PROPOSAL JUDUL SKRIPSI
Sistem Pendukung Keputusan Seleksi Karyawan
Baru Menggunakan Metode
Weight Product
Pada
PT. Gangsar Tulungagung
Disusun Oleh :
Muhammad Rif’ad Basha NIM 1318093 Tahun Angkatan 2013
Menyetujui
Dosen Keahlian
Yosep Agus Pranoto, ST.MT NIP.P 1031000432
INSTITUT TEKNOLOGI NASIONAL
MALANG
DAFTAR ISI
HALAMAN SAMPUL ... i
DAFTAR ISI ... ii
DAFTAR GAMBAR ... iii
RINGKASAN ... iv
BAB 1 PENDAHULUAN ... 1
1.1 Latar Belakang Masalah ... 2
1.2 Rumusan Masalah ... 2
1.3 Batasan Masalah ... 2
1.4 Tujuan ... 2
1.5 Luaran yang Diharapkan... 2
BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA ... 3
2.1 Sistem Pendukung Keputusan ... 3
2.2 Metode Weight Product ... 3
2.3 Seleksi Karyawan ... 4
2.4 Website ... 4
2.5 PHP ... 4
BAB 3 RANCANGAN SISTEM ... 4
3.1 Struktur DSS... 6
3.2 Penilaian Kriteria ... 7
3.3 Gambaran Teknologi yang Akan di Kembangkan ... 9
3.4 Flowchart Progam ...…… 12
DAFTAR GAMBAR
Gambar 3.1 Struktur DSS --- 6 Gambar 3.2 Tampilan Home --- 9 Gambar 3.3 Tampilan menu input caLON karyawan --- 9 Gambar 3.4 Tampilan input kriteria --- ---10
Gambar 3.5 Tampilan hasil --- ---10
RINGKASAN
Sistem pendukung keputusan sebagai sebuah sistem berbasis komputer yang terdiri atas komponen komponen antara lain komponen system Bahasa (language), komponen system pengetahuan (knowledge) dan komponen sistem pemrosesan masalah (problem processing) yang saling berinteraksi satu dengan yang lainnya. Sistem pendukung keputusan merupakan suatu sistem yang interaktif, yang membantu pengambil keputusan melalui penggunaan data dan model-model keputusan untuk memecahkan masalah yang sifatnya semi terstruktur maupun yang tidak terstruktur.
BAB 1 PENDAHULUAN
Seleksi karyawan adalah suatu proses awal untuk mengidentifikasi calon karyawan yang akan menempati posisi tertentu. Karyawan adalah kekayaan atau asset utama dari setiap perusahaan. Peran karyawan sangat menentukan berhasil tidaknya perusahaan untuk mencapai sasaran ataupun tujuanya. Perusahaan harus selalu berusaha untuk memperoleh dan menempatkan karyawan yang qualified pada setiap jabatan atau pekerjaan agar pelaksanaan pekerjaan lebih berdaya guna serta berhasil. Melihat dari segi kepentingan akan hal tersebut, penulis membuat aplikasi sistem pendukung keputusan yang berkaitan dengan seleksi karyawan. Hal tersebut didasarkan oleh tingkat kepentingan karyawan yang begitu penting sehingga sangat memungkinkan akan terjadinya suatu permasalahan mengenai seleksi karyawan
1.1 Latar Belakang Masalah
Kemajuan teknologi dan informasi saat ini berbanding lurus dengan perkembangan aplikasi yang sengaja dibuat untuk semakin mempermudah pekerjaan di dalam sebuah perusahaan atau intansi. Dengan adanya berbagai macam software yang mendukung untuk pembangunan sebuah aplikasi, perusahaan bisa mengatasi permasalahan pekerjaan yang masih manual, dimana riskan terhadap adanya kesalahan user ataupun unsatisfied akan hasil akhir. Salah satunya adalah penggunaan aplikasi sistem pendukung keputusan dalam memilih kandidat karyawan yang benar-benar layak untuk bekerja pada Perusahaan. Hal ini tentu akan sangat menguntungkan bagi perusahaan. Selain waktu yang dibutuhkan untuk mengolah data lebih cepat, aplikasi ini juga dapat digunakan sebagai perbandingan untuk mengetahui apakah pengolahan atau perhitungan dengan menggunakan system atau aplikasi tersebut hasilnya sama dengan cara yang manual.
