Trisia Andi Sabala | 11.1.02.01.0197 Ekonomi - Akuntansi
ANALISIS PENERAPAN METODE
DALAM PENENTUAN HARGA POKOK KAMAR HOTEL
HOTEL AND RESTAURANT KEDIRI PERIODE 2014
Guna
UNIVERSITAS NUSANTARA PGRI KEDIRI
Trisia Andi Sabala | 11.1.02.01.0197
ANALISIS PENERAPAN METODE ACTIVITY BASED COSTING
DALAM PENENTUAN HARGA POKOK KAMAR HOTEL PADA LOTUS GARDEN HOTEL AND RESTAURANT KEDIRI PERIODE 2014
SKRIPSI
Diajukan Untuk Memenuhi Syarat Guna Memperoleh Gelar Sarjana Ekonomi (SE)
Pada Prodi Akuntansi
oleh :
TRISIA ANDI SABALA NPM: 11.1.02.01.0197
PROGRAM STUDI AKUNTANSI FAKULTAS EKONOMI
UNIVERSITAS NUSANTARA PGRI KEDIRI 2016
simki.unpkediri.ac.id || 1|| ACTIVITY BASED COSTING
PADA LOTUS GARDEN HOTEL AND RESTAURANT KEDIRI PERIODE 2014
Trisia Andi Sabala | 11.1.02.01.0197 Ekonomi - Akuntansi
Trisia Andi Sabala | 11.1.02.01.0197 simki.unpkediri.ac.id
Trisia Andi Sabala | 11.1.02.01.0197 Ekonomi - Akuntansi
Trisia Andi Sabala | 11.1.02.01.0197 simki.unpkediri.ac.id
Trisia Andi Sabala | 11.1.02.01.0197 Ekonomi - Akuntansi
ANALISIS PENERAPAN METODE
DALAM PENENTUAN HARGA POKOK KAMAR HOTEL
LOTUS GARDEN HOTEL AND RESTAURANT KEDIRI PERIODE 2014
Dra. Puji Astuti, M.M., M.Si dan Dr. H. M. Anas, S.E., M.M., M.Si. UNIVERSITAS NUSANTARA PGRI KEDIRI
ABSTRAK
Persaingan dunia usaha semakin lama semakin ketat. Akibatnya banyak peng
kebingungan dalam menentukan harga pokok agar mereka mampu bersaing dengan pengusaha lain. Salah stu cara yang tepat dalam penetapan harga pokok adalah menggunakan metode
Costing.
Permasalahan penelitian ini adalah belum diterapka
penentuan harga pokok di berbagai jenis usaha dan bagaimana perhitungan harga pokok menggunakan metode Activity Based Costing
Dalam penelitian ini, metode yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif. Metode penelitian deskriptif tertuju pada pemecahan masalah yang ada pada masa sekarang. Obyek penelitian ini adalah Lotus Garden Hotel
Kesimpulan hasil penelitian ini adalah perhitungan harga pokok menggunakan metode Based Costing yaitu untuk jenis kamar
sebesar Rp. 372.965. Untuk kamar 384.861. Untuk kamar Executive Suite
659.559.Perhitungan harga pokok kamar dengan menggunakan metode
lebih akurat, karena biaya-biaya yang timbul dibebankan langsung pada aktivitas muncul ketika pembuatan produk dan menggunakan lebih
Berdasarkan kesimpulan hasilpenelitian, direkomendasikan : (1) menggunakan metode Activity Based Costing karena
Based Costing merupakan sistem analisis biaya berba
manajemen dalam pengambilan keputusan. (2) Untuk penerapan metode diperlukan sumber daya manusia yang trampil, disiplin, karena metode memerlukan kecermatan dan ketelitian
Kata kunci: Activity Based Costing,
Trisia Andi Sabala | 11.1.02.01.0197
ANALISIS PENERAPAN METODE ACTIVITY BASED COSTING
DALAM PENENTUAN HARGA POKOK KAMAR HOTEL
LOTUS GARDEN HOTEL AND RESTAURANT KEDIRI PERIODE 2014
Trisia Andi Sabala NPM: 11.1.02.01.0197
Ekonomi – Akuntansi [email protected]
Dra. Puji Astuti, M.M., M.Si dan Dr. H. M. Anas, S.E., M.M., M.Si. UNIVERSITAS NUSANTARA PGRI KEDIRI
Persaingan dunia usaha semakin lama semakin ketat. Akibatnya banyak peng
kebingungan dalam menentukan harga pokok agar mereka mampu bersaing dengan pengusaha lain. Salah stu cara yang tepat dalam penetapan harga pokok adalah menggunakan metode
Permasalahan penelitian ini adalah belum diterapkanya Activity Based Costing
penentuan harga pokok di berbagai jenis usaha dan bagaimana perhitungan harga pokok menggunakan Activity Based Costing ?
