1
Modul 4
Menerima dan
Mengevaluasi Penawaran
Pelatihan Pengadaan
—
Tingkat Dasar
Proyek Modernisasi
Pengadaan LKPP/MCA-I
2
Modul 4 : Menerima dan Mengevaluasi Penawaran
Pelatihan Pengadaan
—
Tingkat Dasar
Proyek Modernisasi Pengadaan LKPP/MCA-I
3 Daftar Isi
► SELAMAT DATANG ... 5
► TUJUAN MODUL ... 5
► AGENDA PELATIHAN ... 7
► BIOGRAFI FASILITATOR ... 9
► PENGENALAN MODUL ... 17
► SESI 1 - GAMBARAN UMUM PENERIMAAN, PEMBUKAAN DAN EVALUASI DOKUMEN PENAWARAN ... 31
► SESI 2 – PENERIMAAN DOKUMEN PENAWARAN ... 45
► SESI 3 – PROSES PEMBUKAAN DOKUMEN PENAWARAN ... 59
► HARI PERTAMA - MERANGKUM KEGIATAN ... 75
► HARI KEDUA – MEMAPARKAN APA YANG DIPELAJARI PADA HARI PERTAMA ... 77
► SESI 4 – GAMBARAN UMUM EVALUASI PENAWARAN ... 79
► SESI 5 – MENYUSUN KRITERIA EVALUASI ... 97
► HARI KEDUA - MERANGKUM KEGIATAN ... 119
► HARI KETIGA - MEMAPARKAN APA YANG DIPELAJARI PADA HARI KEDUA ... 121
► SESI 6 – EVALUASI PENAWARAN TEKNIS DAN PENAWARAN HARGA ... 123
► KEGIATAN HARI PERTAMA... 145
► KEGIATAN HARI KEDUA ... 157
►KEGIATAN HARI KETIGA ... 165
Modul 3: Menerima dan Mengevaluasi Penawaran
—
Tingkat Dasar
Proyek Modernisasi Pengadaan
LKPP/MCA-I
Buku Petunjuk Fasilitator
Modul 4 : Menerima dan Mengevaluasi Penawaran
Pelatihan Pengadaan
—
Tingkat Dasar
Proyek Modernisasi Pengadaan LKPP/MCA-I
5
►
SELAMAT DATANG
Selamat datang di modul "Menerima dan Mengevaluasi Penawaran". Terima kasih telah menghadiri pelatihan penting ini.
Pengadaan barang/jasa pemerintah yang efisien dan efektif merupakan suatu fungsi sektor pemerintah yang strategis dan merupakan suatu komponen dasar dalam tata kelola yang baik. Seperti negara-negara lain, sistem pengadaan barang/jasa pemerintah yang saat ini diterapkan di Indonesia sangat rentan terhadap kecurangan, pemborosan, dan penyalahgunaan yang dapat mengakibatkan kebocoran dana yang signifikan dan penurunan kualitas barang, pekerjaan konstruksi, dan jasa. Proyek Modernisasi Pengadaan dirancang dengan tujuan untuk memberikan bantuan kepada Pemerintah Indonesia dalam melakukan penghematan pengeluaran pemerintah secara signifikan dengan tidak mengurangi - atau dengan meningkatkan - kualitas barang dan jasa yang diperoleh dari proses pengadaan. Proyek ini mencakup kegiatan-kegiatan untuk membangun jenjang karir bagi para pegawai negeri sipil bidang pengadaan, menciptakan peran dan struktur institusional yang memberikan kewenangan yang memadai bagi para pengelola pengadaan untuk mengimplementasikan praktik pengadaan yang baik, dan memperkuat pengendalian seperti audit pengadaan dan keuangan untuk memastikan adanya peningkatan kinerja institusional.
Modul ini dibagi ke dalam sesi-sesi pelatihan yang diadakan selama tiga hari; namun, lama pelatihan per hari dan per sesi dapat disesuaikan dengan kebutuhan.
Modul ini diberikan berdasarkan prinsip-prinsip pembelajaran orang dewasa:
Pembelajaran bersifat mandiri
Pembelajaran sesuai dengan kebutuhan langsung dan sangat partisipatif
Pembelajaran dilakukan berdasarkan pengalaman (peserta pelatihan dan fasilitator saling belajar dari pengalaman satu sama lain)
Pelatihan mengalokasikan waktu untuk refleksi dan pemberian umpan balik yang bersifat korektif
Suasana saling menghormati tercipta antara fasilitator dan para peserta pelatihan Buku panduan ini disusun berdasarkan agenda harian pelatihan. Setiap bagian dimulai dengan pengenalan topik secara umum. Buku panduan ini juga menunjukkan perkiraan waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan setiap sesi pelatihan dan materi serta persiapan yang dibutuhkan.
