• Tidak ada hasil yang ditemukan

CARA-CARA PERHITUNGAN DAN PEMBUATAN SERTA PENIMBANGAN REAGEN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "CARA-CARA PERHITUNGAN DAN PEMBUATAN SERTA PENIMBANGAN REAGEN"

Copied!
37
0
0

Teks penuh

(1)

CARA-CARA PERHITUNGAN DAN PEMBUATAN SERTA PENIMBANGAN

REAGEN

▸ Baca selengkapnya: cara pembuatan helium

(2)

NORMALITAS

• Adalah berapa grek zat yang terdapat dalam 1 liter larutan

• Contoh: HCl 0,1 N artinya ➔ dalam

satu liter larutan terdapat HCl 0,1

gram ekivalen

(3)

MOLARITAS

• Adalah jumlah mol zat terlarut dlm 1 liter larutan.

• Titik ekivalensi ➔ saat jumlah grek

yang dititrasi sama dengan jumlah

grek yang menitrasi

(4)

Cara Membuat Larutan dari Zat Padat

Contoh:

• Berapa gram NaOH padat untuk membuat NaOH 0,1 N sebanyak 500ml?

• Berapa gram Na2CO3 kering dibutuhkan untuk membuat 100 ml Na2CO3 0,1N

sebanyak 100 ml?

BM valensi x

x N V x

gram

Zat 1

) 1000

( =

(5)

BM valensi x

x n V x

gram

Zat 1

) 1000

( =

gram 0,53

2 106 1 1

, 1000 0

) 100 3

2 Na (

2

1 40 1 1

, 1000 0

) 500

(

=

=

=

=

x x

x CO

gr Zat

gram

x x x

NaOH gr

Zat

(6)

Cara Membuat Larutan dari Zat Cair

Contoh:

• Di dalam laborat tersedia HCl pekat dengan BJ 1,18 kadar 37%. Berapa ml HCl pekat

untuk membuat 1000 ml HCl 0,1N?

• Di dalam laborat tersedia H2SO4 pekat

dengan BJ 1,84 dan kadar 98%. Berapa ml H2SO4 pekat untuk membuat 500 ml H2SO4 0,1N?

Valensi BM x

Rumus 1000 x BJ x K%

(N) =

(7)

CARA:

• 1. Mencari N dari HCl pekat

• 2. Kemudian gunakan rumus:

V1 . N1 = V2 . N2

Valensi BM x

Rumus 1000 x BJ x K%

(N) =

(8)

Cara Mencari Normalitas (N)

• Berapa normalitas (N) NaOH bila

diketahui 2 gram NaOH dilarutkan dalam 500 ml air?

• Bila ditimbang 0,52 gram

Na2CO3dilarutkan dalam 100 ml air, berapa normalitasnya?

Valensi x gram

Volume

Rumus x

BM dibutuhkan

yg (N) = 1000

(9)

Cara Membuat Larutan Bila Larutannya dalam Bentuk Persen Contoh:

1. Di dalam laborat tersedia NaOH 40% b/v, berapa ml dibutuhkan

untuk membuat 500 ml NaOH 0,2N?

2. Buatlah reagen amylum 2%

(10)

Cara Mencari Molaritas

Contoh:

1. Berapa molaritas (M) dari NaCl 35 gr dalam 200 ml dan berapa

normalitasnya (N)?

2. Berapa molaritas (M) dan normalitas

(N) dari C

2

H

2

O

4

yang telah ditimbang

3,15 gr dilarutkan dalam 500 ml?

(11)

KONSEP

STOIKIOMETRI

(12)

STOIKIOMETRI

Merupakan cabang ilmu kimia yg mempelajari hub kuantitatif dari komposisi zat-zat kimia dan reaksi-reaksinya.

(13)

1. Hukum Kekekalan Massa

= HUKUM LAVOISIER

“Massa zat-zat sebelum

& ssdh reaksi adl tetap”

Contoh:

Hidrogen + oksigen ➔ hidrogen oksida

(4g) (32g) (36g)

(14)

2.Hk PERBND. TETAP

= HUKUM PROUST

"Perbandingan massa unsur-unsur dlm tiap-tiap senyawa adl tetap"

Contoh:

a. Pada senyawa NH3 : massa N : massa H

= 1 Ar . N : 3 Ar . H

= 1 (14) : 3 (1) = 14 : 3

b. Pada senyawa SO3 : massa S : massa 0

= 1 Ar . S : 3 Ar . O

= 1 (32) : 3 (16)

= 32 : 48 = 2 : 3

(15)

• Keuntungan dari hukum Proust:

bila diketahui massa suatu senyawa atau massa salah satu unsur yang membentuk senyawa

tersebut maka massa unsur lainnya dapat diketahui.

