• Tidak ada hasil yang ditemukan

Revolusi mental dan aktualisasi Pancasila.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Revolusi mental dan aktualisasi Pancasila."

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

*-***

ii.

*4b

@

eneenes

deer.relffi168

lll

lfe-6t

Senin

Wage,9

Juni201,

HALAMAN.

::i::::: :t::::::11t:t:1:trlf :f ::t:::::::::i::

PANCASILA, dasar negara kita,

lahir

tanggal

I

Juni 1945. Menurut Bung Karno yang membidani lahir-nya Pancasila, kelima sila

itu

dapat diperas menjadi Trisila yang terdiri

dari

sosio-nasionalisme,

sosio-demokrasi, dan Ketuhanan. Apabila dirasa masih kurang sederhana,

sila-sila

ini

masih dapat diperas lagi

menjadi

Ekasila yaitu

gotong

ro-yong. Sejak

dulti

memang

masya-rakat

Indonesia

tidak

hanya lekat dengan k<lramahtamahan dan sopan

santun yang tinggi, namun juga

jiwa

kegotongroyon gan.

Sejatinya

iemangat

gotong

royong ini juga menjadi modal bagi perlawanan atas kelaliman penjajah.

Gejolak

sanubari

akan

kein-einan

hidup seba-eai bangsa merdeka di-dorong

oleh

adanya rasa tertindas dan keinginan melepaskan

diri

dari

tekanan kolonialisme

dan

impe-rialisme

bangsa asing. Eksploitasi

dan

penghisapan sebagui negeri

jajahan

dengan keuntungan yang rtrenqalir

ke

kantorrg negalir

irnpe-rialis tidak sepadan dengan manfaat

yang

didapat

oleh rakyat

pemilik

sah negeli ini.

Kini

setelah 69 tahun Pancasila

diyakini dan

disepakati

sebagai

dasar negara, sudahkah Pancasila

rnenjiwai setiap sendi

kehidupan berbangsa

dan

bernegara? Dalam

ipidatonya

mengenai

Pancasila,

Bung Karno

menegaskan .bahwa

Pancasila bukan drsarnyu

Indone-sia

merdeka. Pancasila merupakan

lthil

o.so.fisclre g

rottcl.slrtg'y

ailu

' ponclasi. falsatah. pikiran..iiwa. dafi

hasrat'yan-u sedalam-dalamnya

se-WACANA

BERNAS

JOGJA

ReYolusi

Mentat dan

AktualisasiPancasila

Oleh:

Hendra Kurniawan

bagai dasar didirikannya bangunan Indonesia merdeka yang kekal dan abadi. Pancasila menjadi dasar statis

yang

mempeisatukan dan bintang

penuntun

(leitstai') yang

dinarnis

untuk

mengarahkan bangsa ini

mencapai tujuannya. Maka nyatalah

bahwa

Pancasila

bukanlah pilar

namun landaSan atau dasar negara sekaligus

ideologi

nasional.

Proklamasi Kemerdekaan

me-rupakan jembatan emas

bagi

ter-wujudnya cita-cita bernegara.

Pan-casila menjadi modal utama dalam

mewujudkan

cita-cita

terutama

untuk

melind-ungi segenap bangsa.

memajukan kesejahteraari umum,

dan

mencerdaskan

Kehidupan ban-gsa yang saat ini masih jauh dari

kenyataan. Hingga l6 tahun harapan

perubahan yan-e

diusung

melalui

gerakan retbrmasi ternyata tak

kun-jung

membawa bangsa

ini

ke

arah

yang tebih baik. Cita-cita refbrnasi

justru

serin-qkali

dibentulkan

de-ngan

kenyataan-kenyataan

kehi-dupan belbangsa yang menjauh dari

nilai-nilai Pancasila.

Gagasan Revolusi

Mental

Pemikiran Joko Widodo. salah

satu

culon

presiden

mendatan-e.

patut dika.ii lebih

jauh.

Grgusun beliau ini berangkat dari keprihati nan

terhadap

kondisi

bangsa

yang seolah kembali pada zaman Jahil-iyah. Tidak dapat dipun-ukili bahwa cukup banyak sektor kehidupan

ma-syarakat

yang

dervasa

ini

sudah

tnengulatni pcrbuikun

drn

pening-katan secara signifikan. Kehidupan demokrasi yang lebih baik.

pertum-buhan ekonomi

makro

berhasil

melebihi target, hing-ea pelaksanaan

otonomi

daerah merupakan buah

positil

dari

pemerintahan scat ini.

Akan tetapi

di

sisi lain telah terjadi dekadensi moral yan-e akut.