►
TUJUAN MODUL
Di akhir pelatihan modul ini Anda akan dapat:
Mengetahui dan memahami langkah-langkah Penerimaan, Pembukaan dan Evaluasi Dokumen Penawaran dalam proses pengadaan
6
serta membedakan antara prosedur penyampaian penawaran dalam bentuk tercetak (hard copy) atau secara elektronik (soft copy)
Mendefinisikan ruang lingkup kegiatan Pembukaan Dokumen Penawaran, serta memahami tugas dan tanggung jawab pemangku kepentingan utama yang terlibat dalam langkah ini
Mengetahui tolok ukur utama dalam Evaluasi Dokumen Penawaran, serta mendefinisikan perubahan peran dan tanggung jawab pemangku kepentingan
Mengetahui dan memahami berbagai jenis kriteria dan pendekatan evaluasi, serta menyadari pentingnya definisi tersebut dalam penyusunan dokumen permintaan penawaran
7
►
AGENDA PELATIHAN
HARI PERTAMA
Waktu
Topik09:00 – 09:20 Perkenalan dan Gambaran Umum serta Tujuan Modul 09:20 – 10:00 Icebreaker
10:00 – 10:15 Uji Pengetahun Prapelatihan 10:15 – 10:30 Rehat
10:30 – 11:00 Sesi 1: Gambaran Umum Penerimaan, Pembukaan dan Evaluasi Dokumen Penawaran
11:00 – 11:30 Sesi 1, Kegiatan 1. Latihan Praktis: Jadwal Pengadaan 11:30 – 12:00 Sesi 2: Penerimaan Dokumen Penawaran
12:00 – 13:00 Ishoma
13:00 – 13:30 Sesi 2, Kegiatan 1. Latihan Praktis: Dokumen Penawaran yang Terlambat Disampaikan. Soft copy
13:30 – 14:00 Sesi 2, Kegiatan 2. Latihan Praktis: Dokumen Penawaran yang Terlambat Disampaikan. Hard copy
14:00 – 14:40 Sesi 3: Proses Pembukaan Dokumen Penawaran 14:40 – 15:00 Rehat
15:00 – 15:30 Sesi 3, Kegiatan 1. Tantangan dalam Pembukaan Dokumen Penawaran
15:30 – 16:00
Activity 1: Lampu Lalu Lintas
Activity 2: Uji Pengetahuan Interaktif Sesi Tanya Jawab
HARI KEDUA
Waktu
Topik09:00 – 09:10 Pembukaan
09:10 – 09:40 Kegiatan 1. Peserta Mendiskusikan, Merangkum dan Memaparkan Apa yang Mereka Pelajari pada Hari Pertama
09:40 – 10:30 Sesi 4: Gambaran Umum Evaluasi Penawaran 10:30 – 10:45 Rehat
10:45 – 11:15 Sesi 4, Kegiatan 1. Tahapan Penting dalam Proses Evaluasi 11:15 – 11:45 Sesi 4, Kegiatan 2. Etika dan Integritas
11:45 – 13:00 Ishoma
13:00 – 13:55 Sesi 5: Menyusun Kriteria Evaluasi
13:55 – 14:30 Sesi 5, Kegiatan 1. Latihan Praktis: Pembelian Pribadi 14:30 – 14:45 Rehat
14:45 – 15:20 Sesi 5, Kegiatan 2. Latihan Praktis: Kriteria Evaluasi
15:20 – 16:15
8
HARI KETIGA
Waktu
Topik
08:00 – 08:10 Pembukaan08:10 – 08:40 Kegiatan 1. Peserta Mendiskusikan, Merangkum dan Memaparkan Apa yang Mereka Pelajari pada Hari Kedua
08:40 – 09:45 Sesi 6: Evaluasi Penawaran Teknis dan Penawaran Harga 09:45 – 10:00 Rehat
10:00 – 11:00 Sesi 6, Kegiatan 1. Latihan Praktis: Merit Award 11:00 – 11:45 Sesi 6, Kegiatan 2. Latihan Prakti: Metode Harga 11:45 – 13:15 Ishoma
13:15 – 13:50 Sesi 6, Kegiatan 3. Latihan Praktis: Daftar Kuantittas 13:50 – 14:05 Sesi 6, Kegiatan 4. Latihan Praktis: Negosiasi
14:05 – 14:20 Rehat
14:20– 15:00
Kegiatan 1: Membangun Menara Sesi Tanya Jawab
9
►
BIOGRAFI FASILITATOR
FITRI YUSMAN (IPEP)
Fitri Yusman (Ipep) berlatar belakang pendidikan Arsitektur dan Perencanaan Wilayah dan Kota, aktif mengajar sejak tahun 1987. Mulai tahun 2005 terlibat aktif sebagai Panitia/Pejabat Pengadaan, juga mengembangkan ULP dan LPSE, pernah menjabat sebagai Ketua LPSE dan Koordinator Lelang di salah satu PTN Jawa Tengah. Ipep juga salah satu trainer nasional LKPP terbaik untuk pelatihan sertifikasi PBJ maupun ToT. Selain itu, Ipep juga menjadi penasehat/pendamping pada beberapa SKPD termasuk beberapa Polda, RumKit dan BPBD mengenai pelaksanaan Pengadaan barang/ jasa. Pada tahun 2008 ikut mendirikan organisasi profesi ahli pengadaan, IAPI, sampai sekarang menjadi salah satu Anggota Dewan Pengawas Pusat IAPI.
Sejak tahun 2011, Ipep aktif membantu LKPP sebagai Pemberi Keterangan Ahli pada Kasus Pengadaan Barang/ Jasa dan sebagai Asessor pada Ahli Pengadaan Barang/ Jasa.
SRI HANIZAR
Sri Hanizar memiliki pengalaman luas di bidang pengadaan untuk organisasi internasional. Ia bekerja sebagai tenaga ahli untuk meningkatkan kualitas pengadaan dan manajemen kontrak di kantor Bank Dunia dan Bank Pembangunan Asia (ADB). Berdasarkan pengalamannya dalam bidang pengadaan dan manajemen kontrak dalam beberapa proyek di bidang pendidikan, ekonomi, infrastruktur, dan human/social development di Indonesia, ia sangat memahami
reformasi dan modernisasi pengadaan di Indonesia. Sri Hanizar memiliki pengalaman lebih dari 20 tahun di bidang pengadaan dan pekerjaan yang berhubungan dengan pengadaan.
10
MOHAMMAD KEMAL PASHA
Mohammad Kemal Pasha memiliki pengalaman kerja lebih dari lima tahun di bidang pengadaan, pengelolaan aset dan manajemen kontrak. Pengalamannya mencakup pengadaan untuk konstruksi gedung senilai Rp 40 miliar dan peralatan komunikasi navigasi penerbangan senilai Rp 340 miliar. Selain itu, ia berpengalaman mengelola aset senilai Rp 600 miliar. Ia juga pernah melakukan negosiasi kontrak internasional senilai Rp 32 miliar. Ia berpengalaman sebagai trainer pengadaan dan ia memiliki sertifikat TOT pengadaan barang dan jasa pemerintah tingkat dasar, sertifikat TOT jabatan fungsional, dan sertifikat internasional untuk supply chain management (Cert.SCM (ITC).Berbekal keahlian dan pengalaman yang ia miliki di bidang pengadaan sebagai pemberi kerja maupun sebagai rekanan, ia akan dapat membagikan pengalamannya dalam perspektif yang berbeda.