Dalam penelitian ini, metode yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif. Metode tian deskriptif tertuju pada pemecahan masalah yang ada pada masa sekarang. Obyek penelitian ini adalah Lotus Garden Hotel and Restaurant Kediri.
Kesimpulan hasil penelitian ini adalah perhitungan harga pokok menggunakan metode untuk jenis kamar Junior adalah sebesar Rp. 366.842. Untuk kamar . Untuk kamar Deluxe sebesar Rp. 376.335. Untuk kamar
Executive Suite sebesar Rp. 512.838 dan kamar President Suite .Perhitungan harga pokok kamar dengan menggunakan metode Activity Based Costing
biaya yang timbul dibebankan langsung pada aktivitas muncul ketika pembuatan produk dan menggunakan lebih dari satu pemicu biaya
Berdasarkan kesimpulan hasilpenelitian, direkomendasikan : (1) menggunakan metode karena perusahaan dapat mengendalikan biaya lebih baik dan metode
merupakan sistem analisis biaya berbasis aktivitas untuk memenuhi manajemen dalam pengambilan keputusan. (2) Untuk penerapan metode
diperlukan sumber daya manusia yang trampil, disiplin, karena metode memerlukan kecermatan dan ketelitian dalam pengerjaanya.
Activity Based Costing, Harga Pokok.
simki.unpkediri.ac.id || 4||
ACTIVITY BASED COSTING
DALAM PENENTUAN HARGA POKOK KAMAR HOTEL PADA
LOTUS GARDEN HOTEL AND RESTAURANT KEDIRI PERIODE 2014
Dra. Puji Astuti, M.M., M.Si dan Dr. H. M. Anas, S.E., M.M., M.Si.
Persaingan dunia usaha semakin lama semakin ketat. Akibatnya banyak pengusaha yang kebingungan dalam menentukan harga pokok agar mereka mampu bersaing dengan pengusaha lain. Salah stu cara yang tepat dalam penetapan harga pokok adalah menggunakan metode Activity Based Activity Based Costing dalam penentuan harga pokok di berbagai jenis usaha dan bagaimana perhitungan harga pokok menggunakan Dalam penelitian ini, metode yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif. Metode tian deskriptif tertuju pada pemecahan masalah yang ada pada masa sekarang. Obyek penelitian Kesimpulan hasil penelitian ini adalah perhitungan harga pokok menggunakan metode Activity . Untuk kamar Superior . Untuk kamar Family sebesar Rp. President Suite sebesar Rp. Activity Based Costing dirasa biaya yang timbul dibebankan langsung pada aktivitas-aktivitas yang
dari satu pemicu biaya.
Berdasarkan kesimpulan hasilpenelitian, direkomendasikan : (1) menggunakan metode perusahaan dapat mengendalikan biaya lebih baik dan metode Activity sis aktivitas untuk memenuhi kebutuhan manajemen dalam pengambilan keputusan. (2) Untuk penerapan metode Activity Based Costing diperlukan sumber daya manusia yang trampil, disiplin, karena metode Activity Based Costing
Trisia Andi Sabala | 11.1.02.01.0197 Ekonomi - Akuntansi
I. LATAR BELAKANG A. Latar Belakang
Suatu perusahaan mempunyai tujuan untuk menjaga kelangsungan hidup perusahaan. Demi menjaga kelangsungan hidup perusahaan, visi mempertahankan dan meningkatkan prestasi kinerja sangat dibutuhkan. Untuk itu setiap perusahaan akan berupaya untuk meningkatkan perolehan laba yang optimal sebagai visi pengembangan usahanya.
Perkembangan dunia bisnis saat ini mengalami pertumbuhan yang sangat pesat, baik bisnis yang bergerak dibidang manufaktur maupun jasa. Perkembangan ekonomi secara menyeluruh yang didampingi dengan perkembangan teknologi informasi dan ilmu pengetahuan menciptakan sebuah persaingan yang semakin ketat dan tajam. Maka dari itu perusahaan harus mampu mengelola potensi yang ada secara efektif dan efisien agar mampu bersaing dengan perusahaan lainya.
Banyak orang yang belum memahami bahwa harga pokok produk dan jasa merupakan suatu
Trisia Andi Sabala | 11.1.02.01.0197 simki.unpkediri.ac.id
Suatu perusahaan mempunyai tujuan untuk menjaga kelangsungan hidup perusahaan. Demi menjaga kelangsungan hidup perusahaan, visi mempertahankan dan meningkatkan prestasi kinerja Untuk itu setiap perusahaan akan berupaya untuk meningkatkan perolehan laba yang optimal sebagai visi pengembangan
Perkembangan dunia bisnis saat ini mengalami pertumbuhan yang sangat pesat, baik bisnis yang bergerak dibidang manufaktur asa. Perkembangan ekonomi secara menyeluruh yang didampingi dengan perkembangan teknologi informasi dan ilmu pengetahuan menciptakan sebuah persaingan yang semakin ketat dan tajam. Maka dari itu perusahaan harus mampu mengelola potensi tif dan efisien agar mampu bersaing dengan
Banyak orang yang belum memahami bahwa harga pokok produk dan jasa merupakan suatu
kemampuan perusahaan dalam memproduksi barang dan jasa. Semakin tinggi kemampuan mengelola biaya, semakin baik produk atau jasa yang ditawarkan pada konsumen baik dari sisi harga maupun kualitas. Salah satu upaya yang dapat dilakukan perusahaan adalah dengan mengendalikan biaya tanpa harus mengurangi kualitas dan kuantitas produk yang telah ditetapkan. Pengend
lebih efektif bila mampu dialokasikan dengan tepat.
