• Tidak ada hasil yang ditemukan

DOKUMEN PENYELARASAN KURIKULUM KEDOKTERAN HEWAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "DOKUMEN PENYELARASAN KURIKULUM KEDOKTERAN HEWAN"

Copied!
29
0
0

Teks penuh

(1)

LAPORAN

DOKUMEN PENYELARASAN KURIKULUM KEDOKTERAN HEWAN

Program Studi Kedokteran Hewan Fakultas Kedokteran

Universitas Hasanuddin

2021

(2)

IDENTITAS PROGRAM STUDI

Program Studi Prodi : KEDOKTERAN HEWAN

Fakultas : KEDOKTERAN

Ketua Program Studi : Prof. Dr. drh. Lucia Ratna Winata Muslimin, M.Sc.

Nomor SK Pendirian Prodi : 137/D/O/2010 Tanggal SK Pendirian Prodi : 15-09-2010 Pejabat Penandatangan SK

Pendirian Prodi : DJOKO SANTOSO, Dirjen DIKTI

Bulan dan Tahun Dimulainya

Penyelenggaraan Prodi : 01-10-2010

Nomor SK Izin Operasional : 850/D1.3/TK/2010 Tanggal SK Izin Operasional : 16-09-2010

Nilai Akreditasi Terakhir : B

No. SK BAN-PT/LAM : Keputusan LAMPTKes

No. 0039/LAM-PTKES/Akr/Pro/1/2020 No. 0040/LAM-PTKES/Akr/Pro/1/2020 Alamat Prodi : Jl. Perintis Kemerdekaan Km. 10

Makassar

Nomor Telp Prodi : (0411) 58601

Homepage : www.med.unhas.ac.id/kedokteranhewan

E-mail : www.med.unhas.ac.id/kedokteranhewan

VISI DAN MISI PROGRAM STUDI KEDOKTERAN HEWAN I.2.1. VISI

Visi Program Studi Kedokteran Hewan adalah menjadi Program studi Kedokteran Hewan unggulan nasional yang berbasis Benua Maritim Indonesia dan potensi lokal yaitu satwa akuatik

I.2.2. MISI

Untuk mendukung visi Program Studi Kedokteran Hewan, maka ditetapkan misi yang selaras dengan misi UNHAS yang akan dicapai pada tahun 2025 yaitu:

1. Menyelenggarakan pendidikan kedokteran hewan yang unggul dan relevan dengan kebutuhan pembangunan

2. Menyelenggarakan penelitian di bidang kedokteran hewan yang inovatif, kreatif dan implementatif.

3. Menyelenggarakan pengabdian masyarakat dalam bidang kedokteran hewan berbasis pemecahan masalah yang ada di masyarakat.

4. Mendukung dan berperan aktif dalam program One health

(3)

NILAI (VALUE)

Dalam menjalankan misinya PSKH UNHAS menjunjung tinggi nilai-nilai Unhas sebagai berikut:

a. Integritas: mewakili jujur, berani, bertanggung jawab dan teguh dalam pendirian.

b. Inovatif: merupakan kombinasi dari kreatif, berorientasi mutu, mandiri dan kepeloporan.

c. Katalitik: mewakili sifat berani, keteguhan hati, dedikatif dan kompetitif.

d. Arif: manifestasi kepatutan, adil dan beradab, holistik dan asimilatif.

I.3. TUJUAN

Tujuan PSKH FK UNHAS merupakan penjabaran dari misi PSKH FK UNHAS antara lain adalah:

1. Menghasilkan lulusan bidang kedokteran hewan yang berkualitas, kompeten dan berdaya saing tinggi.

2. Menghasilkan produk riset yang inovatif, kreatif dan implementatif.

3. Terwujudnya hasil pengabdian masyarakat yang mampu memecahkan masalah pembangunan kesehatan hewan.

4. Meningkatnya kontribusi kedokteran hewan Unhas dalam mewujudkan kesehatan masyarakat secara komprehensif.

I.4. SASARAN PROGRAM STUDI

Sasaran PSKH FK UNHAS merupakan penjabaran dari Tujuan PSKH FK UNHAS antara lain adalah:

1. a. Meningkatnya Lulusan Kedokteran Hewan Unhas yang terserap di instansi pemerintah dan swasta di kawasan Indonesia Timur

b. Meningkatnya Lulusan Kedokteran Hewan Unhas yang bekerja secara Mandiri (membuka Klinik)

c. Meningkatnya lulusan yang melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi 2. a. Meningkatnya produk penelitian

b. Meningkatnya jumlah kerjasama riset

3. a. Termanfaatkannya hasil riset untuk pengabdian pada masyarakat

b. membantu dalam pengendalian wabah penyakit Zoonosis (Rabies, Antrax dll)

4. a. meningkatnya jumlah kegiatan lintas sektoral yang mendukung program one health

b. dihasilkannya panduan penanganan dan pengendaliaan penyakit zoonosis

(4)

I.5. Sejarah Pendidikan Kedokteran Hewan

Claude Bourgelat (1712-1779) adalah orang yang mendirikan sekolah kedokteran hewan pertama di dunia, yang terletak di Lyon, Prancis, Sekolah kedokteran hewan Alford pada tahun 1765. Adapun untuk Pendidikan Kedokteran hewan di Indonesia diawali Jaman Penjajahan Belanda,Dokter Hewan Bumiputera (1861-1875),dokter hewan gubernemen (1875-1880), cursus tot opleiding van inlandsche veearstsen (1907) jaman awal kemerdekaan indonesia,perguruan tinggi kedokteran hewan (1946)

Sejak zaman raja-raja/ kolonial sudah ada praktek dokter hewan yang dilakukan oleh tabib. Karena kuda sebagai tunggangan raja dan simbol , ada tabib yg spesialis yang mengobati hewan-hewan di keraton.orang asing, memperkenalkan cara beternak dan merawat hewan yang lebih , pada tahun 1878 (abad 19).