PT Gangsar adalah suatu perusahan yang beriri di kecamatan Ngunut Kabupaten Tulungagung bergerak dibidang produksi dan distribusi makanan ringan. Perusahaan Gangsar membutuhkan karyawan baru yang diharapkan mampu memenuhi penilaian masing-masing kriteria. Kriteria-kriteria yang ditetapkan oleh perusahaan adalah IPK, test kemampuan dasar, pengalaman kerja, test kemampuan dasar dan psikologi. Mengingat pentingnya peranan karyawan sebagai salah satu elemen perusahaan untuk pencapaian tujuan perusahaan dan perkembangan perusahaan, maka perkembangan aplikasi pendukung keputusan dengan menggunakan metode
Adanya subyektivitas dalam pengambilan keputusan juga masih Menggunakan Metode Weighted Product (WP).
1.2 Rumusan Masalah
1. Bagaimana merancang sistem pendukung keputusan seleksi karyawan baru pada PT Gangsar.
2. Bagaimana menerapkan metode Weigted Product (WP) pada sistem pendukung keputusan seleksi karyawan baru pada PT Gangsar.
1.3 Batasan Masalah
1. Sistem pendukung keputusan penerimaan karyawan yang dibangun menggunakan metode Weight Product.
2. Aplikasi yang dibuat hanya dibatasi sampai pada proses untuk menentukan siapakah yang layak ditempatkan sebagai kandidat calon karyawan PT.Shanghai Gangsar.
3. Pembuatan aplikasi SPK dalam seleksi penerimaan calon karyawan baru pada PT.Shanghai Gangsar menggunakan PHP dan MySQL.
1.4 Tujuan
1. Memudahkan proses perankingan calon karyawan baru
2. Menghindari adanya kecurangan pada saat proses perankingan.
3. Membantu menentukan hasil perangkingan yang terbaik berdasarkan dengan kriteria yang ada.
1.5 Luaran yang Diharapkan
1. Menghasilkan suatu sistem pendukung keputusan yang digunakan untuk penyeleksian karyawan.
2. Dapat membantu dan mempermudah perusahaan dalam penentuan calon karyawaan baru.
BAB 2
TINJAUAN PUSTAKA
2.1 Sistem Pendukung Keputusan (SPK)
Sistem Pendukung Keputusan (SPK) atau Decision Support System (DSS) adalah sebuah sistem yang mampu memberikan kemampuan pemecahan masalah maupun kemampuan pengkomunikasian untuk masalah dengan kondisi semi terstruktur dan tak terstruktur. Sistem ini digunakan untuk membantu pengambilan keputusan dalam situasi semi terstruktur dan situasi yang tidak terstruktur, dimana tak seorangpun tahu secara pasti bagaimana keputusan seharusnya dibuat (Turban, 2001). [1]
DSS sebagai sebuah sistem yang dimaksudkan untuk mendukung para pengambil keputusan manajerial dalam situasi keputusan semistuktur.DSS dimaksudkan untuk menjadi alat bantu bagi para pengambil keputusan untuk memperluas kapabilitas mereka, namun tidak untuk menggantikan penilaian mereka. DSS ditunjukan untuk keputusan -keputusan yang memerlukan penilaian atau pada -keputusan - -keputusan yang sama sekali tidak dapat didukung oleh algoritma.
2.2 Metode Weighted Product (WP)
Metode WP menggunakan perkalian untuk menghubungkan rating atribut, dimana rating setiap atribut harus dipangkatkan dulu dengan bobot yang bersangkutan. Proses ini sama halnya dengan proses normalisasi. Preferensi untuk alternative S seperti pada persamaan sebagai berikut : [2] n : Banyaknya kriteria
;...persamaan 2.2
dimana :
V : Preferensi alternatif dianalogikan sebagai vektor V X : Nilai Kriteria
W : Bobot kriteria/subkriteria i : Alternatif
j : Kriteria
n : Banyaknya kriteria
* : Banyaknya kriteria yang telah dinilai pada vektor S Langkah-langkah menggunakan metode WP :
1. Mengalikan seluruh atribut bagi sebuah alternatif dengan bobot sebagai pangkat positif untuk atribut manfaat dan bobot berfungsi sebagai pangkat negatif pada atribut biaya.
2. Hasil perkalian dijumlahkan untuk menghasilkan nilai pada setiap alternatif.
3. Mencari nilai alternatif dengan melakukan langkah yang sama seperti langkah satu, hanya saja menggunakan nilai tertinggi untuk setiap atribut tertinggi untuk
2.3 Seleksi Karyawan
Seleksi Karyawan adalah proses mendapatkan sebuah calon tenaga kerja yang kualifaid untuk jabatan/pekerjaan tertentu dalam suatu organisasi atau perusahaan. Seleksi adalah proses pengumpulan calon pemegang jabatan yang sesuai dengan rencana sumber daya manusia untuk menduduki suatu jabatan atau pekerjaan tertentu.
