• Tidak ada hasil yang ditemukan

Material Teknik setelah UTS

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2019

Membagikan "Material Teknik setelah UTS"

Copied!
65
0
0

Teks penuh

(1)

MATERIAL

TEKNIK

Dedi Nurcipto, MT [email protected]

2 SKS

Ruang B2.2

(2)

Pita Energi

Perbedaan jenis bahan berdasarkan pita

energinya :

1.Isolator

2. Semikonduktor

3. Konduktor

Pita energi adalah kumpulan garis pada tingkat energi yangsama akan saling berimpit dan membentuk pita

(3)

SEMIKONDUKTOR

Disebut semi atau setengah konduktor,

karena bahan ini memang bukan konduktor

murni.

(4)

Bahan semikonduktor yang banyak dikenal contohnya

adalah Silicon (Si), Germanium (Ge) dan Galium

Arsenida (GaAs). Germanium dahulu adalah bahan

satu-satunya yang dikenal untuk membuat komponen

semikonduktor. Namun belakangan, silikon menjadi

popular setelah ditemukan cara mengekstrak bahan ini

dari alam. Silikon merupakan bahan terbanyak ke dua

yang ada dibumi setelah oksigen (O2).

(5)

DOPING

(6)

Tipe-N

Bahan silikon diberi doping phosphorus atau arsenic

yang pentavalen yaitu bahan kristal dengan inti atom memiliki 5 elektron valensi. Dengan doping, Silikon yang tidak lagi murni ini (impurity semiconductor) akan memiliki kelebihan elektron.

(7)
(8)

Tipe-P

Kalau silikon diberi doping

Boron

,

Gallium

atau

(9)
(10)

Arus Hole

Bila ikatan kovalen pada kristal silikon terputus, maka

akan terjadi kekosongan atau lubang (Hole) yang mempunyai kelebihan muatan positif.

Hole juga dapat bergerak dan menghasilkan arus,

(11)

-Tipe N banyak mengandunu unsur pembawa arus bermuatan negatif (elektron)

P

N

Tipe P banyak mengandunu unsur pembawa arus

(12)

-Perbedaan kosentrasi timbul difusi pada persambungan

Arus difusi adalah

suatu penghantar arus I di dalam semikonduktor karena tidak meratanya konsentrasi hole p

partikel atau terjadi gradient konsentrasi

Difusi Hole Difusi elektron

Arus Maju

(13)

PN junction

P

N

Rekombinasi hole menjadi ion positif

Daerah kosong /defleksi regional

(14)

PN junction

Defleksi terdapat banyak ion yang berhadapan terdapat beda potensial darisi P ke N. (germanium 0.3 & silikon 0.7)

Besarnya tingginya barier akan tetap bila tidak ada tegangan dari luar.

Terbentuknya daerah barien akan menghentikan arus difusi Kehadiran ion-ion akan ditolak

(15)

PRATEGANGAN MAJU (FORWARD BIAS)

Bias Maju mengakibatkan tinggi barier / potensial barier mengecil dan difusi arus dari P ke N bertambah besar melebihi revers bias.

(16)

PRATEGANGAN BALIK (REVERSE BIAS)

Bias revers mengakibatkan tinggi barier / potensial barier Membesar dan difusi arus hole minoritas pada N ke P . Sedangkan hole

(17)

D

IODA

Karakteristik dioda :

(18)

BAHAN ISOLATOR

Klasifikasi Bahan Isolator :

1. Keadaan padat (Solid)

Mika, Porselain, absestos, Slate, marble, Rubber, PVC. 2. Keadaan cair

Varnish, Tranfsformer oil, cable oil, silikon fluide, viscous vaseline,syntetic liquide, fluoroorganic fluida dll

3. Keadaan gas / gaseous

(19)

Pemakaian isolator dibidang elektronika dan Listrik

a. Gasecus Insulating Matrials (IM) b. Liquide IM

c. Fiberous IM

d. Impregneted IM e. Flastic IM

f. Rubber IM g. Mineral IM h. Cramic IM i. Glass IM

(20)

a. Gaseous Insulating Matrials (IM)

- Gas Untuk Bahan Isolator terdiri dari Air, Nitrogen, Hydrogen

dll

- udara isolaor yang penting dan berada diatara konduktor tegangan tinggi.

- Freon banyak di gunakan sebab tidak mudah ter bakar atau

non-explodive.