Terjadinya rinderpest di Jawa Barat. Rinderpest terjadi pada hewan-hewan tarikan , populasi menurun,hal tsb membuat pemerintah kolonial pentingnya mendirikan

“inlandsche veearsten school” 1898 di Surabaya. tahun 1907 didirikan”

Nederlandsindsche Veearsten School dan 1908 veearstenijkundige istitut ,keduanya di Bogor Tahun 1912 keluar peraturan perundang-undangan “ reglement of de veearstenijkundige overheids bemoeinis “,staatblad 432 tahun 1912 dengan peraturan pelaksanaan staatblad no 435 tahun 19121926 keluar ordonantie rabies : staatblad no 451 tahun 1926 mulai berlaku 1 januari 1927.tahun 1967 muncul Undang-Undang mengenai kehewanan , Undang-Undang pokok kehewanan no 6 Tahun 1967 dalam undang-undang ini secara jelas diperinci ttg: tugas, fungsi dan dharma bakti dokter hewan.undang-undang yang terakhir tentang: Undang-Undang Peternakan dan Kedokteran hewan no 18 Tahun 2009

Pendidikan dokter hewan sampai sekarang Dilaksanakan oleh 11 Perguruan Tinggi yaitu IPB, UGM , UNAIR, UNSYIAH, UNUD, UNIV.BRAWIJAYA, UNI.NUSA CENDANA, UNHAS dan UNPAD .

Berdirinya Program Studi Kedokteran Hewan di Universitas dipicu dengan kejadian AVIAN INFLUENZA (flu burung) yang sangan merugikan pemerintah maupun peternak dan sangat kurangnya dokter hewan untuk mendiagnosa penyakit tersebut.

terasa kebutuhan dokter hewan sangat diperlukan. setelah dilakukan workshop untuk pendirian kedokteran hewan dan kegiatan kegiatan dalam penyusunan proposal yang diajukan ke KEPMENDIKBUD sampai disetujuinya berdiri program studi kedokteran hewan di Universitas Hasanuddin.

Berdirinya Program Studi Kedokteran Hewan dibawah Fultas Kedokteran UNHAS, dengan Nomor SK NO 137/D/O. ,Tanggal 16 SEPT, 2010

(5)

I.6 Penjabaran Visi Unhas Kedalam Visi Dan Cp Prodi

Rumusan visi program studi mengacu pada visi Universitas dengan mempertimbangkan perkembangan lingkungan strategis pada tingkat lokal, nasional, regional, dan internasional.

Visi Universitas:

Pusat Unggulan Dalam Pengembangan Insani, Ilmu Pengetahuan, Teknologi, Seni dan Budaya Berbasis Benua Maritim Indonesia.

Visi Program Studi:

menjadi Program studi Kedokteran Hewan unggulan nasional yang berbasis Benua Maritim Indonesia dan potensi lokal yaitu satwa akuatik

Rumusan visi ini mengandung makna adanya kebersamaan tekad seluruh sivitas akademika untuk menempatkan Unhas sebagai entitas akademik yang tidak sebatas memfasilitasi, tetapi menstimulasi lahirnya segenap potensi, proses, dan karya terbaik dalam pengembangan insani, ilmu pengetahuan, teknologi, seni, dan budaya berbasis benua maritim Indonesia (BMI).

Konsep Benua Maritim Indonesia yang merupakan Pola Ilmiah Pokok Universitas Hasanuddin menjadi dasar bagi program studi untuk menentukan keunggulan dan kenuikan kajian program studi yang membedakannya dengan jurusan atau prodi lain di luar Unhas. Dalam hal ini Ilmu Kedokteran hewan berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan berbasis Benua Maritim Indonesia pada entitas tidak hanya hewan yang umum saja tapi sampai pada kajian satwa akuatik. Kedokteran hewan secara filosofis menjadikan hewan sebagai objek formal kajiannya. Lebih spesifik, Hewan dikaji dari sudut pandang Holistik dimana kesehatan hewan akan berkontribusi kepada kesehatan manusia secara menyeluruh. Benua Maritim Indonesia dapat dipandang sebagai wadah dimana proses Pengelolaan kesehatan hewan untuk Manusia berjalan sevara terpadu sehingga perlu mendapat perhatian serius dalam kajian Kedokteran hewan.

Urgensi perkembangan sektor maritim tidak terlepas dari realitas ketersediaan sumber daya di daratan yang semakin mengkhawatirkan. Kita dapat dengan mudah mengamati bagaimana lahan pertanian semakin banyak yang beralih fungsi menjadi perumahan. Kondisi iklim global juga menyebabkan petani semakin tidak produktif.

Sebaliknya, potensi di sektor kelautan yang masih belum banyak dioptimalkan untuk mendukung sektor pangan. Masih tesedia banyak sumber daya di lautan. Untuk itu, diperkirakan kedepan, sektor kelautan akan menjadi semakin berharga seiring semakin sulitnya sumber daya di daratan. Maka dari kondisi ini terlihat bahwa peluang pengembangan kajian Kedokteran hewan ke arah satwa akuatik pada sektor Kemaritiman masih terbuka lebar.

Berdasarkan landasan berpikir tersebut diatas, maka program studi Kedokteran hewan menganggap perlu untuk menyesuaikan arah pengembangan program studi dengan visi kemaritiman Universitas Hasanuddin. Hal tersebut mewujud pada tri dharma perguruan tinggi yang berbasis pengembangan Benua Maritim Indonesia. Dalam hal pendidikan, visi kemaritiman ini menjadi keunikan dan penciri pengembangan keilmuan. Visi kemaritiman ini secara eksplisit dirumuskan sebagai salah satu capaian pembelajaran pada kurikulum prodi Kedokteran Hewan. Oleh karena itu, beberapa matakuliah yang

(6)

khusus mencakup tentang penerapan Kedokteran hewan berdasarkan konsep BMI Unhas antara lain Fisiologi Veteriner dan Satwa Akuatik I, Fisiologi Veteriner dan Satwa Akuiatik II, Patologi Unggas dan Satwa Akuatik, Ilmu dan Teknologi Reproduksi Veteriner dan Satwa Akuatik, Wawasan Sosial Budaya Bahari.

(7)

I.

SPESIFIKASI PROGRAM STUDI

SPESIFIKASI PROGRAM STUDI Nama Program

Studi

KEDOKTERAN HEWAN

Fakultas KEDOKTERAN

Alamat Pos KAMPUS UNHAS TAMALANREA, JL PERINTIS KEMERDEKAAN KM 10, Makassar

Nomor

Telepon/Fax

(0411) 586010 Psw. 1. Fax. (0411) 586297

Website http://med.unhas.ac.id/kedhewan

Akreditasi BAN-PT No. 145 /SK/BAN-PT/Akred/S/V/2014. Tanggal 25 Mei 2014 – 22 Mei 2019 Berlaku s/d

Gelar Lulusan SKH (Sarjana Kedokteran Hewan)

Capaian Pembelajaran

K1. 'Mampu mengkategorikan hewan sehat dan sakit, berdasarkan gambaran anatomis-

fisiologis, gejala klinis, perubahan patologis, dan teknik diagnostik laboratorium secara tepat dan lege artis pada berbagai spesies hewan terutama satwa akuatik dan satwa endemik lokal K2. 'Mampu merancang tentang penolakan, pencegahan, pengendalian, pemberantasan, dan pengobatan penyakit hewan dan zoonosis pada berbagai spesies hewan terutama satwa akuatik dan satwa endemik lokal secara tepat berdasarkan peraturan perundangan veteriner K3'Mampu menerapkan konsep tentang struktur hewan, kesehatan hewan, diagnostik

laboratorium, penyakit zoonosis terutama satwa aquatik dan endemik lokal

(8)

K4. 'Mampu Mengelola, mengendalikan dan mengembangkan sumber daya yang berkaitan dengan kesehatan hewan..