Semakin banyaknya
perusahaan jasa dibidang pariwisata dan perhotelan, menyebabkan semakin ketatnya persaingan antar hotel. Keberhasilan untuk memenangkan persaingan ditentukan oleh bebera
lain quality, service
place dan price.
Quality merupakan kualitas
pelayanan terhadap konsumen, hal yang paling diutamakan adalah kepuasan konsumen atas pelayanan yang diberikan.
kuantitas dan ragam pelayanan yang tersedia untuk konsumen misalnya kolam renang, fitness
simki.unpkediri.ac.id || 5|| kemampuan perusahaan dalam memproduksi barang dan jasa. Semakin tinggi kemampuan mengelola biaya, semakin baik pula produk atau jasa yang ditawarkan pada konsumen baik dari sisi harga maupun kualitas. Salah satu upaya yang dapat dilakukan perusahaan adalah dengan mengendalikan biaya tanpa harus mengurangi kualitas dan kuantitas produk yang telah ditetapkan. Pengendalian biaya akan lebih efektif bila mampu dialokasikan dengan tepat.
Semakin banyaknya
perusahaan jasa dibidang pariwisata dan perhotelan, menyebabkan semakin ketatnya persaingan antar hotel. Keberhasilan untuk memenangkan persaingan ditentukan oleh beberapa hal antara
quality, service, promotion,
merupakan kualitas pelayanan terhadap konsumen, hal yang paling diutamakan adalah kepuasan konsumen atas pelayanan yang diberikan. Service adalah kuantitas dan ragam pelayanan yang tersedia untuk konsumen misalnya
Trisia Andi Sabala | 11.1.02.01.0197 Ekonomi - Akuntansi
dan lain sebagainya.
adalah kegiatan yang dilakukan oleh pihak perusahaan untuk mengenalkan, menginformasikan dan mempopulerkan produkny kepada pasar. Place
bidang atau wadah yang digunakan sebagai tempat usaha yang akan dijalankan. Lokasi yang strategis dan dapat diakses dengan mudah oleh konsumen merupakan kriteria utama dalam menentukan tempat usaha.
Selain quality, promotion dan place
merupakan faktor yang paling mendominasi dalam perebutan konsumen maupun calon konsumen.
Price adalah jumlah nominal yang
harus dibayarkan atas pelayanan jasa yang diberikan oleh penyedia jasa. Jika ada perbandingan beberapa hotel dengan kualitas dan pelayanan hotel yang sama dalam penentuan harga dan mengabaikan faktor loyalitas terhadap penyedia jasa, maka konsumen akan cenderung memilih hotel yang lebih murah.
Untuk itu perusahaan dituntut untuk mampu menjalankan
Trisia Andi Sabala | 11.1.02.01.0197 simki.unpkediri.ac.id
dan lain sebagainya. Promotion adalah kegiatan yang dilakukan oleh pihak perusahaan untuk mengenalkan, menginformasikan dan mempopulerkan produknya
Place merupakan
bidang atau wadah yang digunakan sebagai tempat usaha yang akan dijalankan. Lokasi yang strategis dan dapat diakses dengan mudah oleh konsumen merupakan kriteria utama dalam menentukan tempat
quality, service, place, price
merupakan faktor yang paling mendominasi dalam perebutan konsumen maupun calon konsumen. adalah jumlah nominal yang harus dibayarkan atas pelayanan jasa yang diberikan oleh penyedia jasa. Jika ada perbandingan otel dengan kualitas dan pelayanan hotel yang sama dalam penentuan harga dan mengabaikan faktor loyalitas terhadap penyedia jasa, maka konsumen akan cenderung memilih hotel yang lebih
Untuk itu perusahaan dituntut untuk mampu menjalankan
manajemen perusahaan dengan efektif, efisien dan kompetitif untuk menentukan strategi agar mampu bersaing dengan hotel lainya. Salah satu strategi yang dapat digunakan adalah dengan melakukan penekanan harga jual produk. Semakin rendah harga jual produk, maka semakin tinggi pula tingkat penjualan produk.
Harga pokok merupakan faktor yang penting dalam penentuan harga jual produk. Penetapan biaya yang lebih tepat akan menghasilkan produk jasa yang akurat. Dalam perhitungan biaya produk untuk menentukan harga pokok prod
banyak yang menggunakan sistem tradisional dengan metode
costing.