PENI KUSUMAWATI
Peni Kusumawati mempunyai pengalaman dan berprofesi selama lebih dari 15 tahun di bidang pengadaan dan rantai pasokan, khususnya dalam mendukung pengadaan berskala besar untuk industri minyak dan gas. Secara khusus, ia pernah bekerja sebagai koordinator lelang, ketua lelang, dan superintenden pembelian untuk Unocal Corporation Indonesia. Ketika bekerja di Chevron Indonesia, ia memimpin evaluasi kinerja penyedia
11
JASON SINAGA
Jason Sinaga, memiliki pengalaman 15 tahun lebih di bidang pengadaan dengan beberapa perusahaan multinasional yang bergerak di bidang kimia, elektronik, dll. Jason juga berpengalaman sebagai kepala pengadaan di beberapa proyek pembuatan pabrik dan ekspansi. Dia menangani pemakaian biaya hingga sebesar US$ 500 juta lebih. Keahliannya juga termasuk metodologi sumber strategis, manajemen penyedia, keterlibatan stakeholder, dan manajemen kontrak, terutama menekan biaya pembelian. Jason memiliki pengalaman ditugaskan dalam jangka pendek di Melbourne, Australia untuk mendukung cetak biru , integrasi dan implementasi sistem SAP ERP di perusahaan DOW Asia Pacific dan juga pernah ditugaskan untuk menangani pengadaan untuk negara lain seperti Malaysia, Singapura, dan Filipina. Ia mengikuti pelatihan untuk pelatih di Bangkok, rencana distribusi sumber daya di Shanghai, metodologi sumber strategis di Bangkok, six sigma methodologies, 5S concept, juga sebagai pelatih di bagian pengadaan.
RIKA HARIATY
Rika Hariaty memiliki pengalaman bekerja sama selama bertahun-tahun dengan Pemerintah Indonesia, di bidang pengadaan, pelatihan, kontrak dan manajemen pemangku kepentingan, Selain memiliki pengalaman lebih dari 10 tahun dalam hal konsultasi pengadaan, Rika Hariaty pernah bekerja terutama dengan organisasi internasional dan pemerintah yang memberinya pengalaman di bidang pengelolaan, penyelenggaran dan pelatihan untuk proyek-proyek infrastruktur.
12
MUHAMAD IDE AMBARDI
Muhamad Ide Ambardi memiliki pengalaman kerja di bidang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah selama lebih dari 9 tahun. Ia pernah bekerja sebagai pejabat fungsional pengelola pengadaan barang/jasa di Unit Layanan Pengadaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan ia juga pernah bekerja di Airnav Indonesia sebagai Senior Procurement Analyst. Sebelumnya, Ia juga berpengalaman sebagai Pelatih dalam Pelatihan Anti Korupsi dalam Pengadaan Barang/Jasa di KPK dan Instruktur dalam Pelatihan Ahli Pengadaan Barang/Jasa Tingkat Dasar di LKPP. Muhamad Ide Ambardi memiliki pengetahuan praktis tentang cara mengelola Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah tanpa korupsi. Ia juga turut andil dalam memberikan bantuan bagi unit layanan pengadaan di KPK untuk mendapatkan Penghargaan National di Bidang Pengadaan 2014 dari LKPP untuk kategori Pionir Kelembagaan dan Sumber Daya Manusia ULP yang Permanen.
WAHYUDINATA HALIM
Wahyudinata Halim memiliki pengalaman lebih dari 10 tahun di bidang pengadaan, keuangan, dan pelatihan di sejumlah industri, termasuk aspek pengadaan nonteknis (misalnya, aspek komersial dan prosedural) serta analisis pada semua tahap dalam siklus proyek. Ia juga memiliki pengalaman dalam melakukan pengadaan barang/jasa dan inisiatif pelatihan pengadaan untuk klien-klien pemerintah negara lain.
13
GIORGI TVALAVADZE
Giorgi Tvalavadze memiliki pengalaman lebih dari 15 tahun di bidang pengadaan untuk proyek-proyek pembangunan internasional dan bantuan teknis. Klien-kliennya mencakup antara lain Pemerintah Georgia, MCA-Moldova, berbagai Unit Pelaksana Proyek Bank Dunia, serta Direktur Pengadaan untuk Millenium Challenge Georgian Fund (MCA-Georgia)
Giorgi Tvalavadze memiliki pengetahuan praktis tentang Pedoman Pengadaan Program, Persyaratan dan Dokumen Pengadaan Standar Millenium Challenge Corporation. Selain itu ia banyak bekerja dengan menggunakan Pedoman Pengadaan Bank Dunia,
UNCITRAL Model Law on Procurement; Perjanjian Pengadaan Pemerintah WTO dan Petunjuk Pengadaan Uni Eropa; serta kerangka hukum sistem pengadaan pemerintah dalam perekenomian yang telah maju maupun yang sedang berkembang.
PHILIP CLARKE
Philip Clarke memiliki pengalaman lebih dari 19 tahun dalam pengadaan barang/jasa di berbagai bidang indusri, termasuk kesehatan, shared service
(konsolidasi pengadaan sebuah instansi, keuangan dan sistem sumber daya manusia ke dalam satu sistem layanan), perbankan, telekomunikasi, dan farmasi. Ia memiliki keahlian khusus antara lain dalam siklus kegiatan pengadaan barang/jasa, pelelagan, peningkatan kualitas proses pengadaan barang/jasa, penerapan pengadaan barang/jasa secara elektronik (e-procurement), roadmap
15
►
ATURAN PELATIHAN
SELAMAT DATANG!
Selamat datang di modul keempat: Menerima dan Mengevaluasi Penawaran. Kami sangat senang Anda telah bergabung dengan kami dalam pelatihan ini. Perkenankan para fasilitator untuk memperkenalkan diri, menjelaskan tujuan modul ini, dan memberikan informasi administratif.
