• Tidak ada hasil yang ditemukan

PUBLIC SUMMARY (Resume Hasil Penilaian)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "PUBLIC SUMMARY (Resume Hasil Penilaian)"

Copied!
9
0
0

Teks penuh

(1)

PUBLIC SUMMARY

(Resume Hasil Penilaian)

VERIFIKASI LEGALITAS KAYU IZIN PEMANFAATAN KAYU (IPK)

PT HANUSENTRA AGRO KARET

Keputusan Kepala Dinas Kehutanan Kabupaten Kutai Timur Nomor: 522.21/4056/KPTS/DK-IV/XI/2014 Tanggal 26 November 2014

Seluas ± 1.000 hektar

Kantor Pusat:

Jl. Pangeran Hidayatullah 88, Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur

Lokasi:

Kecamatan Sangkulirang, Kabupaten Kutai Timur Provinsi Kalimantan Timur

Oleh :

LVLK PT TUV RHEINLAND INDONESIA

(2)

RESUME HASIL VERIFIKASI LEGALITAS KAYU PADA IPK PT HANUSENTRA AGRO KARET Kabupaten Kutai Timur, Propinsi Kalimantan Timur

1. IDENTITASLVLK PT. TÜV Rheinland Indonesia

a . Nama Lembaga : PT. TÜV Rheinland Indonesia b . Nomor Akreditasi : LVLK-005-IDN

c . Alamat : Menara Karya 10th Floor

Jl. H.R. Rasuna Said Block X-5 Kav. 1-2, Jakarta 12950 INDONESIA

d . Nomor telepon/faks/E-mail : Telp. +62-21-579 44 579, Fax .+62-21-579 44 579

e-mail : [email protected]

e . Direktur : Direktur Utama :

Ir. M. Bascharul Asana, MBA Direktur :

Edmundus Wiharyono Abdul Qohar

f . Tim Audit : 1. Darnawi, S.Hut 2. Yudi Wahyudin, S.Hut g . Tim Pengambil Keputusan : Kepala LV-LK dan PHPL :

Dian Susanty Soeminta, S.Hut 2. IDENTITAS AUDITEE :

a. Nama Pemegang Izin :

IPK PT. Hanusentra Agro Karet

b. Nomor & Tanggal SK : Keputusan Kepala Dinas Kehutanan Kabupaten Kutai Timur Nomor : 522.21/4056/KPTS/DK- IV/XI/2014 Tanggal 26 November 2014

c. Luas dan Lokasi : ±1.000 Hektar, Kecamatan Sangkulirang, Kabupaten Kutai Timur, Provinsi Kalimantan Timur

d. Alamat kantor : Jl. Pangeran Hidayatullah No. 88 Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur

Telp. (0541) - 7413555/ Fax (0541) 746080 e. Pimpinan Perusahaan : Soesanto

(3)

3. RINGKASAN TAHAPAN

Tahapan Waktu dan Tempat Ringkasan Catatan Pelaporan Rencana

Audit VLK kepada Instansi Kehutanan

BP2HP Wilayah XIII Samarinda

Kalimantan Timur, tanggal 6Juli 2015.

Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Timur, tanggal 6Juli 2015.

Dari hasil laporan dengan BP2HP, hal yang disampaikan terkait dengan pengangkatan/Jumlah tenaga teknis di IPK PT. HAK serta Sistem Penatausahaan Hasil Hutan dalam penggunaan SKSKB.

Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Barat menjelaskan terkait dengan kegiatan Lokasi Areal terletak di APL.