Tujuan dari seleksi karyawan adalah mendapatkan calon karyawan yang memungkinkan pihak manajemen (recruiter) untuk memilih atau menyeleksi calon sesuai dengan kualifikasi yang dibutuhkan oleh organisasi atau perusahaan. semakin banyak calon yang berhasil dikumpulkan maka akan semakin baik karena kemungkinan untuk mendapatkan calon terbaik akan semakin besar. Proses pemilihan atau penyeleksian karyawan/pegawai disebut dengan proses seleksi.
2.4 Website
saling terkait dimana masing-masing dihubungkan dengan jaringan-jaringan halaman (hyperlink).
Bersifat statis apabila isi informasi website tetap, jarang berubah, dan isi informasinya searah hanya dari pemilik website. Bersifat dinamis apabila isi informasi website selalu berubah-ubah, dan isi informasinya interaktif dua arah berasal dari pemilik serta pengguna website. Contoh website statis adalah berisi profil perusahaan, sedangkan website dinamis adalah seperti Friendster, Multiply, dll. Dalam sisi pengembangannya, website statis hanya bisa diupdate oleh pemiliknya saja, sedangkan website dinamis bisa diupdate oleh pengguna maupun pemilik
2.5 PHP
BAB III
RANCANGAN SISTEM
3.1 Struktur DSS
Struktur DSS SPK ditunjukkan pada gambar 3.1
KARYAWAN DITERIMA
IPK PENGALAMAN KERJA
TEST
PELAMAR KE-1 PELAMAR KE-2 PELAMAR KE-3 PELAMAR KE-N ALTERNATIF
3.2 Penilaian Kriteria
Pada aplikasi sistem pendukung keputusan terdapat 5 buah kriteria yaitu IPK, pengalaman kerja, Test wawasan, test wawancara dan psikolog. Penilaian kriteria sebagai berikut:
1. Kriteria IPK seperti pada tabel 3.1
NO IPK Penilaian
1 3,6-4,0 Sangat Tinggi (ST) 2 3,1-3,5 Tinggi (T)
3 2,6-3,0 Cukup (C) 4 2,1-2,5 Rendah (R)
5 1,0-2,0 Sangat Rendah (SR) Tabel 3.1 kriteria IPK
2. Kriteria pengalaman kerja seperti pada tabel 3.2
NO Pengalaman Kerja Penilaian 1 2,6-3,0 Tahun Sangat Tinggi (ST) 2 2,1-2,5 Tahun Tinggi (T)
3 1,6-2,0 Tahun Cukup (C) 1,1-1,5 Tahun Rendah (R)
3. Kriteria test kemampuan dasar seperti pada tabel 3.3
NO Test Kemampuan Dasar
Penilaian
1 86-100 Sangat Tinggi (ST) 2 76-85 Tinggi (T)
3 66-75 Cukup (C) 4 51-65 Rendah (R)
5 0-50 Sangat Rendah (SR) Tabel 3.3 kriteria test kemampuan dasar
4. Kriteria test wawancara seperti pada tabel 3.4.
NO Test Wawancara Penilaian 1 181-200 Sangat Tinggi (ST) 2 161-180 Tinggi (T)
3 131-160 Cukup (C) 4 121-130 Rendah (R)
5 0-120 Sangat Rendah (SR) Tabel 3.4 kriteria test wawancara
5. Kriteria psikologi seperti pada tabel 3.5.
NO Test Psikolog Penilaian 1 451-500 Sangat Tinggi (ST) 2 431-450 Tinggi (T)
3 401-430 Cukup (C) 4 351-400 Rendah (R)
3.3 Gambaran Teknologi yang akan dikembangkan
1. Tampilan Home
Tampilan Menu Home seperti pada gambar 3.2.
Gambar 3.2 tampilan home
2. Tampilan Calon Karyawan
Tampilan menu input data karyawan seperti pada gambar 3.3.
Gambar 3.3 tampilan menu input calon karyawan
Tampilan menu input data kriteria seperti pada gambar 3.4.
Gambar 3.4 tampilan input kriteria
4. Tampilan Hasil
Tampilan menu hasil seperti pada gambar 3.5.
Gambar 3.5 tampilan hasil
Flowchart progam system pendukung keputusan seperti pada gambar 3.6
Mulai
[1] Turban, Efraim; Aronson, Jay E. Dan Liang, Ting-Peng.(2005). Decision SupportSystems and Intelligent Systems. Yogjakarta:Andi.
[2] Nofriansyah, Dicky. 2014. Konsep Data Mining Vs Sistem Pendukung Keputusan. Yogyakarta : Deepublish.