• Tidak ada hasil yang ditemukan

DAFTAR PUSTAKA Efektivitas Penggunaan Antibiotik Profilaksis Pada Pasien Bedah Sesar (Sectio Caesarea) Di Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Moewardi Tahun 2013.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "DAFTAR PUSTAKA Efektivitas Penggunaan Antibiotik Profilaksis Pada Pasien Bedah Sesar (Sectio Caesarea) Di Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Moewardi Tahun 2013."

Copied!
4
0
0

Teks penuh

(1)

27

 

DAFTAR PUSTAKA

Anwar, M., Baziad, A. & Prabowo, R. P., 2011, Ilmu Kandungan, Jakarta, Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo, 544-546.

Ayrshire. & Arran., 2012, How to help prevent and detect wound infection

following a Caesarean section, www.nhsaaa.net, (diakses tanggal 5

November 2013).

Badan POM RI, 2008, Informatorium Obat Nasional Indonesia (IONI), Yogyakarta, Direktorat Jendral Pengawasan Obat dan Makanan Depkes RI, 368-386.

Baston, H. & Hall, J., 2009, Midwifery Essentials Postnatal Volume 4, Jakarta, EGC, 75-76.

Deglin, J.H. & Vallerand, A.H., 1996, Pedoman Obat Untuk Perawat, Jakarta, EGC, 56-70.

Desiyana, L. S, Soemardi, A. & Radji, M., 2008, Evaluasi Penggunaan Antibiotik Profilaksis di Ruang Bedah Rumah Sakit Kanker “Dharmais” Jakarta dan Hubungannya dengan Kejadian Infeksi Luka Operasi, Indonesian

Journal of Cancer, 4, 126-131.

Djunarko, I. & Hendrawati., 2011, Swamedikasi yang Baik dan Benar, Yogyakarta, Citra Aji Parama, 24-25.

Fitrianingsih, D. & Zulkoni, A., 2009, Farmakologi Obat-obat dalam Praktek

Kebidanan, Yogyakarta, Nuha Medika, 127-128.

Gondo, H. K., 2007, Penggunaan Antibiotika pada Kehamilan, Wijaya Kusuma, 1(1), 57-62.

Grace, P.A. & Borley. R., 2006, At Glance Ilmu Bedah Edisi III, Jakarta, PT. Gelora Aksara Pratama, 78-79.

Gunawan, G. S., 2007, Farmakologi dan Terapi Edisi 5, Jakarta, Balai Penerbit FKUI, 593-594.

Hikimi, M., 2003, Ilmu Kebidanan: Patologi dan Fisiologi Persalinan Human

Labor and Birth, Jakarta, Yayasan Essentia Medica, 232-233.

(2)

28

 

Janiwarty, B. & Pieter, H.Z., 2013, Pendidikan Psikologi untuk Bidan-Suatu teori

dan Terapannya, Yogyakarta, Andi Yogyakarta, 262-263.

Karahasan, H., Ljuca, D., Karahasan, N., Suko, A., Babovic, A. & Rahimic, H., 2011, Antibiotic prophylaxis and inflammatory complications after Cesarean section, Journal of Health Sciences, 1 (3).

KEMENKES RI, 2011, Pedoman Pelayanan Kefarmasian untuk Terapi

Antibiotik, Kementrian Kesehatan Republik Indonesia, Jakarta.

Lamont, R. F., Sobel, J., Kusanovic, J.P., Vaisbuch, E., Tovi, S.M., Kim, S. K., et al., 2011, Current Debate on the Use of Antibiotic Prophylaxis for Cesarean Section, National Institutes Health Public Access,118 (2), 193-201.

Lyimo, F. M., Massinde, A. N., Kidenya, B. R., Konje, E. & Mshana, S. E., 2012, Efficacy of single dose of gentamicin in combination with metronidazole versus multiple doses for prevention of post-caesarean infection: study

protocol for a randomized controlled trial, http://www.trialsjournal.com/

content/13/1/89 (diakses tanggal 7 November 2013).

MacDorman, M. F., Menacker, F. & Declercq, E., 2008, Cesarean Birth in the United States: Epidemiology, Trends, and Outcomes, Elsevier Saunders, 35, 293-307.

Mochtar, R., 1990, Sinopsis Obstetri: Obstetri Operatif, Obstetri Sosial, Jakarta, EGC, 133.

Mubarak, W.I. & Chayatin, N., 2005, Buku Ajar Kebutuhan Dasar Manusia Teori

dan Aplikasi dalam Praktik, Jakarta, EGC, 204- 213.

Mugford, M., Kingston, J. & Chalmers, L., 1989, Reducing the incidence of infection after caesarean section: implications of prophylaxis with antibiotics for hospital resources, BMJ, 299, 1003-1006.

Mycek, M. J., Harvey, R. A., Champe, P. C. & Fisher, B. D., 1997, Lippincotts Ilustrated Review: Pharmacology. In: Hartanto, H. (eds.) Farmakologi

Ulasan Bergambar, Jakarta, Widya Medika, 290-291.