Dalam sistem akuntansi tradisional, pembebanan biaya produksi dilakukan atas biaya langsung dan tidak langsung yang berhubungan dengan produk. Secara tradisional, pembeban
biaya tidak langsung dilakukan dengan menggunakan pembebanan biaya secara menyeluruh atau per departemen. Hal ini akan simki.unpkediri.ac.id
|| 6|| erusahaan dengan efektif, efisien dan kompetitif untuk menentukan strategi agar mampu bersaing dengan hotel lainya. Salah satu strategi yang dapat digunakan adalah dengan melakukan penekanan harga jual produk. Semakin rendah harga jual produk, tinggi pula tingkat penjualan produk.
Harga pokok merupakan faktor yang penting dalam penentuan harga jual produk. Penetapan biaya yang lebih tepat akan menghasilkan produk jasa yang akurat. Dalam perhitungan biaya produk untuk menentukan harga pokok produk/jasa masih banyak yang menggunakan sistem tradisional dengan metode full
Dalam sistem akuntansi tradisional, pembebanan biaya produksi dilakukan atas biaya langsung dan tidak langsung yang berhubungan dengan produk. Secara tradisional, pembebanan biaya atas biaya tidak langsung dilakukan dengan menggunakan pembebanan biaya secara menyeluruh atau per departemen. Hal ini akan
Trisia Andi Sabala | 11.1.02.01.0197 Ekonomi - Akuntansi
menimbulkan banyak masalah karena produk yang dihasilkan tidak mencerminkan biaya yang diserap untuk menghasilkan produk tersebut.
Metode Activity Based Costing merupakan metode perhitungan yang sederhana untuk menentukan harga pokok produk/jasa dengan dasar aktivitaslah yang menyebabkan biaya itu timbul bukan dari produk dan produklah yang mengkonsumsi aktivitas. Sistem Activity Based Costing menyediakan informasi perhitungan yang lebih efektif dan dapat membantu manajemen mengelola perusahaan dengan efisien. Sehingga dengan sistem
Based Costing dapat memberikan
informasi harga pokok produk/jasa yang tebih cermat dan akurat. Sistem Activity Based Costing diterapkan pada Hotel Lotus yang tentunya akan memerlukan informasi untuk melakukan pengolahan terhadap berbagai aktivitas dalam penentuan harga pokok produk/jasa. Oleh karena itu menejemen harus mampu mengelola kembali sumber daya dan
Trisia Andi Sabala | 11.1.02.01.0197 simki.unpkediri.ac.id
menimbulkan banyak masalah karena produk yang dihasilkan tidak mencerminkan biaya yang diserap untuk menghasilkan produk
Activity Based Costing
merupakan metode perhitungan yang sederhana untuk menentukan harga pokok produk/jasa dengan dasar aktivitaslah yang menyebabkan biaya itu timbul bukan dari produk dan produklah yang mengkonsumsi aktivitas.
ity Based Costing
menyediakan informasi perhitungan yang lebih efektif dan dapat membantu manajemen mengelola perusahaan dengan efisien. Sehingga dengan sistem Activity dapat memberikan informasi harga pokok produk/jasa
akurat.
Activity Based Costing dapat
diterapkan pada Hotel Lotus yang tentunya akan memerlukan informasi untuk melakukan pengolahan terhadap berbagai aktivitas dalam penentuan harga pokok produk/jasa. Oleh karena itu menejemen harus mampu kembali sumber daya dan
potensi yang ada untuk mencerminkan sumber daya dalam aktivitas produk/jasa.
Lotus Garden Hotel and Restaurant Kediri
satu hotel ternama di Kediri yang memiliki jumlah kamar yang relatif banyak dibandingkan hotel lainya. Dalam aktivitasnya, hotel ini menyediakan berbagai tipe kamar dan melalui berbagai tahap dalam menyelesaikan produk/jasa sehingga muncul biaya diluar bahan baku dan tenaga kerja langsung. Hal ini tentunya memerlukan pengalokasian biaya yang akurat yang didasarkan pada sumber daya yang dikonsumsi sebagai akibat timbulnya aktivitas yang nantinya akan menghasilkan perhitungan harga pokok produk/jasa. Cara yang tepat untuk menghasilkan perhitungan yang cermat dan akurat adalah dengan menggunakan metode
Based Costing.
Berdasarkan latar belakang diatas, maka dalam penelitian ini penulis tertarik untuk menyusun skripsi dengan judul
Penerapan Metode
Costing Dalam Penentuan Harga
simki.unpkediri.ac.id || 7|| potensi yang ada untuk mencerminkan sumber daya dalam aktivitas produk/jasa.