Stock Opname dilakukan oleh WASGANIS dari Dinas Kehutanan Kabupaten (P2LHP) dan PLHP

Pertemuan Pembukaan

Base Camp PT. HAK Provinsi Kaltim, tanggal 7Juli 2015

Menyampaikan hal-hal sebagai berikut :

1. Tujuan verifikasi legalitas kayu 2. Perkenalan Tim dan Auditee

3. Sistem verifikasi legalitas kayu (prinsip, kriteria, dan indikator)

4. Metodologi verifikasi

5. Rencana kerja/jadwal pelaksanaan penilaian lapangan

6. Konfirmasi pendamping tim/wakil manajemen

7. Konfirmasi data dan dokumen

8. Meminta penjelasan Akses jalur pengangkutan kayu ke masing- masing simpul.

9. Penandatanganan BA pembukaan Verifikasi Dokumen

dan Observasi Lapangan

Base Camp dan Areal IPK PT. HAK tanggal 7Juli s/d 9Juli 2015

 Menghimpun, mempelajari data dan dokumen Auditee di lapangan serta melakukan analisis untuk pemenuhan terhadap Prinsip , Kriteria, indikator dan Verifier dalam verifikasi legalitas kayu

 Melakukan uji petik di lapangan melalui pengamatan, pencatatan, uji petik kayudan melakukan wawancara

(4)

Tahapan Waktu dan Tempat Ringkasan Catatan Pertemuan Penutupan Kantor IPK PT. HAK

Kalimantan Timur, tanggal 9Juli 2015

Menyampaikan kembali hal-hal sebagai berikut :

1. Menyampaikan hasil verifikasi lapangan

2. Permintaan tanggapan dari auditee atas hasil verifikasi yang disampaikan 3. Konfirmasi temuan lapangan dan

pemenuhan bukti audit

4. Menyepakati target waktu pemenuhan bukti audit yang kurang, alamat pengiriman ;

5. Menginformasikan target waktu penyelesaian dan penyampaian laporan hasil audit.

6. Penandatanganan Berita Acara Pertemuan Penutupan

7. Menyampaikan rasa terima kasih kepada auditee atas kerjasamanya Pengambilan

Keputusan

Kantor PT. TUV Rheinland Indonesia.

Dilakukan sesuai dengan ketentuan Perdirjen Bina Usaha Kehutanan No. P.14/VI-BPPHH/2014 Lampiran 2.4

(5)

RINGKASAN HASIL PENILAIAN

Prinsip/Kriteria/

indikator / Verifier

Memenuhi/

Tidak Memenuhi/ Not Applicable

Ringkasan Justifikasi

P1. Izin lain yang sah pada pemanfaatan hasil hutan kayu.

K1.1 Izin pemanfaatan hasil hutan kayu pada penggunaan kawasan hutan negara untuk kegiatan non- kehutanan yang tidak mengubah status hutan.

1.1.1 Pelaku usaha memiliki Izin Lainnya yang Sah (ILS) /IPK pada areal pinjam pakai yang terletak di kawasan hutan produksi.

a. ILS/IPK pada areal pinjam pakai

Not Applicable

IPK PT. Hanusentra Agro Karet tidak berada pada areal pinjam pakai sehingga verifier ini tidak diterapkan

b. Peta lampiran ILS/IPK pada areal izin pinjam pakai (dilampiri izin pinjam pakai dan petanya)

Not Applicable

IPK PT. Hanusentra Agro Karet tidak berada pada areal pinjam pakai sehingga verifier ini tidak diterapkan

K1.2 Izin pemanfaatan hasil hutan kayu pada penggunaan kawasan hutan negara untuk kegiatan Hutan Tanaman Hasil Reboisasi (HTHR)

1.2.1. Pelaku usaha memiliki IUPHHK-HTHR pada areal HTHR

a. Izin HTHR Not Applicable IPK PT. Hanusentra Agro Karet tidak berada pada areal IUPHHK-HTHR sehingga verifier ini tidak diterapkan b. Peta Lampiran HTHR Not Applicable IPK PT. Hanusentra Agro

Karet tidak berada pada areal IUPHHK-HTHR sehingga verifier ini tidak diterapkan K1.3 Izin pemanfaatan hasil hutan kayu pada penggunaan kawasan untuk kegiatan non-

kehutanan yang mengubah status hutan

1.3.1. Pelaku usaha memiliki IPK pada areal kawasan hutan yang dilepaskan untuk peruntukan kegiatan non kehutanan

a. Izin usaha dan lampiran petanya (bagi pemegang IPK sama dengan

pemegang izin usaha)

Not Applicable IPK PT. Hanusentra Agro Karet terletak pada Areal Penggunaan Lain, dan kegiatan untuk penyiapan lahan Perkebunan Karet PT.