S1. 'Memiliki jiwa leadership dan wirausaha, gigih, tangguh dan bertanggungjawab pada pekerjaan secara mandiri maupun berkelompok, menghormati klien dan tim kerja, serta memiliki spiritualitas dan komitmen yang tinggi.

S2. 'Mampu menggali dan bertukar informasi secara verbal dan non verbal mengenai kesehatan hewan dengan klien dan pasien, masyarakat, kolega, dan profesi lainnya

S3. 'Mampu mengembangkan penelitian bidang kedokteran hewan dan pelayanan berbasis bukti melalui kolaborasi penelitian

S4. 'Mampu melakukan pengambilan keputusan mengenai kesehatan hewan yang didasarkan pada hasil kajian regulasi kondisi sosial budaya masyarakat sesuai prinsip kolaborasi.

Lama Studi 8 SEMESTER

Total Jumlah SKS 155 SKS

MK Wajib 153 SKS

MK Pilihan 2 SKS

Persyaratan Masuk 1. Lulus, SMU, SMA (IPA) / SMK yang Linear

2. Sehat Jasmani dan rohani serta tidak buta warna, yang ditegaskan dengan Surat Keterangan dari Dokter.

Struktur Kurikulum dan Bahan Kajian

Tahun Pertama. Agama, Kewarganegaraan, Bahasa Indonesia, Wawasan Sosbud Bahari, Kimia Veteriner, Biologi Veteriner, PPDH, Matematika, Ilmu Tilik Hewan, Fisika Veteriner, Biokimia Veteriner, Anvet I dan Satwa Akuatik, Histologi

Veteriner I, Wawasan Ipteks, Bahasa Inggris

(9)

Tahun Kedua. Fisiologi Vet I dan Satwa Akuatik, Anvet II dan Satwa Akuatik, Histologi Veteriner II, Embriologi dan Genetika, Parasitologi Veteriner I, Mikrobiologi Medis I, Nutrisi Veteriner dan Satwa Akuatik, Biostatistik, Fisiologi Veteriner II dan Satwa Akuatik, Anatomi Topografi, Mikrobiologi Medis II, Parasitologi Veteriner II,

Farmakologi Veteriner I, Kesrawan dan Kesmavet, Patologi Veteriner Umum, Imunologi Medis

Tahun Ketiga. Patologi Sistemik I, Ilmu Bedah Umum, ITP dan Satwa Akuatik, Farmakologi Veteriner II, Penyakit Infeksius, Diagnosa Klinik Veteriner, Kewirausahaan dan Ekonomi Veteriner, Metodologi Ilmiah, Patologi Sistemik II, Ilmu Bedah Khusus Veteriner I, Ilmu Penyakit Dalam I,

Penyakit Infeksius I dan Penyakit Unggas, Ilmu Kebidanan dan Kemajiran, Higiene Pangan Asal Hewan, Radiologi Veteriner, Toksikologi

Tahun Keempat. Ilmu Bedah Khusus Veteriner II, IlmuPenyakit Dalam II, Patologi Unggas dan Satwa Akuatik, Patologi Klinik,

Komunikasi Medik, Zoonosis, Legislasi Veteriner,

Epidemiologi , Demonstrasi Klinik, Farmasi, Dietetik Klinik, Tugas Akhir (Skripsi), Seminar 1

Profil Lulusan Lecturer

Researcher / peneliti Decision Maker Manager

Consultant

(10)

Bidang Pekerjaan Lulusan

1. Food technology (Teknologi Pangan)

12. Veterinary medicine (Medis Veteriner)

23. Parasitology (Parasitologi) 2. Food inspection (Inspeksi

Pangan)

13. Clinical health care (Perawatan Kesehatan Hewan)

24. Teaching (Dosen)

3. Food hygiene (Higiene Pangan) 14. Disease control (Pengendalian Penyakit)

25. Research and

development (Penelitian) 4. Consumer protection

(Perlindungan Konsumen)

15. Exotic diseases (Penyakit Eksotik)

26. Livestock marketing (Pemasaran Ternak) 5. Laboratories (Laboratorium) 16. Epidemiology

(Penyebaran Penyakit)

27. Publications (Publikasi) 6. Legislation (Legislasi) 17. Quarantine (Karantina) 28. Economics (Ekonomi

Veteriner) 7. Artificial breeding (Inseminasi

Buatan)

18. Livestock and animal products (Ternak dan Hasil Produksinya)

29. Import animal production (Importir Produk Hewan)

8. Zoos (Kebun Binatang) 19. Aquaculture (Hewan Akuatik)

30. Livestock industry organizations (Organisasi Industri Ternak)

9. Laboratory animals (Hewan Laboratorium)

20. Wildlife (Alam Liar/Satwa Liar)

31. Administration (Administrasi) 10. Animal Welfare

(Kesejahteraan Hewan)

21. Environmental protection (Perlindungan Lingkungan)

32. International

Cooperation (Kerjasama Internasional)

11. Zoonoses (Penyakit Hewan Menular)

22. Nutrition (Nutrisi) 33. Professional

organizations (Organisasi Profesi)

(11)

Benchmark Fakultas Kedokteran Hewan IPB Fasilitas

Pembelajaran

Ruang Kelas dilengkapi dengan Fasilitas LCD Proyektor dan AC, lingkungan Kampus dengan Free WiFi, Lab. Pembelajaran (Lab. Mikrobiologi, Lab. Anatomi, Bedah, Lab Patologi Klinik), Klinik Hewan Pendidikan Unhas. Buku teks, karya ilmiah, dan jurnal; termasuk juga dalam bentuk E-book online dan CD-ROM. Koleksi Buku teks dapat dengan mudah diakses oleh

mahasiswa PSKH setelah melakukan registrasi baik di Perpustakaan Pusat Unhas, Perpustakaan Fakultas Kedokteran dan PSKH . Koleksi di Perpustakaan Fakultas Kedokteran terdiri dari 1813 buku teks, dengan 1088 jumlah jurnal nasional yang terakreditasi. Koleksi di PSKH terdiri dari 20 jurnal internasional, 10 prosiding, 18 laporan penelitian, dan 7 majalah ilmiah.