Gas dalam klasifikasinya menjadi 4 bahan dielektrik :

a. Gas sederhana (Nitrogen,Hydrogen, Helium).

b. Hydrocarbon gasses (Carbondioxide, Sufur dioxide). c. Oxide Gasses (Methane, Ethane, Propane dll)

(21)

Air / Udara

- Dielecric udara semakin tinggi tekanan udara maka seakin naik dielectric constant

- Sigunakan sebagai pengganti liquie dan solide

Sifat-sifat dielectric udara dibedakan menjadi 4 yaitu: - Dielektric loss

- Reliable at low voltage

(22)

Nitrogen

Penggunaan bahan nitrogen berhubungan dengan proses kimia untuk melindungi oxidasi dan reduksi seperti transiometer yang diisi oli / minyak.

Inert Gases

Banyak digunakan pada berbagai elektronika tube.

Terdiri dari Neon, Argon, Mercury Vapours, Sodium Vapours.

Hologen

Jarang digunakan sebagai dielectric , pada tekanan tinggi bisa terjadi electric strength dan permittivitynya meninggi.

(23)

Sulfur Hexaflouride

Digunakan sebagai dielectric yang baik dengan kelebihan

- Non flammable (tidak mudah terbakar)

- Dielecric stength yang tinggi.

(24)

b. Liquide Insulating Matrials (IM)

- Banyak digunakan dalam pembuatan transformer, elektrik switch circuit breaker, Rheo stats.

Sebagi insulator untuk keperluan

- Meninggkatkan sifat sifat insolator dari solid material lain dengan mengurangi udara dan gas.

- Sebagai penyerap panas yang baik

- Sebagai alat pendingin pada kumparan dan rangkaian magnetik yang mengeluarkan panas.

(25)

Ciri utama isolator bahan cair

- Oxidasi

Memiliki kapasitas yang besar untuk menyerap air berpengaruh terhadap electric strength seperti pada CD, maka perlu di ganti secara rutin.

- Moisture

Uap air menurunkan dielectric strength

Tetapi menaikan dielektric loss dan oxidasi.

- Temperatur

(26)

Insulating liquid dibedakan menjadi 3 group :

- Mineral Insulating oil

Tranformer oil, cable oil dan capasitor oil.

Diperoleh dari cruide petroleum dengan cara destilasi.

Sifat nya dipengaruhi oleh oxidasi, moisture, imputities dan panas

- Syntetic insulating oil

Askarels, areclors

Sangat tahan terhadap oxidasi dan api, banyak dipakai pada tranformer

- Miscellaneous insulating oil

Vaseline, flournated liquids

(27)

C Fiberous IM

Diambil dari hewan ataupun cellulose Daya mekanik sangat kuat

Tipe utama dari fibrous IM

- Paper

Terbuat dari kayu proses pemnuatan disebut sulfate proses Digunakan pada generator, transmisi enaga lstrik

Sifatnaya tahan terhadap temperatur tinggi, mechanical strength tinggi, dielectric loss rendah

Kelemahan

Hygroscopicity, Reaction with oxygen dan thermal instability

- Wood

Digunakan pada tegangan rendah, murah dan mudah didapat.

Sangat hygroscopic dan menyerap moisture dan rendah sifat mekaniknya

- Cotton, jute, silk

Daya mekanik tinggi

(28)

- Asbeston

Bahan mineral dari struktur fibrous

Temperatur bisa mencapai 400 derajat C Terdapat 2 tipe

• Carysotile asbeston (dielectric loss, rendah dielectric stength dan

hygroscopic, diguakan pada tegangan kurang dari 33kv)

• Amphibole asbeston (tinggi hygroscopic)

- Fiber glass

(29)

Impregnated Fibrouse Materials

Impregnetade paper insulator (kertas isolator yang telah diresapi) Kelebihan

• Mecanical dan chemical stability sangat baik

• Menahan temeperatur tinggi

• Uniflammable.

(30)

Bahan Sintetis

Bahan sintetis adalah bahan yang dibentuk dari perpaduan atau kombinas ibahan-bahan

organik dan bahan-bahan sintetis

(31)

Perbedaan Bahan Organik dan Sintetis

Bahan Organik:

Tersedia di alam

Berat molekul rendah

(monomer)

Jumlah atom sedikit

dan ikatannya sederhana

Karet, kayu, keramik,

gelas

Bahan Sintetis:

Buatan

• Berat molekul tinggi

(polimer)

Jumlah atom lebih

banyak dan

ikatannya lebih panjang

(32)

Polimer

Polimer disebut juga makromolekul merupakan molekul besar yang dibentuk dengan pengulangan molekul sederhana yang disebut monomer.