Perilaku korupsi yang se,makin

brutal dan

terang-terangan. upaya penegakkan hukum ba-qaikan macan

ompong. suburnya

malia

hukum.

keter-santungan

pada

kekuatan asin-9, peryurasan sumber daya alam

oleh para

pemodal.

dan

sekian banyak kasus yan-e mencabik-cabik rasa kemanusiaan dan kehormatan sebagai sebuah ban-gsa yang telah merdeka. Di antaranya permasalahan

para pekerja Indonesia, khususnya wanita, di luar negeri yang

diperlaku-kan

bagaikan budak. diklaimnya

budaya ban-qsa oleh negara tetangga.

rraraknya perilaku kekelasan. kasus

predator seksual pada anak yang

bagaikan fenomena

gLlnung es,

infiltrasi

budaya asin-e yan-e tidak

sesuai dengan

nilai-nilai

luhur'

han_esa, hing-ea bergesernya layanan

pendidikan dan

kesehatan dari 'institusi sosial yang nirlaba menjadi

wah.rna bisnis yang meng-uiulkan.

Inilah bukti bahwa Pancasila sudah

berudu di pi nggirjurrng kematiannya.

'

Sekatang

ini

penghisapan _qaya

baru

tidak

hanya

dilakukan

oleh

negara-negara asing namun ju-sa oleh

oknum-oknum bangsa

kita

sencliri.

Di

sinilah

kita

perlr,r memaknai

perkataan Bung

Kamo:

"Perjuang anku lebih mudah karena mengus

penjajah,

tapi

perjuan-eanmu aka lebih sulit karena melawan bangsam

sendiri!" Tantangan

ke

depan ba1

bangsa ini akan semakin berat. Upay

perubahan

di

berbagai sektor men

butuhkan syarat-syarat

tertentr

antara

lain

semangat kegotonp royongan dengan satu tekad dan cit: cita. Terkait hal tersebut, Bung Karn

juga pernah menegaskan bahwa kit hendak .mendirikan negara "semu buat semua", bukan hanya untuk sat

atau dua golon-qan saja, tapi Indonr

sia untuk Indonesia.

Ga-9asan Revolusi Mental yan

dilontarkan oleh.Joko Widodo mer

jadi

suatu kebutuhan

mendesa

yan-s harus dibarengi

denga

aktualisasi

nilai-nilai luhur

Panci

sila.

Sebagai landasan bernegatr Pancasila merupakan surnber kepr badian, moralitas. dan haluan kest

lamatan ban-9sa. Maka dalam kris

mental saat

ini.

kita

bukan hendr

nrcnyelamatkan Pancasila,

ta1

justru

Pancasila yang mampu m(

nyelirmatkan te-vak kokohnya negar

ini.

Pemikiran

ini

seharusnya bukr hanya menjadi agenda

politik

bal

Joko Widodo

jika

beirhasil mer

duduki kursi

kepresidenan, noml

ju-tla kewajibair

bersama selurr

elemen ban-tsa. Saatnya dipellr-rki

perubahan besar ba-gi penemu! kembali karakter dan

jati

diri ban-sr

Pancasilais yan-u rnulai sirna. t:':::''

Hendra Kurnialvan MPd.

Dr,',sr P e ttd irl i

katr

S ej u ru

lt

U it it,'t, r.s i t t

Referensi

Dokumen terkait

Setelah dilakukan evaluasi terhadap dokumen Prakualifikasi dan Pembuktian Kualifikasi, maka Pokja Pengadaan Konsultansi Unit Layanan Pengadaan (ULP) Barang/Jasa

Ketika tombol ditekan, listener akan mengendalikan dengan menampilkan sebuah informasi yang berguna untuk user..

Figure 3 shows the results of five exper- iments we conducted (Sparks et al., 2015a, Sparks et al., 2015b), which tested the effect of participant expertise, methodological design,

1. Manajemen Pengawas Dalam Meningkatkan Profesionalisme Guru Di MAS Al Washliyah Jl. 82 Medan, sudah berjalan dengan baik dimana peran strategi manajemen yang diterapkan

4342 penelitian tersebut, maka dapat dikatakan bahwa budaya organisasi mempunyai pengaruh terhadap kinerja karyawan. Budaya organisasi menjadi hal yang sangat penting

Dari hasil penelitian yang telah dilakukan untuk memenuhi permasalahan yang ada pada rumusan masalah, hasil dari perancangan dan implementasi sistem, serta

Menurut Akadun, privatisasi dapat berarti pulsebagai berikut: a) Denationalisation , yakni transfer atau pemindahan hak kepemilikan publik ke privat secara total

Kurikulum pada dasarnya merupakan suatu system , yang artinya kurikulum tersebut yang merupakan suatu kesatuan yang terdiri dari beberapa komponen, dimana