Hanusentra Agro Karet.

sehingga verifier ini tidak diterapkan

b. Izin usaha dan lampiran petanya (bagi pemegang IPK yang berbeda dengan pemegang izin usaha)

Not Applicable IPK PT. Hanusentra Agro Karet terletak pada Areal Penggunaan Lain, dan kegiatan untuk penyiapan lahan Perkebunan Karet PT.

Hanusentra Agro Karet.

sehingga verifier ini tidak diterapkan

c. IPK pada areal yang dilepaskan

Not Applicable IPK PT. Hanusentra Agro Karet terletak pada Areal Penggunaan Lain, dan kegiatan untuk penyiapan

(6)

lahan Perkebunan Karet PT.

Hanusentra Agro Karet.

sehingga verifier ini tidak diterapkan.

d. Peta lampiran IPK Not Applicable IPK PT. Hanusentra Agro Karet terletak pada Areal Penggunaan Lain, dan kegiatan untuk penyiapan lahan Perkebunan Karet PT.

Hanusentra Agro Karet.

sehingga verifier ini tidak diterapkan.

e. Dokumen sah memuat perubahan status kawasan (bagi pemegang IPK sama dengan pemegang izin usaha)

Not Applicable IPK PT. Hanusentra Agro Karet terletak pada Areal Penggunaan Lain, dan kegiatan untuk penyiapan lahan Perkebunan Karet PT.

Hanusentra Agro Karet.

sehingga verifier ini tidak diterapkan.

1.3.2. IPK pada areal kawasan hutan yang dilepaskan untuk pemukiman transmigrasi a. IPK pada areal

yang dilepaskan

Not Applicable IPK PT. Hanusentra Agro Karet untuk kegiatan Penyiapan lahan Perkebunan Karet PT. Hanusentra Agro Karet bukan untuk Penempatan transmgrasi.

sehingga verifier ini tidak diterapkan

b. Peta lampiran IPK Not Applicable IPK PT. Hanusentra Agro Karet untuk kegiatan Penyiapan lahan Perkebunan Karet PT. Hanusentra Agro Karet bukan untuk Penempatan transmgrasi.

sehingga verifier ini tidak diterapkan

K1.4 Izin pemanfaatan hasil hutan kayu pada APL (Areal Penggunaan Lain) 1.4.1 Pelaku usaha memiliki IPK pada APL

a. Dokumen rencana IPK/ILS (survey potensi)

Memenuhi IPK PT. Hanusentra Agro Karet telah membuat rencana penebangan dengan luas seluruh areal sebesar 1.000 ha yang terletak pada areal yang telah diberikan izin b. Izin usaha dan

lampiran petanya (bagi pemegang IPK sama dengan pemegang izin usaha)

Memenuhi PT Hanusentra Agro Karet merupakan Perkebunan Kelapa Sawit yang terletak pada lokasi APL (peta lampiran) yang telah memiliki Izin Lokasi, Izin Usaha Non Kehutanan dan telah menyusun UKL-UPL yang telah disahkan.

c. Izin usaha dan lampiran petanya (bagi

Not Applicable IPK PT. Hanusentra Agro Karet terletak pada Areal

(7)

pemegang IPK yang berbeda dengan pemegang izin usaha)

Penggunaan Lain, dan kegiatan untuk penyiapan lahan Perkebunan Karet PT.

Hanusentra Agro Karet, sehingga antara pemegang izin IPK dengan pemegang izin usaha sama, dengan demikian verifier ini tidak diterapkan

d. IPK pada APL Memenuhi IPK PT Hanusentra Agro

Karet terletak pada areal APL dan telah mendapat izin berdasarkan Keputusan Dinas Kabupaten Kutai Timur nomor 522.21/4056/KPTS/DK-

IV/2014.

e. Peta lampiran IPK Memenuhi Berdasarkan hasil verifikasi lapangan, areal IPK PT.