Lotus Garden Hotel and Restaurant Kediri merupakan salah satu hotel ternama di Kediri yang memiliki jumlah kamar yang relatif banyak dibandingkan hotel lainya. Dalam aktivitasnya, hotel ini menyediakan berbagai tipe kamar dan melalui berbagai tahap dalam menyelesaikan produk/jasa sehingga biaya diluar bahan baku dan tenaga kerja langsung. Hal ini tentunya memerlukan pengalokasian biaya yang akurat yang didasarkan pada sumber daya yang dikonsumsi sebagai akibat timbulnya aktivitas yang nantinya akan menghasilkan perhitungan harga pokok uk/jasa. Cara yang tepat untuk menghasilkan perhitungan yang cermat dan akurat adalah dengan menggunakan metode Activity
Berdasarkan latar belakang diatas, maka dalam penelitian ini penulis tertarik untuk menyusun skripsi dengan judul “Analisis Penerapan Metode Activity Based Dalam Penentuan Harga
Trisia Andi Sabala | 11.1.02.01.0197 Ekonomi - Akuntansi
Pokok Kamar Hotel
Garden Hotel and Restaurant Kediri Periode 2014”
B. Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang, identifikasi masalah dan pembatasan masalah, maka dapat dirumuskan masalah sebagai berikut: “Bagaimana perhitungan harga pokok kamar hotel dengan menggunakan Activity Based Costing System pada Lotus Garden
Hotel and Restaurant Kediri?”. C. Tujuan Penelitian
Dari rumusan masalah diatas, maka penelitian ini mempunyai tujuan yaitu: “Untuk memperoleh informasi yang akurat dalam penentuan harga pokok kamar hotel dengan metode
Based Costing System
Garden Hotel and Restaurant Kediri, sehingga dapat diketahui dengan jelas cara dan unsur biaya yang diserap dal perhitungan harga pokok produk/jasa”.
D. Manfaat Penelitian
Hasil penelitian yang terkait dengan perhitungan harga pokok produk dengan Activity Based
Trisia Andi Sabala | 11.1.02.01.0197 simki.unpkediri.ac.id
pada Lotus
Garden Hotel and Restaurant Kediri
Berdasarkan latar belakang, identifikasi masalah dan pembatasan masalah, maka dapat asalah sebagai berikut: “Bagaimana perhitungan harga pokok kamar hotel dengan
Activity Based
pada Lotus Garden Hotel and Restaurant Kediri?”.
Dari rumusan masalah diatas, maka penelitian ini mempunyai tu: “Untuk memperoleh informasi yang akurat dalam penentuan harga pokok kamar hotel dengan metode Activity
Based Costing System pada Lotus
Garden Hotel and Restaurant Kediri, sehingga dapat diketahui dengan jelas cara dan unsur-unsur biaya yang diserap dalam perhitungan harga pokok
Hasil penelitian yang terkait dengan perhitungan harga pokok
Activity Based
Costing System
memberi manfaat sebagai berikut: 1. Secara Teoritis
a. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan informasi kepada pihak lain yang berkepentingan dalam rangka penentuan Harga Pokok kamar hotel Lotus Garden Hotel and Restaurant Kediri. b. Memperkaya ilmu
pengetahuan dalam bidang akuntansi terutama yang terkait dengan penentuan Harga Pokok Produksi dengan metode
Based Costing System
pada perusahaan.
c. Membandingkan teori yang diperoleh di bangku kuliah dengan
praktek pada perusahaan. 2. Secara Praktis hasil penelitian diharapkan dapat memberik simki.unpkediri.ac.id || 8||
Costing System diharapkan memberi manfaat sebagai berikut:
Secara Teoritis
Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan informasi kepada pihak lain yang berkepentingan dalam rangka penentuan Harga Pokok kamar hotel Lotus Garden Hotel and Restaurant Kediri. Memperkaya ilmu pengetahuan dalam bidang akuntansi terutama yang terkait engan penentuan Harga Pokok Produksi dengan metode Activity
Based Costing System
pada perusahaan. Membandingkan teori yang diperoleh di bangku kuliah dengan
praktek pada perusahaan. Secara Praktis Bagi Perusahaan, hasil penelitian diharapkan dapat memberikan informasi
Trisia Andi Sabala | 11.1.02.01.0197 Ekonomi - Akuntansi
dan masukan bagi Lotus Garden Hotel and Restaurant Kediri dalam penentuan harga pokok produk/jasa dengan metode
Based Costing System.
II. METODE
A. Identifikasi Variabel Penelitian Sesuai dengan judul penelitian “Analisis Penerapan Metode
Activity Based Costing
Penentuan Harga Pokok Kamar Hotel pada Lotus Garden Hotel Restaurant Kediri Periode 2014” maka variabel terikat (Y) yaitu metode Activity Based Costing Variabel bebas dalam penelitian ini adalah penentuan harga
kamar hotel.
B. Teknik dan Pendekatan Penelitian
Dalam penelitian ini, metode yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif. Metode penelitian deskriptif tertuju pada pemecahan masalah yang ada pada masa sekarang. Penggunaan metode deskriptif juga memberikan keterangan yang menerangkan hubungan,
Trisia Andi Sabala | 11.1.02.01.0197 simki.unpkediri.ac.id
dan masukan bagi Lotus Garden Hotel and Restaurant Kediri dalam penentuan harga pokok produk/jasa dengan metode Activity
Based Costing System.
