TUGAS KOMUNIKASI BISNIS
MAKALAH BISNIS BIBIT TANAMAN BUAH
OLEH:
RUDY HERY SYAHFUTRO 1506110179
RAHMA EVITA CHANIAGO 1506110303
MARIDA 1506110463
NINDY JULI RAHAYU 1506110539
M. ARBA’I RAMADHAN 1506110513
JURUSAN AGRIBISNIS
FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS RIAU
PEKANBARU
KATA PENGANTAR
Puji syukur atas kehadirat Allah SWT karena karunia, rahmat dan hidayah-Nya penulis dapat menyelesaikan makalah bisnis bibit tanaman buah ini tepat pada waktunya. Penulisan makalah ini juga tidak luput dari bantuan, bimbingan dan dukungan moril dari berbagai pihak. Oleh karena itu penulis mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang terlibat dan telah membantu dalam penyelesaian makalah ini.
Harapan penulis semoga makalah ini membantu menambah pengetahuan dan pengalaman bagi para pembaca, sehingga penulis dapat memperbaiki bentuk maupun isi makalah ini sehingga kedepannya dapat lebih baik. Penulismenyadari bahwa penulisan makalah ini tidak lepas dari kesulitan, hambatan dan tantangan yang menjadikan makalah ini tidak lepas dari kesalahan. Oleh karena itu, penulis mengharapkan kritik dan saran yang membangun untuk perbaikan yang akan menyempurnakan makalah ini.
Pekanbaru, Maret 2018
DAFTAR ISI
Halaman
Kata Pengantar ... ii
Daftar Isi ... iii
Bab I Gambaran Umum Usaha ... 1
1.1Latar Belakang Usaha ... 1
1.2Deskripsi Usaha ... 1
1.3Aspek Produk ... 2
1.4Aspek Pemasaran ... 4
1.5Aspek Manajemen dan Organisasi ... 5
Bab II Biaya ... 6
2.1 Permodalan ... 6
2.2 Keuangan dan Rencana Pendanaan ... 6
2.3 Peralatan Penunjungan ... 6
2.4 Bahan Habis Pakai ... 7
2.5 Biaya Lain-Lain ... 9
Bab III Penutup ... 10
Daftar Pustaka ... 13
Bab 1
Gambaran Umum Usaha
1.1 Latar Belakang Usaha
Untuk menghadapi persaingan di dunia bisnis dan menghadapi banyaknya inovasi yang dilakukan di berbagai bidang usaha, maka kami disini memiliki ide bisnis yang komersil dengan melihat peluang yang ada di sekitar lingkungan kami khususnya di sekitar kampus Universitas Riau, kami melihat peluang bisnis yang menjanjikan terutama dalam bidang budidaya yaitu penyediaan bibit tanaman buah yang berkualitas. Meningkatnya perekonomian Indonesia berimplikasi pada meningkatnya kebutuhan masyarakat akan buah yang berkualitas, dan kami disini menyediakan bibit tanaman buah berkualitas sehingga konsumen bisa menanam buah sendiri di pekarangan rumah yang terjamin kualitasnya.
Melihat banyaknya manfaat bibit tanaman buah di kehidupan masyarakat serta tingginya kesadaran masyarakat terhadap manfaat buah berkualitas, maka kami berinisiatif untuk menawarkan bibit tanaman buah yang dibudidayakan sendiri di lingkungan kampus Universitas Riau dengan melihat peluang pasar yang ada dengan harga yang terjangkau dan dengan kualitas yang terjamin, serta dapat dijangkau oleh berbagai kalangan. Kemudian dengan lokasi tempat yang strategis yang dilalui oleh banyak kendaraan sehingga akan mudah untuk di kenal oleh masyarakat atau lingkungan disekitar area usaha.
1.2 Deskripsi Usaha
Kesadaran masyarakat perkotaan yang mulai berfikir dalam memanfaatkan pekarangan untuk menanam tanaman buah, tanaman buah memberikan manfaat untuk memperindah pekarangan, dan mengurangi polusi di daerah perkotaan. Masyarakat yang tinggal di kawasan perkotaan cenderung memiliki luas lahan yang sempit sehingga masyarakat mengharapkan adanya bibit tanaman buah yang tidak membutuhkan lahan yang cukup luas namun dapat memberikan hasil buah yang tinggi dan baik.
dengan harga yang terjangkau. Oleh sebab itu, kami ingin memenuhi permintaan bibit tanaman buah berkualitas bagi masyarakat yang ingin melakukan budidaya tanaman buah dengan membuka pusat penjualan bibit tanaman buah berkualitas.