ATURAN PELATIHAN
1. Untuk mendapatkan sertifikat pelatihan Anda harus:
Memastikan kehadiran Anda setiap hari
Menghadiri semua sesi, datang dan kembali dari rehat tepat waktu
Berpartisipasi dalam semua kegiatan pelatihan
Menyelesaikan Pengukuran Pengetahuan Pra dan Pascapelatihan
Melengkapi Lembar Evaluasi Pelatihan
2. Setiap peserta yang menghadiri semua sesi, terlibat dan berpartisipasi dalam kegiatan pelatihan layak mendapat sertifikat
3. Tunjukan rasa hormat kepada sesama peserta dan fasilitator pelatihan 4. Ingat, kita hadir di sini untuk mempelajari keahlian dan cara “BERPIKIR”
baru tentang pengadaan. Jadi bukalah pikiran Anda dan pusatkan perhatian pada bagaimana bersama-sama kita menjadikan pengadaan barang/jasa lebih baik
5. Yang terpenting adalah nikmati pelatihan ini dan selamat belajar! 6. Perhatikan tempat-tempat untuk merokok
17
►
PENGENALAN MODUL
Slide 1
1
SELAMAT DATANG DI MODUL 4
Menerima dan Mengevaluasi Penawaran
Pelatihan Pengadaan–Tingkat Dasar18
Slide 2
2
19
Slide 3
Aturan Pelatihan
1. Untuk mendapatkan sertifikat pelatihan Anda harus:
• Memastikan kehadiran Anda setiap hari
• Menghadiri semua sesi, datang dan kembali dari rehat tepat waktu
• Berpartisipasi dalam semua kegiatan pelatihan
• Menyelesaikan Pengukuran Pengetahuan Pra dan Pascapelatihan
• Melengkapi Lembar Evaluasi Pelatihan
2. Setiap peserta yang menghadiri semua sesi, terlibat dan berpartisipasi dalam kegiatan pelatihan layak mendapat sertifikat
3. Tunjukkan rasa hormat kepada sesama peserta dan fasilitator pelatihan 4. Ingat, kita hadir di sini untuk mempelajari keahlian dan cara“BERPIKIR”
baru tentang pengadaan. Jadi bukalah pikiran Anda dan pusatkan perhatian pada bagaimana bersama-sama kita menjadikan pengadaan barang/jasa lebih baik
5. Yang terpenting adalah nikmati pelatihan ini dan selamat belajar! 6. Perhatikan tempat-tempat untuk merokok
20
Slide 4
4
Proyek Modernisasi
Pengadaan
Pengembangan Sumber Daya
Manusia (SDM)
21
Slide 5
5
GAMBARAN UMUM
Pelatihan akan memusatkan perhatian padapengembangan keahlian yang sesungguhnya bagi peserta pelatihandan menyelaraskannya dengantingkat sertifikasi pengadaan yang dibuat oleh LKPP, yaitu tingkat dasar, tingkat menengah dan tingkat mahir
PERBEDAAN UTAMA
Pelatihan Keahlian Pengadaanmelengkapiprogram sertifikasi pengadaan LKPP dan pada batas-batas tertentu didasarkan pada pekerjaan yang telah dilaksanakan oleh program donor sebelumnya, yaituISP3 (Ausaid).
PENDEKATAN
•Pengembangan pelatihan pengadaan berdasarkan hasil-hasil yang diperoleh dariPenilaian tentang Kebutuhan Pelatihanyang dilakukan pada tahun 2012 danLaporan Akhiryang disampaikan pada September 2012.
•Peningkatan pelatihan yang diberikan dengan sejumlah cara, sepertipembelajaran melalui media elektronik (E-learning), pelatihan dalam kelas, pelatihan di tempat kerja (on-the-job training) dan memasukkan program-program pengelolaan pengadaan lainnya, sepertiPerjanjian Payung, Sistem Informasi Pengelolaan Pengadaan, Katalog Elektronik dan Pengadaan Berkesinambungan.
Gambaran Umum Proyek SDM
22
Slide 6
6
Kurikulum & Silabus Pelatihan
18 MODUL INTI
Tingkat Dasar Tingkat Menengah Mahir
Modul 1 Modul 1 Modul 1
Menerapkan prinsip-prinsip dasar pengadaan
Merencanakan & Menyusun
Pengadaan yang Kompleks Skema & Indikator Kecurangan
Modul 2 Modul 2 Modul 2
Bagaimana merencanakan pengadaan sederhana
Bagaimana Menusun Perkiraan
Biaya dan Mengapa? Melaksanakan Kontrak Payung
Modul 3 Modul 3 Modul 3
Menyusun Dokumen Pengadaan
Bagaimana MenghitungTotal Cost of Ownership(TCO) dan
Mengapa?