Identifikasi Variabel Penelitian Sesuai dengan judul penelitian “Analisis Penerapan Metode
Activity Based Costing Dalam
Penentuan Harga Pokok Kamar ada Lotus Garden Hotel and Restaurant Kediri Periode 2014” terikat (Y) yaitu
Activity Based Costing dan
Variabel bebas dalam penelitian ini penentuan harga pokok
dan Pendekatan
Dalam penelitian ini, metode yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif. Metode penelitian deskriptif tertuju pada pemecahan masalah yang ada pada masa sekarang. Penggunaan metode deskriptif juga memberikan keterangan yang menerangkan hubungan,
menguji hipotesis
membuat prediksi, serta mendapatkan makna dan implikasi dari suatu masalah yang ingin dipecahkan.
C. Tempat dan Waktu Penelitian 1. Tempat Penelitian
Penelitian ini mengambil lokasi pada hotel Lotus garden yang terletak di Jl. Jaksa Agung Soeprapto No.26 Kediri. Hotel Lotus Garden merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dibidang jasa perhotelan yang terletak pada yang strategis di Kediri.
2. Waktu Penelitian Sesuai dengan akan penulis teliti,
penelitian dilakukan mulai Mei 2015 sampai dengan September 2015.
D. Subjek Penelitian
Subjek penelitian merupakan suatu proses penelitian dimana penulis menggunakan penelitian secara langsung d
mengadakan pengamatan langsung pada objek untuk memperoleh keterangan guna memperlancar
simki.unpkediri.ac.id || 9|| menguji hipotesis-hipotesis, membuat prediksi, serta mendapatkan makna dan implikasi dari suatu masalah yang ingin dipecahkan.
Tempat dan Waktu Penelitian Tempat Penelitian
Penelitian ini mengambil lokasi pada hotel Lotus garden yang terletak di Jl. Jaksa Agung Soeprapto No.26 Kediri. Hotel Lotus Garden merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dibidang jasa perhotelan yang terletak pada yang strategis di
nelitian
Sesuai dengan kasus yang akan penulis teliti, maka penelitian dilakukan mulai Mei 2015 sampai dengan September
Subjek Penelitian
Subjek penelitian merupakan suatu proses penelitian dimana penulis menggunakan penelitian secara langsung dengan cara mengadakan pengamatan langsung pada objek untuk memperoleh keterangan guna memperlancar
Trisia Andi Sabala | 11.1.02.01.0197 Ekonomi - Akuntansi
penyelesaian penulisan skripsi ini. Subjek dalam penelitian ini adalah:
1. General manajer
Untuk mendapatkan data tentang gambaran umum perusahaan dan stru organisasi perusahaan. 2. Bagian keuangan
Untuk mendapatkan data berupa laporan keuangan. E. Teknik Pengumpulan data
Metode pengumpulan data merupakan suatu cara atau metode yang digunakan untuk mengumpulkan data yang berhubungan dengan variabel penelitian. Untuk mendapatkan data yang relevan, maka dalam penelitian ini menggunakan beberapa teknik pengumpulan data yang disesuaikan dengan objek penelitian yang sebagai berikut:
1. Study lapangan (
research)
Study lapangan (
research) yaitu suat
untuk memperoleh data dengan jalan langsung mengadakan penelitian di perusahaan. Maka penelitian ini menggunakan metode
Trisia Andi Sabala | 11.1.02.01.0197 simki.unpkediri.ac.id
penyelesaian penulisan skripsi ini. Subjek dalam penelitian ini adalah:
Untuk mendapatkan data-data tentang gambaran umum perusahaan dan struktur organisasi perusahaan.
Bagian keuangan
Untuk mendapatkan data-data berupa laporan keuangan. Teknik Pengumpulan data
Metode pengumpulan data merupakan suatu cara atau metode yang digunakan untuk mengumpulkan data yang berhubungan dengan variabel penelitian. Untuk mendapatkan data yang relevan, maka dalam penelitian ini menggunakan beberapa teknik pengumpulan data yang disesuaikan dengan objek penelitian yang sebagai berikut:
Study lapangan (file
Study lapangan (file yaitu suatu cara untuk memperoleh data dengan jalan langsung mengadakan penelitian di perusahaan. Maka penelitian ini menggunakan metode file
research
sebagai berikut: a. Wawancara
Penggunaan metode wawancara dalam penelitian ini yaitu dengan mengadakan tanya jawab secara langsung kepada manajemen perusahaan dengan menggunakan sistem atau cara tanya jawab secara sistematis yang berorientasi pada tujuan penelitian. Melalui metode ini diperoleh data berupa struktur organisasi dan ketenagakerjaan.