Jumlah dosen dan kualifikasinya

Dosen tetap homebase Program Studi Kedokteran Hewan berjumlah 11 orang terdiri dari kualifikasi akademik, 1 orang yang memiliki jabatan akademik Lektor Kepala, 2 orang Lektor dan 8 orang Asisten Ahli. Sedangkan menurut kualifikasi pendidikannya, Prodi ini didukung oleh dosen - dosen yang berasal dari Kedokteran Hewan sendiri maupun Program Studi yang

mendukung Capaian Pembelajaran. mereka terdiri dari 10 orang berprofesi Dokter Hewan , 1 orang profesi Apoteker dengan magister sebanyak 8 orang dan doktor (S3) sebanyak 3 o rang.

Tanggal revisi 20 November 2021

(12)

II.

PROFIL LULUSAN

NO PROFIL

LULUSAN (PL)

KOMPETENSI PROFIL

PENGETAHUAN YANG HARUS DIMILIKI

1 LECTURER Orang yang melakukan aktivitas pengajaran di suatu institusi atau

lingkungan pendidikan

Mampu menguasai teori dalam studi kedokteran hewan.

Mampu bertindak sebagai fasilitator sekaligus merancang kegiatan dan suasana dialogis dalam kegiatan belajar mengajar.

Mampu mengoperasikan media teknologi bidang kedokteran hewan.

Mampu berinteraksi dan bekerja sama antar institusi dan lintas profesi.

teori dalam studi kedokteran hewan.

Konsep kegiatan dan suasana dialogis dalam kegiatan belajar mengajar.

Aplikasi media teknologi bidang kedokteran hewan.

Teori komunikasi dan interaksi antar institusi dan lintas profesi.

2 DECISION MAKER Orang yang melakukan pengambilan keputusan yang didasarkan pada berbagai pertimbanga n yang bertujuan untuk peningkatan kualitas kesehatan hewan

• Mampu mengaplikasikan konsep kesehatan hewan untuk melindungi, mengamankan, dan menjamin kesehatan dan kesejahteraan hewan, manusia dan lingkungan melalui

penolakan, pencegahan, pengendalian, pemberantasan, dan pengobatan penyakit hewan dan zoonosis secara tepat berdasarkan peraturan

perundangan di bidang

penyelenggaraan kesehatan hewan

• Mampu melakukan pengambilan keputusan tentang kesehatan hewan yang didasarkan pada hasil kajian regulasi kondisi sosial budaya

masyarakat sesuai prinsip kolaborasi.

• Aplikasi konsep kesehatan hewan untuk melindungi, mengamankan, dan menjamin kesehatan dan kesejahteraan hewan, manusia dan lingkungan melalui penolakan,

pencegahan, pengendalian, pemberantasan, dan pengobatan penyakit hewan dan zoonosis secara tepat berdasarkan

• Peraturan perundangan di bidang penyelenggaraan kesehatan hewan

• Analisis kajian regulasi kondisi sosial budaya masyarakat sesuai prinsip kolaborasi.

3 RESEARCHER / PENELITI Orang yang melakukan aktivitas penelitian dan

menghasilkan

• Mampu melakukan penelitian dan tahapan-tahapan penelitian

kedokteran hewan.

• Mampu menerapkan ilmu penelitian kedokteran hewan dan pelayanan berdasarkan bukti (evidence based veterinary)

• penelitian dan tahapan- tahapan penelitian

kedokteran hewan.

• ilmu penelitian kedokteran hewan dan pelayanan berdasarkan bukti (evidence based veterinary)

(13)

karya ilmiah di suatu institusi atau lingkungan pendidikan

• Mampu menerapkan metoda dan teknik penelitian menggunakan tekhnologi terbaru melalui kolaborasi penelitian antar institusi dan lintas profesi

• metoda dan teknik penelitian menggunakan tekhnologi terbaru melalui kolaborasi penelitian antar institusi dan lintas profesi 4. Manager

Orang yang mengelola, mengendalik an, dan mengemban gkan sumber daya dalam rangka meningkatka n kualitas pelayanan kesehatan Hewan.

• Memiliki jiwa leadership dan wirausaha, mampu berkomunikasi, gigih, tangguh dan bertanggung jawab pada pekerjaan secara mandiri maupun berkelompok, menghormati klien dan tim kerja, serta memiliki spiritualitas dan komitmen yang tinggi.

• Mampu Mengelola, mengendalikan dan mengembangkan sumber daya yang berkaitan dengan kesehatan hewan..

• Kemampuan Leadership

• Ilmu komunikasi dan spiritualitas.

• Ilmu pengelolaan, mengendalikan dan mengembangkan sumber daya yang berkaitan dengan kesehatan hewan..

5 CONSULTANT KONSULTAN

seseorang tenaga professional yang

menyediakan jasa

kepenasihata n dalam bidang keahlian tertentu

• Memiliki etika dan moral yang tinggi berjiwa mandiri, unggul dan

bertanggung jawab

• Mampu berkomunikasi medik secara efektif

• Mampu menerapkan pemikiran logis, kritis, sistematis dan inovatif.

• Menguasahi ilmu – ilmu kedoketeran hewan.

• etika dan moral yang tinggi berjiwa mandiri, unggul dan bertanggung jawab

• ilmu komunikasi medik secara efektif

• ilmu penerapan pemikiran logis, kritis, sistematis dan inovatif.

• ilmu – ilmu kedoketeran hewan.

(14)

III.

CAPAIAN PEMBELAJARAN

CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)

SIKAP* A1 a. bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan mampu menunjukkan sikap religius;

A2 b. menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam

menjalankan tugas berdasarkan agama,moral, dan etika;

A3 c. berkontribusi dalam peningkatan mutu kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernegara, dan kemajuan peradaban berdasarkan Pancasila;

A4 d. berperan sebagai warga negara yang bangga dan cinta tanah air, memiliki nasionalisme serta rasa tanggungjawab pada negara dan bangsa;

A5 e. menghargai keanekaragaman budaya, pandangan, agama, dan kepercayaan, serta pendapat atau temuan orisinal orang lain;

A6 f. bekerja sama dan memiliki kepekaan sosial serta kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan;

A7 g. taat hukum dan disiplin dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara;

A8 h. menginternalisasi nilai, norma, dan etika akademik;

A9 i. menunjukkan sikap bertanggungjawab atas pekerjaan di bidang keahliannya secara mandiri; dan

A10 j. menginternalisasi semangat kemandirian, kejuangan, dan kewirausahaan.

