• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGOLAHAN AIR LIMBAH INDUSTRI TAHU DENGAN MENGGUNAKAN TEKNOLOGI PLASMA.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "PENGOLAHAN AIR LIMBAH INDUSTRI TAHU DENGAN MENGGUNAKAN TEKNOLOGI PLASMA."

Copied!
10
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 1. Analisa Awal Limbah Cair Industri Tahu
Gambar 2. Hubungan antara Waktu Kontak (menit) dengan Penyisihan TSS(%)  pada Berbagai Luas Penampang Elektroda
Gambar 4. Hubungan antara Luas Penampang Elektroda (cm 2Penyisihan TSS (%) pada Berbagai Waktu Kontak (menit)

Referensi

Dokumen terkait

Nilai TSS pada proses pengolahan limbah cair tahu secara biofiltrasi yang menggunakan enceng gondok sebagai biofilter mengalami kenaikan, sedangkan tanpa enceng gondok

Bahan yang digunakan adalah limbah cair tahu (whey) yang berasal dari Kelurahan Gunung Sulah, Bandar Lampung, zeolit sebagai media biofilter, akuades, larutan blanko dan

Limbah tahu adalah limbah yang ditimbulkan dalam proses pembuatan tahu. Limbah yang ditimbulkan berupa limbah padat

Pada kedua jenis limbah baik limbah cair tahu yang digumpalkan dengan asam asetat (CH 3 COOH) dan limbah cair tahu yang digumpalkan dengan kalsium sulfat (CaSO 4 )

Dari penelitian yang telah dilakukan yaitu pembuatan pupuk organik cair dari limbah pasar, daun kering, ampas tahu dan air tahu dengan perbandingan hasil dengan

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui debit dan kandungan limbah cair dari proses produksi Tahu pada Pabrik Tahu “3 Saudara” Malang untuk

Penelitian ini dilakukan untuk menurunkan kandungan organik yang terdapat pada air limbah tahu dengan menggunakan sistem Double Chamber Microbial Fuel Cell (DCMFC).DCMFC adalah

Pengolahan Limbah Cair Tahu Dengan Teknologi Rotary Algae Biofilm Reactor RABR Menggunakan Simbiosis Alga Bakteri Dengan Variasi Kecepatan Putaran Disk Reka Lingkungan – 61