Hanusentra Agro Karet elah sesuai dengan peta lokasi izin yang diberikan

1.4.2 IPK pada APL untuk pemukiman transmigrasi

a. IPK pada APL Not Applicable IPK PT. Hanusentra Agro Karet untuk kegiatan Penyiapan lahan Perkebunan Karet PT. Hanusentra Agro Karet bukan untuk Pemukiman transmgrasi. sehingga verifier ini tidak diterapkan

b. Peta lampiran IPK Not Applicable IPK PT. Hanusentra Agro Karet untuk kegiatan Penyiapan lahan Perkebunan Karet PT. Hanusentra Agro Karet bukan untuk Pemukiman transmgrasi. sehingga verifier ini tidak diterapkan

P2. Kesesuaian dengan sistem dan prosedur penebangan serta pengangkutan kayu K2.1 Kesesuaian rencana dan implemetasi IPK/ILS.

2.1.1 IPK/ILS mempu- nyai rencana penebangan yang telah disahkan.

Dokumen rencana penebangan IPK/ILS

Memenuhi IPK PT. Hanusentra Agro Karet telah memiliki Rencana penebangan IPK/ILS disahkan oleh Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Kutai Timur (Ir. H. Achmadi Baharuddin, MM), serta telah

menyusun rencana

penebangan yang terdiri dari 2 blok dengan luas seluruhnya ± 1.000 Ha.

2.1.2 Pelaku usaha mampu menunjukkan bahwa kayu bulat yang dihasilkan dari IPK/ILS dapat dilacak keabsahannya

a. Dokumen potensi tegakan pada areal kerja

Memenuhi IPK PT. Hanusentra Agro Karettelah melakukan kegiatan TC dengan intensitas 5%, yang dituangkan dalam

(8)

dokumen Laporan Hasil Cruising dan kegiatan TC telah benar sesuai dengan Pakta Integritas yang diterbitkan.

b. Dokumen produksi kayu (LHP)

Memenuhi a. Laporan hasil Penebangan dibuat oleh Ganis PKB dan disahkan oleh Wasganis PKB.

b. Hasil uji petik antara kayu yang ada di lokasi tebangan terdapat kesesuaian antara fisik kayu dengan LHP yaitu nomor batang, volume dan jenis kayu).

c. Pemeriksaan pengesahan LHP menunjukkan bahwa tanda tangan di LHP sesuai dengan specimen tanda tangan petugas yang sah.

K2.2 Memenuhi kewajiban pembayaran pungutan pemerintah dan keabsahan pengangkutan kayu

2.2.1 Pemegang izin mampu menunjukkan bukti pelunasan iuran kehutanan a. Dokumen SPP (Surat

Perintah Pembayaran) DR dan/atau PSDH telah diterbitkan.

Memenuhi Berdasarkan hasil verifikasi dokumen SPP yang diterbitkan untuk IPK PT.

Hanusentra Agro Karet terdapat kesesuaian antara kelompok jenis, volume dan tarif dengan dokumen LHP yang diterbitkan.

b. Bukti Setor DR dan/atau PSDH

Memenuhi Berdasarkan bukti

pembayaran (aplikasi Bank) bahwa IPK PT. HAK telah membayar lunas PSDH, DR dan PNT sesuai dengan SPP yang dikeluarkan oleh Pejabat penagih.

c. Kesesuaian tarif DR dan PSDH atas kayu hutan alam (termasuk hasil kegiatan penyiapan lahan untuk

pembangunan hutan tanaman) dan

kesesuaian tarif PSDH untuk kayu hutan tanaman

Memenuhi Berdasarkan bukti

pembayaran (aplikasi Bank) bahwa IPK PT. HAK telah membayar PSDH, DR dan PNT sesuai dengan dokumen SPP yang diterbitkan dan mengacu pada tarif yang berlaku

2.2.2 Pemegang izin mampu membuktikan dokumen angkutan kayu yang sah.

a. FAKB dan DKB untuk KBK diterbitkan sesuai dengan ketentuan

Memenuhi Dokumen FA-KB yang diterbitkan dalam pengangkutan kayu ke tujuan Industri telah dilengkapi dengan Daftar Kayu Bulat.

b. SKSKB dan DKB untukKB

Memenuhi Dokumen SKSKB yang diterbitkan dalam

(9)

pengangkutan kayu dari blok tebang ke TPK Antara telah dilengkapi dengan Daftar kayu Bulat.