Contoh:

Berapa kadar C dalam 50 gram CaCO3 ? (Ar: C = 12; 0 = 16; Ca=40)

Massa C = (Ar C / Mr CaCO3) x massa CaCO3

= 12/100 x 50 gram = 6 gram

Kadar C = massa C / massa CaCO3 x 100%

= 6/50 x 100 %

= 12%

(16)

3.Hk PERBANDINGAN BERGANDA

= HUKUM DALTON

"Bila 2 buah unsur dpt membentuk 2/ lebih syw utk massa salah 1 unsur

yg sama byknya mk perbandingan massa unsur kedua akan berbanding sbg

bilangan bulat & sederhana".

Contoh:

Bila unsur Nitrogen dan oksigen disenyawakan dapat bbtk, NO dimana massa N : 0 = 14 : 16 = 7 : 8

NO2 dimana massa N : 0 = 14 : 32 = 7 : 16

Untuk massa Nitrogen yang sama byknya mk perbandingan massa Oksigen pada senyawa NO : NO2 = 8 :16 = 1 : 2

(17)

4.HUKUM-HUKUM GAS

• Untuk gas ideal berlaku persamaan : PV = nRT dimana:

P = tekanan gas (atmosfir) V = volume gas (liter)

n = mol gas

R = tetapan gas universal = 0.082 lt.atm/mol Kelvin T = suhu mutlak (Kelvin)

Perubahan-perubahan dari P, V dan T dari keadaan 1 ke keadaan 2 dengan kondisi-kondisi tertentu

dicerminkan dengan hukum-hukum berikut:

(18)

4.1. Hk BOYLE

• Hukum ini diturunkan dari persamaan keadaan gas ideal dgn

n1 = n2 dan T1 = T2 ; sehingga diperoleh : P1 V1 = P2 V2

Contoh:

Berapa tekanan dari 0.5 mol O2 dengan volume 10 liter jika pada temperatur

tersebut 0.5 mol NH3 mempunyai volume 5 liter dan tekanan 2 atmosfir ?

Jawab:

P1 V1 = P2 V2 2.5 = P2 . 10

P2 = 1 atmosfir

(19)

4.2. Hk GAY-LUSSAC

"Volume gas-gas yang bereaksi & volume gas-gas hasil reaksi bila diukur pada suhu dan tekanan yang

sama, akan berbanding sebagai bilangan bulat dan sederhana".

Jadi untuk: P1 = P2 dan T1 = T2 berlaku : V1 / V2 = n1 / n2 Contoh:

Hitunglah massa dari 10 liter gas nitrogen (N2) jika pada kondisi tersebut 1 liter gas hidrogen (H2)

massanya 0.1 g.

Diketahui: Ar untuk H = 1 dan N = 14 Jawab:

V1/V2 = n1/n2

10/1 = (x/28) / (0.1/2) x = 14 gram

Jadi massa gas nitrogen = 14 gram.

(20)

4.3. Hk BOYLE-GAY LUSSAC

• Hukum ini merupakan perluasan hukum terdahulu dan diturunkan dengan keadaan harga n1= n2

sehingga diperoleh persamaan:

• P1 . V1 / T1 = P2 . V2 / T2

(21)

4.4. HUKUM AVOGADRO

"Pada suhu dan tekanan yang sama, gas-gas yang

volumenya sama mengandung jumlah mol yang sama.

Dari pernyataan ini ditentukan bahwa pada keadaan STP (0o C 1 atm) 1 mol setiap gas volumenya 22.4 liter volume ini disebut sebagai volume molar gas.

Contoh:

Berapa volume 8.5 gram amoniak (NH3) pada suhu 27o C dan tekanan 1 atm ?

(Ar: H = 1 ; N = 14) Jawab:

8.5 g amoniak = 0.5 mol

Volume amoniak (STP) = 0.5 x 22.4 = 11.2 liter

Berdasarkan persamaan Boyle-Gay Lussac:

P1 . V1 / T1 = P2 . V2 / T2

1 x 11.2 / 273 = 1 x V2 / (273 + 27) V2 = 12.31 liter

(22)

K O N S E P M O L

1. DEFINISI MOL

• Mol digunakan sebagai satuan jml dlm perhitungan kimia

• Satu mol adalah banyaknya zat yg mengandung jml partikel atau gabungan dr partikel zat seperti

dinyatakan oleh rumus kimianya, yg sama dg jml atom yg tdp dlm 12 gram C-12.

• Dalam 1 mol terkandung sejumlah tetapan Avogadro partikel zat itu.

(23)

• Jumlah atom yg tdp dlm 12 gram C-12 ini ini disebut TETAPAN AVOGADRO (dinyatakan dengan Lambang L ).

• Harga tetapan Avogadro ditentukan berdasarkan pengetahuan tentang massa 1 atom C-12.

