mbar atau kata-kata.

Jadi pengertian database adalah representasi ku mpulan data yang saling berhubungan yang disimpan secara bersama-sama dan tanpa pengulangan yang tidak perlu untuk me menuhi berbagai kebutuhan.

Data perlu disimpan, d iolah dan diorganisasikan didala m database sehingga informasi yang dihasilkan berkualitas dan efisien dalam penyimpanan data. Data yang dike lo mpokkan dan diorganisasikan disimpan sesuai dengan fungsi dan jenisnya. Hal in i berguna untuk mempermudah pencarian data apabila suatu saat data tersebut diperlukan (Kuswayatno, 2006).

2.6 MySql

MySQL merupakan software yang tergolong sebagai DBM S (Database Management

System) yang bersifat open source. Open source

menyatakan bahwa software ini dilengkapi dengan source code (code yang dipakai untuk me mbuat MySQL). Se lain tentu saja bentuk

executable-nya atau kode yang dapat dijalankan

secara langsung dalam sistem operasi dan bisa diperoleh secara gratis dengan mendownload di internet.

3. METODE PENELITIAN 3.1 Tahapan Penelitian

Ga mbar 3.1 Tahapan Penelitian

(3)

dan informasi sesuai dengan sistem yang akan di ke mbangkan. Mempe laja ri lite ratur-literatur yang berhubungan dengan materi penelit ian juga dila kukan pada tahap ini.Tahap kedua adalah analisis yang mendefin isikan kebutuhan informasi, dimana informasi yang didapat dianalisis sehingga diperoleh ga mbaran data-data yang harus diku mpulkan. Proses berikutnya adalah mengu mpulkan data-data yang sesuai dengan hasil pengembangan coding. Metode Pengumpulan Data

Metode yang dilakukan da la m pengumpulan data adalah observasi, studi pustaka dan wawancara. a. Metode Observasi

Proses pengamatan objek penelitian secara langsung di lapangan pada saat mela kukan riset. b. Metode Studi Pustaka

Metode studi pustaka atau library research yang dila kukan oleh penulis dengan cara me mbaca buku literatur, menganalisa, menyimpulkan, mengutip bacaan-bacaan dari art ike l maupun jurna l yang ada di internet serta me mpe la jari doku men-doku men yang ada sesuai dengan objek pengamatan.

c. Metode Wawancara

Suatu bentuk metode riset dengan mengajukan beberapa pertanyaan terhadap narasumber pada objek penelitian penulis.

4. HAS IL DAN PEMBAHASAN 4.1 Hasil Pengumpulan Data

Data yang didapat yakni dengan meminta data dan wawancara kepada bagianStafLaboran Teknik Informatika dan penelitian dilaku kan langsung oleh penulis dengan mengajukan beberapa pertanyaan yang mengacu pada data jadwal dan dosen pada jurusan Teknik Informatika.Me minta dan wawancara in i menghasilkan informasi tentang data jadwa l kuliah pada jurusan Teknik Informatika tahun 2016/ 2017 dan data dosen jurusan Teknik Informatika tahun 2016/2017.

4.2 Analisis Sistem 4.2.1 Analisis Ke butuhan

Pe mbuatan sebuah sistem me merlukan

proses perencanaan, hal ini perlu dila kukan

dengan teliti. Se makin ru mit masalah yang dihadapi maka a kan sema kin ru mit analisis yang harus dilakukan. Agar dapat mela kukan analisis dengan baik, maka diperlukan data-data lengkap. Selain itu diperlukan pula teori atau konsep dasar dan alat yang me madai. Dala m menyusun hal tersebut, diperlukan proses perencanaan yang terstruktur dan sistematis dengan tujuan untuk mengefektifkan waktu dan pekerjaan serta dapat menghindari terjadinya pekerjaan yang berulang-ulang.

4.2.2 Analisis Sistem Yang Diusulkan

Berdasarkan dari beberapa kele mahan sistem yang sekarang berjalan, yaitu masih banyak penggunaan kertas untuk pembuatan daftar absensi, tidak adanya pencatatan waktu

dalam proses absensi, pema kaian wa ktu yang lebih la ma untuk proses pendataan, pengolahan data dan pembuatan laporan, belum dipaka inya daftar stok barang untuk mengetahui tingkat kedisiplinan mahasiswa, ma ka rancangan sistem yang akan dibangun diharapkan dapat me mberikan informasi dan kemudahan diantaranya:

1.

Mengurangi penggunaan kertas dalam proses stok barang.

2.

Mampu mencatat waktu terjadinya proses absensi.

3.

Mempersingkat waktu dalam proses pendataan, pengolahan dan pembuatan laporan.

4.

Menggunakan data absensi untuk menghasilkan penilaian kedisiplinan mahasiswa.

5.

Dapat me mbantu penyimpanan data supaya lebih terjaga dala m database.

4.3 Imple me ntasi Sistem 4.3.1 Halaman Me nu Utama

Ga mbar 4.1 Menu Uta ma

Ga mbar 4.7 me rupakan ga mbar hala man menu utama yang menamp ilkan hala man utama dari aplikasi yang mena mpilkan menu – menu dala m aplikasi.