Perencanaan & Pelaksanaan Strategis
Modul 4 Modul 4 Modul 4
Menerima dan Mengevaluasi Penawaran
Bagaimana Menyusun dan Menafsirkan Spesifikasi
Mengidentikasi & Mengelola Risiko dalam Pengadaan yang
Rumit
Modul 5 Modul 5 Modul 5
Mengelola Dokumen, Catatan, dan Berkas Kontrak
terkait dengan Pengadaan
Bagaimana Memilih Model Kontrak yang Tepat
Mengelola Kontrak yang Strategis & Rumit
Modul 6 Modul 6 Modul 6
Sistem Informasi Pengelolaan Pengadaan dan Perjanjian
Payung
Bagaimana Melaksanakan dan Mengelola Kontrak
Mengembangkan & Melakukan Evaluasi Penawaran untuk
23
Slide 7
Tujuan Modul
• Mengetahui dan memahami langkah-langkah Penerimaan, Pembukaan dan Evaluasi Dokumen Penawaran dalam proses pengadaan
• Mengenali Penerimaan Dokumen Penawaran sebagai tolok ukur penting dalam tahap evaluasi, menunjukkan pemahaman tentang tata kelola dan pengawasan, serta membedakan antara prosedur penyampaian penawaran dalam bentuk tercetak (hard copy)atau secara elektronik (soft copy)
• Mendefinisikan ruang lingkup kegiatan Pembukaan Dokumen Penawaran, serta memahami tugas dan tanggung jawab pemangku kepentingan utama yang terlibat dalam langkah ini
• Mengetahui tolok ukur utama dalam Evaluasi Dokumen
Penawaran, serta mendefinisikan perubahan peran dan tanggung jawab pemangku kepentingan
• Mengetahui dan memahami berbagai jenis kriteria dan
pendekatan evaluasi, serta menyadari pentingnya definisi tersebut dalam penyusunan dokumen permintaan penawaran
24
Slide 8
Agenda
–
HARI PERTAMA
HARI PERTAMA Waktu Topik
09:00 –09:20 Perkenalan dan Gambaran Umum serta Tujuan Modul 09:20 –10:00 Icebreaker
10:00 –10:15 Uji Pengetahun Prapelatihan 10:15 –10:30 Rehat
10:30 –11:00 Sesi 1: Gambaran Umum Penerimaan, Pembukaan dan Evaluasi Dokumen Penawaran 11:00 –11:30 Sesi 1, Kegiatan 1. Latihan Praktis: Jadwal Pengadaan
11:30 –12:00 Sesi 2:Penerimaan Dokumen Penawaran 12:00 –13:00 Ishoma
13:00 –13:30 Sesi 2, Kegiatan 1. Latihan Praktis: Dokumen Penawaran yang Terlambat Disampaikan. Soft copy 13:30 –14:00 Sesi 2, Kegiatan 2. Latihan Praktis: Dokumen Penawaran yang Terlambat Disampaikan. Hard copy 14:00 –14:40 Sesi 3::Tantangan Proses Pembukaan Dokumen Penawaran
14:40 –15:00 Rehat
15:00 –15:30 Sesi 3, Kegiatan 1. Tantangan dalam Pembukaan Dokumen Penawaran 15:30 –16:00 Activity 1: Lampu Lalu Lintas
25
Slide 9
Agenda
–
HARI KEDUA
HARI KEDUA Waktu Topik09:00 –09:10 Pembukaan
09:10 –09:40 Kegiatan 1. Peserta Mendiskusikan, Merangkum dan Memaparkan Apa yang Mereka Pelajari pada Hari Pertama 09:40 –10:30 Sesi 4: Gambaran Umum Evaluasi Penawaran
10:30 –10:45 Rehat
10:45 –11:15 Sesi 4, Kegiatan 1. Tahapan Penting dalam Proses Evaluasi 11:15 –11:45 Sesi 4, Kegiatan 2. Etika dan Integritas
11:45 –13:00 Ishoma
13:00 –13:55 Sesi 5: Menyusun Kriteria Evaluasi
13:55 –14:30 Sesi 5, Kegiatan 1. Latihan Praktis: Pembelian Pribadi 14:30 –14:45 Rehat
14:45 –15:20 Sesi 5, Kegiatan 2. Latihan Praktis: Kriteria Evaluasi 15:20 –16:15 Kegiatan 1: Percakapan Dua Keranjang
26
Slide 10
Agenda
–
HARI KETIGA
HARI KETIGA
Waktu Topik
08:00 –08:10 Pembukaan
08:10 –08:40 Kegiatan 1. Peserta Mendiskusikan, Merangkum dan Memaparkan Apa yang Mereka Pelajari pada Hari Kedua
08:40 –09:45 Sesi 6:Evaluasi Penawaran Teknis dan Penawaran Harga 09:45 –10:00 Rehat
10:00 –11:00 Sesi 6, Kegiatan 1. Latihan Praktis: Merit Award 11:00 –11:45 Sesi 6, Kegiatan 2. Latihan Praktis : Metode Harga 11:45 –13:15 Ishoma
13:15 –13:50 Sesi 6, Kegiatan 3. Latihan Praktis: Daftar Kuantittas 13:50 –14:05 Sesi 6, Kegiatan 4. Latihan Praktis: Negosiasi 14:05 –14:20 Rehat
27
Slide 11
11
28
Slide 12
Kegiatan Interaktif No. 1-0-1
Icebreaker:
Lokasi Geografis
29
Slide 13
Uji Pengetahuan
Prapelatihan
30
Slide 14
31
►
SESI 1 - GAMBARAN UMUM PENERIMAAN, PEMBUKAAN DAN EVALUASI DOKUMEN
PENAWARAN
Slide 1
3
Sesi 1
Gambaran Umum Penerimaan,
Pembukaan dan Evaluasi
Dokumen Penawaran
Proyek Modernisasi Pengadaan
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
32
Slide 2
Tujuan
Di akhir sesi ini, Anda akan dapat:
Menyadari‘pentingnya’ penerimaan,
pembukaan, dan evaluasi dokumen
penawaran
Mengetahui para pemangku
kepentingan utama yang terlibat dalam
proses ‘Evaluasi Penawaran’
Memahami perlunya etika dan integritas
dalam seluruh langkah dalam proses
penerimaan, pembukaan, dan evaluasi
dokumen penawaran
2
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
33
Slide 3
Penerimaan, Pembukaan, dan Evaluasi
dokumen penawaran dilakukan pada tahap
ketiga dalam proses pengadaan
3
Merupakan langkah-langkah formal dalam proses pengadaan
Berfungsi sebagai pengendalian utama
Memerlukan komitmen dari Pemangku kepentingan untuk menerapkan Prinsip-Prinsip Pengadaan
Memerlukan dokumentasi formal untuk memastikan adanya jejak audit (audit trail)
Penerimaan, Pembukaan, dan Evaluasi Dokumen Penawaran
Perencanaan Pengadaan Administrasi & Pengelolaan Kontrak Penyusunan Dokumen Pengadaan Evaluasi & Pengumuman Pemenang
1 2 3 4
34
Slide 4
Definisi Penerimaan, Pembukaan dan
Evaluasi Dokumen Penawaran
Pembukaan Penawaranadalah proses formal pembukaan dokumen penawaran sesuai dengan tata cara yang telah ditetapkan.