Polimer berasal dari dua kata : poly(banyak) dan meros

(33)

Bahan Isolator

Bahan-bahan yang biasa digunakan dalam

pembuatan isolator

1. poliester

2. resin

(34)

poliester

Dibentuk dari poliester poliglass yang

diperkuat dengan fiberglass

tidak mudah pecah

mempunyai karakteristrik listrik dan mekanik

yang tinggi

dapat digunakan pada temperatur ruang yang

(35)

resin

dibentuk dari polimeric epoxyresin atau

cycloalphatic resin dapat juga diperkuat

dengan fiber glass atauf iber carbon

Mempunyai ketahanan mekanik dan

ketahanan terhadap bahan kimia yang baik

(36)

porselin

• Porselin terbuat dari tanah liat china (China Clay) yang terdapat di alam dalam bentuk

aluminium silikat yang dicampur dengan kaolinfealspar dan Quarts (kwarsa).

• Kemudian campuran ini dipanaskan dalam tungku yang suhunya dapat diatur, dibakar sampai keras, halus mengkilat dan bebas dari lubang lubang

• Untuk pembuatan isolator porselin

diperlukan suhu berkisar antara 1300 C– 150 C dalam waktu 20–70

(37)

Micaver (mika)

dibentuk dari bahan-bahan mineral yang

tahan terhadap panas

Mempunyaikarakteristriklistrik maju dan

mundur yang aman

• dapat beroperasi hingga temperatur 350 C

(38)

Jenis Isolator

Isolator untuk saluran transmisi diklasifikasikan menurut penggunaan dan konstruksinya

menjadi :

1. Isolator gantung (suspension) 2. Isolator pasak (pin)

(39)

Isolator gantung (suspension)

Gandengan isolator gantung pada umumnya dipakai pada saluran transmisi tegangan tinggi.

Ada dua jenis isolator gantung, yaitu

- jenis clevis

(40)

Isolator pasak (pin)

Isolator pasak adalah isolator yang memiliki pasak baja yang disekrup pada bagian bawahnya.

(41)

Isolator batang panjang (long-rod)

Isolator batang panjang mempunyai sedikit bagian logam sehingga tidak mudah

menjadi rusak.

Bentuk rusuknya yang sederhana

menyebabkan isolator batang panjang

(42)

Isolator pos saluran

Isolator pos saluran terbuat dari porselin dengan pasak baja yang dipasang pada bagian bawah

(43)

Karakteristik listrik isolator dibagi menjadi :

1. Tegangan lompatan api frekuensi rendah kering

(44)

Karakteristik Listrik Isolator

1. Tegangan lompatan api frekuensi rendah kering Tegangan lompatan api (flashover voltage)

frekuensi rendah kering adalah tegangan lompatan api yang terjadi bila tegangan diterapkan diantara kedua elektroda isolator yang bersih dan kering

(45)

Karakteristik Listrik Isolator

(46)

Karakteristik Listrik Isolator

3. Tegangan lompatan api impuls

Tegangan lompatan api impuls adalah tegangan lompatan api yang terjadi bila tegangan impuls dengan gelombang standar diterapkan.

(47)
(48)

Material Konduktor

Penghantar ialah suatu benda yang berbentuk logam ataupun non logam yang dapat mengalirkan arus listrik dari satu titik ke titik lain. ke titik lain.

Penghantar dapat berupa kabel (penghantar

dengan selubung isolasi) atau kawat

(49)

Jenis Bahan Konduktor Bahan-bahan yang digunakan sebagai konduktor harus memenuhi persyaratan berikut :

1. Konduktifitasnya cukup baik

2. Koefisien muai panjangnya kecil

(50)

Jenis Bahan Konduktor Bahan-bahan yang biasa digunakan sebagai konduktor :

1. Logam biasa, seperti : tembaga, alumunium dan besi alumunium dan besi

2. Logam campuran (alloy) yaitu logam dari tembaga atau alumunium yang dicampur dengan jumlah tertentu dari logam jenis lain untuk meningkatkan kekuatan mekanisnya

(51)

Klasifikasi Konduktor

Klasifikasi konduktor menurut bahannya :

1. Kawat logam biasa, contoh : BCC (bare copper conductor) dan AAC (all alumunium conductor)

2. Kawat logam campuran(alloy), contoh : AAAC (all alumunium alloy conductor)

3. Kawat logam paduan(composite),contoh : kawat baja berlapis tembaga (copper clad steel)

(52)

Klasifikasi Konduktor Klasifikasi konduktor menurut konstruksinya:

1. Kawat padat (solid wire)berpenampang bulat

2. Kawat berlilit (stranded wire) terdiri dari 7

sampai 61 kawat padat yang dililit menjadi satu

3. Kawat berongga (hollow conductor) adalah

(53)

Klasifikasi konduktor menurut isolasinya

1. Konduktor telanjang

(54)

Ada dua jenis karakteristik konduktor, yaitu :

1. Kekuatan mekanik, contoh : kekuatan

Tarik

(55)

Resistifitas Listrik

Resistifitas listrik dinyatakan sebagai : Ω R = tahanan dalam bahan (Ω)

ρ = tahanan jenis bahan (Ω.mm2/m)

l = panjang bahan (m)

A = luas penampang bahan (mm2)

(56)

Penamaan Konduktor

1. Penghantar N – tembaga NA – alumunium

2. Isolasi

Y – isolasi PVC 2Y – isolasi XLPE

3. Selubung dalam G – karet

2G – karet butyl

K – timah hitam K – timah hitam

KL – alumunium dengan permukaan licin KWK – selubung dari XLPE

Y – selubung dari PVC

(57)

4. Perisai

B – pita baja F – baja pipih

L – jalinan kawat baja

Q – kawat baja berlapis seng R – kawat baja bulat satu lapis RR – kawat baja bulat dua lapis

Z – kawat baja berbentuk huruf “Z”

5. Spiral

D – spiral anti tekan

Gb – spiral dari pita baja

6. Selubung luar

A – selubung dari yute Y – selubung dari PVC

7. Bentuk penghantar kabel se – sektor pejal

sm – sektor serabut re – bulat pejal

(58)

Sifat Alloy

Alloy merupakan paduan logam yang

memiliki sifat sifat yang berbeda dari

komponen-komponen

pembentuknya.

(59)

SIFAT LISTRIK

Sifat listrik :

1.Jika elektron bergerak bebas, mudah terjadi arus

listrik, maka dapat disebut sebagai penghantar

listrik (logam).

2.Jika bahan mudah membentuk kutub positif dan

negatif, memiliki sifat dielektrik, dapat disebut

(60)

3.Jika elektron terikat pada atom, tidak mudah terjadi

arus listrik, dapat disebut sebagai isolator atau

non-konduktor

4.Jika bahan dielektrik diberi medan listrik cukup kuat

yang melebihi “kekuatan dielektrik”nya, isolator dapat

(61)

1. Tahanan

kemampuan menahan arus listrik

2. Konduktivitas

kemampuan menghantarkan arus listrik

3. Kekuatan dielektrik

kemampuan menahan tembus tegangan (batas

kemampuan isolasi bahan bila diberi tegangan tertentu

sampai isolasinya bocor, arus mengalir)

(62)
(63)

Data kekuatan dielektrik beberapa bahan :

Jika tubuh manusia menjadi konduktor, dan dialiri > 1 mA, jantungnya dapat kacau denyutnya, di samping terjadi konversi energi listrik

(64)

How Capacitors Work - YouTube

How Electromotive Force Works - YouTube

(65)

Transitional Page

Referensi

Dokumen terkait

Segala puji bagi Tuhan yang Maha Esa, telah memberikan banyak kenikmatan kepada tim pengabdian kepada masyarakat Pogram Pengembangan Desa Mitra (PPDM) IKIP Mataram sehingga

Hasil penelitian ini didukung oleh penelitian yang dilakukan oleh Eka Sepiana (2009) mengenai Penerapan Corporate Governance Terhadap Manajemen Laba Pada Perusahaan

SRS airbag depan umumnya tidak dirancang untuk menggembung bila kendaraan terlibat kecelakaan dari samping atau belakang, atau bila terguling, atau bila terlibat kecelakaan

Untuk menggunakan teori ini diperlukan dua kelompok sampel yang identik, dengan sampel kedua merupakan sampel lanjutan dari sampel pertama, misalnya untuk kasus pabrik

Berdasarkan hasil survei terhadap konsumen diketahui urutan prioritas persyaratan pelanggan yang harus dipenuhi oleh pemulia dalam pengembangan varietas melon khususnya melon

Dua langkah dalam kegiatan penyiangan harus dilakukan yaitu : (a) Kontrol gulma di permukaan tanah, meliputi kontrol terhadap rumput, herba dan semak yang secara

Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen pengetahuan pada MIN Teluk Daun dan MIN Telaga Bamban telah dijalankan dengan baik, meskipun terdapat beberapa

berada di LKSA serta yang memahami program Tabungan Sosial