4.3.2 Halaman Login

Ga mbar 4.2 Ha la man Login

Ga mbar 4.8 merupakan gamba r Apabila

username dan password yang dimasukkan salah,

ma ka akan muncul peringatan “username atau

password salah” dan akan kembali ke menu login

(4)

4.3.3 For m Tr ansaksi Jual

Ga mbar 4.3 Form Transaksi Jual

4.4 Pengujian Sistem

Pengujian black box berdasarkan pada Aplikasi Be la jar Mengaja r Pada Laboratoriu m Ko mputer Tekn ik Informatika seperti pada tabel 4.1:

Tabel 4.1 Pengujian Black Box

No Skenario Pengujian Hasil

Pengujian

1 Fungsi Login Berhasil

2 Fungsi Tambah Data Barang Berhasil 3 Fungsi Edit Data Barang Berhasil 4 Fungsi Hapus Data Barang Berhasil 5 Fungsi Tambah Data Satuan Berhasil 6 Fungsi Edit Data Satuan Berhasil 7 Fungsi Hapus Data Data Satuan Berhasil 8 Fungsi Tambah Data Ketegori Berhasil 9 Fungsi Edit Data Kategori Berhasil 10 Fungsi Hapus Data Kategori Berhasil 11 Fungsi Tambah Data Pelanggan Berhasil 12 Fungsi Edit Data Pelanggan Berhasil 13 Fungsi Hapus Data Pelanggan Berhasil 14 Fungsi Tambah Data Supplier Berhasil 15 Fungsi Edit Data Supplier Berhasil 16 Fungsi Hapus Data Supplier Berhasil 17 Fungsi Tambah Data Karyawan Berhasil 18 Fungsi Edit Data Karyawan Berhasil 19 Fungsi Hapus Data Karyawan Berhasil 20 Fungsi Tambah Data Petugas Berhasil 21 Fungsi Edit Data Petugas Berhasil 22 Fungsi Hapus Data Petugas Berhasil 23 Fungsi Tambah Data Transaksi Beli Berhasil 24 Fungsi Tambah Data Transaksi Jual Berhasil 25 Fungsi Tambah Data Hutang Berhasil 26 Fungsi Tambah Data Piutang Berhasil

27 Fungsi Logout Berhasil

5. KES IMPULAN

Kesimpulan yang diambil dari Aplikasi Bela jar Mengajar Pada Laboratorium Komputer sebagai berikut:

1. Telah dibangun aplikasi belajar mengajar pada

laboratorium k omputer yang dapat digunakan

untuk me laku kan kehadiran dosen mengajar pada laboratorium k omputer Politekn ik Negeri Tanah Laut. Dosen Mahasiswa me laku kan pengisian kehadiran secara terkomputerisasi dengan online dan data tersimpan di database.

2. Dirancang menggunakan desain Unified

Models Language (UML) dan databaseEntity Relationship Diagram (ERD) dengan software

pendukung seperti notepad++, Codeigniter, dan

JQuery.

3. Pengimple mentasian aplikasi di la kukan pada bagian software ICT sehingga dosen dapat menggunakan aplikasi ini pada saat pengisian kehadiran mengaja r.

DAFTAR PUS TAKA

Alief, R., Darjat, D. & Sudjad i, S. (2014). Transmisi Ejournal, 2014: Pe manfaatan Tek nologi RFID Melalui Kartu Identitas dosen pada Prototipe sistem ruang k elas cerdas, (Online), Vo l16,No.2,(http://ejournal.undip.ac.id/in dex.php/transmisi/artic le/v iew/6969, diakses 5 April 2015).

Alam, M. A. (2003). Belajar Sendiri Mengolah

Database Dengan Borland Delphi 7.

Jakarta: PT. ELEX M EDIA KOMPUTINDO.

Al-fatta, H. (2007). Analisis & Perancangan

Sistem Informasi Untuk Keunggulan Bersaing Perusahaan Organisasi Modern. Yogyakarta: CV. ANDI OFFSET.

Al-fatta, H. (2009). Rek ayasa Sistem Pengenalan

Wajah. Yogyakarta: CV. Andi OFFSET.

Ali, M. (2007). Ilmu dan Aplik asi

Pendidikan Bagian I : Ilmu Pendidikan Teoretis. Bandung : PT. IMPERIA L

BAKTI UTAMA.

Husni, 2004. Pemrograman Database dengan

Delphi. Yogyakarta : Graha Ilmu.

Kuswayatno, L. (2006). Mahir dan

Terampil Berk omputer. Bandung :

GRA FINDO M EDIA PRATAMA. Miles, S. B. ( 2008). RFID Technology and

Applications. New Yo rk: Ca mbridge

University Press.

Pra mana, H. W. (2005). Kunci Suk ses Aplik asi

Penjualan Berbasis Access 2003.

Jakara: Media Komputindo.

Yuhefiza rd, S. (2008). Database Management

Menggunakan Microsoft Access 2003.

Jakarta: PT. Ele x Media Ko mputindo.

Biodata Penulis

(5)

Gambar

Gambar 2.1  Barcode Reader
Gambar 4.2 Halaman Login
Gambar 4.3 Form Transaksi Jual

Referensi

Dokumen terkait