4
Evaluasi Penawarandilakukan berdasarkan kriteria evaluasi untuk memberikan rekomendasi pemenang.
Penerimaan Penawaranadalah proses formal untuk menerima tanggapan dari penawar dan menyimpannya dengan aman.
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
35
Slide 5
Procurement Schedule
Penerimaan, Pembukaan dan Evaluasi Dokumen
Penawaran dicantumkan dalam jadwal pengadaan
guna memastikan penyelesaian secara tepat waktu
5
Ilustrasi Jadwal Pengadaan
Disepakati bersama dengan pemangku kepentingan
Diberitahukan kepada pemangku kepentingan internal guna memastikan kesediaan mereka untuk melaksanakan
tugas
Diberitahukan kepada penawar sebagai bagian dari dokumen pengadaan Kegiatan Tanggal
Pengumuman/ publikasi dokumen permintaan penawaran kepada penyedia barang/jasa
10 April
Masa Pemberitahuan dan Permintaan Penjelasan
28 April
Kunjungan lokasi (jika perlu) 30 April Batas Akhir Penyampaian Dokumen Penawaran 7 Mei Pemeriksaan Kepatuhan pada Dokumen
Pengadaan
8 Mei
Pembukaan Penawaran Teknis 9 Mei Evaluasi penawaran secara internal 10 –24 Mei Presentasi Penjelasan Teknis oleh Penawar 25 –30 Mei Pembukaan Penawaran Harga 3 Juni Negosiasi 6 –10 Juni Rekomendasi Pemenang secara internal 15 Juni
Penetapan dan pengumuman pemenang 30 Juni Sanggahan Penawaran 5 Juli Mulai berlangsungnya kontrak 15 Juli
36
Slide 6
Siapa saja
“
Pemangku Kepentingan
”
yang terlibat dalam
“
Evaluasi Dokumen
Penawaran
”?
6
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
37
Slide 7
Hanya sebagian dari pemangku kepentingan
terlibat dalam evaluasi penawaran
7
Instansi
Pengadaan Barang/JasaPenyedia Pengguna Bagian Keuangan
Pemilik Anggaran Ahli Teknis Pengelola
Pengadaan Auditor
Referensi klien penyedia
barang/jasa Manajer Program Bagian Hukum
Organisasi Profesi Badan Regulasi Pemerintah Kelompok Industri & Perdagangan Pemerintah Lain-lain
Pemangku kepentingan dalam proses pengadaan
Pemangku kepentingan dalam evaluasi penawaran
Pengelola pengadaan Bagian Keuangan Manajer Program Pengguna Ahli teknis
Penyedia barang/jasa
38
Slide 8
8
Mengapa etika dan integritas berhubungan
erat dengan kegiatan penerimaan,
pembukaan dan evaluasi dokumen
penawaran?
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
39
Slide 9
Definisi Etika dan Integritas
Etika
adalah sistem peraturan (baik internal
maupun eksternal) yang dipatuhi, misalnya,
pemahaman tentang baik dan buruk; kode etik
perusahaan
Integritas
adalah tentang kepatuhan terhadap
etika, ini lebih merupakan pilihan daripada
kewajiban
9
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
40
Slide 10
Etika & Integritas dapat mengurangi
korupsi dan meningkatkan kepercayaan
dalam pengadaan barang/jasa
41
Slide 11
Contoh-contoh perilaku yang tidak etis
dalam evaluasi dokumen penawaran
Bertindak tidak adil dan diskriminatif
Tidak memperlakukan semua penyedia barang/jasa
dengan sama
Mengubah matriks evaluasi demi kepentingan salah satu
penyedia barang/jasa
Memaksakan keputusan pada para evaluator
Tidak mengungkapkan konflik kepentingan yang ada atau
yang mungkin timbul
Tidak mendokumentasikan kriteria pembuatan keputusan
Tidak memberikan umpan balik kepada penawar yang
gagal
Tidak membuat dokumen yang siap untuk diaudit
11
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
42
Slide 12
Poin-poin penting
1
Penerimaan, pembukaan dan evaluasi dokumen penawaran merupakan langkah-langkah formal dalam proses pengadaan yang berfungsi sebagai pengendalian utama dalam penelusuran jejak audit.
Evaluasi dokumen penawaran sangat penting. Kita harus memastikan penggunaan uang publik menghasilkan nilai yang maksimal dan penggunaannya sesuai dengan etika yang berlaku.
Pengelola Pengadaan, Bagian Keuangan, Manajer Program, Pengguna, Ahli Teknis, dan bahkan Penyedia terlibat dalam Proses Evaluasi Dokumen Penawaran dengan tingkat keterlibatan tertentu.
Etika dan integritas adalah perilaku yang penting dalam Proses Pembukaan dan Evaluasi Dokumen Penawaran.
Jadwal pengadaan harus mencakup langkah-langkah tersebut, beserta dengan penetapan waktu yang disepakati oleh pemangku kepentingan utama dan didistribusikan melalui dokumen permintaan penawaran agar terdapat pemahaman yang sama.
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
43
Slide 13
13
Terima Kasih!
Ada Pertanyaan?
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
44
Slide 14
Kegiatan Interaktif No. 1-1-1
Jadwal Pengadaan
Lihat buku kegiatan pada bagian akhir buku pedoman
Anda
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
45
►
SESI 2
–
PENERIMAAN DOKUMEN PENAWARAN
Slide 1
4
Sesi 2
Penerimaan Dokumen Penawaran
Proyek Modernisasi Pengadaan
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
46
Slide 2
Tujuan
Di akhir sesi ini, Anda akan dapat:
Memahami tentang
penerimaan dokumen
penawaran
Mengetahui dan memahami
perbedaan menerima
dokumen penawaran dalam
bentuk
hardcopy
dan
softcopy
.
Memahami pengendalian dan
tata kelola secara keseluruhan
2
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
47
Slide 3
Apa yang dimaksud dengan
“
Penerimaan
Dokumen Penawaran
”?