Notoadmodjo, 2002, Metodologi Penelitian Kesehatan, Jakarta, PT. Rineka Cipta. .

Nugroho, A. E., 2012, Farmakologi Obat-obat Penting dalam Pembelajaran Ilmu

Farmasi dan Dunia Kesehatan, Yogyakarta, Pustaka Pelajar, 195-197.

(3)

29

 

Sudan, http://www.biomedcentral.com/1756-0500/6/57 (diaskes tanggal

8 November 2013).

PERMENKES RI, 2011, Pedoman Umum Penggunaan Antibiotik, Kementrian Kesehatan RI, Jakarta, 874.

PERMENKES RI, 2011, Petunjuk Teknis Jaminan Persalinan, Kementrian Kesehatan RI, Jakarta, 188.

Prasetya, D.B., 2013, Efektifitas Penggunaan Antibiotik Profilaksis Pada Pasien Sectio Caesarea Elektif Di Rumah Sakit Sidoarjo, Jurnal Ilmiah, Surabaya: Fakultas Farmasi, Universitas Surabaya.

Rachimadhi, T. & Wiknjosastro, G.H., 2010, Ilmu Kebidanan Edisi IV, Jakarta, PT. Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo, 414-695.

Rasjidi, I., 2009, Manual Seksio Sesarea & Lapartomi Kelainan Adneksa, Jakarta, CV. Sagung Seto, 6-108.

Roeshadi, R.H., 2005, Evaluasi Manfaat Sulbactam/ Ampicillin sebagai Antibiotika Dosis Tunggal dan Multipel Dosis pada Sectio Caesarea Elektif di RSIA Rosiva Medan, Majalah Kedokteran Nusantara, 6 (4).

Rohan, H.H. & Siyoto, H.S., 2013, Buku Ajar Kesehatan Reproduksi, Yogyakarta, Nuha Medika, 311-319.

Saifudin, A.B. & Rachimhadhi, T., 2009, Ilmu Kandungan Edisi II, Jakarta, PT. Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo, 44-96.

Sjamsuhidajat, R. & Jong, V., 2003, Buku Ajar Ilmu Bedah Edisi 2, Jakarta, EGC, 235-237.

Smaill F. & Hofmeyrs G. J., 2007, Antibiotic Prophylaxis for Cesarean Section (Review), Jhon Wiley & Sons, Ltd.

Smaill G.M.L. & Gyte F.M., 2010, Antibiotic prophylaxis versus no prophylaxis for preventing infection after cesarean section (Review), Jhon Wiley & Sons, Ltd.

Sukarni, I. & Margareth, Z.H., 2013, Kehamilan Persalinan dan Nifas, Yogyakarta, Nuha Medika, 58- 59.

Sutedjo, A. Y, 2008, Mengenal Obat-obatan secara Mudah dan Aplikasinya

(4)

30

 

Tanan, D. N, Tjtrosantoso, H, M. & Fatimawali, 2012, Tinjauan Penggunaan Antibiotika pada Pasien Seksio Sesarea di BLU RSUP PROF DR. R. D. Kandou Manado Periode Januari- Desember 2011, Laporan Penelitian, Manado: Fakultas MIPA UNSRAT.

Varjacic, M., Babic, G., Loncar, D. & Bicanin, M., 2010, The Increased Cesarean Section Incidence - Is There a Clinical Justification?, Maced J Med Sci, 1857-5773.

WHO, 2003, Managing Complications in Pregnancy and Childbirth: a Guide for

Referensi

Dokumen terkait

Evaluasi meliputi jenis antibiotik profilaksis yang digunakan, saat pemberian, dosis, frekuensi dan rute pemberian dibandingkan dengan Prosedur Tetap Bedah Caesar Rumah sakit

Tujuan dilakukannya penelitian ini yaitu untuk mengetahui gambaran dan kesesuaian penggunaan antibiotik profilaksis pada pasien bedah apendisitis di rumah sakit “X” tahun

Dari 89 pasien diketahui bahwa antibiotik profilaksis yang digunakan pada pasien bedah apendisitis yaitu Seftriakson 80 pasien (89,9%), Sefotaksim 6 pasien (6,7%) dan Seftazidim

1) Indikasi ibu: Lesi obstruktif di saluran kelamin yang membahayakan janin, kontraksi pada pinggul, panggul sempit, pernah melakukan bedah sesar sebelumnya, resiko luka parah

Alhamdulillah, puji syukur atas kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan karunia-Nya sehingga penulis dapat menyusun dan menyelesaikan skripsi dengan judul

sakit tipe A (Pendidikan), di mana salah satu misinya adalah memberikan kontribusi nyata untuk pendidikan dan penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan pelayanan dalam

Antibiotik profilaksis yang disarankan adalah sefazolin yakni golongan sefalosporin generasi pertama dengan dosis 1 gr secara intravena dan diberikan 15-60 menit

Berdasarkan hasil penelitian terhadap 73 rekam medik pasien yang menggunakan antibiotik profilaksis pada pasien bedah sesar di Rumah Sakit Pekanbaru Medical Center bulan