PENGETAHUAN K1 Mampu mengkategorikan hewan sehat dan sakit,

berdasarkan gambaran anatomis-fisiologis, gejala klinis, perubahan patologis, dan teknik diagnostik laboratorium secara tepat dan lege artis pada berbagai spesies hewan terutama satwa akuatik dan satwa endemik lokal

K2 Mampu merancang tentang penolakan, pencegahan, pengendalian, pemberantasan, dan pengobatan penyakit hewan dan zoonosis pada berbagai spesies hewan

terutama satwa akuatik dan satwa endemik lokal secara tepat berdasarkan peraturan perundangan veteriner K3 Mampu menerapkan konsep tentang struktur hewan,

kesehatan hewan, diagnostik laboratorium, penyakit zoonosis terutama satwa aquatik dan endemik lokal K4 Mampu Mengelola, mengendalikan dan mengembangkan

sumber daya yang berkaitan dengan kesehatan hewan.

KETERAMPILAN UMUM*

G1 a. mampu menerapkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan inovatif dalam konteks pengembangan atau

implementasi ilmu pengetahuan dan teknologi yang memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora yang sesuai dengan bidang keahliannya;

(15)

G2 mampu menunjukkan kinerja mandiri, bermutu, dan terukur;

G3 mampu mengkaji implikasi pengembangan atau implementasi ilmu pengetahuan teknologi yang

memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora sesuai dengan keahliannya berdasarkan kaidah, tata cara dan etika ilmiah dalam rangka menghasilkan solusi, gagasan, desain atau kritik seni, menyusun deskripsi saintifik hasil kajiannya dalam bentuk skripsi atau laporan tugas akhir, dan mengunggahnya dalam laman perguruan tinggi;

G4 menyusun deskripsi saintifik hasil kajian tersebut di atas dalam bentuk skripsi atau laporan tugas akhir, dan mengunggahnya dalam laman perguruan tinggi;

G5 mampu mengambil keputusan secara tepat dalam konteks penyelesaian masalah di bidang keahliannya,

berdasarkan hasil analisis informasi dan data;

G6 mampu memelihara dan mengembang-kan jaringan kerja dengan pembimbing, kolega, sejawat baik di dalam maupun di luar lembaganya;

G7 mampu bertanggungjawab atas pencapaian hasil kerja kelompok dan melakukan supervisi dan evaluasi terhadap penyelesaian pekerjaan yang ditugaskan kepada pekerja yang berada di bawah tanggungjawabnya;

G8 mampu melakukan proses evaluasi diri terhadap

kelompok kerja yang berada dibawah tanggung jawabnya, dan mampu mengelola pembelajaran secara mandiri; dan G9 mampu mendokumentasikan, menyimpan,

mengamankan, dan menemukan kembali data untuk menjamin kesahihan dan mencegah plagiasi.

KETERAMPILAN KHUSUS

S1 Memiliki jiwa leadership dan wirausaha, gigih, tangguh dan bertanggungjawab pada pekerjaan secara mandiri maupun berkelompok, menghormati klien dan tim kerja, serta memiliki spiritualitas dan komitmen yang tinggi.

S2 Mampu menggali dan bertukar informasi secara verbal dan non verbal mengenai kesehatan hewan dengan klien dan pasien, masyarakat, kolega, dan profesi lainnya S3 Mampu mengembangkan penelitian bidang kedokteran

hewan dan pelayanan berbasis bukti melalui kolaborasi penelitian

S4 Mampu melakukan pengambilan keputusan mengenai kesehatan hewan yang didasarkan pada hasil kajian regulasi kondisi sosial budaya masyarakat sesuai prinsip kolaborasi.

(16)

IV.

KETERKAITAN CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP) DENGAN PROFIL LULUSAN

CP LECTURER DECISION

MAKER

RESEARCHER MANAGER CONSULTANT

SIKAP* A1

A2

A3

A4

A5

A6

A7

A8

A9

A10

PENGETA HUAN

K1

K2

K3

K4

KETERAM PILAN UMUM*

G1

G2

G3

G4

G5

G6

G7

G8

G9

KETERAM PILAN KHUSUS

S1

S2

S3

S4

(17)

V.

KETERKAITAN CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP) DENGAN BAHAN KAJIAN (BK)

CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP/CPL/LO)

BAHAN KAJIAN (BK)

Mampu mengkategorikan hewan sehat dan sakit, berdasarkan gambaran anatomis-fisiologis, gejala klinis, perubahan patologis, dan teknik diagnostik laboratorium secara tepat dan lege artis pada berbagai spesies hewan terutama satwa akuatik dan satwa endemik lokal

1. Biomedik 1 (BK1)

2. Anatomi Fisiologi Farmakologi/Biomedik 2 (BK2) 3. Reproduksi Patologi Klinik (BK3)

4. Penyakit Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (BK4)

5. Riset dan Teknologi (BK6) 6. Komunikasi (BK9)

Mampu merancang tentang penolakan, pencegahan, pengendalian, pemberantasan, dan pengobatan penyakit hewan dan zoonosis pada berbagai spesies hewan terutama satwa akuatik dan satwa endemik lokal secara tepat berdasarkan peraturan perundangan veteriner

1. Biomedik (BK1)

2. Anatomi Fisiologi Farmakologi (BK2) 3. Reproduksi Patologi Klinik (BK3)

4. Penyakit Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (BK4)

5. Sosial dan Perilaku (BK5) 6. Manajemen (BK7)

7. Komunikasi (BK8)

Menguasai konsep tentang struktur hewan, kesehatan hewan, diagnostik laboratorium, penyakit zoonosis untuk

bekerja dalam sebagai peneliti, pendidik, supervisor/ Quality Control , Marketing product specialist, Wirausahawan , Birokrat/ pegawai pemerintahan

1. Biomedik (BK1)

2. Anatomi Fisiologi Farmakologi (BK2) 3. Klinik Reproduksi Patologi (BK3)

4. Penyakit Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (BK4)

5. Sosial dan Perilaku (BK5) 6. Riset dan Teknologi (BK6) 7. Manajemen (BK7)

8. Humaniora (BK8) 9. Komunikasi (BK9) Memiliki jiwa leadership dan

wirausaha, mampu

berkomunikasi, gigih, tangguh dan bertanggungjawab pada pekerjaan secara mandiri maupun berkelompok, menghormati klien dan tim kerja, serta memiliki spiritualitas dan komitmen yang tinggi.