3
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
48
Slide 4
Penerimaan dokumen penawaran
4
Penerimaan dokumen penawaran…
Merupakan proses formal untuk menerima
dokumen penawaran yang disampaikan
oleh penawar
Dicap tanggal dan waktu penyampaiannya
…
Harus disimpan dengan baik
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
49
Slide 5
Bagaimana Dokumen Penawaran
sebaiknya diterima?
5
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
50
Slide 6
Dokumen penawaran dalam bentuk
hardcopy
• Penawar harus memastikan bahwa
dokumen penawaran dikirimkan secara fisik
‒ ke lokasi yang sudah ditentukan
sebelumnya
‒ sesuai dengan format yang
dipersyaratkan
Contoh: Amplop tertutup dan
menunjukkan referensi nomor dokumen permintaan
penawaran dengan jelas
Contoh: Penawaran teknis dan
penawaran harga dibuat dalam amplop terpisah
‒ Sebelum batas akhir pemasukan
dokumen penawaran 6
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
51
Slide 7
Dokumen penawaran dalam bentuk softcopy
• Penawar menyampaikan dokumen
penawaran secara elektronik
‒ Melalui sistem eSourcing
dengan proses penyampaian dokumen penawaran secara
online
‒ Melalui emailke alamatemail
yang ditetapkan baik ke alamat
emailbagian pengadaan atau
alamatemail umum
• Sistem akan merekam tanggal dan
waktu penyampaian dokumen penawaran
7
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
52
Slide 8
Pengendalian internal seperti apa
yang diperlukan untuk menerima
dokumen penawaran?
8
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
53
Slide 9
Melalui pengendalian internal, dokumen penawaran dapat diterima dan disimpan dengan baik dengan cara…
9
• Memastikan hanya ada satu lokasi tempat penyampaian dokumen penawaran secara fisik yang berlaku bagi semua penawar
• Memastikan semua dokumen penawaran yang diterima telah dicap tanggal dan waktu
penyampaiannya dan sudah tercatat dalam sistem pengendalian internal
• Memberikan tanda terima (termasuk tanggal dan waktu diterimanya dokumen penawaran) kepada setiap penawar yang telah menyampaikan dokumen penawaran
• Dengan segera mengirimkan dokumen penawaran yang sudah diterima ke bagian penyimpanan dokumen internal
• Membatasi akses terhadap bagian penyimpanan dokumen internal
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
54
Slide 10
Dokumen penawaran yang disampaikan dalam bentuk softcopy harus dimasukkan ke dalam‘sistem’ eSourcing / eProcurement untuk pengendalian
10
Ada sistem log (pencatatan) dalam sistemeSourcing/ eProcurement, sehingga semua kegiatan termasuk penyampaian dokumen penawaran akan tercatat waktu dan tanggalnya
Detail Logindanpassword untuk setiap pengguna sistem harus berbeda.
Pengguna sistem akan teridentifikasi tugas dan tanggung jawabnya sesuai dengan profilnya
‒ Pengelola Pengadaan
‒ Panitia pengadaan yang membuka dokumen penawaran (bid opening committee)
‒ Panitia pengadaan yang melakukan evaluasi (evaluation committee)
‒ Pemberi Persetujuan (Wewenang)
Sistem ini terletak dalamFirewallatau merupakan bagian dari perangkat lunak berbentuk layanan atauSoftware As A Service (SAAS)
55
Slide 11
Apa yang sebaiknya kita lakukan jika
ada penawar yang terlambat?
11
•
Jika penawar terlambat menyampaikan
dokumen penawaran, secara teori dokumennya
tidak dapat diterima.
•
Waktu tidak dapat dijadikan alasan
keterlambatan oleh penawar.
•
Jika pengelola pengadaan menerima dokumen
penawaran yang terlambat atas dasar
pertimbangan berdasarkan informasi yang
dimiliki, bukan perasaan (
informed judgment
),
dasar pertimbangannya harus
didokumentasikan dalam berkas pengadaan.
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
56
Slide 12
Poin-Poin Penting
12
Penerimaan dokumen penawaran adalah proses formal untuk menerima penawaran yang disampaikan oleh penawar, yang harus dicantumkan tanggal dan waktu penyampaiannya dan disimpan dengan baik
Harus ada pengendalian internal agar dokumen penawaran dapat diterima dan disimpan dengan baik
Pengelola pengadaan harus membuat keputusan berdasarkan informasi yang dimiliki dan didokumentasikan serta menggunakan pertimbangan profesional yang terbaik untuk menerima dokumen penawaran yang terlambat berdasarkan peraturan dan prinsip pengadaan barang/jasa
Dokumen penawaran dapat disampaikan dan diterima baik dalam bentukhardcopy–paket/amplop tertutup–maupunsoftcopy/ secara elektronik via emailatau sistemeSourcing–Petunjuk penyampaian dokumen penawaran harus jelas
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
57
Slide 13
Kegiatan Interaktif No. 1-2-1
Latihan Praktis:
Dokumen penawaran yang terlambat
disampaikan.
Soft copy
Lihat buku kegiatan pada bagian akhir buku panduan Anda
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
58
Slide 14
Kegiatan Interaktif No. 1-2-2
Latihan Praktis:
Dokumen penawaran yang terlambat
disampaikan.
Hard Copy
Lihat buku kegiatan pada bagian akhir buku panduan Anda
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
59
►
SESI 3
–
PROSES PEMBUKAAN DOKUMEN PENAWARAN
Slide 1
Sesi 3
Proses Pembukaan Dokumen
Penawaran
Proyek Modrenisasi Pengadaan
1
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
60
Slide 2
Tujuan
Di akhir sesi ini Anda akan dapat:
Mendefinisikan‘Proses Pembukaan Dokumen Penawaran’
Mengidentifikasi pemangku
kepentingan utama yang terlibat
dalam‘Proses Pembukaan Dokumen Penawaran’
Memahami kegiatan dalam‘Proses Pembukaaan Dokumen Penawaran’
Memahami pembukaan dokumen
penawaran secara berurutan dan
bersamaan
2
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
61
Slide 3
Apa yang dimaksud dengan
“Proses
Pembukaan Dokumen Penawaran
”?