b. Dokumentasi Dokumentasi m
teknik penelitian yang digunakan untuk memperoleh data informasi yang relevan
dengan cara
pengumpulan data yang ada dalam perusahaan Melaui metode ini diperoleh data yang berupa: simki.unpkediri.ac.id || 10|| dengan teknik sebagai berikut: awancara Penggunaan metode wawancara dalam penelitian ini yaitu dengan mengadakan tanya jawab secara langsung kepada manajemen perusahaan dengan menggunakan sistem atau cara tanya jawab secara sistematis yang berorientasi pada tujuan penelitian. Melalui metode ini diperoleh data berupa struktur organisasi dan ketenagakerjaan. Dokumentasi
Dokumentasi merupakan teknik penelitian yang digunakan untuk memperoleh data informasi yang relevan
dengan cara
pengumpulan data yang ada dalam perusahaan. Melaui metode ini
roleh data yang berupa:
Trisia Andi Sabala | 11.1.02.01.0197 Ekonomi - Akuntansi a. Data realisasi penjualan tahun 2014 b.Data realisasi biaya yang dikeluarkan tahun 2014 2. Study kepustakaan ( research) Penulis melakukan pengumpulan data dengan menyalin data dan menggali informasi kepustakaan sebagai sumber
berhubungan dengan permasalahan yang ada guna mendapatkan data
bersifat ilmiah dan teoritis. F. Teknik Analisis Data
Analisis dalam penelitian ini adalah analisis Activity Based
Costing. Langkah-langkah dalam
analisis ini adalah:
a. Biaya Overhead Pabrik dibebankan pada aktivitas-aktivitas yang sesuai. b. Biaya-biaya aktivitas tersebut dikelompokkan dalam beberapa yang homogen.
Trisia Andi Sabala | 11.1.02.01.0197 simki.unpkediri.ac.id
Data realisasi penjualan tahun
Data realisasi biaya yang dikeluarkan tahun
Study kepustakaan (library
Penulis melakukan pengumpulan data dengan menyalin data dan menggali informasi kepustakaan sebagai sumber acuan yang berhubungan dengan permasalahan yang ada guna mendapatkan data-data yang bersifat ilmiah dan teoritis. Teknik Analisis Data
Analisis dalam penelitian ini
Activity Based langkah dalam erhead Pabrik dibebankan pada aktivitas yang biaya aktivitas tersebut dikelompokkan dalam beberapa cost pool yang homogen.
c. Menentukan tarif untuk masing
(cost pool).
dengan cara membagi jumlah semua
didalam
suatu ukuran aktivitas yang dilakukan.
d. Tahap selanjutnya biaya biaya aktivitas dibebankan ke produk berdasarkan konsumsi atau permintaan aktivitas oleh masing
produk.
III. HASIL DAN KESIMPULAN
A. Penentuan Harga Pokok Kamar Lotus Garden Hotel And Restaurant Dengan Metode Activity Based Costing.
Langkah langkah
perhitungan harga pokok kamar hotel dengan metode
Based Costing
pertama, Biaya overhead pabrik dibebankan pada aktivitas aktivitas yang sesuai. Biaya aktivitas tersebut dikelompokkan dalam beberapa
homogen. Menentukan tarif untuk simki.unpkediri.ac.id
|| 11|| Menentukan tarif untuk masing-masing kelompok
(cost pool). Tarif dihitung
dengan cara membagi jumlah semua biaya didalam cost pool dengan suatu ukuran aktivitas yang dilakukan.
Tahap selanjutnya biaya-biaya aktivitas dibebankan ke produk berdasarkan konsumsi atau permintaan aktivitas oleh masing-masing produk.
HASIL DAN KESIMPULAN Penentuan Harga Pokok Kamar Lotus Garden Hotel And Restaurant Dengan Metode Activity Based Costing.
Langkah langkah
perhitungan harga pokok kamar hotel dengan metode Activity adalah pada tahap pertama, Biaya overhead pabrik dibebankan pada
aktivitas-sesuai. Biaya-biaya aktivitas tersebut dikelompokkan dalam beberapa cost pool yang homogen. Menentukan tarif untuk
Trisia Andi Sabala | 11.1.02.01.0197 Ekonomi - Akuntansi
masing-masing kelompok
pool). Tarif dihitung dengan cara
membagi jumlah semua biaya didalam cost pool dengan suatu ukuran aktivitas yan
Tarif pool ini juga berarti biaya per unit pemacu biaya
driver).
Tahap selanjutnya biaya biaya aktivitas dibebankan ke produk berdasarkan konsumsi atau permintaan aktivitas oleh masing masing produk. Jadi pada tahap ini biaya-biaya tiap pool aktivitas ditelusuri ke produk dengan menggunaan tarif pool dan ukuran besarnya sumber daya yang dikonsumsi oleh tiap produk. Ukuran besarnya sumber daya tersebut adalah penyederhanaan dari kuantitas pemacu biaya dikonsumsi oleh tiap produk.