1. Sosial dan Perilaku (BK5) 2. Riset dan Teknologi (BK6) 3. Manajemen (BK7)

4. Humaniora (BK8) 5. Komunikasi (BK9)

(18)

Mampu menggali dan bertukar informasi secara verbal dan non verbal mengenai

kesehatan hewan dengan klien dan pasien, masyarakat, kolega, dan profesi lainnya

1. Komunikasi (BK9) 2. kemampuan berbahasa 3. Riset dan teknologi(BK6) 4. Sosial dan Perilaku (BK5)

Mampu mengembangkan penelitian bidang kedokteran hewan dan pelayanan berbasis bukti melalui kolaborasi

penelitian

1. -Biomedik 2. -Manajemen

3. -Riset dan Tekhnologi 4. -Humaniora

5. -Komunikasi

6. -Penyakit Hewan dan Kesmavet Menguasai konsep tentang

struktur hewan, kesehatan hewan, diagnostik laboratorium, penyakit zoonosis untuk

bekerja dalam sebagai peneliti, pendidik, supervisor/ Quality Control , Marketing product specialist, Wirausahawan , Birokrat/ pegawai pemerintahan

1. Biomedik (BK1)

2. Anatomi Fisiologi Farmakologi (BK2) 3. Klinik Reproduksi Patologi (BK3)

4. Penyakit Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (BK4)

5. Sosial dan Perilaku (BK5) 6. Riset dan Teknologi (BK6) 7. Manajemen (BK7)

8. Humaniora (BK8) 9. Komunikasi (BK9) Memiliki jiwa leadership dan

wirausaha, gigih, tangguh dan bertanggungjawab pada pekerjaan secara mandiri maupun berkelompok, menghormati klien dan tim kerja, serta memiliki spiritualitas dan komitmen yang tinggi.

1. Sosial dan Perilaku (BK5) 2. Riset dan Teknologi (BK6) 3. Manajemen (BK7)

4. Humaniora (BK8) 5. Komunikasi (BK9)

Mampu merancang tentang penolakan, pencegahan, pengendalian, pemberantasan, dan pengobatan penyakit hewan dan zoonosis pada berbagai spesies hewan terutama satwa akuatik dan satwa endemik lokal secara tepat berdasarkan peraturan perundangan veteriner

1. Biomedik (BK1)

2. Anatomi Fisiologi Farmakologi (BK2) 3. Reproduksi Patologi Klinik (BK3)

4. Penyakit Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (BK4)

5. Sosial dan Perilaku (BK5) 6. Manajemen (BK7)

7. Komunikasi (BK8)

(19)

Mampu melakukan pengambilan keputusan tentang kesehatan hewan yang didasarkan pada hasil kajian regulasi kondisi sosial budaya masyarakat sesuai prinsip kolaborasi.

1. Otoritas Veteriner ( MK : Legislasi Veteriner) 2. Etika Veteriner ( MK : Legislasi Veteriner)

3. Sosial Budaya (MK : Komunikasi Medik Veteriner ) 4. Komunikasi (MK: Komunikasi Medik Veteriner)

5. Kemampuan Berbahasa ( MK : B.Indonesia, B.Inggris)

Memiliki jiwa leadership dan wirausaha, gigih, tangguh dan bertanggungjawab pada pekerjaan secara mandiri maupun berkelompok, menghormati klien dan tim kerja, serta memiliki spiritualitas dan komitmen yang tinggi.

1. Sosial dan Perilaku (BK5) 2. Riset dan Teknologi (BK6) 3. Manajemen (BK7)

4. Humaniora (BK8) 5. Komunikasi (BK9)

Mampu Mengelola, mengendalikan dan

mengembangkan sumber daya yang berkaitan dengan

kesehatan hewan..

1.

Pengelolaan sumber daya

2.

Kewirausahaan,

3.

Manajemen Pemasaran hewan, bahan asal hewan, hasil bahan asal hewan dan obat hewan.

4.

manajemen peternakan

Mampu mengkategorikan hewan sehat dan sakit, berdasarkan gambaran anatomis-fisiologis, gejala klinis, perubahan patologis, dan teknik diagnostik laboratorium secara tepat dan lege artis pada berbagai spesies hewan terutama satwa akuatik dan satwa endemik lokal

1. Biomedik 1 (BK1)

2. Anatomi Fisiologi Farmakologi/Biomedik 2 (BK2) 3. Reproduksi Patologi Klinik (BK3)

4. Penyakit Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (BK4)

5. Riset dan Teknologi (BK6) 6. Komunikasi (BK9)

Mampu merancang tentang penolakan, pencegahan, pengendalian, pemberantasan, dan pengobatan penyakit hewan dan zoonosis pada berbagai spesies hewan terutama satwa akuatik dan satwa endemik lokal secara tepat berdasarkan peraturan perundangan veteriner

1. Biomedik (BK1)

2. Anatomi Fisiologi Farmakologi (BK2) 3. Reproduksi Patologi Klinik (BK3)

4. Penyakit Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (BK4)

5. Sosial dan Perilaku (BK5) 6. Manajemen (BK7)

7. Komunikasi (BK8) 8. Regulasi veteriner

(20)

Mampu menggali dan bertukar informasi secara verbal dan non verbal mengenai

kesehatan hewan dengan klien dan pasien, masyarakat, kolega, dan profesi lainnya

1. Komunikasi (BK9) 2. kemampuan berbahasa 3. Riset dan teknologi(BK6) 4. Sosial dan Perilaku (BK5)

(21)

VI.