Usaha ini bergerak di bidang penyediaan atau penjualan produk berupa bibit tanaman buah-buahan terutama tanaman buah tropika. Usaha ini telah dimulai dari tahun 2015. Saat ini lokasi pembibitan dan penjualan bibit tanaman buah dilakukan di Inkubator Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Riau. Produksi bibit tanaman dilakukan melalui teknik perbanyakan vegetatif, yaitu dengan cangkok. Perbanyakan tanaman diperoleh dari varietas tanaman induk yang unggul. Untuk memperoleh tanaman induk yang unggul, kami bekerja sama dengan pengelola Inkubator Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Riau.
1.3 Aspek Produk
Kami memproduksi aneka bibit tanaman buah yang berkualitas dengan harga terjangkau (Rp. 25.000/bibit tanaman) di Kota Pekanbaru. Jika dibandingkan dengan pesaing lainnya, harga ini sangat kompetitif. Hal ini dikarenakan biaya operasional yang dibutuhkan dalam produksi bibit tanaman buah relatif kecil, sehingga ancaman kerugian dapat diminimalkan. Bibit tanaman buah yang diproduksi merupakan hasil perbanyakan vegetatif dari tanaman induk yang unggul, sehingga akan menghasilkan bibit yang memiliki sifat seperti induknya. Bibit tanaman buah yang disediakan bermacam-macam seperti jambu biji, jambu air, lengkeng, mangga dan yang lainnya. Kami juga bersedia memberikan jasa konsultasi dengan pelanggan yang memiliki kendala dalam budidaya tanaman buah.
Kreativitas dan inovasi merupakan suatu hal yang harus dilakukan untuk mempertahankan usaha ini agar terus berjalan, bisa lebih dikenal dan diterima oleh masyarakat. Perubahan dan inovasi yang akan dilakukan untuk mencapai tujuan tersebut dituangkan dalam rencana pengembangan usaha. Adapun rencana pengembangan usaha yang ingin dilakukan yaitu :
1. Pembukaan gerai atau pusat penjualan
pengembangan dan sekaligus rencana pemasaran produk agar lebih mudah dan lebih dikenal oleh masyarakat. Pembukaan gerai dilakukan mengingat selama ini lokasi pembibitan dan penjualan masih dilakukan di Inkubator Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Riau sehingga bentuk pemasaran yang dilakukan selama ini lebih banyak dilakukan melalui media sosial.
2. Pembuatan rumah pembibitan
Pembuatan rumah pembibitan akan dilakukan di gerai. Adanya rumah pembibitan akan mempermudah dalam melakukan perawatan bibit tanaman buah yang akan dijual. Selain itu, juga akan membuat pertumbuhan bibit tanaman buah lebih baik sehingga lebih menarik minat konsumen.
3. Pembuatan percontohan budidaya tanaman buah dalam pot (tabulampot). Pembuatan percontohan budidaya tabulampot bertujuan untuk menarik minat masyarakat atau calon pembeli untuk datang ke gerai penjualan. Pembuatan percontohan juga merupakan salah satu strategi pemasaran usaha. Apabila ada masyarakat yang ingin atau berminat untuk melakukan budidaya tabulampot di rumahnya kami siap melayani jasa pembuatan budidaya tabulampot dengan semua input yang dibutuhkan dari usaha ini.
4. Pembuatan tempat pengomposan dan gudang penyimpanan.
Pembuatan tempat pengomposan merupakan rencana pengembangan untuk memenuhi kebutuhan pupuk organik dalam produksi bibit tanaman buah. Adanya tempat pengoposan ini diharapkan dapat mengurangi pengeluaran untuk membeli pupuk organik dari luar. Apabila terdapat kelebihan kompos yang dihasilkan untuk produksi bibit tanaman buah, maka kompos tersebut dapat dijual kembali sehingga menjadikan sumber pemasukan. Pembuatan gudang penyimpanan dimaksudkan untuk tempat penyimpanan alat-alat maupun bahan-bahan yang digunakan dalam menjalankan usaha ini.
5. Pembuatan brosur budidaya tanaman buah.
memiliki pengetahuan yang baik mengenai budidaya tanaman buah dapat terbantu.