3
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
62
Slide 4
Proses pembukaan dokumen penawaran
4
adalah…
• Langkah formal untuk membuka penawaran yang disampaikan dalam amplop tertutup dalam proses pengadaan
• Pembukaan dokumen penawaran dapat dilakukan terhadap dokumen penawaran dalam bentuk tercetak (hardcopy) atau elektronik (softcopy)
• Kadang-kadang dilakukan oleh panitia pengadaan yang membuka dokumen penawaran(‘Bid Opening Committee’) yang beberapa anggotanya bukan dari bagian pengadaan.
• Proses kegiatan ini akan dibuatkan berita acaranya.
• Panitia pengadaan akan meninjau berita acara pembukaan dokumen penawaran
• Sering dilakukan secara berurutan, penawaran harga hanya akan dibuka apabila penawaran teknisnya memenuhi persyaratan
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
63
Slide 5
Mengapa proses formal
“
pembukaan dokumen
penawaran
”
penting?
5
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
64
Slide 6
Pentingnya Proses formal pembukaan
dokumen penawaran
…
• Menegaskan kembali kepada pemangku kepentingan bahwa kegiatan pengadaan selaras dengan prinsip-prinsip dan proses pengadaan
• Penawar memahami bahwa jika mereka menyampaikan dokumen penawarannya secara tepat waktu, dokumen penawaran mereka akan dibuka (dan dievaluasi)
• Memberikan konfirmasi bahwa penawar menyampaikan penawaran mereka dalam kurun waktu yang tercantum dalam dokumen permintaan penawaran
• Memberikan jejak audit (audit trail) yang jelas
• Mengurangi kemungkinan masuknya penawar lain pada tahap selanjutnya
• Selaras dengan prinsip-prinsip pengadaan (transparansi/kejujuran)
• Mengurangi kemungkinan terjadinya korupsi
6
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
65 Slide 7
Apakah kepatuhan terhadap persyaratan yang tercantum dalam dokumen pengadaan harus diperiksa pada saat proses pembukaan dokumen penawaran?
Panitia pengadaan yang membuka dokumen
penawaran (
bid opening committee
) dapat melakukan
pemeriksaan secara umum saja terhadap dokumen
penawaran selama proses pembukaan
‒
Tidak ada penawaran harga yang disertakan dalam
penawaran teknis
‒
Lisensi wajib telah disertakan
Namun, kepatuhan terhadap persyaratan yang
tercantum dalam dokumen pengadaan harus diperiksa
oleh panitia pengadaan yang melakukan evaluasi
(
evaluation committee)
8
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
66
Slide 8
Meskipun sedikit berbeda, pembukaan dokumen penawaran dalam bentuk hardcopydansoftcopy
memiliki hasil yang sama
Kesamaan
Keduanya akan memiliki anggota panitia
Keduanya akan mengikuti proses pembukaaan dokumen penawaran secara formal
Keduanya akan dibubuhi dengan waktu dan tanggal pada saat dokumen penawaran diterima
Keduanya akan ditandatangani oleh anggota panitia (masing-masing secara fisik dan digital)
Keduanya menghasilkan jejak audit yang jelas
7
Perbedaan
Pembukaan dokumen penawaran dokumensoftcopy dilakukan secara
online, sehingga anggota panitia tdak perlu hadir secara fisik di tempat yang sama (berbeda dengan dokumen
hardcopy)
Pembukaan dokumen penawaran
softcopy hanya memerlukan sedikit waktu, sedangkan dokumenhardcopy
kadang-kadang memakan waktu lama (tergantung penawarannya)
Dalam pembukaan dokumen penawaran
softcopy, tinjauan kepatuhan kurang dilakukan oleh anggota panitia pengadaan (tidak seperti dokumen penawaranhardcopy)
….Dokumen penawaran yang telah dibuka siap untuk dievaluasi
67
Slide 9
Apakah panitia pengadaan yang membuka dokumen
penawaran harus melakukan pemeriksaan kepatuhan
dalam proses pembukaan dokumen penawaran?
Panitia pengadaan yang membuka dokumen
penawaran (
bid opening committee
) dapat
melakukan pemeriksaan singkat terhadap dokumen
penawaran selama proses pembukaan
‒
Tidak ada penawaran harga yang disertakan
dalam penawaran teknis
‒
Lisensi wajib telah disertakan
Namun, kepatuhan terhadap persyaratan yang
tercantum dalam dokumen pengadaan harus dinilai
oleh panitia pengadaan yang melakukan evaluasi
(
evaluation committee)
8
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
68
Slide 10
Apa perbedaan antara
pembukaan dokumen penawaran
secara
“
berurutan dan
bersamaan
”?
9
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
69
Slide 11
Pembukaan dokumen penawaran secara
berurutan dan bersamaan
…
Pembukaan dokumen penawaran secara
berurutan dilakukan dengan urutan tertentu
‒
Pertama, penawaran teknis (dievaluasi
berdasarkan matriks nilai)
‒
Kedua, penawaran harga untuk penawar
yang dari segi teknis dianggap memenuhi
syarat
Pembukaan dokumen penawaran secara
bersamaan (paralel) jarang dan hanya
dilakukan apabila ada justifikasi yang tepat
(mis. pengadaan darurat atau di bawah
tekanan waktu)
10_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
_________________________________________________________________________________
70
Slide 12
Poin-poin penting
11
Pembukaan dokumen penawaran adalah kegiatan yang menjadi tahapan penting dalam keseluruhan proses pengadaan
Pembukaan dokumen penawaran dapat diterapkan pada dokumen dalam bentukhard copy atausoft copy, namun hasil akhirnya sama
Sebagian besar dokumen penawaran dibuka secara berurutan, pertama penawaran teknis, dan diikuti dengan penawaran harga
Pembukaan dokumen penawaran harus dilakukan oleh panitia pengadaan yang ditunjuk, yang mungkin
an