KETERKAITAN BAHAN KAJIAN (BK) DENGAN MATA KULIAH

No BK MK

1 Biomedik Kimia Veteriner, Biologi Veteriner, Biokimia Veteriner, Biokimia Veteriner

2 Anatomi Fisiologi Farmakologi

Anatomi Veteriner I, Anatomi Veteriner II, Anatomi Topografi, Fisiologi Veteriner dan Satwa Akuatik I, Fisiologi Veteriner dan Satwa Akuiatik II, Farmakologi Veteriner I, Farmakologi Veteriner II, Histologi Veteriner I, Histologi Veteriner I, Embriologi dan Genetika, Ilmu Tilik Hewan, Toksikologi, farmasi

3 Klinik Reproduksi Patologi

Diagnosa Klinik Veteriner, Ilmu Penyakit Dalam I, Ilmu Penyakit Dalam II, Ilmu Bedah Umum Veteriner, Ilmu Bedah Veteriner I, Ilmu Bedah Veteriner II, Demonstrasi Klinik, Dietetik Klinik, Patologi Unggas dan Satwa Akuatik, Patologi Umum, Patologi Veteriner/Sistemik I, Patologi Sistemik II, Farmasi, Ilmu Kebidanan dan Kemajiran, Ilmu dan Teknologi Reproduksi Veteriner dan Satwa Akuatik, Radiologi veteriner 4 Penyakit Hewan

daxn Kesehatan Masyarakat Veteriner

Parasitologi Veteriner I, Parasitologi Veteriner II, Mikrobiologi Medis I, Mikrobiologi Medis II, Kesejahteraan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner, Imunologi, Zoonosis, Higiene Pangan, Nutrisi Veteriner, Penyakit infeksius I, penyakit infeksius II, farmasi

5 Sosial dan Perilaku

Legislasi Veteriner, Kewirausahaan dan Ekonomi Veteriner, Epidemiologi, Agama, Pengenalan Profesi Dokter Hewan, KKN, Wawasan Sosial Budaya Bahari, Komunikasi Medik 6 Riset dan

Teknologi

Matematika Veteriner, Fisika Veteriner, Kimia Veteriner, Embriologi dan Genetika, Biostatistika, Metodologi Ilmiah, Epidemiologi, Ilmu dan Teknologi Reproduksi Veteriner dan Satwa Akuatik, Wawasan Iptek, Skripsi, Seminar

7 Manajemen Kewirausahaan dan Ekonomi Veteriner, Komunikasi Medik, farmasi

8 Humaniora Kewarganegaraan, KKN, Agama, Wawasan Sosial Budaya Bahari

9 Komunikasi Legislasi Veteriner, Komunikasi Medik, Epidemiologi,

Kesejahteraan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner, KKN, Skripsi, Seminar, Bahasi Indonesia, Bahasa Inggris 10 Kemampuan

Berbahasa

Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Komunikasi Veteriner, Legislasi Veteriner, KKN, Skripsi, Seminar

(22)

VII.

DAFTAR MATA KULIAH

No Kode MK Mata Kuliah Sks

Semester I

1 072U0013 Pendidikan Agama Islam 3

073U0013 Pendidikan Agama Katolik 074U0013 Pendidikan Agama Protestan 075U0013 Pendidikan Agama Hindu 076U0013 Pendidikan Agama Budha

2 077U0013 Pendidikan Kewarganegaraan 3

3 080U0012 Bahasa Indonesia 2

4 078U0012 Wawasan Sosial Budaya Bahari 2

5 087U0013 Kimia Veteriner 3

6 088U0013 Biologi Veteriner 3

7 101O1112 Pengenalan dan Penghayatan Profesi Dokter Hewan 2 Semester II

8 085U0023 Matematika 3

9 102O1121 Ilmu Tilik Hewan 1

10 086U0023 Fisika Veteriner 3

11 105O1123 Biokimia Veteriner 3

12 103O1123 Anatomi Veteriner I dan Satwa Akuatik 3

13 104O1122 Histologi Veteriner I 2

14 079U0022 Wawasan Ipteks 2

15 081U0022 Bahasa Inggris 2

Total 19

Semester III

16 206O1113 Fisiologi Veteriner I dan Satwa Akuatik 3 17 207O1113 Anatomi Veteriner II dan Satwa Akuatik 3

18 208O1112 Histologi Veteriner II 2

19 209O1113 Embriologi dan Genetika 3

20 210O1112 Parasitologi Veteriner I (Endoparasit) 2 21 211O1113 Mikrobiologi Medis I

(Bakteriologi dan Mikologi)

3 22 212O1112 Nutrisi Veteriner dan Satwa Akuatik 2

23 219O0113 Biostatiska 3

Total 21

Semester IV

25 213O1113 Fisiologi Veteriner II dan Satwa Akuatik 3

26 214O1123 Anatomi Topografi 3

27 215O1122 Mikrobiologi Medis II (Virologi) 2

28 216O1123 Parasitologi Veteriner II (Ektoparasit) 3

29 217O1122 Farmakologi Veteriner I 2

30 218O1122 Kesrawan dan Kesmavet 2

31 220O1123 Patologi Veteriner Umum 3

32 221O1122 Imunologi Medis 2

Total 20

(23)

Semester V

33 322O1113 Patologi Sistemik I 3

34 323O1113 Ilmu Bedah Umum 3

35 324O1113 Ilmu dan Teknologi Reproduksi Veteriner dan Satwa Akuatik

3

36 325O1113 Farmakologi Veteriner II 3

37 326O1113 Penyakit Infeksius I 3

38 327O1113 Diagnosa Klinik Veteriner 3

39 328O1112 Kewirausahaan dan Ekonomi Veteriner 2

40 329O1112 Metodologi Ilmiah 2

Total 22

Semester VI

41 330O1123 Patologi Sistemik II 3

42 331O1123 Ilmu Bedah Khusus Veteriner I 3

43 332O1123 Ilmu Penyakit Dalam I 3

44 333O1122 Penyakit Infeksius II + Penyakit Unggas 2

45 334O1123 Ilmu Kebidanan dan Kemajiran 3

46 335O1123 Higiene Pangan asal Hewan 3

47 336O1122 Radiologi Veteriner 2

48 337O1122 Toksikologi 2

Total 21

Semester VII

49 438O1113 Ilmu Bedah Khusus Veteriner II 3

50 439O1113 Ilmu Penyakit Dalam II 3

51 440O1112 Patologi Unggas dan Satwa Akuatik 2

52 441O1113 Patologi Klinik 3

53 442O1112 Komunikasi Medik 2

54 443O1112 Zoonosis 2

55 444O1112 Legislasi Veteriner 2

56 445O1112 Epidemiologi 2

57 446O1111 Demonstrasi Klinik 1

Total 20

Semester VIII

58 447O1122 Farmasi 2

59 448O1122 Dietetik Klinik 2

60 049U0034 KKN* 4

61 450O1133 Tugas Akhir (Skripsi) 3

62 451O1131 Seminar 1 1

Total 12

TOTAL PROGRAM S1 153

(24)

VIII.