6. Pembuatan kartu nama
Pembuatan kartu nama merupakan rencana pengembangan yang akan dilakukan usaha kami dan juga merupakan salah satu pengembangan strategi pemasaran. Adanya kartu nama akan mempermudah konsumen dalam berhubungan dengan usaha ini. Kartu nama yang dibuat akan berisi nama usaha, lokasi usaha dan nomor handphone, sehingga apabila konsumen ada kendala dalam budidaya tanaman buah kami dapat membantu menyelesaikannya. Selain itu apabila terdapat masyarakat yang ingin membeli namun tidak bisa datang ke gerai penjualan dapat menghubungi kami dan kami akan mengentarkan ke lokasi.
1.4 Aspek Pemasaran
Kami memiliki target konsumen utama yaitu masyarakat kota Pekanbaru dan Kampar serta tidak menutup kemungkinan insan akademis di beberapa perguruan tinggi di Riau. Hal tersebut karena pengembangan dari usaha ini akan mendirikan kios penjualan di KM 17 jalan raya Rimbo Panjang perbatasan Pekanbaru dengan Kampar. Selain itu, produk juga lebih mudah dipromosikan karena berada dipinggir jalan dan dekat dengan lingkungan masyarakat Kota Pekanbaru dan Kampar.
Strategi pemasaran yang kami gunakan untuk menjalankan usaha ini yaitu: 1. Mengenalkan usaha ini melalui berbagai selebaran.
2. Mempromosikan produk lewat pameran pameran maupun acara besar. 3. Membuat akun media sosial seperti instagram dan facebook.
4. Membuka kios atau gerai penjualan.
5. Konsumen mendapatkan panduan budidaya tanaman buah secara gratis. 6. Melayani jasa pengiriman produk hingga sampai dilokasi tujuan.
Kami merupakan suatu unit usaha yang memiliki struktur organisasi terdiri dari Direktur, Bendahara, tenaga ahli produksi, tenaga ahli alat dan prasarana, dan tenaga ahli pemasaran. Struktur organisasi dan ketenagakerjaan usaha tani dapat dilihat pada gambar 1.
Gambar 1. Struktur Organisasi dan Ketenagakerjaan
Direktur bertanggung jawab dan mengatur atas semua kegiatan yang ada di dalam unit usaha ini dibantu dengan bendahara yang bertugas dalam kegiatan pembukuan. Usaha ini terdiri dari 3 bagian tenaga ahli, yang masing-masingnya dipimpin oleh tenaga ahli. Bagian-bagian tersebut antara lain tenaga ahli produksi, tenaga ahli alat dan prasarana dan tenaga ahli pemasaran.
Tenaga ahli produksi bertanggung jawab memproduksi tanaman buah yang berkualitas melalui perbanyakan tanaman secara vegetatif. Tenaga ahli alat dan prasarana bertanggung jawab untuk mempersiapkan alat-alat yang dibutuhkan dalam perbanyakan tanaman, tenaga ahli pemasaran bertanggung jawab dalam memasarkan produk serta menjalin kerjasama dengan stockholder dalam
TENAGA AHLI ALAT DAN PRASARANA TENAGA AHLI ALAT
1. Strenght Memberikan kualitas yang baik
Menyediakan bibit unggul
Menyediakan beranekaragam tanaman yang mengikuti trend pasaran
Penyediaan konsultasi dari tenagaahli tanaman
2. Weakness Kurangnya link dengan perusahaan besar sehingga usaha ini kurang dikenal
Masih terbatasnya modal yang digunakan
3. Oppurtunities Peluang usaha ini adalah dapat ikut menjadi investor tanaman pada objek wisata alam yang menyediakan beranekaragam tanaman
Menjadi tempat berkonsultasi mengenai budidaya tanaman yang biasanya bagi orang pemula akan banyak mengalami kendala dalam dalam budidaya
4. Threaten Adanya pesaing yang mempunya hubungan erat denganperuahaan besar.
Fasilitas yang kurang memadai
Bab II
BIAYA
2.1 Permodalan
200.000,00/orang, sehingga modal awal yang terkumpul yaitu Rp. 1.000.000,00. Selanjutnya dana tersebut digunakan untuk membeli alat-alat dan bahan untuk produksi seperti 1 buah gunting stek, 2 buah pisau okulasi, 1 buah parang, 1 buah cangkul, 1 buah selang air, 3 kg polybag, 2 karung pupuk kandang dan 2 karung sekam padi dan biaya operasional.