K.2.3 Pemenuhan penggunaan Tanda V-Legal 2.3.1 ImplementasiTanda V-Legal

Tanda V-Legal yang dibubuhkan sesuai ketentuan.

Not Applicable Audit VLK pada IPK PT.

Hanusentra Agro Karet saat ini masih dalam proses sertifikasi sehingga PT.

Hanusentra Agro Karet belum memiliki hak dan kewajiban menggunakan Tanda V-Legal dan tidak dilakukan pemeriksaan penggunaan Tanda V-Legal, maka dengan demikian verifier ini tidak diterapkan.

P.3. Pemenuhan terhadap peraturan ketenaga kerjaan bagi IPK K.3.1. Pemenuhan ketentuan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) 3.1.1 Prosedur dan implementasi K3

a. Pedoman/prosedur K3.

Memenuhi IPK PT. Hanusentra Agro Karet telah menyusun prosedur K3 dengan nomor HAK/PL/447.02 dan terdapat implementasi dilapangan seperti penyediaan sarana kesehatan (P3K, obat-obatan), penyediaan Kotak P3, penyediaan sarana Alat Pelindung Diri (APD) serta terdapat petugas yang bertanggung jawab dalam kegiatan K3

b. Ketersediaan peralatan K3.

Memenuhi Terdapat perlengkapan pemadam api ringan yang dipasang di kantor dan Base camp, peralatan keselamatan diri dan terbukti masih baik kondisinya.

c. Catatan kecelakaan kerja Memenuhi Terdapat dokumen atau laporan kecelakaan kerja serta upaya-upaya yang dilakukan untuk menekan kecelakaan kerja.

K.3.2. Pemenuhan standar umur tenaga kerja

3.2.1. Tidak mempekerjakan pekerja di bawah umur (di luar ketentuan) Pekerja yang masih di

bawah umur

Memenuhi Seluruh karyawan yang bekerja di IPK PT. Hanusentra Agro Karet berusia diatas 18 tahun, sehingga tidak ada pekerja di bawah umur.

Referensi

Dokumen terkait

Periksa lokasi dan volume pemanfaatan kayu hutan alam pada areal penyiapan lahan yang diizinkan dalam dokumen Rencana Tebangan IUPHHK- HTR, IUPHHK- HKm, IUPHHK- HD,

NA PT WML merupakan pemegang Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu pada Hutan Alam (IUPHHK-HA), dan tidak terdapat pemanfaatan kayu yang berasal dari areal

: Izin pemanfaatan hasil hutan kayu pada penggunaan kawasan hutan negara untuk kegiatan non- kehutanan yang tidak mengubah status hutana. : Pelaku usaha

Izin pemanfaatan hasil hutan kayu pada penggunaan kawasan hutan negara untuk kegiatan non kehutanan yang tidak mengubah status hutan.. Indikator 1.1.1 Pelaku usaha

Dilakukan verifikasi namun tidak dapat diterapkan (Not Applicable) karena Izin pemanfaatan hasil hutan kayu pada areal yang digunakan Auditee adalah pada areal

Dilakukan verifikasi namun tidak dapat diterapkan (Not Applicable) karena izin pemanfaatan hasil hutan kayu areal yang digunakan Auditee adalah areal kawasan hutan

: Izin pemanfaatan hasil hutan kayu pada penggunaan kawasan hutan negara untuk kegiatan non- kehutanan yang tidak mengubah status hutan.. : Pelaku usaha

: Izin pemanfaatan hasil hutan kayu pada penggunaan kawasan hutan negara untuk kegiatan non- kehutanan yang tidak mengubah status hutan.. : Pelaku usaha