PENGARUH TINGKAT PENAMBAHAN COMPLETE RUMEN MODIFIER (CRM) DALAM RANSUM BERBASIS PUCUK TEBU (Saccharum officinarum) TERHADAP DEGRADASI BAHAN KERING DAN PRODUKSI GAS METAN (In Vitro).
Teks penuh
Dokumen terkait
Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh penambahan Lactobacillus sp dalam pembuatan silase pucuk tebu (Saccharum officinarum) terhadap populasi bakteri dan
Efikasi Herbisida Glifosat 16% terhadap Pertumbuhan Gulma pada Tanaman Kopi (Coffea sp.) Telah Menghasilkan. Pengaruh Tingkat Dosis Herbisida Isopropilamina Glifosat dan Selang
Efikasi Herbisida Pratumbuh Metil Metsulfuron Tunggal dan Kombinasinya dengan 2,4-D, Ametrin, atau Diuron terhadap Gulma pada Pertanaman Tebu( Saccharum officinarum L.)
Gambar 4.8 Grafik nilai viskositas sediaan foaming body wash ekstrak kering sari tebu ( Saccharum officinarum ) pada berbagai macam formula
Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa penambahan urea 5%, molases 10% dan kalsium karbonat 0,5% ke dalam silase pucuk tebu dapat
dalam menekan pertumbuhan gulma golongan daun lebar menunjukkan bahwa herbisida flumioxazin dapat digunakan sebagai herbisida pratumbuh di perkebunan tebu yang didominasi oleh
Penambahan ekstrak kering sari tebu (Saccharum officinarum L.) pada formula yang mengandung propilen glikol sebagai humektan/oklusif sintetik dapat menambah peningkatan efektifitas
DMD ditetapkan dengan cara menggunakan cairan rumen hewan percobaan sebagai inokulum untuk fermentasi substrat, dan nilainya (Tabel 7) menunjukkan bahwa inokulum cairan rumen