2.2 Keuangan dan Rencana Pendanaan
Keadaan keuangan usaha saat ini terdiri dari sisa dana talangan dan uang pemasukan hasil penjualan bibit tanaman buah. Rencana pendanaan untuk pengembangan usaha ini yaitu berasal dari keungan usaha yang diperoleh dari modal usaha dan hasil penjualan. Selain itu untuk melakukan pengembangan usaha yang lebih progresf diharapkan bantuan dana pengembangan dari para investor melalui proposal yang diajukan.
2.3 Peralatan Penunjang 1 Gunting Stek Pemanenan
cangkok
2 pcs 50.000 100.000
2 Pisau Okulasi
Alat untuk mencangkok
3 pcs 83.000 250.000
3 Cangkul Pengisian media ke
polibag
3 pcs 83.000 250.000
4 Parang Pomotong cabang
tanaman
2 pcs 60.000 120.000
5 Angkong Transportasi bibit tanaman
2 pcs 470.000 940.000
6 Gembor Penyiraman
tanaman
3 pcs 60.000 180.000
7 Ember
plastik
Wadah media cangkok
5 pcs 20.000 100.000
8 Sekop Pencampuran
media tanam
2 pcs 75.000 150.000
9 Sprayer besar Alat pengendalian hama dan penyakit
1 pcs 460.000 460.000
10 Gergaji Alat pembuatan
tempat pengoposan
2 pcs 66.000 122.000
11 Palu Alat pembuat
tempat pengoposan
2 pcs 75.000 150.000
hama dan penyakit 13 Selang air Alat penyiram
tanaman
20 meter 5.000 100.000
SUB TOTAL (Rp) 2.992.000
2.4 Bahan Habis Pakai
No Material Justifikasi
1 Polybag Wadah Cangkok 10 kg 23.000 230.000
2 Pupuk
3 Sekam padi Campuran media tanam
10 karung
20.000 200.000
4 Pupuk NPK Penambah unsur
hara tanaman
20 kg 10.000 200.000
5 Plastik putih Pembungkus cangkok
6 kg 35.000 210.000
6 Paranet Rumah pembibitan 1 gulung 1.200.000 1.200.000
7 Tiang besi Tiang rumah pembibitan
6 batang 65.000 390.000
8 Kawat Pembuatan rumah
pembibitan
2 kg 20.000 40.000
9 Tali nylon Pembuatan rumah pembibitan
I gulung 4.000 4.000
10 Semen Pengecoran rumah
pembibitan
1 sak 60.000 60.000
11 Sendok semen
Pengecoran rumah pembibitan
I pcs 20.000 20.000
12 Pasir Pengecoran rumah
pembibitan
1 angkong
25.000 25.000
13 Papan Pembuatan tempat
pengomposan
6 buah 50.000 300.000
14 Kayu broti Pembuatan tempat pengomposan
4 buah 40.000 240.000
15 Paku Pembuatan tempat
pengomposan
0,5 ons 20.000 20.000
16 Biaya
5 hok 70.000 350.000
17 Terpal Pembuatan tempat
pengomposan
18 Pot besar Pembuatan tabulampot
15 pcs 60.000 900.000
19 Perangsang akar
Pemacu
pertumbuhan daun
2 botol 50.000 100.000
20 Perangsang daun
Pemacu
pertumbuhan akar
2 botol 50.000 100.000
21 Tali raffia Pengikat cangkok 1 ball 60.000 60.000
22 Insektisida Pengendalian hama bibit cangkok
2botol 90.000 180.000
23 Fungisida Pengendalian penyakit bibit cangkok
2botol 70.000 140.000
24 Bakterisida Pengendalian penyakit bibit cangkok
2botol 80.000 160.000
SUB TOTAL (Rp) 5.409.000
2.5 Biaya Lain-Lain 1 Cetak banner Pengenalan
usaha
2 pcs 15.000 30.000
2 Spanduk Pengenalan
usaha
1 pcs 80.000 80.000
3 Kerangka standing banner
Pengenalan usaha
2 pcs 50.000 100.000
4 ATK Keperluan
pembukuan
6 Pameran/expo Biaya operasional pameran
2 100.000 200.000
7 Pulsa dan kouta internet
Penjualan melalui media sosial
5 pcs 50.000 250.000
SUB TOTAL (Rp) 1.029.000
Total (Keseluruhan) (Rp) 9.430.000
PENUTUP
3.1 Ringkasan