PEMETAAN CP KE DALAM MATA KULIAH SEMESTER I-III

Semester I Semester II Semester III

MATA KULIAH

Agama Kewarganegaraan Bahasa Indonesia Wawasan SosBud Bahari Kimia Veteriner Biologi Veteriner PPPDH Matematika Ilmu Tilik Hewan Fisika Veteriner Biokimia Veteriner Anvet I dan Satwa Akuatik Histologi Veteriner I Wawasan Ipteks Bahasa Inggris Fisologi Vet I dan Satwa Akuatik Anvet II dan Satwa Akuatik Histologi Veteriner II Embriologi dan Genetika Parasitologi Veteriner I Mikrobiologi Medis I Nutrisi Veteriner dan Satwa Akuatik Biostatistik

SIKAP*

A1 V V V V V V V

A2 V V V V V V V

A3 V V V V V V V V V V V V V V V V

A4 V V V V V V V

A5 V V V V V V V

A6 V V V V V V V V V

A7

A8 V V V V V V V V V V V V V V V V

A9 V V V V V V V V V V V V V V V V

A10 V

PENGETAHUAN

K1 V V V V V V V V V V

K2 V V V V

K3 V V V V V V V V V V V

(25)

K4

KETERAMPILAN UMUM*

G1 V V V V V V V V V V V

G2 V V V V V V V V V V V V V V V V V

G3 V V V V V V V V V V V

G4 V V V V V V V

G5 V V V V V V V V V

G6 V V V V V V V V V V V V V

G7 V V V V V V V V V V V V V V V

G8 V V V V V V V V V V V V V V V

G9 V V V V V V V V V V V V V V V

KETERAMPILAN KHUSUS

S1

S2 V V

S3 V V V V V

S4 V

(26)

IX.

PEMETAAN CP KE DALAM MATA KULIAH SEMESTER IV-V

Semester IV Semester V

Fis

iologi Veteriner II dan Satwa Akuatik Anatomi Topografi Mikrobiologi Medis II Parasitologi Veteriner II Farmakologi Veteriner I Kesrawan dan Kesmavet Patologi Veteriner Umum Imunologi Medis Patologi Sistemik I Ilmu Bedah Umum ITR dan Satwa Akuatik Farmakologi Veteriner II Penyakit Infeksius I Diagnosa Klinik Veteriner Kewirausahaan dan Ekonomi Veteriner Metodologi Ilmiah

SIKAP* A1 V V V V V V V

A2 V V V V V V V V

A3 V V V V V V V V V V V V V V V

A4 V V V V V V V

A5 V V V V V V V

A6 V V V V V V V V V V V V V V V V

A7 V V V V V V V

A8 V V V V V V V V V V V V V V

A9 V V V V V V V V V V V V V V V V

A10

V V V V V V V V V

PENGETAHUAN K1 V V V V V V V V V V V V V V V

K2 V V V V V V V V V V V V V V

K3 V V V V V V V V V V V V V V V

K4 V

G1 V V V V V V V V V

(27)

KETERAMPILAN UMUM*

G2 V V V V V V V V V V V V V V V V

G3 V V V V

G4 v

G5 V V V V V V V V V V V

G6 V V V V V V V V V V V V V V V V

G7 V V V V V V V V V V V V V V V V

G8 V V V V V V V V V V V V V V

G9 V V V V V V V V V V V V V V

KETERAMPILAN KHUSUS

S1 V V V

S2 V V V V V

S3 V V V V

S4 V V

(28)

X.

PEMETAAN CP KE DALAM MATA KULIAH SEMESTER VI-VIII

Semester VI Semester VII Semester VIII

Patologi Sistemik II Ilmu Bedah Khusus Veteriner I Ilmu Penyakit Dalam I Penyakit Infeksius I dan Penyakit Unggas Ilmu Kebidanan dan Kemajiran Higiene Pangan Asal Hewan Radiologi Veteriner Toksikologi Ilmu Bedah Khusus Veteriner II Ilmu Penyakit Dalam II Patologi Unggas dan Satwa Akuatik Patologi Klinik Komunikasi Medik Zoonosis Legislasi Veteriner Epidemiologi Demonstrasi Klini Farmasi Dietetik Klinik KKN Tugas Akhir (Skripsi) Seminar 1

SIKAP* A1 V V V

A2 V V V V V A3 V V V V V V V V V V V V V V V V A4 V V V A5 V V V V V V V V A6 V V V V V V V V V V V V V V V V A7 V V V V V V A8 V V V V V V V V V V V V V V V A9 V V V V V V V V V V V V V V V V V A10

PENGETAHUAN K1 V V V V V V V V V V V V V V V V V K2 V V V V V V V V V V V V V V V V V V K3 V V V V V V V V V V V V V V V V V K4 V V V V V V V V v V V V V V

(29)

KETERAMPILAN UMUM*

G1 V V V V V V V V V V V V V V V V V V V G2 V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V G3 V V V V V V V V V V V V V V V V G4 v v V V V G5 V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V G6 V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V G7 V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V G8 V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V G9 V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V KETERAMPILAN

KHUSUS

S1

V V V V V V V V V V V V V S2 V V V V V V V V V V V V V V V V V S3 V V V V V V V V V V V V S4 V V V V V V V V V V V

Referensi

Dokumen terkait

Hasil menunjukkan bahwa dari karakteristik perusahaan dan ekonomi makro terhadap return untuk saham syariah hanya 1 variabel berupa price book value yang berpengaruh

Berdasarkan Research Gap dan Fenomena yang telah dijabarkan diatas maka peneliti tertarik untuk melakukan penelitian tentang faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi

Didasarkan kenyataan bahwa di satu pihak jumlah pohon tiap hektar merupa- kan parameter tegakan yang sangat peka terhadap pengecilan ukuran PUP, sedang- kan parameter

Pada kecepatan tinggi saat 215,6 watt ,tahanan bentuk serta tahanan gesek dari penggunaan water tunnel yang dilengkapi pengarah masih lebih besar dibandingkan daya dorong

typhi serta Konsentrasi Hambat Minimum berada pada konsentrasi ekstrak daun racunan 5% v/v yaitu dengan rata-rata diameter zona hambat yang terbentuk adalah

Tujuan penelitian ini secara umum adalah untuk meningkatkan kompetensi para guru SD, khususnya yang sudah tersertifikasi sebagai tenaga pendidik profesional dalam menulis karya

probabilitas bahwa kombinasi dari pengiriman bit “1” yang tidak terinterferensi dikalikan dengan threshold.. Dari Gambar 5 dapat dilihat bahwa kinerja Pe akan

1) Pendalaman Pengoperasian Lokomotif CC 201/203/204. 10) Pendalaman Peraturan Dinas 19 Jilid 1. 11) Administrasi Perjalanan Kereta Api. 12) Praktek Simulator Lokomotif CC 206.