B. KESIMPULAN
Berdasarkan penelitian dan pembahasan yang dilakukan oleh penulis dapat ditarik kesimpulan bahwa perhitungan harga pokok kamar dengan menggunakan metode Activity Based Costing dirasa lebih akurat, karena biaya
Trisia Andi Sabala | 11.1.02.01.0197 simki.unpkediri.ac.id
masing kelompok (cost Tarif dihitung dengan cara membagi jumlah semua biaya dengan suatu ukuran aktivitas yang dilakukan. Tarif pool ini juga berarti biaya per unit pemacu biaya (cost
Tahap selanjutnya biaya-biaya aktivitas dibebankan ke produk berdasarkan konsumsi atau permintaan aktivitas oleh masing-masing produk. Jadi pada tahap
pool aktivitas ditelusuri ke produk dengan menggunaan tarif pool dan ukuran besarnya sumber daya yang dikonsumsi oleh tiap produk. Ukuran besarnya sumber daya tersebut adalah penyederhanaan dari kuantitas pemacu biaya dikonsumsi oleh tiap produk.
Berdasarkan penelitian dan pembahasan yang dilakukan oleh penulis dapat ditarik kesimpulan bahwa perhitungan harga pokok kamar dengan menggunakan
Activity Based Costing
dirasa lebih akurat, karena
biaya-biaya yang timbul dibebankan langsung pada aktivitas
yang muncul ketika pembuatan produk dan menggunakan lebih dari satu pemicu biaya
Perhitungan harga pokok menggunakan metode
Based Costing
Junior adalah sebesar Rp. 366.842, kamar
Rp. 372.965, kamar sebesar Rp.
Family sebesar Rp.
kamar Executive Suite 512.838 dan kamar
Suite sebesar Rp.
IV. DAFTAR PUSTAKA
Hansen, Don R., Mowen, Maryanne M., 2006,
Accounting;
Manajemen, buku 1, edisi
ketujuh. Jakarta: Salemba Empat
Carter, Willian K.,2009,
Biaya,buku 1, edisi keempatbelas. Jakarta: Salemba Empat.
Mulyadi, 2010, Akuntansi Biaya kelima, Yogyakarta, YKPN Krismiaji, dan Y Anni Aryani,
Akuntansi Manajemen
kedua, Yogyakarta, YKPN Sugiyono, 2012
Penelitian Kalitatif
ALFABETA
simki.unpkediri.ac.id || 12|| biaya yang timbul dibebankan
ng pada aktivitas-aktivitas yang muncul ketika pembuatan produk dan menggunakan lebih dari satu pemicu biaya.
Perhitungan harga pokok menggunakan metode Activity
untuk jenis kamar adalah sebesar Rp. , kamar Superior sebesar , kamar Deluxe
sebesar Rp. 376.335, kamar sebesar Rp. 384.861,
Executive Suite sebesar Rp.
dan kamar President sebesar Rp. 659.559.
DAFTAR PUSTAKA
Hansen, Don R., Mowen, Maryanne M., 2006, Management Akuntansi
, buku 1, edisi ketujuh. Jakarta: Salemba Carter, Willian K.,2009, Akuntansi ,buku 1, edisi keempatbelas. Jakarta: Salemba
Akuntansi Biaya, edisi
kelima, Yogyakarta, YKPN Krismiaji, dan Y Anni Aryani, 2011,
Akuntansi Manajemen, edisi
kedua, Yogyakarta, YKPN Sugiyono, 2012, Memahami
Penelitian Kalitatif, Bandung:
Trisia Andi Sabala | 11.1.02.01.0197 Ekonomi - Akuntansi
Kholmi, Masiyah dan Yuningsih 2009, Akuntansi Biaya,
Malang: UMM Press
Indah Panakenan dan Harijanto Sabijono 2014,
Metode Activity BasedCosting Dalam Menentukan Besarnya Tarif Jasa Inap Pada Penginapan Vili Calaca Manado. Dipublikasikan.
Trisia Andi Sabala | 11.1.02.01.0197 simki.unpkediri.ac.id
Kholmi, Masiyah dan Yuningsih
Akuntansi Biaya,
Malang: UMM Press
Indah Panakenan dan Harijanto Sabijono 2014, Penerapan Activity BasedCosting Dalam Menentukan Besarnya Tarif Jasa Inap Pada Penginapan Vili Calaca
. Dipublikasikan.
Manado: Universitas Sam Ratulangi
Zinnia Th. A. Sumilat 2013,
Penentuan Harga Pokok Penjualan Kamar Menggunakan
Costing Pada Kasih GMIM.
Manado: Universitas Sam Ratulangi
simki.unpkediri.ac.id || 13|| Manado: Universitas Sam Zinnia Th. A. Sumilat 2013,
Penentuan Harga Pokok Penjualan Kamar Menggunakan Activity Based Costing Pada RSU Pancaran Kasih GMIM. Dipublikasikan.