• Massa 1 atom C-12 =1,99268 x 10-23 gram

• Jadi dlm 12 gram C-12 tdp

= 6,0220406 x 1023 atom

atom 10

x 1,99268

gram 12

23 -

(24)

• Bila dinyatakan dengan 3 angka penting maka tetapan Avogadro adalah:

L = 6,02 x 10

23

Sesuai dg definisi 1 mol, maka setiap

1 mol zat apapun mengandung 6,02

x 10

23

partikel zat.

(25)

Hubungan jumlah mol (n) dg jumlah partikel (X):

• 1 mol zat mgdng 6,02 x 1023 partikel

• 2 mol zat mgdng 2 x 6,02 x 1023 partikel

• 3 mol zat mgdng 3 x 6,02 x 1023 partikel

• Jadi: X = n x 6,02 x 1023 dengan X = jumlah partikel

n = jumlah mol

(26)

2. Massa Molar

• Massa molar adalah massa 1 mol zat yg dinyatakan dalam gram.

• Massa molar sama dengan massa molekul relatif atau massa rumus

relatif zat itu dinyatakan dalam gram.

(27)

• Untuk menghindari salah pengertian pada waktu menggunakan istilah mol, maka rumus kimia zat perlu dinyatakan.

Contoh:

• Massa 1 mol atom oksigen (rumus O) = 16 gram (Ar O = 16)

• Massa 1 mol molekul oksigen (rumus O2)=

32 gram (Mr O2 = 32).

• Massa 1 mol molekul air (rumus H2O) = 18 gram (Mr H2O) = 18)

(28)

Hubungan jumlah mol (n) dengan massa (G):

• Massa 1 mol O = 16 gram

• Massa 2 mol O = 2 x 16 gram

• Massa n mol O = n x 16 gram Jadi:

G = n x Mr dengan G = massa

n = jumlah mol

Mr= massa rumus relatif/ massa molekul relatif

(29)

3. Volume Molar

• Volume molar gas menunjukkan volume 1 mol gas pada keadaan standar.

• Volume gas sangat dipengaruhi oleh tekanan dan suhu, OKI setiap

menyatakan volume gas harus diikuti keterangan tentang suhu (T) dan

tekanan (P) pengukurannya.

• Kondisi dg suhu 0oC dan tekanan 1 atm dsbt keadaan standar (STP=Standard Temperature and Pressure).

(30)

• Bila ditimbang dg teliti, massa 1 liter gas oksigen (O2) pd kead standar adl 1,429 g.

Oleh krn 1 mol O2 = 32 g, maka volume 1 mol gas oksigen pd kead standar adl:

liter 22,4

liter 1

429 x ,

1

32 =

(31)

• Menurut hukum Avogadro, volume yg sama setiap gas mengandung jumlah molekul yg sama, asal diukur pd suhu dan tekanan yg sama.

• Hal ini juga berarti bahwa jml molekul yg sama mpy volume yg sama, asal

diukur pd suhu dan tekanan yg sama.

OKI satu mol setiap gas mpy volume

yg sama, asal diukur pd suhu dan

tekanan yg sama.

(32)

• Jadi, volume gas tidak bergantung pada jenis gas, melainkan hanya pd jml mol, suhu dan tekanannya.

• Jika volume molar gas pd suhu dan

tekanan ttt adl V

m

maka volume n mol gas pd (T,P) tersebut adalah:

V = n x V

m

Dengan n = jumlah mol V

m

= vol.molar

(33)

Volume 1 mol gas pada 0oC, 1 atm (STP) =

22,4 liter

Contoh soal:

1.Tentukan volume gas berikut pd kead standar:

a. 1 mol H2 b. x mol gas X

2.Pada suhu dan tekanan ttt (T,P) 10 liter CO2=11 gram. Pada suhu dan tekanan tsb, tentukan:

a.volume 1 mol CO2 (Ar C=12; O=16) b.volume 1 mol amonia (NH3)

(34)

4. Molaritas

• Setiap larutan terdiri atas suatu pelarut (solven) dan zat terlarut (solut).

• Konsentrasi atau kepekatan larutan

menunjukkan jumlah relatif zat terlarut dlm larutan.

• Molaritas adalah jumlah mol zat terlarut dlm 1 liter larutan.

• Molaritas menunjukkan konsentrasi larutan yg dinyatakan dlm mol/liter.

(35)

JUMLAH PARTIKEL

(X)

MOLARITAS

(M)

MASSA (G) VOLUME

GAS (V)

JUMLAH MOL

(n)

mol/l G = n x Mr

gram

X = n x 6,02x1023 partikel

V M = n V = n x Vm

Hubungan antara jml mol, massa, jml partikel, vol gas dan molaritas

(36)

SOAL:

Pada suhu dan tekanan tertentu 5 liter NO = 6

gram. Pada suhu dan tekanan yg sama

tentukanlah volume dari 20 gram SO

3

(S=32; O=16;

N=14)

(37)

Met belajar!

Jangan ngantuk lagi ya..

Referensi

Dokumen terkait